• Tidak ada hasil yang ditemukan

Gambar 3. 1 Peta Terminal Bus Kertajaya Mojokerto

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Gambar 3. 1 Peta Terminal Bus Kertajaya Mojokerto"

Copied!
8
0
0

Teks penuh

(1)

24 BAB III

METODE PENELITIAN

3.1 Lokasi penelitian

Pada bab ini penulis memberikan gambaran kecil pada kota Mojokerto yang merupakan sebuah kota yang berada di Provinsi Jawa Timur. Kota Mojokerto dapat disebut dengan salah satu dari beberapa kota yang masuklah pada wilayah dalam lingkungan yang berkawasan metropolitan dari kota Surabaya, yaitu Gerbang Kertosusila. Hal khusus yang di dapatkan di kota ini, Mojokerto merupakan julukan suatu kota dengan luas wilayah terkecil yang ada di Indonesia. Dikarenakan Wilayah Kota Mojokerto berbatasan langsung dengan Kabupaten Mojokerto.

Gambar 3. 1 Peta Terminal Bus Kertajaya Mojokerto 3.2 Diagram alir

Pada gambar Diagram alir adalah Tindakan Tindakan berupa langkah inti untuk Menyusun suatu kegiatan dari setiap pengerjaannya yang dituliskan seperti pada gambar 3.2

(2)

3.3 Pengerjaan diagram alir sebagai pengerjaan tugas akhir 3.3.1 Studi literatur

Dalam Studi literatur biasanya terdapat rangkaian suatu kegiatan yang berkaitan dengan pengumpulan data berupa data pustaka , yang mana penulis diwajibkan untuk membaca dan mencatat, serta mengelola bahan penelitian.yang dapat membantu pengerjaan dari tugas akhir tersebut

Studi literatur

Survei pendahuluan

Pengumpulan Data

Data Sekunder - Peta lokasi terminal

- Jumlah Penumpang Per tahun - standar penyelenggaraan pelayanan terminal

Data primer

- Data fisik terminal kertajaya - kuesioner : identitas dan preferensi responden - Data dokumentasi terminal

Pembahasan

Kesimpulan Dan Saran

selesai

Gambar 3. 2 Diagram Alir Untuk Pengerjaan Tugas Akhir Mulai

(3)

3.3.2 Survei pendahuluan

Pada tahap ini dilakukan survei pendahuluan supaya dapat melihat langsung bagaimana keadaan dari Terminal Kertajaya tersebut, seperti ruang menunggu penumpang, tempat pemberangkatan penumpang, tempat kedatangan penumpang dan lain-lain, survei ini bertujuan untuk mengetahui secara langsung bagaimana kegiatan harian dari pengguna Terminal Kertajaya tersebut.

3.3.3 Pengumpulan data

Data yang dikumpulkan di sini dibagi menjadi 2 yaitu data primer dan data sekunder

3.1.1.1 Data primer

Data primer ialah data yang didapatkan dari hasil tinjauan langsung yaitu dengan melakukan kegiatan langsung di lapangan mengamati aktivitas di Terminal Kertajaya Mojokerto dan juga memberikan kuesioner ke pengguna layanan terminal, sehingga dengan cara ini informasi yang dibutuhkan bisa diperoleh dalam penelitian nantinya, data yang diambil dapat berupa

1. Data fisik dari Terminal Kertajaya kota Mojokerto

2. Data yang dilakukan survei setiap jam berangkat kerja 07.00-09.00 dan jam pulang kerja sekitar pukul 15.00-17.00

3. Data dokumentasi dari Terminal Kertajaya Mojokerto

3.3.3.2 Data Sekunder

Data Sekunder ialah data pendukung yang diperoleh dari agensi/dinas yang berkaitan atau bisa juga didapatkan dengan cara mencari informasi yang terdapat pada buku-buku penunjang yang berkaitan dengan perkara yang akan distudikan, data yang diambil berupa

1. Denah Terminal Kertajaya kota Mojokerto 2. Banyaknya penumpang di terminal per tahun 3. Standar pelayanan penyelenggaraan terminal

