• Tidak ada hasil yang ditemukan

PROSEDUR DAN MEKANISME PENERIMAAN PESERTA DIDIK BARU PADA SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN TAHUN PELAJARAN 2017/2018 DI PROPINSI JAWA BARAT

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "PROSEDUR DAN MEKANISME PENERIMAAN PESERTA DIDIK BARU PADA SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN TAHUN PELAJARAN 2017/2018 DI PROPINSI JAWA BARAT"

Copied!
24
0
0

Teks penuh

(1)

PROSEDUR DAN MEKANISME

PENERIMAAN PESERTA DIDIK BARU

PADA SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN

TAHUN PELAJARAN 2017/2018

DI PROPINSI JAWA BARAT

(2)

Pengertian

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB)

merupakan layanan pendidikan guna memenuhi

hak-hak dasar warga negara untuk memperoleh

pendidikan yang bermutu, merata dan berkeadilan

bagi calon peserta didik.

(3)

Landasan Hukum

Permendikbud No.22 Tahun 2016 Tentang Standar Proses

Permendikbud No 17 Tahun 2017

Tentang Pedoman Penerimaan Peserta Didik Baru

Peraturan Gubernur No. 16 Tahun 2017 Tentang Pedoman PPDB

Kep. Gubernur No. 422.1/153 46-Set.Disdik Tanggal 5 Mei 2017

Tentang Petunjuk Teknis Penerimaan Peserta Didik Baru Pada SMA, SMK, SMA LB, SMA Tdan SMK T Tahun 2017/2018

(4)

Objektif

Memenuhi ketentuan perundang-Undangan

Transparan

Proses pelaksanaan terbuka

Akuntabel

Proses dan hasil dapat dipertanggungjawabkan

Inklusif

Tidak membedakan suku, ras, agama, status sosial ekonomi dan

disabilitas sesuai ketentuan perundang undangan yang berlaku.

(5)

JALUR SELEKSI

JALUR

NON AKADEMIK

AFIRMASI

PRESTASI

JALUR AKADEMIK

(6)

Jalur

Non Akademik

30 %

KUOTA DAN DAYA TAMPUNG

Diusulkan oleh satuan pendidikan mengacu pada Spektrum PMK 2016

kepada Kepala Dinas Pendidikan Prov Jawa Barat melalui BP3 wilayah masing-masing

Afirmasi

20 %

(2/3 Afirmasi) }}}}} Domisili di wilayah terdekat sekolah Prestasi

10 %

(1/3 Afirmasi) Iptek, Seni, Olah Raga, Keagamaan, dll

Jalur Akademik

70 %

Luar Prov Maks 50%

Kuota Jalur Akademik dapat bertambah dari 70%,

jika jalur non akademik belum terpenuhi

Luar Provinsi Jawa Barat maks 2,5 %

Apabila ada calon peserta didik yang memiliki disabilitas dan memenuhi persyaratan sesuai kebutuhan kegiatan belajar dan mengajar di SMK, maka sekolah dapat menerima sebagai calon

peserta didik paling banyak 3 orang per sekolah.

MOU

(7)

JUMLAH PESERTA DIDIK DAN ROMBONGAN BELAJAR

Jumlah Peserta Didik per Kelas :

Minimal

15 peserta didik

Maksimal

36 peserta didik

Rombongan Belajar pada tiap SMK :

Minimal

3 rombel

Maksimal

72 rombel (tiap tingkat 24 rombel)

Mulai tahun ajaran 2017/2018 ,semua SMK wajib menyesuaikan ketentuan

jumlah peserta didik dalam satu Rombongan Belajar dan jumlah Rombongan

Belajar pada Sekolah secara bertahap mulai dari kelas X ( sepuluh )

(8)

Sekolah Menengah Kejuruan (SMK)

TIDAK MENGENAL

ADANYA

ZONASI

ATAU

PEMBATASAN WILAYAH

DAPAT MELAKSANAKAN

TEST MINAT BAKAT

/

KESEHATAN

(

BUTA

WARNA

)

BAGI

KOMPETENSI KEAHLIAN SEBAGAI PRASYARAT

ENTRI DATA ONLINE BAGI JALUR AKADEMIK

MAUPUN NON AKADEMIK.

