MEMBANGUN MAILSERVER
Menggunakan Qmail
UNIVERSITAS GUNADARMA
Membangun Mailserver menggunakan qmail 2
TABLE OF CONTENTS
1.
Pengenalan qmail
1.1. Sekilas tentang Mail Server 1.2. Sekilas tentang qmail 1.3. Qmail sebagai server e-mail 1.4. Paket Pendukung Instalasi qmail
2.
Instalasi dan Konfigurasi qmail
2.1. Instalasi Qmail 2.2. Konfigurasi Qmail
3.
Instalasi dan Konfigurasi Paket Pendukung
3.1. Instalasi vpopmail 3.2. Instalasi qmail admin 3.3. Instalasi Courier Imap 3.4. Instalasi Squirrelmail
4.
Perbandingan Sendmail, qmail dan postfix
4.1. Migrasi 4.2. Konfigurasi 4.3. Performansi 4.4. Ketersediaan Fitur
Membangun Mailserver menggunakan qmail 3
1.1. Mail Server
Seiring dengan berkembangnya teknologi, setiap harinya jutaan warga internet mengirimkan puluhan juta pesan berupa e- mail (electronic mail) ke seluruh penjuru dunia. Saat ini, e-mail telah menjadi sebuah alat komunikasi yang sangat luas dipakai dikarenakan e-mail dapat mengirimkan pesan lebih cepat daripada surat biasa dan biayanya pun relatif murah.
Dalam pelaksanaannya, tentu saja lalu lintas e-mail ini memerlukan suatu metode pengaturan tersendiri agar e-mail (data) yang dikirimkan dapat sampai seperti yang direncanakan. Untuk itulah dalam internet terdapat server e-mail yang difungsikan sebagai aplikasi (perangkat lunak) yang ditujukan untuk proses pengiriman dan penerimaan e-mail yang dinamakan MTA (Mail Transfer Agent). MTA ini tentu saja berbeda dengan aplikasi yang digunakan user untuk mengambil atau menerima e- mail melalui komputer mereka yang dinamakan MC (Mail Client) seperti menggunakan Microsoft Outlook Express misalnya.
Sebuah server e-mail memiliki daftar alamat e-mail yang ada padanya. Misalkan Yahoo!Mail, mempunyai alamat e-mail seperti [email protected] atau [email protected] lalu
plasa.com mempunyai alamat e-mail seperti [email protected] atau [email protected] dan masih banyak lagi contoh lainnya. Masing-masing alamat e-mail itu memiliki sebuah tempat khusus, tempat menyimpan e-mail yang masuk (mailbox).
Secara sederhana, proses pengiriman e- mail melalui server e-mail adalah sebagai berikut (dengan contoh mail server Yahoo!Mail dan PlasaMail) :
Seseorang yang mempunyai alamat e-mail, misalnya [email protected] akan menulis e-mail kepada 2 orang rekannya dengan alamat e-mail [email protected] dan [email protected].
Ketika e-mail pertama dikirimkan kepada [email protected] melalui server e-mail Yahoo!Mail maka server e-mail tersebut akan mengecek apakah e-mail tersebut ditujukan untuk user dalam lingkupnya atau tidak. Ternyata, e-mail tersebut ditujukan untuk user dalam lingkupnya. Maka Yahoo!Mail akan memformat dan menyimpan pesan e-mail tersebut dalam format file teks ke alamat e-mail yang dituju ([email protected]).
Ketika e-mail kedua dikirimkan dan ternyata bukan untuk user dalam lingkupnya maka Yahoo!Mail akan mencari server e-mail lain
1. PENGENALAN QMAIL
Membangun Mailserver menggunakan qmail 4 yang bertugas menangani lingkup alamat e-
mail yang dituju (dalam hal ini server e- mailnya adalah PlasaMail). Setelah itu, PlasaMail akan memeriksa apakah e-mail tersebut ditujukan untuk user dalam lingkupnya atau tidak. Karena benar, e-mail tersebut akan dikirimkan kepada alamat e- mail yang dituju ([email protected]).
Banyak sekali contoh aplikasi MTA yang digunakan untuk server e-mail. Sebagai contohnya, di Linux dikenal aplikasi seperti sendmail (aplikasi MTA standar yang disertakan di hampir setiap distribusi Linux), postfix, dan qmail. Dan saat ini, akan dibahas aplikasi qmail disertai dengan instalasi lengkapnya.
