• Tidak ada hasil yang ditemukan

ANUGERAH INOVASI DAERAH

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "ANUGERAH INOVASI DAERAH"

Copied!
20
0
0

Teks penuh

(1)

PEDOMAN TEKNIS

BIDANG PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN

BAPPEDA KABUPATEN SUMENEP

ANUGERAH

INOVASI DAERAH

KABUPATEN SUMENEP 2021

(2)

1

PEDOMAN ANUGERAH INOVASI DAERAH KABUPATEN SUMENEP TAHUN 2021

I. LATAR BELAKANG

Mengutip Jack Ma, Owner Alibaba Group, "Dunia BERUBAH setiap hari dan tidak akan menunggu Anda."Ketika mancis (Korek Gas) ditemukan, korek api perlahan mulai menghilang. Ketika kalkulator diciptakan, sempoa mulai dilupakan. Ketika kamera digital dibuat, Kamera rol mulai hilang.

Ketika Whatsapp, BBM dikembangkan, SMS sudah tidak sepopuler zaman dahulu. Ketika smartphone dengan teknologi 4G (internet tanpa kabel) diperkenalkan, kita bahkan tidak perlu lagi menghidupkan komputer dirumah. Jangan kita menyalahkan, "Siapa merebut bisnis siapa". Ini terjadi karena manusia sangat dapat diubah dan menyesuaikan diri terhadap ide ide baru dan perubahan didunia ini. Ada yang bertanya kepada Jack Ma, "Apa rahasia Anda untuk sukses?". Dia menjawab, "Sangat sederhana, saya melakukan sesuatu (ACTION) ketika Anda hanya MELIHAT atau MENGAMATI", dan kita terbiasa seperti itu.

Bagaimana dengan sektor publik (pemerintahan) apakah juga berlaku? Sama saja. Pilihannya adalah ; Berinovasi atau kehilangan kepercayaan publik dan kehilangan daya saing. Pada Skala Pemerintahan daerah, Pemda yang tidak inovatif akan tertinggal dan kalah bersaing dengan daerah- daerah lain yang lebih inovatif. Pemerintahan yang inovatif akan mampu menghadirkan pelayan publik dan tata kelola pemerintahan yang lebih baik dan bermuara kepada kesejahteraan masyarakatnya.

Laporan Tahunan Global Innovation Index yang dikeluarkan oleh Insead Institute pada tahun 2020 menunjukkan, indeks inovasi Indonesia belum memuaskan. Indonesia Masih berada di peringkat ke 85 dari 127 negara di dunia. Kalah Jauh dari Singapura (ranking 8 Dunia, dan Ranking 1 di Asia Pasifik) dan Malaysia, Vietnam serta Thailand yang masuk 10 Besar di Asia Pasifik. Bahkan untuk tingkat negara-negara ASEAN, Indonesia berada di ranking ke 7 hanya unggul atas kamboja.

Peningkatan daya saing antar daerah merupakan agenda penting dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat. Inovasi dalam pembangunan merupakan faktor kunci peningkatan daya saing. Di dalam PP Nomor 38 Tahun 2017 pasal 2 disebutkan bahwa Inovasi Daerah bertujuan untuk meningkatkan kinerja penyelenggaraan Pemerintah Daerah. Untuk mencapai tujuan tersebut, sasaran Inovasi daerah diarahkan untuk mempercepat terwujudnya kesejahteraan masyarakat melalui peningkatan pelayanan publik, pemberdayaan dan peran serta masyarakat dan peningkatan daya saing daerah.

Sejalan dengan pelaksanaan reformasi birokrasi yang bermuara pada peningkatan pelayanan publik, harapan peningkatan kualitas pelayanan publik dari masyarakat terus meningkat. Berbagai upaya telah dilakukan oleh pemerintah seperti memperbaiki regulasi pelayanan untuk mempercepat dan mempermudah proses dan mekanisme pelayanan serta peningkatan kapasitas sumberdaya manusia aparatur pelayanan. Namun, upaya perbaikan tersebut sampai saat ini belum sesuai harapan

LATAR BELAKANG

(3)

2 masyarakat. Menghadapi kondisi demikian, diperlukan upaya untuk melakukan percepatan peningkatan kualitas pelayanan publik dengan mendorong tumbuhnya model-model pelayanan yang inovatif yang dapat menginspirasi, menjadi contoh, dan dapat ditransfer/ditiru melalui transfer pengetahuan dan pengalaman. Dunia semakin kompetitif. Karena itu seluruh stakeholder pembangunan, khususnya aparatur pemerintah dituntut terus berubah dan berinovasi.

