• Tidak ada hasil yang ditemukan

Bagian 12. Seksi 1 Catatan untuk Jadwal Jepang

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "Bagian 12. Seksi 1 Catatan untuk Jadwal Jepang"

Copied!
6
0
0

Teks penuh

(1)

Bagian 12 Seksi 1

Catatan untuk Jadwal Jepang

1. Untuk maksud-maksud Pasal 16, kategori-kategori berikut yang ditunjukkan pada Kolom 4 di dalam Jadwal Jepang, pada Seksi 2 Bagian ini, wajib berlaku:

(a) bea kepabeanan atas barang asal yang digolongkan berdasarkan pos tarif yang terindikasi dengan “A” wajib dihapuskan terhitung sejak tanggal mulai berlakunya Persetujuan ini;

(b) bea kepabeanan atas barang asal yang digolongkan berdasarkan pos tarif yang terindikasi dengan ”B5”

wajib dihapuskan dalam enam (6) tahapan penurunan tahunan yang sama dari Tarif Dasar hingga bebas;

(c) bea kepabeanan atas barang asal yang digolongkan berdasarkan pos tarif yang terindikasi dengan ”B7”

wajib dihapuskan dalam delapan (8) tahapan penurunan tahunan yang sama dari Tarif Dasar hingga bebas;

(d) bea kepabeanan atas barang asal yang digolongkan berdasarkan pos tarif yang terindikasi dengan ”B10”

wajib dihapuskan dalam sebelas (11) tahapan penurunan tahunan yang sama dari Tarif Dasar hingga bebas;

(e) bea kepabeanan atas barang asal yang digolongkan berdasarkan pos tarif yang terindikasi dengan ”B15”

wajib dihapuskan dalam enambelas (16) tahapan penurunan tahunan yang sama dari Tarif Dasar hingga bebas;

(f) bea kepabeanan atas barang asal yang digolongkan berdasarkan pos tarif yang terindikasi dengan ”C” wajib diberlakukan pada Tarif Dasar terhitung sejak tanggal mulai berlakunya Persetujuan ini;

(g) bea kepabeanan atas barang asal yang digolongkan berdasarkan pos tarif yang terindikasi dengan ”R” wajib diturunkan sesuai dengan ketentuan dan kondisi sebagaimana tercantum pada cacatan yang diindikasikan pada Kolom 5 dalam Jadwal Jepang, di Seksi 2 Bagian ini; dan

(h) barang asal yang digolongkan berdasarkan pos tarif yang terindikasi dengan “X” wajib dikecualikan dari semua komitmen tarif sebagaimana dirujuk pada subayat (a) sampai (g).

(2)

2. Ketentuan-ketentuan dan kondisi-kondisi pada catatan berikut yang terindikasi dengan (a) sampai (bb) wajib diberlakukan atas barang asal yang dikhususkan dengan huruf terkait pada Kolom 5 dalam Jadwal Jepang, di Seksi 2 Bagian ini.

(a) Tingkat bea kepabeanan wajib diturunkan dalam sebelas (11) tahapan penurunan tahunan yang sama dari Tarif Dasar hingga 3.8 persen;

(b) Tingkat bea kepabeanan wajib diturunkan dalam sebelas (11) tahapan penurunan tahunan yang sama dari Tarif Dasar hingga 3.9 persen;

(c) Tingkat bea kepabeanan wajib diturunkan dalam sebelas (11) tahapan penurunan tahunan yang sama dari Tarif Dasar hingga 4.0 persen;

(d) Tingkat bea kepabeanan wajib diturunkan dalam sebelas (11) tahapan penurunan tahunan yang sama dari Tarif Dasar hingga 4.2 persen;

(e) Tingkat bea kepabeanan wajib diturunkan dalam delapan (8) tahapan penurunan tahunan yang sama dari Tarif Dasar hingga 5.0 persen;

(f) Tingkat bea kepabeanan wajib diturunkan dalam sebelas (11) tahapan penurunan tahunan yang sama dari Tarif Dasar hingga 5.0 persen;

(g) Tingkat bea kepabeanan wajib diturunkan dalam sebelas (11) tahapan penurunan tahunan yang sama dari Tarif Dasar hingga 5.3 persen;

(h) Tingkat bea kepabeanan wajib diturunkan dalam sebelas (11) tahapan penurunan tahunan yang sama dari Tarif Dasar hingga 5.9 persen;

(i) Tingkat bea kepabeanan wajib diturunkan dalam sebelas (11) tahapan penurunan tahunan yang sama dari Tarif Dasar hingga 6.0 persen;

(j) Tingkat bea kepabeanan wajib diturunkan dalam sebelas (11) tahapan penurunan tahunan yang sama dari Tarif Dasar hingga 6.2 persen;

(k) Tingkat bea kepabeanan wajib diturunkan dalam sebelas (11) tahapan penurunan tahunan yang sama dari Tarif Dasar hingga 6.4 persen;

(l) Tingkat bea kepabeanan wajib diturunkan dalam sebelas (11) tahapan penurunan tahunan yang sama dari Tarif Dasar hingga 6.6 persen;

