• Tidak ada hasil yang ditemukan

Kinerja Sistem Fertigasi Rakit Apung Pada Budi Daya Tanaman Kangkung (Ipomoea reptans Poir.)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Kinerja Sistem Fertigasi Rakit Apung Pada Budi Daya Tanaman Kangkung (Ipomoea reptans Poir.)"

Copied!
15
0
0

Teks penuh

Gambar

Gambar 1 menunjukan nilai suhu rata bahwa  selama  16  hari  penelitian,  rata-rata  suhu  tertinggi  berada  pada  hari  ke  16  dengan  nilai  sebesar  30,15°C dan terendah pada hari ke 4 yaitu 26,55°C
Gambar 4. Suhu Larutan Nutrisi Selama  Penelitian
Gambar 6. Derajat Keasaman (pH) Larutan  Nutrisi
Gambar 7. DO Larutan Nutrisi
+5

Referensi

Dokumen terkait

Parameter- parameter yang perlu diperhatikan diantaranya kondisi mikromat, lokasi budidaya bayam hijau, kualitas larutan nutrisi, pertumbuhan tanaman, jumlah

Pemberian komposisi nutrisi yang berbeda mempengaruhi panjang akar sedangkan tidak berbeda nyata terhadap parameter tinggi tanaman, jumlah daun, luas daun, jumlah

Pertumbuhan Tanaman Kangkung darat ( Ipomoeareptans poir) Pada penelitian ini sama-sama menggunakan air leri sebagai salah satu nutrisi untuk pertumbuhan, sama-sama