• Tidak ada hasil yang ditemukan

Ibadah Perayaan Natal Jemaat

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "Ibadah Perayaan Natal Jemaat"

Copied!
11
0
0

Teks penuh

(1)

GEREJA PROTESTAN di INDONESIA bagian BARAT (GPIB)

Jemaat “KHARIS” DKI Jakarta

Ibadah Perayaan Natal Jemaat

27 Desember 2020

Tema :

IMMANUEL – ALLAH BESERTA KITA

(Matius 1 : 23)

Sub Tema :

“Natal Kristus memampukan umat menghadapi wabah Pendemi Covid 19 & beserta umat menghadapi tahun 2021”

▸ Baca selengkapnya: susunan ibadah natal oikumene

(2)

SUSUNAN ACARA PERAYAAN NATAL

1. Salam PEMBUKA oleh MC

2. Persembahan Pujian dari KMJ "KHARIS" bersama iringan oleh Kolintang "SANGKAKALA" sektor III

3. Doa Pembuka oleh KMJ KHARIS.

4. Sambutan Ketua 1 oleh Pnt. Ny. H M Geerards - P 5. Persiapan Hati Umat memasuki ibadah Perayaan Natal 6. Ibadah Perayaan Natal

KANTATORIUM "Christmas Carol"

Immanuel - Allah Beserta Kita

7. Salam Penutup oleh MC

(3)

PROLOG

Penatua Ny. Jeany Tendean:

Bersama nyanyian sukacita bala tentara sorgawi, seiring alunan syair bernada puji-pujian bagi kemuliaan Allah di tempat yang mahatinggi, kita hadir, kini dan di sini, membawa hati penuh cinta sebagai persembahan terindah bagi Putera Natal Mahakudus, Yesus Kristus sang Penebus dosa.

Maka peluklah JANTUNG HATI Allah dengan penuh Cinta, karena di Cinta- NYA selalu banyak anugerah damai sejahtera.

Penatua Agus R Hartono:

Karena kita percaya bahwa Yesus Kristus Raja Salam telah lahir dan hadir di palungan hati kita, agar tubuh jiwa dan roh kita tetap tertuju hanya pada kebenaran JANJI Allah saat menjalani hidup. Sekalipun kita masih berdiri di tengah amukan badai prahara Pandemi Covid 19, hati kita tetap penuh DAMAI SEJAHTERA, karena Imannuel – Allah beserta kita !

Jemaat :

NATAL YESUS KRISTUS MENGHALAU SEGALA KEGELAPAN DI RUANG KEHIDUPAN KAMI. SINARAN DAMAI ILAHI, MENGHANGATKAN KEBEKUAN HATI, MENCAIRKAN KEKERASAN BATIN, SUPAYA JIWA KAMI TERANGKAT KE SORGA, GEMAKAN MADAH KEMULIAAN TIADA HENTI, BAGI MESIAS YANG TELAH LAMA DINANTI.

Penatua Ny. Jeany Tendean :

Mari ekspresikan sukacita hati kita sebagai satu keluarga Allah, Persekutuan Jemaat GPIB KHARIS Pulo Gebang Jakarta untuk merayakan Natal Yesus Kristus di masa Pandemi Covid-19.

Penatua Agus R Hartono:

Jemaat kami undang berdiri dan bersama para Malaikat di sorga, mari satukan hati, kita gemakan kidung pujian dari:

NYANYIAN UMAT KJ 97 : 1, 5 “HAI MALAIKAT DARI SORGA”

1. Hai malaikat dari sorga sayapmu bentangkanlah;

Nyanyi di seluruh dunia, “Lahir Kristus, Rajanya!”

Refrein : Sudah lahir Kristus Raja, mari sujud menyembah ---Prosesi masuk – Penyalaan Lilin Natal Utama---- 5. Langit, bumi, mari ikut muliakanlah terus Khalik.

Penebus, Pembaru: “Bapa, Put’ra, Roh Kudus” Ref..

(4)

VOTUM & SALAM

PF Pertolongan kita adalah dari Tuhan yang menjadikan langit dan bumi, yang tidak pernah meninggalkan perbuatan tangan-Nya. Turunlah atas kamu sekalian, Kasih karunia dan damai sejahtera dari Allah Bapa di dalam Yesus Kristus dengan kekuatan pertolongan Roh Kudus.

