Dokumen Adiwiyata
DOKUMEN PROGRAM ADIWIYATA
KECAMATAN TALAWI KOTA SAWAHLUNTO
2015
HALAMAN PENGESAHAN
PROGRAM ADIWIYATA INI DISUSUN
DAN DISAHKAN BERDASARKAN KEADAAN DAN KONDISI SEKOLAH DI TAHUN 2015
Nama : SDN 01 Talawi Mudik
Alamat :
Jalan : Jln .M Yamin, Talawi Mudik, Kecamatan Talawi
Kecamatan : Talawi
Kota : Sawahlunto
Provinsi : Sumatera Barat
Telpon : ( 0754 ) 410090
Sawahlunto, 8 April 2015 Mengetahui,
Kepala UPTD Pengelola TK / SD Kecamatan Talawi
Kota Sawahlunto
MAHDIMUS,S.Pd NIP.19611230 198903 1 005
Ketua Kelompok Kerja Guru Gugus I Kecamatan Talawi
Kota Sawahlunto
KATA PENGANTAR
Dengan memanjatkan puji serta syukur ke hadirat Allah SWT, atas kodrat dan irodatNya memberikan kekuatan kepada Kami sehingga dapat menyelesaikan penyusunan Dokumen Program Adiwiyata di SDN 01 Talawi Mudik, sebagai salah satu program peningkatan mutu sumber daya manusia (SDM) dan manajemen sekolah.
Program ini merupakan salah satu program yang disusun berdasarkan keadaan di SDN 01 Talawi Mudik, yang bertujuan :
1. Membentuk sekolah peduli dan berbudaya lingkungan yang mampu berpartisipasi dan
melaksanakan upaya pelestarian lingkungan dan pembangunan berkelanjutan bagi kepentingan generasi sekarang maupun yang akan datang
2. Mewujudkan warga sekolah yang bertanggung jawab dalam upaya perlindungan dan
pengelolaan lingkungan melalui tata kelola sekolah yang baik untuk untuk mendukung pembangunan berkelanjutan.
Untuk itu kami mengucapkan terima kasih kepada :
1. Bapak Mahdimus,S.Pd yang telah banyak memberikan bimbingan, penghargaan, informasi serta
masukan dalam penyelesaian program ini.
2. Bapak Jufri,S.Pd yang telah banyak memberikan bimbingan, penghargaan, informasi serta
masukan dalam penyelesaian program ini.
3. Guru SDN 01 Talawi Mudik yang telah memberikan sumbangan pikiran dan saran sehingga
program ini bisa berjalan.
4. Semua pihak yang telah memberikan semangat dan inspirasi dalam penyelesaian laporan ini.
Sawahlunto, 8 April 2015
Tim Penyusun
BAB I
KONDISI SEKOLAH
Kecamatan Talawi Kota Sawahlunto sebagai berikut : 1. Nama sekolah : SD Negeri 01 Talawi Mudik
2. NPSN : 10303697
3. Nomor Statistik Sekolah : 101086301001
4. Provinsi : Sumatera Barat
5. Kecamatan : Talawi
6.Desa/Kelurahan : Talawi Mudik
7. Telepon/ Fax : (0754) 410090
8. Alamat : Jl. Prof. M. Yamin SH
9. Email/ Web : [email protected]
10. Kota : Sawahlunto
11. Kode Pos : 27444
12. Nama Kepala Sekolah : SYAMSULASTRI, S. Pd SD
13. No. Telp/ HP : 081374801988
14. Kategori Sekolah : Regular/ SBI/ SSN/ RSSN *)
15. Status Akreditasi Sekolah : Terakreditasi A
16. Tahun Didirikan/ Tahun Beroperasi :
17. Akta Pendirian Sekolah :
18. Kepemilikan Tanah/ Bangunan : Milik sendiri ( Yayasan )
1. Luas tanah/ status : 1.710 m
2. Luas bangunan : m
19. No. Rekening sekolah :
a. Bank Nagari :
20. Nama Yayasan :
-21. Akta Pendirian :
-22. Alamat Yayasan :
-23. Provinsi : Sumatera Barat
24. Kota : Sawahlunto
25. Kecamatan : Talawi
27. Kode Pos : 27271
28. Telp/ Fax : ( 0754 ) 410090
29. Email/ Web : [email protected]
Secara ideal sekolah ini harus dapat memenuhi standar mimimal yang ditetapkan BNSP. Sekolah secara bertahap harus memenuhi 8 standar pendidikan yang telah ditetapkan. Pihak sekolah berkeinginan dan becita – cita untuk memenuhi standar tersebut secara bersama–sama.
