i
HASIL ANALISIS TABULASI QUESTIONNAIRE
PELAKSANAAN KULIAH KERJA NYATA (KKN)
Dilaksanakan di Kecamatan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung Periode Januari s/d Februari 2016
Oleh :
PANITIA PELAKSANA
PUSAT PENELITIAN DAN PENGABDIAN MASYARAKAT (P3M) &
ii
UNIVERSITAS PENDIDIKAN NASIONAL (UNDIKNAS)
DENPASAR
2016
HASIL ANALISIS TABULASI QUESTIONNAIRE
PELAKSANAAN KULIAH KERJA NYATA (KKN)
Dilaksanakan di Kecamatan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung Periode Januari s/d Februari 2016
Oleh :
PANITIA PELAKSANA
PUSAT PENELITIAN DAN PENGABDIAN MASYARAKAT (P3M) &
DIREKTORAT PENJAMINAN MUTU & AKREDITASI (PEMA)
UNIVERSITAS PENDIDIKAN NASIONAL (UNDIKNAS)
DENPASAR
iii
TANDA PENGESAHAN
Hasil Analisis
Tabulasi Questionnaire Pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Dilaksanakan di Kecamatan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung
Periode Januari s/d Februari 2016
Oleh :
PANITIA PELAKSANA PUSAT PENELITIAN
DAN PENGABDIAN MASYARAKAT (P3M) &
DIREKTORAT PENJAMINAN MUTU & AKREDITASI (PEMA)
Kepala Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Ketua Pelaksana
Denpasar, 14 Maret 2016 Direktur Direktorat PEMA
(I Nyoman Ngurah Suwarnatha, S.H., LL.M.) NIP. 19800317 200501 1 002
Ni Ketut Elly Sutrisni,S.H.,M.M. NPP : 02.88.04.066
Mengesahkan A.n. Rektor
Direktur Direktorat AKSI
(Dr. Nyoman Sri Subawa, S.T.,S.Sos.,M.M.) NIP : 197008282005011001
iv
KATA PENGANTAR
Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Pendidikan Nasional merupakan salah satu wujud pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang semakin nyata dirasakan manfaatnya baik bagi mahasiswa, maupun masyarakat khususnya yang ada di pedesaan. Melalui KKN yang kegiatannya dilaksanakan secara terpadu antara perguruan tinggi, pemerintah dan masyarakat diharapkan akan banyak membantu dalam usaha mempercepat pembangunan masyarakat di pedesaan guna pemerataan pembangunan itu sendiri.
Bagi mahasiswa KKN merupakan kesempatan melakukan latihan penerapan dan pengalaman pengetahuan dan teknologi yang diperoleh di bangku kuliah secara terpadu dilapangan, menambah pengalaman melihat langsung permasalahan yang ada di desa sesuai bidang ilmu yang ditekuni. Bagi Dosen pembimbing akan memperoleh berbagai kasus yang berharga sebagai bahan masukan dalam perkuliahan dan penelitian. Sedangkan bagi Pemerintah dan masyarakat desa lokasi KKN diharapkan juga dapat memetik manfaat sebanyak-banyaknya dengan melakukan kerjasama dengan mahasiswa untuk melaksanakan pembangunan di desa.
Melihat interaksi antara mahasiswa dan masyarakat dalam kegiatan KKN oleh Universitas Pendidikan Nasional (Undiknas) Denpasar yang telah terlaksana sejak Tahun Akademik 1983/1984, maka Pusat Penelitian dan
v
Pengabdian Masyarakat (P3M) bersama Direktorat Penjaminan Mutu dan Akreditasi (PEMA) Universitas Pendidikan Nasional menyebarkan
questionnaire kepada masyarakat yang bertujuan untuk mengevaluasi
kepuasan masyarakat terhadap pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata Universi tas Pendidikan Nasional Denpasar.
Denpasar, Maret 2016 Direktur Direktorat PEMA
Ni Ketut Elly Sutrisni,S.H.,M,M
6 BAB I PENDAHULUAN
1.1. Sejarah Singkat KKN Undiknas
KKN Undiknas mulai dilaksanakan pada tahun 1983/1984 yang bersifat wajib. Kurikulum mulai ditingkatkan secara terpadu sesuai dengan kebutuhan mahasiswa dilapangan. Sosialisasi lebih ditingkatkan baik kedalam maupun keluar
Ke dalam dengan mengadakan sosiaalisasi ke fakultas-fakultas untuk memberikan informasi kepada mahasiswa betapa kehadiran dan peranan mahasiswa di desa sangat dibutuhkan oleh masyarakat pedesaan dalam rangka pembangunan bangsa yang sedang giat-giatnya dilaksanakan. Dengan terjunnya mahasiswa ke desa akan mendapatkan pengalaman yang sangat berharga bagi dirinya dan almamaternya. Hal ini sekaligus menjadikan mahasiswa tersebut akan mempunyai sikap yang lebih matang sebagai calon sarjana.
Sosialisasi keluar dengan mengadakan sosialisasi ke dinas-dinas terkait baik pemerintah kabupaten/kota maupun propinsi. Disamping itu ada beberapa instansi yang dilibatkan dalam memberikan materi pembekalan. Pada tahun 1998 Undiknas merubah pola KKN menjadi KKN di Desa dan di Perusahaan. Pada tanggal 10 Juli 2007 dilaksanakan Raker pimpinan Lembaga Penelitian & Pengabdian Masyarakat yang mengundang 98 Universitas yang hadir di Dikti
7
dan kemudian memutuskan KKN kembali ke Desa dengan paradigma baru yang disebut KKN P3M (Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat).
