BAB IV : LAPORAN PELAKSANAAN
4.1. Waktu Pelaksanaan Praktik Profesi
Dari empat tahap utama suatu perencanaan, proyek villa rancamaya ini sudah masuk tahap gambar kerja ketika praktikan masuk ke dalam bagian struktur organisasi perencana proyek villa rancamaya ini. Berikut bagan tahapan perencanaan dan letak masuknya praktikan ke dalam proyek ini.
Gambar 4. 1. Waktu Pelaksanaan Praktik Profesi
Sumber: Hasil Olah Data Praktik Profesi
Pihak perencana proyek villa rancamaya ini yaitu PT. HOSANA cipta designindo bekerja sama dengan PT. TaHL selaku perencana strukturnya. Posisi praktikan dalam struktur organisasi ini berada pada urutan terbawah sebagai seorang drafter bersama saudara Jonatan. Berikut ini adalah struktur organisasinya:
Gambar 4. 2. Struktur Organisasi Proyek Perencana
PT. HOSANA merupakan perusahaan yang menangani proses pekerjaan perancangan dan pengawasan. Pekerjaan yang dimaksud yang sesuai dengan Surat Perintah Kerja yang telah di sepakati bersama yaitu meliputi:
• Konsep
• Schematic design • Gambar Kerja
• Pengawasan Pelaksanaan
4.2. Pemahaman Permintaan Kebutuhan Owner
Sesuai dengan email tanggal 27 April 2016 ketika owner menunjuk langsung Hosana sebagai perencana proyek ini dan hasil meetingnya langsung di email. Berikut emailnya yang berisi penugasan untuk merencanakan proyek villa rancamaya tersebut:
Gambar 4. 3. Email Berisi Penugasan
4.3. Analisa Tapak
Berdasarkan data di atas tapak berada di kawasan bogor selatan, Jawa Barat. Tepatnya berada di kawasan rancamaya atau lebih tepatnya di LOT PR 27. Tapak ini berada di area 1 atau di kawasan lahan pribadi owner. Topografi tapak sangat berkontur sebab berada di kawasan pegunungan dan dikelilingi kebun buah naga. Area ini sangat luas sehingga dibagi beberapa area agar memudahkan pembagian areanya. Ada 4 area yang menjadi satu kawasan dan kesemua ini dimiliki oleh ower.
Gambar 4. 4. Analisa Makro Tapak
4.4. Rincian Luas Bangunan
Hal pertama yang dilakukan oleh perencana yaitu menganalisa kebutuhan owner serta rincian luasan per ruang. Berikut rincian luas bangunan dan luas ruangan proyek Villa Rancamaya:
Tabel 4. 1. Rincian Luas Bangunan
Sumber: Data PT. Hosana
NO
AREA
LUAS
A. DENAH LT. BASEMENT 1 Garasi 374,50 m² 2 Pos jaga 7,50 m² 3 Corridor 24,13 m² 4 R. Ajudan 14,13 m² 5 Km/Wc Ajudan 5,63 m² 6 R. Tidur sopir 9,00 m² 7 Km/wc Sopir 4,00 m² 8 Gudang 12,50 m² 9 Tangga utama + R. Alat Olahraga 24,95 m² 10 Foyer 32,05 m² 11 R. Sepatu 6,00 m² 12 Lift 4,00 m² 13 Shaft 2,00 m² 14 Gudang wine 18,00 m² 15 Gudang tambahan + Tangga 96,75 m² 16 R. Pelayan 6,75 m² 17 Km/Wc pelayan 4,50 m²18 Tangga service + Dapur 48,75 m² 19 R. Pelayan 6,75 m²
Jumlah 701,89 m²
Penambahan luas karena tinggi bangunan 6m 350,95 m²
Total Lt. Basement 1.052,84 m² B. DENAH LT. SATU 1 Teras depan 12,65 m² 2 Foyer + Lounge 74,70 m² 3 Tangga utama 28,00 m² 4 Shaft 2,00 m² 5 Lift 4,00 m² 6 R. Sepatu 6,00 m² 7 R. Payung 4,30 m² 8 Powder room 4,50 m² 9 Office 56,20 m² 10 Tangga R. Office 15,00 m² 11 Dapur 32,00 m² 12 Gudang 6,30 m² 13 Tangga service 15,00 m² 14 Aquarium 10,00 m² 15 R. Makan + Pantry + R. Keluarga + R. Biliyar 314,30 m² 16 Gymnastic 60,00 m² 17 Sauna 7,88 m² 18 R. Bilas 10,38 m²