PADA UMUMNYA, SMK MEMPUNYAI

LEBIH

SATU

KOMPETENSI KEAHLAN YANG BERBEDA ,

SEHINGGA

PERLU EDUKASI

BAGI SISWA YANG

AKAN

MEMILIH

KOMPETENSI

KEAHLIAN

SUPAYA SEMUA KOMPETENSI KEAHLIAN DAPAT

MENERIMA CALON PESERTA DIDIK BARU

(9)

Opsi Pemilihan Program / Kompetensi

Keahlian

Pilihan 1 dan Pilihan 2 pada SMK

Program/Ko

mpetensi

Keahlian yang

berbeda

pada SMK

yang sama.

Program/Ko

mpetensi

Keahlian yang

sama

pada 2 SMK

Program/Ko

mpetensi

Keahlian yang

berbeda

pada 2 SMK

(10)

Persyaratan Calon Peserta Didik Baru SMK :

Telah lulus

dan memiliki ijazah SMP/MTs/

Paket B/ sederajat.

Memiliki SHUN SMP/MTs/Paket B/

sederajat

kecuali bagi calon peserta didik yang

sekolah di luar negeri harus mendapatkan surat

keterangan dari Dirjen Dikdasmen

Berusia paling tinggi 21 (dua puluh satu)

tahun

pada awal tahun pelajaran baru

Mengikuti test persyaratan khusus

( test

minat bakat dan kesehatan (BUTA WARNA) )

sesuai dengan ketentuan spesifik bidang studi

keahlian/program studi keahlian/kompetensi

keahlian yang

dipersyaratkan oleh SMK yang

dituju

Maksimal

(11)

Persyaratan Pendaftaran Jalur Non Akademik :

Menyerahkan

Surat

Keterangan

tidak mampu dari

kelurahan

Menyerahkan FC

Ijazah

yang

dilegalisasi dan

SHUN, paket B

ASLI atau Surat

Keterangan Hasil

Ujian Nasional,

yang diterbitkan

Sekolah/Madrasah,

bagi calon peserta

didik lulusan

Tahun 2016/2017

Bagi lulusan

sebelum tahun

2016/2017

menyerahkan FC

Ijazah

yang

dilegalisasi dan

Surat Hasil Ujian

Nasional (SHUN)

SMP/MTs, Paket B

asli.

Menyerahkan FC

Akte Kelahiran

Menyerahkan

FC

Kartu Tanda

Penduduk

(KTP

) orang tua,

FC

Kartu

Keluarga

dan

menunjukkan

KTP orang tua

serta KK asli

calon peserta

didik .

1 dari 2

(12)

Persyaratan Pendaftaran Jalur Non Akademik :

Menyerahkan Surat

Keterangan Berkelakuan Baik

dari sekolah asal, Bagi lulusan sebelum

tahun 2016/2017 menyerahkan Surat Keterangan Berkelakuan Baik dari Kepolisian. Menyerahkan Surat Keterangan Tanggung jawab Mutlak yang dibuat Orangtua/Wali. Menyerahkan Surat Keterangan Tanggung jawab Mutlak afirmasi dari kepala sekolah/madrasah asal. Khusus CPDB jalur non akademik masyarakat yang di lindungi Undang-Undang, menyerahkan Surat Keterangan Tanggung Jawab Mutlak pejabat yang menerbitkan surat keterangan. Khusus CPDB Jalur Non Akademik prestasi, Menunjukkan sertifikat asli dan

menyerahkan foto copy sertifikat penghargaan yang dilegalisasi oleh Pejabat/lembaga berwenang; 2 dari 2

(13)

Persyaratan Pendaftaran Jalur Akademik :

Menyerahkan FC Ijazah yang dilegalisasi dan SHUN, paket B ASLI atau Surat Keterangan Hasil

Ujian Nasional, yang diterbitkan Sekolah/Madrasah, bagi calon peserta

didik lulusan Tahun 2016/2017 Bagi lulusan sebelum tahun 2016/2017 menyerahkan FC Ijazah yang dilegalisasi dan Surat Hasil Ujian Nasional (SHUN) SMP/MTs, Paket B asli. Menyerahkan FC Akte Kelahiran Menyerahkan FC Kartu Tanda Penduduk (KTP) orang tua, FC Kartu Keluarga dan menunjukkan KTP

orang tua serta KK asli calon peserta didik . Menyerahkan Surat Keterangan Berkelakuan Baik dari sekolah

asal, Bagi lulusan sebelum tahun 2016/2017 menyerahkan Surat Keterangan Berkelakuan Baik dari Kepolisian Menyerahkan Surat Keterangan Tanggung jawab Mutlak yang dibuat Orangtua/Wali 1 dari 2