Sejak tahun 2018, Kementrian Dalam Negeri telah menggunakan Indeks Inovasi Daerah sebagap parameter kemajuan inovasi di daerah. Dan dalam dua tahun terakhir, Indeks Inovasi Daerah Kabupaten Sumenep mengalami kenaikan signifikan dari skor indeks 690 dengan predikat inovatif menjadi 7.669 dengan predikat Sangat Inovatif.

Kondisi tersebut menginspirasi Bappeda Kabupaten Sumenep untuk mengadakan

“ANUGERAH INOVASI DAERAH” Tahun 2021 sebagai pendorong tumbuhnya inovasi-inovasi baru, baik di lingkungan Perangkat Daerah Kabupaten Sumenep, sector pelayanan publik terdepan seperti Puskesmas, maupun di lingkungan masyarakat.

II. DASAR HUKUM

a. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional;

b. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 25 Tahun 2009 tentang pelayanan Publik;

c. Undang-Undang Republik Indonesia Nomer 11 Tahun 2019 tentang Sistem nasional Ilmu Pengetahuan dan Teknologi.

d. Peraturan Pemerintah Nomor 38 Tahun 2017 tentang Inovasi Daerah;

e. Peraturan Presiden Nomor 95 Tahun 2018 tentang Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE);

f. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 17 Tahun 2016 tentang Pedoman Penelitian dan Pengembangan di lingkungan Kementerian Dalam Negeri dan Pemerintahan Daerah;

g. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 104 Tahun 2018 tentang Penilaian dan Pemberian Penghargaan dan/atau Insentif Inovasi Daerah.

h. Peraturan Bupati Sumenep Nomor 45 Tahun 2016 tentang Tugas dan Fungsi serta Tata Kerja Unit Organisasi di Lingkungan Badan Perencanaan Pembangunan daerah Kabupaten Sumenep;

III. TEMA ANUGERAH

Anugerah Inovasi Daerah Kabupaten Sumenep Tahun 2021 adalah “Inovasi Tiada Henti Untuk Sumenep Melayani”.

DASAR HUKUM

T E M A

(4)

3 IV. MAKSUD DAN TUJUAN

Maksud Anugerah Inovasi Daerah adalah untuk menciptakan budaya inovasi di lingkungan pemerintah daerah Kabupaten Sumenep dan masyarakat Kabupaten Sumenep dalam rangka peningkatan kinerja, pelayanan publik dan daya saing daerah.

Tujuan Anugerah Inovasi Daerah Kabupaten Sumenep 2021 adalah:

1. Memacu kreatifitas dan inovasi di lingkungan Perangkat Daerah dan masyarakat Kabupaten Sumenep sesuai kebutuhan masyarakat Kabupaten Sumenep;

2. Mendorong peningkatan kinerja pemerintahan dan pelayanan publik yang lebih efisien dan efektif;

3. Mendorong partisipasi dan peran aktif masyarakat dalam penyelenggaraan good governance di Kabupaten Sumenep;

4. Memberikan penghargaan kepada unsur masyarakat yang berhasil menerapkan kreativitas dan inovasi dalam memberikan nilai kemanfaatan bagi masyarakat sekitar.

V. KATEGORI PESERTA

Peserta Anugerah Inovasi Daerah Tahun 2021 terdiri atas 3 kategori yaitu:

a. Kategori I : Perangkat Daerah, yakni Sekretariat Daerah/Dewan, Dinas, Badan, dan RSUD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumenep.

b. Kategori II : Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) yang ada di Kabupaten Sumenep.

c. Kategori III : Masyarakat. individu maupun kelompok yang berdomisili/bertugas di Kabupaten Sumenep, seperti pelajar, mahasiswa, kelompok masyarakat, komunitas, lembaga pendidikan, dan pihak lainnya.

