•
DAILY RESEARCH
Statistics
Highlight
Opening Today Nikkei AORD
Change
Market Preview
•
Astra Agro Targetkan Produksi CPO 1,35 Juta Ton.
•
Dampak Rugi Kurs, Laba MSKY Merosot 68%.
•
Pearl Hill Investment Kuasai 9,57% Saham CMNP.
•
Perbesar Segmen Konsumer, BCA Masuk Ke Produk KTA.
P
enguatan IHSG pada
perdagangan akhir pekan
kemarin tertahan di resisten
4360, ditutup melemah 25,712
poin atau 0,59% di 4331,254.
Koreksi indeks terutama akibat
aksi ambil untung sejumlah
saham big-caps yang bergerak di
sektor otomotif, perbankan dan
infrastruktur. Bila dilihat sepekan,
IHSG bergerak konsolidasi
dengan penguatan terbatas
0,46%. Penguatan indeks
sepekan terakhir ditopang
masuknya arus dana asing yang
mencapai Rp.1,33 triliun
meningkat dari pekan
sebelumnya yang hanya
Rp.3272,22 miliar. Ini terutama ditopang oleh kinerja perekonomian
domestik yang positif di tengah tren perlambatan ekonomi global dan
respon terhadap kinerja 3Q12 emiten sektoral.
Sedangkan dari faktor eksternal, pasar saham global juga
bergerak positif sepekan kemarin. Ini terutama didorong oleh sejumlah
data ekonomi AS dan China yang keluar lebih baik dari perkiraan awal,
meskipun ada kekhawatiran dengan memburuknya perekonomian
Spanyol. Perekonomian Indonesia pekan kemarin mendapat apresiasi
dari dinaikkannya peringkat utang Indonesia oleh lembaga rating
Jepang ‘R&I’, menjadi ‘BBB-“ masuk dalam kategori ‘investment grade’.
Memasuki perdagangan awal pekan ini, pelaku pasar diperkirakan
cenderung melanjutkan aksi ambil untungnya.
Secara
technical, ini terlihat dari posisi IHSG yang berada di area
overbought dan candle membentuk bearish engulfing dalam dua sesi
perdagangan terakhir. Sementara dukungan dari pasar saham global
juga minim menyusul koreksi yang terjadi di Wall Street akhir pekan lalu.
Indeks DJIA dan S&P di Wall Street akhir pekan kemarin terkoreksi
masing-masing 1,52% dan 1,66%. Koreksi terutama disebabkan
kekcewaan terhadap kinerja 3Q12 sejumlah perusahaan di AS yang
berbasiskan teknologi. IHSG pada perdagangan hari ini diperkirakan
bergerak dengan support di 4300 dan resisten di 4360.
IHSG : S1 4315 S2 4300 R1 4360 R2 4380
Index Last Chg % DJIA 13343.51 (205.43) (1.52) S&P 500 1433.19 (24.15) (1.66) FTSE 100 5896.15 (20.90) (0.35) CAC 40 3504.56 (30.62) (0.87) DAX 7380.64 (56.59) (0.76) NIKKEI 225 9002.68 19.82 0.22 HANGSENG 21551.76 33.05 0.15 STI 3048.92 (11.44) (0.37) SHENZHEN 877.29 (1.35) (0.15) SHANGHAI 2128.30 (3.39) (0.16) Commodities Price Chg % Oil (US$/barrel) 90.36 (1.75) (1.90) CPO (RM/M.T) 2501.00 5.00 0.20 Gold (USD/T.oz) 1724.00 (19.70) (1.13) Nikel (USD/M.T 16910.00 (170.00) (1.00) Timah (USD/M.T) 21405.00 (155.00) (0.72) Coal (USD/M.T) 85.02 (0.13) (0.15) Exchange Rates Chg % IDR/USD 9621.00 34.00 0.35 USD/EUR 1.304 (0.00) (0.23) JPY/USD 79.33 0.03 0.04 IDR/SGD 7879.09 14.13 0.18 IDR/AUD 9930.80 (17.15) (0.17)Dual Listed USD IDR Chg %
TLK.NYSE 39.90 9597 (0.19) (0.47) IIT.NYSE 31.29 6021 (0.07) (0.22)
Top Gainers IDR % Chg
FREN‐W 119 27 25 SSTM 198 22 36 PANS 2,200 16 300 DART 830 15 110 ARII 1,350 13 150
Top Losers IDR % Chg
META‐W 110 (21.40) (30)
SUGI‐W 101 (17.90) (22)
BRMS‐W 5 (16.70) (1)
BTEL 62 (12.70) (9)
META 185 (9.80) (20)
Top Value IDR % (miliar)
BMTR 2,250 (4.30) 593 B ASII 8,050 (1.80) 427 B BBRI 7,750 (0.60) 305 B ASRI 570 1.80 295 B BSDE 1,200 3.40 295 B
Top Volume IDR % (juta)
META 185 (9.80) 600.433 FREN 106 5.00 528.234 ASRI 570 1.80 523.860 DOID 186 (2.10) 347.322 TRAM 860 (2.30) 302.524 IHSG 4,331.25 Change (25.72) Change (%) (0.59) Change (%/ytd) 13.32
Total Value (IDR triliun) 6.263 Total Volume (miliar saham) 5.094 Net Foreign Buy (IDR miliar) 7.082
•
