• Tidak ada hasil yang ditemukan

Makalah Peristiwa Bandung Lautan Api

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "Makalah Peristiwa Bandung Lautan Api"

Copied!
11
0
0

Teks penuh

(1)

Peristiwa Bandung Lautan Api | 1

Kata Pengantar

Puji Syukur penulis panjatkan ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa, yang telah menganugerahkan rahmat serta karunia-Nya, sehingga penulis dapat menyelesaikan makalah ini

dengan judul “Peristiwa Bandung Lautan Api”. Penulis melakukan pengumpulan data dari

berbagai sumber untuk menyelesaikan makalah ini demi terselesaikannya tugas mata pelajaran Sejarah Indonesia.

Dari pengumpulan data hingga penyelesaian makalah ini, penulis telah memperoleh banyak dukungan dan bantuan dari berbagai pihak, oleh karena itu pada kesempatan ini penulis mengucapkan terimakasih kepada :

1. Gatot Wiyono, S.Pd. M.Pd selaku kepala SMAN 1 Kesamben

2. Drs. M. Saifudin Yuhdi selaku guru mata pelajaran Sejarah Indonesia yang telah membimbing dalam mempelajari Sejarah Indonesia

3. Orang tua yang selalu mendukung dengan berupa materi dan moral

4. Semua pihak yang telah membantu terselesaikannya makalah ini baik secara langsung maupun tidak langsung.

Penulis menyadari bahwa dalam penulisan makalah ini masih banyak kekurangan. Maka dari itu kritik dan saran yang membangun dari semua pihak akan mendukung penulis demi tercapainya kesempurnaan. Penulis juga berharap makalah ini dapat bermanfaat dan menambah wawasan bagi semua pihak.

Kesamben, 20 April 2015

(2)

Peristiwa Bandung Lautan Api | 2

Daftar Isi

Kata Pengantar……….1

Daftar Isi………...2

Bab I……….3

1.1Latar Belakang………...3

1.2Tujuan………4

1.3Manfaat………..4

Bab II………5

2.1 Latar Belakang Peristiwa………5

2.2 Peristiwa Bandung Lautan Api………...6

Bab III………..8

3.1 Kesimpulan………8

3.2 Saran……….………..8

Daftar Pustaka………10

(3)

Peristiwa Bandung Lautan Api | 3

BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Indonesia merupakan Negara jajahan Jepang pertama yang merdeka setelah perang dunia kedua, dan menjadi pelopor bagi Negara – Negara lain disekitarnya. Perjuangan dalam memproklamirkan kemerdekaan tidak semudah kelihatannya, yakni hanya membaca teks proklamasi yang disusun semalam sebelum 17 Agustus 1945, tetapi melalui proses perjuangan seperti penentuan lokasi pembacaan teks proklamasi kemerdekaan, sementara saat itu tentara Jepang masih berada di Indonesia untuk mempertahankan status quo. Setelah merdeka perjuangan tetap berlanjut, melawan setiap perjuangan yang mengancam kemerdekaan yang baru saja diperoleh, seperti pasukan NICA, AFNEI, dan agresi – agresi.

Mengingat jasa para pahlawan yang telah berjuang untuk memperoleh dan mempertahankan kemerdekaan hingga tercapai Indonesia yang merdeka hingga saat ini, segenap bangsa Indonesia sepatutnya menghormati jasa – jasa para pahlawan dengan cara ikut serta dalam pembangunan Negara Indonesia tercinta ini yang dalam sejarahnya harus diperoleh dengan perjuangan berat para pahlawan serta meningkatkan sikap nasionalisme cinta tanah air.

(4)

Peristiwa Bandung Lautan Api | 4

air para generasi Indonesia saat ini dengan penulisan makalah yang berjudul “Peristiwa Bandung

Lautan Api” yang merupakan salah satu sejarah para pahlawan terdahulu dalam mempertahankan

kemerdekaan Indonesia.

Selain untuk memenuhi tugas mata pelajaran Sejarah Indonesia, penulis berharap agar makalah ini dapat menambah wawasan para pemuda tentang sejarah Indonesia khususnya dalam mempertahankan kemerdekaan.

