BAB 4
ASPEK MANAJEMEN
By : Diana Ma’rifah
4.1 PENDAHULUAN
2 Pelaksanaan pembangunan bisnis Direncanakan dgn baik, sesuai jadwal, kesiapanTK (ide bisnis layak berdsr aspek manaj)
Tujuan aspek
Manajemen
Mengetahui apakah pembangunan dan implementasi bisnis dapat direncanakan, dilaksanakan dan dikendalikan sehingga rencana bisnis dapat dinyatakan layak atau sebaliknya
4.2 TUJUAN
3
MENGANALISIS :
Perencanaan dari implementasi bisnis
Pengorganisasian dari implementasi bisnis
Pelaksanaan dari implementasi bisnis
4.3.1 Perencanaan & Penjadwalan
4
PERENCANAAN BISNIS
Membuat & menentukan apa yg harus dicapai , kapan & bgmn bisnis dilaksanakan, agar kegiatan dpt berjln lancar sesuai jadwal yg tlh ditentukan.
PENJADWALAN BISNIS
Menjadwalkan kegiatan urutan tertentu dr awal sampai akhir dr suatu bisnis yg hrs diselesaikan & wkt yg dibutuhkan oleh stp aktivitas dlm bisnis.
Hal yg peru di Identifikasi pd perenc bisnis
Kegiatan yg diperlukan, SDM yg akn melakukan, fasilitas yg dibutuhkan, waktu mulai, wkt pelaks & berakhirnya stp pelaks thp pekerj pengawas an yg dibthkn, usha2 & biaya yg dibutuhkan,
TEKNIK-TEKNIK PERENCANAAN & PENJADWALAN
1. Bagan GANTT : memberikan informasi ttg jenis2 pekerjaan & lama waktu dr setiap aktivitas.
2. PERT (Program Evaluation & Review Technique) : teknik penjadwalan proyek dgn m’mbagi proyek dr induk menjadi kegiatan2 lebih kecil. & menyusun jalur kerja yg logis shg wkt & bea program dpt dioptimalkan.
3. CPM (Critical Path Method) : jalur terlama ant titik dimulai s/d titik penyelesaian proyek.
Beda PERT & CPM PERT : waktu CPM : biaya PERT : waktu CPM : biaya
BAGAN GANTT
6No Nama Aktivitas Periode
Jan Peb Mar Apr Mei Jun
1. Menggali 2. Fondasi 3. Tembok 4. P’msngan ledeng 5. Atap 6. Pkrjaan listrik 7. Lantai 8. Pengecatan
Kelebihan GANTT
Sederhana, mudah dibuat & dipahami
menggambarkan jadwal aktivitas & kenyataan kegiatan & kemajuan sebenarnya pd saat
pelaporan
Kekurangaan GANTT
kurang jelasnya hub ketergantungan ant aktivitas satu dgn lainnya, shg sulit diketahui dampak yg diakibatkan oleh keterlambatan kegiatan thd jdwl keseluruhan proyek.
sulit mengadakan penyesuaian or perbaikan bila diperlukan.
PERT (Program Evaluation & Review Technique)
8teknik penjadwalan suatu proyek dengan cara membagi proyek atau kegiatan induk menjadi kegiatan2 yg lbh kcl & menyusunnya mnjdi jalur kerja
Prinsip PERT Peristiwa or event “B” Peristiwa or event “A” Aktivitas or kegiatan
1
2
3
4
• Kegiatan 1, 2, 3 diakhiri pada titik akhir 4• Kegiatan 1,3 & 2,3 harus selesai lebih dulu sblm kegiatan 3,4 dimulaiTIGA PERKIRAAN WAKTU PADA PERT
1.WAKTU OPTIMIS (a)
Wkt yg dibutuhkan oleh sebuah kegiatan, jk semua hal berlangsung sesuai rencana. Dalam memprkirakan nilai ini, biasanya terdpt
peluang yg kcl (waktu kegiatan < a)
2. WAKTU PESIMIS (b)
wkt yg dibutukan sebuah kegiatan, dg asumsi kondisi yg sangat tdk diharapkan. (wkt kegiatan > b)
3. WAKTU REALISTIS (m)
perkiraan wkt yg dibutuhkan utk menyelesaikan sebuah kegiatan yg paling realistis.
