PENELITIAN PROSES BISNIS PADA CV. ETERNA GARMENT SEMARANG
PENELITIAN
Disusun untuk memenuhi persyaratan menyelesaikan
Tugas Mata Kuliah Teknologi Informasi ( Sistem Informasi Manajemen )
Dosen Pengampu: Widayanto, S.Sos, M.Si
Penyusun :
Desy Wahyuni 14020214120046
Farizka Ayuningtyas 14020214120048
Rachma Putri S 14020214120056
Jessica Valery S 14020214140112
DEPARTEMEN ILMU ADMINISTRASI BISNIS KELAS 11 FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK
UNIVERSITAS DIPONEGORO SEMARANG
2016
1 1
2
3 4 5
KATA PENGANTAR
Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT atas rahmat dan hidayah-Nya kami dapat menyelesaikan tugas ini dengan baik yang disusun guna memenuhi tugas mata kuliah Sistem Informasi dan Manajemen.
Terselesaikannya tugas ini tidak lepas dari dukungan dan bantuan berbagai pihak. Oleh karena itu kami mengucapkan terima kasih kepada :
1. Bapak Widayanto selaku dosen mata kuliah Sistem Informasi Manajemen. 2. Orang tua yang telah memberikan dukungan spiritual kepada kami.
3. Teman-teman dan semua pihak yang telah membantu dan memberi dukungan demi kelancaran penyusunan tugas ini
Besar harapan kami semoga Laporan tugas ini bermanfaat serta menambah wawasan dan pengetahuan kepada kita semua agar menjadi saran untuk mencapai sukses dalam kegiatan belajar. Kami menyadari bahwa dalam pembuatan laporan ini masih banyak kekurangan. Oleh karena itu kritik dan saran sangat kami harapkan demi kesempurnaan laporan ini. Dan apabila dalam penulisan terdapat kata-kata yang kurang berkenan kami mohon maaf.
Semarang, 21 November 2016
Penyusun
2 30
DAFTAR ISI
HALAMAN JUDUL
KATA PENGANTAR... ii
DAFTAR ISI... iii
DAFTAR GAMBAR... iv
DAFTAR TABEL... iv
BAB I PENDAHULUAN... 1
1.1 LATAR BELAKANG MASALAH ... 1
1.2 PENGERTIAN... 2
1.3 PERUMUSAN MASALAH ... 4
1.4 TUJUAN PENELITIAN ... 4
BAB II GAMBARAN LOKASI... 5
2.1. Sejarah ... 5
2.2 Visi Misi ... 7
2.2.Nilai yang ditanamkan kepada karyawan ... 7
2.3 Struktur Organisasi ... 8
2.4 Produk yang dihasilkan Perusahaan... 9
2.5 Wilayah Distribusi ... 11
BAB III PEMBAHASAN... 13
3.1. Proses Bisnis Fungsi Keuangan/Akuntansi... 13
3.2. Proses Bisnis Fungsi Produksi... 21
3.3. Proses Bisnis Fungsi SDM... 28
3.4. Proses Bisnis Fungsi Penjualan dan Pemasaran... 32
3.5 Integrasi Antar Bidang... 35
Bab IV PENUTUP... 38
4.1. Kesimpulan ... 38
4.2. Saran/perbaikan... 39
Daftar Pustaka... 42
Lampiran... 43
DAFTAR GAMBAR
Gambar 2.1.1 : Merek CV. Eterna Garment
Gambar 2.1.2 : CV. Eterna Garment tampak depan
Gambar 2.4.1 : Struktur Organisasi CV. Eterna Garment Semarang
Gambar 2.4.2 : Pemilik Usaha & Beberapa Karyawannya
Gambar 2.5.1 : Beberapa Produk CV. Eterna Garment
Gambar 2.6.1 : Client lokal
Gambar 2.6.2 : Client luar negeri
Gambar 3.2.2.1 : Bahan Baku
Gambar 3.2.2.2 : Proses Pemotongan Kain
Gambar 3.2.2.3 : Proses Bordir di CV. Eterna Garment Semarang
DAFTAR TABEL
Tabel 1 : Flowchart Pencatatan Pembelian Bahan Baku
Tabel 2 : Flowchart Proses Penggajian
Tabel 3 : Flowchart Penyusunan Laporan Keuangan
Tabel 4 : Jenis Mesin yang digunakan di CV. Eterna Garment
Tabel 5 : Flowchart Proses Produksi CV. Eterna Garment
Tabel 6 : Flowchart Proses Bisnis SDM CV. Eterna Garment
Tabel 7 : Flowchart Proses Bisnis Penjualan & Pemasaran
CV. Eterna Garment Semarang
4 93
BAB I PENDAHULUAN
1.1 LATAR BELAKANG MASALAH
CV. Eterna Garment adalah perusahaan di bidang garment industri dan supplier produk konveksi yang berlokasi di Kota Semarang, Jawa Tengah. Eterna Garment telah berpengalaman lebih dari 8 tahun dan mampu menghasilkan berbagai produk Konveksi antara lain jenis pakaian kaos, kemeja, traning pack, topi, seragam kerja, jaket, dan lainya dengan total kapasitas mencapai 30.000 Pcs per bulan. Didirikan dengan semangat memenuhi permintaan pasar ritel Indonesia akan konveksi yang menghasilkan produk yang berkualitas dan mengikuti mencapai ribuan tidak dimungkiri menemui kendala dalam berbagai hal. Salah satu kendala CV, Eterna Garment adalah manajemen dalam semua proses bisnis mulai dari sumber daya manusia, keuangan, produksi dan pemasaran masih dikelola oleh satu orang saja yang hanya dibantu oleh istri dan Kepala Produksi. Sehingga, proses bisnis CV. Eterna garment masih kurang efektif dan efisien karena jika satu orang tersebut dibutuhkan pada waktu yang bersamaan, untuk bertanggung jawab memegang beberapa bidang akan kesulitan.