19 Locker 6,65 m² 20 Teras belakang 42,50 m²
Jumlah 712,36 m²
Penambahan luas karena tinggi bangunan 7m 356,18 m²
Total Lt. Satu 1.068,54 m²
C. DENAH LT. DUA
1 R. Tidur ortu 36,45 m² 2 Km/Wc Ortu 8,55 m² 3 Linen 8,00 m² 4 Tangga utama + Void 36,00 m² 5 Foyer 64,50 m² 6 Void 54,00 m² 7 Void 74,70 m² 8 R. Tidur utama 42,00 m² 9 R. Rias 20,00 m² 10 Foyer R. Tidur utama 7,50 m² 11 WIC utama 20,00 m² 12 Km/Wc utama 20,00 m² 13 Shaft 2,00 m² 14 Lift 4,00 m² 15 R. Sepatu 6,00 m² 16 Linen 4,30 m² 17 Linen 8,00 m² 18 R. Tidur #1 35,68 m² 19 Km/Wc #1 8,00 m²
20 Foyer + Pantry 29,13 m² 21 R. Tidur #2 34,00 m² 22 Km/Wc #2 8,00 m² 23 R. Tidur #3 32,88 m² 24 Km/Wc #3 8,00 m² 25 Gudang 12,23 m² 26 Laundry 37,50 m² 27 Tangga service 16,50 m² Total Lt. Dua 637,92 m² D. DENAH LT. ATAP 1 Tangga service 15,00 m² 2 R. Doa 30,75 m² 3 R. Doa 33,83 m² 4 Powder room 6,00 m² 5 Lift 4,00 m² 6 Shaft 2,00 m² 7 Hall 12,00 m² 8 Tangga utama + Foyer 51,00 m² 9 Deck atap (atap dak beton) 36,00 m²
Total Lt. Atap 190,58 m²
E. TOTAL LUAS KESELURUHAN 2.949,88 m²
1 Kolam Renang ~ 100% 169,32 m² 2 Deck Kolam renang ~ 50% 78,70 m² 3 Balkon ~ 50% 13,95 m² 4 Balkon ~ 50% 15,84 m² 5 Pos jaga + Toilet ~ 100% 31,00 m² 6 Deck atap ~ 50% 112,79 m²
4.5. Organisasi Ruang
Organisasi ruang dalam suatu perencanaan sangat penting untuk mengetahui hubungan ruang satu dengan ruang yang lain dalam satu lantai. Berikut analisa organisasi ruang proyek villa rancamaya
Sumber: Hasil Olah Data Praktik Profesi
Sumber: Hasil Olah Data Praktik Profesi
Gambar 4. 7. Hubungan Ruang Lt. 2
Sumber: Hasil Olah Data Praktik Profesi
4.6. Zoning Vertikal
Dari analisa zoning vertikal dapat simpulkan bahwa untuk lantai basement sebagian besar di isi oleh service. Untuk lantai satu masuk ke zona semi private yaitu ruangan keluarga, kantor, gym pantry dan area kolam renang. Untuk lantai dua sudah masuk ke bagian zona private yang di isi oleh kamar tidur, mulai kamar tidur utama sampai kamar tidur anak tetapi zona belakang ada laundry. Lantai paling atas atau lantai atap di isi oleh area serbaguna dan ruang doa. Berikut analisa zoning vertikal untuk proyek villa rancamaya:
R. SERBAGUNA/BAR, R. DOA LT. ATAP
LAUNDRY, PANTRY, R. TIDUR #1, #2, #3, ORTU DAN R. TIDUR UTAMA LT. 2 DAPUR, KOLAM RENANG, R. BILAS, R. KELUARGA, KANTOR, BILIARD,
GYM,PANTRY, LOUNGE LT. 1
R. TIDUR PELAYAN, DAPUR, R. TIDUR SOPIR, R. TIDUR AJUDAN, GARASI,
GUDANG WINE, GUDANG CIGARETE, GENZET LT. BASEMENT
Gambar 4. 9. Zoning Vertikal
4.7. Fasade Bangunan
Fasade bangunan mengusung tema arsitektur tropis dimana material dan bukaan meniru gaya bangunan tropis pada umumnya, berikut analisanya :
1. Sesuai dengan konsep yaitu arsitektur tropis, material yang digunakan dalam proyek ini adalah material yang berasal dari kawasan tropis seperti penggunaan batu pecah pada fasade serta turap pagar disepanjang site.
