• Tidak ada hasil yang ditemukan

DASAR-DASAR PENDATAAN DAN PEMETAAN KELUARGA SERTA PEMANFAATANNYA DALAM RANGKA PERKUATAN DAN PENGEMBANGAN POSDAYA

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "DASAR-DASAR PENDATAAN DAN PEMETAAN KELUARGA SERTA PEMANFAATANNYA DALAM RANGKA PERKUATAN DAN PENGEMBANGAN POSDAYA"

Copied!
29
0
0

Teks penuh

(1)

DASAR-DASAR

PENDATAAN DAN PEMETAAN KELUARGA

SERTA PEMANFAATANNYA

DALAM RANGKA PERKUATAN DAN PENGEMBANGAN POSDAYA

(2)

Pembentukan Pengelolaan Pengembangan Posdaya Pendataan dan Pemetaan Keluarga Data dan Informasi

Analisis dukungan yg dibutuhkan

Lelang kepedulianProgram kerjaData basisPengelolaan sehari2MonitoringEvaluasi

LATAR BELAKANG

(3)

P R I N SI P -P R I N SI P P EN D A TA A N D A N

P E M E TA A N

1 .

A d a p t a s i Si s t e m y a n g Su d a h D i l a k u k a n

B KKB N , Se j a k 1 9 9 4

2 .

B e rs if a t

L oka l ,

Ti d a k

Un t u k

R ek a p .

N a s i o n a l

3 .

Se d e rh a n a , T i d a k Te rl a l u M e m b e b a n i

P e l a k s a n a

4 .

M u d a h D i p a h a m i d a n D i l a k s a n a k a n

5 .

D i s es u a i k a n

Ko n d i s i

d a n

Ke b u t u h a n

L o k a l , D a p a t D i k e m b a n g k a n

(4)

6.

Digunakan Oleh dan Untuk Kepentingan Masy.

Setempat

7.

Dapat Digunakan Untuk Berbagai Basis

Pembentukan Posdaya

8.

Dapat Mengikuti Perkembangan Keadaan dan

(5)

INSTRUMEN YANG DIGUNAKAN

1. Register Pendataan Keluarga (R/I/KS)

Untuk Mencatat Keadaan Semua Keluarga Di Wilayah Kerja Posdaya. Dilaks Kader Posdaya Dgn Kunjungan Rumah.

2. DAFTAR INDUK KELUARGA CAKUPAN POSDAYA (D/ I/Posdaya)

Untuk Mencatat Semua Keluarga yang Aktif Dalam Kegiatan Posdaya

3. Peta Keluarga

Peta yang Menggambarkan Hasil Pendataan Keluarga dan Perkemb. Kondisi Anggota Posdaya.

(6)

CAKUPAN DATA KELUARGA

1. Nama KK, Jmlh Anggota dan Alamat Keluarga

2. Jmlh Angg Klrga Menurut Jenis Kelamin dan Statusnya Dlm Klrga

3. Jmlh Angg Klrga Menurut Umur 4. Jmlh Anak Balita (0-1 Th, 1-5 Th)

5. Jmlh Anak Balita yang Ikut/Tak Ikut Posyandu 6. Jmlh Anak Balita yang Ikut/Tak Ikut Paud/TK

7. Jmlh Anak Usia Sekolah ( 6-12 Th; 13-15 Th; 16-19 Th)

8. Jmlh Anak Usia Sekolah yang Bersekolah/Tak Bersekolah Menurut Kel.Umur

9. Jmlh Anggota Keluarga Dewasa yang Bekerja/Tak Bekerja 10. Jmlh Klrga Yang Mendapat Bantuan Permodalan (Dari

(7)

11. Jmlh Ibu Rumahtangga Yang Bekerja/Tak Bekerja 12. Jmlh Ibu Hamil

13. Jmlh Ibu Hamil yang Memeriksakan Kehamilan ke

Fasilitas/Tenaga Kesehatan

14. Jmlh PUS yang Ber-KB/Tak Ber-KB

15. Kondisi Rumah Kediaman Keluarga (Mencakup Atap,

Lantai, Dinding)