1.2 PENGERTIAN PROSES BISNIS
Business process adalah sejumlah aktivitas yang mengubah sejumlah
input menjadi sejumlah output (barang dan jasa) untuk orang-orang lain
atau proses yang menggunakan orang dan alat.Semua orang melakukan hal ini, dan dengan satu atau lain cara memerankan peran
“supplier” atau “customer”
Dalam dekade terakhir ini, memperbaiki secara terus menerus proses bisnis tersebut sangatlah penting apabila suatu perusahaan masih menghendaki dapat bersaing di pasar. Perusahaan-perusahaan dipaksa untuk terus menerus memperbaiki proses bisnisnya karena para pelanggan terus menuntut barang dan jasa yang lebih baik dan lebih baik lagi.
Perusahaan yang melakukan perbaikan dengan model perbaikan secara biasa secara terus-menerus (cuntinous improvement model).
Cuntinous improvement model : mengukur dan memahami proses
yang sekarang dilakukan, dan melakukan perbaikan sesuai dengan pemahaman dan pengukuran tersebut.
Langkah-langkah sebagai berikut :
1. Mencatat dan memperhatikan apa yang dilakukan sekarang 2. Mengukur proses berdasarkan apa yang ddikehendaki oleh pasar
3. Melakukan proses kembali berdasarkan kebutuhan pasar
4. Mengkur hasil dengan proses yang baru, yang telah dicapai berdasarkan asumsi kehendak pasar
5. Mencatat serta meneliti perbaikan yang telah dilakukan
Pada masa sekarang ini, perubahan-perubahan secara cepat dan mendasar seringkali diperlukan sekadar untuk tetap dalam keadaan break even, sehingga perusahaan mencari cara yang lebih tepat dan cepat untuk melakukan perbaikaan proses bisnis, mencari terobosan-terobosan baru yang mendasar, tidak hanya sekadar perubahan-perubahan kecil-kecilan tapi perubahan besar dan yang perlu dilakukan sekarang juga.
Dalam proses bisnis terdapat bidang-bidang yang terkait yang perlu diintegrasikan disebuah organisasi bisnis, diantaranya:
Bagian Keuangan
Bagian keuangan merupakan bagian yang mengelola aspek keuangan yang digunakan untuk berbagai penggunaan bisnis, dan berhubungan dengan kombinasi jenis-jenis pembiayaan yang terbaik agar dapat mencapai efisiensi dalam perusahaan.
Bagian Produksi
Merupakan bagian yang kegiatannya untuk mengoordinasikan penggunaan sumber daya (sumber daya, alat, sumber daya manusia, sumber daya dana) secara efesien dan efektif untuk menambah kegunaan suatu barang dan jasa. Tujuan utamanya adalah menciptakan nilai tambah pada perusahaan demi kepuasaan konsumen.
Bagian SDM / Personalia
Bagian personalia merupakan bagian yang merencanakan, mengorganisasikan, dan mengawasi terhadap personalia (karyawan) sehingga efektivitas dan efisien personalia dapat ditingkatkan secara maksimal. Bagian ini bertugas untuk pengadaan tenaga kerja (penentuan jumlah dan kualifikasi tenaga kerja, penarikan tenaga kerja dan penempatan tenaga kerja). Pengembangan tenaga kerja (pendidikan dan pelatihan, mutasi jabatan, dan promosi jabatan). Pemanfaatan tenaga kerja (pemberhentian dan pemberian motivasi).
Bagian Pemasaran
Bagian pemasaran kegiatannya mencakup perpindahan barang atau jasa dari produsen ke konsumen atau semua kegiatan yang berhubungan dengan arus barang dan atau jasa dari produsen ke konsumen. Selain itu kegiatan lain pemasaran adalah mengadakan riset pasar, melaksanakan segmentasi pasar, dan mempromosikan produk.
1.3 PERUMUSAN MASALAH
Adapun rumusan masalah dari latar belakang diatas antara lain:
1. Bagaimana Proses Bisnis Fungsi Keuangan / Akuntansi di CV. Eterna Garment Semarang?
2. Bagaimana Proses Bisnis Fungsi Produksi CV. Eterna Garment Semarang ?
3. Bagiamana Proses Bisnis Fungsi SDM CV. Eterna Garment Semarang? 4. Bagaiamana Proses Bisnis Fungsi Penjualan dan Pemasaran CV. Eterna
Garment Semarang ?
5. Bagaimana integrasi antara fungsi keuangan, fungsi produksi, fungsi SDM dan fungsi pemasaran ?
1.4 TUJUAN PENELITIAN
Tujuan dari penelitian yang dilakukan adalah:
1. Untuk mengetahui dan memahami bagaimana proses bisnis fungsi Kkeuangan / Akuntansi di CV. Eterna Garment Semarang.
2. Untuk mengetahui dan memahami bagaimana proses bisnis fungsi Produksi di CV. Eterna Garment Semarang.
3. Untuk mengetahui dan memahami bagaimana proses bisnis fungsi SDM di CV. Eterna Garment Semarang.
4. Untuk mengetahui dan memahami bagaimana proses bisnis fungsi Penjualan dan Pemasaran di CV. Eterna Garment Semarang.
5. Untuk mengetahui dan memahami integrasi antara fungsi keuangan, fungsi produksi, fungsi SDM, serta fungsi penjualan dan pemasaran.
