KEDUDUKAN CUCU SEBAGAI AHLI WARIS PENGGANTI BERDASARKAN KETENTUAN KOMPILASI HUKUM ISLAM - Diponegoro University | Institutional Repository (UNDIP-IR) TAUFIQ TRI KUSNANTO
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
Salah satu hal yang baru dalam Kompilasi Hukum Islam, Buku II tentang Hukum Kewarisan tersebut adalah diakuianya keberadaan Ahli Waris Pengganti, walaupun masih sangat simpel
Hasil studi dan penelitian mengenai Rekonstruksi Hukum Konsep Ahli Waris Pengganti Dalam Kompilasi Hukum Islam Di Pengadilan Agama Simalungun Pada Putusan
Ketetapan pasal 185 ayat 1 juga memungkinkan dimaknai bahwa yang berhak menjadi ahli waris pengganti yaitu keturunan dari anak laki-laki atau perempuan?.
Cara untuk mengidentifikasi seseorang ahli waris beragama Islam yaitu dalam Kompilasi Hukum Islam pasal 172 menyatakan ahli waris dipandang beragama Islam apabila diketahui
Pasal 173 KHI menentukan bahwa, seseorang terhalang menjadi ahli waris apabila dengan putusan hakim yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap, dihukum karena (a)
Cara untuk mengidentifikasi seseorang ahli waris beragama Islam yaitu dalam Kompilasi Hukum Islam pasal 172 menyatakan ahli waris dipandang beragama Islam apabila diketahui
Dari pembagian hak waris anak angkat penerima wasiat wajibah dengan keponakan sebagai ahli waris pengganti tersebut, apabila keponakan yang menjadi ahli waris
Kesimpulan Kedudukan ahli waris pengganti menurut Kitab Undang-Undang Hukum Perdata, terjadi apabila seorang ahli waris terlebih dahulu meninggal dunia dari pewaris sehingga anak dari