• Tidak ada hasil yang ditemukan

KEHIDUPAN BURUH DI PT. PERKEBUNAN NUSANTARA IV DOLOK ILIR, SIMALUNGUN PADA MASA ORDE BARU (1974-1984).

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "KEHIDUPAN BURUH DI PT. PERKEBUNAN NUSANTARA IV DOLOK ILIR, SIMALUNGUN PADA MASA ORDE BARU (1974-1984)."

Copied!
20
0
0

Teks penuh

(1)

KEHIDUPAN BURUH DI PT. PERKEBUNAN NUSANTARA IV DOLOK ILIR, SIMALUNGUN PADA MASA ORDE BARU

(1974-1984)

SKRIPSI

Diajukan Untuk Memenuhi Syarat Memperoleh Gelar

Sarjana Pendidikan

OLEH:

MILA DILA JAYANTI NIM. 309 121 048

JURUSAN PENDIDIKAN SEJARAH

FAKULTAS ILMU SOSIAL

UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

(2)
(3)
(4)

ABSTRAK

Mila Dila Jayanti, NIM : 309 121 048, Kehidupan Buruh di PT. Perkebunan Nusantara IV Dolok Ilir, Simalungun Pada Masa Orde Baru (1974-1984). Skripsi Jurusan Pendidikan Sejarah program studi S1, Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Medan.

PT. Perkebunan Nusantara IV Dolok Ilir, Simalungun merupakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang dikelolah oleh PT. Perkebunan Nusantara IV dan berada dalam naungan Departemen Pertanian. Untuk memperoleh data yang dibutuhkan maka peneliti menggunakan metode Field Research dengan penelitian kualitatif yang menggunakan menggunakan metode deskriptif. Yaitu dengan wawancara, observasi, dan studi pustaka.

(5)

KATA PENGANTAR

Alhamdulillahirobbil’alamin, puji syukur penulis ucapkan kehadirat Allah SWT atas berkat rahmat dan karunia-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi ini. Ucapan syukur ini juga terucap atas ridho Allah SWT yang memperkenankan diri peneliti hingga menyelesaikan perkuliahan ini.

Skripsi ini berjudul “ Kehidupan Buruh di PT. Perkebunan Nusantara IV Dolok Ilir, Simalungun Pada Masa Orde Baru (1974-1984)”. Disusun untuk memenuhi persyaratan memperoleh gelar S-1 Jurusan Pendidikan Sejarah.

Penulis menyadari bahwa terselesaikannya skripsi ini berkat bantuan dan dukungan dari berbagai pihak. Untuk itu, penulis mengucapkan banyak terima kasih kepada semua pihak yang telah member dukungan, motivasi, dan bantuan moril maupun materil.

Bersamaan dengan ini, penulis ingin mengucapkan banyak terima kasih kepada :

1. Allah SWT yang telah memberi rahmat dan karunianya kepada penulis sehingga penulis bisa menjadi seperti sekarang ini. Yang tanpa kuasa-Nya tidak akan mungkin penulis bisa jadi seperti sekarang.

(6)

3. Kepada bapak Prof. Ibnu Hajar Damanik, M.Si selaku Rektor Universitas Negeri Medan dan seluruh stafnya.

4. Kepada bapak Restu MS. Selaku Dekan FIS Universitas Negeri Medan beserta stafnya.

5. Ibu Dra. Lukitaningsih , M.Hum selaku ketua Jurusan Pendidikan Sejarah beserta dosen pembimbing skripsi yang telah banyak membantu, membimbing, dan memberikan saran sehingga dapat terselesaikannya skripsi ini.

6. Ibu Dra. Hafnita Sari Dewi, M.Si selaku sekretaris Jurusan Pendidikan Sejarah dan dosen pembimbing akademik peneliti.

7. Kepada ibu Dra. Flores Tanjung, MA dan bapak Tappil Rambe, M.Si selaku dosen penguji.

8. Bapak/ibu dosen Jurusan Pendidikan Sejarah yang telah banyak memberikan ilmu selama perkuliahan.

9. Buat adik tersayang dan satu-satunya Fadhlul Rezaily Hadi yang telah mendukung dan menemani dalam menyelesaikan penelitian.

10.Terkhusus buat abang Julianto Ramadhan,S.Pd yang telah memberi banyak cerita selama 4 tahun ini. Terima kasih atas dukungan dan kasih sayangmu. “DIRA”.

(7)

Bintang, Vina, Mona, Timawati, Dian, Arif, Wibi, Fandi, Oka, Ramot, Rio, Yudhis, Heri, Anri, Rio “kecap”, dan teman-teman lain tidak saya sebutkan namanya. Terimakasih telah memberi cerita suka dan duka selama dibangku perkuliahan.