Menindaklanjuti keputusan bersama melalui Dikti, kemudian Universitas Pendidikan Nasional mengeluarkan SK Rektor No: 407/II-4/Und/XI/2006 memutuskan Pengabdian pada Masyarakat dibagi menjadi 2 yaitu KKN dan PKL, yang selanjutnya untuk pelaksanaannya dikoordinir oleh Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P3M) Universitas Pendidikan Nasional.
1.2. Visi dan Misi Bidang Pengabdian Pada Masyarakat a. Visi.
Menjadikan Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Undiknas sebagai lembaga yang berperan aktif dan terdepan di bidang pengabdian pada masyarakat, serta berperan aktif dalam peningkatan peradaban, ilmu pengetahuan, teknologi dan seni yang menghasilkan lulusan bermoral Pancasila dan mampu memecahkan masalah kemasyarakatan serta mampu bersaing.
b. Misi.
1) Menyelenggarakan proses pengabdian pada masyarakat untuk membantu pembangunan desa yang berorientasi pada peningkatan kesadaran masyarakat dalam rangka mencapai desa yang berswadaya sehingga mampu meningkatkan daya saing desa.
2) Mengembangkan dan menyebarluaskan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni serta mengupayakan pemanfaatan untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat, sehingga memperkaya kebudayaan Nasional.
8
1.3. Tujuan Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Pendidikan Nasional a. Tujuan Umum
Secara umum Kuliah Kerja Nyata Universitas Pendidikan Nasional mempunyai empat tujuan, yaitu:
1) Mahasiswa memperoleh pengalaman belajar yang berharga, melalui keterlibatan dalam masyarakat yang secara langsung menemukan, merumuskan, memecahkan dan menanggulangi permasalahan pembangunan secara pragmatis dan multidisipliner.
2) Mahasiswa dapat memberikan pemikiran berdasarkan ilmu, teknologi dan seni dalam upaya untuk menumbuhkan, mempercepat gerak serta mempersiapkan kader kader pembangunan.
3) Supaya perguruan tinggi dapat menghasilkan sarjana pengisi tekno stuktur dalam masyarakat yang lebih menghayati kondisi, garak dan permasalahan yang kompleks yang dihadapi oleh masyarakat dalam melaksanakan pembangunan. Dengan demikian hasilan perguruan tinggi secara relatif menjadi siap pakai dan terlatih dalam menanggulangi permasalahan pembangunan secara lebih pragmatis dan multi disipliner.
4) Meningkatkan hubungan antara perguruan tinggi dengan pemerintah daerah, instansi teknis dan masyarakat,
9
sehingga perguruan tinggi dapat lebih berperan dan menyesuaikan kegiatan pendidikan serta penelitiannya dengan tuntutan nyata dari masyarakat yang sedang membangun.
b. Tujuan Khusus
Meningkatkan kelestarian, pembinaan dan pengembangan kebudayaan dalam rangka menunjang pembangunan terutama disektor pertanian, pariwisata dan industri kecil/kerajinan. Meningkatkan kecerdasan mahasiswa sesuai dengan Motto Universitas Pendidikan Nasional yaitu
“Accelerate Your Quality Improvement for Better Future”. 1.4 Sasaran dan Manfaat KKN
Kuliah Kerja Nyata Universitas Pendidikan Nasional mempunyai tiga kelompok sasaran, yaitu mahasiswa, masyarakat bersama Pemerintah Daerah Kabupaten dan Universitas Pendidikan Nasional.
1.4.1. Mahasiswa Universitas Pendidikan Nasional.
a. Memperdalam pengertian terhadap cara berpikir dan bekerja secara interdisipliner, sehingga dapat menghayati adanya ketergantungan kaitan dan kerjasama antar sektor.
b. Memperdalam pengertian dan penghayatan terhadap kemanfaatan ilmu, teknologi dan seni yang dipelajarinya bagi pelaksanaan pembangunan.
10
c. Memperdalam pengertian dan penghayatan mahasiswa terhadap kesulitan yang dihadapi oleh masyarakat dalam melaksanakan pembangunan.
d. Memperdalam pengertian dan penghayatan mahasiswa terhadap seluk beluk keseluruhan dari masalah pembangunan dan perkembangan masyarakat.
e. Mendewasakan cara berpiki rserta meningkatkan daya penalaran mahasiswa dalam melakukan penelahaan, perumusan dan pemecahan masalah secara pragmatis ilmiah. f. Memberikan ketrampilan kepada mahasiswa untuk
melaksanakan pembangunan dan pengembangan masyarakat berdasar ilmu, teknologi dan seni secara interdisipliner atau antar sektor.
g. Membina mahasiswa menjadi motivator, dinamisator dan problem solver.
h. Memberikan pengalaman belajar dan bekerja sebagai kader pembangunan sehingga terbentuk sikap dan rasa cinta terhadap kemajuan masyarakatnya.
i. Melalui pengalaman bekerja dalam melakukan penelaahan, merumuskan dan memecahkan masalah secara langsung, akan lebih menumbuhkan sifat profesionalisme dalam diri mahasiswa
11
dalam arti peningkatan keahlian, tanggung jawab maupun rasa kesejawatan.
