• Tidak ada hasil yang ditemukan

Game Online dan Perkembangan Bahasa Ingg

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "Game Online dan Perkembangan Bahasa Ingg"

Copied!
13
0
0

Teks penuh

(1)

KATA PENGANTAR

Bismillahirrahmanirrahim. Mengawali dengan menyebut Nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Rasa syukur dan terima kasih saya haturkan kepada Allah SWT, karena dengan rahmat, hidayah serta ma’unah-Nya saya dapat menyelesaikan pengerjaan tugas ini dengan tepat waktu.

Sholawat beserta salam, tak lupa saya haturkan juga kepada Nabi Muhammad Saw, karena beliau telah berhasil membawa kita dari zaman kebodohan menuju zaman yang penuh dengan khazanah ilmu pengetahuan.

Ucapan terima kasih juga tak lupa saya sampaikan, kepada dosen pembimbing mata kuliah TPKI (Teknik Penulisan Karya Ilmiah), yakni bapak Dr. Phil. Khoirun Ni’am, yang telah bersedia membimbing saya dalam proses penulisan tugas ini.

Kepada segenap teman-teman saya, Kelas ‘B’ PBI semester I 2015, yang selama ini telah menemani, membantu dan mengingatkan saya dalam menyelasaikan tugas ini, saya ucapkan terima kasih.

Setelah melalui proses yang panjang dan menghabiskan waktu yang banyak, akhirnya tugas saya yang berjudul Game Online dan Perkembangan Bahasa Inggris Pada Anak Usia Dini bisa terselesaikan dengan baik dan tepat waktu. Masih banyak kesalahan-kesalahan yang saya perbuat dalam tugas ini, baik itu kesalahan pada tata cara bahasa atau dalam penulisan. Oleh karena itu saya mohon maaf, apabila kesalahan yang saya perbuat dalam tugas ini berakibat fatal. Sekian, semoga tugas ini dapat bermanfaat, baik bagi diri saya pribadi atau orang lain. Amien.

(2)

DAFTAR ISI

Kata Pengantar ... 1 Daftar Isi ... 2 Bab I : Pendahuluan ... 3

Latar Belakang ... Rumusan Masalah ... Tujuan ...

3 4 4 Bab II : Pembahasan ... 5

Pengertian Game Online ... Game Online pada Anak Usia Dini ... Perkembangan Bahasa Inggris pada Anak Usia Dini ... Hubungan Game Online dengan Perkembangan Bahasa Inggris pada Anak Usia Dini ...

5 8 10

12 Bab III : Penutup ...

Kesimpulan ... Saran ...

13 13 13 Daftar Pustaka ... 14

(3)

A. Latar Belakang

Game adalah sebuah permainan yang identik dengan teknologi seperti smartphone, komputer, game board, Playstation dan sebagainya. Dalam bermain game juga terdapat aturan-aturan tertentu, sehingga ada pemeneng dan ada juga yang kalah, biasanya dalam konteks tidak serius atau sekedar hiburan.

Karena dasarnya adalah teknologi, maka game terus berkembang seiring dengan perkembangan teknologi. Dalam beberapa tahun terakhir, game yang populer dan banyak dimainkan adalah game online, yaitu game yang memungkinkan para pemainnya terhubung dengan pemain lain di seluruh belahan dunia hanya dengan satu perangkat dan koneksi internet.

Game online telah mengalami perkembangan yang amat pesat. Game Online tidak hanya menjamur di kota-kota besar, tetapi juga telah merambah kota-kota kecil dan desa-desa. Hal ini terlihat dari banyaknya jumlah game center yang muncul dengan pelanggan yang sering kali lebih banyak daripada pelanggan warnet (warung internet).

Sejatinya, sasaran dari pembuatan game online ini adalah remaja dan anak usia dini. Tapi tak sedikit orang dewasa bahkan orang tua yang juga ikut bermain game online ini. Tak peduli dengan usia, jenis kelamin, suku, ras, pangkat atau kekuasaan, dalam game online semuanya sama. Pemain ditakutui jika levelnya tinggi dan permainannya hebat.

