• Tidak ada hasil yang ditemukan

BASIC TALENT MANAGEMENT : MEMAHAMI TALENT SECARA UTUH DAN MENYELURUH OLEH MEI PURWANTO

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "BASIC TALENT MANAGEMENT : MEMAHAMI TALENT SECARA UTUH DAN MENYELURUH OLEH MEI PURWANTO"

Copied!
23
0
0

Teks penuh

(1)

BASIC TALENT MANAGEMENT :

MEMAHAMI TALENT SECARA UTUH DAN

MENYELURUH

OLEH MEI PURWANTO

(2)

SELAYANG PANDANG “APA ITU TALENT

MANAGEMENT?”

• Talent Management/manajemen bakat : suatu proses

manajemen/strategi pengelolaan Sumber daya manusia terkait 3 proses/tahap.

• 3 proses/tahap :

• 1. Mengembangkan dan memperkuat karyawan baru

• 2. Memelihara dan mengembangkan karyawan yang sudah ada. • 3. Menarik sebanyak banyaknya karyawan yang memiliki

(3)

PENJABARAN UMUM

Talent management sebagai salah satu strategi pengelolaan

sumber daya manusia berusaha seoptimal mungkin mengaitkan

proser pencarian, pemikatan, pemilihan, pelatihan,

pengembangan, pemeliharaan, promosi, dan pemindahan

pegawai agar terkait dengan bisnis utama perusahaan.

Paradigma dibalik talent management adalah “perusahaan

bersaing di level individual”. Bila kita berhasil mendapatkan

individu-inidividu yang secara rata-rata lebih baik dari pemain

lainnya, maka kita akan memiliki perusahaan yang akan lebih baik

dari pemain lainnya

.

(4)

ALIGNMENT TALENT MANAGEMENT STRATEGY (GENERAL LOGIC)

Strategy

Perusahaan PerusahaanVisi & Misi PerusahaanNilai nilai TantanganBisnis

Future Talent Needs Kompetensi Penilaian Karyawan (Assessment) Talent Strategy (People Branding) Retain (comben) Akuisisi (Mutasi) Development

(5)

APA ITU TALENT?

• Dalam buku besar Psikologi Umum Talent adalah Bakat

• Bakat adalah Sekumpulan karakteristik alamiah seseorang, yang

merupakan accelerator, faktor yang mempercepat penguasaan skill atau kompetensi seseorang serta mendorong munculnya performance yang luar biasa (Talent Management Implementation, 2011)

• Dalam Talent Management Strategy : Talent diartikan sebagai Orang atau SDM yang HiPPo (High Performance & Potential)

(6)

KARATERISTIK YANG GUNAKAN UNTUK MELIHAT BAKAT

(GENERAL CONCEPT)

Kecerdasan : Tingkat kapasitas diri.

Dispotision: Proses mental atau karakter yang

memperlihatkan kebiasaan atau tendensi seseorang untuk

berperilaku.

Physical: karakteristik fisik atau tubuh yang meliputi

postur, struktur otot, struktur tulang

.

(7)

ALIGNMENT KARAKTERISTIK UMUM UNTUK MELIHAT BAKAT

DENGAN TALENT MANAGEMENT

Talenta (Bakat) Kecerdasan Disposisi Fisik IQ dan EQ Postur (karakteristik fisik) Kompetensi Kompetensi

(8)

BAGAIMANA MENGELOMPOKAN TALENT DALAM

MANAJAMEN BAKAT?

Sacara umum dalam Talent Management Strategy ada 3 segmen Talent (Talent Segmentation) :

1. Talent kelompok Managerial ( Posisi struktural )

2. Talent kelompok Profesional ( Keahlian specific atau keahlian khusus )

(9)

IDENTIFICATION TALENT BY 9 BOX GRID

• 9 box grid merupakan salah satu alat talent management yang banyak digunakan untuk mengidentifikasi tingkat kontribusi

kepada perusahaan (performance) dan tingkat potensi seseorang. • Dengan alat ini, manajemen SDM akan dapat membuat

perencanaan pengembangan kemampuan karyawan maupun perencanaan program promosi (succession planning).

