Berita Resmi Statistik BPS Provinsi Jawa Barat No. 31/06/32/Th.XIX, 2 Juni 2017 1 No. 31/06/32/Th. XIX, 2 Juni 2017
P
ERKEMBANGAN
I
NDEKS
H
ARGA
K
ONSUMEN
/I
NFLASI
MEI 2017 INFLASI SEBESAR 0,45 PERSEN
Dari hasil pendataan harga yang meliputi tujuh kota pantauan IHK Gabungan di Jawa Barat
tercatat bahwa pada Mei 2017 mengalami inflasi sebesar 0,45 persen atau terjadi kenaikan Indeks
Harga Konsumen (IHK) dari 126,08 pada April 2017 menjadi 126,65 pada Mei 2017. Dengan demikian
laju inflasi tahun kalender “year to date” (Januari - Mei 2017) sebesar 1,84 persen dan laju inflasi dari tahun ke tahun “year on year” (Mei 2017 terhadap Mei 2016) tercatat sebesar 4,14 persen.
Dari tujuh kelompok pengeluaran seluruhnya mengalami inflasi yaitu Kelompok Bahan
Makanan sebesar 1,24 persen, Kelompok Makanan Jadi, Minuman, Rokok & Tembakau sebesar 0,25
persen, Kelompok Perumahan, Air, Listrik, Gas & Bahan Bakar sebesar 0,36 persen, Kelompok
Sandang sebesar 0,42 persen, Kelompok Kesehatan sebesar 0,09 persen, Kelompok Pendidikan,
Rekreasi & Olahraga sebesar 0,02 persen, dan Kelompok Transpor, Komunikasi & Jasa Keuangan
sebesar 0,16 persen.
BPS PROVINSI JAWA BARAT
Mei 2017 IHK Gabungan Jawa Barat yang meliputi 7 kota yaitu Kota Bogor, Kota Sukabumi, Kota
Bandung, Kota Cirebon, Kota Bekasi, Kota Depok dan Kota Tasikmalaya mengalami kenaikan indeks. IHK dari 126,08 di April 2017 menjadi 126,65 di Mei 2017; dengan demikian terjadi inflasi sebesar 0,45 persen.
Laju inflasi tahun kalender “year to date” (Januari – Mei 2017) sebesar 1,84 persen dan laju inflasi dari
tahun ke tahun “year on year” (Mei 2017 terhadap Mei 2016) tercatat sebesar 4,14 persen.
Dari tujuh kelompok pengeluaran seluruhnya mengalami inflasi yaitu Kelompok Bahan Makanan sebesar
1,24 persen, Kelompok Makanan Jadi, Minuman, Rokok & Tembakau sebesar 0,25 persen, Kelompok Perumahan, Air, Listrik, Gas & Bahan Bakar sebesar 0,36 persen, Kelompok Sandang sebesar 0,42 persen, Kelompok Kesehatan sebesar 0,09 persen, Kelompok Pendidikan, Rekreasi & Olahraga sebesar 0,02 persen, dan Kelompok Transpor, Komunikasi & Jasa Keuangan sebesar 0,16 persen.
Dari tujuh kota pantauan IHK di Jawa Barat Mei 2017, seluruh kota mengalami inflasi yaitu Kota Bogor
sebesar 0,57 persen, Kota Sukabumi sebesar 0,49 persen, Kota Bandung sebesar 0,47 persen, Kota Cirebon sebesar 0,64 persen Kota Bekasi sebesar 0,27 persen, Kota Depok sebesar 0,51 persen dan Kota Tasikmalaya sebesar 0,62 persen.
Pada Grafik 1 di bawah ini terlihat pergerakan inflasi dari Mei 2016 sampai dengan Mei 2017.
