• Tidak ada hasil yang ditemukan

Headline Berita Hari Ini Periode: 07/04/2015 Tanggal terbit: 07/04/2015

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Headline Berita Hari Ini Periode: 07/04/2015 Tanggal terbit: 07/04/2015"

Copied!
10
0
0

Teks penuh

(1)

Headline Berita Hari Ini

Periode:

07/04/2015

Tanggal terbit:

07/04/2015

Direktorat Pengolahan dan Penyediaan Informasi Ditjen Informasi dan Komunikasi Publik

Kementerian Komunikasi dan Informatika Telp/fax: 021/352.1538 | Twitter: @ditppi

(2)

.

Sorotan utama dari 21 media massa yang

dimonitor hari ini, isu di bidang Polhukam

mendominasi yakni sebanyak 18 media massa

(85,7%). Sementara isu di bidang Perekonomian

sebanyak 3 media massa (14,3%).

(3)

Sebaran Isu

.

Dari tujuh isu yang menjadi Headline media

massa hari ini, isu tentang Presiden Tarik

Perpres No.39/2015 paling banyak diangkat

yakni sebanyak 14 media massa. Selanjutnya

isu tentang pencalonan Kapolri 2 media massa.

Sisanya yakni isu tentang: Kemlu Evakuasi WNI

dari Yaman, Alokasi Dana Desa (ADD,

Pemalsuan Surat mandat, Pencalonan

Wakapolri,Penyerapan dana belanja pemerintah

dan tingkat kepuasan publik atas pemerintahan

Jokowi masing-masng 1 berita.

Direktorat Pengolahan dan Penyediaan Informasi Ditjen Informasi dan Komunikasi Publik

Kementerian Komunikasi dan Informatika Telp/fax: 021/352.1538 | Twitter: @ditppi

(4)

.

Headline media hari ini cenderung bernada

Netral. 13 media massa dengan bertendensi

Netral, tedensi positif sebanyak 6 media massa

dan tendensi negatif sebanyak 2 media massa.

(5)

Sebaran Isu dan Tendensi

.

Dua isu tentang Presiden Tarik Perpres

No.39/2015, di beberapa media massa

diberitakan dengan tendensi Negatif dan di

beberapa media massa lainnya diberitakan

dengan tendensi Netral dan postif. Sementara

isu isu tentang pencalonan Kapolri Kemlu

Evakuasi WNI dari Yaman, Alokasi Dana Desa

(ADD), Pemalsuan Surat mandat, Pencalonan

Wakapolri dan Penyerapan dana belanja

pemerintah bertendensi netral hanya isu tentang

tingkat kepuasan publik atas pemerintahan

Jokowi tendensi negatif.

Direktorat Pengolahan dan Penyediaan Informasi Ditjen Informasi dan Komunikasi Publik

Kementerian Komunikasi dan Informatika Telp/fax: 021/352.1538 | Twitter: @ditppi

(6)

massa hari ini. Sebagian besar media massa

memilih untuk memberitakan headline tersebut

dengan tendensi Netral.

(7)

1

Tangkap Dalang Pemalsu Surat Mandat

Polri diminta untuk mengusut dan mengungkap siapa dalang atau sutradara pemalsuan surat mandat peserta Munas Partai Golkar di Ancol, beberapa waktu lalu.

2

Benahi Administrasi Presiden

Pencabutan Perpres pemberian uang muka pembelian kendaraan pejabat negara didasari kondisi perekonomian yang tidak kondusif.

3

Presiden Tarik Perpres

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno mengatakan, Presiden Joko Widodo (Kokowi) telah memerintahkan Perpres Nomoe39/2015 yang mengatur kenaikan tunjangan uang muka kendaraan pejabat dicabut. Pratikno mengatakan, keberatan sejumlah fraksi di DPR menjadi sebab penarikan.

4

Asal Tahu, Tunjangan Mobil Eselon Satu Rp 700 Juta.

Setelah diprotes keras rakyat, tunjangan uang muka mobil untuk pejabat negara Rp 210 juta akan dibatalkan Presiden. Tapi, tahukah bahwa tunjangan mobil untuk pejabat eksekituf sebetulnya lebih besar lagi. "Eselon satu mobil dinasnya Rp 702 juta," sebut Ketua DPR Novanto.

