Lampiran 1
DAFTAR RIWAYAT HIDUP
Nama : Dian Eriyanti Doloksaribu Tempat, Tanggal Lahir : Pematangsiantar, 19 Mei 1993
Alamat : Jalan Jamin Ginting Gang Dipanegara No. 17C Medan
Agama : Kristen Protestan Jenis Kelamin : Perempuan
Riwayat Pendidikan :
1. Taman Kanak-Kanak Santa Lusia Pematangsiantar 1998-1999 2. Sekolah Dasar RK Budi Mulia 1 Pematangsiantar 1999-2005 3. Sekolah Menengah Pertama RK Bintang Timur Pematangsiantar 2005-2008 4. Sekolah Menengah Atas Negeri 4 Pematangsiantar 2008-2011 5. S1 Pendidikan Kedokteran, Fakultas Kedokteran USU 2011-sekarang
Riwayat Organisasi :
1. Sekretaris Manajer PO3 SCORE PEMA FK USU 2012-2013
2. MPA SCORE PEMA FK USU 2013-2014
3. Koordinator Kunjungan Sekolah (K2S) Persekutuan Siswa
Kristen PERKANTAS Medan 2012-2013
4. Tim Pembimbing Siswa (TPS) Persekutuan Siswa Kristen
51
Lampiran 2
LEMBAR PENJELASAN
Salam sejahtera bagi kita semua,
Saya, Dian Eriyanti Doloksaribu, adalah mahasiswa semester VI Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara yang akan melakukan penelitian berjudul
Prevalensi Kista Ovarium di RSUP Haji Adam Malik Medan Periode Januari 2012 – Desember 2013.
Saya memilih judul penelitian tersebut karena banyaknya kasus kista ovarium di Indonesia. Sekitar 20-25% kematian wanita subur disebabkan oleh masalah yang berkaitan dengan kehamilan dan persalinan serta penyakit sistem reproduksi misalnya kista ovarium dengan insiden kista ovarium adalah 7% dari populasi wanita dengan delapan puluh lima persen (85%) kista ovarium bersifat jinak.
Kista ovarium adalah kantung berisi cairan atau bahan semi-solid yang terdapat di ovarium. Kista ovarium terbagi atas kista fisiologis/fungsional dan kista patologi. Kista ovarium fisiologis disebabkan oleh karena kegagalan folikel pecah atau regresi. Beberapa jenis kista fungsional adalah kista folikuler, kista korpus luteum, kista teka lutein, dan luteoma kehamilan. Kista patologi yang pada umumnya disebut tumor ovarium dapat bermanifestasi jinak, borderline, maupun ganas. Tumor ovarium yang bersifat ganas disebut dengan kanker ovarium. Berdasarkan klasifikasi WHO, tumor ovarium berasal dari salah satu antara empat komponen ovarium yaitu: epitel permukaan, sel germinativum, dan stroma ovarium.
Merokok, menarche yang lebih awal, dan jumlah paritas yang lebih kecil menjadi faktor resiko terhadap kejadian ginekologi di Jepang. Selain itu, faktor resiko terjadinya kista ovarium termasuk nulliparitas (belum pernah melahirkan), paritas yang rendah, tidak pernah menggunakan kontrasepsi oral, dan kecenderungan genetik yang diturunkan termasuk mutasi BRCA1, BRCA2, atau p53.
Proporsi penderita kista ovarium berdasarkan sosiodemografi tertinggi pada kelompok umur 29-37 tahun, proporsi penderita kista ovarium berdasarkan jenis kista tertinggi adalah kista ovarium jinak, proporsi penderita kista ovarium berdasarkan penatalaksanaan medis tertinggi yaitu terapi pembedahan. Penggunaan kontrasepsi oral diketahui menjadi faktor proteksi, wanita yang menggunakan obat kontrasepsi hampir tidak pernah mengalami kista ovarium fungsional.
Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui prevalensi kista ovarium di RSUP Haji Adam Malik Medan periode Januari 2012 – Desember 2013.
Penelitian ini dilakukan untuk kepentingan penulisan karya tulis ilmiah sebagai salah satu syarat untuk menyelesaikan program pendidikan kedokteran dan mendapat gelar sarjana kedokteran. Oleh karena itu, saya memohon kesediaan Bapak/Ibu Kepala Instalasi Rekam Medis RSUP Haji Adam Malik Medan untuk memberikan izin kepada saya dalam hal pengambilan data penelitian dari rekam medik pasien. Adapun data individu (identitas pasien) dalam penelitian ini tidak akan dipublikasikan.