BAB II
GAMBARAN LOKASI
2.1 Sejarah Perusahaan
CV. Eterna Garment adalah perusahaan di bidang garment industri dan supplier produk konveksi yang telah berpengalaman lebih dari 5 tahun. Usaha dimulai dengan kesederhaan dan kerja keras Pandu Praharta setelah lulus kuliah dari Fakultas Ekonomi Undip 2003. Pandu Praharta bersama dengan salah seorang temannya yang bernama Anugro langsung terjun ke usaha konveksi yang bernama Mumtaz.co pada tahun 2004. Ketika itu hanya terdapat 4 karyawan yang bekerja, dengan mengontrak rumah kecil di Jalan Mahoni No. 86 Sampangan Semarang.
Dalam perkembangan usahanya, sekitar tahun 2007 Mumtaz.co mendirikan CV. Eterna Garment. Pendiri Eterna Garment itu sendiri adalah Pandu Praharta, SE bersama Ir. Eko Prihananto. Nama Eterna Garment diberikan atas usulan istri dari Pandu Praharta. Awalnya, Eterna Garment berdiri dengan mengontrak sebuah gedung yang berlokasi di Ngimbun Karangjati, Ungaran Semarang. Kemudian mulai tahun 2008 sampai sekarang, CV. Eterna Garment berpindah menempati gedung milik sendiri di Jalan Fatmawati No.100 Pedurungan Kidul, Semarang.
Gambar 2.1.1 : Merek CV. Eterna Garment
Gambar 2.1.2 : CV. Eterna Garment Semarang tampak depan
2.2 Visi dan Misi Visi:
4 275
276 277 278
Menjadi Konveksi Besar di Indonesia berbasis Online, serta Menumbuh kembangkan Potensi Tekstil
Misi:
1. Menciptakan dan Menggali Peluang Pasar yang Potensial
2. Membantu melayani pembuatan Produk Konveksi ke Instansi, Sekolah, Perusahaan.
3. Memacu Kreativitas dan Aktivitas Dalam Penjualan Online 4. Memproduksi Produk Konveksi Yang Berkualitas
5. Mendorong Berkembangnya Ekonomi Kreatif dan Sektor Usaha Kecil Dan Menengah
2.3 Prinsip dan Nilai yang ditanamkan kepada Karyawan
Sejak usaha yang dirintis masih kecil, pemilik berprinsip usaha harus bersandarkan pada Islam. Dari situlah lahir nilai-nilai yang berusaha diterapkan di usaha Eterna Garment:
1) Kejujuran. Merupakan prinsip yang selalu berusaha untuk dipegang didalam sebuah usaha. Dengan prinsip ini maka akan ada keterbukaan tentang perusahaan.
2) Adil. Perusahaan berusaha adil dalam memperlakukan karyawan berdasarkan keahliannya. Tidak menjaga jarak dan membeda-bedakan antar karyawan.
3) Kerja keras/ulet. Ini adalah prinsip dalam bekerja. Sudah menjadi sunnahtullah siapa yg mau bekerja keras pasti ada jalan menuju sukses dan mampu mengatasi masalah. Eterna itu sendiri dimulai dari kecil dengan bermodal kerja keras dan pantang menyerah.
4) Tawakal. Merupakan prinsip terakhir setelah kita bekerja keras, yang kemudian hasilnya kita serahkan pada Allah SWT. Kita harus berkeyakinan bahwa Allah SWT akan memberi yang terbaik dalam hidup kita.
2.4 Struktur Organisasi
Gambar 2.4.1 : Struktur Organisani CV. Eterna Garment Semarang
Gambar 2.4.2 : Pemilik usaha dan beberapa karyawannya
Sedangkan untuk produksi, dikelola bersama dengan Bapak Fathoni. Untuk perekrutan karyawan, keputusan diambil oleh Bapak Pandu sendiri. Dan bagian pemasaran, untuk pasar lokal dan pasar ekspor terpisah.
2.5 Produk yang dihasilkan Perusahaan
Dengan di bantu dengan karyawan yang ahli dalam bidangnya dan dengan kekuatan perbankan menjadikan CV. ETERNA GARMENT SEMARANG mampu berkembang dan semakin dipercaya dalam hal pembuatan pakaian. Eterna Garment menerima dan memproduksi segala macam produk konveksi dalam bentuk :
Kaos (T-shirt) ,
Kemeja/SeragamKerja
(uniform),
Kaos polo (polo shirt),
Jas Almamater (blazer), Jaket (jacket),
Sweater (sweat shirt),
Seragam bengkel (wearpack/
coverall),
Seragam olahraga (training),
Rompi (vest),
Seragam sepakbola/ futsal
(jersey)
Tas Souvenir (GoodyBag)
7 350
351 352 353 354 355 356 357 358 359 360 361 362 363 364 365 366 367
Gambar 2.5.1 : Beberapa Produk CV. Eterna Garment
2.6 Wilayah Distribusi 375
376 377
378 379
380 381
382 383
Untuk wilayah pendistribusian hasil produksinya, terdapat dua pasar sasaran yang menjadi target pasar dari CV. Eterna Garment, yaitu:
a. Pasar Lokal
Pasar lokal sendiri mencakup beberapa wilayah yang ada di Indonesia, antara lain Jawa, khususnya untuk Jawa Tengah yaitu Semarang, kemudian juga pernah menerima pesanan dari Kalimantan, Sulawesi danPalembang. Untuk pasar Lokal, CV. Eterna Garment biasa menggarap pesanan dari beberapa kampus dan Instansi. Misalnya di daerah Semarang sendiri, beberapa kampus dan Instansi yang pernah memakai jasa konveksi CV. Eterna Garment diantaranya:
