• Tidak ada hasil yang ditemukan

PEMBUATAN APLIKASI INVENTORI BAHAN KIMIA

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "PEMBUATAN APLIKASI INVENTORI BAHAN KIMIA"

Copied!
61
0
0

Teks penuh

(1)

PEMBUATAN APLIKASI INVENTORI BAHAN KIMIA

DI BALAI PENELITIAN TANAMAN

REMPAH DAN OBAT

YUNIA EKA PUTRI

PROGRAM KEAHLIAN MANAJEMEN INFORMATIKA PROGRAM DIPLOMA

INSTITUT PERTANIAN BOGOR BOGOR

(2)
(3)

PERNYATAAN MENGENAI LAPORAN AKHIR DAN

SUMBER INFORMASI

Dengan ini saya menyatakan laporan tugas akhir Pembuatan Aplikasi Inventori Bahan Kimia di Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat adalah karya saya dengan arahan pembimbing dan belum pernah diajukan sebelumnya dalam bentuk apapun ke perguruan tinggi manapun. Sumber informasi yang berasal atau dikutip dari karya yang diterbitkan penulis lain telah disebutkan dalam teks dan dicantumkan dalam Daftar Pustaka dibagian akhir laporan ini.

Bogor, Juni 2015

Yunia Eka Putri

(4)

ABSTRACT

YUNIA EKA PUTRI. The Making Of Application Inventory Chemicals at the Crops Research Institute for Spices and Medicinal Plants. Supervised by SHELVIE NIDYA NEYMAN.

Crops Research Institute for Spices and Medicinal Plants is one of the agencies engaged in the research and development of herbs and medicinal plants. One part of the research activities carried out at the laboratory quality test. Laboratory quality test conducted tests on samples of herbs and spices that is supported by the infrastructure and facilities equipment and chemicals. The chemicals contained in laboratory quality test consists of various types of chemicals with a sufficient amounts of lots. Chemical inventory system that took place in laboratory quality test is still recorded manually in Microsoft Office Excel. Therefore created an application inventory of chemicals. This application provides the facility for entering data of chemicals that are in and out, providing information about the quantity of chemicals that are available and to report the stock of chemicals that will give convenience and time efficient for users to reduce the extra work load when entering data and create reports. The making of this application using prototype method which desktop-based and using VB.Net programming language.

(5)

RINGKASAN

YUNIA EKA PUTRI. Pembuatan Aplikasi Inventori Bahan Kimia di Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat. Dibimbing oleh SHELVIE NIDYA NEYMAN.

Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat atau disingkat Balittro merupakan salah satu instansi yang bergerak dibidang penelitian dan pengembangan tanaman rempah dan obat. Salah satu bagian dari kegiatan penelitian tersebut dilakukan pada bagian laboratorium uji mutu. Laboratorium uji mutu merupakan unit pelaksana pengujian mutu komoditas diantaranya tanaman obat, tanaman aromatik, tanaman rempah, benih, kapang kontaminan, unsur hara makro mikro, tanah, jaringan tanaman dan pupuk. Laboratorium uji mutu melakukan pengujian terhadap sampel tanaman obat dan rempah yang didukung dengan sarana dan fasilitas peralatan dan bahan kimia. Bahan kimia yang terdapat pada laborotorium uji mutu terdiri dari berbagai jenis dengan jumlah yang cukup banyak. Permasalahan yang ada adalah sistem persediaan bahan kimia yang berlangsung pada laboratorium uji mutu saat ini masih dicatat secara manual pada Microsoft Office Excel. Solusi untuk permasalahan tersebut adalah dengan membuat sebuah aplikasi yang dapat memberikan kemudahan kepada pengguna. Aplikasi ini menyediakan fasilitas untuk menginputkan data bahan kimia yang masuk dan keluar, pembuatan laporan serta menampilkan informasi tentang kuantitas bahan kimia yang tersedia. Pembuatan Aplikasi Inventori Bahan Kimia di Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat menggunakan metodelogi pengembangan prototipe dengan dua kali iterasi yaitu iterasi pertama, dan iterasi kedua. Aplikasi ini berbasis desktop dengan menggunakan bahasa pemrograman VB.Net.

(6)

PEMBUATAN APLIKASI INVENTORI BAHAN KIMIA

DI BALAI PENELITIAN TANAMAN

REMPAH DAN OBAT

YUNIA EKA PUTRI

Laporan Akhir

sebagai salah satu syarat untuk memperoleh gelar Ahli Madya

pada

Program Diploma Keahlian Manajemen Informatika

PROGRAM KEAHLIAN MANAJEMEN INFORMATIKA PROGRAM DIPLOMA

INSTITUT PERTANIAN BOGOR BOGOR

(7)

Judul Tugas Akhir : Pembuatan Aplikasi Inventori Bahan Kimia di Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat

Nama : Yunia Eka Putri

NIM : J3C112039

Disetujui oleh

Shelvie Nidya Neyman, SKom, MSi Pembimbing

Diketahui oleh

Dr Ir Bagus Priyo Purwanto, MAgr Dr Ir Muhammad Syamsun, MSc Direktur Koordinator Program Keahlian

(8)
(9)

PRAKATA

Puji dan syukur penulis panjatkan kepada Allah SWT atas segala karunia-Nya sehingga karya ilmiah ini berhasil diselesaikan. Tema yang dipilih dalam kegiatan praktik kerja lapangan yang dilaksanakan sejak bulan Februari 2015 sampai Maret 2015 ini ialah sistem informasi, dengan judul Pembuatan Aplikasi Inventori Bahan Kimia di Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat.

Terima kasih penulis ucapkan kepada Ibu Shelvie Nidya Neyman, SKom, MSi selaku dosen pembimbing, Bapak Dr. Dono Wahyuno dari Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat sebagai pembimbing lapangan atas bimbingan dan dukungan serta ilmu yang diberikan serta segenap pegawai laboratorium uji mutu Balittro yang telah banyak membantu dalam melaksanakan kegiatan PKL. Ungkapan terima kasih juga disampaikan kepada Ayah, Ibu dan keluarga atas dukungan doa dan kasih sayangnya. Serta teman-teman Manajemen Informatika 49 yang telah banyak membantu dalam menyelesaikan tulisan ini.

Semoga karya ilmiah ini bermanfaat.

Bogor, Juni 2015

Yunia Eka Putri

(10)

DAFTAR ISI

1.1 Latar Belakang 1

1.2 Tujuan 1

1.3 Ruang Lingkup 2

1.4 Manfaat 2

2.1 Lokasi dan Waktu PKL 2

2.2 Metode Pengembangan Sistem 2

2.2.1 Komunikasi 3

2.2.2 Perencanaan Secara Cepat 3

2.2.3 Pemodelan Perancangan Secara Cepat 3

2.2.4 Pembentukan Prototipe 4

2.2.5 Penyerahan Sistem & Umpan Balik 4

2.3 Tinjauan Pustaka 4

2.3.1 Database 4

2.3.2 Database Management System 4

2.3.3 Structured Query Language 4

2.3.4 Unified Modeling Language 4

2.3.6 Black Box Testing 6

3.1 Sejarah 6

3.2 Kegiatan 7

3.3 Struktur Organisasi 7

3.4 Visi dan Misi 8

4.1 Prototipe Pertama 9

4.1.1 Komunikasi 9

4.1.2 Perencanaan Secara Cepat 10

4.1.3 Pemodelan Perancangan Secara Cepat 12

4.1.4 Pembentukan Prototipe 16

4.1.5 Penyerahan Sistem ke Pengguna dan Umpan Balik 20

4.2 Prototipe Kedua 23

4.2.1 Komunikasi 23

4.2.2 Perencanaan Secara Cepat 24

4.2.3 Pemodelan Perancangan Secara Cepat 25

4.2.4 Pembentukan Prototipe 27

4.2.5 Penyerahan Sistem ke Pengguna dan Umpan Balik 30

5.1 Simpulan 31

PENELITIAN TANAMAN REMPAH DAN OBAT 8

(11)