Astra Agro Targetkan Produksi CPO 1,35 Juta Ton. Hingga akhir tahun ini, PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) menargetkan produksi Crude palm Oil (CPO) hingga 1,35 juta ton. Target ini lebih besar dari realisasi tahun lalu yang sebesar 1,26 juta ton. Anak perusahaan Astra itu yakin jika target akan terpenuhi. Target produksi CPO tersebut didukung oleh produksi Tan-dan Buah Segar (TBS) sawit yang mencapai 3,95 juta ton hingga September. Untuk TBS sawit, AALI menargetkan 5 juta ton pada tahun ini. Selain berkonsentrasi pada produksi, AALI juga terus berekspansi memperluas lahan sawitnya. Untuk perlua-san lahan, AALI akan terus mencari lahan-lahan yang potensial. Saat ini AALI mempunyai luas lahan masing-masing 269 ribu hektar di Sumatera, Kalimantan dan Sulawesi. Dari lahan seluas itu, 60 ribu hektar nya adalah perkebunan plasma. (Detikcom)•
Dampak Rugi Kurs, Laba MSKY Merosot 68%. PT MNC Sky Vision Tbk (MSKY) perusahaan televisi berbayar milik Harry Tanoe harus rela mencatat laba bersih Rp 26 miliar, turun 68% dari periode yang sama tahun lalu Rp 80 miliar akibat unreal-ized foreign exchange loss sebesar Rp 124 miliar. Padahal pada periode yang sama tahun lalu perseroan meraih unrealunreal-ized foreign exchange gain sebesar Rp. 43 miliar. Hal ini (unrealized foreign exchange loss) dikarenakan oleh translasi atas ke-wajiban pinjaman obligasi MSKY sebesar US$ 165 juta yang baru akan jatuh tempo di tahun 2015. Padahal pendapatan pengelola Indovision, Top TV, Okevision ini tercatat naik 38% dari Rp 1,2 triliun menjadi Rp 1,7 triliun. Positifnya laba MSKY dirong oleh lonjakan jumlah pelanggan. Pada triwulan III-2012 total pelanggan baru MSKY mencapai 407.000, tau rata-rata pertambahan per bulan 45.000. Jumlah pelanggan ini jauh lebih tinggi dari periode yang sama tahun lalu 321.000, atau rata -rata 35.600 per bulan. Hingga total pelanggan hingga kini mencapai 1,57 juta, atau naik 46% dari posisi sebelumnya 1,07 juta. Laba usaha dan EBITDA perseroan juga mengalami kenaikan, masing-masing 46% dan 38%. Laba usaha naik menjadi Rp 366 miliar, dari sebelumnya Rp 251 miliar. Sementara EBITDA tercatat Rp 720 miliar, dari sebelumnya Rp 521 miliar. (Detikcom)•
Pearl Hill Investment Kuasai 9,57% Saham CMNP. Setelah Heffernan International Limited menjual semua ke-pemilikannya di PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk (CMNP), jumlah saham CMNP yang dikuasai Pearl Hill Investment Ltd malah bertambah. Pearl Hill awalnya memiliki 91,78 juta lembar saham CMNP, setara dengan 4,59 persen. Tapi jumlah saham CMNP yang pegangnya kini menjadi 191,36 juta lembar saham atau 9,57 persen. Sebelumnya, Heffernan Interna-tional Limited telah menjual semua saham CMNP yang dimilikinya. Heffernan InternaInterna-tional LTD Offshore Incorporation Lim-ited memiliki sebanyak 154.465.026 lembar saham, setara dengan 7,72 persen, lalu Ievan Daniar Sumampoz memiliki seban-yak 102.672.000 saham setara dengan 5,13 persen, Remington Gold Limited 104.548.000 saham setara 5,23 persen, UBS AG Singpore Non Treaty Omnibus 111.325.676 saham setara dengan 5,57 persen, masyarakat 1.526.989.298 lembar saham setara dengan 76,35 persen. (Okezone)•
Perbesar Segmen Konsumer, BCA Masuk Ke Produk KTA. PT Bank Central Asia (BCA) Tbk memperluas lini usaha kredit konsumer. Setelah menggarap kartu kredit, kredit pemilikan rumah dan kredit kendaraan, kini bank yang terafiliasi dengan Grup Djarum itu merambah kredit tanpa agunan (KTA). BCA sudah mengujicoba produk anyar ini sejak awal 2012. Sasaran utamanya adalah karyawan yang perusahaannya telah bekerjasama dengan BCA dalam administrasi penggajian atau pay-roll. Karena masih pilot project, perseroan belum memasarkan produk ini ke masyarakat umum. BCA menawarkan bunga KTA sebesar 1,8% - 1,9% per bulan dengan masa