• Tidak ada hasil yang ditemukan

Kompilasi Seluruh Indonesia 1994 1995

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Kompilasi Seluruh Indonesia 1994 1995"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

Jl. Dr. Wahidin No. 1 Gedung D Lt. 19 Jakarta Pusat 10710

Kotak Pos 2435 JKP 10024

Kode Uraian Indonesia Propinsi Kabupaten Kota

1 JUMLAH PENDAPATAN (Tidak Termasuk UKP) 22.054.604,28 9.730.104,79 7.887.206,99 4.437.292,51

101 BAGIAN SISA LEBIH PERHITUNGAN ANGGARAN TAHUN LALU 1.061.045,15 583.203,31 236.563,45 241.278,39

102 BAGIAN PENDAPATAN ASLI DAERAH 4.568.789,80 3.010.323,91 756.824,46 801.641,43

10201 Pos Pajak Daerah 3.031.670,86 2.378.640,45 210.792,37 442.238,04

10202 Pos Retribusi Daerah 1.119.686,28 432.899,20 413.672,28 273.114,80

10203 Pos Laba Badan Usaha Milik Daerah 75.179,69 35.392,41 18.088,23 21.699,04

10204 Pos Penerimaan Dari Dinas-Dinas 127.911,41 28.390,28 34.931,58 64.589,55

10205 Pos Penerimaan Lain-Lain 3.550.371,03 135.001,57 79.340,00 3.336.029,46

103 BAGIAN BAGI HASIL PAJAK/BUKAN PAJAK 2.500.255,93 753.348,69 1.213.182,00 533.725,24

10301 Pos Bagi Hasil Pajak 1.589.006,34 476.503,78 1.077.541,54 34.961,02

10302 Pos Bagi Hasil Bukan Pajak 2.118.846,71 276.844,91 135.640,46 1.706.361,34

104 BAGIAN SUMBANGAN DAN BANTUAN 11.959.487,24 5.310.262,26 5.640.920,75 1.008.304,23

10401 Pos Sumbangan 6.740.479,65 4.020.308,25 2.667.493,77 52.677,62

10402 Pos Bantuan 4.321.724,20 1.289.954,01 2.973.426,97 58.343,22

105 BAGIAN PENERIMAAN PEMBANGUNAN 163.422,27 72.966,62 39.716,34 50.739,31

10501 Pos Pinjaman Pemerintah Daerah 99.091,89 51.771,64 39.716,34 7.603,91

10502 Pos Pinjaman Untuk Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) 142.700,70 21.194,98 0,00 121.505,73

1UKP URUSAN KAS DAN PERHITUNGAN 5.175.185,84 1.048.496,24 1.393.885,03 2.732.804,57

3 JUMLAH PENGELUARAN RUTIN (Tidak Termasuk UKP) 9.749.082,62 5.988.974,38 3.760.070,62 37,62

301 Sisa Kurang Tahun Lalu 1.739.616,90 0,00 428,53 1.739.188,38

302 Belanja Pegawai 7.000.905,41 3.990.700,50 2.598.879,83 411.325,08

303 Belanja Barang 1.168.678,79 654.563,50 414.759,03 99.356,26

304 Belanja Pemeliharaan 481.599,70 348.604,46 94.744,79 38.250,46

305 Belanja Perjalanan Dinas 379.758,91 73.579,49 76.544,00 229.635,42

306 Belanja Lain-Lain 979.948,99 566.082,19 350.399,41 63.467,39

307 Angsuran Pinjaman Serta Bunga 74.159,95 39.934,22 21.836,01 12.389,71

308 Ganjaran, Subsidi, Sumbangan 417.415,17 315.510,02 76.306,07 25.599,08

309 Pensiun Dan Bantuan 67.459,19 0,00 633,10 66.826,09

310 Pengeluaran Yang Tidak Masuk Bagian Lain 150.317,82 0,00 103.588,73 46.729,09

311 Pengeluaran Tidak Tersangka 46.166,77 0,00 21.951,13 24.215,64

3UKP URUSAN KAS DAN PERHITUNGAN 2.702.914,73 0,00 1.186.939,45 1.515.975,29

(dalam jutaan rupiah)

Format Berdasarkan Surat Menteri Dalam Negeri Nomor 903/1485/PUOD Tahun 1994

DEPARTEMEN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA

DIREKTORAT JENDERAL ANGGARAN DAN PERIMBANGAN KEUANGAN

DIREKTORAT PEMBIAYAAN DAN INFORMASI KEUANGAN DAERAH

Telepon : (021) 3849689 Faksimile : (021) 3452590

APBD Realisasi T.A. 1994/1995

(2)