16. Kepemilikan Jamban Keluarga 17. Sumber Air Minum Keluarga

18. Sumber Penerangan Dalam Rumah

19. Tahapan Keluarga Sejahtera Masing-masing Keluarga

Jenis-jenis Data tsb dpt Ditambah Lagi dengan Data Lainnya Sesuai dgn Kebutuhan dan Jenis Kegiatan yang

Dilaksanakan Masing-masing Posdaya Atau Daerah Setempat

(8)

TAHAPAN KELUARGA SEJAHTERA

Prinsip : Didasarkan Tangga Kebutuhan Menurut Maslow 1. Keluarga Prasejahtera

Keluarga yang Belum Mampu Memenuhi Sebagian Atau Keseluruhan Kebutuhan Dasarnya (Basic Needs), yaitu Indikator No.1 s.d. No.6 (Dalam Tabel Indikator KS)

2. Keluarga Sejahtera I

Keluarga yang Telah Mampu Memenuhi Keseluruhan

Kebutuhan Pokoknya (Indikator No.1 s.d. No.6), tapi Belum Mampu Memenuhi Keseluruhan Kebutuhan Sosial

(9)

3. Keluarga Sejahtera II

Keluarga Yang Telah Mampu Memenuhi Keseluruhan

Kebutuhan Dasar dan Kebutuhan Sosial Psikologisnya, yaitu Indikator No.1 s.d. No.14.; tetapi Belum Mampu Memenuhi Keseluruhan Kebutuhan Pengembangannya ( Indikator No.15 s.d. No.19 )

4. Keluarga Sejahtera III

Keluarga yang Telah Mampu Memenuhi Keseluruhan Kebutuhan Dasar, Kebutuhan Sosial Psikologis, dan

Kebutuhan Pengembangannya (Indikator No.1 s.d No. 19); tetapi Belum Memenuhi Kontribusi Kemasyarakatannya

(10)

5. Keluarga Sejahtera III Plus

Keluarga yang Telah Mampu Memenuhi

Keseluruhan Kebutuhan Dasar,

Kebutuhan Sosial Psikologis, dan

Kebutuhan Pengembangannya serta

Telah Pula Memenuhi Kontribusi

Kemasyarakatannya. (Indikator No.1 s.d..

No.21)

Metode

1. Sistem skrining (penapisan)

(11)

Belum dapat memenuhi satu atau lebih dari 5 indikator KS I

5. Bila anak sakit dibawa ke sarana kesehatan *) 4. Bagian terluas lantai rumah bukan dari tanah*) 3. Memiliki pakaian berbeda untuk aktivitas *) 2. Makan dua kali atau lebih sehari *)

1. Melaksanakan ibadah 14. Anak > 2 ber-KB

13. Usia 6-15 tahun bersekolah *)

12. Usia 10-60 tahun bisa baca tulis huruf Latin 11. Punya penghasilan tetap

10. Sehat 3 bulan terakhir 9. Luas lantai > 8 m2 / jiwa *)

8. Satu stel pakaian baru per tahun *) 7. Daging/ ikan/ telur 1 x seminggu *) 6. Ibadah teratur

19. Memperoleh berita dari surat kabar, radio, TV, majalah 18. Mengikuti kegiatan masyarakat

17. Makan bersama sambil berkomunikasi 16. Memiliki tabungan keluarga

15. Meningkatkan pengetahuan agama

21. Aktif sebagai pengurus Orgnisasi kemasyarakatan 20. AkMemberikan sumbangan materil secara teratur

Indikator Tahapan KS

16 KS III + KS II KS III K PRA SEJAHTERA KS I

(12)

SIFAT-SIFAT INDIKATOR YANG DIPILIH

1. Strategis, Esensial dan Punya Daya Ungkit Tinggi 2. Sensitif, Mudah dan Cepat Terima Pengaruh Untuk

Perubahan

3. Applicable, Dapat Diterapkan dengan Mudah, Tepat, serta Mudah Dilaksanakan

4. Observable, Dapat Diamati dan Mudah Dilihat, Tidak Sulit Dikenali Di Lapangan

5. Measurable, Dapat Diukur dengan Ukuran-ukuran Tertentu 6. Mutable, Dapat Diubah dan Dilakukan Intervensi Untuk

(13)

