• Tidak ada hasil yang ditemukan

a. bahv,'a berdasarkan Sural dari Kementerian Pekerjaan

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "a. bahv,'a berdasarkan Sural dari Kementerian Pekerjaan"

Copied!
7
0
0

Teks penuh

(1)

KEMENTERIAN DALAM NEGERI REPUBLlI, INDONESIA

KEPUTUSAN MENTERI DALAM NEGERI REPUBLJK INDONESIA NOMOR : 648-2161!Kep/Bangda!20n

TENTANG

PERUBAHAN ATAS KEPUTUSAN MENTERI DALAM NEGERI NOMOR 648-1726/Kep/Bangda/2013 TENTANG PENETAPAN KABUPATEN ATAU

KOTA SEBAGAI PELAKSANA PROGRAM PERCEPATAN PEMBANGUNAN SANITASI PERMUKIMAN TAHUN 2014

MENTERI DALAM NEGERI REPUBLlK INDONESIA,

Menimbang a. bahv,'a berdasarkan Sural dari Kementerian Pekerjaan Umum NomoI' Um,Ol . II-CJ</1366 langgai 26 November 2013 perihal penyampaian hasil penjaringan minat PPSP 2014 tahap II, mengusulkan 31 (tiga puluh satu) Kabupaten atau Kota untuk ditetapkan sebagai peserta lambahan pe1aksana program PPSP tahun 2014;

b. bahwa kabupaten atau kala pelaksana program PPSP berdasarkan Kepulusan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor. 648­ 1726/ Kep/Bangda/20 13 temang pcnclapan kabupalcn atau kala sebagai peiaksana program percepatan pembangunan sanitasi permukiman lahun 2014;

c. bahwa berdasarkan hasil veriftkasi lel-hadap kelengkapan dokumen persyaratan yang disampaikan 31 (tiga puluh satu) Kabupaten atau Kota tersebut teiah memenuhi persyaratan, maka dapat ditetapkan sebagai peserta tambahan program PPSP Tahun 2014;

d. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud pada hOl"uf a, huruf b dan huruf c, perlu menetapkan Keputusan Menteri Dalam Negeri Tentang Perubahan Atas Kcputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 648-1726/ KepIBangda/20 13 lentang penetapan kabupaten atau kota sebagai peiaksana program percepatan pembangunan sanitasi permukiman tabun 2014;

(2)

l'v1cnging~1

Meneta pkan KESATU

Undang-Vnc!<.l1lg NomoI" 31 Tahun 2004 tt'lltnng Pemerinwhan Ducrah (Lcmbar Ncgar<:l Rcpubhk Indonesia Tahun 2004 NomoI' 125, Tambahan Lcmbaran Ncgara Rcpubhk Indonesia. Nomor 4437) scbagaiman:l Ictah dillbah bcbel-apa kali, terakhir dengan Undang­

Undang Nomor 12 Tahun 2008 tcntang Perubahan J<edua Atas Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pcmerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 59, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia NomoI' 4848);

2 . Peraturan Pemerinlah Nomor 79 rahun 2005 tentang Pedoman Pembinaan dan Pengawasan Penyelcnggaraan Pemerinlah Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2005 NomoI' 165, Tambahan Lembaran Ncgara Republik Indonesia NomoI" 4593);

3. Peraturan Pemerinlah Nomor 38 Tahun 2007 tentang Pembagian Urusan Pemerintahan Antara Pemerintah, Pemeri.ntahan Daerah Provinsi, dan Pemerintahan Daerah Kabupaten/Kota (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2007 Nomor 82, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4737);

4. Peraturan Pemerintah Nomor 41 Tahun 2007 ten tang Organisasi Perangkat Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2007 Nomor 89, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4741);

5. Peraturan Presiden Nomor 5 Tahun 2010 tenlang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional Tahun 2010 - 2014;

6. Peraturan Pre siden Nomor 39 Tahun 2013 tentang Rencana Kerja Pemerintah rahun 2014;

7. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 23 Tahun 2013 tentang Pedoman Penyusunan, Pengendalian dan Evaluasi Rencana Kcrja Pembangunan Daerah Tahun Anggaran 2014;

8. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 27 Tahun 2013 Tentang Pedoman Penyusunan Anggaran Pendapalan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2014;

MEMUTUSKAN:

Perubahan Atas Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 648-1726/ Kep/Bangda/20 13 ten tang penetapan kabupaten atau kota sebagai pelaksana program percepata n pembangunan sanilasi permukiman lahun 20 14.