Beranjak dari kondisi nyata dan kondisi ideal yang akan dicapai, Sekolah Dasar Negeri 01 Talawi Mudik Kecamatan Talawi Kota Sawahlunto mempunyai potensi yang baik untuk dikembangkan. Perhatian orang tua dan masyarakat yang besar terhadap pendidikan dapat dijadikan sebagai inspirasi kepada warga sekolah dalam mengembangkan dan meningkatkan mutu pendidikan. Kehidupan masyarakat dengan mata pencaharaian yang beragam dapat membantu sekolah dalam memilih materi – materi kewirausahaan untuk siswa. Kehidupan beragama dan berbudaya yang masih kuat sangat membantu sekolah dalam menanamkan nilai–nilai religious, budi pekerti, dan karakter bangsa. Selanjutnya tenaga pendidik dan kependidikan yang ada di Sekolah Dasar Negeri 01 Talawi Mudik Kecamatan Talawi Kota Sawahlunto merupakan SDM yang mempunyai potensi dan motivasi yang tinggi untuk maju dan mau berubah. Mereka siap untuk menerima pembaharuan dan perubahan.Secara lengkap kondisi Sekolah Dasar Negeri 01 Talawi Mudik Kecamatan Talawi Kota Sawahlunto dapat diuraikan seperti di bawah ini :
1. Pelaksanaan Kegiatan PBM
a. Senin Upacara Bendera
b. Selasa melaksanakan senam pagi
c. Rabu melaksanakan kegiatan Asmaul Husnah dan UKS
d. Kamis melaksanakan Nyanyi Wajib nasional
e. Jumat mengadakan kegiatan keagamaan yakni ceramah agama oleh siswa siswi dan yasinan
f. Sabtu mengadakan kegiatan senam dan kepramukaan
a. Kegiatan Pembiasaan Pembiasaan Rutin
Merupakan proses pembentukan akhlak dan penanaman agama, adapun kegiatan pembiasaan meliputi :
1. Kesegaran jasmani
2. Gerak dan lagu
3. Upacara bendera
4. Gotong royong
b. Kegiatan Keagamaan 1. Pesantern Ramadhan
c. Kegiatan Keteladanan
d. Kegiatan Nasionalisme dan Patriotisme 1. Peringatan Hari Kemerdekaan RI
Kelas I Kelas II Kelas III Kelas IV
3
Kelas V Kelas VI Jumlah
3
6 Penjaga Sekolah (Satpam) - 1 1
Jumlah Keseluruhan 15
9. Data Bangun / Ruang lainnya
A. Kelas
Jumlah Ruang Kelas Asli ( d ) Jumlah ruang
lain yang
No Jenis Ruang Jumlah
Komputer
3. Kantin 1 24 m2
4. Toilet 4 30 m2
5. UKS 1 35 m2
Muatan lokal yang dikembangkan di sekolah kami adalah Bahasa Inggris, BAM dan Komputer. Bahasa Inggris sudah diajarkan mulai dari kelas IV sampai kelas V, BAM dimulai dari kelas III sampai kelas VI, dan Komputer mulai dari kelas IV sampai kelas V. Silabus Bahasa Inggris untuk sekolah kami disusun bersama dengan guru – guru Bahasa Inggris SD Se–Kota Sawahlunto, sedangkan BAM disusun oleh guru – guru kelas berpedoman dari buku paket saja.
Keberhasilan penyelenggaraan pendidikan di SD Negeri 01 Talawi Mudik Kecamatan Talawi kota Sawahlunto dapat tercapai apabila proses pembelajaran mampu membentuk pola perilaku peserta didik sesuai dengan tujuan pendidikan, serta dapat dievaluasi melalui pengukuran dengan menggunakan tes dan non tes. Proses pembelajaran akan efektif apabila dilakukan melalui persiapan matang dan terencana dengan baik supaya dapat memenuhi :
1. Kesiapan peserta didik untuk melanjutkan kejenjang pendidikan yang lebih tinggi.
2. Kesiapan peserta didik dalam menghadapi perkembangan dunia global.
9. Personil Sekolah
Tenaga Pendidikan & Kependidikan di sekolah kami dapat dilihat pada table di bawah ini.