waktu tiga tahun dan rasio pinjaman dari Rp 5 juta - Rp 100 juta. Sepan-jang masa ujicoba, BCA telah menggelontorkan KTA sebesar Rp 5 miliar untuk sekitar 900 pegawai. Kontribusi KTA hanya sekitar 0,08% terhadap portofolio kartu kredit BCA yang mencapai Rp 6,2 triliun per September 2012. BCA lebih fokus menggenjot kartu kredit dibandingkan KTA. Pasalnya, pendapatan kartu kredit lebih tinggi dengan tawaran bunga sekitar 3% per bulan. Risiko kreditnya pun lebih rendah karena ada jaminan. BCA telah menerbitkan kartu kredit sebanyak 2,3 juta kartu per September 2012 dengan rasio kredit bermasalah atau non performing loan (NPL) di bawah 1,35%. (Kontan Online)•
Gramedia Membidik Dana IPO Rp 1 Triliun. Kelompok usaha Kompas Gramedia (KG) siap go public. Salah satu lini bisnis-nya, divisi penerbitan dan toko buku Gramedia, berniat menawarkan saham perdana (IPO) di Bursa Efek Indonesia. Saat ini para pemegang saham masih mematangkan rencana itu. Diperkirakan, keputusan mengenai IPO akan diperoleh sebelum akhir tahun ini. Jika pemegang saham sepakat, Gramedia bakal mencatatkan sahamnya tahun depan. KG akan membagi unit bisnis berdasarkan jenis usaha. Bagi lini yang tak berkaitan dengan media, ada opsi agar sahamnya dijual sebagian demi kelangsungan usaha dan peningkatan good corporate governance (GCG). Sedangkan, untuk bisnis media, Dipastikan belum akan dijual ke pihak lain. Pasalnya, hal ini akan mempengaruhi independensi dalam pemberitaan. Usaha KG meliputi beberapa divisi, yakni suratkabar, tabloid, majalah, penerbit, toko buku, percetakan, divisi elektronik dan multimedia, serta pelatihan dan pendidikan. Ada juga bisnis hotel dan resort, manufaktur, serta businesss of event & venue. Toko buku Gramedia akan bergabung dengan unit usaha lain, yaitu divisi penerbitan. Gabungan usaha inilah yang akan IPO. Gramedia berencana menawarkan sekitar 20% saham IPO. Harapannya, Gramedia bisa mendapatkan dana di atas Rp 1 triliun dari IPO. Sebagian dana hasil IPO akan digunakan untuk ekspansi, yakni membuka toko buku baru. Gramedia mengklaim, saat ini menguasai 60% pangsa pasar toko buku di Indonesia. Gramedia kini memiliki 103 toko buku di Indonesia. (Kontan Online)News Update
2
Senin, 22 Oktober 2012
Stock Picks
3BSDE 1170-1250.
Pergerakan harga saham BSDE akhir pekan kemarin berhasil mencapai resisten di 1200.
Volume transaksi meningkat hingga mencapai 124,53 juta saham dibandingkan volume hariannnya dalam
sebulan terakhir yang mencapai 36,48 juta saham. Pergerakan harga saham emiten properti tersebut
bergerak dalam tren bullish sejak 10 Oktober lalu. Saat ini support level ada di Rp.1150. Peluang penguatan
harga sahamnya akan menuju resisten di Rp.1250. Ini merupakan level harga tertingginya sejak 20 Juli lalu.
Harga saham perseroan saat ini diperdagangkan dengan PBV 2,1x. Sedangkan berdasarkan PE rasio,
harganya saat ini diperdagangkan dengan PE 19,2x (E/12) dan PE 16x (E/13). Sepanjang tahun ini saham
BSDE ditransaksikan dengan rata-rata PE 20,2x dan rata-rata PBV 2,2x. Untuk target setahun harga sahamnya
berpeluang ditransaksikan dengan PBV 2,2x atau berpeluang mencapai Rp.1840. Hingga September lalu,
perseroan membukukan penjualan unit properti sebesar Rp.3,1 triliun atau tumbuh 25% dibandingkan
periode yang sama tahun lalu sebesar Rp.2,5 triliun. Jumlah tersebut mencapai 73% dari target tahun ini
sebesar Rp.4,2 triliun. Secara technical pergerakan harganya akan melanjutkan penguatan bila dilihat candle
membentuk pola long white candle yang didahului dengan doji. Namun beberapa indikator technical modern
seperti RSI dan stochastik menunjukkan harganya bergerak ke arah overbought sehingga rawan akan profit
taking. Sell on Stenght
Stock Picks
4
JPFA 4700-4975.