Demikian surat ini dibuat, atas perhatian dan kesediaan Bapak/ Ibu untuk mengabulkan permohonan ini, saya ucapkan terima kasih.
Medan, ...2014 Hormat saya,
57
59
61
Lampiran 11
NAMA USIA USIA
MENARCHE PARITAS KONTRASEPSI
JENIS KISTA HISTOPATOLOGI LETAK KISTA TATALAKSANA AA 38 14 Multipara Ya Patologi Kistadenoma ovarii
serosum Kanan Laparatomi
AB 55 12 Grandemultipara Tidak Patologi
Kistadenoma ovarii
serosum Kiri Laparatomi
AC 20 13 Nullipara Tidak Fungsional
Kista
endometriosis Kanan Watchful waiting
AC 24 14 Nullipara Tidak Patologi
Kistadenoma ovarii
musinosum Kanan Laparatomi
AD 45 15 Multipara Tidak Patologi
Kistadenoma ovarii
musinosum Kanan Laparatomi
AE 38 11 Primipara Ya Patologi
Kistadenoma ovarii
musinosum Bilateral Laparaskopi
AF 45 14 Grandemultipara Tidak Patologi
Kistadenoma ovarii
serosum Bilateral Laparaskopi
AG 42 13 Multipara Ya Fungsional
Kista
endometriosis Bilateral Watchful waiting
AH 15 13 Nullipara Tidak Patologi
Kistadenoma ovarii
musinosum Kanan Laparaskopi
AI 36 13 Multipara Tidak Patologi
Kistadenoma ovarii
serosum Kiri Laparatomi
AJ 62 14 Grandemultipara Tidak Patologi
Kistadenoma ovarii
serosum Kiri Laparaskopi
AK 38 13 Multipara Ya Patologi
Kistadenoma ovarii
serosum Kiri Laparatomi
AL 43 13 Nullipara Tidak Fungsional
endometriosis
AM 17 16 Nullipara Tidak Patologi
Kistadenoma ovarii
serosum Kanan Laparaskopi
AN 44 18 Multipara Ya Patologi
Kistadenoma ovarii
serosum Kanan Laparatomi
AO 39 13 Multipara Tidak Patologi
Kistadenoma ovarii
serosum Kanan Laparatomi
AP 23 13 Nullipara Tidak Patologi
Kistadenoma ovarii
musinosum Kiri Laparatomi
AQ 19 13 Nullipara Tidak Patologi
Kistadenoma ovarii
musinosum Kanan Laparatomi
AR 17 14 Nullipara Tidak Patologi
Kistadenoma ovarii
serosum Kanan Laparaskopi AS 35 14 Nullipara Tidak Fungsional Kista folikular Kanan Laparaskopi
AT 60 15 Nullipara Tidak Patologi Kista dermoid Kanan Laparatomi
AU 45 12 Multipara Ya Patologi Kista dermoid Kanan Laparaskopi
AV 37 15 Multipara Ya Patologi
Kistadenoma ovarii
serosum Kiri Laparatomi
AW 28 13 Multipara Tidak Patologi
Kistadenoma ovarii
musinosum Kiri Laparaskopi AX 38 14 Primipara Tidak Patologi Kista dermoid Bilateral Laparatomi
AY 16 13 Nullipara Tidak Patologi
Kistadenoma ovarii
musinosum Kanan Laparatomi
AZ 47 12 Multipara Tidak Patologi
Kistoma ovarii
simpleks Bilateral Watchful waiting
BA 25 13 Nullipara Tidak Fungsional
Kista
endometriosis Bilateral Laparaskopi
BB 25 14 Multipara Tidak Patologi
Kistadenoma ovarii
63
BC 47 14 Multipara Ya Patologi
Kistadenoma ovarii
serosum Kanan Laparaskopi
BD 66 13 Nullipara Tidak Patologi
Kistadenoma ovarii
serosum Kiri Laparaskopi
BE 16 12 Nullipara Tidak Patologi
Kistoma ovarii
simpleks Kiri Laparaskopi
BF 23 13 Multipara Tidak Patologi
Kistadenoma ovarii
serosum Kanan Laparatomi
BG 17 12 Nullipara Tidak Patologi
Kistadenoma ovarii
serosum Bilateral Laparatomi
