• Tidak ada hasil yang ditemukan

07 Analisis Numerik Aliran Fluida di Sekitar Silinder Sirkular dengan Menggunakan Diskrititasi Order yang Berbeda hasan

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "07 Analisis Numerik Aliran Fluida di Sekitar Silinder Sirkular dengan Menggunakan Diskrititasi Order yang Berbeda hasan"

Copied!
5
0
0

Teks penuh

Loading

Gambar

Gambar 1. Distribusi Tekanan pada Silinder Sirkular. (─) LES pada ReD = 1 × 106; (- -) RANS pada ReD = 1 × 106; (--) URANS pada ReD = 1 × 106;  (○) Eksperimen yang Dilakukan oleh Warschauer dan Leene (1971) pada ReD = 1,2 × 106 : (Δ) Eksperimen oleh Falchs
Gambar 5. Distribusi Koefisien Tekanan (Cp) pada Silinder Sirkular dengan Model Turbulensi Standar k – ε, pada Re = 2 × 106 : (□) First Order Upwind, (○) Second Order Upwind, (X) Third Order MUSCL, (▬) Data Eks- perimen Achenbach [3]
Gambar 6. Distribusi Tekanan pada Silinder Sirkular dengan Model Turbulensi k – ω SST, pada Re = 2 × 106 : (□) First Order Upwind, (○) Second Order Upwind, (X) Third Order MUSCL, (▬) Data Eksperimen Achenbach [3]

Referensi

Dokumen terkait

Berdasarkan beberapa teori yang telah dikaji pada tinjauan pustaka, nilai pressure drop pada aliran yang melintasi silinder ditambah bodi pengganggu akan lebih kecil

Fenomena flow interference ini sangat bergantung pada ke- cepatan free stream dan diameter silinder (bilangan Reynolds), dan sifat-sifat lapis batas, seperti jenis

Berdasarkan beberapa teori yang telah dikaji pada tinjauan pustaka, nilai pressure drop pada aliran yang melintasi silinder ditambah bodi pengganggu akan lebih kecil

Hasil analisa yang didapat dari studi numerik karakteristik aliran fluida yang melintasi airfoil NASA LS-0417 tanpa vortex generator dan dengan vortex generatorpada bilangan

Model matematika dari aliran fluida nano dengan pengaruh hidrodinamika magnet yang melewati silinder berpori pada kondisi steady di titik stagnasi adalah terdiri dari

Penelitian ini membahas tentang pengendalian pasif pada bluff body berupa silinder sirkular dengan metode penambahan bodi pengganggu pada masing – masing bagian upstream