(4)

3.3.4 Analisis Metode IPA

Setelah mendapatkan data berupa data primer dan data berupa data sekunder, data tersebut kemudian diproses beralaskan Peraturan Menteri Perhubungan Republik Indonesia dengan metode IPA, yaitu menghitung berat kinerja dan sub variabel yang dapat diubah dan nilai rata-rata prestasi dengan kepentingan setiap suatu variable

3.4 Kesimpulan Dan Saran

Setelah melakukan penganalisaan data dan pengolahan data, selanjutnya diambil sebuah kesimpulan dan digunakan untuk menjawab dari tujuan penulisan tugas akhir tersebut.

3.5 Sampel Penelitian

Sampel dalam penelitian biasanya dapat dikategorikan dari sebagian subjek dalam populasi yang diteliti yang mana sudah secara representif untuk mewakili suatu populasi

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pilihan dan respons terhadap tahap kepuasan dan kepentingan beberapa pelayanan di terminal, penarikan sampel pada kajian ini dilakukan dengan pengambilan sampel secara acak yaitu mengacak pengambilan sampel tanpa memperhatikan strata yang ada dalam suatu populasi, sampel ini dikaji menggunakan kajian slovin yaitu:

Dimana : n = Jumlah sampel minimal yang di perlukan

N = Jumlah Populasi

e = Kesalahan maksimum yang dapat di toleransi = 10% = 0,1

n =

55934

1+55935(0.1)2

=

99.82 ~ 100 orang

Jadi, sampel yang dibutuhkan dalam melakukan penelitian adalah sebanyak 100 orang

(5)

Dalam melakukan penelitian Dalam kajian ini, proporsi pengambilan sampel dilakukan dalam 5 hari, seperti dalam tabel 3.1

Tabel 3. 1 Proporsi pengambilan Sampel di Terminal

Sumber : Dinas Perhubungan kota Mojokerto

3.6 Metode Survey

Penelitian di sini menggunakan metode mengamati langsung datang ke terminal, di sini pengumpulan data dilakukan dengan cara sebagai berikut :

1. Kuesioner merupakan suatu cara mengumpulkan data dengan menyusun suatu daftar pertanyaan tertulis yang dibagikan kepada responden 2. Mengamati kemudahan yang ada di terminal

3.7 Peralatan Survey

Peralatan tinjauan yang akan digunakan adalah 1. Blangko pengisian kuesioner

2. Alat tulis kantor

3.8 Analisis Data

Setelah melakukan suatu penelitian data yang diharuskan ada sudah memenuhi maka data akan dianalisis dengan berlandaskan formula yang telah ditetapkan, yang mana akan menghasilkan parameter diperlukan akan diperoleh. Data ini dapat disajikan dalam bentuk suatu tabel dengan berdiagram dengan menaganlisis dengan metode data yang digunakan dalam kajian ini adalah aturan analisis Prestasi Kepentingan (IPA) Metode ini terdiri daripada komponen yang tersedia terdiri 2 macam komponenen yaitu untuk menganalisis suatu kuadran dan

(6)

juga menganalisis suatu jurang. Dengan analisis kuadran, respon pengguna terhadap variabel dapat dilihat dan diplotkan berdasarkan tahap kepentingan dan prestasi variabel. Sementara itu, analisis tidak selalu digunakan untuk melihat prestasi variabel dan jangkauan pengguna terhadap variabel tersebut. (Martila & James, 1977)

Bobot penilaian menggunakan skala yang digunakan adalah skala Likert dengan 5 tahap seperti yang digambarkan dalam jadwal 3.2

Tabel 3. 2 Bobot Penilaian

Sumber : Tatang M.Amirin, 2010

Dari hasil perhitungan tahap kepentingan dan tingkat kinerja di atas maka akan menghasilkan perhitungan tahap kesesuaian dan setelah itu hasilnya akan dipetakan melalui diagram Cartesian untuk mengetahui keutamaan setiap atribut.