BH 28 12 Primipara Tidak Patologi
Kistadenoma ovarii
serosum Kiri Laparaskopi
BI 28 14 Primipara Tidak Patologi
Kistoma ovarii
simpleks Kiri Laparaskopi
BJ 34 12 Multipara Tidak Patologi
Kistadenoma ovarii
serosum Kanan Laparatomi
BK 51 15 Multipara Ya Patologi
Kistoma ovarii
simpleks Kiri Watchful waiting
BL 27 14 Nullipara Tidak Fungsional
Kista
endometriosis Kiri Laparaskopi BM 52 14 Multipara Ya Fungsional Kista teka lutein Kiri Laparatomi
BN 29 12 Nullipara Tidak Patologi
Kistadenoma ovarii
musinosum Kiri Laparatomi
BO 18 14 Nullipara Tidak Fungsional
Kista
endometriosis Kanan Laparatomi
BP 29 14 Multipara Ya Fungsional
Kista
endometriosis Kiri Laparatomi
BQ 58 15 Nullipara Tidak Patologi
Kistadenoma ovarii
BR 22 15 Nullipara Tidak Patologi
Kistadenoma ovarii
musinosum Kiri Laparatomi
BS 28 13 Nullipara Tidak Fungsional
Kista
endometriosis Kanan Watchful waiting
BT 43 13 Multipara Tidak Fungsional
Kista
endometriosis Kiri Laparatomi
BU 50 14 Nullipara Tidak Patologi
Kistadenoma ovarii
musinosum Bilateral Laparatomi
BV 25 14 Nullipara Tidak Patologi Kista dermoid Kiri Laparatomi
BW 29 13 Primipara Tidak Patologi
Kistadenoma ovarii
musinosum Kiri Laparatomi
BX 34 13 Nullipara Tidak Fungsional
Kista
endometriosis Kanan Laparaskopi
BY 20 12 Nullipara Tidak Patologi
Kistadenoma ovarii
musinosum Kiri Laparatomi
BZ 34 10 Nullipara Tidak Patologi
Kistadenoma ovarii
musinosum Kanan Laparatomi
CA 20 13 Nullipara Tidak Patologi
Kistadenoma ovarii
musinosum Kiri Laparatomi
CB 21 13 Nullipara Tidak Fungsional
Kista
endometriosis Kanan Laparaskopi
CC 37 12 Multipara Tidak Patologi
Kistadenoma ovarii
musinosum Kiri Laparatomi
CD 38 14 Multipara Ya Patologi
Kistadenoma ovarii
serosum Kiri Laparatomi
CE 12 11 Nullipara Tidak Patologi
Kistadenoma ovarii
serosum Kanan Laparaskopi
CF 43 12 Nullipara Tidak Fungsional
Kista
65
CG 18 8 Nullipara Tidak Fungsional
Kista
endometriosis Kanan Watchful waiting
CH 17 15 Nullipara Tidak Patologi
Kistadenoma ovarii
serosum Kiri Laparaskopi
CI 44 12 Multipara Tidak Patologi
Kistadenoma ovarii
musinosum Kanan Laparatomi
CJ 22 15 Nullipara Tidak Patologi
Kistadenoma ovarii
serosum Kiri Laparaskopi
CK 43 13 Primipara Tidak Fungsional
Kista
endometriosis Kiri Laparatomi
CL 53 14 Multipara Tidak Patologi
Kistadenoma ovarii
serosum Kiri Laparatomi
CM 63 16 Nullipara Tidak Patologi
Kistadenoma ovarii
musinosum Kanan Laparatomi
CN 30 11 Multipara Ya Patologi
Kistadenoma ovarii
serosum Kanan Laparatomi
CO 38 12 Primipara Tidak Patologi
Kistadenoma ovarii
serosum Kanan Laparatomi
CP 16 12 Nullipara Tidak Fungsional
Kista
endometriosis Kiri Laparaskopi
CQ 40 11 Primipara Tidak Patologi
Kistadenoma ovarii
serosum Kiri Laparatomi
CR 67 13 Grandemultipara Tidak Patologi
Kistadenoma ovarii
musinosum Kanan Laparaskopi
CS 55 14 Multipara Tidak Patologi
Kistadenoma ovarii
