• Tidak ada hasil yang ditemukan

Komposisi Jenis dan Kelimpahan Fitoplankton Perairan Laut Riau

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Komposisi Jenis dan Kelimpahan Fitoplankton Perairan Laut Riau"

Copied!
15
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel 1. Parameter Pengukuran Kualitas Air  St  Waktu  (WIB)  pH  Kecepatan  Arus (cm/detik)  Kedalaman  (m)  Suhu  (ºC)  Salinitas (‰)  DO  (mg/L)  1  08.40  7.96  87.5  15.8  31.21  24.47  5  2  -    7.48  36  6.5  31.05  15.95  4  3  07.15    8.13  51.5
Gambar 1. Komposisi Jumlah Jenis Fitoplankton Berdasarkan Kelas pada Perairan  Laut Riau
Tabel 2. Fitoplankton yang Ditemukan pada Lokasi Penelitian
Tabel 3. Distribusi Spesies Fitoplankton pada Stasiun Penelitian
+7

Referensi

Dokumen terkait

fitoplankton pada stasiun 2 ini dikarenakan letak posisi pengamatan yang terletak pada bagian barat Pulau Maspari sehingga mendapat masukan secara langsung dari muara

Fitoplankton dengan nilai kelimpahan tertinggi terdapat pada stasiun keramba jaring apung dengan nilai 15.265,31 ind/l, sedangkan yang terendah terdapat pada stasiun bebas

Dari pengukuran DO pada setiap stasiun penelitian di Perairan Pelabuhan Benteng dengan nilai DO berkisar antara 7,29-7,72 mg/L dapat diketahui bahwa kadar DO perairan pelabuhan

Komposisi dan Keanekaragaman Fitoplankton di Perairan Laut Sekitar PLTU Nii Tanasa 481 Kabupaten Konawe Provinsi Sulawesi Tenggara.. KOMPOSISI DAN KEANEKARAGAMAN FITOPLANKTON

Nilai rata-rata kelimpahan diatom yang ditemukan setiap stasiun di perairan Meral Karimun antara 44 – 149ind/l dengan nilai rata-rata kelimpahan diatom tertinggi

Berdasarkan hasil penelitian maka dapat disimpulkan bahwa kelimpahan fitoplankton di Perairan Teluk Kodek adalah 6557 ind./l yang terdiri dari 20 spesies yang digolongkan

Nilai kandungan nitrat tertinggi terletak pada stasiun I 1,04 mg/l yaitu inlet pertemuan antara sungai Konto dan sungai Pinjal dimana daerah tersebut mempunyai

KESIMPULAN DAN SARAN Hubungan konsentrasi Nitrat dan Fosfat dengan Kelimpahan Diatom di Perairan Pantai Panipahan Nitrat tertinggi Stasiun (Pemukiman) II yaitu 0,457 dan