1.2. Qmail
Aplikasi qmail (http://www.qmail.org) adalah salah satu contoh aplikasi untuk server e-mail yang berjalan pada platform Unix/Linux. qmail diciptakan oleh Dan J Bernstein (http://cr.yp.to/djb.html), seorang profesor dari Departemen Matematika, Statistik dan Ilmu Komputer Universitas Illinois, Chicago.
Rilisan pertama dari qmail adalah versi beta 0.70 yang dirilis pada tanggal 24 Januari 1996. Sedangkan untuk versi gamma-nya yaitu versi 0.90 dan dirilis pada 1 Agustus 1996. Versi 1.0 yang menjadi rilisan umum pertamanya diluncurkan pada tanggal 20 Februari 1997. Lalu versi terbaru dari qmail, versi 1.03 dirilis pada tanggal 15 Juni 1998. Sekarang ini sedang direncanakan perbaikan dari qmail versi
sebelumnya yang akan dinamakan qmail 2.0.
Dengan qmail dapat dibangun sebuah server e-mail mulai dari lingkup yang kecil, seperti jaringan lokal sebuah perusahaan atau sebuah universitas sampai ke server e-mail besar di internet. Seperti sebuah ISP (Internet Service Provider) yang menampung ribuan user.
Banyak situs di internet yang mempercayakan server e-mailnya pada qmail. Beberapa diantaranya adalah HotMail (sebelum dibeli oleh Microsoft), usa.net, address.com, rediffmail.com, colonize.com, Yahoo!Mail, onelist.com, Ohio State (universitas terbesar di AS), uswest.net, gmx.de (ISP di Jerman), hypermart.net, fsmail.net, vuurwerk.nl dan masih banyak lagi. Banyak juga ISP di Indonesia yang mempercayakan server e- mailnya pada qmail.
1.3. Vision
Sebenarnya masih banyak lagi contoh–contoh aplikasi MTA yang digunakan untuk menjadi server e-mail.
Lalu kenapa memilih qmail dibanding yang lain? Berikut beberapa alasan penting kenapa memilih dan menggunakan qmail sebagai server e-mail.
Aman. Salah satu alasan qmail dibuat adalah karena pembuatnya sendiri merasa jengkel akan lubang keamanan pada sendmail (server e- mail lain untuk platform Unix/ Linux).
Membangun Mailserver menggunakan qmail 5
Cepat dan efisien. qmail mampu menangani jutaan e-mail setiap harinya. Bahkan dengan menggunakan komputer 486, qmail dapat menangani hingga 100.000 pesan e-mail per hari.
Dapat dihandalkan. Sekali pesan e- mail diterima oleh sistem qmail maka pesan e-mail tersebut tidak akan hilang sekalipun listrik padam secara tiba-tiba karena qmail mendukung format maildir yang tidak akan rusak jika sistem mengalami crash.
Administrasi virtual yang mudah dengan menggunakan vpopmail, sebuah program untuk qmail yang digunakan untuk mendukung banyak domain sekaligus dalam satu server.
Fasilitas untuk membuat sistem e- mail berbasis web dengan program sqwebmail.
Dukungan terhadap sistem mailing list dengan program ezmlm.
1.4. Mission Statement
1. qmail
qmail adalah salah satu aplikasi untuk server e-mail yang berjalan pada platform Unix atau Linux. Paket-paket yang digunakan adalah:
qmail-1.03.tar.gz
qmail-1.03-quotas-1.1.patch qmail-1.03.errno.patch qmailqueue-patch 2. ucspi-tcp
ucspi-tcp adalah paket yang berisi utiliti tcp server dan tcp client yang digunakan untuk membangun aplikasi client-server dengan menggunakan protokol TCP.
Paket-paket yang digunakan adalah:
ucspi-tcp-0.88.tar.gz ucspi-tcp-0.88.errno.patch 3. daemontools
daemontools adalah paket yang berisi utiliti-utiliti untuk Linux yang digunakan untuk memanajemen proses-proses yang berjalan pada suatu server Linux.