12.Buat teman-teman PPLT SMA Muhammadiyah Tanjung Tiram, Batu Bara 2012, Mauliana, Nurul, Dame, Fika, Rini, Ayu, Fifi, Kak Selvi, Mbak Rika, Zulfadly, Fahmi, Joko, Dana, Said dan yang lainya. Terima kasih telah mengisi cerita suka dan duka selama 3 bulan bersama.

13.Buat Bapak Renando Haryono dan Bapak Lukman yang telah banyak member bantuan selama penelitian.

14.Buat sahabat sejak SMA Rizka dan Valentina, terima kasih atas dukungan yang selalu diberikan walau dibataskan oleh jarak. Dan Tari sahabat seperjuangan dan sahabat meneliti.

15.Buat teman-teman kost adek comel Nisa, kakak Fida, dan Vivi. Terima kasih telah memberi dukungan dan motivasi.

Akhirnya peneliti berharap skripsi ini dapat bermanfaat bagi kita semua. Amin.

Medan, Juli 2013 Penulis,

Mila Dila Jayanti

(8)

DAFTAR ISI

ABSTRAK ……….. i

KATA PENGANTAR ……… ii

DAFTAR ISI ……….. v

DAFTAR TABEL ………. vi

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah……… 1

B. Identifikasi Masalah ………... 3

C. Rumusan Masalah ……… 4

D. Tujuan Penelitian ………. 4

E. Manfaat Penelitian ……… 4

BAB II TINJAUAN PUSTAKA A. Kerangka Konseptual ..………... 6

1. Buruh ..……….. 6

2. Kehidupan sosial, ekonomi, dan pendidikan ……… 8

3. Perkebunan ………. 9

4. PT. Perkebunan Nusantara IV Dolok Ilir, Simalungun…………. 11

(9)

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

A. Metode Penelitian ……… 15

B. Sumber Data ……… 16

1. Sumber data primer ……….. 16

2. Sumber data sekunder ……….. 16

C. Lokasi Penelitian ………. 16

D. Teknik Pengumpulan Data ……… 16

E. Teknik Analisi Data ……… 17

BAB IV PEMBAHASAN A. Gambaran Umum Lokasi Penelitian ……… 19

Letak Geografis ……… 19

B. Sejarah PT. Perkebunan Nusantara IV Dolok Ilir……… 25

1. Tenaga Kerja PT. Perkebunan Nusantara IV Dolok Ilir………... 29

2. Pola Rekruitmen Tenaga Kerja ……… 33

3. Struktur Organisasi dan Pembagian Tugas di PT. Perkebunan Nusantara IV Dolok Ilir………. 35

4. Hari Kerja dan Jam Kerja ……….. 41

C. Kehidupan Buruh di PT. Perkebunan Nusantara IV Dolok Ilir .. …… 43

(10)

2. Kehidupan Ekonomi dan Gaya Hidup ………... 49

3. Kehidupan Pendidikan ……….. 50

D. Sistem Penggajian, Tunjangan , dan Santunan ………. 54

1. Penggajian dan Catu Beras ………. 54

2. Tunjangan ……… 59

3. Santunan ……….. 64

E. Fasilitas Yang Diberikan Perusahaan ……….. 66

1. Fasilitas Perumahan ……… 66

2. Fasilitas Kesehatan ………. 68

3. Fasilitas Listrik ……… 69

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN A. Kesimpulan ……… 70

B. Saran ……….. 71

Daftar Pustaka……… 72

(11)

DAFTAR TABEL.

No Tabel Halaman

Tabel 1 : Jumlah penduduk berdasarkan jenis kelamin …………. 20

Tabel 2 : Komposisi penduduk berdasarkan agama ……….. 21

Tabel 3 : Banyaknya tempat ibadah menurut agama ……… 22

Tabel 4 : Jumlah sarana pendidikan ……….. 23

Tabel 5 : Jumlah sarana kesehatan ………. 24

Tabel 6 : Gaji Pokok karyawan Golongan IA s/d IID PTPN IV Dolok Ilir Tahun 2013……… 55

Tabel 7 : Gaji Pokok Karyawan Golongan IIIA- IVD PTPN IV Dolok Ilir Tahun 2013………. 57

Tabel 8 : Tingkatan Pemberian Catu Karyawan……… 58

Tabel 9 : Tunjangan khusus karyawan Golongan IA s/d IID PTPN IV Dolok Ilir Tahun 2013………. 61

Tabel 10 : Tunjangan Khusus Karyawan Golongan IIIA s/d IVD PTPN IV Dolok Ilir Tahun 2013………… 63

(12)
(13)

BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Masalah

Berbicara mengenai perkebunan dan mengenai tenaga kerja pada masa Orde Baru tidak terlepas dari kebijakan yang dibuat oleh pemerintah Orde Baru dalam bidang pembangunan dan perekonomian. Pemerintah Orde Baru dibawah pimpinan Jendral Soeharto mulai memagang kekuasaan pada bulan Maret 1966 lebih memprioritaskan pada pemulihan perekonomian.