Dalam dua sesi perdagangan terakhir, harga saham JPFA mengalami technical correction
setelah menyentuh resisten di Rp.5150. Harga sahamnya akhir pekan kemarin ditutup di Rp.4850. Saat ini
support kuat ada di Rp.4700 hingga Rp.4825. Sedangkan resisten di kisaran Rp.4975 hingga Rp.5150. Pada
harga saat ini di Rp.4850, JPFA ditransaksikan dengan PE 8,6x (E/12), masih relatif murah ketimbang rata-rata
emiten sektor pakan ternak yang saat ini ditransaksikan dengan PE 11,3x. Dari pendekatan nilai buku, saham
JPFA hanya ditransaksikan dengan PBV 2,3x, bandingkan dengan rata-rata PBV emiten sektor pakan ternak
yang saat ini ditransaksikan dengan PBV 3,7x. PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (1H12) sepanjang paruh
pertama 2012 (1H12) berhasil membukukan pertumbuhan laba bersih 79,71% mencapai Rp.580,55 miliar
dibandingkan periode yang sama 2011 sebesar Rp.323,05 miliar. Pertumbuhan laba tersebut diikuti dengan
meningkatnya marjin bersih dari hanya 4,13% menjadi 6,86%. Ini terutama disebabkan pertumbuhan
penjualan lebih tinggi ketimbang pertumbuhan beban pokok penjualan. Penjualan besih produsen pakan
ternak ini tumbuh 8,26% mencapai Rp.8,46 triliun. Buy on Weakness, SL 4650
Stock Picks
5
APLN 330-350.
Harga saham APLN sejak perdagangan 5 Oktober lalu cenderung melemah setelah
mencapai resisten di Rp.370 (5/10). Harga sahamnya akhir pekan kemarin ditutup di Rp.335 atau telah
terkoreksi 9% lebih sejak 5 Oktober lalu. Saat ini support kuat ada Rp.330 dan target resisten terdekat di
Rp.350. Secara technical harga sahamnya sudah berada di area oversold sehingga berpeluang mengalami
technical rebound. Pergerakan harganya juga membentuk candle gravestone doji yang mengindikasikan
tekanan jual sudah meredah dan bersiap mengalami reversal trend. Harga saham APLN saat ini
ditransaksikan relatif murah dengan PBV 1,3x dibandingkan rata-rata emiten properti sebesar 1,8x. Begitu
juga dengan rasio PE yakni hanya dengan PE 9,5x masih lebih murah ketimbang rata-rata emiten properti
saat ini yang ditransaksikan dengan PE 17,5x. Buy on Weakness, SL 320
Senin, 22 Oktober 2012
Saham Pilihan
TLKM 9450-9850 BoW, SL 9150
ADHI 1170-1230 TB, SL 1150
ADRO 1320-1400 BoW, SL 1300
GGRM 50000-52500 BoW, SL 49500
PGAS 4200-4400 BoW, SL 4100
LPCK 3650-3975 BoW, SL 3625
ASRI 550-600 Buy, SL 540
Stock View
6
Senin, 22 Oktober 2012
EMITEN LAST R1 R2 S1 S2 REVENUE 1H12 G (%) EPS 1H12 G (%) PE IHSG
4331.25 4354.508 4377.763 4315.226 4299.199
PERKEBUNAN AALI 20,700.00 20,833.33 20,966.67 20,533.33 20,366.67 5,646,895 6.61 608.74 ‐27.23 17.00 BWPT 1,450.00 1,456.67 1,463.33 1,446.67 1,443.33 520,302 9.09 38.05 ‐9.79 19.05 LSIP 2,425.00 2,433.33 2,441.67 2,408.33 2,391.67 2,230,158 ‐6.41 93.68 ‐27.89 12.94 SGRO 2,450.00 2,466.67 2,483.33 2,441.67 2,433.33 1,390,359 ‐18.76 79.30 ‐58.56 15.45 SIMP 1,240.00 1,250.00 1,260.00 1,230.00 1,220.00 6,979,570 13.76 43.38 ‐44.10 14.29 UNSP 121.00 122.67 124.33 119.67 118.33 1,830,197 ‐20.55 0.27 ‐99.08 221.37PERTAMBANGAN BATU BARA