Game online memiliki pengaruh yang sangat besar kepada para pemainnya. Selain pengaruh negatif, tentu juga ada pengaruh positifnya. Salah satunya adalah perkembangan kemampuan bahasa inggris para pemainnya.

Sebagian besar dari game online yang populer, merupakan game yang diciptakan oleh perusahaan luar negeri, seperti Amerika, Jepang, Inggris dan China. Bahasa utama yang digunakan juga bahasa internasional, seperti Inggris, Arab, Prancis dan lainnya. Karena itulah, seorang pemain game online harus mampu berbahasa asing tersebut, terutama bahasa Inggris.

Tidak hanya itu, pemain-pemain dari seluruh dunia juga dapat berinteraksi dengan pemain lain yang berbeda negara, jadi hal ini juga mengharuskan para pemain untuk memahami bahasa inggris untuk berkomunikasi.

(4)

Oleh karena itu, dibuatlah tulisan dengan judul Game Online dan Perkembangan Bahasa Inggris pada Anak Usia Dini untuk mengetahui lebih jelas hubungan antara keduanya.

B. Rumusan Masalah

1. Apa game online itu?

2. Bagaimana perkembangan Bahasa Inggris pada anak usia dini? 3. Bagaimana game online pada anak usia dini?

4. Adakah hubungan game online dan perkembangan bahasa Inggris pada anak usia dini?

C. Tujuan

1. Untuk mengetahui apa itu game online.

2. Untuk mengetahui bagaimana perkembangan bahasa Inggris pada anak usia dini.

3. Untuk mengetahui bagaimana game online pada anak usia dini.

4. Untuk mengetahui adakah hubungan antara game online dan perkembangan bahasa Inggris pada anak usia dini.

BAB II PEMBAHASAN A. Pengertian Game Online

(5)

berbada, yakni berarti sedang aktif dalam jaringan internet. Jadi secara umum game online dapat diartikan sebagai permainan yang dimainkan oleh satu orang atau lebih dan mengharuskan para pemainnya untuk berada atau aktif dengan koneksi internet.

Menurut Eddy Lim, ketua umum sekaligus salah seorang pendiri IeSPA, sebuah asosiasi olahraga elektronik Indonesia, mengatakan bahwa game online adalah sebuah permainan yang dimainkan secara online via internet, bisa menggunakan PC (personal computer), atau konsul game biasa seperti PS4, Xbox, smarphone dan sejenisnya.1

Dalam situs Wikipedia, dijelaskan bahwa game online adalah jenis permainan

yang memanfaatkan jaringan komputer. Jaringan yang biasanya digunakan adalah jaringan internet dan yang sejenisnya serta selalu menggunakan teknologi yang ada saat ini, seperti modem dan koneksi kabel. Biasanya permainan ini disediakan sebagai tambahan layanan dari perusahaan penyedia jasa warnet atau dapat diakses langsung melalui sistem dari perusahaan pengembang game online tersebut.2

Tekonologi game online ini diilhami oleh penemuan metode networking komputer pada tahun 70-an oleh militer di Amerika Serikat. Dari konsep inilah dikembangkan berbagai fitur baru, termasuk di dalamnya game online. Pada awal mula kemunculannya, jaringan yang digunakan dalam game online masih Lokal Area Network (LAN). Lalu seiring dengan perkembangan teeknologi dapat menggunakan jaringan yang lebih luas, yaitu melalui jalur www (world wide web) atau internet yang bisa diakses tanpa kabel (nirkabel).

Berbeda dengan mengirim surel atau mengakses situs internet biasa, dalam memainkan game online pemain perlu melakukan instalasi aplikasi game online terlebih dahulu. Karena game online tersebut hanya dapat dimainkan juka aplikasinya telah terpasang pada PC atau gedget orang yang ingin memainkan.