Paket-paket yang digunakan adalah:
daemontools-0.76.tar.gz daemontools-0.76.errno.patch 4. vpopmail
vpopmail adalah sebuah paket tambahan untuk qmail yang digunakan untuk mendukung virtual e-mail domain dalam sebuah server. Dengan adanya vpopmail ini sebuah server e-mail dapat menampung banyak nama domain untuk e-mail sekaligus. Contohnya [email protected], [email protected] dan seterusnya. Paket yang digunakan adalah:
vpopmail-5.2.1.tar.gz 5. ezmlm
ezmlm adalah mailing list manager yang didesain untuk berjalan pada sistem qmail. ezmlm merupakan singkatan dari
Membangun Mailserver menggunakan qmail 6 EZ Mailing List Manager. Paket-paket
yang digunakan adalah:
ezmlm-0.53.tar.gz ezmlm-idx-0.4.0.tar.gz ezmlm-idx-
0.53.400.unified_41.patch 6. autorespond
autorespond adalah sebuah fasilitas tambahan untuk qmail agar secara otomatis membalas e-mail yang masuk dengan pesan e-mail yang telah ditentukan sebelumnya. Paket yang digunakan :
autorespond-2.0.2.tar.gz 7. qmailadmin
qmailadmin adalah paket tambahan untuk qmail yang digunakan untuk menambahkan interface berbasis web untuk mengatur administrasi server qmail dengan virtual domain. Paket-paket yang digunakan adalah:
qmailadmin-1.0.4.tar.gz
quotafix-patch.1.0.4-03.LINUX.tar.gz
8. courier-imap
courier-imap adalah merupakan alternatif imap-server (server yang digunakan untuk melayani mekanisasi operasi-operasi e-mail melalui protokol IMAP) yang mendukung format penyimpanan e-mail dengan mode maildir sehingga dapat dikatakan imap server ini tidak mendukung Mbox atau UNIX Traditional Mailbox. Paket yang digunakan adalah:
courier-imap.1.7.1.tar.bz2 9. squirrelmail
squirrelmail merupakan sebuah paket webmail standar yang dibuat dengan menggunakan PHP4. Webmail ini menggunakan dukungan murni PHP4 untuk mengakses protokol IMAP dan SMTP. Paket yang digunakan adalah:
squirrelmail-1.4.2.tar.bz2
Membangun Mailserver menggunakan qmail 7
2.1. Instalasi Qmail
Sebelum mulai menginstal qmail, pertama-tama uninstall terlebih dahulu Mail Transfer Agent (MTA) lain yang ada didalam server. Misalkan untuk distribusi Linux Red Hat, terdapat MTA seperti sendmail dan atau postfix.
[root@otkelmo root]# service sendmail stop
[root@otkelmo root]# for a in $(rpm -qa | grep sendmail); do rpm -e --nodeps $a; done
Kemudian ekstrak semua source-nya. Disini misalkan semua source berada pada direktori src untuk memudahkan proses instalasi.
[root@otkelmo root]# cd src
[root@otkelmo src]# tar -xzvf qmail-1.03.tar.gz [root@otkelmo src]# tar -xzvf daemontools-0.76.tar.gz [root@otkelmo src]# tar -xzvf ucspi-tcp-0.88.tar.gz
Lalu buat direktori untuk qmail dan untuk pembuatan account user yang akan menjalankan dan mengurusi qmail itu sendiri.
[root@otkelmo src]# mkdir /var/qmail [root@otkelmo src]# groupadd nofiles
[root@otkelmo src]# useradd -g nofiles -d /var/qmail/alias alias [root@otkelmo src]# useradd -g nofiles -d /var/qmail qmaild [root@otkelmo src]# useradd -g nofiles -d /var/qmail qmaill [root@otkelmo src]# useradd -g nofiles -d /var/qmail qmailp [root@otkelmo src]# groupadd qmail
[root@otkelmo src]# useradd -g qmail -d /var/qmail qmailq [root@otkelmo src]# useradd -g qmail -d /var/qmail qmailr [root@otkelmo src]# useradd -g qmail -d /var/qmail qmails
Setelah itu masuk ke direktori source qmail
[root@otkelmo src]# cd qmail-1.03
2. INSTALASI DAN KONFIGURASI QMAIL
Membangun Mailserver menggunakan qmail 8
Jika menggunakan glibc versi 2.3 keatas (seperti Redhat 9), harus men-patch qmail.
[root@otkelmo qmail-1.03]# patch -p1 < ../qmail-1.03.errno.patch
Jika diperlukan, tambahkan kembali patch-nya dengan queue patch dan quota patch.
[root@otkelmo qmail-1.03]# patch -p1 < ../qmailqueue-patch
[root@otkelmo qmail-1.03]# patch -p1 < ../qmail-1.03-quotas-1.1.patch
Kemudian compile dan install qmail.
[root@otkelmo qmail-1.03]# make setup check
2.2. Konfigurasi qmail
Disini akan membuat file konfigurasi qmail. Misalkan dengan hostname www.netlab.com. Jika ingin menggantinya, silakan diganti dengan hostname yang bisa di-resolve (FQDN), misalnya serverku.domain.com. Dan harap diingat, hostname tidak harus sama dengan nama server host tempat meng-install qmail tersebut.