10
Data Analisis PERT suatu Perusahaan
Aktivitas Akt.yg mendahului Wkt Optimis (a) Wkt Realistis (m) Wkt Pesimis(b)
A - 1 1 1 B A 3 6 8 C A 4 5 6 D A 2 3 4 E A 9 9 15 F B 7 8 8 G B 4 7 9 H C 1 3 9 I D 5 6 7 J F,G,H 3 4 8 K E,I,J 2 3 7
Questions : Tunjukkan jalur kritis & hitung waktu kritisnya. Ket : waktu penyelesaian adalah bulan. Setiap aktivitas di rumuskan :
Example :
aktivitas wktu perkiraan aktivitas
(expected time) aktivitas
wktu perkiraan aktivitas (expected time) A G B H C I D J E K
12 DIAGRAM PERT A (1) B (5,83) C (5) D (3) E (10) F (7,83) G (6,83) H (3,67) I (6) J (4,5) K (3,5)
JALUR-JALUR AKTIVITAS WAKTU YANG DIBUTUHKAN (BULAN) 1. A – B – F – J – K 1 + 5,83 + 7,83 + 4,5 + 3,35 = 22,6 2. A – B – G – J – K 1 + 5,83 + 6,83 + 4,5 + 3,5 = 21,6 3. A – C – H – J – K 1 + 5 + 3,67 + 4,5 + 3,5 = 17,6 4. A – D – I – K 1 + 3 + 6 + 3,5 = 13,5 5. A – E – K 1 + 10 + 3,5 = 14,5 kelebihan kekuraangan mdh mengidentifikasi tk prioritas pd s’buah proyek mdh mengetahui ketergantungan ant activity yg satu dgn yg lainnya
tdk s’s’derhana bagan GANTT tdk dpt menggambarkan jdwl
kegiatan & kenyataan kemajuan s’sungguhnya pd saat pelaporan
Critical Path Methode (CPM)
14
CPM
Rangkaian aktivitas dari titik awal sampai titikakhir yang waktunya paling lama (Critical Path)EST (Earnlest Start Time = waktu mulai lebih awal
Forward Pass/dari depan = dihitung mulai dari awal, kmd ditelusuri sampai akhir
LST (Latest Completion Time=wkt penyelesaian paling lambat).
Backward Pass/dari belakang = di hitung mulai dari belakang (akhir), kmd di telusuri sampai ke depan (awal).
Aktivitas (0,1) (0,2) (1,3) (2,3) (2,4) (3,4) (3,5) (3,6) (4,5) (4,6) (5,6) WSK (Wkt Stp Kegiatan) 2 3 2 3 2 0 3 2 5 5 6 Example: 0 0 0 2 3 2 3 3 2 3 1 4 2 2 3 6 6 3 4 6 6 d1 7 5 13 13 6 6 19 19 5 2
Contoh : Sistem Komputerisasi pesanan di restoran
0 0 0 10 30 3 30 30 5 5 5 2 15 30 4 32 32 6 62 62 7 5 Buyer nunggu tempat duduk 77 106 8 Taking Order, diteruskan ke dapur u/ dimasak Makanan diantar ke meja customer Customer makan bayar 107 107 9 Ngobrol terus keluar keluar 10 5 2 2 2 30 15 1 25 30PERENCANAAN
17
Visi dan Misi
Target keberhasilan/ pencapaian sasaran
Jenis pekerjaan yang perlu dilakukan
Waktu penyelesaian/ penjadwalan
Anggaran biaya,
Peralatan, dan
PENGORGANISASIAN
18
Bentuk usaha
PENGGERAKAN/ PELAKSANAAN
19
PENGAWASAN
20
Pengendalian yang akan dilakukan
Teknik-teknik yang sering digunakan meliputi :
(1) pengamatan (control byobservation), (2) inspeksi
teratur dan langsung (control by regular and
spotinspection), (3) pelaporan lisan dan tertulis
(control by report), (4) evaluasi pelaksanaan, dan
(5) diskusi antara manajer dan bawahan tentang
pelaksanaan suatukegiatan
7.3.2 Analisis Jabatan
21
menganalisis seluk beluk pekerjaan melalui
pertanyaan2 yg berkaitan dgn pekerjaan2 berikut :
pekerjaan apa yg hrs dilakukan?
bagaimana menjalankan pekerjaan
mengapa pekerjaan tsb hrs dilakukan
hasil yg diperoleh dari Analisis jabatan DESKRIPSI
JABATAN & SPESIFIKASI JABATAN
7.3.3 DESKRIPSI JABATAN
22
Uraian ttg tgs, kewajiban suaatu jabatan tertentu mulai dari fs pekerjaan, tugas, tanggungjawab & wewenang, pengawasan yg diberikan & diterima, hub dgn jabatan2 lain, bahan & alat yg digunakan, kondisi kerja, penjelasan2 istilah yg tdk lazim & komentar tambahan utk menlengkapi penjelasan sebelumnya.
7.3.4 SPESIFIKASI JABATAN
Adalah penentuan syarat2 minimum yg dpt diterima agar s’s’org dpt menjalankan pekerjaan dgn baik.
A. Ident. Jbtn (nama jabatan, kode pekerj, bagian)
B. Persyaratan kerja (tk pendidikan, tk kecerdasan, pengalaman yg
diperlukan, pengethuan & ketrampilan), persyrtn fisik, status perkwn, jns kelamin, usia, kewarganegaraan.