Selanjutnya, sumbu X mendatar akan diisi dengan skor perspektif, sementara sumbu Y akan diisi dengan skor tahap harapan dalam hal ini penyederhanaan formula untuk setiap atribut menggunakan persamaan 6 dan persamaan 7 seperti berikut:

(7)

diberikan yakni dengan cara membuat peta kedudukan kepentingan-prestasi, yang merupakan diagram Cartesian dibagi menjadi empat kotak dan dibatasi oleh dua garis bersilang tegak lurus seperti yang ditunjukkan pada Gambar 3.3.

Gambar 3. 3 Diagram Analisi Kuadran

Berikut ini merupakan pengalokasian dari bentuk diagram analisis kuadran yang ada pada gambar 3.3

● kuadran pertama

jikalau suata layanan elemen diposisikan dalam kuadran 1, bermakna elemen ini mempunyai suatu kepentingan yang diperioritaskan tinggi dan kepuasan rendah. Dalam keadaan seperti ini, kepentingan suatu pengguna layanan dalam bentuk faktor yang dapat memengaruhi layanan berada pada tahap tinggi (dianggap penting), sedangkan dari segi kepuasan, karena pengguna layanan merasa tidak puas dengan layanan tersebut, sehingga pengguna layanan tersebut menuntut peningkatan kualitas layanan tersebut.

● kuadran kedua

Apabila elemen layanan terletak dalam kuadran 2, bermaksud bahwa elemen ini mempunyai kepentingan layanan yang tinggi dengan tahap kepuasan

Sumber : Supranto (2001) (2001)

(8)

layanan yang tinggi. Keadaan seperti ini dapat ditafsirkan bahwa faktor yang memengaruhi layanan dianggap penting dan menjadi kelebihan penyedia layanan, dan kepuasan pengguna layanan juga dipenuhi (pengguna layanan sudah puas dengan pelayanan yang ada). Dalam kasus seperti ini, pengurus penyedia layanan diharapkan dapat menjaga performa mereka dalam bentuk kualitas atau prestasi layanan dengan baik.

● kuadran ketiga

Sementara itu, jika elemen layanan berada dalam kuadran 3, hal ini berarti elemen tersebut mempunyai kepentingan layanan yang rendah dan kepuasan layanan yang rendah. Keadaan seperti ini bermaksud bahwa faktor yang berkaitan dengan kualitas layanan dianggap tidak signifikan oleh pengguna layanan dan prestasi penyedia layanan biasa sehingga pengguna layanan tidak berpuas hati dengan layanan yang diberikan oleh penyedia layanan. Meningkatkan kualitas layanan dalam keadaan seperti ini tidak terlalu mendesak sehingga menjadi keutamaan yang rendah dalam peningkatan layanan.

● kuadran keempat

elemen pelayanan yang ada pada kuadran 4 yang mempunyai kepentingan pelayanan relatif kecil dan tingkat rasa puas pelayanan dibandingkan lebih tinggi, bermaksud dengan syarat seperti ini faktor penyebab yang dapat memengaruhi layanan tidak penting bagi pengguna layanan. Pengguna layanan merasakan layanan itu didapatkan lebih dari pada yang diharapkan oleh pengguna jasa (dibesar-besarkan) jadi tidak ada keperluan lagi peningkatan layanan dari penyedia layanan.

3.9 Variabel Atribut

Dalam Variabel Atribut apabila ingin mengetahui tingkat suatu pelayanan dalam terminal maka digunakan 5 jenis pelayanan yakini dalam kesehatan,keamanan,keselamatan keamanan dan keteraturan serta kemudahan dan keterjangkauan

Gambar

Gambar 3. 1 Peta Terminal Bus Kertajaya Mojokerto  3.2  Diagram alir
Gambar 3. 2 Diagram Alir Untuk Pengerjaan Tugas Akhir Mulai
Tabel 3. 1 Proporsi pengambilan Sampel di Terminal
Tabel 3. 2 Bobot Penilaian
+2

Referensi

Dokumen terkait