1.4.2. Masyarakat dan Pemerintah Daerah Kabupaten.
a. Memperoleh bantuan pemikiran dan tenaga, ilmu, teknologi dan seni dalam merencanakan dan melaksanakan pembangunan. b. Memperoleh cara- cara baru yang dibutuhkan untuk
merencanakan, merumuskan dan melaksanakan pembangunan. c. Memperoleh pengalaman dalam menggali serta menumbuhkan potensi swadaya masyarakat sehingga mampu berpartisi pasi aktif dalam pembangunan.
d. Terbentuknya kader- kader penerus pembangunan didalam masyarakat sehingga terjamin kelanjutan upaya pembangunan. e. Memanfaatkan bantuan tenaga mahasiswa untuk melaksana kan
program dan proyek pembangunan yang berada di bawah tanggung jawabnya.
1.4.3. Universitas Pendidikan Nasional
a. Memperoleh umpan balik sebagai hasil pengintegrasian mahasiswanya dengan proses pembangunan di tengah tengah masyarakat, sehingga kurikulum materi perkuliahan dan pengembangan ilmu yang diasuh di Perguruan Tinggi dapat lebih disesuaikan dengan tuntutan nyata dari pembangunan.
12
b. Memperoleh berbagai kasus yang berharga yang dapat digunakan sebagai contoh dalam memberikan materi perkuliahan dan menemukan berbagai masalah untuk pengembangan penelitian.
c. Memperoleh masukan dari kegiatan mahasiswa, dapat menelaah dan merumuskan keadaan/kondisi nyata masyarakat yang berguna bagi pengembangan ilmu, teknologi dan seni, serta dapat mendiagnosa secara tepat kebutuhan masyarakat sehingga ilmu, teknologi dan seni yang diamalkan dapat sesuai dengan tuntutan nyata.
d. Meningkatkan, memperluas dan mempererat kerja sama dengan instansi di pemerintah Kabupaten/kota melalui rintisan kerja sama dari mahasiswa yang melaksanakan KKN.
1.5 SIFAT DAN STATUS
Sifat dan status KKN Universitas Pendidikan Nasional adalah Intrakurikuler wajib dengan bobot 2 SKS sesuai dengan pedoman pelaksanaan KKN yang ditetapkan dengan SK Rektor No: 407/II -4/Und/XI/2006
1.6 JUMLAH MAHASISWA PESERTA DAN FREKWENSI KKN
a. Jumlah mahasiswa peserta KKN Universitas Pendidikan Nasional tidak dibatasi.
13
c. Semua persiapan dalam pelaksanaan KKN akan diatur oleh Panitia Pelaksana KKN yang ditetapkan dengan SK Rektor dengan koordinasi dibawah P3M.
14 BAB II
HASIL ANALISIS TABULASI DATA
A. Pelaksanaan KKN Universitas Pendidikan Nasional Denpasar
Melihat keberadaan kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Pendidikan Nasional yang telah terlaksana sejak Tahun 1983/1984, tentunya mendapatkan berbagai pandangan; baik yang berasal dari mahasiswa Universitas Pendidikan Nasional itu sendiri, maupun masyarakat lokal tempat terlaksananya kegiatan tersebut. Berbagai pandangan dan pendapat tersebut merupakan referensi untuk dapat mengetahui efektivitas Kuliah Kerja Nyata (KKN) di masyarakat sehingga mampu digunakan untuk dapat memperbaiki dan meningkatkan kualitas pengabdian kepada masyarakat. Berdasarkan hal tersebut, maka Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat bersama-sama dengan Lembaga Penjamin Mutu dan Akreditasi Undiknas melakukan survey yang dilakukan dengan cara menyebarkan questionnaire kepada mahasiswa dan masyarakat pada Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Undiknas Tahun 2015/2016 di Kecamatan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung.
Pelaksanaan penyebaran questionnaire dilakukan pada acara penutupan rangkaian Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Pendidikan Nasional yang dilaksanakan di Wantilan Pura Dalem Ped, Desa Ped, Kecamatan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung. Dalam survey yang dilaksanakan oleh Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, melibatkan
15
70 responden dari masyarakat yang hadir dalam acara penutupan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Pendidikan Nasional Denpasar.
Berdasarkan hasil data yang ditabulasi dari questionnaire untuk masyarakat, maka dilakukan analisis untuk dapat mengukur tingkat kepuasan masyarakat terhadap pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Pendidikan Nasional (Undiknas) Denpasar yang diejawantahkan ke dalam Analisis Kepuasan Masyarakat Terhadap Pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Pendidikan Nasional.
B. Analisis Kepuasan Masyarakat Terhadap Pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Pendidikan Nasional
Penyebaran questionnaire kepada masyarakat, dilakukan untuk mengevaluasi kemanfaatan dan pelaksanaan kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Pendidikan Nasional yang dilaksanakan di Kecamatan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung periode 5 Januari 2016 s/d 5 Februari 2016 (1 bulan). Dalam questionnaire yang telah disebarkan kepada masyarakat, terdapat 14 (empat belas) indicator/materi yang digunakan sebagai acuan evaluasi kegiatan KKN (lihat Tabel 2.1).