Udinus : jas almamater dan toga wisuda
Akademi Kepolisian : kaos seragam dan jaket Pertamina: seragam baju
Stikes Karya Husada Semarang: kaos seragam
Universitas Diponegoro : jaket KKN,jaket angkatan,toga wisuda
Unissula : seragam kaos keperawatan
Unnes : seragam kaos, jaket angkatan
Gambar 2.6.1 : Client lokal (order yang pernah dikerjakan)
b. Pasar Ekspor
Pasar ekspor yang menjadi sasaran wilayah distribusi hasil konveksi CV. Eterna Garment adalah Amerika dan Kanada. Tetapi untuk pasar ekspornya tersebut, Eterna Garmen hanya memproduksi pants 388
389 390 391 392 393 394 395 396 397 398 399 400 401 402 403 404 405 406
(celana). Pesanan yang pernah dikerjakan untuk memenuhi pasar ekspornya tersebut antara lain pesanan dari :
Nike (pant Haddad) Jordan (pant Haddad)
Everlast (pant) Reebok (pant)
Levis (cloth)
Gambar 2.6.2 : Client luar negeri (order yang pernah dikerjakan) 413
414 415 416 417 418 419 420 421
BAB III PEMBAHASAN
3.1 PROSES BISNIS FUNGSI KEUANGAN / AKUNTANSI
Pada bagian keuangan ini lebih menfokuskan pada pengkoordinasikan dan menyiapkan kebutuhan anggaran, mulai dari membuat laporan kinerja keuangan, mengurus dan menyelesaikan pembayaran/penagihan kepada pihak-pihak terkait yang menjadi kewajiban/hak perseroan (karyawan,supplier,pemerintah dan lain sebagainya) sampai dengan membuat laporan keuangan. Dalam hal pengolahan laporan keuangan CV. Eterna Gaement Semarang belum menggunakan aplikasi yang khusus dipakai untuk mengolah data keuangannya. Di dalam proses keuangan ini CV. Eterna Garment Semarang masih menggunakan sistem manual yaitu dengan merekap orang-orang atau perusahan lain saat membeli barang dari CV. Eterna Garment Semarang kemudian akan diserahkan ke bendahara CV. Eterna Garment Semarang untuk dicatat dalam pembukuan sehingga bisa dihitung dari mulai modal awal produksi pemasukan, pengeluaran sampai dengan menghasilkan laba atau rugi. Beberapa proses pencatatan transaksi yang dilakukan CV. Eterna Garment, diantaranya:
3.1.1 Melakukan Pencatatan Setiap Transaksi Yang Dilakukan
umum/pembukuan. Hal ini dimaksudkan agar setiap transaksi yang dilakukan tidak lupa dicatat sehingga hasilnya akan balance antara pendapatan dengan pengeluaran. Tapi ternyata di CV. Eterna garment Semarang hanya transaksi yang besar-besar yang dicatat di pembukuan seperti, membeli mesin jahit, membeli bahan baku, dan sebagainya.
Transaksi yang kecil-kecil seperti kancing, jarum, dan lain sebagainya tidak dimasukkan dalam pembukuan pengeluaran karena Pak Pandu menganggap itu hanya pembelian kecil.
Langkah-langkah yang dilakukan untuk pencatatan transaksi:
1. Melakukan pengecekan bahan baku yang tersedia.
2. Melakukan pembelian bahan baku yang dibutuhkan.
3. Membayar semua transaksi yang telah dibeli.
4. Mencatat semua transaksi yang telah dilakukan.
5. Melakukan pembukuan pada setiap transaksi. 472
TABEL 1
Diagram Alir (Flowchart) Proses Pencatatan Pembelian Bahan Baku
No Kegiatan Pihak Yang Terkait
Produksi Bendahara
1.
Melakukan
pengecekan bahan baku.
Melakukan
pembelian bahan baku
Melakukan
pembayaran semua transaksi yang dibeli.
Mencatat semua transaksi
Mulai
Cek data bahan baku/ persediaan
Pembayaran transaksi Pembelian bahan baku
Pembayaran transaksi
Pencatatan transaksi 503
Pengelola keuangan pada CV. Eterna Garment Semarang adalah pemiliknya sendiri yaitu Bapak Pandu yang dibantu oleh istrinya. Karena beliau belum memiliki keberanian untuk mempercayakan keuangan kepada orang lain (bendahara). Sebelum Bapak Pandu membeli bahan baku yang dibutuhkan, beliau juga mendiskusikan dahulu kepada kepala produksi di CV. Eterna Garment tersebut.
3.1.2 Melakukan Penggajian Karyawan
Proses penggajian merupakan hal yang rutin dilakukan oleh sebuah perusahaan. Gaji merupakan imbalan yang pas ketika waktu dan tenaganya sudah dikuras untuk perusahaan untuk mencapai tujuan perusahaan. Pada CV. Eterna Garment Semarang terdapat sekitar 80 karyawan yang bekerja pada CV. Eterna Garment tersebut. Gaji yang diberikan pada setiap karyawan tersebut juga sama dengan gaji UMR Semarang. Jika terdapat pesanan yang banyak dan harus lembur, karyawan CV. Eterna Garment tersebut juga mendapat uang lembur.