7.3.5 PROYEKSI KEBUTUHAN TK
semakin besar proyeksi penjualan & luas produksi, smkn besar proyeksi kebutuhan TK. Menentukan kebut TK dg metode :
a. Work Force Analysis (WFA) = Work Load Analysis + % absensi + % turn over. → TK bag operasional , hsl pekerj mdh diukur, tdk utk mandor, supervisi & staf krn hsl kerja sulit diukur.
ex : prod sepatu 25.000 psg, utk 1 psg sepatu bth wkt 5 jam kerja/ karyw (beban kerja 1 bulan 125.000 jam = 25.000 x 5). TK dibutuhkan 625 org. Tk absensi 5% & turnover 2%. Brp jml kebthn TK?
jwb: Work load = 125.000
Absensi 125.000 x 5% = 6.250
Turnover 125.000 x 2% = 2.500
jd jml TK yg dibthkn 133.750 : 200 jam = 669 orang
24
b. Metode Antrean
Teori: “Jika jml karyw terlalu banyak, maka akan terjadi pengangguran, shg timbul pemborosan. Jk karyw terlalu sedikit akan terjd antrean yg panj shg optimalisasi profit tdk akan tercapai”. (lht buku manaj opersnl)
7.3.6 REKRUTMEN KARYAWAN
a. Iklan (media cetak or elektronik)
b. Kantor Penempatan TK (DEPNAKER Negri or swasta) c. Rekomendasi dr karyawan yg sedang bekerja
d. Lembaga pendidikan (menjalin kerjasama) e. Lamaran yg masuk scr kebetulan
f. Nepotisme (pemberian kesempatan pd sanak saudara
g. Leasing (kontrak TK yg sesuai spesifikasi msg2 & jk wkt pendek) h. Serikat Buruh (memberikan info ttg TK/jd sumber pengadaan TK)
7.3.7 STRUKTUR ORGANISASI
25
Susunan & hubungan2
antarkomponen bag2
& posisi2 dlm
organisasi
7an disu2n Strukt.
Orgns: agr pekerj. dpt
diselesai kan dgn baik
krn ada pembag tgs
a. S.O FUNGSIONAL
b. S.O PRODUK
c. S.O MATRIKS
a. S.O Fungsional
26
Mengelompokkan indiv2 berdasar pekerjaan yg sama. Co2k utk orgns kcl dgn SD terbatas. Mis: dir.ut m’mbwhi mnjr pmsrn, oprs, keu & SDM.
Kelebihan
co2k buat lingk yg stabil Skala ekonomis dpt di cpi
msg2 bag
Keterampilan bersifat fgsional bs berkembang
Co2k utk orgns kcl
Co2ok utk orgn p’nghsl produk jml kcl
Kekurangan
respon thd perub lingk lambat pengambiln keputs menump pd
puncak orgns
Koordn. Antarbag tdk baik Inovasi terbatas
Pand. Thd sa2ran orgns terbatas, perhatian pd sa2ran bag msg2
STRUKTUR ORGANISASI FUNGSIONAL
27DIREKTUR UTAMA
MANAJER PEMASARAN MANAJER OPERASIONAL MANAJER KEUANGAN MANAJER SDMb. S. O Produk
28
Mengelomp individu2 pd
organisasi berdsrkan jenis
produk yg dihasilkan /
dipasarkan. (dirut m’mbwhi
manajer sabun mandi,
shampo, pasta gigi & sabun
cuci). Co2k utk orgns dgn
lini produk yg banyak.
Kelebihan/kekurangan
(s’baliknya):
s’suai utk lingk yg cpt berubh
penanggungjwb produk jelas
koordinasi antarfungsi baik
mdh beradapt dgn tunt. luar
co2k utk orgns ukuran besar
co2k utk orgns yg menghslkn
byk jenis produk
STRUKTUR ORGANISASI PRODUK
29DIREKTUR
UTAMA
MANAJER SABUN MANDI MANAJER SHAMPO MANAJER PASTA GIGI MANAJER SABUN CUCI30
c. S O Matriks
Struktur Organisasi Matriks : kombinasi dari S.O fsional & S.O produk. Mis : Dirut m’mbwhi manajer sabun
mandi (SDM, Keu, produksi & pemasaran). Co2k utk orgns yg kompleks.
Kelebihan:
mampu m’ncpi tk koord yg diperlukan utk m’njwb tuntutan “ganda”lingkungan.
dpt memanfaatkan karyw scr fleksibel. sesuai utk pengambilan keputs. Yg
sifatnya rumit & lingk yg tdk stabil sesuai utk orgns skala sedang.