VI. RUANG LINGKUP INOVASI

6.1. Kategori Perangkat Daerah Kabupaten Sumenep, meliputi :

a) Semua inovasi yang bersifat pembaharuan baik sebagian maupun menyeluruh yang bertujuan meningkatkan pelayanan publik, tata Kelola pemerintahan dan aspek penyelenggaraan pemerintahan yag menjadi kewenangan daerah lainnya.

b) Inovasi dapat berupa inovasi konvensional (nondigital) maupun berbasis digital.

6.2. Kategori Puskesmas, meliputi :

a) Semua inovasi yang berkaitan erat dengan pelayanan kesehatan dan tata Kelola pelayanan di Puskesmas.

b). Inovasi yang diajukan bisa berupa inovasi berbentuk digital maupun nondigital.

5.3. Kategori masyarakat, meliputi:

a) Semua inovasi pembaharuan baik sebagian maupun keseluruhan yang bertujuan untuk meningkatkan kemajuan dan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Sumenep.

b) Inovasi yang dimaksud dapat berupa inovasi nondigital dan digital.

KATEGORI PESERTA MAKSUD & TUJUAN

RUANG LINGKUP INOVASI

(5)

4 c) Inovasi bisa berupa gagasan, ide atau metode yang sudah dituangkan dalam bentuk prototipe (khusus produk fisik), aplikasi (untuk sistem informasi) dan simulasi (untuk jasa dan sejenisnya).

VII. PERSYARATAN 7.1 Persyaratan Umum

Kategori Perangkat daerah dan Puskesmas

1. Inovasi daerah yang diikutkan merupakan inovasi yang mengandung unsur kebaharuan;

2. Inovasi sudah dalam tahap penerapan bukan inisiasi dalam kurun waktu 01 Januari 2018 sampai 31 Desember 2020.

3. Inovator dari OPD atau puskesmas bisa individu atau tim (maksimal 3 orang).

4. Inovasi yang diusulkan merupakan kegiatan/program yang dibiayai dengan dana APBD dan/atau dari sumber pembiayaan lain yang sah.

5. Memberikan dampak/manfaat bagi daerah dan masyarakat serta bersifat keberlanjutan;

6. Inovasi yang diusulkan belum pernah mendapatkan penghargaan serupa baik di tingkat kabupaten, provinsi maupun nasional.

Kategori Masyarakat

1. Peserta adalah individu atau kelompok yang berdomisili atau bertugas di Kabupaten Sumenep.

2. Peserta yang berasal dari kelompok/tim adalah utusan dari lembaga, instansi, komunitas dan kelompok masyarakat di wilayah Kabupaten Sumenep dengan jumlah maksimal 3 orang.

3. Inovasi yang diusulkan memiliki unsur kebaruan baik keseluruhan maupun sebagian atau pengembangan inovatif dari hasil penelitian dan inovasi (rekabaru) yang sudah ada.

4. Inovasi yang diusulkan merupakan kegiatan/program yang dibiayai dengan dana sendiri maupun pemerintah atau sumber dana lain yang sah.

5. Inovasi yang diusulkan prospek memberikan dampak/manfaat bagi masyarakat luas.

6. Inovasi yang diusulkan belum pernah mendapatkan penghargaan serupa baik di tingkat kabupaten, provinsi maupun nasional.

6.2 Persyaratan Administratif

1. Setiap Perangkat Daerah dan puskesmas maksimal mengirimkan 1 (satu) program/produk inovasi.

2. Peserta kategori masyarakat yang mewakili lembaga atau instansi, wajib melampirkan rekomendasi dari lembaga/instansi tersebut.

3. Dokumen atau proposal inovasi yang diikutkan Anugerah Inovasi Daerah Kabupaten Sumenep Tahun 2021 dibuat rangkap 2 (hardcopy) dan 1 file softcopy (dalam bentuk PDF) PERSYARATAN

(6)

5 dan dikirimkan ke panitia di Bidang Penelitian dan Pengembangan Bappeda Kabupaten Sumenep pada setiap hari kerja.