2. Pemaksimalan cahaya alami dengan memaksimalkan bukaan yang ada dan penggunaan pintu – pintu kaca guna mendapatkan cahaya di siang hari.
3. Floor to floor lantai yang tinggi guna mengurangi hawa panas serta mendapatkan suasana ruangan yang lega.
4. Orientasi bangunan tidak lurus pada matahari sehingga panasnya matahari tidak langsung mengenai ruangan private.
5. Penggunaan kisi-kisi kayu pada fasade mengadopsi unsur tradisional
Gambar 4. 10. Perspektif Villa Rancamaya
Konsep luar fasade mengambil tema arsitektur tropis dengan menggunakan material lokal seperti penggunaan batu pecah serta bukaan yang lebar untuk masuknya cahaya alami.
Gambar 4. 11 Fasade Villa Rancamaya
Sumber: Data PT. Hosana
Material menggunakan batu pecah yang ditempel di fasade
Gambar 4. 12. Fasade Villa Rancamaya
Sumber: Data PT. HOSANA Material batu pecah
4.8. Foto Progres
Progres pelaksanaan di lapangan sudah pada tahap pengecoran lantai 2, dan selanjutnya cor kolom lantai 2. Pengecoran sendiri harus mengikuti hari yang telah ditetapkan sesuai fengshui, tidak bisa ketika begisting sudah siap cor langsung di cor, ada hari-hari tertentu yang di perbolehkan. Berikut foto-foto tahap pelaksanaan di lapangan dan pengecorannya, Foto diambil pada bulan Februari 2017.
Gambar 4. 13. Foto Progres Villa Rancamaya
Sumber: Data PT. HOSANA
Cor Kolom Lt. 2
Pemasangan begisting Kolom Lt. 2
Cor Plat Lantai 2
Gambar 4. 14 Foto Progres Villa Rancamaya
Sumber: Data PT. HOSANA
Suasana R. Keluarga lt.1 Pembesian tangga service
Begisting Kolom Lt. 2 Pas Bata R. Sopir
Bongkar Begisting Void Lt. 2 Suasana Void Lt. 2 setelah pengecoran
Gambar 4. 15 Foto Progres Villa Rancamaya
Sumber: Data PT. HOSANA
Tampak Depan
4.9. Laporan Pengamatan Pekerjaan
Pengamatan perencanaan proyek villa rancamaya ini berlangsung selama 9 minggu mulai dari tanggal 16 Januari 2017 sampai 17 Maret 2017. Ada banyak gambar kerja yang dikerjakan dalam praktik profesi ini, mulai ground tank sampai dengan pagar.
Pengamatan perencanaan proyek villa rancamaya ini disusun berdasarkan laporan mingguan praktik profesi yang dijabarkan per item kerjaan. Berikut rincian laporan praktik profesi yang dijabarkan berdasarkan laporan mingguan :
Minggu Pertama, 16 s/d 20 Januari 2017.
Pada minggu ini gambar yang dibuat yaitu ground tank, kapasitas daya tampung ground tank ini 14 m3 sesuai dengan standart PT. HOSANA.