Tak jauh berbeda dengan game biasa atau game offline, dalam game online juga terdapat peraturan permainan, skill dan strategi pemain, hadiah jika menang dan hukuman jika kalah. Bedanya, game online tidak stagnan seperti game biasa. Karena dalam game online, para pemain akan melawan pemain lain yang juga memiliki kemampuan dan strategi permainan. Lawan yang akan dihadapi juga akan terus berganti, semakin tinggi level maka akan semakin sulit lawan yang akan dihadapi. Dalam game online, para pemain juga dapat berinteraksi dengan pemain lain, baik itu musuh, atau sekutu. Perbedaan lainnya adalah, bermain game online, pemain diharuskan memiliki akun pribadi dan kata sandi, sehingga harus melakukan registrasi

1 ZIGMA edisi Maret 2014, hal :23

(6)

terlebih dahulu sebelum bermain. Hal ini berguna agar pemain bisa bermain secara kontiniu tanpa khawatir apa yang telah dimainkan akan sia-sia, karena akan tetap tersimpan dan tidak akan hilang selama pemain tidak lupa ID akun serta sandi gamenya.

Dewasa ini, perkembangan game online di Indonesia meningkat drastis. Banyak sekali jenis-jenis game online yang beredar dan dapat dimainkan dengan mudah. Mulai dari game online yang dapat dimainkan secara gratis sampai yang berbayar sekalipun.

Menurut survey yang dilakukan oleh Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia, jumlah pengguna aktif internet di Indonesia mencapai 63 juta orang, atau sekitar 24 persen total populasi penduduk Indonesia. Dari 63 juta orang tadi, sekitar 10 persen atau 6 juta orang aktif bermain game online.3

Game online tidak hanya diminati oleh anak-anak dan remaja saja. Orang dewasa dan orang yang sudah tua sekalipun juga banyak yang aktif dalam bermain game online. Terbukti diwarung kopi atau di tempat umum lain yang menyediakan fasilitas free wi-fi, maka banyak orang dewasa yang juga ikut bermain game online. Di jasa-jasa penyedia game, juga banyak orang dewasa yang bermain game online.

Sejatinya, tujuan utama dari pembuatan game online adalah semata untuk hiburan dan menyegarkan kembali otak. Tetapi, seiring dengan perkembangannya, game online mulai berpindah haluan sebagai ladang bisnis baru, khususnya di Indonesia. Provider-provider game online mulai berlomba-lomba menciptakan inovasi dan kreasi baru agar game yang dikembangkan tetap eksis dimainkan. Para pemain game online yang handal juga berlomba-lomba mengumpulkan banyak gem atau berlian dalam game, untuk dijual kepada pemain game online yang ingin levelnya cepat tinggi. Para penyedia hardware juga berlomba-lomba mengeluarkan teknologi terbaiknya dengan grafik yang lebih bagus dan tahan lama. Lalu, penyedia jasa game centre juga mulai banyak bermunculan dengan fasilitas-fasilitas lebih lengkap, seperti toilet, AC, kantin dan sebagainya.

Bersamaan dengan perkembangannya, maka semakin banyak pula jenis-jenis dan macam-macam game online yang beredar. Berikut ini adalah jenis-jenis game yang beredar dan berkembang di Indonesia :

1. FPS atau First Person Shooter, sesuai dengan judulnya, jenis game online ini adalah game dimana pemainnya sebagai pemeran utama dalam game tersebut. Sehingga seolah-olah pemain lah yang berada dalam game

(7)

tersebut. Sebagian besar game jenis FPS ini mengambil latar peperangan dan militer. Sehingga senjata yang dipakai juga senjata-senjata yang dipakai dalam militer. Contoh dari game ini adalah Point Blank, Cross Fire, X-Shot dan sebagainya.

