KEPUTUSAN
DIREKTUR JENDERAL INDUSTRI LOGAM MESIN ELEKTRONIKA DAN ANEKA
NOMOR: 011/SK/ILMEA/IV/2003, Tanggal 24 April 2003 TENTANG
TIM MONITORING DAN EVALUASI PERKEMBANGAN INDUSTRI TEKSTIL DAN PRODUK TEKSTIL
DIREKTUR JENDERAL
INDUSTRI LOGAM MESIN ELEKTRONIKA DAN ANEKA, Menimbang:
a. bahwa perkembangan industri tekstil dan produk tekstil saat ini sedang berada pada situasi yang cukup berat karena adanya persaingan yang tidak sehat sebagai akibat maraknya penyelundupan dan berbagai kondisi yang memberatkan perkembangannya sehingga menurunkan daya saing baik dalam negeri maupun di pasar ekspor;
b. bahwa untuk hal tersebut pemerintah telah melakukan berbagai upaya penanggulangan melalui berbagai pengaturan yang telah ditetapkan oleh Menteri Perindustrian dan Perdagangan;
c. bahwa untuk efektivitas hal tersebut perlu dilakukan kegiatan monitoring dan evaluasi terhadap dampak berbagai peraturan yang telah ditetapkan;
d. bahwa untuk itu perlu ditetapkan Tim Monitoring dan Evaluasi Perkembangan Industri Tekstil dan Produk Tekstil;
Mengingat:
1. Keputusan Presiden RI No. 228/M Tahun 2001 tentang Pembentukan Kabinet Gotong Royong;
2. Keputusan Presiden RI No. 102 tahun 2001 tentang Kedudukan , Tugas, Fungsi, Kewenangan, Susunan Organisasi dan Tata Kerja Departemen;
3. Keputusan Presiden RI No. 109 tahun 2001 tentang Unit Organisasi dan Tugas Eselon Departemen;
4. Keputusan Menteri Perindustrian dan Perdagangan No. 86/MPP/Kep/3/2001 tentang Organisasi dan Tatakerja Departemen Perindustrian dan Perdagangan; 5. Keputusan Menteri Perindustrian dan Perdagangan No. 229/MPP/Kep/7/1997
tentang Ketentuan Umum di Bidang Impor.
M E M U T U S K A N Menetapkan:
PERTAMA:
Membentuk Tim Monitoring dan Evaluasi Perkembangan Industri Tekstil dan Produk Tekstil yang selanjutnya disebut Tim Monitoring Tekstil dan Produk Tekstil dengan susunan keanggotaan sebagaimana tercantum dalam Lampiran Keputusan ini. KEDUA:
1. Melakukan monitoring dan evaluasi atas dampak pelaksanaan kebijakan Menteri Perindustrian dan Perdagangan No. 276/MPP/Kep/4/2003 No, 141/MPP/Kep/3/2002, dan No.732/MPP/Kep/10/2002 terhadap industri tekstil dan produk tekstil; 2. Mencari solusi atas permasalahan yang terjadi di lapangan atas
pelaksanaan Surat Keputusan Menteri Perindustrian dan Perdagangan tersebut pada butir 1;
3. Menganalisa, menyusun dan memberikan rekomendasi untuk penetapan kebijakan pengembangan industri tekstil dan prosuk tekstil, termasuk yang berkaitan dengan impor, ekspor dan pemanfaatan pasar dalam negeri.
KETIGA:
Tim Monitoring Tekstil dan Produk Tekstil dalam melaksanakan tugas berkewajiban memberikan laporan setiap tiga bulan sekali kepada Direktur Jenderal Industri Logam Mesin Elektronika dan Aneka dan Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri.
KEEMPAT:
Tim Monitoring Tekstil dan Produk Tekstil bertugas selama 1 (satu) tahun sejak tanggal ditetapkan Keputusan ini dan apabila dipandang perlu dapat diperpanjang sesuai dengan kebutuhan.
KELIMA:
Segala biaya yang diperlukan bagi pelaksanaan tugas Tim Monitoring Tekstil dan Produk Tekstil dibebankan kepada Anggaran dan Belanja masing-masing unit terkait.
KEENAM:
Keputusna ini mulai berlaku sejak tanggal ditetapkan.
Ditetapkan di Jakarta Pada Tanggal 24 April 2003
DIREKTUR JENDERAL ttd
S U B A G Y O
LAMPIRAN.
SUSUNAN ANGGOTA
TIM MONITORING TEKSTIL DAN PRODUK TEKSTIL
I. Ketua Lucky Hartini (Ditjen ILMEA) Wk. Ketua 1.Aang Kanaan Adikusumah
2.Ibrahim Karim
(Ditjen PLN) (Ditjen Bea Cukai) II. Sekretaris 1.J. Robert Siagian
2.Syahrul R. Sampurna Jaya
III. Anggota 1. Edi Putra
2. Djunari Inggit Waskito 3. Yelita Basri
4. Indra Ibrahim
5. Kusnia Abdulrachman 6. Indra Prasetyo
7. Hermono 8. HS. Razad 9. Djoko Sutoyo 10.Dedi Setiabudi 11.Didi Sulaeman 12.Yasdi Taufik 13.Gde Putu Astawa 14.Muhammad Hidayat 15.N. Bambang Widjoseno 16.Richad Napitupulu 17.Rasyid Lase
TTT Bea Masuk dan Pungutan Ekspor
Ditjen KIPI BPPIP API
PT. Surveyor Indonesia PT. Surveyor Indonesia PT. Sucofindo
PT. Sucofindo
Ditjen Bea dan Cukai Biro Hukum, Depperindag Ditjen PLN
Ditjen PLN Ditjen ILMEA Ditjen ILMEA Ditjen ILMEA Ditjen ILMEA Ditjen ILMEA
DIREKTUR JENDERAL ttd