ADRO 1,350.00 1,383.33 1,416.67 1,333.33 1,316.67 18,309,947 ‐29.05 77.07 ‐25.70 8.76 BORN 580.00 590.00 600.00 570.00 560.00 3,040,921 1.89 20.92 ‐55.24 13.87 BRAU 210.00 220.00 230.00 205.00 200.00 7,303,904 16.53 ‐10.71 ‐148.13 ‐9.81 BUMI 670.00 680.00 690.00 660.00 650.00 18,451,681 19.74 ‐152.47 ‐232.25 ‐2.20 DEWA 50.00 50.00 50.00 50.00 50.00 1,557,970 22.76 ‐4.64 ‐541.62 ‐5.39 HRUM 5,600.00 5,633.33 5,666.67 5,533.33 5,466.67 5,528,449 8.38 314.26 ‐35.15 8.91 ITMG 41,800.00 41,966.66 42,133.33 41,716.66 41,633.33 11,417,314 36.87 2,070.14 32.51 10.10 PTBA 16,200.00 16,416.67 16,633.33 16,066.67 15,933.33 5,789,907 13.10 675.09 ‐3.54 12.00 PTRO 1,450.00 1,463.33 1,476.67 1,443.33 1,436.67 1,654,080 71.19 195.93 19.82 3.70
PERTAMBANGAN MINYAK & GAS BUMI
BIPI 900.00 900.00 900.00 900.00 900.00 187,396 17.97 0.62 101.12 723.86 ELSA 178.00 179.67 181.33 176.67 175.33 2,288,643 6.31 6.62 1.59 13.44 ENRG 85.00 86.00 87.00 84.00 83.00 2,292,665 74.05 0.28 ‐76.22 151.01 ESSA 360.00 360.00 360.00 360.00 360.00 193,808 0.00 58.00 0.00 3.10 MEDC 1,620.00 1,630.00 1,640.00 1,610.00 1,600.00 5,254,767 5.38 9.73 ‐83.36 83.26
PERTAMBANGAN LOGAM DAN MINERAL LAINNYA
ANTM 1,290.00 1,296.67 1,303.33 1,286.67 1,283.33 4,491,994 ‐42.54 49.90 ‐69.45 INCO 2,675.00 2,683.33 2,691.67 2,658.33 2,641.67 4,032,640 ‐34.43 5.27 ‐97.44 254.01 TINS 1,470.00 1,486.67 1,503.33 1,456.67 1,443.33 4,129,512 ‐14.51 66.73 ‐51.26 11.01 SEMEN INTP 21,500.00 21,833.33 22,166.67 21,333.33 21,166.67 8,192,664 29.40 588.13 25.19 18.28 SMCB 3,225.00 3,291.67 3,358.33 3,141.67 3,058.33 4,190,636 18.38 65.81 10.35 24.50 SMGR 14,650.00 14,700.00 14,750.00 14,600.00 14,550.00 8,657,562 13.83 354.62 10.93 20.66
LOGAM DAN SEJENISNYA
GDST 114.00 114.00 114.00 114.00 114.00 916,232 ‐20.64 2.92 ‐76.82 19.52 JPRS 375.00 376.67 378.33 371.67 368.33 166,148 ‐49.38 5.04 ‐87.29 37.17 KRAS 710.00 720.00 730.00 700.00 690.00 11,023,097 31.06 6.79 ‐92.16 52.27 PAKAN TERNAK CPIN 3,150.00 3,166.67 3,183.33 3,116.67 3,083.33 10,240,366 16.61 103.15 34.61 15.27 JPFA 4,850.00 4,933.33 5,016.67 4,808.33 4,766.67
OTOMOTIF DAN KOMPONENNYA
ASII 8,050.00 8,166.67 8,283.33 7,966.67 7,883.33 95,919,000 25.77 239.06 ‐4.03 16.84 GJTL 2,225.00 2,233.33 2,241.67 2,208.33 2,191.67 6,365,825 9.44 151.00 24.72 7.37
INDUSTRI BARANG KONSUMSI