2. RTS atau Real-Time Strategy, merupakan jenis game online yang mengandalkan pada strategi para pemainnya. Biasanya memiliki banyak karakter, dan pemain diharuskan untuk mengatur karakter-karakter tersebut agar bisa bergerak sesuai keinginan dan memenangkan pertandingan. Contohnya adalah Clash of Clans, Empire, dan lainnya.4

3. RPG atau Role Playing Game, adalah game yang para pemainnya memainkan peran tokoh-tokoh khayalan dan berkolaborasi untuk merajut sebuah cerita bersama. Jenis game ini dibagi menjadi dua, yaitu :

LARP atau Live Action Role Playing yaitu game dimana para pemain bisa melakukan gerakan fisik tokohnya. Biasanya pemain menggunakan kostum dan alat-alat sesuai dengan tokoh dan cerita yang dia mainkan.

MMORPG atau massively Multiplayer Online Role-Playing Game adalah game RPG yang melibatkan ribuan pemain untuk bermain game bersama dalam dunia maya. Contoh Final Fantasy, Warcraft, DotA dan lainnya. 4. Construction and Management Simulation Game yaitu game yang

mensimulasi proyek pembangunan dan pengelolaan. Biasanya membangun sebuah kota dan mengelola kota tersebut. Contohnya Sim City, Caesar, Roller Coster Tycoon dan lainnya.5

B. Game online pada Anak Usia Dini

Menurut undang-undang sisdiknas tahun 2003, anak usia dini adalah anak yang berusia mulai 0-6 tahun. Menurut Mansur, anak usia dini adalah kelompok anak yang berada dalam proses pertumbuhan dan perkembangan yang bersifat unik. Mereka memiliki pola pertumbuhan dan perkembangan yang khusus sesuai dengan tingkat pertumbuhan dan perkembangannya.6

Dalam pembahasan ini, anak usia dini akan dikelompokkan dari usia 4-10 tahun. Jadi objek pembahasan game online pada anak usia dini adalah anak yang berusia mulai 4 hingga 10 tahun.

Sebagaimana dijelaskan di awal, bahwa peminat game online di Indonesia sangat banyak dan variatif. Tak terkecuali anak pada usia dini. Karena di zaman yang

4 https://rikanyimuk.wordpress.com/bisnis-offline/pengaruh-game-online-terhadap-kreativitas-anak/ diakses pada tanggal 04 Januari 2016 jam 14:21

(8)

modern ini, para orang tua telah memfasilitasi sarana untuk anak dapat bermain game online, seperti Tablet dan konsul game lain.

Sejatinya, game online ini berdampak buruk bagi perkembangan anak usia dini. Karena dapat menimbulkan kecanduan dan efek buruk lain. Bagaimana mungkin, anak yang semestinya belajar mengenali lingkungan di sekitarnya, lalu terbatas dengan adanya game online ini. Seakan dunia mereka hanya sebesar kotak persegi panjang yang orang tua mereka belikan dan mereka bawa kemana-mana.

Tapi mau tidak mau, baginilah tantangan global saat ini. Teknologi seperti Tablet dan konsul game adalah permainan kekinian yang kedudukannya telah menggantikan kelereng, layang-layang dan tutup botol. Oleh karena itu, solusi terbaiknya adalah melakukan pengawasan penuh dan meminimalisir segala kemungkinan terburuknya.

Selain dampak negatif, tentu juga terdapat dampak positif dalam game online. Dampak positif game online pada anak usia dini antara lain :

1. Gerak Fisik Anak, ada beberapa game online yang dapat melatih perkembangan fisik anak. Dengan game seperti berlari, bersepeda atau menari, anak akan cenderung mengikuti gerakan yang ada pada game. 2. Hiburan sekaligus Menjalin Hubungan Sosial Anak, dengan game online

secara tidak langsung anak diajari untuk berkomunikasi dengan orang lain, baik itu dalam keadaan melawan atau berteman. Sehingga ketika nanti menjumpai dunia luar, anak tidak kaget.

3. Meningkatkan Kemampuan Visual Anak, game-game yang beredar semuanya memiliki tingkat warna yang tajam, tokoh-tokoh yang menarik, latar yang unik, cerita yang membangun dan itu akan membantu mengembangkan kemampuan visual anak.