4. Peserta Anugerah Inovasi Daerah Kabupaten Sumenep tahun 2021 tunduk pada ketentuan yang telah ditetapkan oleh Tim Penilai dan keputusan tim penilai tidak dapat diganggu gugat.

VIII. BIDANG INOVASI

8.1 Kategori Perangkat Daerah dan Puskesmas

a. Inovasi tata kelola pemerintahan, yang meliputi penataan tata laksana internal dalam pelaksanaan fungsi manajemen dan pengelolaan unsur manajemen, seperti E-planning, E- Budgeting, dsb.

b. Inovasi pelayanan publik. Yaitu inovasi penyediaan layanan kepada masyarakat yang meliputi proses pemberian layanan barang/jasa publik, serta inovasi jenis dan bentuk barang/jasa publik, yang memberi pelayanan langsung kepada masyarakat, seperti inovasi dalam pelayanan perijinan, pelayanan kesehatan, pelayanan pendidikan, dsb.

c. Inovasi daerah yang menjadi kewenangan pemerintah daerah. Yakni segala bentuk inovasi dalam penyelenggaran pemerintahan sesuai dengan tupoksi Perangkat Daerah yang tidak termasuk dalam dua bentuk inovasi sebelumnya.

8.2 Kategori masyarakat.

Penilaian dilakukan kepada individu/kelompok yang memiliki inovasi dalam bentuk:

a. Teknologi Tepat Guna (TTG)

b. Pertanian, Peternakan, Perikanan dan Ketahanan Pangan c. Teknologi Informasi

d. Pendidikan e. Sosial-ekonomi f. Kesehatan g. Pariwisata h. Lingkungan hidup.

IX. TIM PENILAI

Tim Penilai berjumlah 4 orang yang berasal dari unsur Perguruan Tinggi yang ada di Jawa Timur.

X. ASPEK PENILAIAN

9. 1 Penilaian terhadap perangkat daerah dan puskesmas

1. Mengandung unsur kebaruan seluruh atau sebagian unsur dari inovasi. Setiap program/produk inovasi yang diusulkan oleh Perangkat Daerah dan puskesmas harus mengandung unsur pembaharuan seluruh atau sebagian. Artinya program/produk inovasi BIDANG INOVASI

TIM PENILAI

ASPEK PENILAIAN

(7)

6 tersebut seluruhnya atau sebagian berbeda dengan program/kegiatan atau produk yang dijalankan instansi atau lembaga lainnya.

2. Memberi manfaat bagi daerah dan/atau masyarakat. Program/produk inovasi yang diusulkan oleh Perangkat Daerah diharapkan mampu memberikan manfaat kepada daerah dan/atau masyarakat. Hal ini bisa dibuktikan dengan data kuantitatif/kualitatif kondisi sebelum dan sesudah ada inovasi.

3. Dapat direplikasi/diadopsi. Program/produk inovasi dapat direplikasi oleh Perangkat Daerah lain melalui mekanisme, tahapan tertentu, dan disesuaikan dengan tupoksi dan/atau potensi serta permasalahan di daerah yang ingin mereplikasi/mengadopsi inovasi tersebut.

4. Keberlanjutan inovasi.

5. Kelengkapan dokumen pendukung.

9.2 Aspek penilaian inovasi kategori masyarakat adalah : 1. Mempunyai nilai manfaat terhadap daerah dan masyarakat.

2. keunikan atau kebaruan inovasi.

3. Memiliki prospek implementatif atau keberlanjutan.

4. Dapat direplikasi/diadopsi.

XI. MEKANISME PENILAIAN

1. Tahap I : Seleksi persyaratan administrasi dan proposal inovasi. Peserta yang lolos seleksi pada tahap I berhak mengkuti seleksi tahap II. Setiap kategori akan diambil 5 nominator untuk maju tahap II.

2. Tahap II : Presentasi dan wawancara. Peserta yang lolos seleksi Tahap II harus menyiapkan bahan presentasi dan wawancara dan dibuat masing-masing rangkap 3 (tiga) untuk hardcopy dan 1 (satu) file softcopy dan dikirimkan ke alamat panitia.

3. Tahap III : Peninjauan lapangan (kondisional). Peninjauan lapangan dilakukan untuk menilai secara langsung inovasi yang diusulkan terhadap peserta yang lolos Tahap II.