Sumber: Data PT. HOSANA
Keterangan:
1. Denah Ground Tank
2. Potongan Ground Tank 1
1
Gambar 4. 16. Ground Tank 2
1.Pompa di ground tank memiliki dimensi 100 (p) x 100(l) x 100(t) cm. Ada 2 pompa yang dimuat dibak pompa tersebut yaitu pompa air tanah dan pompa dorong untuk dimasukkan ke torn di lantai atap.
2.Bak pompa dibuat menggunakan pasangan bata di sisi luar sedangkan disisi dalam menggunakan beton bertulang 1 lapis. Untuk tutup baknya menggunakan stainless stell 110 x 110 cm.
3. Bak Ground tank memiliki dimensi 500(p) x 150(l) x 200 (t) cm dengan kapasitas 14m3. Untuk finishing dindingnya yaitu kermaik 30x30 cmMan hole 60x60 cm dengan tutup plat stainless stell. Struktur dari ground tank ini terbuat dari pasangan bata plester 1 sisi dibagian luar sedangkan struktur dibagian dalam menggunakan cor dinding 20cm.
Keterangan:
1. Bak Pompa
2. Potogan bak pompa
3. Potonga Ground tank
Sumber: Data PT. HOSANA
1
2
3
Gambar 4. 17. Ground Tank & Bak Pompa
1. Bak balancing tank untuk kolam renang dengan rincian 6% dari volume kolam renang memiliki dimensi 330 (p) x 180 (l) x 240 (t) cm. Kapasitas balancing tank ini 14m3. Disamping bak balncing tank dibuatkan bak pompa dengan struktur yang menyatu dengan dimensi 200 (p) x 180 (l) x 240 (t) cm. Untuk man hole kedua bak tersebut berdiameter 100x100cm untuk bak balancing tank sedangkan pompa 60x60 cm.
2. Untuk finishing bak balancing tank serta pompa menggunakan keramik 30x30 cm. Untuk maintenence ada wacana memakai tangga vertikal tetapi belum diputuskan.
Struktur balancing tank terbuat dari cor beton dengan ketebalan 20cm mulai dari lantai, dinding serta plat atas.
3. Konsep awal untuk pagar menggunakan pasangan bata yang ditempel batu belah serta atasnya menggunakan tralis besi. Untuk jarak tiap kolomnya per 5 meter.
Keterangan:
1. Bak Balancing Tank Sumber: Data PT. HOSANA
2. Potogan bak pompa
3. Rencana pagar
1
2
3 Gambar 4. 18 Balancing Tank & Pagar
Minggu Kedua, 23 s/d 27 Januari 2017.
Pada minggu kedua pengamatan perencanaan kamar mandi pelayan, kamar mandi ruang tidur tamu lantai basement, gambar kerjanya sebagai berikut :
1.Kamar madi pelayan ini berada di area basement. Ukuran kamar mandi pembantu 315 x 110 cm. Rencana awal untuk closet memakai closet jongkok ex toto. Sedangkan untuk shower menggunakan shower biasa dengan penutup gorden untuk area showernya. Untuk finishing lantai menggunakan kermaik 20x20 cm.
2.Kamar mandi pelayan ini memiliki tinggi plafond 240 cm. Untuk finishing dinding menggunakan keramik setinggi 180cm sedangkan sisanya keatas menggunakan finishing cat tembok.
Keterangan:
1. Denah kamar mandi pelayan
2. Potogan kamar mandi pelayan
Sumber: Data PT. HOSANA
2 1
Kamar mandi ruang tidur tamu ini terletak di lantai basement. Terdapat dua buah kamar tidur tamu di lantai basement dengan masing-masing mempunyai kamar mandi yang sama. Ukuran dimensi kamar mandi tamu ini terdiri dari 285 x 315 cm. Rencana untuk sanitary menggunakan merk toto semua mulai dari closet, wastafel, shower set hingga floor drain.