serosum Kanan Laparatomi
CT 12 12 Nullipara Tidak Fungsional
Kista
endometriosis Kiri Watchful waiting CU 41 12 Primipara Ya Fungsional Kista teka lutein Kanan Laparatomi
CV 38 15 Nullipara Tidak Patologi
Kistadenoma ovarii
serosum Kiri Laparatomi
CW 21 16 Nullipara Tidak Patologi
Kistadenoma ovarii
serosum Kiri Laparaskopi
CX 45 15 Nullipara Tidak Patologi
Kistadenoma ovarii
musinosum Kanan Laparatomi
CY 24 14 Nullipara Tidak Patologi
Kistadenoma ovarii
serosum Kiri Laparatomi
CZ 35 13 Multipara Tidak Patologi
Kistadenoma ovarii
musinosum Kiri Laparatomi DA 41 16 Multipara Tidak Fungsional Kista folikular Kanan Laparatomi
DB 32 13 Nullipara Tidak Patologi
Kistadenoma ovarii
serosum Bilateral Laparaskopi
DC 44 13 Primipara Tidak Patologi
Kistadenoma ovarii
musinosum Kanan Laparatomi
DD 21 12 Nullipara Tidak Patologi
Kistadenoma ovarii
serosum Kanan Laparaskopi DE 36 13 Multipara Tidak Fungsional Kista teka lutein Kanan Watchful waiting
DF 15 13 Nullipara Tidak Fungsional
Kista
endometriosis Kiri Laparaskopi
DG 21 15 Nullipara Tidak Patologi
Kistadenoma ovarii
serosum Kanan Laparaskopi DH 19 12 Nullipara Tidak Fungsional Kista folikular Kanan Watchful waiting
DI 42 13 Multipara Ya Patologi
Kistadenoma ovarii
musinosum Kiri Laparatomi
DJ 50 12 Primipara Tidak Patologi
Kistadenoma ovarii
serosum Kanan Laparatomi DK 33 12 Nullipara Tidak Fungsional Kista folikular Kanan Laparaskopi
DL 16 13 Nullipara Tidak Fungsional
67
endometriosis
Data Demografi
Islam Wiraswasta Tamat SLTA
Luar Kota Medan
Belum kawin Islam Pegawai Swasta Tamat SLTA Medan Kawin
Islam Pelajar/Mahasiswa Tamat SLTA
Luar Kota Medan
Belum kawin Kristen
Protestan Wiraswasta Tamat SLTA Medan
Belum kawin
Islam Ibu rumah tangga Tamat SLTP
Luar Kota
Medan Kawin
Islam Ibu rumah tangga Tamat SLTA
Luar Kota
Medan Kawin
Islam Pelajar/Mahasiswa Tamat SLTA
Luar Kota Medan
Belum kawin
Islam Pelajar/Mahasiswa Tamat SD
Luar Kota Medan
Belum kawin
Islam Pegawai negeri Tamat sarjana
Luar Kota
Medan Kawin
Islam Ibu rumah tangga Tamat SD Medan Kawin
Islam Ibu rumah tangga Tamat SLTA
Luar Kota
Medan Kawin
Islam Ibu rumah tangga Tamat SD
Luar Kota
Medan Kawin
Islam Ibu rumah tangga Tamat SLTA
Luar Kota
Medan Kawin
Islam Pelajar/Mahasiswa Tamat SLTP
Medan kawin
Islam Pegawai negeri Tamat SLTP
Luar Kota
Medan Kawin
Kristen
Protestan Ibu rumah tangga Tamat SLTP
Luar Kota
Medan Kawin
Kristen
Protestan Ibu rumah tangga Tamat SLTP
Luar Kota
Medan Kawin
Islam Wiraswasta Tamat SD
Luar Kota
Medan Kawin
Islam Pelajar/Mahasiswa Tamat SLTP
Luar Kota Medan
Belum kawin
Islam Ibu rumah tangga Tamat SLTA
Luar Kota
Medan Kawin
Islam Pelajar/Mahasiswa Tamat SLTA
Luar Kota Medan
Belum kawin
Islam Ibu rumah tangga Tamat SLTA
Luar Kota Medan
Belum kawin Islam Ibu rumah tangga Tamat SLTA Medan Kawin
Islam Ibu rumah tangga Tamat SD
Luar Kota
Medan Kawin
Islam Ibu rumah tangga Tamat SLTA