16
Tabel 2.1 Hasil Tabulasi Data Kepuasan Masyarakat Terhadap Pelaksanaan
Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Pendidikan Nasional.
NO MATERI NILAI KET
1 Gagasan program yang dikemukakan oleh Mahasiswa terhadap kebutuhan Dusun/Desa
4.44 BAIK 2 Kreativitas Mahasiswa dalam mengembangkan potensi
yang dimiliki oleh Dusun/Desa
4.27 BAIK 3 Kontribusi/manfaat program kerja Mahasiswa dalam
memajukan Dusun/Desa
4.30 BAIK 4
Efektivitas program kerja yang dibuat oleh Mahasiswa 4.21 BAIK 5 Penerapan bidang ilmu Mahasiswa terhadap permasalahan
yang terjadi di lingkungan Dusun/Desa
4.21 BAIK 6 Terbukanya peluang kerja sama untuk Dusun/Desa melalui
program kerja yang dibuat oleh Mahasiswa
4.30 BAIK 7 Interaksi Mahasiswa terhadap masyarakat di lingkungan
masyarakat
4.56 BAIK 8 Toleransi Mahasiswa terhadap masyarakat di lingkungan
masyarakat
4.51 BAIK 9 Sikap/sopan santun Mahasiswa di dalam lingkungan
masyarakat
4.67 BAIK 10 Kedisiplinan Mahasiswa dalam melaksanakan program
kerja
4.40 BAIK 11 Kekompakan/kerjasama Mahasiswa dalam pelaksanaan
program kerja di Dusun/Desa
4.50 BAIK 12 Penyelesaian permasalahan yang di hadapi oleh
Mahasiswa di Dusun/Desa
4.27 BAIK 13
Kebermanfaatan KKN Undiknas University di Dusun/Desa 4.11 BAIK 14 Keberlanjutan kerjasama KKN Undiknas University di
Dusun/Desa
4.51 BAIK
RATA-RATA 4.38 BAIK
17
Berdasarkan Tabel 2.1 maka dapat diketahui bahwa secara umum masyarakat Kecamatan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung mendapatkan tingkat kepuasan yang baik/tinggi terhadap pelaksanaan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Pendidikan Nasional Denpasar Tahun Akademik 2015/2016, dengan rata-rata nilai 4.38 (baik).
Indikator pertama yang digunakan sebagai tolak ukur dalam questionnaire adalah gagasan program yang dikemukakan oleh Mahasiswa terhadap kebutuhan Dusun/Desa, berdasarkan hasil questionnaire yang telah disebarkan, indicator ini mendapatkan nilai yang baik dengan besaran 4.44, hal ini menandakan bahwa masyarakat memberikan tanggapan mahasiswa mampu memberikan gagasan-gagasan baik untuk dapat menyusun program kerja yang sesuai dengan kebutuhan dusun/desa di Kecamatan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung. Apabila dilihat dari kreativitas Mahasiswa dalam mengembangkan potensi yang dimiliki oleh Dusun/Desa, berdasarkan hasil tabulasi data menunjukan bahwa masyarakat menganggap mahasiswa Universitas Pendidikan Nasional memiliki tingkat kreativitas yang baik untuk dapat mengembangkan potensi dusun ataupun desa tempat lokasi Kuliah Kerja Nyata (KKN), dengan nilai 4.27. Kreativitas mahasiswa di lokasi KKN ditunjukan dalam berbagai inovasi, salah satu contohnya adalah di bidang produksi pie rumput laut, disamping hal tersebut, mahasiswa Universitas Pendidikan Nasional Denpasar berkontribusi dalam menggalakan kegiatan seni yaitu dengan terlaksananya berbagai festival seni seperti Suana Festival, Batununggul Soul Spirit, dan Sakti Festival.
18
Tingginya tingkat kreativitas mahasiswa KKN Universitas Pendidikan Nasional Denpasar tentunya dilaksanakan dengan harapan agar dapat memajukan dusun atau desa tempat diadakannya KKN. Manfaat yang didapatkan oleh dusun atau desa tentu saja diarahkan untuk jangka panjang sehingga mampu menjadikan dusun-dusun atau desa di Kecamatan Nusa Penida mampu bersaing di tengah era globalosasi dan menghadapi MEA. Melihat hasil tabulasi pada Tabel 2.1 maka mahasiswa memiliki program kerja yang sangat baik dan memberikan kontribusi ataupun manfaat dalam memajukan desa dengan nilai sebesar 4.30. Terdapat berbagai program kerja yang disusun oleh mahasiswa KKN untuk dapat memberikan manfaat secara luas kepada masyarakat di Kecamatan Nusa Penida, salah satunya adalah pelaksanaan sosialisasi Bank Sampah.