Pada masa Orde Baru, pembangunan di Indonesia mengalami perkembangan yang sangat pesat dengan dilakukannya PELITA (Pembangunan Lima Tahun) yang terbagi dalam 6 tahap dan berlangsung selama 30 tahun.Setiap Pelita tersebut menitikberatkan pada masing-masing bidang, baik itu pertanian, industri, swasembada pangan, ekonomi, pemerataan kesempatan kerja. Pembangunan tersebut dilakukan untuk memperbaiki sistem ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Indonesia pasca Orde Lama. Menurut Booth (1982:415) “Dinyatakan bahwa

(14)

Masalah tenaga kerja pada masa Orde Baru merupakan salah satu kebijakan yang diupayakan pada Pelita II yang berlangsung dari tanggal 1 April 1974-1 Maret 1979. Kesempatan kerja pada masa itu menjadi masalah yang akan diupayakan dalam Pelita II. Kesejahteraan tenaga kerja pada masa Orde Baru mencapai taraf yang lebih tinggi dari sebelumnya.

Situmorang(2008:27) “Perkembangan perkebunan dan kebijakan perburuhan pasca 1965, tidak terlepas dari situasi politik ekonomi internasional terutama bagaimana hegemoni Negara kapitalis terhadap Negara-negara post kolonial yang disebut Negara berkembang”.

Pada awalnya, kebun Dolok Ilir dibuka oleh Maskapai Belanda yang diberi nama Hendle Vereninging Amsterdam (HVA) pada tahun 1915 dengan ditanami serat nenas dan serat pisang. Semasa pengembalian Irian Barat ke Indonesia pada tahun 1958, Kebun Dolok Ilir di Nasionalisasikan oleh pemerintah Indonesia dan dikelola oleh pemerintah Indonesia, lalu kemudian mengalami beberapa kali perubahan sehingga akhirnya pada tanggal 1 Maret 1996 disahkan menjadi PT. Perkebunan Nusantara IV Dolok Ilir yang merupakan penggabungan dari PT. Perkebunan Nusantara VI, VII, dan VIII. Sebelum dirubahnya nama perkebunan ini menjadi PT. Perkebunan Nusantara IV, masalah tenaga kerja sudah menjadi perhatian perusahaan sejak lama.

(15)

berbaur dengan masyarakat dan kebudayaan setempat hingga memiliki keturunan dan kemudian juga menjadi buruh di perkebunan tersebut. Sehingga tenaga kerja di PT. Perkebunan Nusantara IV Dolok Ilir pada umumnya berasal dari satu keluarga yang turun temurun bekerja sebagai karyawan diperusahaan perkebunan tersebut.

Kesejahteraan buruh dan tenaga kerja merupakan prioritas yang diupayakan oleh pihak perusahaan perkebunan. Kehidupan buruh dengan sesama buruh maupun buruh dengan pihak perkebunan merupakan masalah yang akan dibahas. Buruh di PT. Perkebunan Nusantara IV Dolok Ilir terdiri dari buruh tetap dan Buruh Harian Lepas (BHL).

Berdasarkan program PELITA II (1 April 1974 - 31 Maret 1979), yang menitikberatkan pada ketersediaanya pangan, sandang, perumahan, sarana dan prasarana, mensejahterahkan rakyat, dan memperluas kesempatan kerja dan juga PELITA III (1 April 1979 - 31 Maret 1984 ) menitikberatkan pada Trilogi pembangunan dan pada masa itu masih berada dibawah pemerintahan Orde Baru, maka penulis tertarik untuk membuat penelitian tentang “Kehidupan Buruh di PT. Perkebunan Nusantara IV Dolok Ilir, Simalungun Pada Masa Orde Baru

(1975-1984)”.

B. Identifikasi Masalah

Berdasarkan uraian pada latar belakang, beberapa masalah yang dapat diidentifikasi diantaranya yaitu:

(16)

2. Kehidupan buruh di PT. Perkebunan Nusantara IV Dolok Ilir, Simalungun.

C. Perumusan Masalah

Adapun yang menjadi permasalahan pokok dalam penelitian ini, adalah : 1. Bagaimana sejarah PT. Perkebunan Nusantara IV Dolok Ilir, Simalungun? 2. Bagaimana kehidupan buruh di PT. Perkebunan Nusantara IV Dolok Ilir,

Simalungun? D. Tujuan Penelitian

Berdasarkan latar belakang dan rumusan masalah, maka yang menjadi tujuan dari penelitian ini, adalah :

1. Untuk mengetahui sejarah perkembangan PT. Perkebunan Nusantara IV Dolok Ilir, Simalungun.

2. Untuk mengetahui kehidupan buruh PT. Perkebunan Nusantara IV Dolok Ilir, Simalungun.

E. Manfaat Penelitian

Dari hasil penelitian ini, diharapkan dapat memberi manfaat sebagai berikut : 1. Sebagai penambah wawasan pengetahuan bagi peneliti dan pembaca

mengenai “Kehidupan Buruh di PT. Perkebunan Nusantara IV Dolok Ilir,

Simalungun Pada Masa Orde Baru”.