J SESUNGGUHNYA KAMI INI HAMBA-MU YA ALLAH.

JADILAH PADA KAMI MENURUT PERKATAANMU ITU ! AMIN.

NYANYIAN UMAT NKB 14 : 4 “JADILAH TUHAN KEHENDAK-MU”

4. Jadilah Tuhan, kehendak-Mu! S’luruh hidupku kuasailah Berilah Roh-Mu kepadaku, agar t’rang Kristus pun nyatalah

duduk KANTATORIUM "Christmas Carol"

Diaken Franky Lasut : (diiringi instrument Piano - KJ 94)

Saudaraku, KASIH KARUNIA ALLAH yang menyelamatkan semua manusia telah nyata! Dan… Yesus Kristus, Putera Allah Mahakudus yang lahir di dusun kecil Bethlehem adalah kesempurnaan KASIH KARUNIA ALLAH. Walau kita berhari Natal di masa Pandemi Covid-19 dengan harus menjaga jarak terhadap sesama, tapi jangan sampai Pandemi ini memisahkan dan menjauhkan jarak hati kita satu kepada yang lain.

Karena katong samua basudara, satu gandonge, kasih Allah bersama katong samua! Jang ada lagi air mata dan hati sedih! Mari katong bersukacita! Dengar TIFA NATAL so babunyi, kita puji Tuhan bersama Paduan Suara METROXYLON.

Syair dalam Nada Pujian ♫ “TIFA NATAL” oleh VG “METROXYLON”

Diaken Ny. Agnes Kakiay :

Natal Yesus Kristus adalah penggenapan JANJI ALLAH supaya kita beroleh berkat dan selamat di bentangan waktu kehidupan kita yang begitu singkat.

Namun, sudah selamat dan penuh berkatkah “Semua hal yang kita pikirkan, yang kita rasakan, yang kita ucapkan dan yang kita lakukan?”

Apakah hidup kita lebih terang benderang memancarkan cahaya kemuliaan Allah, jauh melebihi keindahan POHON TERANG sebagaimana lantunan merdu anak-anak layan PELKAT PELAYANAN ANAK GPIB

”KHARIS” Jakarta? Renungkanlah!

Syair dalam Nada Pujian ♫ “POHON TERANG” oleh Pelkat PA “KHARIS”

(5)

Penatua Agus R Hartono:

Natal Yesus Kristus, harus memperbarui manusia lama kita, dalam kuat kuasa Allah yang IMMANUEL! Kita harus terus berproses sesuai kehendak Sang Perancang Agung kehidupan kita, yaitu Allah di dalam Yesus Kristus, Putera Natal Kudus !

Jemaat :

TUHAN YESUS, KAMI MENGAKU BELUM SEPENUHNYA MEMBERI DIRI DIMILIKI OLEH KUASA-MU. KARENA PIKIRAN, PERASAAN, PERKATAAN BAHKAN PERBUATAN KAMI, MASIH BERADA DALAM BELENGGU KUASA PEMENTINGAN DIRI SENDIRI. TOLONG SELAMATKAN KAMI! MATIKAN SEMUA ROH IRI DENGKI, YANG MERAJAI ISTANA HATI INI. SUPAYA KARAKTER ILAHI, SENANTIASA MERAGA DI DALAM KEPRIBADIAN KAMI. JANGAN JADIKAN KAMI PRIBADI YANG

”SENANG LIHAT ORANG LAIN SUSAH dan SUSAH LIHAT ORANG LAIN SENANG!”.

BENAMKANLAH MhANUSIA LAMA KAMI DI LAUTAN KASIH PENGAMPUNANMU, SUPAYA MENJELMA MANUSIA BARU BERKEPRIBADIAN KRISTUS, PEMBAWA DAMAI SUKACITA NATAL.

