• Tidak ada hasil yang ditemukan

Perkembangan Teknologi Plastik dari Mase

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "Perkembangan Teknologi Plastik dari Mase"

Copied!
6
0
0

Teks penuh

(1)

Perkembangan Teknologi Plastik dari

Masehi Sampai Millenium

Pengertian Teknologi sebenarnya berasal dari kata Bahasa Perancis yaitu “La Teknique“

yang dapat diartikan dengan ”Semua proses yang dilaksanakan dalam upaya untuk

mewujudkan sesuatu secara rasional”. Teknologi adalah keseluruhan sarana untuk

menyediakan barang-barang yang diperlukan bagi kelangsungan dan kenyamanan hidup

manusia.

Perkembangan Teknologi dari Masehi sampai Millenium sangatlah pesat.Hal ini dapat dibuktikan dengan banyaknya inovasi-inovasi yang telah dibuat di dunia ini. Sebenarnya Teknologi sudah ada sejak jaman dahulu, yaitu jaman romawi kuno. Perkembangan teknologi berkembang secara drastis dan terus berevolusi hingga sekarang.

Dalam bentuk yang paling sederhana, Perkembangan teknologi dihasilkan dari pengembangan cara-cara lama atau penemuan metode baru dalam

menyelesaikan tugas-tugas tradisional sepertibercocok tanam, membuat baju, atau membangun rumah.

Ada tiga klasifikasi dasar dari Perkembangan teknologi yaitu :

1. Perkembangan teknologi yang bersifat netral (bahasa Inggris: neutral technological progress). Terjadi bila tingkat pengeluaran (output) lebih tinggi dicapai dengan kuantitas dan kombinasi faktor-faktor pemasukan (input) yang sama.

2. Perkembangan teknologi yang hemat tenaga kerja (bahasa Inggris: labor-saving technological progress). Perkembangan teknologi yang terjadi sejak akhir abad kesembilan belas banyak ditandai oleh meningkatnya secara cepat teknologi yang hemat tenaga kerja dalam

memproduksi sesuatu mulai dari kacang-kacangan sampai sepeda hingga jembatan.

3. Perkembangan teknologi yang hemat modal (bahasa Inggris: capital-saving technological progress). Fenomena yang relatif langka. Hal ini terutama disebabkan karena hampir semua riset teknologi dan ilmu pengetahuan di dunia dilakukan di negara-negara maju, yang lebih ditujukan untuk menghemat tenaga kerja, bukan modalnya.

Memasuki era millenium yang kian canggih dan modern ini, plastik sebagai bahan/material baru yang cukup fenomenal semakin ‘menyelaputi’ bumi. Penggunaannya tidak hanya sebatas untuk alat-alat sederhana, melainkan juga untuk alat-alat yang lumayan kompleks. Bahkan dewasa ini penggunaan plastik untuk dunia industri sudah bukanlah hal yang asing lagi. Dilihat dari penggunaan plastik yang semakin marak digunakan pada era-modern ini maka penulis berinisiatif mengambil judul

“Perkembangan Teknologi Plastik dari Masehi sampai Millenium”.

Plastik pertama kali ditemukan oleh Leo Hendrik Baekeland, seorang ahli kimia warga Amerika

(2)

Tahun 1910 Baekeland mendirikan pabrik plastik sekaligus menjadi direktur utamanya sampai tahun 1939. Bakelit atau plastik tahan panas ini mulai diperkenalkan kepada

masyarakat umum. Awalnya plastik digunakan untuk

membuat kotak radio, kancing, bola biliar, dan beberapa jenis barang lainnya. Tetapi, berbeda dengan sekarang, di mana hampir semua barang yang kita temui terbuat dari plastik.

Plastik merupakan salah satu bahan yang tersusun dari polimer dan prosesnya disebut polimerisasi. Menurut suatu sumber, plastik mulai dikenal semenjak sekitar 3.000 tahun yang lalu.

dalam kehidupan bangsa Mesir kuno. Saat itu plastik yang dikenal masih bersifatalami, bersumber dari tumbuh-tumbuhan dan hewan. Penggunaannya juga terbatas sebagai bahan pelapis dan bahan dekorasi.