5.2 Saran 32

DAFTAR TABEL

1 Simbol-simbol Classdiagram 5

2 Simbol-simbol dan keterangan use casediagram 5

3 Simbol-simbol dan keterangan activity diagram 6

4 Deskripsi kebutuhan fungsional 11

5 Activity diagram aplikasi inventori bahan kimia 12

6 Deskripsi tabel login 14

7 Deskripsi tabel barang 14

8 Deskripsi tabel stok 14

9 Deskripsi perancangan masukan 15

10 Deskripsi perancangan keluaran 16

11 Deskripsi implementasi masukan 18

12 Deskripsi implementasi keluaran 20

13 Deskripsi pengujian awal 21

14 Analisis kebutuhan fungsional pada prototipe kedua 24 15 Activity diagram aplikasi inventori bahan kimia prototipe kedua 25

16 Deskripsi tabel barang 26

17 Perancangan keluaran prototipe kedua 27

18 Deskripsi pengujian prototipe kedua 30

DAFTAR GAMBAR

1 Paradigma pembuatan prototipe Pressman 2012 3

2 Struktur Organisasi Balittro 8

3 Alur proses bisnis sebelum dibuat aplikasi inventori bahan kimia 9 4 Alur proses bisnis sesudah aplikasi inventori bahan kimia diusulkan 10

5 Use case diagram aplikasi inventori bahan kimia 12

6 Class diagram aplikasi inventori bahan kimia 13

7 Rancangan menu utama aplikasi inventori bahan kimia 15 8 Rancangan menu login aplikasi inventori bahan kimia 15 9 Implementasi database aplikasiinventori bahan kimia 17 10 Implementasi menu utama aplikasi inventori bahan kimia 17 11 Implementasi menu login aplikasi inventori bahan kimia 17

12 Implementasi proses login 18

13 Implementasi proses tambah data 19

14 Implementasi proses ubah data 19

15 Implementasi proses hapus data 20

16 Implementasi proses tampil laporan 20

17 Use case diagram aplikasi inventori bahan kimia prototipe kedua 25

18 Class diagram prototipe kedua 26

DAFTAR PUSTAKA 32

(12)

19 Rancangan tampilan menu utama prototipe kedua 26

20 Implementasi database prototipe kedua 28

21 Implementasi antarmuka menu utama prototipe kedua 28 22 Implementasi proses tampil stok bahan kimia di bawah limit 29

23 Implementasi proses tampil manual book 29

24 Implementasi keluaran stok bahan kimia di bawah limit 29 25 Implementasi keluaran manual book aplikasi IBK 30

DAFTAR LAMPIRAN

1 Activity diagram login 35

2 Activity diagram tambah data 35

3 Activity diagram ubah data 35

4 Activity diagram hapus data 36

5 Activity diagram pencarian data 36

6 Activity diagram tampil laporan bahan kimia 36

7 Activity diagram tampil laporan harian stok bahan kimia 37 8 Activity diagram tampil laporan bulanan stok bahan kimia 37

9 Activity diagram cetak laporan 37

10 Activity diagram export laporan 38

11 Activity diagram ubah kata sandi 38

12 Perancangan masukan tambah data bahan kimia 39

13 Perancangan masukan tambah data stok bahan kimia 39

14 Perancangan keluaran tabel data bahan kimia 39

15 Perancangan keluaran tabel data stok bahan kimia 40

16 Perancangan keluaran laporan bahan kimia 40

17 Perancangan keluaran laporan harian stok bahan kimia 40 18 Perancangan keluaran laporan bulanan stok bahan kimia 41

19 Implementasi tabel login 41

20 Implementasi tabel barang 41

21 Implementasi tabel stok 42

22 Implementasi masukan tambah data bahan kimia 42 23 Implementasi masukan tambah data stok bahan kimia 42

24 Implementasi keluaran tabel bahan kimia 43

25 Implementasi keluaran tabel stok bahan kimia 43

26 Implementasi keluaran laporan bahan kimia 43

27 Implementasi keluaran laporan harian stok bahan kimia 44 28 Implementasi keluaran laporan bulanan stok bahan kimia 44

29 Activity diagram ubah nama pengguna 44

30 Activity diagram tampil stok bahan kimia di bawah limit 45

31 Activity diagram tampil manual book 45

32 Activity diagram lupa kata sandi 45

33 Perancangan keluaran tampil stok bahan kimia di bawah limit 46

(13)

1

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat atau disingkat Balittro merupakan salah satu instansi yang bergerak dibidang penelitian dan pengembangan tanaman rempah dan obat. Salah satu bagian dari kegiatan penelitian tersebut dilakukan pada bagian laboratorium uji mutu.

Laboratorium uji mutu merupakan unit pelaksana pengujian mutu komoditas diantaranya tanaman obat, tanaman aromatik, tanaman rempah, benih, kapang kontaminan, unsur hara makro mikro, tanah, jaringan tanaman dan pupuk. Pengujian didukung dengan sarana dan fasilitas peralatan dan bahan kimia yang memenuhi standar kalibrasi dan analis yang berpengalaman. Bahan kimia yang terdapat pada laboratorium uji mutu terdiri dari berbagai jenis bahan kimia dengan jumlah yang cukup banyak.

Sistem persediaan bahan kimia yang berlangsung pada laboratorium uji mutu saat ini yaitu setiap pencatatan bahan kimia yang masuk dan yang keluar atau digunakan dicatat secara manual menggunakan Microsoft Office Excel. Hal tersebut berakibat terhadap penggunaan waktu yang relatif tidak sedikit dan juga kemungkinan terjadi kesalahan dalam penginputan data. Kegiatan Praktik Kerja Lapangan ini mencoba memberikan satu solusi untuk permasalahan tersebut yaitu dengan pembuatan aplikasi yang dapat mengolah data inventori bahan kimia.

Berdasarkan latar belakang diatas, maka akan dibuat sebuah sistem informasi berupa sebuah aplikasi inventori bahan kimia di Balittro khususnya pada bagian laboratorium uji mutu. Aplikasi inventori akan membantu proses operasional instansi mulai dari pencatatan barang masuk, penyimpanan, dan barang keluar. Aplikasi ini berbasis desktop dengan menggunakan bahasa pemrograman VB.Net. Metode yang digunakan pada aplikasi ini adalah metode prototipe.

1.2 Tujuan

Tujuan dari pembuatan Aplikasi Inventori Bahan Kimia di Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat adalah sebagai berikut :

1 Menyediakan fasilitas yang dapat digunakan untuk memasukkan data bahan kimia yang masuk dan yang keluar.

2 Menyajikan data dan informasi tentang kuantitas bahan kimia yang masih tersedia.

(14)

1.3 Ruang Lingkup

Ruang lingkup sistem informasi ini adalah membuat sistem informasi yang dapat melakukan pengolahan data bahan kimia. Aplikasi ini dibuat berbasis

desktop karena hanya diakses oleh satu pengguna dan data bahan kimia tidak akan dipublikasikan kepada pegawai lainnya yang ada di lingkungan Balittro. Aplikasi ini hanya digunakan pada laboratorium uji mutu di Balittro. Fasilitas yang disediakan pada aplikasi ini adalah pengguna dapat menginputkan data bahan kimia yang masuk dan yang keluar, menyajikan data dan informasi kuantitas bahan kimia yang tersedia dan membuat laporan harian dan bulanan stok bahan kimia. Pengguna aplikasi ini harus menginputkan data stok bahan kimia setiap bulan dan sehari sekali. Selain itu, pengguna tidak dapat menginputkan data stok bahan kimia pada bulan sebelumnya.

1.4 Manfaat

Sistem informasi inventori bahan kimia ini diharapkan mempermudah proses penginputan data bahan kimia, menyajikan informasi yang lebih cepat dan akurat mengenai stok bahan kimia yang tersedia, mempermudah pembuatan laporan harian dan bulanan stok bahan kimia, serta dapat mengubah sistem manual menjadi komputerisasi.