Kekurangan :
tdk mmpu m’ncpi efisiensi ekonomis koordn. Antarproduk sulit
k’ahlian tekns hilng krn tdk ada spesialsi. Fsional
standarisasi antarprod sulit t’rcpi
mncl kebingungn krn ada we2nang gnda hbs byk wkt utk
koordnsi
bs berjln jk hub bersifat kolegial bkn vertikal
STRUKTUR ORGANISASI MATRIKS
31DIREKTUR
UTAMA
MANAJER SABUN MANDI MANAJER SHAMPO MANAJER PASTA GIGI MANAJER SABUN CUCI7.4 SUMBER DATA
32
A. DATA PRIMER
tahap2 pelaks pekerj (jns2 pekerj, persyrtn yg dibthkn utk memangku jbtn, strukt orgns, met pengadaan TK)→p’laku usaha sejenis
lama waktu dr stp thp penyelesaian pekerj aan pembngunan proyek → konsult/pemborong proy.
kemamp para calon karyw utk menjlnkn pekerjaan → calon karyawan
B. DATA SEKUNDER
Data ttg kondisi psr TK & literatur yg berkaitan dgn p’njdwln proyek (mnj operasional &
7.5 RESPONDEN
a. Pelaku usaha sejenis
b. Konsultan/pemborong proyek
c. Lembaga penempatan
TK/Departemen TK
d. Calon karyawan
7.6 METODE
PENGUMPULAN
DATA
Wawancara
pelaku bisnis sejenis
pihak/SDM sbg pelaksana tahap pemb. proyek
calon pelaku bisnis
7.7 INSTRUMEN PENGUMPULAN DATA
34
No Pertanyaan Responden Hsl Wa2ncara
1 Kegiatan2 apa yg dibthkn dlm pemb Bisnsi?
plku bisnis sjns 2 Siapa SDM yg m’lkukn thp pelaks
kegiatan?
p’lku bisnis sejns, SDM
3 Fasilitas apa yg dibthkn utk stp thp pelaksanaan kegiatan?
p’lku bisnis sejns, SDM
4 Kpn wkt mulai/berakhirnya stp pelaks thp pekerj?
Cal p’lku bisnis, SDM, p’lku bisn s’jns
5 Brp lma wkt p’lksnaan stp thp pekerj?
Cal p’lku bisnis, SDM, p’lku bisnis s’jns
No Pertanyaan Responden Hsl Wa2ncara
6 Bhn & p’raltn apa yg dibthkn utk stp thp p’kerjaan?
p’lku bisnis s’jns, SDM 7 Brp bea yg dibthkn? p’lku bisnis s’jns, SDM 8 P’ngawasan apa yg dibthkn utk stp
thp p’kerj?
p’lku bisnis s’jns, SDM
9
Usaha2 apa yg hrs dilkukn utk
m’lkukn p’rbaikn jk t’rdpt k’tdks’suai an ant renc dgn p’lksnaan thp pemb?
p’lku bisnis s’jns, SDM
10 K’giatan mna yg mgkn dpt dipercpt? SDM 11 Brp bea yg dibthkn utk m’mp’rcpt
k’giatan yg mgkn bs dip’rcpt?
36
Pedoman wa2ncara manaj-SDM
No Pertanyaan Responden Hsl wa2ncara
1 Brp wkt yg dibthkn utk m’nghslkn 1 produk/m’lyni 1 p’langgan?
• p’lku bisnis s’jns
2 Berapa wkt kerja dlm 1 hari? • cal p’lku & p’lku bisnis s’jns 3 Brp hari kerja dlm 1 tahun? • cal p’lku bisnis
•p’lku bisnis s’jns
4 Bag2 apa saja yg ada dlm 1 orgns? • cal p’lku & p’lku bisnis s’jns 5 Bgmna alur kerja dlm perush? • cal p’lku & p’lku bisnis s’jns 6 Bgmn spesfksi org2 yg dibthkn utk
m’njlnkn tgs msg2 dlm perush?
• cal p’lku & p’lku bisnis s’jns 7 Bgmn hub antarbag dlm perush? • cal p’lku & p’lku bisnis s’jns
7.8 ANALISIS DATA
37
Analisis Kualitatif Analisis Kuantitatif
Perenc & p’njdwln proyek
Pihak2 yg akn m’lksnakn stp aktiv. & fasilitas yg dibthkn
PERT & CPM
Perenc SD K’t’rsediaan & k’siapan TK yg dibthkn utk
m’njlnkn bisnis
WFA (Work Force Analysis)
KESIMPULAN : ide bisnis dinyatakan layak/tdk berdsr aspek manaj & SDM , jk hsl analisis cal p’lku bisnis mmpu m’mbngun bisnis s’suai wkt yg direnc & SDM dpt mengelola kegiatan bisnis pd msa yad tersedia.