(m) Tingkat bea kepabeanan wajib diturunkan dalam sebelas (11) tahapan penurunan tahunan yang sama dari Tarif Dasar hingga 6.7 persen;

(3)

(n) Tingkat bea kepabeanan wajib diturunkan dalam sebelas (11) tahapan penurunan tahunan yang sama dari Tarif Dasar hingga 7.2 persen;

(o) Tingkat bea kepabeanan wajib diturunkan dalam sebelas (11) tahapan penurunan tahunan yang sama dari Tarif Dasar hingga 7.4 persen;

(p) Tingkat bea kepabeanan wajib diturunkan dalam sebelas (11) tahapan penurunan tahunan yang sama dari Tarif Dasar hingga 7.8 persen;

(q) Tingkat bea kepabeanan wajib diturunkan dalam sebelas (11) tahapan penurunan tahunan yang sama dari Tarif Dasar hingga 8.0 persen;

(r) Tingkat bea kepabeanan wajib diturunkan dalam sebelas (11) tahapan penurunan tahunan yang sama dari Tarif Dasar hingga 9.0 persen;

(s) Tingkat bea kepabeanan wajib diturunkan dalam sebelas (11) tahapan penurunan tahunan yang sama dari Tarif Dasar hingga 9.3 persen;

(t) Tingkat bea kepabeanan wajib diturunkan dalam sebelas (11) tahapan penurunan tahunan yang sama dari Tarif Dasar hingga 10.0 persen;

(u) Tingkat bea kepabeanan wajib diturunkan dalam sebelas (11) tahapan penurunan tahunan yang sama dari Tarif Dasar hingga 10.6 persen;

(v) Tingkat bea kepabeanan wajib diturunkan dalam sebelas (11) tahapan penurunan tahunan yang sama dari Tarif Dasar hingga 12.5 persen;

(w) Tingkat bea kepabeanan wajib diturunkan dalam sebelas (11) tahapan penurunan tahunan yang sama dari Tarif Dasar hingga 15.0 persen;

(x) Tingkat bea kepabeanan wajib diturunkan dalam sebelas (11) tahapan penurunan tahunan yang sama dari Tarif Dasar hingga 20.0 persen;

(y) Tingkat bea kepabeanan wajib diturunkan dalam sebelas (11) tahapan penurunan tahunan yang sama dari 24 yen per

kilogram hingga 12 yen per kilogram;

(z) Tingkat bea kepabeanan wajib diturunkan dalam sebelas (11) tahapan penurunan tahunan yang sama dari 8.50 yen per kilogram hingga 4.20 yen per kilogram;

(aa) Tingkat bea kepabeanan wajib diturunkan sesuai dengan berikut:

(i) 8.2 persen atau perbedaan antara 73,70 yen per kilogram dan nilai untuk bea kepabeanan per kilogram, yang mana kurang lebih, terhitung sejak tanggal mulai

(4)

berlakunya Persetujuan ini;

(ii) 7.9 persen atau perbedaan antara 73,70 yen per kilogram dan nilai untuk bea kepabeanan per kilogram, yang mana kurang lebih, terhitung sejak tanggal mulai berlakunya Persetujuan ini;

(iii) 7.5 persen atau perbedaan antara 73,70 yen per kilogram dan nilai untuk bea kepabeanan per kilogram, yang mana kurang lebih, terhitung sejak tanggal mulai berlakunya Persetujuan ini;

(iv) 7.2 persen atau perbedaan antara 73,70 yen per

kilogram dan nilai untuk bea kepabeanan per kilogram, yang mana kurang lebih, terhitung sejak tanggal mulai berlakunya Persetujuan ini;

(v) 6.9 persen atau perbedaan antara 73,70 yen per

kilogram dan nilai untuk bea kepabeanan per kilogram, yang mana kurang lebih, terhitung sejak tanggal mulai berlakunya Persetujuan ini;

(vi) 6.6 persen atau perbedaan antara 73,70 yen per

kilogram dan nilai untuk bea kepabeanan per kilogram, yang mana kurang lebih, terhitung sejak tanggal mulai berlakunya Persetujuan ini;

(vii) 6.3 persen atau perbedaan antara 73,70 yen per

kilogram dan nilai untuk bea kepabeanan per kilogram, yang mana kurang lebih, terhitung sejak tanggal mulai berlakunya Persetujuan ini;

(viii) 6.0 persen atau perbedaan antara 73,70 yen per

kilogram dan nilai untuk bea kepabeanan per kilogram, yang mana kurang lebih, terhitung sejak tanggal mulai berlakunya Persetujuan ini;

(ix) 5.6 persen atau perbedaan antara 73,70 yen per

kilogram dan nilai untuk bea kepabeanan per kilogram, yang mana kurang lebih, terhitung sejak tanggal mulai berlakunya Persetujuan ini;

(x) 5.3 persen atau perbedaan antara 73,70 yen per

kilogram dan nilai untuk bea kepabeanan per kilogram, yang mana kurang lebih, terhitung sejak tanggal mulai berlakunya Persetujuan ini; dan