2

METODE KERJA

2.1 Lokasi dan Waktu PKL

Kegiatan Praktik Kerja Lapangan (PKL) dilaksanakan mulai tanggal 2 Februari 2015 hingga 28 Maret 2015. Waktu pelaksanaan mulai hari Senin hingga Kamis mulai pukul 08.00 – 16.00 dan Jumat mulai pukul 08.00 – 16.30. Tempat pelaksanaan PKL bertempat di Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat yang beralamat di Jl. Tentara Pelajar No. 3 Bogor 16111.

2.2 Metode Pengembangan Sistem

(15)

antara tim pengembang perangkat lunak, perencanaan secara cepat, pemodelan secara cepat, pembentukan prototipe, serta penyerahan aplikasi & umpan balik (Pressman 2012). Adapun tahapan metode prototipe dapat dilihat pada Gambar 1.

Gambar 1 Paradigma pembuatan prototipe Pressman 2012

2.2.1 Komunikasi

Pembuatan prototipe dimulai dengan dilakukannya komunikasi antara tim pengembang perangkat lunak dengan pelanggan untuk mendefinisikan sasaran keseluruhan untuk perangkat lunak yang akan dikembangkan, mengidentifikasi spesifikasi kebutuhan apa pun yang saat ini diketahui, dan menggambarkan area-area dimana definisi lebih jauh pada iterasi selanjutnya.

2.2.2 Perencanaan Secara Cepat

Pada tahap ini pengembang berfokus pada representasi kebutuhan apa saja yang dibutuhkan dalam pembuatan aplikasi ini. Pengembang melalukan analisis terhadap kebutuhan data, kebutuhan informasi, kebutuhan fungsional dan kebutuhan non fungsional untuk memenuhi kebutuhan aplikasi.

2.2.3 Pemodelan Perancangan Secara Cepat

(16)

2.2.4 Pembentukan Prototipe

Pada tahapan ini pengembang akan memulai konstruksi pembuatan prototipe. Prototipe yang sudah disepakati diterjemahkan ke dalam bahasa pemrograman dan dibuatkan interfacenya.

2.2.5 Penyerahan Sistem & Umpan Balik

Pada tahapan ini prototipe diserahkan kepada para stakeholder untuk melakukan evaluasi-evaluasi tertentu terhadap prototipe yang telah dibuat sebelumnya, kemudian akhirnya akan memberikan umpan balik yang akan digunakan untuk memperhalus spesifikasi kebututuhan.

2.3 Tinjauan Pustaka

2.3.1 Database

Sistem basis data (Database) adalah sistem terkomputerisasi yang tujuan utamanya adalah memelihara data yang sudah diolah atau informasi dan membuat informasi tersedia saat dibutuhkan (Shalahuddin & Sukamto 2011).

2.3.2 Database Management System

Database Management System (DBMS) adalah sistem software yang dapat mendefinisikan, membuat, memelihara dan mengontrol akses ke basis data (Yasin 2012).

2.3.3 Structured Query Language

Structured Query Language (SQL) adalah bahasa yang digunakan untuk mengelola data pada RDBMS. SQL awalnya dikembangkan berdasarkan teori aljabar relasional dan kalkulus (Shalahuddin & Sukamto 2011).

2.3.4 Unified Modeling Language

(17)

a Class Diagram

Class diagram menggambarkan struktur dan deskripsi class, package, dan objek beserta hubungan satu sama lain seperti containment, pewarisan, asosiasi, dan lain-lain. Class diagram berfungsi untuk menjelaskan tipe dari objek sistem dan hubungannya dengan objek yang lain (Yasin 2012). Keterangan dan simbol-simbol yang ada pada diagram kelas dapat dilihat pada Tabel 2.

Tabel 1 Simbol-simbol Classdiagram

Nama Simbol Keterangan

Kelas Kelas pada struktur sistem

Asosiasi /

association

Relasi antarkelas dengan makna umum, asosiasi biasanya juga disertai dengan multiplicity

Asosiasi berarah /

directed association

Relasi antarkelas dengan makna kelas yang satu digunakan oleh kelas yang lain, asosiasi biasanya juga disertai dengan multiplicity

Generalisasi Relasi antarkelas dengan makna

generalisasi-spesialisasi (umum khusus)

Kebergantungan /

dependency

Relasi antarkelas dengan makna kebergantungan antarkelas

Agregasi /

aggregation

Relasi antarkelas dengan makna semua-bagian (whole-part)

b Use Case Diagram

Use Case diagram adalah gambar dari beberapa atau seluruh aktor dan use case dengan tujuan mengenali interaksi mereka dalam suatu sistem (Yasin 2012). Keterangan dan simbol-simbol yang ada pada Use Case diagram dapat dilihat pada Tabel 2.

Tabel 2 Simbol-simbol dan keterangan use casediagram

Nama Simbol Keterangan

Aktor Seseorang atau sesuatu yang

berinteraksi dengan sistem yang dikembangkan

Use Case Peringkat tertinggi dari fungsionalitas

yang dimiliki sistem

Association Relasi antara actor dan use case

Generalisasi Untuk memperlihatkan struktur yang

(18)

c Activity Diagram

Activity diagram menggambarkan rangkaian aliran dari aktivitas, digunakan untuk mendeskripsikan aktivitas yang dibentuk dalam suatu operasi sehingga dapat juga digunakan untuk aktivitas lainnya seperti use case atau interaksi (Yasin 2012). Keterangan dan simbol-simbol yang ada pada activity diagram dapat dilihat pada Tabel 3.

Tabel 3 Simbol-simbol dan keterangan activity diagram

Nama Simbol Keterangan

Status awal Status awal aktivitas sistem, sebuah diagram ativitas memiliki sebuah status awal

Status akhir Status akhir yang dilakukan sistem, sebuah diagram ativitas memiliki sebuah status akhir

Aktivitas Aktivitas yang dilakukan sistem,

aktivitas biasanya diawali dengan kata kerja

Percabangan /

decision

Asosiasi percabangan dimana jika ada pilihan aktivitas lebih dari satu

Penggabungan /

join

Asosiasi penggabungan dimana lebih dari satu aktivitas digabungkan menjadi satu

2.3.6 Black Box Testing

Black box testing merupakan metode pengujian yang berfokus pada persyaratan fungsional perangkat lunak. Black box testing berupaya untuk menemukan kesalahan seperti fungsi yang salah, kesalahan antarmuka, kesalahan dalam struktur data, kesalahan kinerja, serta kesalahan inisialisasi dan penghentian (Pressman 2012).

3

KEADAAN UMUM BALAI PENELITIAN TANAMAN

REMPAH DAN OBAT

3.1 Sejarah

Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat (Balittro) berdiri sejak tahun 1984 dan merupakan salah satu Unit Pelaksana Teknis di bawah koordinasi Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan.

(19)

Keputusan Menteri Pertanian Nomor 64/Permentan/OT.140/10/2011 Balittro kembali berganti nama menjadi Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat. Balittro berada di Kawasan Kampus Penelitian Pertanian Cimanggu, tepatnya di Jalan Tentara Pelajar No. 3 Bogor.

Keberadaan Balai Penelitian ini tidak lepas dari kebutuhan akan lembaga riset yang mendukung pengembangan agribisnis dan agroindustri berbasis tanaman obat dan aromatik. Hal ini sejalan dengan peran indonesia yang sejak lama telah dikenal sebagai salah satu negara megadiversiti tanaman obat dan aromatik dunia. Indonesia telah memanfaatkan tanaman obat dan aromatik untuk berbagai produk obat alami yang dikenal dengan nama “JAMU” dan 70% minyak nilam untuk keperluan industri parfum dunia dipasok oleh indonesia.

aromatik dunia. Indonesia telah memanfaatkan tanaman obat dan aromatik untuk berbagai produk obat alami yang dikenal dengan nama “JAMU” dan 70% minyak nilam untuk keperluan industri parfum dunia dipasok oleh indonesia.