ICBP 7,250.00 7,433.33 7,616.67 7,133.33 7,016.67 10,918,798 15.88 204.64 13.79 17.71 INDF 6,200.00 6,266.67 6,333.33 6,066.67 5,933.33 24,576,468 12.51 191.77 ‐34.02 16.17 MYOR 22,800.00 23,066.67 23,333.33 22,266.67 21,733.33 5,442,245 29.23 438.62 114.74 25.99 ROTI 6,050.00 6,116.67 6,183.33 5,966.67 5,883.33 570,363 55.70 71.42 39.92 42.36 GGRM 51,100.00 51,533.34 51,966.67 50,583.34 50,066.67 23,558,933 18.71 1,091.88 ‐9.65 23.40 INAF 210.00 211.67 213.33 206.67 203.33 404,726 ‐41.78 1.98 ‐70.37 53.01 KAEF 510.00 520.00 530.00 500.00 490.00 1,583,473 12.33 15.09 126.80 16.89 KLBF 1,000.00 1,006.67 1,013.33 986.67 973.33 6,243,947 26.17 81.33 19.21 6.15
KOSMETIK DAN BARANG KEPERLUAN RUMAH TANGGA
UNVR 26,000.00 26,083.33 26,166.67 25,883.33 25,766.67 13,359,546 16.53 305.34 12.61 42.58 * Seluruh revenue dalam juta rupiah. Kurs 1USD : Rp. 9500
7
EMITEN LAST R1 R2 S1 S2 REVENUE 1H12 G (%) EPS 1H12 G (%) PE PROPERTI DAN REAL ESTAT
APLN 335.00 338.33 341.67 333.33 331.67 2,316,819 46.46 21.33 15.21 7.85 ASRI 570.00 586.67 603.33 546.67 523.33 1,115,269 57.88 26.77 81.43 10.65 BKSL 193.00 196.33 199.67 189.33 185.67 422,155 151.69 4.59 135.66 21.02 BSDE 1,200.00 1,233.33 1,266.67 1,143.33 1,086.67 1,603,217 24.66 33.63 29.69 17.84 COWL 210.00 213.33 216.67 208.33 206.67 148,179 71.44 44.33 12.23 2.37 CTRA 690.00 703.33 716.67 683.33 676.67 1,318,846 42.14 11.51 ‐19.61 29.97 CTRP 660.00 673.33 686.67 653.33 646.67 308,755 51.38 16.35 20.95 20.18 CTRS 1,710.00 1,726.67 1,743.33 1,686.67 1,663.33 500,294 35.69 64.20 16.87 13.32 ELTY 51.00 51.33 51.67 50.33 49.67 962,920 ‐7.84 ‐0.77 ‐119.12 ‐33.12 KIJA 205.00 207.00 209.00 201.00 197.00 729,703 97.71 10.73 298.79 9.55 MDLN 560.00 573.33 586.67 543.33 526.67 510,302 57.01 23.01 169.97 12.17 KONSTRUKSI BANGUNAN ADHI 1,200.00 1,230.00 1,260.00 1,170.00 1,140.00 1,775,525 ‐2.77 16.13 34.31 37.20 DGIK 82.00 83.67 85.33 80.67 79.33 559,246 1.59 3.26 ‐24.95 12.56 PTPP 740.00 750.00 760.00 730.00 720.00 2,026,295 21.09 13.39 44.17 27.62 SSIA 1,120.00 1,136.67 1,153.33 1,106.67 1,093.33 1,766,749 14.56 79.06 147.00 7.08 TOTL 650.00 660.00 670.00 640.00 630.00 856,476 12.23 24.65 38.75 13.18 WIKA 1,380.00 1,420.00 1,460.00 1,340.00 1,300.00 4,023,832 21.45 29.67 18.85 23.25
INFRASTRUKTUR, UTILITAS DAN TRANSPORTASI
PGAS 4,250.00 4,350.00 4,450.00 4,200.00 4,150.00 11,195,780 19.02 160.27 15.91 13.26 JALAN TOL, PELABUHAN, BANDARA DAN SEJENISNYA
CMNP 2,325.00 2,375.00 2,425.00 2,275.00 2,225.00 443,224 14.89 107.04 30.53 10.86 JSMR 5,750.00 5,800.00 5,850.00 5,700.00 5,650.00 3,273,734 38.73 136.05 23.38 21.13 TELEKOMUNIKASI BTEL 62.00 68.67 75.33 57.67 53.33 1,375,350 ‐20.36 ‐16.29 ‐317.19 ‐1.90 EXCL 7,300.00 7,400.00 7,500.00 7,200.00 7,100.00 10,288,938 12.60 171.33 ‐4.07 21.30 ISAT 6,050.00 6,133.33 6,216.67 5,983.33 5,916.67 10,377,004 3.26 ‐24.26 ‐118.39 ‐124.70 TLKM 9,650.00 9,750.00 9,850.00 9,600.00 9,550.00 37,099,000 7.67 318.85 ‐20.02 15.13 TRANSPORTASI GIAA 690.00 696.67 703.33 676.67 663.33 14,338,683 27.85 ‐0.85 89.65 ‐406.51 MBSS 780.00 786.67 793.33 766.67 753.33 645,468 38.83 99.04 18.78 3.94 WINS 1,380.00 1,420.00 1,460.00 1,340.00 1,300.00 539,085 14.16 27.46 ‐7.27 25.13