[root@otkelmo qmail-1.03]# ./config-fast www.netlab.com
Lalu ganti direktori ke direktori source ucspi-tcp.
[root@otkelmo qmail-1.03]# cd ../ucspi-tcp-0.88
Jika menggunakan glibc versi 2.3 keatas (seperti Redhat 9), harus men-patch ucspi-tcp.
[root@otkelmo ucspi-tcp-0.88]# patch -p1 < ../ucspi-tcp-0.88.errno.patch
Kemudian compile dan install ucspi-tcp. Setelah itu berpindahlah ke direktori source daemontools.
[root@otkelmo ucspi-tcp-0.88]# make setup check
[root@otkelmo ucspi-tcp-0.88]# cd ../admin/daemontools-0.76/
Jika menggunakan glibc versi 2.3 keatas (seperti Redhat 9), harus men-patch daemontools.
[root@otkelmo daemontools-0.76]# patch -p1 < ../../daemontools-0.76.errno.patch
Membangun Mailserver menggunakan qmail 9 Kemudian compile dan install daemontools.
[root@otkelmo daemontools-0.76]# ./package/install
Jika daemontools sukses ter-install, bisa mengecek dengan menggunakan perintah ps.
[root@otkelmo daemontools-0.76]# ps ax | grep read 6529 ? S 0:00 readproctitle service errors: ...
Setelah itu, hapus direktori /command dan kemudian ganti dengan direktori command dari source daemontools.
[root@otkelmo daemontools-0.76]# rm -rf /command/
[root@otkelmo daemontools-0.76]# mv command/ /
Kemudian buat file startup untuk menjalankan qmail-send, dan mengganti defaultdelivery dari format mailbox ke format maildir.
[root@otkelmo root]# cp /var/qmail/boot/home /var/qmail/rc
[root@otkelmo root]# perl -pi -e "s/Mailbox splogger qmail/Maildir\//g" /var/qmail/rc
Jika perintah perl diatas menyampaikan pesan error, atau jika ternyata di sistem Linux tidak ter-install program perl, silakan secara manual mengganti keterangan pada file /var/qmail/rc.
[root@otkelmo root]# vi /var/qmail/rc
Yaitu pada pada baris : qmail-start ./Mailbox splogger qmail menjadi :
qmail-start ./Maildir/
Sekarang buat direktori untuk menyimpan file-file supervise.
[root@otkelmo root]# mkdir -p /var/qmail/supervise/qmail-send/log [root@otkelmo root]# mkdir -p /var/qmail/supervise/qmail-smtpd/log
Kemudian buat file script yang nantinya berfungsi untuk menjalankan qmail-send.
[root@otkelmo root]# vi /var/qmail/supervise/qmail-send/run
10 Membangun Mailserver menggunakan qmail
Isinya :
#!/bin/sh
exec /var/qmail/rc
Lalu buat file supervise yang berfungsi untuk menjalankan log qmail-send.
[root@otkelmo root]# vi /var/qmail/supervise/qmail-send/log/run
Isinya :
#!/bin/sh
exec /usr/local/bin/setuidgid qmaill /usr/local/bin/multilog t s1048576 /var/log/qmail
Selanjutnya buat file script supervise untuk menjalankan qmail-smtpd.
[root@otkelmo root]# vi /var/qmail/supervise/qmail-smtpd/run
Isinya :
#!/bin/sh
PATH=$PATH:/usr/local/bin:/var/qmail/bin export PATH
QMAILDUID=`id -u qmaild`
NOFILESGID=`id -g qmaild`
MAXSMTPD=30
exec /usr/local/bin/softlimit -m 5000000 \
tcpserver -H -R -v -x /etc/tcp.smtp.cdb -c "$MAXSMTPD" -u "$QMAILDUID" -g "$NOFILESGID" \ 0 25 qmail-smtpd 2>&1
Variabel MAXSMTPD bisa sesuaikan dengan kondisi kebutuhan dan beban mailserver. Jika menginginkan penolakan terhadap email yang datang dari mailserver yang open relay yang biasanya merupakan SPAM, bisa menggunakan rblsmtpd menjadi :
tcpserver -H -R -v -x /etc/tcp.smtp.cdb -c "$MAXSMTPD" -u "$QMAILDUID" -g "$NOFILESGID" \ 0 25 rblsmtpd -r relays.ordb.org rblsmtpd -b qmail-smtpd 2>&1
Jika menggunakan rblsmtpd, bisa melihat log-nya di file /var/log/qmail/smtpd/current.