Penatua Agus R Hartono:

Mari satukan hati sebagai umat yang diberkati, menghimpun doa dan harapan dalam pertobatan batin, yang sungguh-sungguh bersujud sembah hanya pada Yesus Kristus, Putera Natal Kudus, Sang Penebus dosa kita semua, sebagaimana lantunan pujian anak layan PELKAT PERSEKUTUAN TERUNA ”KHARIS” Jakarta, ”HAI MARI BERHIMPUN”

Syair dalam Nada Pujian ♫ “HAI MARI BERHIMPUN”

oleh PELKAT PT “KHARIS”

Penatua Ny. Jeany Tendean:

Natal Yesus Kristus adalah “Gerbang Kemuliaan” yang membawa damai bagi setiap orang, yang mau hidup dipimpin ROH ALLAH. Olehnya, mari kita mengukir karsa dalam karya layan yang memberkati, penuh kasih saling merangkul hati, bukan saling menyakiti! Mari kita perbesar sikap

(6)

“Bela Rasa”, sebagai saudara bersaudara dalam satu persekutuan keluarga Allah, GPIB Jemaat “KHARIS” Pulo Gebang Jakarta.

Kita rawat bangunan rohani Gereja Tuhan ini, dengan kemurnian cinta kasih Allah, supaya DAMAI ILAHI membingkai indah kehidupan persekutuan kita. Dan kita saling bersanding hati, memberi SALAM BAHAGIA, sebagaimana pujian PELKAT PKLU “KHARIS” Jakarta.

Syair dalam Nada Pujian ♫ “SALAM BAHAGIA” oleh PELKAT PKLU “KHARIS”

Diaken Franky Lasut :

Malam natal Kristus, adalah malam penuh kesedihan. Ketika banyak pintu hati manusia tertutup dan menolak pasangan suami istri terberkati, Maria dan Yusuf yang melangkah letih…. Tertatih-tatih dari pintu ke pintu, mohon belas kasihan sesama, karena tinggal sesaat kandungan Maria akan melahirkan Putera Natal Kudus, tapi semua pintu tertutup!!

Bersyukur, masih ada tempat tersedia, meski hanya di sebuah kandang hina, bayi Kristus, Sang Mesias terbaring di palungan tempat makan hewan, dengan tubuh mungil-Nya terbungkus lampin kain lenan yang kasar, kotor. Tapi apapun keadaannya, malam itu tetap MALAM KUDUS, MALAM TERMULIA, karena Allah berkenan melawat kita yang berdosa,sebagaimana pujian Pelkat PKB ”O, HOLY NIGHT”

Syair dalam Nada Pujian ♫ “O, HOLY NIGHT” oleh PELKAT PKB “KHARIS”

Diaken Ny. Agnes Kakiay :

Maria dan Yusuf terpaku penuh haru. Mereka sama sekali tidak menduga, betapa meraka yang papah, lemah dan hina, justru dipakai Allah untuk

menjadi alat kemuliaan-Nya, melalui peristiwa Natal Yesus Kristus.

Di pembaringan, beralaskan tumpukan jerami kandang hewan, Maria terbaring letih setelah proses persalinan yang begitu berat, tapi baginya adalah berkat, karena dia satu-satunya perempuan yang rahimnya

diberkati Allah untuk mengandung Roh Kudus, Yesus Kristus.

Di pembaringan, Maria memeluk erat bayi Kristus dengan penuh syukur dan doa.

Apakah perenungan yang sama, kita lakukan juga saat menikmati pembaringan malam, kita bersyukur dalam doa di malam Natal, penuh perenungan akan cinta kasih Allah bagi kita ??

(7)

Sebagaimana syair lagu “CHRISTMAS LULLABY” yang dipersembahkan oleh Paduan Suara Gerakan Pemuda “KHARIS”.

Lagu CHRISTMAS LULLABY adalah lagu perenungan iman tentang kasih Allah di hari Natal dan lagu ini selalu dilantunkan saat seseorang menikmati pembaringan malam dengan penuh damai sejahtera…

Syair dalam Nada Pujian ♫ “CHRISTMAS LULLABY” oleh PS PELKAT GP KHARIS”

Penatua Agus R Hartono:

Puji Tuhan! Persembahan Kantatorium “CHRISTMAS CAROL” yang sudah kita saksikan bersama tadi, kiranya menjadi persembahan yang memuliakan KASIH PALING AGUNG, yang sudah dinyatakan Allah kita di dalam Yesus Kristus.

Maka jangan lagi ada bimbang dan ragu di hati kita, untuk melanjutkan kehidupan dengan penuh sukacita, karena Allah Kita IMMANUEL, Allah beserta kita! Amin.