KONSTRUKSI NON BANGUNAN
INDY 1,590.00 1,603.33 1,616.67 1,573.33 1,556.67 3,166,557 59.01 144.93 29.12 5.49 BANK BBCA 8,150.00 8,183.33 8,216.67 8,133.33 8,116.67 13,196,409 11.44 214.91 10.56 18.96 BBKP 640.00 643.33 646.67 633.33 626.67 2,447,531 12.19 50.40 19.04 6.35 BBNI 3,900.00 3,941.67 3,983.33 3,866.67 3,833.33 11,063,710 11.35 176.20 20.29 11.07 BBRI 7,750.00 7,833.33 7,916.67 7,683.33 7,616.67 24,451,594 3.22 352.67 28.22 10.99 BBTN 1,530.00 1,536.67 1,543.33 1,516.67 1,503.33 4,217,747 19.16 74.50 37.12 10.27 BDMN 6,050.00 6,133.33 6,216.67 5,983.33 5,916.67 9,222,387 14.06 209.02 31.22 14.47 BJBR 1,100.00 1,110.00 1,120.00 1,090.00 1,080.00 3,364,489 19.42 61.88 10.26 8.89 BMRI 8,050.00 8,183.33 8,316.67 7,983.33 7,916.67 20,222,180 11.59 306.29 9.71 13.14 BNGA 1,110.00 1,116.67 1,123.33 1,106.67 1,103.33 7,843,975 10.25 78.93 28.18 7.03
PERDAGANGAN BESAR BRANG PRODUKSI
AKRA 4,450.00 4,475.00 4,500.00 4,425.00 4,400.00 10,715,662 ‐25.50 77.28 ‐86.00 28.79 INTA 570.00 580.00 590.00 560.00 550.00 1,652,968 21.89 20.00 ‐29.50 14.25 UNTR 19,600.00 19,750.00 19,900.00 19,500.00 19,400.00 30,610,414 19.48 825.91 21.36 11.87 PERDAGANGAN ECERAN MAPI 6,700.00 6,800.00 6,900.00 6,650.00 6,600.00 3,461,054 30.22 100.03 5.67 33.49 RALS 1,090.00 1,100.00 1,110.00 1,080.00 1,070.00 2,398,252 14.77 14.46 39.21 37.69
ADVERTISING, PRINTING DAN MEDIA
MNCN 2,725.00 2,766.67 2,808.33 2,691.67 2,658.33 3,045,769 26.38 53.74 35.14 25.36 PERUSAHAAN INVESTASI
BRMS 210.00 220.00 230.00 205.00 200.00 113,453 68.68 0.71 ‐95.18 148.10 BNBR 50.00 50.00 50.00 50.00 50.00 11,381,371 75.66 0.65 34.60 38.26 * Seluruh revenue dalam juta rupiah. Kurs 1USD : Rp. 9500
Corporate Action
8
EMITEN
JUMLAH
DIVI-DEN
CUM
DIVI-DEN
RECORDING DATE
PEMBAYARAN
DIVIDEN
KETERANGAN
IPOL Rp. 1 16‐Jul‐12 19‐Jul‐12 2‐Aug‐12 WINS Rp. 5 16‐Jul‐12 19‐Jul‐12 2‐Aug‐12 ASJT Rp. 12,19 17‐Jul‐12 20‐Jul‐12 3‐Aug‐12 BBNP Rp. 17 17‐Jul‐12 20‐Jul‐12 3‐Aug‐12 INDF Rp. 175 17‐Jul‐12 20‐Jul‐12 3‐Aug‐12 MAYA Rp. 27 17‐Jul‐12 20‐Jul‐12 3‐Aug‐12 SMGR Rp. 330.89 17‐Jul‐12 20‐Jul‐12 16‐Aug‐12 DILD Rp. 3 18‐Jul‐12 23‐Jul‐12 6‐Aug‐12 FAST Rp. 100 18‐Jul‐12 23‐Jul‐12 6‐Aug‐12 SQBI Rp. 11000 18‐Jul‐12 23‐Jul‐12 3‐Aug‐12 ULTJ Rp. 10 19‐Jul‐12 24‐Jul‐12 7‐Aug‐12 Tahap 2 GEMS Rp. 5.75 20‐Jul‐12 25‐Jul‐12 8‐Aug‐12 AMAG Rp. 23‐Jul‐12 26‐Jul‐12 9‐Aug‐12 BTON Rp. 20 23‐Jul‐12 26‐Jul‐12 9‐Aug‐12 CFIN Rp. 15 23‐Jul‐12 26‐Jul‐12 9‐Aug‐12 ESTI Rp. 1 23‐Jul‐12 26‐Jul‐12 