Sumber: Data PT. HOSANA Catatan: Untuk konsep awal layout kamar mandi ini standart dari hosana sebelum nantinya dikembangkan oleh interior design. Info terakhir konsep ini mengacu pada minimalis modern dengan mengambil tema arsitektur tropis.
1
Minggu Ketiga, 30 Januari s/d 03 Februari 2017.
Pada minggu ketiga pengamatan perencanaan yaitu merevisi perletakan ground tank, serta menggambar plumbing, gambar kerjanya sebagai berikut :
1. Di gambar kerja awal untuk perletakan ground tank berada di pojok atas dan memakan area carport.
2.Setelah adanya rapat internal dengan bagian
desain
dengan
lapangan
karena
tidak
memungkinkan menepatkan posisi disana maka
posisi ground tank di geser sejajar bangunan
utama di samping dekat pagar. Faktor utama
yang mempengaruhi dalam penempatan ground
ersebut adalah kontur tapak.
Keterangan:
1. Denah Letak ground tank awal
2. Denah letak ground tank setelah di revisi
Sumber: Data PT. HOSANA
1
2
Gambar 4. 21. Letak Ground Tank Setelah direvisi
1. Plumbing Lantai Basement.
Plumbing air bekas, kotor serta air hujan dimulai dari lantai basement. Pipa yang digunakan yaitu 4 inchi untuk air kotor, 3 inchi untuk pipa air hujan dan air bekas.
Pembuangan air bekas dari lantai basement langsung dialirkan ke belakang dikarenakan tanah di tapak tersebut berkontur dan kebetulan konturnya langsung ke belakang sehingga memudahkan pembuangan air bekas. Untuk air kotor (tinja) pipa dialirkan ke luar dan ditampung ke bioteck dulu sebelum di alirkan ke sumur resapan.
2. Plumbing Lantai 1
Semua pipa air bekas ditanam ke dinding untuk pipa tegaknya, untuk ukuran pipanya menggunakan pipa 3 inchi.
Perlakuan yang sama untuk air kotor (tinja) pipa dimasukkan ke dinding dengan diameter pipa 4 inchi.
Sumber: Data PT. HOSANA
Keterangan:
1. Denah Plumbing Air bekas, kotor, dan air hujan lt. basement
2. Denah Plumbing Air bekas, kotor, dan air hujan lt. 1
1
2
Gambar 4. 22. Denah Plumbing Lt. Basement & Lt. 1
Minggu Keempat, 06 s/d 10 Februari 2017.
Pada minggu keempat pengamatan perencanaan membuat gambar titik stop kontak, gambar kerjanya sebagai berikut :
1. Denah stop kontak lantai basement
Pada dasarnya peletakan stop kontak itu fleksible dikarenakan belum tentu area tersebut membutuhkan jumlah stop kontak sebanyak itu. Misalnya untuk dibelakang TV biasanya untuk standar dari hosana dipasang 2 buah. Dan untuk ketinggian ada 2 ketentuan dari standar hosana yaitu 130 cm diatas lantai dan 45 cm diatas lantai. Mengernai merk yang dipakai belum ditetukan terlebih dahulu, praktikan Cuma menggambar perletakannya saja
2. Denah Stop Kontak lantai 1
Perletakan stop di lantai 1 juga sama seperti di lantai basement, tinggal bagaimana seseorang menempatkan titik-titik stop kontak agar sesuai dengan tempatnya.
Sumber: Data PT. HOSANA
Keterangan:
1. Denah Plumbing Air bekas, kotor, dan air hujan lt. basement
2. Denah Plumbing Air bekas, kotor, dan air hujan lt. 1
1
2
1
Gambar 4. 23. Denah Titik Stop Kontak Lantai Basement & Lt. 1
1. Denah stop kontak lantai 2
Pada dasarnya peletakan stop kontak itu fleksible dikarenakan belum tentu area tersebut membutuhkan jumlah stop kontak sebanyak itu. Misalnya untuk dibelakang TV biasanya untuk standar dari hosana dipasang 2 buah. Dan untuk ketinggian ada 2 ketentuan dari standar hosana yaitu 130 cm diatas lantai dan 45 cm diatas lantai.