Nyanyian UMAT KJ. 119 : 1, 2, 4 “HAI DUNIA, GEMBIRALAH !”

1. Hai dunia gembiralah dan sambut Raja-mu!

Di hatimu terimalah! Bersama bersyukur, Bersama bersyukur, bersama-sama bersyukur!

2. Hai dunia, elukanlah Rajamu, Penebus!

Hai bumi, laut, gunung lembah, bersoraklah terus, Bersoraklah terus, bersorak-soraklah terus!

4. Dialah Raja semesta, benar dan mulia.

Masyhurkanlah, hai dunia. Besar anug’rahNya, Besar anug’rahNya, besar, besar anug’rahNya

GEMA NATAL DOA EPIKLESE

PEMBACAAN ALKITAB & RENUNGAN NATAL Oleh Pendeta Maxsarles Kapoh, S.Th.

---- Saat Teduh untuk Menghayati Firman Tuhan ----

(8)

JEMAAT MENYANYI KJ. 118 : 1, 2 “SUNGGUH MULIA”

1. Sungguh mulia, berkarunia, Hari Natal yang kudus

Duka berakhir, Kristus t’lah lahir, Mari bernyanyi dengan merdu.

2. Sungguh mulia, berkarunia, Hari Natal yang kudus.

Damai ilahi, nyata kembali, Mari bernyanyi dengan merdu.

DOA SYAFAAT

PERSEMBAHAN SYUKUR

Diaken Ny. Agnes Kakiay :

Jemaat yang diberkati Allah, di dalam kelahiran dan kehadiran Kristus, kita menyaksikan pengorbanan KASIH Allah nan Agung. Dia melawat kehidupan kita, tinggalkan takhta ketinggian-NYA dan ikhlas memposisikan diri dalam kerendahan.

Sebagaimana Firman Tuhan dalam 2 Korintus 8:9 menyatakan:

”Karena kamu telah mengenal kasih karunia Tuhan kita Yesus Kristus, bahwa Ia, yang oleh karena kamu menjadi miskin, sekalipun Ia kaya, supaya kamu menjadi kaya oleh karena kemiskinan-NYA”

NYANYIAN UMAT GB. 144 : 1, 2 “ANAK MARIA”

1. Anak Maria, t'lah lahir ke dunia, palungan hewan tempat tidur-Nya Miskin dan hina, tetapi mulia, rela sengsara bagi dunia

Refrein: Marilah kita sujud menyembah, bawalah persembahanmu kepada-Nya.

Marilah kita bersukacita, T'lah datang Jurus'lamat, Immanuel.

....Jemaat silahkan menuju Palungan, membawa Persembahan Syukur Natal...

2. Para malaikat bernyanyi gembira, memuji Allah yang Mahabesar.

Para gembala di padang Efrata, bersukacita menyaksikannya Ref.

DOA PERSEMBAHAN Diaken Franky Lasut:

Jemaat yang diberkati Tuhan, mari kita berdiri dan membawa Persembahan Syukur ini kepada Allah di dalam doa, kita berdoa:

(9)

Tuhan Yesus, Putera Natal kudus, kami sangat bersyukur untuk kesempurnaan kasih-Mu. Kami percaya di dalam rancangan-Mu, hidup kami tidak akan pernah sepi dari gemuruh gelombang berkat-Mu yang selalu menderu di setiap waktu!

Jemaat :

TUHAN YESUS, PUTERA NATAL KUDUS, CINTA KASIH-MU ADALAH CINDERA HATI YANG MEMBERKATI PENGHARAPAN IMAN KAMI, DI MASA PENANTIAN KEDATANGAN-MU KEMBALI.

KAMI SANGAT PERCAYA, KAU ALLAH SUMBER BERKAT YANG MEMPERKAYA HIDUP KAMI DENGAN SEGALA KEBAIKAN PENUH KASIH KARUNIA!

Diaken Franky Lasut:

Maka terimalah tanda syukur hati kami, umat yang telah Kau selamatkan ini. Berkatilah benda-benda mati yang sudah kami kumpulkan ini, agar menjadi berkat yang menghidupkan pelayanan dan kesaksian Gereja-Mu di tempat ini. Amin.

duduk CANDLE LIGHT SERVICE

PF: Jemaat yang diberkati Tuhan, mungkin dalam hidup ini kita tidak selalu dapat melakukan berbagai hal besar, tapi kita pasti dapat setia mengerjakan ”Perkara Kecil” dengan kekuatan cinta yang besar, yaitu membawa ”Terang Ilahi” yang memberi ketentraman hati di ruang iman sesama. Kita mungkin tidak bisa menjadi bintang, tapi di dalam TERANG KRISTUS, hidup kita dimampukan Allah lebih bercahaya dari pada bintang gemintang di langit.