Luar Kota
Medan Kawin
Islam Pelajar/Mahasiswa Tamat SLTA
Luar Kota Medan
Belum kawin Islam Ibu rumah tangga Tamat SD Medan Kawin
Islam Wiraswasta Tamat SLTP
Luar Kota
Medan Kawin
Islam Ibu rumah tangga Tamat SD
Luar Kota Medan
Belum kawin
69
Kristen
Protestan Ibu rumah tangga Tamat SLTA Medan Kawin
Islam Petani Tamat SLTA
Luar Kota
Medan Kawin
Kristen
Protestan Ibu rumah tangga Tamat SD
Luar Kota
Medan Kawin
Islam Pelajar/Mahasiswa Tamat SLTP
Luar Kota Medan
Belum kawin
Islam Pelajar/Mahasiswa Tamat SLTA Medan
Belum kawin
Islam Ibu rumah tangga Tamat SLTP
Luar Kota
Medan Kawin
Kristen
Protestan Ibu rumah tangga Tamat SLTA
Luar Kota
Medan Kawin
Kristen
Protestan Ibu rumah tangga Tamat SLTP
Luar Kota
Medan Kawin
Islam Pegawai negeri Tamat sarjana
Luar Kota
Medan Kawin
Islam Ibu rumah tangga Tamat SLTA
Luar Kota
Medan Kawin
Kristen
Protestan Wiraswasta Tamat SLTA
Luar Kota Medan
Belum kawin
Islam Pegawai negeri Tamat sarjana
Luar Kota
Medan Kawin
Islam Wiraswasta Tamat SD
Luar Kota
Medan Kawin
Islam Ibu rumah tangga Tamat SLTP
Luar Kota
Medan Kawin
Islam Wiraswasta Tamat SLTA
Luar Kota Medan
Belum kawin
Islam Wiraswasta Tamat SD
Luar Kota
Medan Kawin
Kristen
Protestan Petani Tamat SD
Luar Kota
Medan Kawin
Kristen
Protestan Wiraswasta Tamat SLTA
Luar Kota
Medan Kawin
Kristen
Protestan Ibu rumah tangga Tamat SLTA
Luar Kota
Medan Kawin
Islam Pegawai Swasta Tamat sarjana
Luar Kota Medan
Belum kawin
Islam Pegawai negeri Tamat sarjana
Luar Kota
Medan Kawin
Islam Wiraswasta Tamat SD
Luar Kota Medan
Belum kawin Kristen
Protestan Ibu rumah tangga Tamat SD
Luar Kota
Medan Kawin
Kristen
Protestan Pelajar/Mahasiswa Tamat SLTA Medan
Belum kawin Kristen
Protestan Ibu rumah tangga Tamat SD
Luar Kota
Medan Kawin
Katolik Petani Tamat SLTA
Luar Kota Medan
Belum kawin Kristen
Protestan Ibu rumah tangga Tamat SD
Luar Kota
Medan Kawin
Islam Pelajar/Mahasiswa Tamat SLTP
Luar Kota Medan
Belum kawin
Islam Wiraswasta Tamat SLTA
Luar Kota
71
Islam Wiraswasta Tamat SLTA Medan
Belum kawin Islam Ibu rumah tangga Tamat SLTP Medan Kawin Kristen
Protestan Pegawai negeri Tamat SLTA
Luar Kota
Medan Kawin
Islam Pegawai negeri Tamat sarjana
Luar Kota
Medan Kawin
Islam Pegawai negeri Tamat sarjana
Luar Kota Medan
Belum kawin Kristen
Protestan Pegawai Swasta Tamat SD
Luar Kota Medan
Belum kawin
Islam Ibu rumah tangga Tamat SD
Luar Kota
Medan Kawin
Islam Ibu rumah tangga Tamat SLTP
Luar Kota Medan
Belum kawin Islam Ibu rumah tangga Tamat SLTA Medan Kawin
Islam Pelajar/Mahasiswa Tamat SLTA
Luar Kota Medan
Belum kawin Kristen
Protestan Wiraswasta Tamat SLTP Medan Kawin Kristen
Protestan Ibu rumah tangga Tamat SLTA
Luar Kota
Medan Kawin
Kristen
Protestan Ibu rumah tangga Tamat SD
Luar Kota
Medan Kawin
Islam Ibu rumah tangga Tamat SD
Luar Kota
Medan Kawin
Islam Pelajar/Mahasiswa Tamat SLTA
Luar Kota Medan
Belum kawin