Sementara pada Tabel 1 terlihat pergerakan IHK selama dua belas bulan terakhir terjadi
inflasi sebesar 4,14 persen. Dari tujuh kelompok pengeluaran, yang mengalami inflasi tertinggi yaitu
Kelompok Perumahan, Air, Listrik, Gas & Bahan Bakar sebesar 4,75 persen, Kelompok Transpor,
Komunikasi & Jasa Keuangan sebesar 4,42 persen, Kelompok Kesehatan sebesar 4,38 persen,
Kelompok Makanan Jadi, Minuman, Rokok & Tembakau sebesar 4,32 persen, Kelompok Bahan
Makanan sebesar 4,20 persen, Kelompok Pendidikan, Rekreasi & Olahraga sebesar 2,26 persen, dan
Kelompok Sandang sebesar 1,89 persen.
0.36 0.36 0.77 0.55 0.72 0.09 0.22 -0.17 0.47 0.25 0.08 0.17 0.45 -1.00 0.00 1.00 2.00 3.00 4.00
Mei'16 Juni'16 Juli'16 Ags'16 Sep'16 Okt'16 Nov'16 Des'16 Jan'17 Feb'17 Mar'17 Apr'17 Mei'17
0.36 0.36 0.77 0.55 0.72 0.09 0.22 -0.17 0.47 0.25 0.08 0.17 0.45 -1.00 0.00 1.00 2.00 3.00 4.00
Mei'16 Juni'1
6 Juli'1 6 Ags'1 6 Sep'16 Okt'1 6
Kelompok Pengeluaran IHK Mei 2017 Inflasi Mei 2017*) Inflasi Tahun 2017 **) Inflasi Tahun ke Tahun ***) Andil Inflasi/Deflasi Tahun 2017**) [1] [2] [3] [4] [5] [6] Umum 126,65 0,45 1,84 4,14 1,84 1. Bahan Makanan 141,15 1,24 0,13 4,20 0,03 2
2. Makanan Jadi,Minuman, Rokok &
Tembakau 128,29 0,25 1,80 4,32 0,31 3
3. Perumahan, Air, Listrik, Gas & Bahan
Bakar 121,37 0,36 3,24 4,75 0,89 4 4. Sandang 109,42 0,42 1,49 1,89 0,07 5 5. Kesehatan 120,52 0,09 1,12 4,38 0,04 6
6. Pendidikan, Rekreasi & Olahraga 116,58 0,02 0,47 2,26 0,04
7
7. Transpor, Komunikasi & Jasa Keuangan 130,19 0,16 2,81 4,42 0,53 Keterangan : *) Perubahan IHK Mei 2017 terhadap IHK April 2017
**) Perubahan IHK Mei 2017 terhadap IHK Desember 2016 ***) Perubahan IHK Mei2017 terhadap IHK Mei 2016
Bila dilihat menurut andilnya terhadap inflasi/deflasi tahun 2017, pada Tabel 1 tampak andil
inflasi diberikan oleh Kelompok Bahan Makanan sebesar 0,03 persen, Kelompok Makanan Jadi,
Minuman, Rokok & Tembakau sebesar 0,31 persen, Kelompok Perumahan, Air, Listrik, Gas & Bahan
Bakar sebesar 0,89 persen, Kelompok Sandang sebesar 0,07 persen, Kelompok Kesehatan sebesar 0,04
persen, Kelompok Pendidikan, Rekreasi & Olahraga sebesar 0,04 persen, dan Kelompok Transpor,
Komunikasi & Jasa Keuangan sebesar 0,53 persen.
Perbandingan besarnya inflasi Januari – Mei dalam kurun waktu tahun 2013 sampai 2017
terlihat pada Tabel 2. Inflasi gabungan Januari – Mei di Jawa Barat tertinggi terjadi pada tahun 2013
sebesar 2,71 persen, dan terendah pada tahun 2015 sebesar 0,22 persen.