No Nama Jabatan Pendidikan Status Ket
1. Syamsulastri, S. Pd
SD
Kepala Sekolah
SI PGSD PNS Sertifikasi
2011
2. Asmalher, S. Pd
SD
Guru Kelas V SI PGSD PNS Sertifikasi
2010
3. Yusmaniar, S. Pd
SD
Guru Kelas VI
SI PGSD PNS Sertifikasi
2011
4. Mudrianis, S. Pd
SD
Guru Kelas I SI PGSD PNS Sertifikasi
2011
Hasibuan, S. Pd SD IV 2011
6. Ice Gusrianti, S. Pd Guru PJOK SI PNS
7. Marliyusni,S.Pd.I Guru PAI SI PGA PNS
8. Abeski Yunitdi, S.
Pd SD
Guru Kelas III
SI PGSD CPNS
9. Mega Srita Guru kelas II D II PGSD Kontra
k Daerah
10. Mira Delvira Tata Usaha SMK Honore
r Sekola
h
11. Novi Riadi, S. Pd Guru PJOK SI PGSD Kontra
k Daerah
12. Meria Rusli Guru D2 PGSD Honore
r Sekola
h
13. Afrison Jasek SMA Honore
r Sekola
h
14. Fira Laila Sari Pengelola
Perpustakaan
SMK Honore
r Sekola
BAB II
POTENSI SEKOLAH
Kerjasama sekolah dengan orang tua terjalin dengan baik,di mana setiap kegiatan sekolah selalu di dukung oleh komite dan orang tua. Permaslahan yang ada dapat diselesaikan secara musyawarah dengan seluruh warga sekolah.
SD Negeri 01 Talawi Mudik Kecamatan Talawi kota Sawahlunto memiliki sarana dan prsarana yang menunjang PBM antara lain :
a. Guru yang ahli dibidangnya
b.Gedung yang memenuhi persyaratan
c. Halaman yang luas untuk tempat siswa bermain
d. Alat peraga yang memadai
e. Lapangan olah raga yang luas tempat siswa melakukan kegiatan
f. Ruang UKS, ruang pustaka, ruang kelas yang memenuhi persyaratan dan
g. instalasi listrik serta WC yang bersih.
BAB III
PERMASALAHAN LINGKUNGAN SEKOLAH
Sampah adalah barang yang dianggap sudah tidak terpakai dan dibuang oleh pemilik/pemakai sebelumnya, tetapi masih bisa dipakai kalau dikelola dengan prosedur yang benar.Menurut kamus istilah lingkungan,sampah adalah bahan yang tidak mempunyai nilai atau tidak berharga untuk maksud biasa atau utama dalam pembikinan atau pemkaian barang rusak atau bercatat dalam pembikinan manufaktur atau materi berkelebihan atau di tolak atau buangan.Sedangkan kata bapak Dr.Tandjung,M.sc,sampah adalah sesuatu yang tidak berguna lagi,di buang oleh pemiliknya atau pemakai semula.
Penumpukan sampah disebabkan oleh beberapa factor, diantaranya adalah volume sampah yang sangat besar sehingga malebihi kapasitas daya tampung tempat pembuangan sampah akhir (TPA), pengelolaan sampah dirasakan tidak memberikan dampak positif kepada lingkungan, dan kuranganya dukungan kebijakan dari pemerintah, terutama dalam memanfaatkan produk sampingan dari sampah yang menyebabkan tertumpuknya produk tersebut di tempat pembuangan akhir (TPA).
Permasalahan sampah merupakan hal yang krusial. Bahkan, dapat diartikan sebagai masalah kultural karena dampaknya mengenai berbagai sisi kehidupan, terutama di kota besar. Berdasarkan perkiraan,volume sampah yang di hasilkan oleh manusia rata-rata sekitar 0,5 kg/perkapita/hari,sehingga untuk kota besar seperti Jakarta yang memiliki penduduk sekitar 10 juta orang menghasilkan sampah sekitar 5000 ton/hari. Bila tidak cepat ditangani secara benar, maka kota-kota besar tersebut akan tenggelam dalam timbunan sampah berbarengan dengan segala dampak negatif yang ditimbulkannya seperti pencemaran air, udara, tanah, dan sumber penyakit.
lainnya.Pengolahan sampah harus dilakukan dengan efisien dan efektif, yaitu sedekat mungkin dengan sumbernya, seperti RT/RW, sekolah, rumah tangga sehingga jumlah sampah dapat dikurangi.
