Determinan Penerimaan Daerah dari Sektor Pariwisata di Kabupaten/Kota Provinsi Jambi
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
Selain membandingkan nilai F hitung n F tabel, dengan membandingkan nilai Sig dengan nilai α yaitu Sig < α 5% (0,001 < 0,05) maka Ho ditolak dan Ha
Berdasarkan Uji F di atas, diperoleh nilai F hitung sebesar 23.701 dengan nilai probabilitas (sig) = 0,000. Maka dapat dinyatakan bahwa H0 ditolak dan H1 diterima. Hal ini
F hitung > F tabel pada taraf kepercayaan 95% ( 47,883 > 2,74 ) dan nilai sifnifikasi lebih kecil dari α ( 0,00 < 0,05 ) maka dapat disimpulkan bahwa H1 diterima dan
Hal ini berarti bahwa nilai t hitung (49,012) lebih besar dari nilai t tabel yang mengandung arti bahwa Ho ditolak artinya terdapat pengaruh yang signifikan
Nilai dari f-tabel adalah 2,77 maka dapat dilihat bahwa f-hitung 34,611 > dari f-tabel 2,77 dengan nilai signifikansinya yaitu 0,000 < 0,05 maka H0 ditolak H4 diterima hal ini
Sedangkan uji F yang dilakukan dengan melihat nilai probabilitas signifikansinya menghasilkan nilai probabilitas = 0,019 < α = 0,05 maka Ho ditolak, yang berarti variabel Likuiditas
Selain membandingkan nilai F hitung n F tabel, dengan membandingkan nilai Sig dengan nilai α yaitu Sig < α 5% 0,001 < 0,05 maka Ho ditolak dan Ha diterima, artinya variabel Partisipasi,
Untuk menganalisis efek PDRB, jumlah kunjungan wisatawan, jumlah kendaraan bermotor, serta jumlah kamar hotel terhadap penerimaan pajak daerah di 6 provinsi pulau jawa, digunakan metode