1.2 Tujuan

a. Memenuhi tugas mata pelajaran Sejarah Indonesia.

b. Menambah wawasan mengenai Sejarah Indonesia, khususnya mengenai peristiwa pembumihangusan Bandung.

c. Meningkatkan rasa cinta tanah air para pemuda Indonesia.

1.3 Manfaat

a. Terselesaikannya tugas mata pelajaran Sejarah Indonesia.

b. Bertambahnya wawasan mengenai Sejarah Indonesia, khususnya mengenai peristiwa pembumihangusan Bandung.

(5)

Peristiwa Bandung Lautan Api | 5

BAB II

PEMBAHASAN

2.1 Latar Belakang Peristiwa

Di Bandung pertempuran diawali oleh usaha para pemuda untuk merebut pangkalan udara Andir dan pabrik senjata bekas Artillerie Constructie Winkel (ACW-sekarang Pindad ) dan berlangsung terus sampai kedatangan pasukan Sekutu (Inggris) di Bandung pada 12 Oktober 1945 yang merupakan bagian dari Brigade MacDonald. Mereka membebaskan orang – orang Belanda. Orang – orang Belanda yang baru dibebaskan dari kamp tawanan mulai melakukan tindakan – tindakan yang mulai mengganggu keamanan.

Seperti halnya di kota – kota lain di Bandung pun pasukan Sekutu dan NICA melakukan terror terhadap rakyat sehingga terjadi pertempuran – pertempuran. Menjelang bulan November 1945, pasukan NICA semakin merajalela di Bandung.

NICA memanfaatkan kedatangan pasukan Sekutu untuk mengembalikan kekuasaan kolonialnya di Indonesia. Tetapi semangat juang rakyat dan para pemuda yang tergabung dalam TKR, laskar – laskar dan badan – badan perjuangan semakin berkobar. Pertempuran demi pertempuran terjadi. Para pejuang juga menyerang Hotel Homann dan Hotel Preanger yang digunakan sebagai markas oleh Sekutu dan NICA.

Pada bulan Oktober di Bandung telah terbentuk Majelis Dewan Perjuangan yang dipimpin panglima TKR, Aruji Kartawinata. Dewan perjuangan ini terdiri dari wakil – wakil TKR dan berbagai kelaskaran. Pada tanggal 21 November 1945 Sekutu mengeluarkan ultimatum agar para pejuang menyerahkan senjata dan mengosongkan Bandung Utara selambat – lambatnya pada 29 November 1945 dengan alasan menjaga keamanan.

Ternyata ultimatum itu tidak diindahkan oleh pihak pejuang. Insiden terjadi, para pemuda melakukan penyerobotan terhadap kendaraan – kendaraan Belanda yang berlindung di bawah Sekutu. Penculikan dari pihak NICA pun semakin sering terjadi.

(6)

Peristiwa Bandung Lautan Api | 6

Ratusan korban terbawa hanyut dan ribuan penduduk kehilangan tempat inggal. Keadaan ini dimanfaatkan musuh untuk menyerang rakyat yang tengah menghadapi musibah.

Dalam suasana yang demikian itu, Majelis Dewan Perjuangan tidak sabar menunggu reaksi dari pemerintah. Majelis yang terdiri dari berbagai kesatuan ini memutuskan untuk melancarkan perlawanan. Pada malam hari tanggal 24 – 25 November 1945 rakyat melancarkan serangan terhadap posisi – posisi Sekutu dan NICA.

2.2 Peristiwa Bandung Lautan Api

Tanggal 23 Maret 1946, pihak Sekutu kembali mengeluarkan ultimatum. Isi ultimatum itu adalah agar TRI mengosongkan seluruh kota Bandung dan mundur ke luar kota dengan jarak 11 km paling lambat 24 Maret 1946. Akibatnya pertempuran pun kembali menghebat. Pada saat itu datang dua buah surat yang isinya membingungkan, yaitu :

1) Dari Perdana Menteri Amir Syarifudin

Bahwa para pejuang / pasukan RI harus mundur dari kota Bandung sesuai dengan perjanjian antara pemerintah RI dengan Sekutu yang saat itu sedang berlangsung di Jakarta, untuk menghindari penderitaan rakyat dan kehancuran kota Bandung.