Indikator keempat adalah efektivitas program kerja, efektivitas merupakan unsur pokok untuk mencapai tujuan atau sasaran yang telah ditentukan dalam program kerja KKN. Efektivitas disebut juga efektif, apabila tercapainya tujuan atau sasaran yang telah ditemukan sebelumnya. Sehingga efektivitas program dapat dijalankan dengan kemampuan operasional dalam melaksanakan program-program kerja yang sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan sebelumnya, secara komprehensif, efektivitas dapat diartikan sebagai tingkat kemampuan suatu kesatuang organisasi dalam hal ini kelompok dusun KKN untuk dapat melaksanakan semua tugas-tugas pokonya atau untuk mencapai sasaran yang telah ditentukan sebelumnya. Dalam pelaksanaan KKN di Nusa Penida,
19
mahasiswa Undiknas telah melakukan studi relevansi untuk dapat menyusun program kerja selama KKN. Menurut hasil questionnaire sebesar 4.21, maka dapat dikatakan program kerja yang telah disusun oleh mahasiswa Undiknas selama KKN telah terealisasi dengan baik.
Indikator kelima adalah penerapan bidang ilmu mahasiswa terhadap permasalahan yang terjadi di lingkungan Dusun/Desa. Tabulasi data menunjukan nilai sebesar 4.21, hal ini memperlihatkan bahwa mahasiswa Universitas Pendidikan Nasional telah mampu menyusun program kerja yang didasarkan pada bidang keilmuan sehingga dapat memberikan solusi atas permasalahan di dusun atau desa. Seperti contoh di dalam hal membangun sistem administrasi desa, mahasiswa Undiknas melalui Fakultas FISIPOL jurusan Administrasi Negara mampu menginventarisasi administrasi desa di lokasi KKN sehingga membantu aparat desa dalam menjalankan sistem operasional desa. Disamping itu, mahasiswa KKN jurusan akuntansi mampu membantu dalam membuat laporan keuangan selama pelaksanaan KKN periode 5 Januari 2016 s/d 5 Februari 2016.
Keenam, terbukanya peluang kerja sama untuk Dusun/Desa melalui program kerja yang dibuat oleh Mahasiswa. Kegiatan yang dikelola dan dilakukan mahasiswa KKN yang tergabung dalam satu kelompok kerja. Untuk dapat meningkatkan daya saing setiap desa di kecamatan Nusa Penida dapat dilakukan dengan meningkatkan kerja sama dan komunikasi di dalam dan di antara bagian sistem pemerintahan. Berdasarkan hasil survey yang telah dilakukan, melalui program KKN Universitas Pendidikan Nasional, semakin
20
terbukanya peluang kerjasama untuk dusun/desa dengan berbagai pihak di luar kecamatan Nusa Penida. Hal ini dapat dilihat dari penilaian masyarakat sebesar 4.30, melalui KKN maka akan membuka koneksi masyarakat Nusa Penida terhadap berbagai pihak, sebagai contoh adalah terjalinnya kerjasama Desa Suana dengan pihak Perwatusi dan Dusun Jurangpait yang merupakan lokasi dilaksanakannya Hibah Desa.
Ketujuh, Interaksi Mahasiswa terhadap masyarakat di lingkungan masyarakat Interaksi sosial dapat diartikan sebagai hubungan-hubunga n sosial yang dinamis. Hubungan sosial yang dimaksud dapat berupa hubungan antara individu yang satu dengan individu lainnya, antara kelompok yang satu dengan kelompok lainnya, maupun antara kelompok dengan individu. Dalam interaksi juga terdapat simbol, di mana simbol diartikan sebagai sesuatu yang nilai atau maknanya diberikan kepadanya oleh mereka yang menggunakannya. Interaksi mahasiswa dengan masyarakat lokal dikategorikan baik dengan nilai 4,56. Hal ini menunjukan mahasiswa mampu berbaur dan berinteraksi dengan masyarakat dan meninggalkan batasan antara mahasiswa-masyarakat selama Kuliah Kerja Nyata (KKN).
Kemajemukan atau pluralitas merupakan suatu gejala sosial yang umum ditemui disetiap kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara, diakui atau tidak, disadari atau tidak. Indonesia, sebagai negara kepulauan, sejak awal sudah mentasbihkan diri sebagai bangsa yang multi ras, multi etnik, multi agama, dan multi kebudayaan. Kemajemukan dan pluralitas
21
masyarakat Indonesia, dapat dilihat secara horisontal maupun vertikal. Secara horisontal, masyarakat Indonesia dapat dikelompokkan menurut agama, ras, etnis, budaya, dan lokalitas. Secara vertikal, masyarakat Indonesia dapat dibedakan menjadi golongan atas, golongan menengah, dan golongan bawah. Melalui kegiatan KKN, mahasiswa KKN Undiknas memiliki toleransi terhadap masyarakat di lingkungan masyarakat sebesar 4.51. Melihat angka tersebut maka dapat disimpulkan bahwa mahasiswa KKN Undiknas mampu mengesampingkan berbagai perbedaan dalam pelaksanaan KKN di Kecamatan Nusa Penida Kabupaten Klungkung.
Disamping toleransi, sikap/sopan santun Mahasiswa di dalam lingkungan masyarakat merupakan suatu hal yang menjadi perhatian sangat penting, bagaimana mahasiswa mampu berperilaku sopan di dalam masyarakat sehingga terjadi keharmonisan dalam bermasyarakat. Pentingnya sopan santun dalam bermasyarakat merupakan faktor yang sangat fundamental agar mahasiswa KKN Undiknas mampu diterima dengan baik di tengah-tengah masyarakat perdesaan. Melihat hasil sebaran questionnaire yang telah ditabulasi, sopan santun mahasiswa menunjukan angka 4.67, yang dapat dikatakan baik. Hal ini tidak dipungkiri karena Undiknas menaruh perhatian dalam mengembangkan soft skill mahasiswanya untuk dapat berbaur di tengah-tengah masyarakat, baik dengan melakukan personality development ataupun pembekalan KKN.