 Polystirene (mudah remuk) tahun 1830

Polistiren adalah jenis plastik termoplast yang termurah dan paling berguna serta bersifat jernih, keras, halus, mengkilap, dapat diperoleh dalam berbagai warna, dan secara kimia tidak reaktif. Busa polistirena digunakan untuk membuat gelas dan kotak tempat makanan,polistirena juga digunakan untuk peralatan medis, mainan, alat olah raga, sikat gigi, dan lainnya.

Plastik vinil klorida, di buat pada tahun 1835. Namun, banyak orang yang belum mengetahui manfaatnya.

Penemuan dan pembuatan plastik, pertama kali dilaporkan oleh Dr.Montgomerie pada tahun 1843, yaitu oleh penduduk Malaya dengan cara memanaskan getah karet kemudian dibentuk dengan tangan dan dijadikan sebagai gagang pisau. Pada tahun 1845 J.Peluoze berhasil mensintesa sululosa nitrat. Cetakan bahan plastik yang

pertama, dipatenkan olehJ.L.Baldwin pada tangal 11 Februari 1862 yang disebut dengan molds for making daguerreo type cases. Cetakan ini kemudian digunakan secara luas untuk membentuk bahan-bahan plastik yang terdiri dari campuran getah karet dengan berbagai bahan pengisi,humektan dan pemplastik.

Plastik sintetis mulai dirintis pada tahun 1846 oleh Schonbein (Jerman) yang memodifikasi sellulosa kayu dan tumbuhan dengan asam nitrat untuk membuat plastik semisintesis.Dari Inggris menciptakan bentuk plastik terawal pada tahun 1855. Pertama kali diperkenalkan oleh Alexander Parkes. Parkes mengistilahkan temuannya itu bernama "Parkesin" yakni sebuah material organik yang berasal dari selulosa atau serat yang dapat dibentuk bila dipanaskan dan mengeras ketika suhunya turun.

Istilah selulosa kemudian menjadi semakin terkenal ketika John

(3)

akhirnya bentuknya rusak. Namun, di sisi lain, temuan Hyatt ini kemudian sangat fenomenal dalam perkembangan dunia fotografi. Ketika selulosa dijadikan bahan pembuat film yang kemudian disebut seluloid pada awal 1900.

Dalam waktu hampir bersamaan, tepatnya 1897, muncul jenis plastik lain bernama formaldehyde resins atau disebut bakelit. Tidak jelas siapa penemunya. Namun, jenis plastik ini kemudian disebut sebagai plastik modern. Sifatnya lebih lunak dan mirip serbuk. Salah satu produk yang terkenal ketika itu adalah ketika jenis ini digunakan sebagai campuran pembuat kapur tulis. Pada 1899, Arthur Smith, seorang ilmuwan Inggris, juga membuat temuan jenis plastik baru bernama phenol formaldehyde. Plastik jenis ini mencampur antara formaldehyde resin dengan teknik pembuatan dengan elektrisitas (listrik). Plastik milik Smith bersifat lebih keras dan kaku. Secara garis besar, pada 1839 - 1894 merupakan era kemunculan plastik jenis semisintetis. Pada era ini pula, tepatnya 1872, plastik khusus pipa air atau disebut polyvinyl chloride (PVC) ditemukan oleh Eugen Baumann.

Sedangkan pada awal abad ke-20 (1908 - 1932) merupakan era paling produktif munculnya jenis-jenis plastik, mulai dari plastik yang kemudian dijadikan benang (nilon), PVC yang lebih elastis, hingga "si busa putih bernama Styrofoam temuan Ray McIntire pada 1954".

Memasuki era modern, 1940 - 1980, material pembuat plastik bukan hanya dari selulosa, alkohol, atau resin, namun ada yang dicampur kristal. Yang sifatnya kaku, awet, dan bening transparan seperti kristal. Plastik jenis ini kemudian banyak digunakan sebagai kaca lampu kendaraan atau lampu-lampu lainnya.

Tahapan Penemuan Plastik:

1. Tahun 1907 ditemukan plastic bakelit oleh seorang kimiawan bernama Leo Baenkeland. Plastik ini merupakan plastic termosering pertama. Plastik ini pertama kali di gunakan untuk pembuatan telepon.

2. Tahun 1913 ditemukan plastic yang diberi nama selofana. Selofana adalah bahan banyak digunakan untuk kemasan pembungkus anti air yang lentur.