Langkah-langkah yang dilakukan sebelum melakukan penggajian karyawan :
1. Melakukan pendataan karyawan. 2. Mengecek data absensi dan kinerja. 3. Membayar gaji kepada karyawan. 4. Mencatat pada pembukuan.
selesai
TABEL 2
Diagram Alir Proses Penggajian
No Kegiatan Bendahara Pihak Yang TerkaitManajer Sdm Pegawai 1. Melakukan
pendataan karyawan
2. Mengecek data absensi dan kinerja karyawan
3. Membayar gaji karyawan
4. Mencatat pada pembukuan
Mulai
Baca dokumen
Pemba yaran
gaji
Peneri maan
gaji
Pembu kuan
Akhir 538
539 540 541 542 543 544 545
3.1.3 Penyusunan Laporan Keuangan
Laporan keuangan adalah catatan informasi keuangan suatu perusahaan pada suatu periode akuntansi yang dapat digunakan untuk menggambarkan kinerja perusahaan tersebut. Pada CV. Eterna Garment Semarang seorang pemiliknya yang merangkap jadi bendaharanya juga membuat laporan keuangan. Selain untuk melihat kinerja CV-nya, dari laporan keuangan tersebut dapat dilihat berapa pajak yang harus dikeluarkan CV. Eterna Garment Semarang tersebut.
Langkah-langkah yang dilakukan dalam penyusunan laporan keuangan :
1. Mencatat semua data transaksi yang secara tunai maupun kredit. 2. Mencatat penjualan
3. Memindahkan ke pembukuan 4. Membuat laporan laba/rugi 549
TABEL 3
Diagram Alir (Flowchart) Penyusunan Laporan Keuangan
No Kegiatan BendaharaPihak Yang TerkaitProduksi 1.
2. Mencatat semua transaksi
3. Mencatat penjualan
Mulai
Pencatatan semua transaksi
Data semua transaksi
Data semua penjualan 580
4. Memindahkan ke pembukuan
5.
6. Membuat laporan laba/rugi
Pemindahan transaksi+penj
ualan ke pembukuan
Pemindahan transaksi+penju
alan ke pembukuan
Pembuatan laporan laba/rugi
Akhir
3.2 PROSES BISNIS BAGIAN PRODUKSI
Kegiatan operasional diartikan sebagai kegiatan untuk mengatur dan pengkoordinasikan penggunaan sumber – sumber daya berupa sumber daya manusia, sumber daya alat, dan sumber daya dana serta bahan baku secara efektif dan efisien untuk menciptakan dan menambah kegunaan (utility) suatu barang.
Dalam mengatur dan mengkoordinasikan penggunaan sumber – sumber daya, bagian operasional perlu membuat keputusan – keputusan yang berhubungan dengan upaya –upaya untuk mencapai tujuan, agar barang dan jasa yang dihasilkan sesuai dan tepat seperti yang diharapkan, yaitu tepat mutu (kualitas), tepat jumlah (kuantitas), dan tepat waktu dengan biaya yang rendah.
Selain itu perlu ada pengendalian serta pengawasan terhadap bahan baku atau persediaan, seperti memperkirakan atau mengestimasi persediaan dan juga mencatat persediaan yang yang akan dipesan melalui kerja sama yang baik dengan pemasok (supplier) demi keberlanjutan produksi dan organisasi. CV. Eterna Garment memasok bahan bakunya dari China. Sebagian dari bahan baku nya ada juga yang dipasok dari dalam negeri, tetapi hanya untuk sebagian perlengkapannya seperti, benang, kancing, karet, dll.
benang yang tidak terputus, jika benang terputus maka harus diulang dari awal. Begitu juga dengan standar lokal, tergantung permintaan konsumen.
Jadwal produksi dilakukan jika terdapat orderan, sesuai permintaan konsumen (deadline). Untuk saat ini, perharinya CV. Eterna Garmen bias menerima orderan 5000 s/d 200.000 untuk 1 model, baik itu permintaan ekspor maupun lokal.
Dalam proses produksi tentu terdapat peralatan perlengkapan penunjang untuk dapat melakukan produksi. CV. Eterna Garment sendiri menggunakan mesin-mesin untuk kegiatan operasinya. Beberapa mesin tersebut diantaranya :
3.2.1 Jenis dan Spesifikasi Mesin yang dipakai
Jenis Mesin Jumlah Gambar
Jarum Satu
(Single Needleddl 5550)
16
Jarum Satu
(Single Needleddl 5530)
4
sda (beda spesifikasi)
Jarum Satu
(Single Needle KM)
4 sda (beda spesifikasi) 626
Obras Benang Empat
21
Mesin Bordir 12
Kepala 1
Obras Benang Lima 3
Bartek 1
Mesin Karet 1
Mesin Cutting 1
Total 61
Tabel 4 : Jenis Mesin yang digunakan CV. Eterna Garment
3.2.2 Uraian proses produksi
1. Bahan baku dipasok dari China kemudian diangkut menggunakan alat transportasi menuju tempat penyimpanan barang.
Gambar 3.2.2.1 : Bahan baku
2. Bahan baku tekstil ditata sedemikian rupa pada rak penyimpanan agar tidak membahayakan.
3. Setelah dari gudang, bahan baku akan melalui proses penjiplakan pola dan pemotongan. Bahan digelar di atas papan potong, setelah itu digambar sesuai dengan pola karton yang sudah disiapkan. Setelah semua pola selesai dijiplak, bahan tekstil dipotong sesuai dengan bentuk pola menggunakan mesin pemotong kain.
Gambar 3.2.2.2 : Proses pemotongan kain
4. Potongan-potongan bahan tersebut akan dijahit menggunakan mesin jahit menjadi baju, jaket, jarsey, pants, dll.
5. Bagian-bagian yang memerlukan bordir atau sablon terlebih dahulu gambarnya akan didesain di komputer kemudian dibordir atau disablon secara printing ataupun secara manual.