DIsamping sopan santun, kedisiplinan merupakan soft skil yang ditekankan untuk dapat dimiliki oleh setiap mahasiswa KKN. Disiplin
22
merupakan sikap mental yang tecermin dalam perbuatan tingkah laku perorangan, kelompok atau masyarakat berupa kepatuhan atau ketaatan terhadap peraturan, ketentuan, etika, norma dan kaidah yang berlaku. Disiplin kerja adalah sikap kejiwaan seseorang atau kelompok yang senantiasa berkehendak untuk mengikuti atau mematuhi segala peraturan yang telah ditentukan. Kedisiplinan dapat dilakukan dengan latihan antara lain dengan bekerja menghargai waktu dan biaya akan memberikan pengaruh yang positif terhadap produktivitas kerja. Kedisiplinan Mahasiswa dalam melaksanakan program kerja KKN menunjukan angka 4.40, dengan angka yang baik maka dapat diketahui bahwa mahasiswa KKN Undiknas memiliki keserusan untuk dapat mewujudkan berbagai program kerja yang telah disusun sehingga mampu mencapai tujuan yang diinginkan.
Kekompakan/kerjasama Mahasiswa dalam pelaksanaan program kerja di Dusun/Desa merupakan faktor lain yang dapat mendukung kesuksesan program kerja KKN. Dengan kekompakan antar mahasiswa dalam melaksanakan program, tentunya akan membuat program kerja tersebut selesai dalam waktu yang telah dintentukan. Penilaian dari masyarakat terhadap kekompakan mahasiswa KKN dalam melaksanakan kegiatan di dusun atau desa lokasi KKN menunjukan nilai yang baik sebesar 4.50. Hal ini memperlihatkan apresiasi masyarakat terhadap kerjasama antar mahasiswa dalam melaksanakan program kerja sangat baik. Setiap mahasiswa berperan aktif untuk dapat memajukan desa melalui program kerja yang telah disusun
23
selama KKN, dengan mengesampingkan sifat-sifat individualism yang dapat mengganggu terwujudnya program kerja.
Dalam pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) mahasiswa Universitas Pendidikan Nasional tentunya mengalami berbagai hambatan-hambatan yang kemudian menjadi permasalahan, baik yang berasal dari dalam (internal) ataupun berasal dari luar (eksternal). Untuk menyeslesaikan permasalahan tersebut tentunya dilakukan strategi-strategi yang dibuat dengan menggunakan berbagai pertimbangan di dalamnya. Berdasarkan hasil survey yang telah dilakukan kepada masyarakat menunjukan bahwa mahasiswa KKN Undiknas mampu menyelesaikan permasalahan yang ada selama kegiatan KKN dengan nilai 4,27. Hal ini menunjukan bahwa mahasiswa Undiknas mampu menjadi pribadi yang mandiri dalam menyelesaikan permasalahan yang ada dalam periode KKN (5Januari 2016 s/d 5 Februari 2016) sehingga program-program kerja yang dilaksanakan memberikan kontribusi positif bagi pengembangan potensi Kecamatan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung.
Dengan terealisasinya program sesuai dengan rancangan program kerja yang telah disusun sebelumnya, tentunya memiliki tujuan yang ingin dicapai sehingga dapat memberikan manfaat bagi masyarakat lokal Kecamatan Nusa Penida. Untuk dapat mencapai tujuan tersebut, berbagai program kerja harus dirancang dengan seksama, dan mempertimbangkan berbagai aspek, baik dari potensi lokal, peluang yang ada, meminimalisir kelemahan yang ada dan tetap memperhatikan ancaman dari luar dengan
24
menggunakan strategi yang tepat untuk dapat mencapai manfaat yang maksimal bagi kehidupan, kesejahteraan dan lingkungan yang ada. Melihat program kerja KKN dan realisasi di lokasi KKN, menunjukan bahwa menurut pendapat masyarakat, tentang kegiatan KKN Undiknas memiliki kebermanfaatan yang baik sebesar 4.11. Dengan kata lain, kegiatan KKN Undiknas memberikan manfaat bagi masyarakat Kecamatan Nusa Penida. Manfaat tersebut terealisasikan dengan perbaikan sistem administrasi desa, penggalian potensi desa, dan juga pengembangan sumber daya manusia di Kecamatan Nusa Penida.
Melihat berbagai indicator yang telah dijabarkan dan dinilai dalam questionnaire tersebut, maka indicator terakhir yang menjadi acuan adalah keberlanjutan kerjasama KKN Undiknas University di Kecamatan Nusa Penida Kabupaten Klungkung di masa yang akan datang. Berdasarkan hasil tabulasi data yang telah dianalisis, keberlanjutan kerjasama Universitas Pendidikan Nasional dengan Pemerintah Kabupaten Klungkung dalam hal ini adalah kecamatan Nusa Penida menunjukan angka yang baik sebesar 4,51. Berdasarkan hasil tabulasi data yang didapatkan, secara umum dapat dikatakan KKN Undiknas memiliki nilai yang baik, dan dapat dikatakan masyarakat Nusa Penida menerima kegiatan KKN dilaksanakan di daerahnya karena memiliki berbagai nilai-nilai positif dan manfaat dalam membangun Kecamatan Nusa Penida kedepannya (Seperti yang dapat dilihat pada Gambar 2.1).