4. Penetapan pemenang. Pemenang ditetapkan berdasarkan keputusan dewan juri. Semua peserta yang masuk tahap II akan mendapatkan Piagam Penghargaan dan tropi Bupati Sumenep. Sedangkan peserta juara 1, 2 dan 3 di semua kategori akan mendapatkan uang pembinaan sebagai berikut :

1) Juara I : Rp. 10.000.000,00 2) Juara II : Rp. 7.500.000,00 3) Juara III : Rp. 5.000.000,00

5. Pemenang Anugerah Inovasi Daerah Tahun 2021 Kabupaten Sumenep akan diikutkan pada ajang Lomba Inovasi dan Teknologi Tingkat Provinsi Jawa Timur Tahun 2022.

TAHAPAN PENILAIAN

(8)

7 XII. JADWAL PELAKSANAAN

No KEGIATAN WAKTU

1 Sosialisasi, pendaftaran dan penyampaian proposal 21 September – 25 Oktober 2021 2 Seleksi Tahap I : Seleksi proposal 26 – 30 Oktober 2021

3 Seleksi Tahap II : Presentasi dan wawancara 1-2 Nopember 2021 4 Seleksi Tahap III : Peninjauan lapangan kondisional

5 Pengumuman pemenang dan Penyerahan hadiah 05 Nopember 2021

XIII. LAIN-LAIN

Keterangan atau informasi lebih lanjut dapat menghubungi panitia penyelenggara, pada Bidang Litbang Bappeda Kabupaten Sumenep dengan alamat Jl. Trunojoyo 120 Sumenep atau email:

[email protected]. Dokumen dan informasi lainnya bisa diakses di website : bappeda.sumenepkab.go.id. atau Instagram @bappeda_sumenep

Contact Persons:

a. Andy Chandra Kusuma, ST : 081330231970 b. Kasminten, S.Sos. M.Si : 087750002225 JADWAL TAHAPAN

LAIN-LAIN

(9)

8 FORMULIR PENDAFTARAN

ANUGERAH INOVASI DAERAH KABUPATEN SUMENEP TAHUN 2021

NO URAIAN : KETERANGAN

1 NAMA PESERTA/ INSTANSI :

2 TEMPAT/TANGGAL LAHIR (untuk peserta perorangan)

:

3 ALAMAT :

4 KATEGORI : a. Perangkat daerah

b. Puskesmas

c. Masyarakat

*) lingkari salah satu 5 JUDUL INOVASI YANG DIUSULKAN :

6 JENIS INOVASI :

DIGITAL/NONDIGITAL

**) coret yang tidak perlu

7 PROFIL INOVASI : Sudah dilampirkan/ belum dilampirkan

**) coret yang tidak perlu

8 KETERANGAN LAIN :

Sumenep, ... 2021 PENDAFTAR

ttd

( NAMA LENGKAP )

(10)

9 SURAT PERNYATAN

BELUM PERNAH MERAIH JUARA

Nama Lengkap : ………..

Jenis Kelamin : ………..

Alamat : ……….

No KTP/SIM/Identitas : ………

No telp / HP : ………

Email : ………

Judul Inovasi : ………

Dengan ini menyatakan bahwa inovasi yang saya/kami ikutsertakan dalam Anugerah Inovasi Daerah Kabupaten Sumenep Tahun 2021. yang diselenggarakan oleh Bappeda Kabupaten Sumenep BELUM PERNAH MERAIH JUARA dalam kegiatan sejenis.

Apabila saya/kami melanggar hal-hal yang telah dinyatakan dalam surat pernyataan ini, saya/kami bersedia dikenakan sanksi moral, administratif, dan dituntut ganti rugi dan pidana sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

SUMENEP, ………….. 2021 Peserta,

Ttd (materai 10000)

(NAMA TERANG)

(11)

10 Cover proposal

ANUGERAH INOVASI DAERAH KABUPATEN SUMENEP TAHUN 2021

KATEGORI : MASYARAKAT BIDANG : ………

JUDUL INOVASI

INOVATOR 1………..

2………..

3………

ALAMAT

……….

……….

Telp (...) - ..., Email: ...