2) Dari Panglima TRI Jenderal Sudirman

Bahwa para pejuang / pasukan RI harus tetap mempertahankan Kota Bandung sampai titik darah penghabisan, agar Kota Bandung tidak dimanfaatkan oleh Sekutu sebagai pangkalan militernya.

Untuk menanggapi kedua perintah yang berbeda diatas, akhirnya dilakukan musyawarah oleh Majelis Persatuan Perjuangan Priangan (MP3) di hadapan semua kekuatan perjuangan pihak Republik Indonesia, pada tanggal 23 Maret 1946. Kolonel Abdoel Haris Nasoetion selaku Komandan Divisi III TRI mengumumkan hasil musyawarah tersebut, yakni memutuskan untuk mengosongkan Kota Bandung sambil melakukan infiltrasi atau bumi hangus, hingga nantinya

(7)

Peristiwa Bandung Lautan Api | 7

Akhirnya malam itu, Kolonel Abdoel Haris Nasoetion menginstruksikan rakyat untuk mengungsi. Sambil mundur dari Kota Bandung dan menyerang kedudukan – kedudukan tentara NICA dan Sekutu, TRI dan laskar pejuang lainnya membakar Kota Bandung. Bandung sengaja dibakar oleh TRI dan rakyat setempat dengan maksud agar Sekutu tidak dapat menggunakan Bandung sebagai markas strategis militer.

Dimana – mana asap hitam mengepul membumbung tinggi di udara dan semua listrik mati. Tentara Inggris mulai menyerang sehingga pertempuran sengit terjadi.

(8)

Peristiwa Bandung Lautan Api | 8

BAB III

PENUTUP

3.1 Kesimpulan

Pembumihangusan Bandung tersebut dianggap merupakan strategi yang tepat dalam Perang Kemerdekaan Indonesia karena kekuatan TRI dan milisi rakyat tidak sebanding dengan kekuatan pihak Sekutu dan NICA yang berjumlah besar, serta ketidakrelaan rakyat Bandung apabila Kota Bandung menjadi salah satu markas strategis militer Sekutu dan NICA. Setelah peristiwa tersebut, TRI bersama milisi rakyat melakukan perlawanan secara gerilya dari luar Bandung. Peristiwa ini mengilhami lagu Halo, Halo Bandung yang nama penciptanya masih menjadi bahan perdebatan.

Beberapa tahun kemudian, lagu “Halo, Halo Bandung” secara resmi ditulis, menjadi

kenangan akan emosi yang para pejuang kemerdekaan Republik Indonesia alami saat itu, menuggu untuk kembali ke kota tercinta mereka yang telah menjadi lautan api.

3.2 Saran

Dengan kembali menengok kepada sejarah perjuangan para pahlawan terdahulu khususnya dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia, sepatutnya kita sebagai generasi penerus dan pembangun negeri ini bersyukur karena kita telah hidup pada zaman dimana Indonesia telah merdeka serta menghargai jasa para pahlawan terdahulu yang memperjuangkan kemerdekaan agar generasi mereka mendatang dapat hidup merdeka dan bebas dari jajahan Negara lain.

(9)

Peristiwa Bandung Lautan Api | 9

Toha yang dapat kita petik melainkan nilai – nilai baik lain dari pahlawan – pahlawan kemerdekaan Indonesia dahulu.

(10)

Peristiwa Bandung Lautan Api | 10

Daftar Pustaka

Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. 2014. Sejarah Indonesia. Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.

MGMP Lintas Kabupaten Propinsi Jawa Timur. 2013. Sejarah Kelas XI. Surabaya: MGMP Lintas Kabupaten Propinsi Jawa Timur.

(11)

Peristiwa Bandung Lautan Api | 11

Daftar Gambar

Gambar 1

Evakuasi sembari membakar Kota Bandung menjadi lautan api

Gambar 2

Asap dari salah satu titik Kota Bandung

Gambar 3

Gambar

Gambar 2

Referensi

Dokumen terkait