(10)
(11)

MENENTUKAN INDICATOR 9 BOX GRID FOR TALENT

Indikator dalam 9 box digunakan untuk melihat :

1. Potensi

(12)

BASIC KNOWLEDGE INDICATORS 9 BOX GRID

• Untuk mengukur potensi dan performance dalam 9 box bisa disesuaikan dengan :

• 1. Talent set (tujuan organisasi/need) • 2. Persaingan global

• 3. Kompetensi (Hard & soft) • 4. Rencana Karir

(13)

TALENT SET

• Talent Set ini biasanya akan menyesuaikan kebutuhan dan tujuan organisasi jangka panjang, akan dibentuk seperti apa SDM didalam suatu perusahaan untuk mencapai tujuan dan cita cita

perusahaan. • Misal :

• Memory dalam meningkatkan kinerja dan memaksimalkan SDM maka Memory akan mengeluarkan kebijakan terkait

pengembangan SDM berupa semua karyawan harus memiliki kemampuan multi skill.

(14)

PERSAINGAN GLOBAL

Persaingan global akan menentukan indicator manajemen

dalam memutuskan apa saja kriteria talent yang

dibutuhkan.

Misal :

Memory melihat bahwa untuk menghadapi MEA memory

akan mengeluarkan kebijakan bahwa semua karyawan

(15)

KOMPETENSI (HARD & SOFT)

• Indikator yang paling penting dalam menentukan kriteria talent adalah kompetensi, baik hard competency maupun soft competency, karena pada dasarnya untuk mengukur suatu talent porsi paling penting berada pada seberapa banyak kompeten SDM itu dalam menjalankan tujuan

organisasi/perusahaan. • Misal :

• Memory memiliki 5 kompetensi inti (dasar) dan setiap Dept. memiliki kompetensi teknikal sesuai pemegang jabatan, maka untuk menilai dan menetukan kriteria itu manajemen akan mengelompokan berdasarkan kompetensi-kompetensi yang dimiliki tadi.

(16)

RENCANA KARIR

Rencana karir akan menentukan indicator apa yang

digunakan untuk melihat kriteria talent dimasa depan.

Misal :

Memory mengeluarkan kebijakan untuk jenjang karir

karyawan disetiap level nya, harus memiliki

persyaratan-persyaratan yang ditentukan yang menjadi kriteria

(17)
(18)
(19)

7 7 7 3 -4 7 7 7 3 -4 7 7 7 3 -4 7 7 7 3 -4 7 7 7 3 -4 7 7 7 3 -4 7 7 7 3 -4 49 49 49 21 -28 49 -28 7 7 7 2 -5 7 7 7 2 -5 7 7 7 2 -5 7 7 7 3 -4 7 7 7 2 -5 35 35 35 11 -24 35 -24

- Kemampuan berpikir strategis - Menjelaskan tingkat kemampuan karyawan untuk berpikir secara abstrak dan memahami kemungkinan peluang untuk masa depan/masa mendatang.

- Kemampuan berkomunikasi (communication) - Menjelaskan kemampuan karyawan dalam menyampaikan dan menerima informasi.

- Berinisiatif (initiative) - Menjelaskan tingkat kemampuan karyawan untuk bertindak melebihi yang dibutuhkan atau yang dituntut dari pekerjaa, serta mengerti kebutuhan.

- Kemampuan membuat keputusan & mengatasi masalah - Menjelaskan tingkat kemampuan karyawan dalam menentukan jalan keluar atas suatu masalah

- Melakukan perencanaan & organisasi - Menjelaskan tingkat kemampuan karyawan untuk mengatur, mengelola suatu pekerjaan agar lebih efiesien dan efektif.

- Kemampuan berkolaborasi dengan departemen lain - Menjelaskan tingkat kemampuan karyawan untuk mengajak bagian lain dalam mencapai tujuan.

- Kemampuan bernegosiasi - Menjelaskan tingkat kemampuan karyawan untuk menyatakan argumen untuk mencapai kesepakatan dan kesepahaman yang diinginkan.

- Kemampuan berpikir analitis - Menjelaskan kemampuan karyawan dalam melihat kemungkinan masalah dan menelaah hubungan sebab akibat dalam pekerjaan.

- Kemampuan berpikir konseptual - Menjelaskan tingkat kemampuan karyawan untuk

mengidentifikasi dan menyimpulkan kemungkinan masalah serta kemampuan untuk menciptakan konsep konsep baru yang berhubungan dengan pekerjaan.