(14)

Calon Peserta Didik Baru (CPDB) Tahun 2017/2018

ALUR PENERIMAAN PESERTA DIDIK BARU PADA SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN

TAHUN PELAJARAN 2017/2018 DI PROVINSI JAWA BARAT

JALUR NON AKADEMIK AFIRMASI WARGA EKONOMI TIDAK MAMPU

Persyaratan sesuai Persyaratan tidak sesuai

Jadwal Kegiatan PPDB 2017 Pendaftaran & Seleksi

6 – 14 Juni 2017

Pengumuman

16 Juni 2017

Daftar ulang

(15)

Calon Peserta Didik Baru (CPDB) Tahun 2017/2018

ALUR PENERIMAAN PESERTA DIDIK BARU PADA SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN

TAHUN PELAJARAN 2017/2018 DI PROVINSI JAWA BARAT

JALUR NON AKADEMIK APRESIASI PRESTASI

Persyaratan sesuai Persyaratan tidak sesuai

Jadwal Kegiatan PPDB 2017 Pendaftaran & Seleksi

6 – 14 Juni 2017

Pengumuman

16 Juni 2017

Daftar ulang

(16)

Calon Peserta Didik Baru (CPDB) Tahun 2017/2018

ALUR PENERIMAAN PESERTA DIDIK BARU PADA SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN

TAHUN PELAJARAN 2017/2018 DI PROVINSI JAWA BARAT

JALUR AKADEMIK Persyaratan sesuai Persyaratan tidak sesuai Jadwal Kegiatan PPDB 2017 Pendaftaran & Seleksi

3 – 8 Juli 2017

Pengumuman

10 Juli 2017

Daftar ulang

(17)

JADWAL KEGIATAN PPDB 2017-2018

No

Kegiatan

Tanggal

Ket

Jalur Non Akademik

1

Pendaftaran dan Seleksi

6 -14 Juni 2017

2

Pengumuman

16 Juni 2017

3

Daftar Ulang

3 - 5 Juli 2017

Jalur Akademik

1

Pendaftaran dan Seleksi

3

8 Juli 2017

2

Pengumuman

10 Juli 2017

3

Daftar Ulang

11

13 Juli 2017

4

Awal Tahun Pelajaran

2017/2018

17 Juli 207

5

Kegiatan Masa Pengenalan

Lingkungan Sekolah ( MPLS )

(18)

Aplikasi PPDB SMK 2017-2018

(19)

Aplikasi Pendukung PPDB SMK 2017-2018

1. Monitoring PPDB SMK Jawa Barat 2017-2018

Fasilitas video conference oleh Dinas Pendidikan Prov Jabar, untuk

memonitor aktifitas PPDB di daerah.

2. Pusat Informasi dan Dokumen PPDB SMK Jawa Barat 2017-2018 (File Sosialisasi,

Formulir, dsb)

3. Forum Komunikasi dan Diskusi PPDB SMK Jawa Barat 2017-2018.

(20)

Sistem Monitoring PPDB SMK 2017-2018

domain : http://belajar.mkkssmkjabar.or.id

Ruang Monitoring PPDB Jawa Barat

Tahun 2017-2018

(21)

KEPENGAWASAN PPDB JABAR

Untuk menjamin pelaksanaan ketentuan sebagaimana diatur

dalam peraturan PPDB ini, Pengawasan dan pengendalian

dilakukan Tim Pengawasan. Pengawasan dilakukan secara

internal dan eksternal. Secara internal Dinas Pendidikan oleh

Pengawas Pembina atau pejabat yang ditunjuk.

Semua pejabat, panitia, dan petugas PPDB termasuk Tim IT

serta para pemangku kepentingan terkait dengan pelaksanaan

PPDB, wajib membuat surat pertanggungjawaban mutlak di

atas segel (materai 6000) untuk tidak melakukan pelanggaran

dan menyalahgunakan wewenang yang telah dibe rikan.