(xi) 5.0 persen atau perbedaan antara 73,70 yen per

kilogram dan nilai untuk bea kepabeanan per kilogram, yang mana kurang lebih, terhitung sejak hari pertama pada tahun kesebelas; atau

(bb) Tingkat bea kepabeanan wajib sesuai dengan berikut:

(i) Tingkat bea kepabeanan wajib diturunkan sesuai dengan berikut:

(1) 27.9 persen atau 21.56 yen per kilogram, yang

(5)

mana lebih besar, terhitung sejak tanggal mulai berlakunya Persetujuan ini;

(2) 26.1 persen atau 20.13 yen per kilogram, yang mana lebih besar, terhitung sejak hari pertama pada tahun kedua;

(3) 24.2 persen atau 18.69 yen per kilogram yang mana lebih besar, terhitung sejak hari pertama pada tahun ketiga;

(4) 22.4 persen atau 17.25 yen per kilogram yang mana lebih besar, terhitung sejak hari pertama pada tahun keempat;

(5) 20.5 persen atau 15.81 yen per kilogram, yang mana lebih besar, terhitung sejak hari pertama pada tahun kelima;

(6) 18.6 persen atau 14.38 yen per kilogram, yang mana lebih besar, terhitung sejak hari pertama pada tahun keenam;

(7) 16.8 persen atau 12.94 yen per kilogram, yang mana lebih besar, terhitung sejak hari pertama pada tahun ketujuh;

(8) 14.9 persen atau 11.50 yen per kilogram yang mana lebih besar, terhitung sejak hari pertama pada tahun kedelapan;

(9) 13.0 persen atau 10.06 yen per kilogram yang mana lebih besar, terhitung sejak hari pertama pada tahun kesembilan;

(10) 11.2 persen atau 8.63 yen per kilogram, yang mana lebih besar, terhitung sejak hari pertama pada tahun kesepuluh; dan

(11) 9.3 persen atau 7.19 yen per kilogram, yang mana lebih besar, terhitung sejak hari pertama pada tahun

kesebelas; dan

(ii) meskipun telah diatur pada subayat (i), tingkat bea kepabeanan wajib menjadi 50 persen apabila bea khusus berdasarkan subayat (i) adalah lebih besar dari 50 persen.

(6)

3. Ayat 1 Bagian 1 wajib tidak diberlakukan dalam hal bea kepabeanan atas barang asal yang digolongkan berdasarkan sub pos 0703.10 dari HS, berasal dari perbedaan antara nilai dari bea kepabeanan dan nilai yang dikhususkan pada Kolom 3 dalam Jadwal Jepang pada Bagian ini.

4. Untuk maksud-maksud Bagian ini, istilah “tahun” adalah, sehubungan dengan tahun pertama, jangka waktu mulai dari tanggal berlakunya Persetujuan ini sampai dengan tanggal 31 Maret yang akan datang dan, yang berhubungan dengan masing-masing tahun berikutnya, jangka waktu duabelas bulan yang dimulai pada tanggal 1 April dari tahun dimaksud.

5. Dalam hal pemberlakuan tingkat perlakuan yang sama dari bea kepabeanan atas barang tertentu dimana tingkat bea kepabeanannya lebih rendah dari yang diberlakukan sesuai dengan Bagian ini atas barang asal dimana digolongkan berdasarkan pos tarif yang sama pada barang tertentu dimaksud, Jepang wajib memberlakukan tarif lebih rendah sehubungan dengan barang asal dimaksud.

Referensi

Dokumen terkait

Berdasarkan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat “Peningkatan Kemampuan Pembukuan dan Pemasaran Produk Bagi UMKM di Pontianak” maka dapat ditarik kesimpulan

Adapun penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan menguji pengaruh jenis kelamin berpengaruh terhadap minat melanjutkan studi keperguruan tinggi pada jurusan

Dengan kata lain, peradaban yang humanis dan yang memajukan kebaikan bersama ini bisa lahir dari kondisi masyarakat yang ‘saling- menyambut’ dan dari ketulusan anggota-anggotanya

Sampel dalam penelitian ini memiliki nilai rata-rata (mean) leverage operasi yang rendah yaitu sebesar 3,44303 yang mendekati nilai minimum dibandingkan dengan nilai maksimum

(3) Dalam hal barang impor tidak memenuhi Ketentuan Asal Barang (Rules of Origin) sebagaimana dimaksud pada ayat (2), atas barang impor dikenakan tarif bea masuk

 Dasar hukum penetapan Tarif Bea Masuk dan Bea Keluar adalah Peraturan Menteri Keuangan nomor 213/PMK.011/2011 tentang Penetapan Sistem Klasifikasi Barang dan Pembebanan Tarif

bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam huruf a dan huruf b, serta untuk melaksanakan ketentuan Pasal 22 ayat (2) Undang- Undang Nomor 7 Tahun

Perusahaan akan membayarkan penggantian biaya atas Perawatan biaya sebelum Rawat Inap sejumlah nilai pada kuitansi yang diterbitkan oleh Rumah Sakit atau Klinik, namun tidak