• Tidak ada hasil yang ditemukan

MENELUSURI MAKNA PUISI DAS NACHTLIED KARYA FRIEDRICH WIILHELM NIETZSCHE: ANALISIS SEMIOTIKA RIFFATERRE SKRIPSI

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "MENELUSURI MAKNA PUISI DAS NACHTLIED KARYA FRIEDRICH WIILHELM NIETZSCHE: ANALISIS SEMIOTIKA RIFFATERRE SKRIPSI"

Copied!
140
0
0

Teks penuh

Referensi

Dokumen terkait

Sumber data dalam penelitian ini adalah sumber data primer, berupa lima puisi, yaitu Celana 2,Bayi di Dalam Kulkas, Tukang Cukur, Bulu Matamu: Padang Ilalang, dan

Teknik pengumpulan data dalam penelitian kualitatif, peneliti sendiri merupakan alat pengumpul data (human instrument). Manusia sebagai sumber dapat memanfaatkan

Teknik uji keabsahan data menggunakan metode triangulasi. Data yang terkumpul dianalisis dengan menggunakan metode analisis deskriptif kualitatif. Berdasarkan

Menurut Sugiono, penelitian kualitatif yaitu penelitian dimana peneliti ditempatkan sebagai instrument kunci, lalu pada teknik pengumpulan data dapat dilakukan

Instrument penelitian adalah peneliti sendiri (human instrument) atau peneliti sendirilah yang bertindak dalam memperoleh data yang valid. Instrumen Penelitian disusun dengan

Metode penelitian pada puisi “Aku Ingin” karya Sapardi Djoko Damono yaitu menggunakan metode kualitatif dan pendekatan semiotika dengan pengkajian “isi” yang ada didalam puisi

Metafora adalah sebuah gambaran yang sangat sering muncul dengan dua gambaran atau bentuk yang berbeda yang melebur menjadi sebuah makna yang baru. Melalui sisipan kata yang

Analisis semiotika Riffaterre dengan menggunakan objek antologi puisi ‘‘Nur ein Duft und Windeswegen‘‘ ini baru pertama kali dilakukan, karena penelitian ini