(12)

11 SISTEMATIKA PROPOSAL

Kategori : Masyarakat

I. PENDAHULUAN a. Latar Belakang;

b. Tujuan Inovasi;

c. Sasaran Inovasi d. Manfaat inovasi

II. PROFIL INOVASI

a. Rancang bangun dan tata kerja inovasi b. Kebaruan dan keunikan inovasi

c. Keunggulan inovasi d. Keberlanjutan inovasi

e. Hasil/dampak Inovasi (jika sudah penerapan)

III. PENUTUP

IV. LAMPIRAN PROPOSAL

a. KTP inovator (perorangan atau kelompok)

b. Rancang bangun inovasi baik visual dan manual (diutamakan) c. Surat pernyataan inovasi belum meraih penghargaaan

d. Data/dokumen lainnya yang diperlukan

 Kertas A4

 Font Times New Roman

 Spasi 1,5

 Margin kiri 4, kanan 3, atas 3, bawah 3

(13)

12 PENJELASAN PROPOSAL

ANUGERAH INOVASI DAERAH KABUPATEN SUMENEP TAHUN 2021

KATEGORI : MASYARAKAT

COVER

I. Judul inovasi : diisi judul inovasi

II. Kategori : diisi kategori inovasi : Masyarakat III. Bidang Inovasi :

- ketik/isi bidang inovasi yang diikuti (Pendidikan, lingkungan hidup, pertanian, dst) IV. Nama inovator ; diisini nama innovator atau daftar nama tim/kelompok

V. Alamat inovator/kelompok inovator

BAB I PENDAHULUAN a. Latar Belakang

- Ketik/diisi dengan desikripsi awal mulai munculnya gagasan dan atau permasalahan yang terjadi;

b. Tujuan Inovasi;

- Ketik/diisi dengan kalimat yang berisi tentang tujuan inovasi;

- Ditulis dalam bentuk pointers, 1,2,3 dst.

c. Sasaran Inovasi

- Diisi kalimat yang menjelaskan tentang sasaran inovasi d. Manfaat inovasi

- Ketik/diisi dengan kalimat yang berisi tentang manfaat inovasi;

- Ditulis dalam bentuk pointers, 1,2,3 dst.

BAB II PROFIL INOVASI

a. Rancang bangun dan tata kerja inovasi Petunjuk pengisian:

- menjelaskan dan menguraikan tentang tata kerja/operasionalisasi inovasi;

- Dapat digambar rancang bangun dan/atau diseinnya.

- Rancang Bangun atau Disain Inovasi dapat dilampirkan.

b. Kebaruan dan keunikan inovasi Petunjuk pengisian:

-Ketik/diisi dengan penjelasan singkat bentuk kebaharuan atau keunikan atau keaslian inovasi.

c. Keunggulan inovasi Petunjuk pengisian:

-Ketik/diisi dengan penjelasan singkat keunggulan inovasi.

(14)

13 d. Keberlanjutan inovasi

Petunjuk pengisian:

-Ketik/diisi dengan penjelasan tentang prospek keberlanjutan inovasi tersebut.

e. Hasil dan dampak Inovasi Petunjuk pengisian:

-Ketik/diisi dengan penjelasan hasil inovasi tersebut sebelum dan sesudah adanya inovasi, baik secara kuantitatif maupun kualitatif. (jika sudah tahap penerapan)

BAB III PENUTUP : diisi tentang substansi keseluruhan dari inovasi yang ditampilkan.

Daftar Lampiran.

a. KTP inovator (perorangan atau kelompok)

b. Rancang bangun inovasi baik visual maupun manual (kalau ada) c. Surat pernyataan inovasi belum meraih penghargaaan

d. Surat rekomendasi dari Lembaga/instansi/kelompok

Sumenep, ... 2021

Inovator / Ketua Tim Inovasi

...

(15)

14 Cover proposal

ANUGERAH INOVASI DAERAH KABUPATEN SUMENEP TAHUN 2021

JUDUL INOVASI

KATEGORI : PERANGKAT DAERAH DAN PUSKESMAS BIDANG : ………..

NAMA PERANGKAT DAERAH DAN PUSKESMAS

ALAMAT KANTOR

……….