25
Gambar 2.1
Grafik Kepuasan Masyarakat Terhadap Kegiatan KKN Universitas Pendidikan Nasional Denpasar
QUESTIONNAIRE : PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP KEGIATAN KKN UNIVERSITAS PENDIDIKAN NASIONAL (UNDIKNAS) DENPASAR DI KECAMATAN NUSA PENIDA
UNIVERSITAS PENDIDIKAN NASIONAL (UNDIKNAS) DENPASAR
GRAFIK KEPUASAN MASYARKAT TERHADAP KEGIATAN KKN
UNIVERSITAS PENDIDIKAN NASIONAL DENPASAR DI KECAMATAN
NUSA PENIDA TAHUN AKADEMIK 2015/2016
SEMESTER GANJIL 2015/20161-1,99 = Sangat Tidak Baik 2-2,99 = Tidak Baik 3-3,99 = Cukup 4-4,99 = Baik 5 = Sangat Baik 0 1 2 3 4 5
Gagasan program yang dikemukakan oleh…
Kreativitas Mahasiswa dalam mengembangkan…
Kontribusi/manfaat program kerja…
Efektivitas program kerja yang dibuat oleh… Penerapan bidang ilmu
Mahasiswa terhadap… Terbukanya peluang kerja
sama untuk Dusun/Desa… Interaksi Mahasiswa
terhadap masyarakat di… Toleransi Mahasiswa
terhadap masyarakat di… Sikap/sopan santun Mahasiswa di dalam… Kedisiplinan Mahasiswa dalam melaksanakan… Kekompakan/kerjasama Mahasiswa dalam… Penyelesaian permasalahan yang di…
Kebermanfaatan KKN Undiknas University di…
Keberlanjutan kerjasama KKN Undiknas…
NILAI RERATA
26
Sumber: Diolah dari questionnaire kepuasan masyarakat Nusa Penida, 2016
Berdasarkan grafik pada Gambar 2.1 maka dapat disimpulkan bahwa semua indicator yang digunakan sebagai acuan dalam questionnaire kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Pendidikan Nasional berada dalam rentang baik di angka 4,00-4,99 (baik). Dengan rentang angka tersebut, masyarakat kecamatan Nusa Penida menunjukan tingkat kepuasan terhadap KKN Undiknas Denpasar, baik dari segi soft skill mahasiswa, program kerja maupun realisasi kegiatan KKN di tengah-tengah masyarakat.
27 BAB III KESIMPULAN
Berdasarkan hasil analisis tabulasi questionnaire yang telah dijabarkan pada bab sebelumnya, semua indicator yang digunakan mendapatkan nilai yang baik menurut masyarakat Kecamatan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung dengan nilai rata-rata 4,38 (baik). Dengan rata-rata nilai tersebut, dapat disimpulkan bahwa masyarakat Kecamatan Nusa Penida merasa puas terhadap berbagai program kerja dan realisasinya di masyarakat. Disamping program kerja dan realisasinya di masyarakat, sikap soft skill mahasiswa Universitas Pendidikan Nasional mendapatkan nilai yang baik di masyarak at kecamatan Nusa Penida. Dengan kata lain, kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Pendidikan Nasional Denpasar dikatakan layak untuk dilanjutkan sehingga mampu meningkatkan pengembangan sumber daya manusia dan wilayah Kecamatan Nusa Penida kedepannya.
Namun, terdapat beberapa catatan yang menjadi perhatian kedepannya agar kegiatan KKN Universitas Pendidikan Nasional tetap mendapatkan nilai kepuasan yang tinggi dari masyarakat, antara lain:
1) Menyusun dan melaksanakan program kerja yang sesuai dengan biidang keilmuan serta memiliki manfaat luas dan berkesinambungan bagi masyarakat lokal;
28
2) Mampu menggali potensi wilayah ataupun masyarakat lokal untuk dapat mengembangkan lokasi KKN;
3) Melaksanakan program kerja yang berorientasi kepada pemberdayaan masyarakat lokal;
4) Menjaga kualitas soft skill dan hard skill mahasiswa Undiknas yang berdedikasi tinggi bagi pembangunan untuk dapat mengembangkan wilayah perdesaan; dan
Demikian hasil analisis tabulasi data questionnaire kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Pendidikan Nasional Denpasar yang dilaksanakan pada Tahun Akademik 2015/2016. Melalui hasil tabulasi ini, diharapkan mampu memberikan gambaran terhadap persepsi masyarakat Kecamatan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung sehingga dapat digunakan sebagai acuan untuk dapat meningkatkan kualitas kegiatan Kuliah Kerja Nyata Universitas Pendidikan Nasional di masa yang akan datang.