Pelanggaran dalam pelaksanaan PPDB dapat dikenakan sanksi

sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

(22)

1. Pelanggaran dapat berupa:

a. Menerima/mendaftarkan Calon Peserta Didik dengan menggunakan dokumen yang tidak sesuai/tidak benar sebagaimana di persyaratkan .

b. Membantu pendaftar untuk mencabut pendaftaran/ mengganti pilihan ke - 2 yang telah dientri untuk dipindahkan ke sekolah lain.

c. Mengentri data palsu (surat keterangan miskin/surat keterangan prestasi/mengubah data asli nilai UN dan nilai raport) ke dalam sistem saat pendaftaran.

d. Menerima pendaftaran pada waktu diluar yang telah ditetapkan dalam petunjuk teknis PPDB.

e. Menerima Calon Peserta Didik melebihi kuota daya tampung yang telah ditetapkan.

f. Menerima sejumlah uang/gratifikasi dari Orang Tua Calon Peserta Didik/pihak lain untuk penerimaan Calon Peserta Didik yang tidak memenuhi persyaratan/tidak lolos seleksi. g. Memungut biaya PPDB.

h. Pelanggaran lainnya yang sejenis.

2

.

Sanksi

Sanksi yang akan diberikan terhadap pelanggaran pelaksanaan PPDB disesuaikan dengan ketentuan peraturan perundang-undangan dengan mempertimbangkan jenis pelanggaran setelah diobservasi, konfirmasi, dan klarifikasi melalui prosedur pelaporan pengaduan pelanggaran PPDB.

(23)

PELAPORAN DAN PENGADUAN PPDB JABAR

1.

Pelapor memiliki identitas yang jelas.

2.

Laporan harus objektif, transparan, dan akuntabel dilengkapi

dengan bentuk tulisan disertai bukti fisik kejadian pelanggaran.

3.

Pelaporan pengaduan dilakukan satu pintu mengikuti alur

pengaduan PPDB tahun pelajaran 2017/2018.

4.

Saksi dan Pelapor dilindungi oleh Undang-Undang.

5.

Pelaporan/pengaduan disampaikan kepada Tim Penanganan

Pelaporan/ Pengaduan: Dinas Pendidikan Daerah Provinsi Jawa

Barat melalui Balai Pelayanan dan Pengawasan Pendidikan (BP3).

6.

Gubernur sesuai dengan kewenangannya dapat memberikan

penghargaan atau sanksi kepada semua pihak yang telah

melaksanakan tugas PPDB tahun pelajaran 2017/2018.

(24)

terima kasih

PEMERINTAH PROVINSI JAWA BARAT

DINAS PENDIDIKAN

BIDANG PENDIDIKAN MENENGAH KEJURUAN

@ 2017

Referensi

Dokumen terkait

1) Calon peserta didik baru yang berasal dari lulusan SMP/MTs luar Kota Malang, sekolah Indonesia di luar negeri dan sekolah luar negeri yang mau masuk jenjang SMPN

Seleksi calon peserta didik baru di SMA Negeri 1 Kebumen dilakukan berdasarkan peringkat perolehan nilai Ujian Nasional SLTP/MTs dari 4 mata pelajaran dengan

f) Ijazah atau Surat Tanda Tamat Belajar yang selanjutnya disebut ijazah/STTB adalah surat pernyataan resmi dan sah yang menerangkan bahwa pemegangnya telah

MAN1 Jember tahun pelajaran 2016/2017 melalui PPDB berharap dapat menjaring siswa yang unggul, siap untuk berkompetisi mendapat kesempatan belajar di MAN 1 Jember

Untuk melengkapi persyaratan administrasi Penerimaan Peserta Didik Baru Seminari Menengah Santo Petrus Canisius Mertoyudan Magelang tahun pelajaran 2020/2021 maka

Peraturan Menteri Pendidikan dan KebudayaanNomor 17 Tahun 2017 tentang Penerimaan Peserta Didikbaru PPDB Buku Panduan Bantuan operasi Sekolah Dalam rangka Wajibbelajar Pendidikan

Dokumen ini berisi program kerja untuk penerimaan peserta didik baru di MTs ATTAQWA CIDATAR CIRUPAN - GARUT untuk tahun ajaran

Peraturan Menteri Pendidikan dan KebudayaanNomor 17 Tahun 2017 tentang Penerimaan Peserta Didikbaru PPDB Buku Panduan Bantuan operasi Sekolah Dalam rangka Wajibbelajar Pendidikan