Korelasi Antara Lama Kebuntingan, Bobot Lahir dan Jenis Kelamin Pedet Hasil Inseminasi Buatan pada Sapi Bali
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
Skripsi dengan judul “Kelainan Bentuk Kuku Sapi Bali Kereman yang dipelihara di Tanah berdasarkan Jenis Kelamin dan Umur” diajukan sebagai salah satu syarat untuk mencapai
Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui pengaruh tingkat protein dalam ransum pada akhir masa kebuntingan pertama terhadap performan dan berat lahir pedet
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh lama penyimpanan semen beku Sapi Bali di pos inseminasi buatan Kota Samarinda, Kalimatan Timur terhadap kualitas
Oleh karena itu, tujuan dari penelitian ini adalah untuk menilai pengaruh langsung sapi Bali breed murni betina yang dikawinkan dengan metode inseminasi buatan
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi bobot lahir dan nilai heritabilitasnya pada sapi Bali di BPTU HMT Denpasar yang dapat digunakan sebagai dasar seleksi bibit berdasarkan
Koefisien korelasi antara lingkar dada dengan bobot badan sapi Bali betina pada poel 1, 2, 3 dan 4 menunjukkan bahwa, lingkar dada pada setiap umur memiliki keeratan
Korelasi bobot badan induk dan bobot lahir pedet sapi BX terkoreksi N r R² % Persamaan Regresi 100 0,597 35,7% Y=10,65+0,04X Keterangan: berhubungan sangat nyata Hasil dari analisa
Dugaan regresi dan heritabilitas bobot lahir ternak sapi bali dan sapi bali hasil persilangan Sapi Bali Sali Bali Hasil Persilangan P e n d u g a Regresi b* Heritabilitas h2 Regresi b*