Langkah-langkah pendataan dan pemetaan keluarga

Pendataan Keluarga Dilakukan

Dilakukan Dari Rumah Ke

Rumah Dengan Register Keluarga

Manfaatkan Catatan Catatan

Yang Ada Di Dusun/RW Itu Sebagai Rujukan Awal (Kalau Ada)

Posdaya Memanfaatkan Data Yang Ada Lengkap

Bila Data Kadaluarsa, Lakukan

Updating Data Yang Ada Sebagai Rujukan

Dilakukan Dari Rumah Ke

Rumah Dengan Menggunakan Register Klrg Dan

Memanfaatkan Register Yang Sudah Ada Sebagai Acuan

TEMPAT TEMPAT YANG SUDAH

(14)

MEKANISME PELAKSANAAN PENDATAAN

PERSIAPAN PENDATAAN PEMETAAN

PELAPORAN SARASEHAN

EVALUASI ANALISIS

PROGRAM DUKUNGAN

(15)

1.

PERSIAPAN PENDATAAN

SOSIALISASI KPD STAKEHOLDER DI TINGKAT

DESA/DUSUN,KELURAHAN/RW YBS UNTUK MEMBENTUK KESEPAKATAN

PERHITUNGAN JUMLAH DAN JENIS TENAGA PENDATA DAN

PENDAMPING

PERHITUNGAN DAN PENYIAPAN SARANA/INSTRUMEN YANG

DIBUTUHKAN UNTUK PENDATAAN

PELATIHAN/ORIENTASI TENAGA PENDATA

MEMBUAT JADWAL PENDATAAN DAN PEMBAGIAN TUGAS ANTAR

PENDATA

(16)

2. PELAKSANAAN PENDATAAN

KUNJUNGAN DARI RUMAH KE RUMAH UNTUK PENGISIAN REGISTER KELUARGA DENGAN METODE WAWANCARA DAN OBSERVASI

WAWANCARA KEPADA KEPALA KELUARGA ATAU SALAH

SEORANG ANGGOTA KELUARGA YANG DEWASA

PADA SAAT WAWANCARA, PENDATA JUGA MENGOBSERVASI KEADAAN DI DALAM DAN DI LINGKUNGAN RUMAH YBS

TIDAK SEMUA BUTIR PERTANYAAN PERLU DIPERTANYAKAN A.L.

KARENA ADA MASALAH PSIKOLOGIS; ANTARA SI PENDATA DAN YANG DIDATA SUDAH SALING KENAL

(17)

BIMBINGAN PELAKS PENDATAAN DILAKUKAN

OLEH PENDAMPING, SECARA BERSAMAAN

ATAU TERPISAH

PENDAMPING PENDATA LAKUKAN UJI PETIK

HASIL PENDATAAN

DILAKUKAN PENYISIRAN KEMBALI

KELUARGA-KELUARGA YANG TERLEWAT ATAU YANG

BELUM TUNTAS PENDATAANNYA

(18)

3. PEMBACAAN HASIL PENDATAAN

KONSOLIDASI ANTARA PARA KADER DAN PENDAMPING

TTG KELENGKAPAN, KEBENARAN ATAU KEWAJARAN DATA

MEMBUAT REKAPITULASI HASIL PENDATAAN

(19)

4. PEMBUATAN PETA KELUARGA

Pembuatan Draft Peta Keluarga Oleh Pendata Dengan

Bimbingan Pendamping Berdasarkan Sket Awal

Penyelesaian Peta Keluarga Oleh Pendata Dengan

Bimbingan Pendamping

Penempatan Peta Keluarga Di Ruangan/”Kantor” Posdaya

Atau Tempat Lain Yang Lebih Tepat.