3.2 Kegiatan

Orientasi program penelitian Balittro adalah meningkatkan kuantitas dan kualitas produk tanaman rempah dan obat agar memiliki daya saing dalam kompetisi global sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan petani dan semua pihak yang terlibat di dalam agribisnis dan agroindustrinya.

Program utama penelitian Balittro difokuskan pada penelitian dasar untuk menghasilkan varietas unggul dengan teknologi pendukungnya serta teknologi pengolahan primer yang ramah lingkungan dan berkelanjutan serta pengembangan produk. Kompenen teknologi yang dihasilkan Balittro selanjutnya ditransfer melalui Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) untuk diadaptasi di daerah spesifik atau langsung ke pengguna akhir seperti petani dan pengusaha.

3.3 Struktur Organisasi

Balittro secara struktural merupakan unit pelaksana teknis di bidang penelitian dan pengembangan yang berada di bawah Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan, Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian Kementerian Pertanian Republik Indonesia.

(20)

Gambar 2 Struktur Organisasi Balittro

3.4 Visi dan Misi

Visi dari Balittro adalah menjadi balai berkelas dunia dalam penelitian dan diseminasi inovasi tanaman rempah dan obat. Untuk mencapai visi tersebut, Balittro mempunyai misi, yaitu Menghasilkan dan mengembangkan inovasi teknologi tanaman rempah dan obat, meningkatkan kualitas dan optimalisasi pemanfaatan sumberdaya penelitian tanaman rempah dan obat, mengembangkan jejaring kerjasama dalam dan luar negeri dalam rangka penguasaan IPTEK dan peningkatan peran Balai Tanaman Rempah dan Obat dalam pembangunan perkebunan dan meningkatkan mutu dan intensitas komunikasi/diseminasi teknologi tanaman rempah dan obat.

4

PEMBUATAN APLIKASI INVENTORI BAHAN KIMIA DI

BALAI PENELITIAN TANAMAN REMPAH DAN OBAT

Dalam pembuatan aplikasi inventori bahan kimia ini metode yang digunakan adalah metode evolusioner prototipe Pressman 2012. Alasan pemilihannya dikarenakan pembimbing lapangan dan pengguna di Balittro hanya mendefinisikan secara umum tentang sistem yang dibutuhkan tanpa menyebutkan secara rinci output apa saja yang dibutuhkan, pemrosesan dan data-data apa saja yang dibutuhkan. Dalam pembuatan aplikasi ini terdapat dua tahapan umum yaitu prototipe pertama dan prototipe kedua.

Kepala Balai

Kepala Seksi Pelayanan Teknik

Kelompok Jabatan Fungsional

Kepala Seksi Jasa Penelitian Kepala Sub Bagian

(21)

4.1 Prototipe Pertama

Prototipe pertama merupakan tahap yang pertama kali dibuat dalam pembangunan aplikasi. Prototipe pertama akan menghasilkan sebuah prototipe yang nantinya akan dianalisis kembali untuk disesuaikan dengan keinginan dan kebutuhan pengguna. Kekurangan yang terdapat pada prototipe yang dihasilkan akan dievaluasi untuk tahap selanjutnya.

4.1.1 Komunikasi

Tahapan ini merupakan tahap awal melakukan komunikasi dengan pembimbing lapangan dan pegawai laboratorium uji mutu. Komunikasi tersebut bertujuan untuk mendapatkan informasi mengenai proses bisnis pengolahan ketersediaan bahan kimia dan permasalahan yang dialami pengguna sebelumnya. Setelah itu, pengembang mengusulkan untuk membuat sebuah aplikasi inventori bahan kimia berbasis desktop yang dapat diakses oleh satu admin yaitu pegawai laboratorium uji mutu. Proses bisnis pengolahan ketersediaan bahan kimia sebelum dibuat aplikasi inventori bahan kimia dapat dilihat pada Gambar 3. Untuk proses bisnis pengolahan ketersediaan bahan kimia yang diusulkan dapat dilihat pada Gambar 4.

Pegawai Manager

Gambar 3 Alur proses bisnis sebelum dibuat aplikasi inventori bahan kimia Mulai

Selesai

Mencatat barang masuk dan keluar pada kertas

Memindahkan data yang terdapat pada kertas sebelumnya ke

microsoft office excel Membuka dokumen microsoft office excel

Menyerahkan laporan

(22)

Pegawai Sistem Manager

Gambar 4 Alur proses bisnis sesudah aplikasi inventori bahan kimia diusulkan

4.1.2 Perencanaan Secara Cepat

Tahapan perencanaan secara cepat dilakukan pembuatan perencanaan kerja dan tahap analisis untuk memenuhi kebutuhan aplikasi. Analisis kebutuhan pembuatan aplikasi inventori bahan kimia dibagi menjadi empat bagian, yaitu analisis kebutuhan data, analisis kebutuhan informasi, analisis kebutuhan fungsional.

a Analisis Kebutuhan Data

Pada tahapan ini dilakukan analisis kebutuhan data untuk mengetahui data-data yang diperlukan agar mendapatkan informasi yang berguna dari aplikasi. Berikut ini adalah hasil analisis data yang dibutuhkan:

1 Data bahan kimia 2 Data stok bahan kimia

b Analisis Kebutuhan Informasi

Data yang sudah diperoleh dari analisis kebutuhan data, kemudian dilakukan analisis mengenai kebutuhan informasi-informasi yang akan didapat dari sistem. Analisis kebutuhan informasi tersebut menghasilkan beberapa informasi yang akan didapatkan dari sistem, yaitu:

Mulai

Selesai Membuka aplikasi inventori bahan kimia

Menampilkan laporan, mencetak dan export

(23)

1 Penyediaan informasi data bahan kimia 2 Penyediaan informasi data stok bahan kimia

c Analisis Kebutuhan Fungsional

Berdasarkan hasil analisis kebutuhan data dan informasi maka dapat diperoleh beberapa kebutuhan fungsional. Analisis kebutuhan fungsional aplikasi inventori bahan kimia dapat dijelaskan sebagai berikut:

1 IBK-XXX adalah kode yang digunakan untuk mempresentasikan kebutuhan fungsional aplikasi.

2 IBK-XXX-X adalah kode yang digunakan untuk mempresentasikan kebutuhan subfungsional aplikasi.

Deskripsi mengenai kebutuhan fungsional dapat dilihat pada Tabel 4.

Tabel 4 Deskripsi kebutuhan fungsional

Kode Fungsional Nama Fungsi Deskripsi

IBK-001 Login Admin memasukkan username dan

password

IBK-002 Manipulasi data Manipulasi data bahan kimia dan stok bahan kimia oleh admin (input, update, delete)

IBK-002-1 Input data Menambah atau memasukkan data yang akan diproses ke sistem

IBK-002-2 Update data Mengubah data apabila ada kesalahan / perubahan data

IBK-002-3 Delete data Menghapus data yang ada apabila sudah tidak diperlukan

IBK-003 Pencarian data Mencari data secara cepat berdasarkan kata kunci pencarian IBK-004 Menampilkan

laporan

Menampilkan laporan bahan kimia , laporan bulanan dan harian stok bahan kimia

IBK-004-1 Tampil laporan bahan kimia

Menampilkan laporan data bahan kimia

IBK-004-2 Tampil laporan harian stok bahan kimia

Menampilkan laporan harian stok bahan kimia

IBK-004-3 Tampil laporan bulan stok bahan kimia

Menampilkan laporan bulanan stok bahan kimia

IBK-005 Cetak laporan Mencetak laporan bahan kimia , laporan bulanan dan harian stok bahan kimia

IBK-006 Export laporan Menyimpan laporan dalam bentuk file berupa .pdf, .doc dan .xls

IBK-007 Pengaturan akun Mengubah data pengguna atau admin

(24)

4.1.3 Pemodelan Perancangan Secara Cepat

Tahap pemodelan perancangan secara cepat yaitu membuat model untuk mempresentasikan aplikasi yang dapat dipahami oleh pengguna, sehingga pengguna mengerti bagaimana alur kerja aplikasi yang akan dibuat. Pengguna dapat melihat rancangan alur kerja sistem yang akan dimodelkan melalui use case diagram, activity diagram, dan class diagram. Selain itu pengguna dapat melihat rancangan yang akan dibuat melalui perancangan database, perancangan antarmuka, perancangan masukan, perancangan proses dan perancangan keluaran dalam pembuatan aplikasi IBK ini.

a Use Case Diagram

Use case diagram menjelaskan fungsi apa saja yang ada pada aplikasi. Pemodelan sistem pada aplikasi inventori bahan kimia melibatkan hanya satu aktor yaitu admin. Untuk melihat use case pada aplikasi inventori bahan kimia dapat dilihat pada Gambar 5.