3. Tahun 1965 ditemukan serat baru yang diberi nama Kevler. Serat ini mempunyai sifat ringan, kuat dan lentur. (contohnya untuk rompi anti peluru dan peralatan olahraga).

(4)

Plastik terbentuk dari pertama dibuat dari selulosa, yang merupakan bahan alami yang berasal dari tumbuh-tumbuhan. Wesley Hyatt, penemu asal Amerika menemukan bahwa selulosa nitrat dapat dijadikan plastik dengan menambahkan kamper. Plastik sintetis pertama yang diakui secara komersial disebut seluloid. Plastik ini digunakan sebagai bahan pembuat sisir, gigi palsu, bingkai kacamata, dll.

Wadah, kotak, dan tempat sampah plastik secara luas digunakan di seluruh dunia untuk menyimpan beragam jenis produk cair maupun padat. Penemuan revolusioner terjadi pada tahun 1951, dua kimiawan muda menemukan polipropilena dan polietilena. Penemuan ini membuka jalan bagi beragam produk-produk plastik yang kita kenal sekarang ini. Plastik sudah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari kita. Plastik dapat dibuat dari beberapa sumber, antara lain:

1. Pembuatan Plastik dari Minyak Bumi

Pertama-tama, minyak mentah yang baru dipompakan keluar dari dalam tanah diangkut ke kilang minyak. Pada kilang minyak, minyak mentah harus melalui proses pemurnian bersama dengan gas alam. Etana, propana, dan berbagai produk petrokimia lainnya dihasilkan oleh proses

pemurnian. Selanjutnya etana dan propana dipecah dengan menggunakan tungku bersuhu tinggi, etilena dan propilena terbentuk dari proses ini.

(5)

Plastik yang berada dalam bentuk cair ini dibiarkan mendingin dan

kemudian pelletizer digunakan untuk membentuk polimer menjadi pelet-pelet kecil. Pelet-pelet plastik ini kemudian dikirim ke para pelanggan. Produsen sisir, botol plastik, gigi palsu, dll membeli pelet-pelet plastik ini untuk digunakan sebagai bahan pembuatan produk-produk mereka.

2. Membuat Plastik dengan Menambahkan Karbon Dioksida

Sangat luar biasa bahwa plastik dapat dibuat dengan menggunakan minyak bumi. Akan tetapi dibutuhkan banyak minyak bumi untuk membuat plastik. Berbagai usaha dilakukan untuk mencegah habisnya sumber daya penting ini. Pada Desember 2009, perusahaan Novomer mengumumkan dimulainya komersialisasi bahan polypropylene carbonate (PPC) dengan menggunakan gabungan dari karbon dioksida dan minyak bumi. Dengan menambahkan karbon dioksida, minyak bumi yang dibutuhkan untuk pembuatan plastik berkurang sampai setengahnya.

3. Pembuatan Plastik dari Jagung

Gula karbohidrat yang terdapat pada jagung dapat digunakan untuk membuat plastik yang bernama polylactide polymer. Penemuan plastik yang terbuat oleh jagung telah mengurangi ketergantungan kita terhadap minyak bumi yang tak terbaharui. Plastik yang dibuat dari jagung ini akan meleleh ketika dipanaskan lebih dari 114°C, karena itu plastik yang dibuat dari minyak bumi masih digunakan sampai saat ini.

Selain jagung, plastik juga dapat dibuat dengan jeruk. Para ilmuwan masih terus mencari senyawa yang dapat menggantikan minyak bumi

dalam proses pembuatan plastik. Semoga saja di masa depan akan ditemukan bahan pembuat plastik yang dapat diperbaharui sebagai pengganti minyak bumi yang tidak dapat diperbaharui. Sampai saat itu tiba, ingat agar selalu daur ulang plastik.

MACAM- MACAM PLASTIK

Secara garis besar plastic dibagi menjadi 2 :

1. Termoplastik, yaitu plastic yang akan meleleh bila dipanaskan dan akan memadat kembali ketika didinginkan.

Contohnya :

a. polipropilena ( digunakan untuk tali pengikat)

b. polistirene ( digunakan untuk pembuat busa pelindung)

(6)

d. Polikarbonat, plastic yang kuat dan dugunakan untuk bahan perabotan rumah tangga dan rambu lalulintas.

e. Polietilena, digunakan untuk pembuat botol dan ,kantong plastic dan pipa plastic.

Referensi

Dokumen terkait