4. Membangun Kerja Sama atau Teamwork, dalam game online para pemain dituntut untuk saling membantu dengan rekan atau pemain lain. Hal ini akan mengajari anak bahwa dalam hidup kita harus tolong menolong dan bekerjasama demi menggapai tujuan bersama.

5. Agar Anak Tidak Gaptek, perkembangan teknologi sangat pesat dan terus-menerus. Terlambat sedikit saja akan membuat siapapun ketinggalan berita dan informasi tentang teknologi. Untuk itu, dengan game online, anak dapat belajar sedikit demi sedikit tentang perkembangan teknologi.

(9)

pikirinnya. Begitu juga dengan anak, pikiran-pikiran anak akan lebih tenang dan tekanan pikirannya akan berkurang dengan bermain game online.7

C. Perkembangan Bahasa Inggris pada Anak Usia Dini

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya bahwa anak usia dini disini adalah anak yang berusia mulai dari 4 hingga 10 tahun. Pada masa usia ini, anak-anak cenderung aktif mempelajari berbagai hal, karena rasa keingintahuan yang dimiliki sangat tinggi. Jadi semakin banyak hal baru yang ditemui anak dalam usia ini, maka akan semakin banyak juga pengetahuan baru yang dipelajari.

Pada masa usia ini juga, anak-anak sudah saatnya dikenalkan dengan bahasa-bahasa asing, khususnya bahasa-bahasa Inggris. Karena itu akan diperlukan nanti ketika sudah memasuki sekolah formal. Dengan mengenalkan anak beberapa kata dalam bahasa Inggris, maka mereka akan lebih mudah dalam mempelajari bahasa Inggris, karena mereka telah sering mendengar dan mengucapkan kata dalam bahasa Inggris.

Mengajarkan bahasa Inggris pada anak usia dini tidak begitu sulit. Orang tua hanya perlu memperkenalkan benda yang sering ditemukan atau kegiatan yang sering dilakukan dalam bahsa Inggris. Tidak memerlukan teori, hanya dilakukan berulang-ulang saja. Dengan demikian anak akan terbiasa mendengar, lalu mengucapkan, mengingat kata yang diajarkan dan menggunakannya dalam keseharian.

Memberikan pendidikan bahasa Inggris pada anak usia dini adalah bentuk dari long term memories atau pola agar ingatan bertahan lama. Oleh karena itu, dalam menjalankan konsep ini dibutuhkan tingkat kesabaran dan kreativitas yang tinggi, karena anak mudah sekali bosan. Selain itu juga harus fokus pada input bukan pada output, karena yang penting dalam pengembangan bahasa Inggris pada anak usia dini adalah bagaimana anak berlatih konsentrasi dan menghafal, bukan bagaimana anak menghafalkan kosakata sebanyak mungkin.8

Di sisi lain, perlu dipahami juga bahwa pada masa usia ini adalah masa-masa bermain bagi anak-anak. Pikiran mereka hanya dipenuhi dengan segala hal yang menyenangkan dan dapat menghibur. Jadi cara yang tepat dalam mengembangkan kemampuan bahasa Inggris pada anak usia dini juga harus memiliki unsur permainan dan hiburan. Tidak hanya itu, metode yang dipakai juga harus menarik dan sesuai dengan keinginan anak. Hal ini akan sangat membantu anak memahami setiap apa yang dipelajari dengan mudah.

7 http://www.al-maghribicendekia.com/2013/04/manfaat-game-online-dan-permainan-untuk.html diakses pada tanggal 04 Januari 2016 jam 15:08

(10)

Beberapa metode yang dapat dipakai dalam mengembangkan bahsa Inggris pada anak diantaranya adalah :

1. Metode TPR atau Total Physical Response Method, yaitu metode pembelajaran bahasa Inggris yang lebih menakankan pada kegiatan langsung yang berhubungan dengan fisik dan gerak. Contoh dari metode ini adalah, jika mengajarkan anak tentang benda, maka benda itulah yang ditunjukkan sambil mengucapkan bahasa ingris dari benda tersebut. Dalam metode ini tulisan tidaklah begitu penting, karena yang diutamakan adalah pengucapannya.