Tahun Inflasi Januari - Mei
[1] [2] 2013 2,71 2014 1,38 2015 0,22 2016 0,49 2017 1,84
TARIF LISTRIK BENSIN UPAH PEMBANTU RT TOMAT SAYUR AIR KEMASAN CABE RAWIT IKAN MAS ANGGUR PISANG CABE MERAH MINYAK GORENG GULA PASIR APEL
DAGING AYAM RAS
BAWANG PUTIH BERAS
MELON
TARIF PULSA PONSEL
ROTI MANIS
TELUR AYAM RAS
-0.15 -0.10 -0.05 0.00 0.05 0.10 0.15
Hasil pemantauan harga barang dan jasa selama Mei 2017 tercatat beberapa komoditas
mengalami kenaikan/penurunan harga dan memberikan andil inflasi/deflasi cukup siginifikan.
Komoditas yang mengalami kenaikan harga dan memberikan andil inflasi antara lain bawang putih, telur ayam ras, tarif listrik, daging ayam ras, bensin, upah pembatu rumah tangga, jengkol, bawang merah, bahan bakar rumah tangga, tomat sayur, air kemasan, roti manis, sawi hijau.
Sementara komoditas yang mengalami penurunan dan memberikan andil deflasi signifikan
antara lain cabe rawit, ikan mas, tarif pulsa ponsel, beras, melon, anggur, pisang, cabe merah, minyak goreng.
Besarnya andil inflasi/deflasi per kelompok pengeluaran pada Mei 2017 terlihat pada Grafik 3.
Andil inflasi diberikan oleh Kelompok Bahan Makanan sebesar 0,26 persen, Kelompok Makanan Jadi,
Minuman, Rokok & Tembakau sebesar 0,04 persen, Kelompok Perumahan, Air, Listrik, Gas & Bahan
Bakar sebesar 0,10 persen, Kelompok Sandang sebesar 0,02 persen, dan Kelompok Transpor,
Komunikasi & Jasa Keuangan sebesar 0,03 persen. Sementara untuk Kelompok Kesehatan dan
Kelompok Pendidikan, Rekreasi & Olahraga memberikan andil inflasi/deflasi sangat kecil terhadap
gabungan Jawa Barat Mei 2017.
Inflasi Gabungan Mei 2017 di Jawa Barat berdasarkan kelompok pengeluaran dan jenis
komoditas yang memberikan andil inflasi atau deflasi dapat diuraikan sebagai berikut;
1. Kelompok Bahan Makanan
Kelompok Bahan Makanan mengalami kenaikan IHK dari 139,42 pada April 2017 menjadi
141,15 pada Mei 2017 atau terjadi inflasi sebesar 1,24 persen. Inflasi pada kelompok ini dipicu oleh
kenaikan harga-harga komoditi pada sub kelompok daging & hasilnya sebesar 1,91 persen, sub
kelompok ikan segar sebesar 0,03 persen, sub kelompok ikan diawetkan sebesar 0,16 persen, sub
kelompok telur, susu & hasil-hasilnya sebesar 4,79 persen, sub kelompok sayur-sayuran sebesar 2,34
persen, sub kelompok kacang-kacangan sebesar 0,16 persen, sub kelompok bumbu-bumbuan sebesar
2,90 persen, dan sub kelompok bahan makanan lainnya sebesar 0,95 persen. Sementara yang
mengalami deflasi yaitu sub kelompok padi-padian, umbi-umbian & hasilnya sebesar 0,18 persen, sub
kelompok buah-buahan sebesar 0,29 persen dan sub kelompok lemak & minyak sebesar 0,38 persen.
Andil inflasi gabungan Jawa Barat untuk Kelompok Bahan Makanan pada Mei 2017 sebesar
0,26 persen. Adapun komoditas pada Kelompok Bahan Makanan yang mengalami kenaikan harga
diantaranya bawang putih, telur ayam ras, daging ayam ras, jengkol, bawang merah, tomat sayur.