……….

Telp (...) - ..., Email: ...

(16)

15 SISTEMATIKA PROPOSAL

Kategori : Perangkat daerah dan Puskesmas

I. PENDAHULUAN a. Latar Belakang b. Waktu penerapan c. Tujuan Inovasi d. Sasaran Inovasi e. Manfaat inovasi

II. PROFIL INOVASI

a. Rancang bangun dan tata kerja inovasi b. Kebaruan dan keunikan inovasi

c. Keunggulan inovasi d. Keberlanjutan inovasi e. Hasil/dampak Inovasi f. Data Potensi Inovasi Daerah III. PENUTUP

IV. LAMPIRAN PROPOSAL

e. KTP tim inovasi OPD/Puskesmas.

f. Data pendukung Potensi Inovasi Daerah

g. Surat pernyataan inovasi belum meraih penghargaaan

 Kertas A4

 Font Times New Roman

 Spasi 1,5

 Margin kiri 4, kanan 3, atas 3, bawah 3

(17)

16 PENJELASAN PROPOSAL

ANUGERAH INOVASI DAERAH KABUPATEN SUMENEP TAHUN 2021

KATEGORI : PERANGKAT DAERAH DAN PUSKESMAS

COVER

I. Judul inovasi : diisi judul inovasi

II. Kategori : diisi kategori inovasi : Perangkat Daerah atau Puskesmas

III. Bidang Inovasi : ketik/isi bidang inovasi daerah (Tata Kelola Pemeintahan/Pelayanan Publik.

Inovasi Lainnya

IV. Nama Perangkat Daerah atau Puskesmas (sudah jelas) V. Alamat Perangkat Daerah atau Puskesmas (sudah jelas)

BAB I PENDAHULUAN a. Latar Belakang

- Ketik/diisi dengan desikripsi awal mulai munculnya gagasan dan atau permasalahan yang terjadi;

b. Waktu penerapan

- Ketik/diisi dengan tanggal bulan dan tahun mulainya penerapan inovasi c. Tujuan Inovasi;

- Ketik/diisi dengan kalimat yang berisi tentang tujuan inovasi;

- Ditulis dalam bentuk pointers, 1,2,3 dst.

d. Sasaran Inovasi

- Diisi kalimat yang menjelaskan tentang sasaran inovasi e. Manfaat inovasi

- Ketik/diisi dengan kalimat yang berisi tentang manfaat inovasi;

- Ditulis dalam bentuk pointers, 1,2,3 dst.

PROFIL INOVASI

f. Rancang bangun dan tata kerja inovasi Petunjuk pengisian:

- menjelaskan dan menguraikan tentang tata kerja/operasionalisasi inovasi;

- Dapat digambar rancang bangun dan/atau disainnya.

- Rancang bangun atau disain Inovasi dapat dilampirkan.

g. Kebaruan dan keunikan inovasi Petunjuk pengisian:

-Ketik/diisi dengan penjelasan singkat bentuk kebaharuan atau keunikan inovasi.

(18)

17 h. Keunggulan inovasi

Petunjuk pengisian:

-Ketik/diisi dengan penjelasan singkat keunggulan inovasi i. Keberlanjutan inovasi

Petunjuk pengisian:

-Ketik/diisi dengan penjelasan tentang prospek keberlanjutan inovasi tersebut.

j. Hasil/dampak Inovasi Petunjuk pengisian:

-Ketik/diisi dengan penjelasan hasil inovasi tersebut sebelum dan sesudah adanya inovasi, baik secara kuantitatif maupun kualitatif.

k. Data Potensi Inovasi Daerah Petunjuk pengisian:

-Ketik/diisi dengan penjelasan sesuai dengan standar Indeks Inovasi daerah dan Innovative Government Award (IGA) Kemendagri. Yakni :

Data Potensi Inovasi Daerah

NO INDIKATOR INOVASI KETERANGAN

INFORMASI (Coret yang tidak

perlu)