9‐Aug‐12 PNIN Rp. 3 23‐Jul‐12 26‐Jul‐12 9‐Aug‐12 CTRA Rp. 7 24‐Jul‐12 27‐Jul‐12 10‐Aug‐12 BMTR Rp. 14 27‐Jul‐12 1‐Aug‐12 15‐Aug‐12 GGRM Rp. 1000 30‐Jul‐12 2‐Aug‐12 16‐Aug‐12 MASA Rp. 2 3‐Aug‐12 8‐Aug‐12 28‐Aug‐12 UNSP Rp. 4.56 8‐Aug‐12 13‐Aug‐12 29‐Aug‐12 PLIN Rp. 84.5 13‐Aug‐12 16‐Aug‐12 5‐Sep‐12 MFIN Rp. 40,8 14‐Aug‐12 23‐Aug‐12 6‐Sep‐12 AISA Rp. 6.5 28‐Aug‐12 31‐Aug‐12 14‐Sep‐12 BHIT Rp. 3 29‐Aug‐12 3‐Sep‐12 17‐Sep‐12 SMCB Rp. 23 3‐Sep‐12 9‐Jun‐12 20‐Sep‐12 interim MICE Rp. 20 3‐Sep‐12 6‐Sep‐12 20‐Sep‐12 SMSM Rp. 50 4‐Sep‐12 7‐Sep‐12 21‐Sep‐12 ALMI Rp. 50 1‐Oct‐12 4‐Oct‐12 18‐Oct‐12 PWON Rp. 1,45 9‐Oct‐12 12‐Oct‐12 25‐Oct‐12 TKIM Rp. 25 9‐Oct‐12 12‐Oct‐12 29‐Oct‐12 ASII Rp. 66 18‐Oct‐12 23‐Oct‐12 7‐Nov‐12 HEXA USD 0.0387 16‐Oct‐12 19‐Oct‐12 5‐Nov‐12 ASGR Rp. 15 15‐Oct‐12 18‐Oct‐12 2‐Nov‐12 AALI Rp. 230 16‐Oct‐12 19‐Oct‐12 5‐Nov‐12 ITMG Rp. 1666 29‐Oct‐12 1‐Nov‐12 14‐Nov‐12 CSAP Rp. 4,5 3‐Oct‐12 8‐Oct‐12 18‐Oct‐12 UNTR Rp. 210 16‐Oct‐12 19‐Oct‐12 2‐Nov‐12
Corporate Action
9
STOCK SPLIT &
RE-VERSE STOCK
RASIO
JADWAL
KETERANGAN
DKFT
Stock Split
1:5
2‐Aug‐12
Akhir Perdagangan Nominal Lama
3‐Aug‐12
Awal Perdagangan Nominal Baru
7‐Aug‐12
Recording Date
8‐Aug‐12
Distribusi Dengan Nilai Nominal Baru
TOTO
Stock Split
1:10
8‐Aug‐12
Akhir Perdagangan Nominal Lama
9‐Aug‐12
Awal Perdagangan Nominal Baru
13‐Aug‐12
Recording Date
14‐Aug‐12
Distribusi Dengan Nilai Nominal Baru
RIGHT
ISSUE
RASIO
NOMINAL
HARGA
HARGA PELAK-
SANAAN
JADWAL
KETERANGAN
SUPR
25:11
Rp. 100
Rp. 4800
15‐Aug‐12 Cum HMETD di Pasar Reguler
24‐Aug‐12 Recording Date
27‐Aug‐12 Distribusi HMETD
28‐Aug‐12 Pencatatan Efek di Bursa
28/08/12 ‐ 03/09/12 Periode Perdagangan HMETD
28/08/12 ‐ 03/09/12 Periode Pelaksanaan HMETD
30/08/12 ‐ 05/09/12 Periode Distribusi Saham Hasil HMETD
5‐Sep‐12 Pembayaran Pemesanan Saham Tamb
6‐Sep‐12 Tanggal Penjatahan
10‐Sep‐12 Refund
CNKO
100:127
Rp. 100
Rp. 500
4‐Oct‐12 Cum HMETD di Pasar Reguler
9‐Oct‐12 Recording Date
10‐Oct‐12 Distribusi HMETD
11‐Oct‐12 Pencatatan Efek di Bursa
11/10/12 ‐ 17/10/12 Periode Perdagangan HMETD
11/10/12 ‐ 17/10/12 Periode Pelaksanaan HMETD
15/10/12 ‐ 19/10/12 Periode Distribusi Saham Hasil HMETD
19‐Oct‐12 Pembayaran Pemesanan Saham Tamb
22‐Oct‐12 Tanggal Penjatahan
24‐Oct‐12 Refund
Disclaimer : Laporan ini dibuat dari opini analis hanya sebagai informasi untuk membantu investor dalam memahami pasar saham Indonesia dan bukan ditujukan untuk memberikan rekomendasi kepada siapa pun untuk membeli atau menjual suatu efek tertentu. Informasi yang ada pada laporan ini diambil dari sumber yang dianggap bisa dipercaya. Namun demikian PT. First Asia Capital tidak menjamin dan bertanggung jawab atas kebenaran dan keakuratan dari informasi dan pendapat yang ada pada laporan ini.