0.45 0.04 0.10 0.02 0.00 0.00 0.03 0.26 UMUM Bahan Makanan Makanan Jadi, Minuman, Rokok & Tembakau Perumahan, Air, Listrik, Gas & Bahan Bakar Sandang Kesehatan Pendidikan, Rekreasi & Olahraga Transport, Komunikasi & Jasa Keuangan
2. Makanan Jadi, Minuman, Rokok & Tembakau
Kelompok Makanan Jadi, Minuman, Rokok & Tembakau mengalami inflasi sebesar 0,25
persen. Inflasi tersebut dikarenakan IHK naik dari 127,97 pada April 2017 menjadi 128,29 pada Mei
2017. Dari tiga sub kelompok yang ada seluruhnya mengalami inflasi yaitu sub kelompok makanan
jadi sebesar 0,28 persen, sub kelompok minuman yang tidak beralkohol sebesar 0,16 persen dan sub
kelompok tembakau dan minuman beralkohol sebesar 0,21 persen.
Kelompok Makanan Jadi, Minuman, Rokok & Tembakau menyumbang andil inflasi sebesar
0,04 persen terhadap inflasi gabungan Jawa Barat Mei 2017. Adapun komoditas yang mengalami
kenaikan harga diantaranya air kemasan, roti manis, nasi, sate, rokok kretek filter.
3. Perumahan, Air, Listrik, Gas & Bahan Bakar
Kelompok Perumahan, Air, Listrik, Gas & Bahan Bakar mengalami kenaikan IHK dari 120,93
pada April 2017 menjadi 121,37 pada Mei 2017 atau terjadi inflasi sebesar 0,36 persen. Inflasi terjadi
pada sub kelompok biaya tempat tinggal sebesar 0,02 persen, sub kelompok bahan bakar, penerangan
& air sebesar 1,17 persen, sub kelompok perlengkapan rumah tangga sebesar 0,27 persen, dan sub
kelompok penyelenggaraan rumah tangga sebesar 0,78 persen.
Kelompok Perumahan, Air, Listrik, Gas & Bahan Bakar memberikan andil inflasi sebesar 0,10
persen terhadap gabungan Jawa Barat di Mei 2017. Adapun komoditas yang mengalami kenaikan
harga diantaranya tarif listrik, upah pembantu rumah tangga, kulkas, sabun detergen bubuk.
4. Sandang
Kelompok Sandang pada Mei 2017 mengalami inflasi sebesar 0,42 persen. Inflasi tersebut
dikarenakan IHK Kelompok Sandang mengalami kenaikan dari 108,96 pada April 2017 menjadi 109,42
pada Mei 2017. Inflasi terjadi pada sub kelompok sandang laki-laki sebesar 1,14 persen, sub kelompok
sandang wanita sebesar 0,34 persen, sub kelompok sandang anak-anak sebesar 0,02 persen, dan sub
kelompok barang pribadi & sandang lainnya sebesar 0,02 persen.
Kelompok Sandang pada Mei 2017 memberikan andil inflasi sebesar 0,02 terhadap inflasi
gabungan Jawa Barat.
Adapun komoditas yang mengalami kenaikan harga diantaranya
baju
kaos/t-shirt,celana panjang jeans, tas tangan wanita, rok.
5. Kesehatan
Kelompok Kesehatan pada Mei 2017 mengalami inflasi sebesar 0,09 persen. Inflasi tersebut
dikarenakan kenaikan IHK dari 120,41 pada April 2017 menjadi 120,52 pada Mei 2017. Adapun sub
kelompok yang mengalami inflasi yaitu sub kelompok obat-obatan sebesar 0,41 persen, sub kelompok
jasa perawatan jasmani sebesar 0,15 persen, dan sub kelompok perawatan jasmani & kosmetika sebesar
0,06 persen.
Kelompok Kesehatan memberikan andil inflasi sangat kecil terhadap inflasi gabungan Jawa
Barat Mei 2017.