BAB IV
RENCANA AKSI LINGKUNGAN
Program Reduce, Reuse, Recycle, Replace dan Replant yang dilakukan SDN 01 Talawi Mudik, telah berhasil mengubah citra sekolahnya. Dan yang paling penting siswa memiliki kepedulian terhadap kebersihan dan keindahan lingkungan sekolah.
Pada kegiatan Reduce, sekolah menerapkan pengurangan sampah plastik dan kertas untuk bungkus makanan di kantin. Kebijakan pengurangan sampah plastik dan kertas tersebut menunjukkan hasil yang signifikan dengan berkurangnya jumlah sampah yang ada di sekolah. Kegiatan pemilahan sampah di sekolah juga dilakukan dengan memilah sampah plastik, daun, dan kertas.
Program R berikutnya adalah Reuse. Kebijakan ini diimplementasikan salah satunya dengan program galonisasi di setiap kelas. Sebelum kegiatan ini berjalan, siswa membeli minuman kemasan (es bungkus) sehingga menghasilkan sampah yang cukup memusingkan kepala. Dengan program Reuse ini, disetiap kelas disediakan galon air yang dapat di isi ulang. Selain berkurangnya sampah plastik, galon tersebut dapat digunakan kembali sehingga tidak menyumbangkan banyak sampah.
Recycle adalah program 5 R yang berikutnya. Program ini berhubungan dengan pemilahan sampah di sekolah. Dengan adanya pemilahan sampah, sampah dapat dikelola dengan baik menurut jenisnya. Untuk sampah plastik sekolah mendaur ulang untuk dibuat berbagai kerajinan. Sampah kertas di daur ulang menjadi kertas kembali, ada juga yang diolah menjadi kerajinan tangan. Sedangkan sampah daun dimanfaatkan untuk membuat pupuk kompos melalui komposter aerob dan biopori. Jadi dengan program recycle sampah di sekolah dapat teratasi
sehingga lingkungan menjadi bersih dan nyaman.
Program replace di sekolah kami diterapkan dengan cara mengganti papan tulis yang awalnya menggunakan kapur tulis dengan penggunaan whiteboard dan spidol isi ulang. Sehingga mengurangi polusi yang ditimbulkan oleh kapur tulis dan sekaligus penghematan karena dapat diisi ulang.
Kegiatan program 5 R yang terakhir adalah Replant. Kondisi sekolah yang gersang dapat diatasi dengan cara mewajibkan siswa memiliki tanaman sendiri. Perawatannya dilakukan sendiri oleh siswa. Jika tanamannya mati mereka harus menanam kembali. Dengan program tersebut selain melatih siswa peduli terhadap lingungan, sekolah pun terlihat hijau dan
menciptakan suasana sekolah yang nyaman, tidak panas.
BAB V
ANALISIS TUJUAN PROGRAM ADIWIYATA
A. Manfaat Dari Program Adiwiyata adalah
1. Merubah perilaku warga sekolah untuk melakukan budaya pelestarian lingkungan.
2. Meningkatkan efisiensi dalam pelaksanaan kegiatan operasional sekolah.
3. Meningkatkan penghematan sumber dana melalui pengurangan sumber daya dan energi.
4. Meningkatkan kondisi belajar mengajar yang lebih nyaman dan kondusif bagi semua warga
sekolah.
5. Menciptakan kondisi kebersamaan bagi semua warga sekolah.
6. Dapat menghindari berbagai Resiko Dampak Lingkungan di wilayah sekolah.
7. Menjadi tempat pembelajaran bagi generasi muda tentang pemeliharaan dan pengelolaan
lingkungan hidup yang baik, dan benar.
8. Mendapat penghargaan sekolah Adiwiyata Tingkat Kota Surabaya, PrJawa Timur dan Tingkat
Nasional
B. Tujuan program Adiwiyata
Tujuan Program Adiwiyata ini dimaksudkan untuk menciptakan kondisi sekolah yang baik untuk menjadi tempat pembelajaran dan penyadaran bagi warga sekolah, sehingga dikemudian hari warga sekolah dapat ikut bertanggung jawab dalam upaya menyelamatkan lingkungan hidup dan pembangunan yang berkelanjutan.
1. Meningkatkan efisiensi dalam pelaksanaan operasional sekolah dan penggunaan berbagai
pengelolaan lingkungan hidup yang baik dan benar.
7. Menciptakan sekolah yang bisa menjadi tempat pembelajaran dan penyadaran betapa
pentingnya menjaga lingkungan. Sehingga di kemudian hari warga sekolah tersebut dapat ikut bertanggung jawab dalam upaya-upaya penyelamatan lingkungan hidup dan pembangunan berkelanjutan.