Mari kita berdiri, sebagai tanda kesiapan hati kita untuk diutus pergi keluar sana, membawa TERANG KRISTUS yang menghalau segala ketakutan hati kita menjelang tahun rahmat Allah 2021, sebagaimana SUB TEMA NATAL GPIB JEMAAT ”KHARIS” Pulo Gebang Jakarta di tahun 2020.

Jemaat :

“NATAL KRISTUS MEMAMPUKAN KAMI MENGHADAPI WABAH PANDEMI COVID 19 DAN BESERTA UMAT MENGHADAPI TAHUN 2021”

(10)

MC 1 :

Karena ALLAH BESERTA KITA. Itulah MAKNA TERANG KRISTUS, maka sekarang kita akan melaksanakan Penyalaan lilin-lilin Natal, sebanyak 12 lilin

MC 2 :

12 Lilin adalah simbol hati para Pelayan yang ikhlas bekerja di rumah Tuhan, memancarkan terang Kristus. Penyalaan lilin akan dilayani oleh:

1. Ketua Majelis Jemaat ”KHARIS” Pulo Gebang Jakarta, Pendeta Maxsarles Kapoh, S.Th.

2. Perwakilan Pengurus PKLU 3. Perwakilan Pengurus PKB 4. Perwakilan Pengurus PKP 5. Perwakilan Pengurus GP 6. Perwakilan Pengurus PT 7. Perwakilan Pengurus PA 8. Perwakilan BPPJ

9. Perwakilan KOMISI TEOLOGIA

10. Perwakilan KOMISI PERKUNJUNGAN ORANG SAKIT 11. Perwakilan KOMISI RUMAH TANGGA

12. Perwakilan Karyawan Kantor

Sambil lilin-lilin Natal di tangan kita nyalakan, mari jemaat kita senandungkan kidung ”MALAM KUDUS”...

NYANYIAN UMAT ♫ KJ 92 : 1-2 “MALAM KUDUS”

Malam kudus, sunyi senyap, dunia terlelap Hanya dua berjaga terus, ayah bunda mesra dan kudus

Anak tidur tenang, Anak tidur tenang.

Malam kudus, sunyi senyap. Kabar Baik menggegap;

bala sorga menyanyikannya, kaum gembala menyaksikannya:

"Lahir Raja Syalom, lahir Raja Syalom!"

(11)

GEMA PENGUTUSAN

berdiri PF Cahaya Terang Kasih Kristus telah berada di genggam tanganmu.

Maka sekarang, pergilah dan pancarkan Terang Kasih Kristus kemanapun Tuhan mengutus engkau. Jangan padamkan Roh Kudus, supaya tetap mengobarkan api semangat imanmu dan Tuhan Allah semakin dimuliakan

NYANYIAN UMAT KJ 100 : 1 “MULIAKANLAH”

Muliakanlah, muliakanlah Tuhan Allah, Tuhan Allah Mahatinggi!

Damai sejaht'ra turun ke bumi bagi orang pengasihanNya.

Muliakanlah Tuhan Allah! Muliakanlah Tuhan Allah!

Damai sejaht'ra turun ke bumi, damai sejaht'ra turun ke bumi bagi orang, bagi orang pengasihanNya,

bagi orang pengasihanNya, pengasihanNya.

Muliakanlah, muliakanlah Tuhan Allah, Tuhan Allah Mahatinggi!

Damai sejaht'ra turun ke bumi bagi orang pengasihanNya.

Amin, amin, amin.

BERKAT ALLAH

PF “Semoga Allah Sumber Pengharapan memenuhi kamu dengan segala sukacita dan damai sejahtera dalam imanmu, supaya oleh kekuatan Roh Kudus, kamu berlimpah-limpah dalam pengharapan.”

NYANYIAN UMAT GB. 402c “AMIN”

Referensi

Dokumen terkait