6. Pendidikan, Rekreasi & Olahraga
Kelompok Pendidikan, Rekreasi & Olahraga Mei 2017 mengalami inflasi sebesar 0,02 persen.
pendidikan sebesar 0,21 persen dan sub kelompok olahraga sebesar 0,16 persen. Sementara sub
kelompok rekreasi deflasi sebesar 0,04 persen.
Kelompok Pendidikan, Rekreasi & Olahraga memberikan andil inflasi sangat kecil terhadap
inflasi gabungan Jawa Barat Mei 2017.
7. Transpor, Komunikasi & Jasa Keuangan
Kelompok Transpor, Komunikasi & Jasa Keuangan pada Mei 2017 terjadi inflasi sebesar 0,16
persen, atau mengalami kenaikan dari 129,98 pada April 2017 menjadi 130,19 pada Mei 2017. Inflasi
pada kelompok ini disebabkan kenaikan pada sub kelompok transpor sebesar 0,33 persen, dan sub
kelompok sarana & penunjang transpor sebesar 0,06 persen. Sementara sub kelompok komunikasi &
pengiriman deflasi sebesar 0,32 persen.
Kelompok Transpor, Komunikasi & Jasa Keuangan memberikan andil inflasi sebesar 0,03
persen terhadap inflasi gabungan Jawa Barat Mei 2017. Adapun komoditas yang mengalami kenaikan
Perbandingan Inflasi 82 Kota IHK di Indonesia Bulan Mei 2017
Dari 82 kota IHK pada Mei 2017, sebanyak 70 kota mengalami inflasi dan 12 kota mengalami
deflasi. Inflasi tertinggi terjadi di Kota Tual sebesar 0,96 persen, inflasi terendah terjadi di Kota Sampit
dan Kota Bulukumba masing-masing sebesar 0,02 persen. Sementara kota yang mengalami deflasi
tertinggi terjadi di Kota Manado sebesar 1,13 persen, deflasi terendah terjadi di Kota Pematang Siantar
sebesar 0,01 persen
Kota IHK Mei 2017 Inflasi
Mei 2017* Tahun 2017 ** Tahun ke tahun***
[1] [2] [3] [4] [5] 1 MEULABOH 127.37 0.06 1.22 3.98 2 BANDA ACEH 121.23 0.86 1.08 4.24 3 LHOKSEUMAWE 122.79 0.90 -1.72 3.98 4 SIBOLGA 131.42 0.39 -0.82 6.23 5 PEMATANG SIANTAR 132.80 -0.01 0.55 4.37 6 MEDAN 131.73 0.08 -0.90 4.20 7 PADANGSIDIMPUAN 126.23 -0.09 0.69 4.29 8 PADANG 133.56 -0.04 0.06 4.96 9 BUKITTINGGI 125.52 -0.44 -0.61 4.01 10 TEMBILAHAN 132.20 0.69 1.78 3.96 11 PEKANBARU 130.05 0.12 1.64 6.69 12 DUMAI 130.71 0.11 2.41 5.83 13 BUNGO 126.89 0.16 2.04 5.63 14 JAMBI 127.27 0.31 0.05 4.24 15 PALEMBANG 126.31 0.64 1.08 3.86 16 LUBUKLINGGAU 126.07 0.54 1.83 4.39 17 BENGKULU 137.31 0.56 1.69 6.25 18 BANDAR LAMPUNG 129.92 0.89 2.05 5.33 19 METRO 135.94 0.86 1.39 3.97 20 TANJUNG PANDAN 136.58 0.90 1.75 6.34 21 PANGKAL PINANG 134.81 -0.93 1.06 8.36 22 BATAM 128.18 0.56 0.96 5.24 23 TANJUNG PINANG 127.35 0.41 1.06 3.87 24 DKI JAKARTA 128.60 0.49 1.85 4.00 25 BOGOR 129.14 0.57 2.44 4.97 26 SUKABUMI 127.96 0.49 2.29 4.58 27 BANDUNG 127.08 0.47 1.44 3.74 28 CIREBON 123.83 0.64 2.20 3.68 29 BEKASI 124.99 0.27 1.56 4.11 30 DEPOK 127.11 0.51 2.22 4.28 31 TASIKMALAYA 127.21 0.62 2.23 4.14
GABUNGAN JAWA BARAT 126.65 0.45 1.84 4.14
32 CILACAP 131.37 0.59 2.79 5.07 33 PURWOKERTO 125.99 0.66 2.24 4.21 34 KUDUS 135.30 0.80 3.13 5.24 35 SURAKARTA 124.80 0.33 1.95 3.45 36 SEMARANG 127.38 0.59 2.24 4.50 37 TEGAL 125.10 0.74 2.13 4.46 38 YOGYAKARTA 125.87 0.33 2.16 4.10 39 JEMBER 125.23 0.36 2.18 3.83 40 BANYUWANGI 124.49 0.33 1.62 3.23 41 SUMENEP 125.44 0.66 1.98 3.93 42 KEDIRI 125.51 0.50 2.41 3.84 43 MALANG 129.88 0.82 2.79 5.26 44 PROBOLINGGO 125.31 0.37 1.81 3.12 45 MADIUN 126.67 0.58 3.20 4.91 46 SURABAYA 128.90 0.39 2.49 5.10 47 TANGERANG 135.70 0.50 1.56 4.07 48 CILEGON 134.54 0.58 2.71 6.04 49 SERANG 136.51 0.62 2.62 4.72 50 SINGARAJA 137.33 0.37 1.65 4.70 51 DENPASAR 125.58 0.11 2.01 4.47 52 MATARAM 126.43 0.49 1.72 3.99
Kota IHK Mei 2017
Inflasi
Mei 2017* Tahun 2017 ** Tahun ke tahun***
[1] [2] [3] [4] [5] 53 BIMA 130.54 0.64 1.11 3.53 54 MAUMERE 122.26 0.38 0.33 4.36 55 KUPANG 129.49 -0.06 0.33 2.26 56 PONTIANAK 138.18 0.30 2.51 4.63 57 SINGKAWANG 128.56 0.34 2.41 4.38 58 SAMPIT 129.86 0.02 2.26 4.90 59 PALANGKARAYA 126.15 0.53 2.27 4.80 60 TANJUNG 128.05 -0.19 0.46 3.32 61 BANJARMASIN 128.58 0.33 1.82 4.36 62 BALIKPAPAN 132.94 0.32 1.03 5.23 63 SAMARINDA 131.56 0.38 2.12 4.23 64 TARAKAN 139.21 0.51 1.91 4.09 65 MANADO 127.31 -1.13 1.33 3.50 66 PALU 131.11 0.81 3.16 5.10 67 BULUKUMBA 133.21 0.02 2.28 4.87 68 WATAMPONE 123.80 0.23 2.94 4.57 69 MAKASSAR 128.71 -0.32 1.80 3.97 70 PARE-PARE 122.97 0.06 0.72 2.55 71 PALOPO 125.66 -0.14 1.52 4.13 72 KENDARI 123.74 0.68 1.69 3.45 73 BAU-BAU 128.64 0.17 -0.18 0.64 74 GORONTALO 123.88 0.19 1.72 2.87 75 MAMUJU 127.66 0.27 1.70 4.40 76 AMBON 125.96 0.20 0.09 2.70 77 TUAL 144.44 0.96 3.08 6.77 78 TERNATE 131.45 0.20 0.91 2.63 79 MANOKWARI 122.20 0.60 -0.12 4.78 80 SORONG 127.61 -0.51 0.61 3.89 81 MERAUKE 135.41 0.23 2.49 5.66 82 JAYAPURA 129.75 -0.17 0.86 3.35 NASIONAL 128.83 0.39 1.67 4.33
Keterangan : *) Perubahan IHK Mei 2017 terhadap IHK April 2017 **) Perubahan IHK Mei 2017 terhadap IHK Desember 2016 ***) Perubahan IHK Mei2017 terhadap IHK Mei 2016