(3)

KETIGA

I,EEMPAT

Lampiran I I<"cpulusan Menten Dalam NegcfI Nomor 648­ 1726/ Kepi 8angda/20 J3 ten lang pcnctapan kabupatcn atau

kOla sebagai pelaksana program percepatan pembangunan

sanitasi permukiman tahun 2014, diubah menjadi

sebagaimana lerCantllrn dalam LamplI-an Keputusan Menter! Jnl.

Perubahan Lampiran sebagaimana dimaksud pacta Diktum

KEDUA terdapat penambahan 31 (tiga puluh saLU)

kabupaten/kota yang melaksanakan program PPSP mulai

Tahun 2014. Keputusan Menteri dengan ketentuan kekeliruan, akan mestinya. ini berlaku apabila di dilakukan pad a tanggal kemudian perbaikan ditetapkan hari tcrdapat sebagaimana Ditetapkan d i ,Jakarta

pada tanggal 16 Desember 2013

n. MENTERI DALAM NEGERI

,""'i"rl~Iil~

L BINA PEMBANGUNAN DAERAH,

....p.

~,

~

"

"',~

'\;; .It"~

~~~rr.JM~U~

H~

.JM~ABR~W~A~N~~ML.S~i

embina Utama (IV/e) NIP. 19551230 198103 I 001

Tembusan Ylh. :

1. Menteri Dalam Negeri, sebagai laporan;

2. Sekretaris Jenderal KemenLerian Dalam Negeri;

(4)

1

.~ . 'f "

/a

d f , ( )\}()R "- .'-~ 'J I t ., :' ar.l;'

.- .. ,... I "

. ' '1

h.ABUPATEN ATAU KOTA YANG AKAN MELAKSANAKAN PROGRAM PPSP MULA! TAHUN 2014

l. Provinsi Sumatera Utara a. Kabupaten Asahan b. Kabupaten Langkal

c. Kabupaten Dairi

d. Kabupaten Padang Lawas Utara e. Kabupaten Tapanuli Utara f Kabupaten Nias

g. Kabupaten Labuhan Satu

h. Kabupaten Tapanuli Tengah

I. Kabupaten Serdang Sedagai J. Kabupaten Labuhan Satu Utara

k. Kabupaten Samosir

KOla Siboiga

m. Kota Padang Sidempuan

2. Provinsi Sumatera Sarat

a. Kabupaten Kepulauan Mentawai

3. Provinsi Jambi

a. Kabupaten Muaro Jambi

4. Provmsi Sumatera Selatan

a. Kabupaten Lahat

b. Kabupalen Penukal Abab Lematang !lir ~ Provinsi Bengkulu

a. Kabupatcn Bengkulu Tcngah

b. Kabupaten Seluma

6. Provmsi Riau

a. Kabupaten Kuantan Singingi

b. Kabupaten Siak

c. Kabupaten Indragili Hilir d. Kabupaten Pelalawan

e. Kota Dumai

(5)

-7 ProVll1S1 Lampung

d Kabupaten Pesisir BcHal

b. Kabupatcn Tulang Bawang Barat

c. Kabupalcn Way Kanan

d. Kabupalen Tulang Bawang

8. Provinsi Bangka Belilung

u. J<\abupalen Belitung

9. Provinsi Kcpulauan Riau

a. Kabupaten Linga b. Kabupaten Bin tan

c. I<abupaten Natuna

d. Kabupaten Karimun

10. Provinsi Banten

a . Kota Cilegon

b. Kala Tanggerang

11 . Provinsi Jawa Sarat

a . Kabupaten Pangandaran

l2. Provinsi NIT

a. Kabupaten Nagakeo

b. Kabupaten Sumba Sarat c. Kabupaten Flores Timur d . Kabupaten Ende

e. Kota Kupang

13. Provinsi Kalimantan Tengah

a. Kabupaten Katingan

b. Kabupaten Seruyan

c. Ka upalen Barito Utara

d. Kabupaten Barito Selatan

e. Kabupaten Kapuas

f. Kabupaten Gunung Mas

g. KOla Palangkaraya

14. Provinsi Kalimantan Timur

a. Kabupaten Kutai Kartanegara

15. Provinsi Sulawesi Selatan

a. Kabupaten Pangkajene dan Kepulaua

b. Kabupaten Bone

c. I<abupaten Jeneponto

d. Kabupaten Luwu Timur

e. Kabupaten Tana Taraja