- Bekerja dalam tim - Menjelasakan kemampuan karyawan bekerja dan berkolaborasi dengan pihak lain.

Total Nilai Bagian 2 BAGIAN 3: ASPEK KETERAMPILAN MANAJERIAL (hanya untuk supervisor ke atas) BAGIAN 2: ASPEK PERILAKU BISNIS

- Menindaklanjuti pekerjaan/tugas - Menjelaskan kemampuan karyawan untuk menjalankan pekerjaan sesuai dengan instruksi dan target yang telah ditetapkan.

Total Nilai Bagian 3 - Melakukan presentasi formal - Menjelaskan tingkat kemampuan karyawan dalam menjelaskan suatu topik/bahasan tertentu dalam situasi serius.

Nilai GAP

Nilai tertinggi 35 Nilai GAP Nilai tertinggi 49

(20)

7 7 7 3 -4 7 7 7 2 -5 7 7 7 2 -5 7 7 7 2 -5 7 7 7 3 -4 7 7 7 2 -5 7 7 7 2 -5 7 7 7 2 -5 56 56 56 18 -38 56 -38 A 143 144

NILAI TOTAL NILAI TERTINGGI CHECK

B

153 126 √

NILAI TOTAL NILAI TERTINGGI C NILAI AKHIR KARYAWAN

100 100

NILAI AKHIR NILAI TERTINGGI

- Kemampuan mengarahkan tim - Menjelaskan tingkat kemampuan karyawan untuk memberikan pemahaman kepada orang lain terkait pekerjaan atau target yang telah ditentukan.

- Memotivasi tim (anak buah) - Menjelaskan tingkat kemampuan karyawan untuk memberikan dorongan moriil kepada karyawan lain.

- Mengembangkan tim (anak buah) - Menjelaskan tingkat kemampuan karyawan untuk membantu orang lain dalam menambah dan mengaktualisasikan diri.

-Mendelegasikan tugas (memberdayakan anak buah) - Menjelaskan tingkat kemampuan karyawan untuk melimpahkan tugas/wewenang tertentu kepada orang lain, dengan tujuan memberikan pembelajaran dan meningkatkan skill.

GOLD

GRADE :

GRADE AKHIR KARYAWAN GRADE

40-69 10-39 Nilai tertinggi 56 - Menfasilitasi/mencetuskan perubahan - Menjelaskan tingkat kemampuan karyawan untuk

memberikan/menciptakan ide ide baru yang positif.

GOLD

ASPEK NON MANAJERIAL (Bagian 1 + Bagian 2)

ASPEK MANAJERIAL (Bagian 3 + Bagian 4)

GRADE KARYAWAN (berikan check mark pada kolom yang tersedia)

- Mengatasi konflik - Menjelaskan tingkat kemampuan karyawan untuk menyelesaikan permasalahan yang muncul dalam pekerjaanya.

- Melakukan pembinaan (coaching) - Menjelaskan tingkat kemampuan karyawan untuk mengarahkan, melatih dan memberikan orientasi kepada orang lain dan membantu mengatasi hambatan dalam mencapai prestasi yang optimum.

Total Nilai Bagian 4 HASIL PENILAIAN SECARA KESELURUHAN

SILVER BASIC

RENTANG NILAI AKHIR

70-100 BAGIAN 4: ASPEK KEPEMIMPINAN (hanya untuk supervisor ke atas)

- Mengontrol (anak-buah) - Menjelaskan tingkat kemampuan karyawan untuk mengawasi, mengendalikan dan mengevaulasi pekerjaan karyawan lain.

(21)

KONSEP DASAR DAN PENUTUP

(22)

STUDY KASUS

• Berdasarkan pemaparan, coba anda lakukan analisa di perusahaan saat ini anda bekerja, definisikan apa talent yang dibutuhkan atau seperti apa talent yang dibutuhkan dan indicator apa saja untuk mneyatakan sebuah talent di perusahaan anda saat ini.

• Buatlah kelompok 2-3 orang untuk membuat simulasi pembuatan indicator talent (berdasarkan konsep 9 box)

(23)

Referensi

Dokumen terkait