Kelompok dan Sub Kelompok
Gabungan 7 Kota IHK di Jawa Barat IHK April’17 IHK Mei’17 Perubahan Indeks (%) Andil Inflasi/Deflasi (%) [1] [2] [3] [4] [5] Umum 126.08 126.65 0.45 0.45 I. Bahan Makanan 126.08 141.15 1.24 0.26 1. Padi2-an. Umbi2-an dan hasil-hasilnya 127.36 127.13 -0.18 -0.01 2. Daging & Hasil-hasilnya 128.49 130.95 1.91 0.05 3. Ikan segar 150.52 150.57 0.03 0.00 4. Ikan diawetkan 147.37 147.60 0.16 0.00 5. Telur. susu & hasil-hasilnya 119.58 125.31 4.79 0.10 6. Sayuran 166.44 170.34 2.34 0.05 7. Kacang-kacangan 131.21 131.42 0.16 0.00 8. Buah-buahan 157.67 157.22 -0.29 -0.01 9. Bumbu-bumbuan 189.21 194.70 2.90 0.07 10. Lemak dan minyak 113.80 113.37 -0.38 0.00 11. Bahan Makanan Lainnya 128.98 130.20 0.95 0.00
II. Makanan Jadi. Minuman. Rokok & Tembakau 127.97 128.29 0.25 0.04 1. Makanan Jadi 124.73 125.08 0.28 0.03 2. Minuman yang Tidak Beralkohol 121.68 121.88 0.16 0.00 3. Tembakau & Minuman Beralkohol 146.18 146.48 0.21 0.01
III. Perumahan, Air, Listrik, Gas & Bahan Bakar 120.93 121.37 0.36 0.10 1. Biaya tempat tinggal 112.29 112.31 0.02 0.00 2. Bahan bakar. penerangan & air 163.87 165.79 1.17 0.07 3. Perlengkapan rumah tangga 109.44 109.74 0.27 0.00 4. Penyelenggaraan rumah tangga 114.73 115.63 0.78 0.02
IV. Sandang 108.96 109.42 0.42 0.02 1. Sandang laki-laki 110.13 111.38 1.14 0.01 2. Sandang wanita 109.45 109.82 0.34 0.00 3. Sandang anak-anak 107.95 107.97 0.02 0.00 4. Barang pribadi dan sandang lainnya 108.28 108.30 0.02 0.00
V. Kesehatan 120.41 120.52 0.09 0.00 1. Jasa Kesehatan 117.08 117.08 0.00 0.00 2. Obat-obatan 109.41 109.86 0.41 0.00 3. Jasa Perawatan jasmani 127.22 127.41 0.15 0.00 4. Perawatan jasmani dan kosmetik 125.76 125.84 0.06 0.00
VI. Pendidikan. Rekreasi & Olahraga 116.56 116.78 0.02 0.00 1. Jasa pendidikan 122.81 122.81 0.00 0.00 2. Kursus-kursus/pelatihan 118.29 118.29 0.00 0.00 3. Perlengkapan/Peralatan pendidikan 112.06 112.30 0.21 0.00 4. Rekreasi 107.45 107.41 -0.04 0.00 5. Olah raga 109.33 109.50 0.16 0.00
VII. Transpor. Komunikasi & Jasa Keuangan 129.98 130.19 0.16 0.03 1. Transpor 140.50 140.97 0.33 0.04 2. Komunikasi dan pengiriman 106.09 105.75 -0.32 -0.01 3. Sarana dan penunjang transpor 133.41 133.49 0.06 0.00 4. Jasa Keuangan 114.96 114.96 0.00 0.00