650
651 652 653 654 655 656 657 658 659 660
Gambar 3.2.2.3: Proses bordir di CV. Eterna Garment Semarang
6. Setelah pakaian selesai dijahit, pakaian akan melewati proses finishing yaitu buang benang.
7. Pakaian jadi yang telah selesai dijahit dan telah melalui proses buang benang akan dicek kelayakannya dengan cara quality control yang dilakukan oleh pimpinan industri sendiri.
8. Pakaian yang lolos quality control akan dikemas dalam plastik kemasan.
TABEL 5
Diagram Alir (Flow Chart) Proses Bisnis Fungsi Produksi CV.Eterna Garment Gudang Bagian pemotongan
kain Bagian jahit Bagian Produksi 667
3.1 PROSES BISNIS SUMBER DAYA MANUSIA
Sumber Daya Manusia (SDM) merupakan salah satu faktor yang sangat penting bahkan tidak bisa dilepaskan dari sebuah organisasi, baik perusahaan ataupun instuisi. Selain itu, SDM juga merupakan faktor yang mempengaruhi perkembangan suatu perusahaan.
Menurut Hasibuan, Sumber Daya Manusia (SDM) terdiri dari daya fikir dan daya fisik manusia. Artinya kemampuan setiap manusia sangat ditentukan oleh daya fisik dan daya fikirnya.
Sumber Daya Manusia (SDM) menjadi unsur utama dalam setiap aktivitas yang dilakukan. Kalaupun menggunakan peralatan yang canggih dan handal namun tanpa dibarengi peran aktif SDM yang baik, peralatan tersebut tidak akan bekerja secara maksimal.
3.1.1 Proses Perekrutan
Salah satu kunci utama dalam menciptakan Sumber Daya Manusia (SDM) yang baik adalah terletak pada proses rekrutmen dan seleksi tenaga kerja. Proses perekrutan karyawan ini dilakukan untuk mengantisipasi permintaan/ kebutuhan adanya tenaga kerja dan mengevaluasi ukuran, sifat dan sumber-sumber pasokan yang dibutuhkan untuk memenuhi permintaan tersebut. Dengan pengaturan manajemen sumber daya manusia secara profesional, diharapkan pegawai bekerja secara produktif.
Pada CV. Eterna Garment, proses perekrutan yang dilakukan masih sangat sederhana. yaitu dengan cara menyebarkan informasi terkait lowongan pekerjaan dari mulut ke mulut karena sasaran karyawan yang diinginkan adalah mereka yang tinggal di daerah dekat dengan CV. Eterna Garment. Hanya ada satu persyaratan khusus untuk dapat diterima sebagai karyawan yaitu harus bisa menjahit. Setelah proses perekrutan, dilakukan training terhadap karyawan baru dengan memberikan pelatihan mengenai pekerjaan yang akan dilakukan oleh karyawan tersebut. Karyawan baru akan diajari pekerjaan yang sesuai dengan bagiannya. Status karyawan pada CV.Eterna Garment adalah masih karyawan kontrak. Hal ini dilakukan untuk meminimalisir kemungkinan buruk yang bisa saja terjadi di masa yang akan datang.
3.3.2 Pengembangan Sumber Daya Manusia
yang dibutuhkan karyawan, utamanya menjahit. Pelatihan juga dilakukan jika terdapat mesin baru yang digunakan, yang teknologinya lebih maju dari pada mesin lainnya.
3.3.3 Sistem Penggajian
Gaji karyawan diberikan setiap akhir bulan dengan nominal pasti setiap bulannya. Hal ini diakibatkan karena sudah adanya jumlah target pasti yang harus diselesaikan setiap bulannya. Sehingga, gaji tidak tergantung dengan jumlah barang yang dapat dihasilkan.
3.3.4 Fasiltas khusus/ Kompensasi
Tidak ada fasilitas khusus yang diberikan terkait karyawan. Hanya saja, karyawan biasa diberikan kegiatan outting atau rekreasi dari perusahaan guna mengembalikan performa kerja para karyawan yang kadang bisa dilanda kejenuhan. Kegitana ini biasa berbentuk jalan-jalan keluar perusahaan ke suatu tempat wisata yang dimana biaya kegiatan ini ditanggung sepenuhnya oleh perusahaan.
3.3.5 Hubungan antar Karyawan dan Manajemen
Sejauh ini, tidak ada masalah atau hambatan khusus terkait hubungan karyawan dengan sesama karyawan maupun karyawan dengan owner perusahaan. Dari sumber yang kami tanyakan, owner berusaha semaksimal mungkin untuk menciptakan atmosfir tempat kerja yang baik dan menyenangkan. Walaupun tetap ada aturan-aturan yang harus dipatuhi. Menurut pemilik perusahaan, salah satu kunci membuat karyawan merasa betah untuk bekerja adalah dengan mempekerjakannya secara baik serta membuat atmosfir kerja yang menyenangkan.
3.3.6 Evaluasi Kerja
target. Walau demikian, tetap ada ketentuan khusus bagi karyawan yang melakukan hal serupa.