Gambar 5 Use case diagram aplikasi inventori bahan kimia

b Activity Diagram

Activity diagram menggambarkan berbagai alir aktivitas dalam sebuah sistem yang sedang dirancang. Rujukan activity diagram pada aplikasi inventori bahan kimia dapat dilihat pada Tabel 5.

Tabel 5 Activity diagram aplikasi inventori bahan kimia

No Nama Gambar Tampilan

1 Activity diagram login Lampiran 1

2 Activity diagram untuk manipulasi data Tambah data 3 Activity diagram untukpencarian data Lampiran 5 4 Activity diagram untuk menampilkan laporan

Laporan bahan kimia Lampiran 6

(25)

No Nama Gambar Tampilan

5 Activity diagram untukcetak laporan Lampiran 9 6 Activity diagram untukexport laporan Lampiran 10 7 Activity diagram untuk pengaturan akun

Ubah kata sandi Lampiran 11

c Perancangan Database

Database merupakan komponen utama dari sebuah aplikasi. Perancangan

database diperlukan untuk mempermudah pengelompokan data di dalam tabel. Perancangan ini terdiri atas tiga tahapan, yaitu perancangan konseptual, perancangan logis dan perancangan fisik.

1 Perancangan Konseptual

Perancangan konseptual merupakan upaya untuk membangun representasi konseptual database, yang meliputi identifikasi entitas-entitas penting, hubungan, dan atribut. Perancangan basis data konseptual sudah terdapat primary key pada setiap tabelnya. Primary key yang ada pada table ditunjukan pada atribut yang digaris bawahi.

tbl_login : {username, password }

tbl_barang : {id_barang, nama_barang, satuan, keterangan}

tbl_stok :{id_stok, id_barang, nama_barang, satuan, tanggal, sisa_awal, masuk, keluar, sisa}

2 Perancangan Logis

Perancangan logis dilakukan untuk menerjemahkan representasi konseptual ke logis struktur database, direpresentasikan dengan pemetaan entitas dan relasi antar tabel. Entitas-entitas yang berada pada perancangan konseptual akan dipetakan dalam class diagram pada perancangan logis. Pada class diagram ini terdapat relasi one-to-many antara class bahan kimia dan class stok bahan kimia, dimana setiap id barang pada class bahan kimia minimal memiliki satu baris stok dan maksimal banyak baris stok disetiap tanggalnya pada class stok bahan kimia. Perancangan database secara logis disajikan pada Gambar 6.

(26)

3 Perancangan Fisik

Perancangan fisik adalah suatu proses untuk menghasilkan gambaran dari implementasi basis data pada tempat penyimpanan. Database dalam pembuatan aplikasi ini terdiri dari 3 tabel yaitu tabel login, barang, dan stok. Deskripsi tabel login dapat dilihat pada Tabel 6, deskripsi tabel barang dapat dilihat pada Tabel 7, deskripsi tabel stok dapat dilihat pada Tabel 8.

Tabel 6 Deskripsi tabel login

No Nama field Tipe Keterangan

1 Username Text Primary key

2 Password Text -

Tabel 7 Deskripsi tabel barang

No Nama field Tipe Keterangan

1 id_barang Text Primary key

2 nama_barang Text -

3 Satuan Text -

4 Keterangan Text -

Tabel 8 Deskripsi tabel stok

No Nama field Tipe Keterangan

1 id_stok Text Primary key

2 id_barang Text Foreign key

3 nama_barang Text -

(27)

Gambar 7 Rancangan menu utama aplikasi inventori bahan kimia

Gambar 8 Rancangan menu login aplikasi inventori bahan kimia

e Perancangan Masukan

Perancangan masukan dirancang untuk menentukan halaman yang diperlukan oleh pengguna aplikasi pada proses memasukkan data dengan menggunakan keyboard. Deskripsi perancangan masukan dapat dilihat pada Tabel 9.

Tabel 9 Deskripsi perancangan masukan

Perancangan Masukan Tampilan

Tambah data bahan kimia Lampiran 12 Tambah data stok bahan kimia Lampiran 13

f Perancangan Proses

(28)

g Perancangan Keluaran

Perancangan keluaran atau output adalah perancangan untuk menampilkan keluaran atau informasi dari aplikasi. Perancangan output pada aplikasi ini disajikan dalam bentuk tabel, laporan dan dalam bentuk file pdf, microsoft word dan microsoft excel. Deskripsi perancangan keluaran dari aplikasi ini dapat dilihat pada Tabel 10.

Tabel 10 Deskripsi perancangan keluaran

Perancangan Keluaran Tampilan

Tabel bahan kimia Lampiran 14

Tabel stok bahan kimia Lampiran 15 Laporan data bahan kimia Lampiran 16 Laporan harian stok bahan kimia Lampiran 17 Laporan bulanan stok bahan kimia Lampiran 18

4.1.4 Pembentukan Prototipe

Tahap pembentukan prototipe merupakan tahap implementasi dari pemodelan dan perancangan secara cepat yang sudah dilakukan. Pada tahap ini pembuatan dilakukan dengan menggunakan perangkat keras dan prangkat lunak yang mendukung, dan mampu menjalankan semua fasilitas yang diharapkan ada dalam aplikasi ini.

a Perangkat Keras

Pembuatan aplikasi ini dilakukan dengan menggunakan notebook ASUS A46C dengan spesifikasi sebagai berikut:

1 Processor Intel(R) Core (TM) i3-3217U (1,8 GHz) 2 Hardisk 320 GB

3 Kapasitas RAM 2 GB

b Perangkat Lunak

Perangkat Lunak yang digunakan dalam pembuatan aplikasi ini adalah : 1 Sistem Operasi : Windows 7 Ultimate

2 DBMS : Microsoft Access 2007 3 Bahasa Pemrograman : VB.NET

4 Software Pemrograman : Visual Studio 2005 5 Interface Design : Adobe Photoshop CS5

c Implementasi Database

(29)

Gambar 9 Implementasi database aplikasiinventori bahan kimia

d Implementasi Antarmuka

Implementasi antarmuka aplikasi inventori bahan kimia di Balittro diawali dengan tampilan menu login. Tampilan menu utama dan menu login aplikasi inventori bahan kimia dapat dilihat pada Gambar 10 dan Gambar 11.

Gambar 10 Implementasi menu utama aplikasi inventori bahan kimia

(30)

e Implementasi Masukan

Pada tahapan perancangan sebelumnya sudah dibuat perancangan masukkan yang terdapat pada aplikasi IBK. Hasil rancangan tersebut kemudian diimplementasikan dalam bentuk tampilan yang sebenarnya. Implementasi masukan pada aplikasi IBK dapat dilihat pada Tabel 11.