C.Rumusan kegiatan
A. Pengembangan Kebijakan Sekolah Peduli dan Berbudaya Lingkungan.
Tujuan Kegiatan Sasaran Output Waktu
I II III IV
2. Sosialisasi visi dan misi dan misi sekolah Adiwiyata 2. Mengembangkan
KTSP
dan RPP Silabusdan RPP
(Dokumen. 2)
dan Guru tersusun sesuai
dengan juklak
penerapan PLH bendera senin
sekolah sekolah mengerti
tentang pengenerapan PLH
6. Mengupayakan efisiensi penggunaan air, listrik, ATK, plastik dan bahan lainnya 5. Tinta spidol
Warga peraturan /tata tertib terciptanya lingkungan yang bersih dan sehat
1. Menyusun
anggaran untuk
B. Pengembangan Kurikulum Berbasis Lingkungan Hidup
Tujuan Kegiatan Sasaran Output Waktu
I II III IV 1. Melaksanakan
PBM PLH yang berbasis pada tema lingkungan Matpel IPA dan IPS dapat dilaksanakan 1. Pelaksanaan
PBM secara monolitik pada mulok PLH
1. Melaksanaan PBM Matpel IPA pada materi isu lokal
Kepsek, Guru, dan Siswa
PBM secara monolitik pada mulok PLH
1. Melaksanaan PBM Matpel IPA pada materi isu global
Kepsek, Guru, dan Siswa
PBM secara monolitik pada mulok PLH dapat
dilaksanakan 4. Mengembangkan
pengamatan dan
sumber belajar lain tentang LH
Memanfaatkan media yang ada di media yang ada di perpustkaan maupun lingkungan sekolah 6. Ekstra kurikuler
menghasilkan
3. Membuat topeng kertas,
4. Membuat kerajinan palstik bekas,
5. Membuat taplak dari kain percah.
Guru, dan Siswa
Menghasilkan suatu karya
C. Pengembangan Kegiatan Lingkungan Berbasis Partisipatif
Tujuan Kegiatan Sasaran Output Waktu
1. Mendukung
pembiasaan berperilaku berbudaya lingkunan
Siswa terbiasa berperilaku berbudaya lingkunan hidup
2. Melibatkan masyarakat dalam kegiatan
lingkungan hidup atas prakarsa sekolah ada, Pohon langka telah tertanam, pengelolaan sampah sudah berjalan.
3. Melibatkan masyarakat dalam kegiatan
lingkungan hidup atas prakarsa pihak lain
1. Sosialisasi Lomba lukis
Siswa Siswa memahami
4. Menjalin kemitraan dengan pihak luar (institusi terkait, pihak swasta/LSM)
D. Pengembangan dan atau Pengelolaan Sarana Pendukung Sekolah yang ramah Lingkungan.
Tujuan Kegiatan Sasaran Output Waktu
I II III IV
1. Melaksanakan kegiatan eksrakurikkuler dan kokurikuler
2. Melaksanakan Jumat Bersih
3. Melaksanakan Penanaman Pohon
4. Penghijauan
7. Seminar LH
1. Pengaturan Cahaya Kelas, 2. Pengaturan Ventilasi
Udara Alami,
3. Pengaturan Penerangan, 4. Pengaturan Penempatan
Wastfel,
5. Pengaturan Biopori, 6. Pengaturan Pohon
Peneduh.
7. Pengelolaan Komposter
Warga
4. pembersihan sekitar kelas oleh siswa dan guru, 5. Pengadaan, pemeliharaan,
dan perbaikan sanitasi dan drainase 5. bahan lainnya.
5. Mengelola kantin yang sehat dan bersih
1. Penempatan Lokasi Kantin (Tidak Dekat Wc/Tps) 7. Penyediaan Tempat
Sampah Terpisah 8. Penyediaan Tempat
Pencucian
9. Pengawasan Makanan Kantin Himbauan Makanan Sehat
Warga sekolah
Terjamin, mutu makanan yang dijual,
Penempatan Lokasi kantin yang sesuai prosedur, serta pemeriksaan berkala kualitas makanan. 6. Pengelolaan
sampah untuk menunjang kebersihan dan kesehatan lingkungan.
Penyediaan tempat sampah di kelas,
1. kantor, 2. kantin,
3. perpustakaan,
4. laboratorium, di TPA sementara.
Warga sekolah