TABEL 6
Diagram Alir (Flow Chart) Proses Bisnis Fungsi Sumber Daya Manusia 754
Kegiatan Pihak yang terkait Waktu
Karyawan Owner
1 hari
Butuh
Karyawan 1 hari
Owner Menentuka n Jumlah SDM yang akan
Direkrut
1 hari
Melakukan Pencarian Karyawan
1 hari
Menyusun Daftar Karyawan Baru
1 hari
Karyawan Mengikuti Trainng
1 hari
Melakkan Penemptan Karyawa
1 hari
Karyawan Melaksanak an
Tugasnya
MULAI
Butuh Karyawan
Menentukan Jumlah SDM yg
akan Direkrut
Mencari Karyawan Melalui Komunitas
Wanita Tani
Daftar Karyawan Baru
Training
Penempatan Karyawan
Karyawan Melaksanakan
Owner
Mengevaluasi Kerja
Karyawan
1 hari
3.2 PROSES BISNIS FUNGSI PENJUALAN DAN PEMASARAN
Dalam pemasaran produknya, CV. Eterna Garment telah memiliki wilayah distribusi yang tersebar dibeberapa daerah di Indonesia.Diantara beberapa wilayah tersebut yaituJawa Tengah, Palembang, Kalimantan, dan
SELESAI
Evaluasi Kerja Karyawan
Sulawesi. Meskipun begitu, sekitar 70% pendistribusian berada di wilayah Jawa Tengah, khususnya daerah Semarang. Untuk segmen pasarnya sendiri, saat ini Eterna Garment menjangkau usia remaja dan dewasa, dengan merek milik sendiri bernama ”ReaLo”. Selain memiliki pasar lokal, produk dari Eterna Garmen sudah merambah ke pasar ekspor. Dua negara besar yang menjadi target pasar ekspor merekayaitu Amerika dan Kanada.Beberapa merek terkenal dunia yang pernah memakai jasa konveksi CV. Eterna Garment diantaranya adalah Nike, Reebok, Jordan,
Everlast, dan Levi’s. Berbeda dengan proses packing dan distribusi untuk
pasar lokal, dimana packingdilakukan di rumah produksi, yangsetelah selesai lalu diantarkan ke alamat pemesan sesuai jadwal, untuk pasar ekspor pendistribusian sepenuhnya di bawah tanggung jawab pihak ketiga yang sudah dipercaya oleh pemilik garment.
Dalam hal mempromosikan jasa konveksinya, CV. Eterna Garment juga mempercayakan kepada pihak ketiga, dengan menggunakan jasa advertensi elektronika berupa website. Melalui website resmi tersebut tersedia segala informasi mengenai CV. Eterna Garment.
Terkait dengan penjualan produk, Eterna Garment memberikan prosedur pemesanan untuk memudahkan di dalam melakukan proses transaksi. Berikut merupakan proses pemesanan dan order-nya:
1. Menunjukkan produk seragam beserta modelnya ke Customer Service
Desain / model berasal dari calon pelanggan. Desain bisa dikirim
via BBM, YM atau email ke [email protected] atau [email protected]
Jika calon pelanggan belum memiliki desain, tim desainer Eterna Garment siap mendesainkan untuk calon pelanggan
2. Mengkonfirmasi lewat email atau SMS atau BBM atau YM
Pihak konveksi akan konfirmasi tentang harga, waktu, biaya pengiriman, dll.
1) Konsumen membayar Uang Muka / Down Payment (DP) 50% terlebih dahulu
2) Pesanan diproduksi sesuai waktu yang diproduksi
3) Jika konsumen menghendaki, sebelum diproduksi seluruhnya, bisa dibuatkan proofing / sampel / dummy dahulu. Pembuatan memakan waktu maksimal 10 hari
4) Setelah peoduksi selesai, CV. Eterna Garment akan mengirimkan foto pesanan jadinya via email atau BBM atu YM ke konsumen 5) Konsumen melunasi sisa pembayaran, yaitu 50% sisanya
4. Pesanan / barang selesai lalu dikirim sesuai jadwal dan sesuai alamat pemesan
TABEL 7
Diagram Alir (Flow Chart) Proses Bisnis Fungsi Penjualan dan Pemasaran 841
No Kegiatan
Pihak yang terkait Konsumen
1 Perusahaan mulai
melakukan promosi
2
Perusahan meminta pihak ketiga untuk membuatkan suatu website
3
Perusahaan mulai mengaktifkan website
sebagai media
informasi
4
Melakukan penerimaan order, menerima desain dari konsumen atau membuat desain
5
Melakukan konfirmasi tentang harga, waktu dan biaya pengiriman barang
6
Melakukan pengiriman foto pesanan jadi
7 Melakukan pengiriman barang ke konsumen
3.3 Integrasi Antar Empat Bidang
Dalam sebuah proses bisnis sebuah perusahaan atau CV pun tidak mungkin satu bidang bekerja sendiri, pasti dalam satu bidang membutuhkan integrasi dengan bidang lain agar proses bisnis tersebut berjalan sesuai dengan tujuan perusahaan. Berikut integrasi antara bidang keuangan/akuntasi, produksi, SDM dan pemasaran :
a. Bagian keuangan
Mulai
order Terimaorder Konfirmasi
Pada pengeluaran yaitu bagian keuangan berintegrasi pada bagian produksi untuk meminta daftar bahan baku yang akan di beli untuk proses bisnis. Selain itu, bagian keuangan juga berintegrasi dengan bagian SDM perihal meminta data para karyawan CV. Eterna Garment untuk sistem penggajian karyawan.
Pada pemasukan yaitu bagian keuangan juga berintegrasi dengan bagian produksi dan pemasaran perihal tentang berapa banyak barang yang dihasilkan dan berapa banyak barang mampu terjual.
b. Bagian produksi
Pada bagian produksi berintegrasi dengan bagian keuangan oerihal tentang meminta dana untuk membeli bahan baku yang akan dibeli untuk proses bisnis. Selain itu, bagian produksi juga berintegrasi dengan bagian pemasaran untuk melaporkan jumlah hasil produksi yang harus terjual oleh bagian pemasaran.
c. Bagian SDM
Pada bagian SDM berintegrasi dengan bidang pemasaran dan produksi perihal tentang kebutuhan karyawan yang dibutuhkan pada setiap bagian. Selain itu, bagian SDM juga berintegrasi dengan bagian keuangan perihal sistem penggajian karyawan.
d. Bagian pemasaran
Pada bagian pemasaran berintegrasi dengan produksi perihal tentang hasil produksi yang harus di pasarkan. Selain itu, bagian pemasaran juga berintegrasi dengan bagian keuangan perihal berapa banyak pendapatan yang berhasil didapatkan dari penjualan.