29
KUISIONER KEPUASAAN MAHASISWA
TERHADAP RESPON MASYARAKAT
TERKAIT DENGAN PELAKSANAAN
KKN KABUPATEN KLUNGKUNG &
KABUPATEN KARANGASESEM
PERIODE 2016/2017
Petunjuk :
Bersama ini kami mohon kesediaan Saudara untuk membantu mengisi kuisioner yang telah disiapkan dengan maksud mengevaluasi respon masyarakat terkait dengan pelaksanaan KKN di Kabupaten Klungkung & Kabupaten Karangasem. Penila ia n dilakukan terhadap aspek-aspek dalam tabel berikut dengan cara melingkari atau menyilang angka (1-5) pada kolom skor.
1 = sangat tidak baik/sangat rendah/tidak pernah 2 = tidak baik/rendah/jarang
3 = biasa/cukup/kadang-kadang 4 = baik/tinggi/sering
5 = sangat baik/sangat tinggi/selalu
NO. ASPEK YANG DINILAI SKOR
1.
Respon masyarakat terhadap kehadiran Mahasiswa di Dusun/Desa
1 2 3 4 5
2.
Membantu mengarahkan untuk memperoleh tempat
tinggal/posko KKN di Dusun/Desa 1 2 3 4 5
3.
Partisipasi dan respon masyarakat terhadap program
kerja yang dibuat oleh Mahasiswa 1 2 3 4 5
4.
Keterbukaan informasi yang diberikan oleh masyarakat
30
5.
Solusi dan pendapat terhadap kendala/masalah yang dialami oleh mahasiswa selama pelaksanaan program
kerja 1 2 3 4 5
6.
Solusi dan pendapat terhadap kendala/masalah yang
dialami mahasiswa di lingkungan masyarakat sekitar 1 2 3 4 5
7.
Aksessibilitas yang diberikan terhadap pihak-pihak terkait di Dusun/Desa (tokoh masyarakat,perangkat
desa,karang taruna, dll) 1 2 3 4 5
8.
Interaksi masyarakat terhadap mahasiswa
1 2 3 4 5
9.
Keamanan dan kenyamanan yang diberikan oleh
lingkungan masyarakat sekitar 1 2 3 4 5
10.
Kemanfaatan KKN dalam pengaplikasian bidang ilmu di
tengah masyarakat . 1 2 3 4 5
Kritik dan saran yang dapat diberikan :
_________________________________________________________________ _________________________________________________________________ _________________________________________________________________ _________________________________________________________________ _________________________________________________________________ _________________________________________________________________ Denpasar, ………..
31
KUISIONER KEPUASAAN MASYARAKAT
TERHADAP PELAKSANAAN KKN OLEH
MAHASISWA UNDIKNAS UNIVERSITY
DI KABUPATEN KLUNGKUNG &
KABUPATEN KARANGASEM
PERIODE 2016/2017
Petunjuk :
Bersama ini kami mohon kesediaan Bapak/Ibu untuk membantu mengisi kuisioner yang telah disiapkan dengan maksud mengevaluasi kinerja dan efektivitas dari mahas is wa dalam pelaksanaan KKN Undiknas University di Kabupaten Klungkung & Kabupaten Karangasem. Penilaian dilakukan terhadap aspek-aspek dalam tabel berikut dengan cara melingkari atau menyilang angka (1-5) pada kolom skor.
1 = sangat tidak baik/sangat rendah/tidak pernah 2 = tidak baik/rendah/jarang
3 = biasa/cukup/kadang-kadang 4 = baik/tinggi/sering
5 = sangat baik/sangat tinggi/selalu
NO. ASPEK YANG DINILAI SKOR
1.
Gagasan program yang dikemukakan oleh Mahasiswa
terhadap kebutuhan Dusun/Desa 1 2 3 4 5
2.
Kreativitas Mahasiswa dalam mengembangkan potensi
yang dimiliki oleh Dusun/Desa 1 2 3 4 5
3.
Kontribusi/manfaat program kerja Mahasiswa dalam
memajukan Dusun/Desa 1 2 3 4 5
4.
Efektivitas program kerja yang dibuat oleh Mahasiswa
32
5.
Penerapan bidang ilmu Mahasiswa terhadap
permasalahan yang terjadi di lingkungan Dusun/Desa 1 2 3 4 5
6.
Terbukanya peluang kerja sama untuk Dusun/Desa melalui program kerja yang dibuat oleh Mahasiswa
1 2 3 4 5
7.
Interaksi Mahasiswa terhadap masyarakat di lingkungan masyarakat
1 2 3 4 5
8.
Toleransi Mahasiswa terhadap masyarakat di lingkungan masyarakat
1 2 3 4 5
9.
Sikap/sopan santun Mahasiswa di dalam lingkungan masyarakat
1 2 3 4 5
10.
Kedisiplinan Mahasiswa dalam melaksanakan program kerja
1 2 3 4 5
11.
Kekompakan/kerjasama Mahasiswa dalam pelaksanaan
program kerja di Dusun/Desa 1 2 3 4 5
12.
Penyelesaian permasalahan yang di hadapi oleh Mahasiswa di
Dusun/Desa 1 2 3 4 5
13.
Kebermanfaatan KKN Undiknas University di Dusun/Desa
1 2 3 4 5
14.
Keberlanjutan kerjasama KKN Undiknas University di Dusun/Desa
33
Kritik dan saran yang dapat diberikan :
_________________________________________________________________ _________________________________________________________________ _________________________________________________________________ _________________________________________________________________ _________________________________________________________________ _________________________________________________________________ Denpasar, ………..