Tabel 11 Deskripsi implementasi masukan

Implementasi Masukan Tampilan

Tambah data bahan kimia Lampiran 22 Tambah data stok bahan kimia Lampiran 23

f Implementasi Proses

Implementasi proses akan ditampilkan potongan kode program untuk menjalankan proses kerja seperti proses login, tambah, ubah, hapus data dan menampilkan laporan. Bahasa pemrograman yang digunakan dalam pembuatan aplikasi IBK ini adalah VB.NET. Potongan kode program pada implementasi proses dapat dilihat pada Gambar 12 sampai dengan Gambar 16.

Gambar 12 Implementasi proses login

Private Sub btnlogin_Click(ByVal sender As System.Object,

ByVal e As System.EventArgs) Handles btnlogin.Click

koneksi()

cmd = New OleDbCommand("select * from tbl_login where username='" & txtuser.Text & "' and password='" & txtpass.Text & "'", Conn) sandi anda", MsgBoxStyle.Information, "Gagal Login")

txtuser.Clear() txtpass.Clear() txtuser.Focus()

If kesempatan = 3 Then

MsgBox("Maaf ! Anda sudah " & kesempatan & " kali salah !", MsgBoxStyle.Information, "Login Gagal")

(31)

Gambar 13 Implementasi proses tambah data

Gambar 14 Implementasi proses ubah data

Private Sub btnsimpan_Click(ByVal sender As System.Object,

ByVal e As System.EventArgs) Handles btnsimpan.Click

If txtid.Text = "" Or txtnama.Text = "" Or

txtsatuan.Text = "" Or txtket.Text = "" Or txtmin.Text = "" Then

MsgBox("Data belum lengkap", MsgBoxStyle.Information, "")

Exit Sub

Else

cmd = New OleDbCommand("Select * from tbl_barang where id_barang='" & txtid.Text & "'", Conn)

rd = cmd.ExecuteReader rd.Read()

If Not rd.HasRows Then

Dim sqltambah As String = "Insert into

tbl_barang(id_barang,nama_barang,satuan,keterangan) values " & _

"('" & txtid.Text & "','" & txtnama.Text &

"','" & txtsatuan.Text & "','" & txtket.Text & "','" & txtmin.Text & "')"

cmd = New OleDbCommand(sqltambah, Conn) cmd.ExecuteNonQuery()

MsgBox("Data berhasil disimpan", MsgBoxStyle.Information, "Sukses")

Call Kosongkan() MsgBoxStyle.Information, "Sukses")

Call Kosongkan() Call Tampilkan() Call Otomatis()

Private Sub btnhapus_Click(ByVal sender As System.Object, ByVal

e As System.EventArgs) Handles btnhapus.Click If txtid.Text = "" Or txtnama.Text = "" Or

txtsatuan.Text = "" Or txtket.Text = "" Or txtmin.Text = "" Then

MsgBox("Pilih data yang akan dihapus", MsgBoxStyle.Information, "")

Exit Sub

ElseIf MessageBox.Show("Yakin akan menghapus data ?",

"", MessageBoxButtons.YesNo) = Windows.Forms.DialogResult.Yes

(32)

Gambar 15 Implementasi proses hapus data

Gambar 16 Implementasi proses tampil laporan

g Implementasi Keluaran

Tahap implementasi keluaran merupakan tahap penerapan perancangan keluaran yang sudah dibuat pada tahap sebelumnya. Pada tahap implementasi keluaran bertujuan yang menampilkan informasi yang telah dimasukkan dan diolah. Semua informasi yang ditampilkan merupakan hasil dari proses pemasukan data. Implementasi keluaran pada aplikasi IBK dapat dilihat pada Tabel 12.

Tabel 12 Deskripsi implementasi keluaran

Implementasi Keluaran Tampilan

Tabel bahan kimia Lampiran 24

Tabel stok bahan kimia Lampiran 25 Laporan data bahan kimia Lampiran 26 Laporan harian stok bahan kimia Lampiran 27 Laporan bulanan stok bahan kimia Lampiran 28

4.1.5 Penyerahan Sistem ke Pengguna dan Umpan Balik

Pada tahap ini dilakukan presentasi prototipe kepada pengguna untuk menentukan kesesuaian prototipe dengan keinginan pengguna. Apabila prototipe yang dipresentasikan belum sesuai dengan keinginan pengguna, maka pengembang harus melakukan evaluasi kekurangan dan memperbaiki prototipe. Deskripsi pengujian awal dilihat pada Tabel 13.

1 Metode pengujian

Tahap pengujian ini dilakukan untuk mencari kesalahan (error), mengetahui seberapa baik program dapat digunakan dan mengetahui sejauh mana aplikasi ini telah memenuhi kebutuhan pengguna. Pengujian digunakan dengan menggunakan

Private Sub Laporan_Barang_Load(ByVal sender As System.Object,

ByVal e As System.EventArgs) Handles MyBase.Load

cryRpt.Load("D:\Inventori Bahan Kimia\Inventori Barang\Inventori Barang\laporanbarang.rpt") where id_barang='" & txtid.Text & "'", Conn)

(33)

metode black box. Metode ini berfokus pada persyaratan fungsional perangkat lunak. Pada tahap selanjutnya akan dilakukan evaluasi perbaikan prototipe.

Tabel 13 Deskripsi pengujian awal

Pengujian Nilai

Input Skenario Hasil yang Diharapkan

Hasil Uji

Login Salah Nama pengguna

dan kata sandi dikosongkan atau semuanya

kosong

Tampil pesan “Periksa kembali nama pengguna dan kata sandi anda”

Berhasil

Salah Nama pengguna atau kata sandi

Benar Nama pengguna dan kata sandi sesuai dengan data dalam

database

Masuk ke menu utama Berhasil

Tambah data bahan Kimia

Salah Kosongkan salah satu textbox atau semuanya

dibiarkan kosong

Tampil pesan “Data

belum lengkap” Berhasil

Benar Diisi semua

textbox sesuai format

Tampil pesan “Data

berhasil disimpan” Berhasil

Hapus data bahan kimia

Salah Klik button

hapus ketika belum memilih data

Tampil pesan “Pilih data

yang akan dihapus” Berhasil

Benar Memilih data yang akan dihapus

Tampil pesan “apakah anda yakin akan

Benar Memilih data yang akan diubah

Berhasil nilai yang tampil sesuai yang diinputkan

(34)

Pengujian Nilai

Input Skenario Hasil yang Diharapkan

Hasil Uji

Salah Kosongkan salah satu textbox atau semuanya

Tampil pesan “Data

belum lengkap” Berhasil

Benar Semua textbox

sesuai format

Tampil pesan “Data

berhasil disimpan” Berhasil

Hapus data stok bahan kimia

Salah Klik button

hapus ketika belum memilih data

Tampil pesan “Pilih data

yang akan dihapus” Berhasil

Benar Memilih data yang akan

Benar Memilih data yang akan diubah

Berhasil tampil nilai stok akhir sesuai nama, bulan, dan tahun yang dipilih

Berhasil

Tampil laporan bahan kimia

Benar Klik button

laporan bahan kimia

Berhasil tampil seluruh data bahan kimia yang telah diinputkan

Salah Belum memilih nama bahan

Benar Memilih semua pilihan

pengguna anda salah” Berhasil

Benar Input nama pengguna sama dengan nama pengguna ketika

login

Berhasil input dan kursor berada pada textbox kata sandi lama

Tampil pesan “kata sandi

(35)

Pengujian Nilai

Input Skenario Hasil yang Diharapkan

Hasil

Berhasil input dan kursor berada pada textbox password lama

Berhasil

Benar Input kata sandi baru yang diinginkan

Berhasil input dan kursor berada pada textbox

konfirmasi kata sandi

Berhasil

Salah Input konfirmasi kata sandi tidak sama dengan kata sandi baru

Tampil pesan “kata sandi

konfirmasi anda salah” Berhasil

Benar Input konfirmasi kata sandi sama dengan kata sandi baru

Berhasil input dan kursor berada pada button ubah

Berhasil

Salah Kosongkan salah satu textbox atau semuanya

dibiarkan kosong

Tampil pesan “Data

belum lengkap” Berhasil

Benar Diisi semua

textbox sesuai format

Tampil pesan “Yakin akan ganti kata sandi” dan berhasil merubah kata sandi

Berhasil

2 Evaluasi Pengujian Prototipe Pertama

Setelah melakukan presentasi prototipe kepada pembimbingan lapangan dan pengguna serta maka terdapat beberapa fungsi yang tidak ada. Pengujian prototipe pertama juga dilakukan di kampus yaitu dalam pelaksanaan seminar untuk mengetahui saran dan pendapat dari forum. Hasil pengujian prototipe pertama adalah adanya penambahan fungsi, penambahan fungsi akan ditambahkan pada prototipe kedua.