Mengernai merk yang dipakai belum ditetukan terlebih dahulu, praktikan Cuma menggambar perletakannya saja
2. Denah Stop Kontak lantai Atap
Perletakan stop di lantai atap juga sama seperti di lantai 2, tinggal bagaimana seseorang menempatkan titik-titik stop kontak agar sesuai dengan tempatnya.
Sumber: Data PT. HOSANA
Keterangan:
1. Denah Plumbing Air bekas, kotor, dan air hujan lt.2
2. Denah Plumbing Air bekas, kotor, dan air hujan lt. atap
1
2
1
Gambar 4. 24. Denah Stop Kontak Lantai 2 & Atap
Minggu Kelima, 13 s/d 17 Februari 2017.
Pada minggu kelima pengamatan perencanaan yaitu merevisi pagar serta ground tank, gambar kerjanya sebagai berikut :
1. Konsep awal untuk pagar menggunakan pasangan bata yang ditempel batu belah serta atasnya menggunakan tralis besi. Untuk jarak tiap kolomnya per 5 meter
2. Dari konsep awal pagar yang hanya pasangan bata dan tralis berubah menjadi full pasangan bata dengan atasnya bak bunga sesuai permintaan direktur hosana.
Sumber: Data PT. HOSANA
Keterangan:
1. Konsep awal tampak pagar
2. Tampak pagar setelah direvisi
1
2
1
1. Bak balancing tank untuk kolam renang dengan rincian 6% dari volume kolam renang memiliki dimensi 330 (p) x 180 (l) x 240 (t) cm. Kapasitas balancing tank ini 14m3. Disamping bak balncing tank dibuatkan bak pompa dengan struktur yang menyatu dengan dimensi 200 (p) x 180 (l) x 240 (t) cm. Untuk man hole kedua bak tersebut berdiameter 100x100cm untuk bak balancing tank sedangkan pompa 60x60 cm.
2. Perubahan terjadi digambar ground tank yang tadinya air tanah dan air pam dicampur jadi satu sekarang dipisah menjadi masing-masing mempunyai bak tersendiri dengan ukuran 200x200x375 cm untuk air pam sedangkan air tanah berukuran 200x200x200 cm
Sumber: Data PT. HOSANA
Keterangan:
1. Konsep awal ground tank
2. Gambar ground tank setelah direvisi
1
2
1
Gambar 4. 26. Denah Ground Tank Setelah direvisi
Minggu Keenam, 20 s/d 24 Februari 2017.
Pada minggu keenam pengamatan perencanaan yaitu merevisi pagar sesuai permintaan pimpinan perusahaan, gambar kerjanya sebagai berikut :
1. Pagar terakhir menggunakan pasangan bata dengan sisi atas dibuat bak bunga tetapi ada revisi sesuai keinginan pimpinan perusahaan agar dibuat dinding retaining wall
2. Pagar setelah direvisi dan terlihat dari potongan menggunakan retaining wall dengan strauss sebagai pondasinya.
Sumber: Data PT. HOSANA
Keterangan:
1. Gambar pagar yang sebelumnya sudah disetujui
2. Gambar pagar setelah direvisi memakai retaining wall
1
2
1
Minggu Ketujuh, 20 Februari s/d 03 Maret 2017.
Pada minggu ketujuh pengamatan perencanaan yaitu merevisi gambar kolam renang sesuai permintaan pimpinan perusahaan, gambar kerjanya sebagai berikut :
1. Dari desain awal peil lantai antara ruangan dalam dengan deck kolam renang minus 2 cm. Tetapi saat pengecoran dilapangan terjadi kesalahan komunikasi yang mengakibatkan level antara ruangan dalam dan luar menjadi sama.
2. Akibat dari kesalahan lapangan, gambar mesti dirubah untuk menemukan jalan keluar tersebut. Dibuatlah gambar baru dengan cara peil lantai antara ruang dalam nanti
finishingnya sama. Tetapi area dalam dilakukan raised floor setinggi 3 cm agar area luar peil lantainya menjadi -7 cm.