Kode Uraian Indonesia Propinsi Kabupaten Kota

4 JUMLAH PENGELUARAN PEMBANGUNAN (Tidak Termasuk UKP) 6.623.661,63 2.848.402,97 3.769.057,16 6.201,50

401 Sektor Industri 48.905,77 14.212,73 10.530,96 24.162,08

402 Sektor Pertanian Dan Kehutanan 234.798,48 111.861,32 98.039,82 24.897,34

403 Sektor Sumber Daya Air Dan Irigasi 195.706,43 150.516,46 42.367,58 2.822,39

404 Sektor Tenaga Kerja 87.581,08 13.851,29 5.812,22 67.917,57

405 Sektor Perdagangan, Pengembangan Usaha Daerah, Keuangan Daerah Dan Koperasi 692.319,44 137.263,73 150.089,48 404.966,23

406 Sektor Transportasi 2.244.729,11 758.050,69 1.477.542,82 9.135,60

407 Sektor Pertambangan Dan Energi 50.019,27 21.605,41 18.265,02 10.148,83

408 Sektor Pariwisata Dan Telekomunikasi Daerah 212.045,72 43.949,42 38.330,32 129.765,99

409 Sektor Pembangunan Daerah Dan Pemukiman 767.911,01 268.869,10 430.177,32 68.864,59

410 Sektor Lingkungan Hidup Dan Tata Ruang 316.116,58 47.969,21 126.660,39 141.486,99

411 Sektor Pendidikan, Kebudayaan Nasional, Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa, Pemuda Dan Olah Raga 717.134,83 168.347,21 541.556,46 7.231,16

412 Sektor Kependudukan Dan Keluarga Sejahtera 102.965,66 3.542,77 8.264,20 91.158,68

413 Sektor Kesehatan, Kesejahteraan Sosial, Peranan Wanita, Anak Dan Remaja 589.165,98 111.564,29 202.006,02 275.595,67

414 Sektor Perumahan Dan Pemukiman 238.308,20 136.996,76 86.069,58 15.241,87

415 Sektor Agama 103.878,62 52.880,38 29.120,61 21.877,63

416 Sektor Ilmu Pengetahuan Dan Teknologi 109.326,12 62.622,26 41.256,78 5.447,09

417 Sektor Hukum 198.040,59 7.687,09 5.671,94 184.681,57

418 Sektor Aparatur Pemerintah Dan Pengawasan 790.856,05 394.166,20 389.991,35 6.698,50

419 Sektor Politik, Penerangan, Komunikasi & Media Massa 60.303,98 40.734,88 15.552,45 4.016,64

420 Sektor Keamanan Dan Ketertiban Umum 37.657,29 25.252,23 10.697,18 1.707,88

421 Subsidi Pembangunan Kepada Daerah Bawahan 328.917,79 276.459,55 40.508,73 11.949,51

422 Pembayaran Kembali Pinjaman 107.643,69 0,00 545,94 107.097,75

4UKP URUSAN KAS DAN PERHITUNGAN 4.380.679,76 7.785,90 124.114,00 4.248.779,86

5 TOTAL PENGELUARAN RUTIN DAN PEMBANGUNAN (TIDAK TERMASUK UKP) 18.234.514,08 8.837.377,35 7.529.127,79 1.868.008,95

Referensi

Dokumen terkait

As a result of the probit regressions, strong evidence emerges that the significant variables are political instability, foreign exchange reserves, domestic credit/GDP, lending

Halim, Abdul, 2000, Peradilan Agama Dalam Politik Hukum di Indonesia: Dari Otoriter Konservatif Menuju Konfigurasi Demokratis Responsif, Rajawali Pers, Jakarta..

Abdullah, Abdul Gani, Pengantar Kompilasi Hukum Islam Dalam Tata Hukum Indonesia , Jakarta: Gema Insani Press, 1994.. Abdurrachman, M., Hukum Acara Perdata , Jakarta:

Indentifikasi/Pengukura n bidang, penempelan stiker POP dan penggambaran bidang usaha peta blok Pekerjaan kantor a. Perekaman data dan.. pencetakan DHR b.

Pada umumnya sesuai dan ada beberapa yang perlu diteliti ulang. Pada umumnya

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1974 Nomor 1 dan Tambahan Lembaran Negara Republik

menyatakan tidak bersedia mengikuti Seleksi serta Pendidikan dan Pelatihan Sertifikasi Hakim Lingkungan Hidup bagi Hakim Lingkungan Peradilan Umum Seluruh Indonesia

Apabila penghasil, pemanfaat, pengumpul, pengangkut, dan pengolah limbah B3 tidak melakukan penanggulangan sebagaimana dimaksud dalam ayat (1), atau menanggulangi tetapi