(17)

3. Sebagai studi perbandingan bagi peneliti lain yang ingin mengadakan penelitian pada permasalahan yang sama.

4. Memberikan informasi kepada pembaca mengenai “Kehidupan Buruh di PT.

(18)

BAB V

KESIMPULAN DAN SARAN

A. Kesimpulan

Berdasarkan hasil penilitian yang diperoleh dari lapangan dan berdasarkan telaah dari berbagai sumber yang telah dituangkan dalam pembahasan sebelumnya maka dapat di tarik kesimpulan sebagai berikut :

1. PT. Perkebunan Nusantara IV Dolok Ilir pada awalnya merupakan perusahaan milik pemerintah Kolonial Belanda yang diberi nama Naamloze Vennotschap Vereeniging Amsterdam (NV. HVA) yang

didirikan pada tahun 1915.

Perusahaan ini dinasionalisasikan pada thun 1958 dan setelah melalui beberapa kali perubahan maka pada tahun 1996 perkebunan ini diberi nama PT. Perkebunan Nusantara IV Dolok Ilir.

2. Kehidupan buruh di PT. Perkebunan Nusantara IV Dolok Ilir pada masa Orde Baru dibidang sosial meliputi interaksi antara buruh dengan buruh dilingkungan kerja, lingkungan perumahan perkebunan, serta antara buruh dengan pihak perkebunan.

3. Kehidupan ekonomi buruh di PT. Perkebunan Nusantara IV Dolok Ilir dapat dilihat dari pemberian gaji oleh perusahaan dan gaya hidup para karyawan dilingkungan perkebunan.

(19)

Dan juga perhatian pihak perusahaan dalam mendukung pendidikan anak karyawannya.

B.Saran

Dari hasil penelitian ini dapat memberikan sedikit pandangan kepada perusahaan, pemerintah daerah, masyarakat dan mahasiswa menuju hal yang lebih positif, maka penulis memberi saran sebagai berikut :

1. Diharapkan di masa depan PT. Perkebunan Nusantara IV Dolok Ilir dapat menjadi perusahaan perkebunan dan pengelolahan kelapa sawit yang semakin lebih baik.

2. Dapat semakin meningkatkan kesejahteraan para karyawannya dengan memberikan fasilitas yang lebih baik lagi.

3. Kepada para karyawan diharapkan dapat semakin meningkatkan kinerjanya menjadi semakin lebih baik lagi.

(20)

Daftar Pustaka

Arikunto, Suharsimi. 2006. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta : Rineka Cipta.

Badrun,M. 2010. Tonggak Perubahan. Jakarta : Direktorat Jendral Perkebunan Kementerian Pertanian

Booth,Anne.1982. Ekonomi Orde Baru. Jakarta:LP3ES. Depdikbud. KBBI Jilid 2. Balai Pustaka

Depdikbud.1985. 30 Tahun Indonesia Merdeka. Jakarta:PT. Citra Lamtoro Gung Persada.

Djumadi. 1995. Hukum Perburuhan Perjanjian Kerja. Jakarta:Rajawali Pers.

Hasibuan,Malayu S.P.2002. Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta:Bumi Aksara.

Majalah Internal Nusantara Empat.2011. Menuju Era Baru Kepemimpinan Sawit Indonesia di Dunia. Medan: PT. Perkebunan Nusantara IV.

Pohan, Masitah. 2011. Tanggung Jawab Sosial Perusahaan Terhadap Buruh. Medan : Pustaka Bangsa Press.

Pranoto,H. Tukidjan. 2003. Tetes Embun Di Bumi Simalungun. Medan:Yayasan Nusantara.

Situmorang,Manginar.2008.Buruh Harian Lepas.Medan:Kelompok Pelita Sejahtera. Sjamsuddin, H. 2007. Metodologi Sejarah. Yogyakarta : Ombak

Soekanto, S. 1990. Sosiologi Suatu Pengantar. Jakarta : Rajawali Pers Soegiri, DS.2003. Gerakan Serikat Buruh. Jakarta: Hasta Mitra.

Gambar

Tabel 1 : Jumlah penduduk berdasarkan jenis kelamin ………….  20

Referensi

Dokumen terkait