• Tidak ada hasil yang ditemukan

PENGEMBANGAN UBI JALAR BERBASIS PENGELOLAAN LIMBAH ORGANIK DI KOTA PADANG

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "PENGEMBANGAN UBI JALAR BERBASIS PENGELOLAAN LIMBAH ORGANIK DI KOTA PADANG"

Copied!
9
0
0

Teks penuh

Gambar

Gambar Dokumentasi

Referensi

Dokumen terkait

Kembang Perairan (KKP) untuk Mengurangi Kadar Limbah Cair Organik dari Buangan Limbah Rumah Tangga di Wilayah Bogor” adalah sebagai tempat pengolahan limbah

Petani yang mempunyai pengetahuan limbah organik yang rendah dan dilatih dengan metode demonstrasi ternyata memiliki keterampilan dalam membuat pupuk organik yang lebih

pemanfaatan limbah rumah tangga menjadi pupuk organik di Desa Kerumut Kecamatan Pringgabaya dilaksanakan sesuai dengan kebutuhan masyarakat Desa Kerumut dan

Dari hasil penelitian dan pembahasan yang dilakukan mengenai pengelolaan limbah organik produk komposter dan kondisi sarana sanitasi dasar di Rumah Makan Padang, Maka

a. Dengan iptek pengelolaan dan pengolahan limbah atau sampah organik rumah tangga yang ditawarkan diterima dengan baik oleh masyarakat Parangloe. Masyarakat kini

Petani yang mempunyai pengetahuan limbah organik yang rendah dan dilatih dengan metode demonstrasi ternyata memiliki keterampilan dalam membuat pupuk organik yang lebih

Tujuan dari pengabdian ini adalah: 1 meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat desa untuk menghasilkan produk Eco Enzyme dari sisa limbah pertanian dan rumah tangga, serta 2

Kegiatan pemberdayaan ini dilakukan dengan tujuan untuk memberikan pelatihan sekaligus meningkatkan keterampilan masyarakat tentang Pembuatan Pupuk Organik Cair dan Ember Komposter Sebagai Solusi Pengelolaan Limbah Rumah Tangga. Adapun permasalahan utama yang dihadapi yaitu kurangnya pengetahuan masyarakat tentang pengelolaan limbah sampah organik terutama limbah rumah tangga yang biasanya langsung di buang. Metode yang digunakan dalam kegiatan pemberdayaan ini yaitu metode Participatory Rural Appraisal (PRA) yang berfokus pada keterlibatan masyarakat secara langsung dalam proses perencaaan dan pelaksanaan program pemberdayaan. Kegiatan ini bertempat di Kp. Nyantong RT 01 RW 01 Kel. Mugarsari Kec. Tamansari Kota Tasikmalaya pada hari Selasa, 08 Oktober 2024, pukul 13.00 s/d 16.00 WIB dan dihadiri sebanyak 34 Orang. Materi yang disampaikan yaitu sosialisasi dan demonstrasi pembuatan pupuk organik cair (POC) serta pembuatan ember dekomposer. Adapun luaran yang telah tercapai dari kegiatan ini yaitu: Adopsi pembuatan ember komposter oleh masyarakat, Adopsi pembuatan POC oleh masyarakat, Pengaplikasian POC pada tanaman rumah tangga, serta Pemanfaatan benih dengan mulai menanamnya di pekarangan rumah/wilayah bank sampah. Adapun kendala yang dihadapi selama kegiatan pemberdayaan ini adalah terdapat keterlambatan kegiatan dikarenakan banyaknya tamu undangan yang memberikan