• Tidak ada hasil yang ditemukan

PENINGKATAN PRODUKSI DAN KUALITAS KROTO DENGAN PEMANFAATAN KULIT PISANG KEPOK DAN USUS AYAM SEBAGAI PAKAN ALTERNATIF (Sebagai Bahan Pengembangan Petunjuk Praktikum Pada Sub Konsep Pertumbuhan dan Perkembangan Kelas VIII Semester Ganjil) - Raden Intan Repo

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2019

Membagikan "PENINGKATAN PRODUKSI DAN KUALITAS KROTO DENGAN PEMANFAATAN KULIT PISANG KEPOK DAN USUS AYAM SEBAGAI PAKAN ALTERNATIF (Sebagai Bahan Pengembangan Petunjuk Praktikum Pada Sub Konsep Pertumbuhan dan Perkembangan Kelas VIII Semester Ganjil) - Raden Intan Repo"

Copied!
105
0
0

Teks penuh

Gambar

Gambar 2. Ratu Semut Rangrang
Gambar 4. Semut Pekerja
Gambar 6. Kroto (Telur Semut Rangrang)
Gambar 7. Pisang kepok
+7

Referensi

Dokumen terkait

Perlakuan terbaik terdapat pada U1K1 (pupuk organik cair 25ml + pupuk organik padat 20gr) dengan nilai tertinggi pada jumlah daun 11, lebar daun 14 cm, panjang akar 8 cm, berat

Hasil penelitian didapat bahwa lama perendaman yang berbeda menggunakan limbah kulit nanas mempengaruhi konsentrasi asam laktat yang dihasilkan, pada perlakuan 8 dan 10 jam

Untuk penelitian lebih lanjut disarankan penanaman tidak menggunakan polybag karena akan menghambat akar tanaman dan akan menyebabkan tanaman menjadi

Hasil penelitian menunjukan Semut yang ditemukan pada wilayah kampus UIN Raden Intan lampung terdapat 9 jenis yang terdiri dari 4 genus Myrmicinae.. Genus

Berdasarkan hasil penelitian pengaruh pemberian pakan eceng gondok fermentasi terhadap pertumbuhan dan perkembangan marmut secara umum dapat dilihat pada tabel 3 yaitu

Perumusan masalah pada penelitian ini adalah apakah fermentasi kulit pisang kepok dengan Trichoderma viride berpengaruh meningkatkan kandungan protein kasar dan

Meningkatnya kandungan BK pada perlakuan A2 (50% Ba + 50% Bo) dibandingkan A1 dan A3 diduga dipengaruhi oleh komposisi substrat, hal ini disebabkan karbohidrat