• Tidak ada hasil yang ditemukan

ANALISIS SIFAT FISIS DAN MEKANIS PISTON DAUR ULANG DENGAN VARIASI SUHU CETAKAN 250°C, 350°C, 450°C BERBAHAN DASAR PISTON BEKAS DENGAN PENAMBAHAN 0,05% Ti-B

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "ANALISIS SIFAT FISIS DAN MEKANIS PISTON DAUR ULANG DENGAN VARIASI SUHU CETAKAN 250°C, 350°C, 450°C BERBAHAN DASAR PISTON BEKAS DENGAN PENAMBAHAN 0,05% Ti-B"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

55 BAB V

PENUTUP

5.1 Kesimpulan

Hasil kesimpulan, analisa dan pembahasan data yang telah dilakukan pada

pengaruh variasi suhu cetakan pengecoran dan hasil coran kemudian dilakukan

pengujian kekerasan menggunakan alat uji mikro vickers serta pengujian mikro

struktur, maka dapat diambil kesimpulan sebagai berikut :

1. Pengecoran menggunakan metode gravity casting. Yang dimana hanya

memanfaatkan gaya gravitasi tidak ada penekanan. Piston bekas dilebur setelah

dilebur barulah Ti-B dimasukan ke dalam kowi sebelum dituangkan ke dalam

cetakan, cetakan harus sudah dipanaskan pada suhu 250°C, 350°C, 450°C

barulah aluminium cair di tuang ke dalam cetakan tersebut

2. Pengecoran dengan penambahan unsur TiB berfungsi sebagai penghalus butir

dan mengurangi porositas dalam mikro strukturnya. Maka semakin kecil

porositas semakin kuat kekerasan material tersebut. Dan untuk memperhalus

bentuk permukaan pada hasil coran.

3. Hasil dari pengujian menunjukan bahwa nilai kekerasan pada tiap variasi suhu

berbeda-beda grafik tersebut naik keturun. Hasil uji kekerasan pada suhu

250°C lebih tinggi mencapai 123,9 HVN dibanding dengan suhu 350°C, dan

450°C. Artinya bahwa semakin tinggi suhu cetakan yang di panaskan maka

tingkat kekerasan akan menurun. Hasil dari mikro struktur dari ke 3 spesimen

(2)

56

Al dan fasa Mg. Sedangkan di suhu 350°C dan 450°C hanya terlihat fasa Al-Si

dan Fasa Al saja. Pada uji komposisi unsur terbanyak yaitu Al dan Si. Ti-B

dalam hal ini tidak berpengaruh dalam kekerasan karena prosentase yang

digunakan yaitu 0,05%, akan tetapi pada struktur mikro membentuk butir yang

halus.

5.2 Saran

1. Untuk penelitian-penelitian selanjutnya agar mendalami proses

pengecoran sentrifugal, cetak tekan, die casting yang dapat meningkatkan

sifat mekanik dan fisis.

2. Untuk menghindari cacat salah alir maka temperatur penuangan harus

cukup tinggi diatas 700°C dan segera dilakukan penuangan.

3. Pada penelitian ini hanya terbatas 2 parameter yaitu penambahan Ti-B dan

variasi suhu cetakan, sehingga sifat fisis dan mekanis masih kurang

maksimal. Untuk menghindari kekurangan tersebut maka dipenelitian

berikutnya ditambahkan variabel lain seperti variasi Ti-B atau menurunkan

hot treatment terhadap cetakan.

4. Pada penelitian selanjutnya agar membandingkan pembanding tanpa Ti-B

Referensi

Dokumen terkait

PENGARUH SUHU SINTERING TERHADAP SIFAT FISIS DAN MEKANIS KOMPOSIT HASIL DAUR ULANG PLASTIK (HDPE, PET) DAN KARET.. DENGAN VARIASI SUHU SINTERING 170°C, 180°C,

Analisa Pengaruh Variasi Suhu Cetakan Terhadap Sifat Fisik dan Mekanik Poros Berulir (Screw) Berbahan Dasar 30% Aluminium Bekas Dan 70% Piston Bekas dengan Penambahan. 2,5% Ti

pengecoran pembuatan spesimen uji untuk poros berulir dengan variasi suhu.. pemanasan cetakan 200ºC, 300ºC, 400ºC didapatkan bahwa pada

[r]

“ Analisis Sifat Fisik Dan Mekanik Poros Berulir (Screw) Untuk Pengupas Kulit Ari Kedelai Berbahan Dasar. Aluminium Bekas Dan Piston