4.2 Prototipe Kedua

Berdasarkan pengujian yang dilakukan pada prototipe pertama, maka aplikasi dilanjutkan pada prototipe kedua. Prototipe kedua ini dilakukan untuk memperbaiki kekurangan yang ada pada prototipe pertama. Pada tahap ini hanya menjelaskan bagian yang mengalami penambahan fungsi.

4.2.1 Komunikasi

(36)

1 Penambahan fungsi untuk melihat data stok barang di bawah limit. 2 Penambahan fungsi manual book.

3 Penambahan fungsi mengubah nama pengguna.

4 Penambahan fungsi lupakata sandi.

4.2.2 Perencanaan Secara Cepat

Pada prototipe kedua, dilakukan analisis untuk memenuhi kebutuhan aplikasi yaitu analisis kebutuhan data, analisis kebutuhan informasi dan analisis kebutuhan fungsional. Hasil analisis tersebut terdapat beberapa penambahan data, informasi dan kebutuhan fungsional yang dibutuhkan sistem.

a Analisis Kebutuhan Data

Tahap analisis kebutuhan data pada tahap akhir ini dilakukan dengan cara menganalisis ulang semua data yang terdapat pada aplikasi IBK. Setelah melalui evaluasi ulang, terdapat penambahan kebutuhan data yang dibutuhkan aplikasi yaitu data stok minimum bahan kimia.

b Analisis Kebutuhan Informasi

Analisis kebutuhan informasi pada tahap kedua ini dilakukan dengan cara menganalisis ulang semua informasi yang terdapat pada aplikasi ini. Setelah melalui evaluasi dan analisis ulang, terdapat penambahan kebutuhan informasi yaitu menampilkan informasi stok bahan kimia yang telah di bawah limit, menampilkan petunjuk penggunaan aplikasi inventori bahan kimia dan menampilkan informasi kata sandi pengguna.

c Analisis Kebutuhan Fungsional

Pada kebutuhan fungsional tahap kedua terdapat penambahan kebutuhan fungsional. Kebutuhan fungsional yang harus ditambahkan dapat dilihat pada Tabel 14.

Tabel 14 Analisis kebutuhan fungsional pada prototipe kedua

Kode Fungsional Nama Fungsi Deskripsi

IBK-007 IBK-007-2

Pengaturan akun

Ubah nama pengguna Mengubah nama pengguna IBK-008 Tampil stok bahan

kimia di bawah limit

Menampilkan data stok bahan kimia yang dibawah jumlah stok minimum

IBK-009 Tampil manual book Pengguna dapat melihat petunjuk penggunaan aplikasi inventori bahan kimia

(37)

4.2.3 Pemodelan Perancangan Secara Cepat

Pomedelan perancangan secara cepat pada prototipe kedua adalah membuat desain perbaikan prototipe sebelumnya. Pada prototipe kedua ini hanya menjelaskan bagian yang mengalami penambahan fungsi saja.

a Use Case Diagram

Use case diagram menggambarkan fungsi apa saja yang ada pada aplikasi. Pada tahap perancangan prototipe kedua terdapat penambahan use case dari pada prototipe pertama. Use case diagram untuk penambahan dapat dilihat pada pada Gambar 17.

Gambar 17 Use case diagram aplikasi inventori bahan kimia prototipe kedua

b Activity Diagram

Activity diagram pada prototispe kedua ini terdapat penambahan. Rujukan

activity diagram pada aplikasi inventori bahan kimia dapat dilihat pada Tabel 15.

Tabel 15 Activity diagram aplikasi inventori bahan kimia prototipe kedua

No Nama Gambar Tampilan

1 Activity diagram untuk pengaturan akun

Ubah nama pengguna Lampiran 29

2 Activity diagram menampilkan stok bahan kimia dibawah limit

Lampiran 30

3 Activity diagram menampilkan manual book Lampiran 31

4 Activity diagram lupa kata sandi Lampiran 32

a Perancangan Database

Perancangan database pada tahap ini tidak terdapat penambahan field pada tabel bahan kimia.

1 Perancangan Konseptual

Pada prototipe kedua, adanya penambahan terhadap representasi konseptual

database.

(38)

2 Perancangan Logis

Pada prototipe kedua adanya penambahan terhadap perancangan logis. Perancangan tambahan dapat dilihat pada Gambar 18.

Gambar 18 Class diagram prototipe kedua

3 Perancangan Fisik

Pada prototipe kedua adanya penambahan field pada tabel barang yaitu field

stok minimum bahan kimia. Deskripsi tabel barang ditunjukkan pada Tabel 16.

Tabel 16 Deskripsi tabel barang

No Nama field Tipe Keterangan

1 id_barang Text Primary key

2 nama_barang Text -

3 satuan Text -

4 keterangan Text -

5 stok_min Number -

b Perancangan Antarmuka

Pada perancangan antarmuka tahap kedua ini, ada penambahan perancangan yang harus menyesuaikan dari kebutuhan pengguna yaitu penambahan menu stok bahan kimia di bawah limit dan menu manual book, ubah nama pengguna dan fungsi lupa kata sandi. Penambahan tersebut dapat dilihat pada Gambar 19.

(39)

c Perancangan Masukan

Pada peracangan masukan pada prototipe tahap ini tidak terdapat perubahan maupun penambahan dari prototipe yang pertama.

d Perancangan Proses

Perancangan proses menjelaskan suatu proses dalam bentuk bahasa pemograman yang dikerjakan sistem untuk mengolah masukkan menjadi pengeluaran yang diinginkan.

e Perancangan Keluaran

Perancangan keluaran menampilkan keluaran atau hasil. Perancangan keluaran pada prototipe kedua terdapat penambahan dari prototipe sebelumnya dapat dilihat pada Tabel 17.

Tabel 17 Perancangan keluaran prototipe kedua

Perancangan Keluaran Deskripsi Tampilan

Tabel stok bahan kimia dibawah limit

Menampilkan semua data barang bahan kimia yang stok akhirnya berada di bawah stok minimum

Lampiran 33

Manual book aplikasi inventori bahan kimia

Menampilkan informasi tentang petunjuk penggunaan aplikasi inventori bahan kimia

Lampiran 34

4.2.4 Pembentukan Prototipe

Tahap pembentukan prototipe merupakan tahap implementasi dari perencanaan dan pemodelan perancangan secara cepat yang sudah dilakukan. Tahap pembentukan prototipe pada prototipe kedua ini merupakan tahap penyempurnaan dari prototipe yang dibuat pada tahap awal. Beberapa kebutuhan yang belum ditambahkan pada tahap awal telah di tambahkan pada tahap ini.

a Perangkat Keras

Perangkat keras pada prototipe kedua tidak terdapat perubahan dari prototipe pertama. Tidak diperlukan penambahan penggunaan perangkat keras pada prototitpe kedua.

b Perangkat Lunak

Perangkat lunak pada prototipe kedua terdapat penambahan penggunaan aplikasi yaitu aplikasi HelpNDoc yang digunakan untuk membuat manual book

aplikasi inventori bahan kimia.

c Implementasi Database

(40)

Gambar 20 Implementasi database prototipe kedua

d Implementasi Antarmuka

Hasil implemetasi antarmuka pada prototipe kedua ini menyesuaikan dari perancangan antarmuka yang telah ditambahkan menu stok bahan kimia di bawah limit dan menu manual book, ubah nama pengguna serta fungsi lupa kata sandi pada menu login. Implementasi antarmuka yang telah ditambahkan dapat dilihat pada Gambar 21.