5

Komunikasi Prsiden-Menteri Lemah

Munculnya polemik peraturan Presiden (Perpres) 39/2015 tentang Pemberian Fasilitas Uang Muka bagi Pejabat Negara untuk pembelianKendaraan Perorangan mengindikasikan lemahnya komunikasi antara Presiden Joko Widodo (Jokowi) dngan para menterinya. 6

US$9,34 Miliar Siap Ditanam

Langkah Pemerintah mengembalikan Indonesia sebagai poros maritim dunia direspons antusias oleh kalangan investor asuing dengan rencana penanaman modal sedikitnya UU$9,34 miliar, sementara itu perbankan nasional juga akan melakukan ekspansi kredit ke sektor tersebut senilai Rp 43 triliun.

7

Belanja Pemerintah Masih Memble

Berbagai resep pemerintah Joko Widodo (Jokowi) untuk mempercepat penggunaan anggaran sepertinya belum manjur. Alih-alih menjadi lokomotif ekonomi, penyerapan dana belanja pemerintah selama kuartal I 2015 tetap saja masih loyo.

Direktorat Pengolahan dan Penyediaan Informasi Ditjen Informasi dan Komunikasi Publik

Kementerian Komunikasi dan Informatika Telp/fax: 021/352.1538 | Twitter: @ditppi

(8)

Presiden memasangkan Budi jadi Wakapolri." 9

Badrodin Haiti Bakal Mulus

Pencalonan Komisaris Jenderal Badrodin Haiti sebagai Kepala Polri diyakini bakal mulus. Selain menerima penjelasan Presiden Joko Widodo terkait pembatalan pelantikan Konjen Budi Gunawan sebagai kapolri, DPR juga berpandangan, posisi Kapolri yang kosong sejak 16 Januari 2015 harus segera diisi.

10

Batalkan Kenaikan Uang Muka untuk Mobil Pejabat, Jokowi Kantongi

Presiden Joko Widodo mendapatkan persetujuan dari Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) untuk membatalkan kenaikan uang muka bagi mobil pejabat negara. Dengan "restu" DPR itu, presiden pun mantap mencabut Peraturan Presiden Nomor 39 tahun 2015 tentang Pemberian Fasilitas Uang Muka Bagi Pejabat Negara untuk Pembelian Kendaraan Perorangan.

11

Cabut Perpres DP Mobil, Mensesneg: Presiden Sensitif Terhadap Dinamika

Presiden Joko Widodo mencabut Peraturan Presiden (Perpres) nomor 39 tahun 2015 tentang kenaikan tunjangan uang muka untuk pembelian mobil pejabat negara. Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno menyebutkan pencabutan perpres itu karena Jokowi sensitif terhadap dinamika yang ada.

12

Jokowi Cabut Perpres DP Mobil Pejabat

Setelah dihujani kritikan dari masyarakat, Presiden Joko Widodo (Jokowi) akhirnya mencabut Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 39 Tahun 2015 tentang Revisi down payment (DP) mobil pejabat dari Rp116 juta menjadi Rp210 juta. Hal itu disampaikan Menteri Sekretaris Negara Pratikno usai mendampingi Jokowi bertemu dengan jajaran pimpinan DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (6/4/2015).

(9)

13

Presiden Jokowi Akan Kaji Ulang Perpres Kenaikan Tunjangan Uang Muka Mobil Pejabat

Di tengah kenaikan harga-harga yang kian membebabni masyarakat, Presiden Jokowi menyatakan Peraturan Prsiden (Perpres) No. 39 Tahun 2015 tentang pemberian fasilitas uang muka pembelian mobil bagi pejabat Negara untuk pembelian kendaraan perorangan akan dikaji ulang. Pasalnya penandatanganan Perpres ini tidak diketahuinya secara pasti. Presiden juga menyayangkan hal itu tidak dibahas dalam rapat kabinet terbatas.

14

Presiden Jokowi Perintahkan Perpres Uang Muka Mobil Pejabat Dicabut

Peraturan Prsiden (Perpres) No. 39 Tahun 2015 tentang pemberian fasilitas uang muka pembelian mobil bagi pejabat Negara untuk pembelian kendaraan perorangan menuai polemik. Hal ini mengingat kondisi saat ini dinilai tidak tepat. Melihat hal ini Presiden perintahkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 39 Tahun 2015 tentang Pemberian Fasilitas Uang Muka bagi Pejabat Negara untuk Pembelian Kendaraan Perorangan dicabut.