DATA PENDUKUNG (Sebutkan nama data pendukung/

data dilampirkan) 1 Regulasi Inovasi Daerah Regulasi /

Kebijakan yang ditetapkan untuk mendukung Inovasi Daerah

SK OPD / Perkada / Perda

-Keputusan Kepala OPD

-Peraturan daerah

……. dst

2 Ketersediaan SDM Terhadap Inovasi

Daerah/pelaksana inovasi

Jumlah SDM yang

melaksanakan inovasi daerah

1 – 50 / 51 – 100 / lebih dari 100

Sebutkan SK Tim Inovasi (sejenisnya)

3 Dukungan Anggaran Anggaran untuk inovasi daerah dituangkan dalam APBD

Blm tersdia / Sdh ada

Sebutkan Kode Anggaran dlm DPA SKPD

4 Penggunaan IT Penggunaan alat elektronik dalam inovasi daerah

Manual / elektronik / Internet

Sebutkan jenis IT dan alamat internet kalau ada

(19)

18 5 Sosialisasi/ kemudahan

informasi inovasi

Media

Penyebarluasan informasi inovasi daerah kepada masyarakat

- kegiatan - media social -media berita

Dokumentasi dan publikasi (Foto kegiatan/URL website/

Pemberitaan Media Massa

6 Jejaring Inovasi Interaksi antar pelaku inovasi daerah

Hanya berjalan di OPD tertentu / Terintegrasi antar OPD

Sebutkan nama jejaring Inovasi

7 Replikasi Inovasi daerah

yang telah berhasil direplikasi ke daerah lain

Belum direplikasi /Sudah

Sebutkan pihak yg telah replikasi (pihak lain yang menggunakan inovasi) 8 Pedoman Teknis/SOP Ketentuan dasar

yang memberi arah bagaimana inovasi daerah harus dilakukan

belum ada / sdah ada

Sebutkan nama Pedoman / SOP

09 Kemanfaatan Inovasi Inovasi daerah yang dihasilkan bermanfaat dan tidak

menimbulkan pembenanan daerah

Belum manfaat / ada manfaat

10 Tingkat Kepuasan penggunaan inovasi daerah

Ketersediaan tingkat kepuasan inovasi daerah dapat dirasakan sesuai yang diharapkan pengguna

Pengukuran kepuasan blm tersedia / tersedia

Sebutkan hasil survey atau testimoni (kalau ada)

PENUTUP : diisi tentang substansi keseluruhan dari inovasi yang ditampilkan.

(20)

19 DAFTAR LAMPIRAN

e. KTP tim inovasi

f. Data pendukung Potensi Inovasi Daerah

g. Rancang Bangun inovasi baik visual maupun manual (kalau ada) h. Surat pernyataan inovasi belum meraih penghargaaan

Sumenep, ... 2021 Mengetahui

Kepala Perangkat Daerah Inovator / Ketua Tim Inovasi

……... ...

Referensi

Dokumen terkait

Format Keputusan Kepala Desa tentang Penggunaan Aset Desa, Format Berita Acara dan Keputusan Kepala Desa tentang Penghapusan Aset Desa, Format Buku Inventaris Aset Desa,

Penelitian ini mengkaji mengenai inovasi pelayanan publik berbasis digital untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik (good governance) yang dilakukan oleh

secara tegas, demi menjamin kepastian hukum dan keadilan; (2) Hakim harus bisa memilah mana yang benar secara hukum, Ditjen HKI bisa memberikan sertifikat paten sederhana

PENETAPAN UANG KULIAH TUNGGAL MAHASISWA BARU JALUR MANDIRI TULIS UNIVERSITAS ISLAM NEGERI MAULANA MALIK IBRAHIM MALANG.. TAHUN

/ Terlambat kurang dari 10 menit S Sakit.

sensitezed solar cell (DSSC) dari ekstrak bunga rosella dominan menyerap cahaya tampak berkisar antara 400-550 nm serta bersesuaian dengan warna ekstrak yang kemerahan dan dapat

Pengaruh variabel kinerja (Y) terhadap kepuasan pelanggan (Z) ditemukan hasil bahwa nilai signifikansi dari X2 (kualitas layanan) sebesar 0,024 < 0,05, sehingga dapat

Sementara keterlaksanaan pembelajaran model Science Technology and Society (STS) di kelas VII C rata-rata mencapai 97.92% untuk aktivitas guru dan 84.38%