Gambar 21 Implementasi antarmuka menu utama prototipe kedua

e Implementasi Masukan

Implementasi masukan pada tahap ini tidak terdapat perubahan dan penambahan dari prototipe pertama.

f Implementasi Proses

(41)

Gambar 22 Implementasi proses tampil stok bahan kimia di bawah limit

Gambar 23 Implementasi proses tampil manual book

g Implementasi Keluaran

Pada tahap implementasi keluaran prototipe kedua ini terdapat penambahan yaitu tabel stok bahan kimia di bawah limit dan manual book. Sehingga implementasi keluaran pada prototipe kedua ini dapat dilihat pada Gambar 24 dan Gambar 25.

Gambar 24 Implementasi keluaran stok bahan kimia di bawah limit

Private Sub btncek_Click(ByVal sender As System.Object, ByVal e

As System.EventArgs) Handles btncek.Click

da = New OleDbDataAdapter("select tbl_stok.id_barang , tbl_stok.nama_barang,tbl_stok.satuan,sum(sisa) as stok_akhir, tbl_barang.stok_min from tbl_stok inner join tbl_barang on tbl_barang.id_barang=tbl_stok.id_barang where month(tanggal)='"

& bulan & "' and year(tanggal)='" & cbtahun.Text & "' group by tbl_stok.id_barang, tbl_stok.nama_barang,

tbl_stok.satuan,tbl_barang.stok_min having sum(sisa)<= stok_min", Conn)

ds = New DataSet ds.Clear()

da.Fill(ds, "tbl_stok")

DGV.DataSource = ds.Tables("tbl_stok")

End Sub

Private Sub Button1_Click(ByVal sender As System.Object, ByVal

e As System.EventArgs) Handles Button1.Click

System.Windows.Forms.Help.ShowHelp(Me, "Manual Book Aplikasi Inventori Bahan Kimia.chm")

(42)

Gambar 25 Implementasi keluaran manual book aplikasi IBK

4.2.5 Penyerahan Sistem ke Pengguna dan Umpan Balik

Setelah melakukan presentasi prototipe tahap akhir dan dilakukan pengujian, hasil akhir dari presentasi prototipe tersebut sudah sesuai dengan keinginan pengguna dan semua fungsi yang disajikan sudah lengkap. Semua fungsi yang dibangun sudah tidak terjadi kesalahan.

1 Metode Pengujian

Pada tahap pengujian akhir ini dilakukan pengujian black-box ulang yang sebelumnya sudah dilakukan pada pangujian awal. Pada tahap pengujian akhir ini, secara keseluruhan aplikasi sudah berjalan sesuai harapan dan semua fungsi sudah dapat bekerja. Deskripsi pengujian prototipe kedua dapat dilihat pada Tabel 18.

Tabel 18 Deskripsi pengujian prototipe kedua

Pengujian Nilai

Input Skenario Hasil yang Diharapkan

Hasil

Benar Memilih bulan dan tahun

Berhasil tampil data stok bahan kimia yang berada di bawah limit berdasarkan bulan dan tahun yang dipilih

Berhasil

Tampil pesan “Kata sandi anda salah”

(43)

Pengujian Nilai

Input Skenario Hasil yang Diharapkan

Hasil

Tampil pesan “Yakin akan mengubah nama

pengguna?” jika klik no maka kembali ke form ubah nama pengguna, jika klik yes maka tampil pesan “Perubahan telah disimpan” dan kembali ke menu login

Berhasil

Tampil pesan “Masukkan

nama pengguna anda”

Tampil pesan “Nama

pengguna anda salah

Tampil pesan “Kata sandi anda adalah ***”

Berhasil

Tampil

manual book

Benar Klik button

petunjuk

Setelah melakukan presentasi prototipe tahap akhir dan dilakukan pengujian, hasil akhir dari presentasi prototipe tersebut sudah sesuai dengan keinginan pengguna dan semua fungsi yang disajikan sudah lengkap. Semua fungsi yang dibangun sudah tidak terjadi kesalahan.

5

SIMPULAN DAN SARAN

5.1 Simpulan

(44)

dua kali iterasi. Aplikasi ini sudah dapat menyediakan fasilitas bagi pengguna pada laboratorium uji mutu di Balittro untuk menginputkan data bahan kimia yang masuk dan yang keluar, mendapatkan informasi tentang kuantitas bahan kimia yang masih tersedia dan dapat membuat laporan harian dan bulanan stok bahan kimia dengan mudah.

5.2 Saran

Aplikasi Inventori Bahan Kimia ini nantinya dapat dikembangkan lebih luas yang dapat digunakan pada laboratorium lainnya yang ada di Balittro dan disarankan untuk penambahan fungsi activity log.

DAFTAR PUSTAKA

Pressman RS. 2012. Rekayasa Perangkat Lunak Buku Satu, Pendekatan Praktisi. Nugroho A, Nikijuluw GJ, Rachadiani TH, Wijaya IK penerjemah; Hardjono D, editor. Yogyakarta (ID): Andi. Terjemahan dari: Software

Enginneering: A Practitioner’s Approach, Ed ke-7.

Rusmawan U. 2014. Koleksi Program VB.NET untuk Tugas Akhir dan Skripsi Edisi Revisi. Jakarta (ID): PT Elex Media Komputindo.

Shalahuddin M, Rosa. 2013. Rekayasa Perangkat Lunak Terstruktur dan Berorientasi Objek. Bandung : Informatika.

Yasin V. 2012. Rekayasa Perangkat Lunak Berorientasi Objek. Jakarta (ID): Mitra Wacana Media.

(45)
(46)
(47)

Lampiran 1 Activity diagram login

Lampiran 2 Activity diagram tambah data

(48)

Lampiran 4 Activity diagram hapus data

Lampiran 5 Activity diagram pencarian data

(49)

Lampiran 7 Activity diagram tampil laporan harian stok bahan kimia

Lampiran 8 Activity diagram tampil laporan bulanan stok bahan kimia

(50)

Lampiran 10 Activity diagram export laporan

(51)

Lampiran 12 Perancangan masukan tambah data bahan kimia

Lampiran 13 Perancangan masukan tambah data stok bahan kimia

(52)

Lampiran 15 Perancangan keluaran tabel data stok bahan kimia

Lampiran 16 Perancangan keluaran laporan bahan kimia

(53)

Lampiran 18 Perancangan keluaran laporan bulanan stok bahan kimia

Lampiran 19 Implementasi tabel login

(54)

Lampiran 21 Implementasi tabel stok

Lampiran 22 Implementasi masukan tambah data bahan kimia

(55)

Lampiran 24 Implementasi keluaran tabel bahan kimia

Lampiran 25 Implementasi keluaran tabel stok bahan kimia

(56)

Lampiran 27 Implementasi keluaran laporan harian stok bahan kimia

Lampiran 28 Implementasi keluaran laporan bulanan stok bahan kimia

(57)

Lampiran 30 Activity diagram tampil stok bahan kimia di bawah limit

Lampiran 31 Activity diagram tampil manual book

(58)

Lampiran 33 Perancangan keluaran tampil stok bahan kimia di bawah limit

(59)

RIWAYAT HIDUP

(60)
(61)

Gambar

Gambar 1 Paradigma pembuatan prototipe Pressman 2012
Tabel 1 Simbol-simbol Class diagram
Tabel 3 Simbol-simbol dan keterangan activity diagram
Gambar 2 Struktur Organisasi Balittro
+7

Referensi

Dokumen terkait