f. Kabupaten Wajo

(6)

ill PrOVlns,1 SulawesI Ularil

<I . I,abupaten Bolaang Mongondow

b. Kabupaten Bolaang Mongondow Timur

c. Kabupalen Minahasa Selalan

d. KOla Bltung

17. Provinsi Sulawesi Tengah

a. Kabupaten Banggai b. Kabupaten Bliol

c. Kabupaten Parigi Moutong

d. I":abupalen Banggai Kepu!;:n.li.lI1

e. "abupaten Tojo Una-Una

f. habupalen Tali-Tali

g. Kabupatcn Bangg:ai Laut

h. h:abupaten Sigi

I. Kabupaten Morowali

J habupalen Danggala

k. Kota Palu

18. Provinsi Sulawesi Tenggara

a. Kabupaten Bombana

b. Kabupaten Konav.'c Utara c. Kabupaten Kolaka Timur

d. Kabupaten BULan

c. Kabupalen Konawc

r.

Kahupaten Kona\.vc Sclatan

g. Kahupaten Buton Utara

19. Provinsi Gorontalo

a . Kabupaten Pahuwato b. Kala Boalemo

20. Provinsi Maluku

a

.

Kabupaten Buru

b. Kabupaten Buru Selalan

c. Kabupaten Seram Bagian Timur

d. Kabupaten Maluku Tengah

e.

Kahupaten Maluku Tenggara

r.

Kabupatcn Seram Bagian Baral

g. Kabupaten Kcpulauan Aru

h. I":ala Tual

21. Pravinsi Maluku Utara

a . K.abupalcn Halmahera Tengah

b. Kabupaten Kepulauan Sula

c. Kabupaten Kepulauan Morotai

(7)

22 Pn l\'msi Papua

d . ],;lilup<-Jll.'!l !";:~'('r(JlT1

b, h.abupalcn Meraukl'

2.1 Prov!n::>! Papua l:3nral

a, Kauupalen Sorong

b, Kabupaten Fakfak

c. Kota Sorong

Ditelapkan di Jakarta

pad a tanggal 16 Oesember 2017)

TERI DALAM NEGERI

DIRE' BINA PEMBANGUNAN DAERAH,

·

71

DR .-s. MUte MARWAN, M.Si

Pembina Utama (IV/ e)

Referensi

Dokumen terkait

bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam huruf a dan huruf b di atas, perlu menetapkan Peraturan Menteri Badan Usaha Milik Negara Tentang Perubahan Peraturan

bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam huruf a dan huruf b, perlu menetapkan Peraturan Menteri Dalam Negeri tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Dalam

bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam huruf a, perlu menetapkan Peraturan Menteri Dalam Negeri tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri

bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam huruf a, perlu menetapkan Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat selaku Ketua Harian Badan

bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud pada huruf a dan huruf b perlu menetapkan Peraturan Menteri Pekerjaan Umum tentang Standar Pelayanan Minimum Pengelolan Sumber

bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud huruf a dan huruf b, perlu menetapkan Keputusan Menteri Pertanian tentang Pemberian Tugas Belajar Pegawai Negeri Sipil

bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam huruf a dan huruf b, perlu menetapkan Peraturan Menteri Perindustrian tentang Perubahan Atas Peraturan

bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam huruf a dan huruf b, perlu menetapkan Peraturan Menteri Dalam Negeri tentang Perubahan atas Peraturan Menteri Dalam Negeri