2. Teaching by Song, lagu-lagu anak-anak yang berbahasa Inggris sangat bagus untuk dijadikan sebagai media dalam mengembangkan bahasa Inggris pada anak usia dini. Karena pada usia tersebut, anak-anak akan senang mendengarkan lagu dan akan menyanyikannya. Semakin banyak lagu yang anak-anak hafal, maka akan semakin banyak pula kata atau kalimat yang anak-anak kenal.

3. Teaching by Game, game adalah sarana terbaik untuk mengembangkan kemampuan bahasa Inggris anak usia dini. Ksrena selain mereka dapat terhibur dengan game, secara tidak langsung pengetahuan dan kosakata mereka juga akan ikut bertambah.

4. Teaching by using stories, cerita-cerita lucu dan seru adalah sesuatu yang sangat baik jika digunakan dalam mengembangkan bahasa Inggris pada anak usia dini. Dengan cerita, kosakata akan jauh lebih banyak yang dapat dikenal oleh anak dan anak dapat mengimajinasikan cerita-cerita tersebut.9

Berbagai metode diatas hanyalah contoh dari sekian banyak metode yang dapat dipakai dalam mengajarkan bahasa Inggris terhadap anak usia dini. Masih banyak motode dan cara lain yang dapat digunakan. Dan perlu diperhatikan, agar memakai metode atau cara yang benar-benar cocok dan pas dengan anak. Sehingga proses belajar akan terasa indan, anak tidak akan cepat bosan dan ingatan tentang kosakata akan cenderung lebih lama.

Perlu diperhatikan juga kelebihan dan kekurangan masing-masing metode atau cara. Karena jika salah sedikit saja, maka akibatnya akan fatal. Jika terjadi kesalahan dalam metode pengajaran yang diterapkan, maka anak akan salah persepsi dalam

(11)

mempelajari bahasa Inggris. Jika anak harusnya suka dan senang belajar bahasa Inggris, maka dengan kesalahan metode, anak dapat membenci dan tidak menyukai pelajaran bahasa Inggris. Jika itu terjadi, maka akan terus terjadi ketakutan atau semacam phobia dalam diri anak untuk belajar bahasa Inggris.

D. Hubungan Game Online dengan Perkembangan Bahasa Inggris pada Anak Usia Dini

Dari serangkaian penjelasan diatas, dapat dipahami bahwa terdapat hubungan antara game online dan perkembangan bahasa Inggris pada anak usia dini. Game online, adalah salah satu media permainan yang banyak diminati oleh anak usia dini. Sebagian besar game online yang beredar di Indonesia adalah game online ciptaan perusahaan-perusahaan luar negeri. Jadi bahasa yang di pakai dalam game online tersebut adalah bahasa Inggris. Oleh karena itu, dengan memainkan game online maka anak akan menemukan banyak kosakata dalam bahasa inggris. Pertama, mungkin mereka tidak paham maksud dari kosakata tersebut. Tapi karena frekuensi pertemuan yang tinggi, maka mereka sedikit demi sedikit akan paham kosakata bahasa inggris dalam game online yang mereka mainkan.

Sejatinya, game online ini adalah media yang sangat praktis dan mudah untuk mengembangkan kemampuan bahasa Inggris pada anak usia dini. Anak-anak tidak akan sadar jika mereka belajar. Mereka hanya tau bahwa yang mereka lakukan adalah bermain dan mereka senang melakukan itu. Tapi secara tidak langsung, mereka juga belajar dan menghafal kosakata dalam bahasa Inggris, walaupun mereka tidak menyadari hal itu.