Sumber: Data PT. HOSANA
Keterangan:
1. Gambar deck kolam renang awal
2. Gambar deck kolam renang setelah direvisi
1
2
1
Gambar 4. 29. Detail Deck setelah direvisi
Sumber: Data PT. HOSANA
Revisi deck kolam renang menggunakan klose kayu sehingga diarea bawah deck bisa mengalir aliran air hujan yang jatuh dideck kolam renang. Konsep ini seperti panggung tetapi tidak teralalu tinggi. Deck kayu kolam renang dibuat ada gap 5mm untuk masuknya air hujan. Untuk drainase gutter diabawah deck menggunakan pipa rucika 3 inchi yang langsung disalurkan ke pipa induk yang sudah disiapkan
sebelumnya. 1
Minggu Kedelapan, 06 s/d 10 Maret 2017.
Pada minggu kedelapan pengamatan perencanaan dengan menggambar plumbing air bersih, gambar kerjanya sebagai berikut :
1. Denah air bersih lantai basement Pada dasarnya gambar air bersih berasal dari tarikan pipa induk 1 ¼ inchi lalu dialiran ke masing-masing lantai dengan masing-masing jalur yang berbeda agar debit air yang mengalir sama besar. Untuk basement pipa induk dari shaft yang terletak di area service dialirkan ke pipa anak dengan ukuran ¾ inchi menuju instalasi lantai basement seperti kamar mandi pelayan, kamar mandi ajudan dan kamar mandi ruang tidur tamu.
2. Denah air bersih lantai 1
Untuk lantai 1 konsepnya sama dengan lantai basement tinggal menyambungkan instalasinya yang ada di lantai 1 seperti powder room, pantry, dapur serta ruang bilas.
Keterangan:
Sumber : Data PT. HOSANA
1. Gambar denah air bersih lt. basement
2. Gambar denah air bersih lt. 1
1
2
Gambar 4. 30 Denah Air Bersih Lt. Basement & 1
1. Denah air bersih lantai 2
Untuk lantai 2 konsepnya sama dengan lantai-lantai yang lain yaitu air bersih mengalir dari pipa induk lalu dibagi ke pipa anak menuju instalasi yang ada di lantai 2 seperti semua kamar-kamar mandi di lantai ini serta area dapur.
2. Denah air bersih lantai atap
Lantai atap ini merupakan tempat torn yaitu penampung air dari ground tank di lantai 1. Dari lantai atap inilah aliran air dimulai dialirkan ke masing-masing instalasi lantai 2, 1 serta lantai basement.
Sumber: Data PT. HOSANA
Keterangan:
1. Gambar denah air bersih lt. 2
2. Gambar denah air bersih lt. atap
1
2
1
Minggu Kesembilan, 06 s/d 10 Maret 2017.
Pada minggu terakhir pengamatan perencanaan villa rancamaya ini praktikan menggambar titik lampu, gambar kerjanya sebagai berikut :
1. Denah titik lampu lt. basement Pada dasarnya pengamatan proyek ini hanya mengamati perancangan arsitektur tetapi praktikan di minggu ini menggambar titik lampu. Lampu yang sering digunakan yaitu lampu downlight serta lampu TL yang sering dipakai di area basement. Untuk selanjutnya setelah digambar akan direview oleh arsitek
2. Denah titik lampu lt. 1
Untuk lantai 1 konsep awal titik lampu menggunakan downlight, halogen serta T5 untuk up ceilingnya.
Untuk perletakan tergantung dari imajinasi seorang desainer. Pada posisi ini praktikan membantu arsitek untuk menentukan titik lampu yang kemudian nantinya di review oleh arsitek itu sendiri.
Sumber: Data PT. HOSANA
Keterangan:
1. Gambar denah titik lampu lt. basement
2. Gambar denah air bersih lt. 1
1
2
Gambar 4. 32. Denah Titik Lampu Lt. Basement & 1