15

900 WNI di Yaman Berhasil Dipulangkan

Pasca ketegangan yang terjadi di Yaman, Pemerintah Indonesia telah berusaha mengevakuasi Warga Negara Indonesia (WNI) dari Yaman, Timur Tengah tersebut. Koordinator Evakuasi Kemenlu, Gatot menyatakan, hingga kini sekitar 900 WNI telah berhasil dipulangkan ke Indonesia. Namun, masih banyak WNI yang masih berada di Yaman untuk melanjutkan kuliahnya.

16

Jokowi Cabut Perpres Uang Muka Mobil Pejabat

Presiden Joko Widodo mengeluarkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 39 Tahun 2015 tentang Pemberian Fasilitas Uang Muka bagi Pejabat Negara untuk Pembelian Kendaraan Perorangan. Terbitnya Perpres tersebut banyak menuai protes dari kalangan masyarakat. Melihat hal ini Presiden perintahkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 39 Tahun 2015 tentang Pemberian Fasilitas Uang Muka bagi Pejabat Negara untuk Pembelian Kendaraan Perorangan dicabut.

Direktorat Pengolahan dan Penyediaan Informasi Ditjen Informasi dan Komunikasi Publik

Kementerian Komunikasi dan Informatika Telp/fax: 021/352.1538 | Twitter: @ditppi

(10)

Komisaris Jenderal Badrodin Haiti lolos di DPR, maka sosok Wakapolri tergantung perwira polisi lulusan Akademi Kepolisian tahun 1982 itu.

18

Policy Flip-Flops Plague Jokowi

After a string of abrupt and confusing policy reversals six months into his term of office, the credibility of President Joko Widodo in producing sound policies has been called into question. The cancellation of a recently signed presidential regulation authorizing a

substantial rise i car purchase allowances, worth Rp 158 billion (US$ 12.2 million), for top officials and legislators has exposed Jokowi's personal weakness with regard to detail and policy making.

19

Presiden Jokowi Cabut Perpres Uang Muka Mobil Pejabat Presiden Joko Widodo akhirnya membatalkan Peraturan Presiden Nomor 39 tahun 2015 tentang Pemberian Fasilitas Uang Muka bagi Pejabat Negara untuk Pembelian Kendaraan Perorangan. Presiden menganggap peraturan presiden (perpres) itu tidak tepat

diberlakukan saat ini. 20

Cabinet That's All Show and No Go Fuels Dissatisfaction With Jokowi

President Joko Widodo's popularity has taken a steep tumble following slew controversial policy initiatives, prompting a call for a cabinet reshuffle to boost his administration's performance.

21 Presiden Jokowi cabut Perpres tunjangan uang muka mobil pejabat

Setelah menandatangani alias memberlakukan, Presiden Jokowi kemudian berubah, mencabut Peraturan Presiden (Perpres) terbaru tentang Fasilitas Uang Muka Mobil Pejabat Negara. Adalah Menteri Sekretaris Negara, Pratikno, yang mengungkap hal itu, di Jakarta, Senin.

Referensi

Dokumen terkait

DAMPAK PERUBAHAN LINGKUNGAN BISNIS TERHADAP PELUANG USAHA Sebagai akibat dari perubahan paradigma organisasi dan manajemen yang dikarakterisasikan dengan adanya

Whatever be the inherent 24 contradictions regarding the doctrine of immortality, for the traditional Igbo, what survives death is not just the 'soul' or 'spirit', but the 'real

Sehubungan dengan akan dilaksanakan pembuktian kualifikasi calon penyedia barang/jasa paket pekerjaan Pembangunan Gedung Pengadilan Agama Jakarta Barat Tahap I,

[r]

DAFTAR URUT PRIORITAS (LONG LIST) CALON PESERTA SERTIFIKASI BAGI GURU RA/MADRASAH DALAM JABATAN UNTUK MATA PELAJARAN KEAGAMAAN (QUR'AN HADIST, AKIDAH AKHLAK, FIQH, SKI), BAHASA

[r]

[r]

[r]