Pembaharuan Data Pada Peta Keluarga Setelah Ada Hasil

Pendataan Berikutnya Atau Sewaktu-waktu Ada Perubahan Data Pada Keluarga (-Keluarga)

(20)
(21)

KELUARGA PRA SEJAHTERA KELUARGA SEJAHTERA I KELUARGA SEJAHTERA II KELUARGA SEJAHTERA III KELUARGA SEJAHTERA III + MAKAN PAKAIAN PENDIDIKAN KESEHATAN LANTAI RUMAH KELUARGA PRA SEJAHTERA ALASAN KELUARGA SEJAHTERA I PEKERJAAN IBADAH P ANGGOTA POSDAYA

APABILA KELUARGA TSB AKTIF DI POSDAYA, DIBERI TAMBAH HURUF P, CONTOH:

(22)
(23)
(24)

KEUNGGULAN DATA YANG DIHASILKAN DARI

PENDATAAN KELUARGA

1. Data Mikro Berbasis Keluarga yang Sangat Rinci

2. Data Primer, Dapat Dimutakhirkan Setiap Saat

atau Periodik

3. Dapat Digunakan Membuat Rencana

(25)

4.

Dapat Dituangkan Dalam Bentuk Peta Kerja

Dengan Gambaran Segmentasi Sasaran

Operasional

5. Data Terkumpul Milik Masyarakat, karena

Pengumpul Data Kader/Anggota Masy.

Setempat

6.

Data Terkumpul Mendekati Kondisi Senyatanya

/Apa Adanya, Karena Si Pendata dan yang

Didata Saling Mengenal

(26)
(27)

DUKUNGAN DAMANDIRI UNTUK

MITRA KERJA

DALAM BENTUK KEGIATAN

-KE GI ATAN :

K

OORDI NAS I

A

DVOKASI

S

I NE RGI

I

NISIASI

H

ARAPAN

(28)

BENTUK KEGIATAN YANG DAPAT DIDUKUNG DANA

DALAM BENTUK “SHARING”

SOSIALISASIKOORDINASIADVOKASIPEMBEKALAN MAHASISWAPEMBEKALAN DPLPEMBENTUKAN P4

PENDATAAN DAN PEMETAAN KELUARGA

KEGIATAN INISIASI/INOVATIF

MAHASISWA RELAWAN

LOMBA-LOMBA

MONITORING EVALUASI

OPERASIONAL HARIAN LPPM/LPM (DAN KOORDINATOR)

15/07/2016 28

(29)

Variabel-variabel yang diperhitungkan dalam

penentuan dukungan dana dari Damandiri

JUMLAH POSDAYA BARU

JUMLAH POSDAYA YANG DIBINAJUMLAH POSDAYA INTENSIFIKASI

JUMLAH CAKUPAN WILAYAH (KAB/KOTA/KEC/DESA/

KEL.)

KONDISI GEOGRAFIS WILAYAH KERJA

JUMLAH ORGANISASI/ INSTITUSI MITRA KERJAJUMLAH MAHASISWA KKN

JUMLAH DPL KKN

JUMLAH P4 (BARU DAN LAMA)KEGIATAN-KEGIATAN INOVATIF

15/07/2016 29

Referensi

Dokumen terkait

Informasi dari Pak Agus Perkebunan Kalijompo bahwa DAS Kalijompo sekarang sudah berada pada status evakuasi bencana.. banjir

Semakin tinggi suhu asid hidroklorik semakin panjang / higher masa yang di ambil untuk mengumpul gas hidrogen.

Menurut Saputri (2011), “menunjukan bahwa variabel tingkat leverage berpengaruh negatif sedangkan profitabilitas, ukuran perusahaan, kepemilikan saham publik berpengaruh

Umumnya beban lebih terjadi pada instalasi tambahan yang tidak dikerjakan oleh tenaga yang kompeten, sehingga tidak memperhitungkan kapasitas dari material

Metode geolistrik resistivitas (tahanan jenis) adalah salah satu jenis metode geolistrik yang digunakan untuk mempelajari keadaan bawah permukaan dengan cara

Dari gambar 2 juga dapat diketahui bahwa variasi dimensi panjang slot berpengaruh pada frekuensi resonansi dan return loss, sedangkan Dari gambar 3 dapat dilihat bahwa nilai

Realitas objektif yang seharusnya ada adalah yang tertuang di dalam surat keputusan Dirjen Dikti, dimana kegiatan ospek merupakan kegiatan yang menyenangkan bagi mahasiswa baru

Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran berbasis BTS (Budaya Tudang Sipulung) dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam memiliki