(12)

BAB III PENUTUP A. Kesimpulan

Bahasa Inggris merupakan bahasa Internasional yang sangat penting bagi setiap orang. Pelajaran bahasa Inggris juga sudah diajarkan secara formal sejak masa sekolah di TK atau PAUD. Maka, mengajarkan bahasa Inggris pada anak sejak usia dini adalah cara terbaik agar anak tidak kesulitan ketika belajar secara formal di sekolah. Dengan perkembangan teknologi saat ini, banyak sekali media-media pembelajaran bahasa Inggri yang dapat digunakan pada anak usia dini. Salah satunya adalah game online. Dengan game online anak dapat menghafal kosakata baru dalam bahasa Inggris dan dapat berinteraksi dengan pemain lain yang juga berasal dari berbagai negara. Karena game sifatnya adalah hiburan, maka anak tidak akan mengalami tekanan dalam belajar, karena menurut mereka, mereka sedang bermain, bukan belajar. Dapat dibayangkan bagaimana anak usia 4 hingga 10 tahun dapat berkomunikasi dengan jutaan orang dari berbagai negara dengan bermain game online.

B. Saran

Segala sesuatu memiliki kelebihan dan kekurangan. Tak terkecuali dengan dengan game online. Mungkin game online bermanfaat untuk perkembangan bahasa Inggris anak usia dini, tapi jangan lupakan dampak buruk dari game online tersebut. Mungkin tidak salah jika membiarkan anak bermain game online, tapi juga perlu pengawasan dan kontrol yang tepat bagi orang tua. Jangan sampai game online yang awalnya untuk mengembangkan kemampuan bahasa Inggris anak, menjadi hal yang dapat membuat anak malas melakukan sesuatu dan kecanduan bermain game. Banyak orang bisa sukses masa depannya karena game online, tapi tak sedikit pula yang masa depannya hancur karena game online.

(13)

--- http://ligagame.com/index.php/home/1/5228-berapa-jumlah-pemain-game-online-di-indonesia-ini-datanya

--- https://rikanyimuk.wordpress.com/bisnis-offline/pengaruh-game-online-terhadap-kreativitas-anak/

---http://akhdian.net/2012/07/05/jenis-jenis-game-online/

--- Mansur, Pendidikan Anak Usia Dini dalam Islam,2005, Yogyakarta : Pustaka Pelajar

--- http://www.al-maghribicendekia.com/2013/04/manfaat-game-online-dan-permainan-untuk.html

--- http://delftseducation.com/bahasa-inggris/cara-mengajarkan-bahasa-inggris-pada-anak-usia-dini/

Referensi

Dokumen terkait

Madu dengan pemalsuan menggunakan pengental dan gula seperti MSS merupakan jenis madu palsu yang lebih mudah diketahui karena dapat dideteksi dengan efektivitas tinggi

Akan tetapi sebagai tontonan yang mengedukasi dan dapat dijadikan sebagai media pembelajaran yang dapat memberikan ilmu pengetahuan kepada penonton terutama

Pada penelitian ini dilakukan penilaian beban kinerja dosen berdasarkan empat faktor utama yang digunakan sebagai acuan dalam pengambilan keputusan yaitu

Selain dari pada itu, peningkatan pemenuhan air baku masyarakat sebanyak 60,8 % pada akhir 2018 nanti juga didukung terlaksananya pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum

Sedangkan perlakuan yang memiliki nilai rerata luas daun dan bobot kering rendah pada perlakuan P1 Hal ini terlihat dari hasil pengamatan pada luas daun dan bobot kering total

Kombinasi Limbah Kelapa Sawit Danampas Tahu Sebagai Media Budidaya Maggot (Hermetia Illucens) Salah Satu Alternatip Pakan

Berbeda dari sikus batuan yang terutama merupakan fenomena yang terjadi di kerak benua, maka siklus tektonik terutama melibatkan kerak samudera, dan prosesnya didominasi

Bagi sebuah perusahaan asuransi, yang penting bukan hanya luasnya jaminan yang diberikan serta premi yang kompetitif, tetapi juga pelayanan klaim terpadu yang cepat