Protestan Medan kawin Kristen Protestan Wiraswasta Tidak tamat SD Luar Kota Medan Kawin Kristen
Protestan Petani Tamat SD
Luar Kota
Medan Kawin
Islam Ibu rumah tangga Tamat SLTP
Luar Kota
Medan Kawin
Islam Pelajar/Mahasiswa Tamat SLTP
Luar Kota Medan
Belum kawin
Islam Ibu rumah tangga Tamat SLTP
Luar Kota
Medan Kawin
Islam Ibu rumah tangga Tamat SLTP Medan Kawin
Islam Ibu rumah tangga Tamat SLTP
Luar Kota Medan
Belum kawin Kristen
Protestan Pegawai negeri Tamat sarjana
Luar Kota
Medan Kawin
Islam Wiraswasta Tamat SLTA
Luar Kota
Medan Kawin
Islam Ibu rumah tangga Tamat SLTA
Luar Kota
Medan Kawin
Kristen
Protestan Wiraswasta Tamat SLTA
Luar Kota
Medan Kawin
Islam Pelajar/Mahasiswa Tamat SLTA
Luar Kota Medan
Belum kawin
Islam Wiraswasta Tamat SLTP
Luar Kota Medan
Belum kawin Kristen
Protestan Ibu rumah tangga Tamat SLTP Medan Kawin Islam Wiraswasta Tamat SLTA
73
Medan
Islam Wiraswasta Tamat SLTA Medan
Belum kawin
Lampiran 12
Kelompok Usia
Frequency Percent Valid Percent
Cumulative Percent Valid 0-19 16 17.6 17.6 17.6 20-51 65 71.4 71.4 89.0 >51 10 11.0 11.0 100.0 Total 91 100.0 100.0 Pekerjaan
Frequency Percent Valid Percent
Cumulative Percent
Valid Ibu rumah tangga 40 44.0 44.0 44.0
Wiraswasta 19 20.9 20.9 64.8
Pegawai negeri 10 11.0 11.0 75.8
Pelajar/Mahasiswa 15 16.5 16.5 95.6
Petani 4 4.4 4.4 100.0
Total 91 100.0 100.0
Pendidikan
Frequency Percent Valid Percent
Cumulative Percent
Valid Tamat sarjana 9 9.9 9.9 9.9
Tamat SLTA 39 42.9 42.9 52.7
Tamat SLTP 22 24.2 24.2 76.9
Tamat SD 20 22.0 22.0 98.9
Tidak tamat SD 1 1.1 1.1 100.0
75
Jenis Kista Ovarium
Frequency Percent Valid Percent
Cumulative Percent
Valid Fungsional 25 27.5 27.5 27.5
Patologi 66 72.5 72.5 100.0
Total 91 100.0 100.0
Letak Kista Ovarium
Frequency Percent Valid Percent
Cumulative Percent
Valid Kanan 44 48.4 48.4 48.4
Kiri 38 41.8 41.8 90.1
Paritas
Frequency Percent Valid Percent
Cumulative Percent Valid Nullipara 47 51.6 51.6 51.6 Primipara 11 12.1 12.1 63.7 Multipara 29 31.9 31.9 95.6 Grandemultipara 4 4.4 4.4 100.0 Total 91 100.0 100.0 Penggunaan Kontrasepsi
Frequency Percent Valid Percent
Cumulative Percent
Valid Ya 15 16.5 16.5 16.5
Tidak 76 83.5 83.5 100.0
Bilateral 9 9.9 9.9 100.0
Total 91 100.0 100.0
Tatalaksana Kista Ovarium
Frequency Percent Valid Percent
Cumulative Percent
Valid Watchful waiting 9 9.9 9.9 9.9
Laparaskopi 32 35.2 35.2 45.1
Laparatomi 50 54.9 54.9 100.0
Total 91 100.0 100.0
Klasifikasi Menarche
Frequency Percent Valid Percent
Cumulative Percent
Valid <15 75 82.4 82.4 82.4
>14 16 17.6 17.6 100.0
77
Histopatologi Kista Ovarium
Frequency Percent Valid Percent
Cumulative Percent
Valid Kista folikular 4 4.4 4.4 4.4
Kista teka lutein 3 3.3 3.3 7.7
Kista endometriosis 18 19.8 19.8 27.5 Kista dermoid 4 4.4 4.4 31.9 Kistadenoma ovarii musinosum 25 27.5 27.5 59.3 Kistadenoma ovarii serosum 33 36.3 36.3 95.6
Kistoma ovarii simpleks 4 4.4 4.4 100.0