Kegiatan Keuangan Produksi Pihat TerkaitSDM Pemasaran Karyawan 879
Meminta daftar bahan baku
Meminta list karyawan
Penjualan hasil produksi
Kegiatan
Pihak Yang Terkait
Keuangan Produksi SDM Pemasaran Karyawa n Keput
usan beli
Data BB
Beli
BB
Keputu san gaji
Data
Kary.
Serahka n SDM
Terim a gaji
Data
produksi
Dijual
penda patan
Penempatan karyawan
BAB IV PENUTUP
Data disimpa
n Data karyw.
wan
Baca data
Kary.
keput usan
Baca data kary.
pene mpat an
pene mpat an
pene mpat an
4.1 Kesimpulan
a. CV. Eterna Garment adalah perusahaan di bidang garment industri dan supplier produk konveksi yang berlokasi di Kota Semarang yang sudah berpengalaman lebih dari 8 tahun dan mampu menghasilkan berbagai produk Konveksi antara lain jenis pakaian kaos, kemeja, traning pack, topi, seragam kerja, jaket, dan lainya.
b. Dalam proses bisnis yang dilakukan CV. Eterna Garment terdapat empat bagian, yaitu bidang keuangan/akuntansi, bidang produksi, bidang SDM, dan bidang pemasaran.
c. Dalam proses bisnis bidang keuangan yaitu tugas utamanya adalah memfokuskan pada pengkoordinasikan dan menyiapkan kebutuhan anggaran selama proses bisnis. Selain itu juga mencatat semua transaksi selama proses bisnis, menggaji karyawan, sampai dengan membuat laporan keuangan laba rugi.
d. Dalam proses bisnis tugas produksi yaitu mengendalian serta mengawasi bahan baku atau persediaan. Selain juga juga mengawasi selama proses produksi berjalan. Pada CV. Eterna Garment kepuasan konsumen merupakan hal yang paling utama, maka dari itu standar produksi sesuai keinginan konsumen sendiri.
e. Dalam bidang SDM bertanggung jawab yaitu mulai dari perekrutan (pada CV. Eterna Garment menyebarkan informasi lowongan pekerjaan dengan cara mulut ke mulut), pengembangan sumber daya manusia yaitu dengan melakukan training, sistem penggajian, adanya fasilitas khusus/kompensasi (pada CV. Eterna Garment biasanya diadakan jalan-jalan bersama karyawan untuk menghilangkan kejenuhan bekerja yang dimana biayanya ditanggung oleh CV. Eterna Garment), hubungan antar karyawan dan evaluasi kerja
remaja dan dewasa, dengan merek milik sendiri bernama ”ReaLo”. Selain memiliki pasar lokal, produk dari Eterna Garmen sudah merambah ke pasar ekspor.
g. Dalam hal mempromosikan jasa konveksinya, CV. Eterna Garment juga mempercayakan kepada pihak ketiga, dengan menggunakan jasa advertensi elektronika berupa website. Melalui website resmi tersebut tersedia segala informasi mengenai CV. Eterna Garment.
4.2 Saran / perbaikan
a. Pada sistem keuangan sebaiknya CV. Eterna Garment mencatat semua transaksi yang telah dilakukan. Meskipun hanya transaksi kecil seperti kancing tetapi sebaiknya tetap dilakukan pencatatan karena hal tersebut juga merupakan pengeluaran walaupun kecil.
b. Selain itu, sebaiknya CV. Eterna Garment memiliki aplikasi mengenai keuangan yang lebih canggih agar lebih efisien. Misalnya Ms. Excel daripada melalui manual di buku.
c. Sebaiknya CV. Eterna Garment memberikan kepercayan kepada orang lain untuk bertanggung jawab dan mengepalai satu bidang seperti bagian SDM, keuangan dan pemasaran yang masih dipegang pemiliknya sehingga lebih efektif dan efisien dan tugas si pemilik hanya sebagai pengawas semua bidang.
d. Dalam proses perekrutan karyawan sebaiknya tidak hanya disebarkan mulut ke mulut tapi coba dengan di sebarkan via lainnya seperti pamflet,brosur, sosial media agar karyawannya bisa dari daerah mana saja asalkan memiliki keahlian yang dibutuhkan.
f. Pada bagian produksi sebaiknya CV. Eterna Garment menata persediaan bahan bakunya dengan bail. Perlu ada pemeliharaan terhadap persediaan agar tidak mudah rusak dan tertata dengan rapi.
g. Ada baiknya, walaupun berusaha menciptakan atmosfir kerja yang menyenangkan, peraturan terkait absensi karyawan dibuat lebih ketat dan jelas sehingga dapat meminimalisir absen karyawan tanpa izin. Bagi proses perekrutan, ada baiknya dibuat sedikit lebih formal, tidak hanya dari mulut ke mulut. Hal ini berguna untuk menyaring calon karyawan yang bisa bekerja dengan lebih profesional.
DAFTAR PUSTAKA 983
Daryanto.2013.”Sari Kuliah Manajemen Pemasaran”.Bandung: Satu Nusa Purwanto, Iwan.2012.”Manajemen Strategi”.Bandung:Yrama Widya http://www.vendorkonveksi.com
LAMPIRAN 1014
Status Perusahaan CV, Legalitas Lengkap (SIUP, AKTA NOTARIS, TDP dll)
1045 1046 1047