[root@otkelmo root]# tail -f /var/log/qmail/smtpd/current
@400000003dbca93728ec47bc tcpserver: pid 11461 from 128.154.20.228
@400000003dbca93804e39064 rblsmtpd: 128.154.20.228 pid 11461: 451 This mail was \ handled by an open relay - please visit <http://ORDB.org/lookup/?host=128.154.20.228>
11 Membangun Mailserver menggunakan qmail
Kemudian buat file script supervise untuk menjalankan log qmail-smtpd.
[root@otkelmo root]# vi /var/qmail/supervise/qmail-smtpd/log/run
Isinya :
#!/bin/sh
exec /usr/local/bin/setuidgid qmaill /usr/local/bin/multilog t s1048576 /var/log/qmail/smtpd
Lalu ubah hak file-file yang telah buat tadi agar bisa dieksekusi.
[root@otkelmo root]# chmod 755 /var/qmail/supervise/qmail-send/run [root@otkelmo root]# chmod 755 /var/qmail/supervise/qmail-send/log/run [root@otkelmo root]# chmod 755 /var/qmail/supervise/qmail-smtpd/run [root@otkelmo root]# chmod 755 /var/qmail/supervise/qmail-smtpd/log/run
Selanjutnya buat direktori untuk log qmail-send dan qmail-smtpd.
[root@otkelmo root]# mkdir -p /var/log/qmail/smtpd
[root@otkelmo root]# chown qmaill /var/log/qmail /var/log/qmail/smtpd
Kemudian izinkan localhost untuk bisa menggunakan protokol smtp.
[root@otkelmo root]# echo '127.0.0.1:allow,RELAYCLIENT=""' > /etc/tcp.smtp
Setelah itu, aturlah IP/Network mana saja yang bisa menggunakan smtp server. Misalkan, izinkan IP 10.126.10.11 di jaringan intranet untuk menggunakan smtp.
[root@otkelmo root]# echo '10.126.10.11:allow,RELAYCLIENT=""' >> /etc/tcp.smtp
Atau mungkin, izinkan seluruh network untuk menggunakan smtp. Misalkan alamat networknya adalah 10.126.10.0/24.
[root@otkelmo root]# echo '10.126.10.:allow,RELAYCLIENT=""' >> /etc/tcp.smtp
Jangan lupa, setiap selesai penambahan untuk selalu membuat database baru dengan : [root@otkelmo root]# tcprules /etc/tcp.smtp.cdb /etc/tcp.smtp.tmp < /etc/tcp.smtp
Setelah itu, masukkan script yang telah dibuat kedalam servis supervise.
[root@otkelmo root]# ln -s /var/qmail/supervise/qmail-send /var/qmail/supervise/qmail-smtpd /service
Untuk mengecek apakah supervise sudah menjalankan tugasnya dengan benar, bisa menggunakan perintah ps.
[root@otkelmo root]# ps ax | grep qmail 6636 ? S 0:00 supervise qmail-send
12 Membangun Mailserver menggunakan qmail
6638 ? S 0:00 supervise qmail-smtpd 6640 ? S 0:00 qmail-send
6641 ? S 0:00 /usr/local/bin/multilog t s1048576 /var/log/qmail 6643 ? S 0:00 /usr/local/bin/multilog t s1048576 /var/log/qmail/smt 6644 ? S 0:00 qmail-lspawn ./Maildir/
6646 ? S 0:00 qmail-rspawn 6647 ? S 0:00 qmail-clean
Untuk sekedar memastikan, juga bisa telnet ke localhost port 25 [root@otkelmo src]# telnet localhost 25
Trying 127.0.0.1...
Connected to localhost.
Escape character is '^]'.
220 www.netlab.com ESMTP
Jika sampai langkah ini, belum berhasil atau menemui error, coba periksa sekali lagi apakah penulisan script sudah betul dan tidak kurang, atau apakah ada langkah/ perintah yang terlewatkan. Atau juga bisa melihat kemungkinan pesan kesalahan/ error pada file log /var/log/qmail/current atau /var/log/qmail/smtpd/current atau bisa juga pada proses readproctile, misalnya, dalam kondisi normal.
[root@otkelmo src]# ps ax | grep read
673 ? S 0:00 readproctitle service errors: ...
Jika ada sesuatu error/ kesalahan pada servis supervise, misalnya jika sebuah command `id`
tidak diketemukan karena kesalahan environment $PATH:
[root@otkelmo src]# ps ax | grep read
673 ? S 0:00 readproctitle service errors: ...?\id...?\command..\?not...found
PENTING. Untuk menerima e-mail bounce ke postmaster silakan buat minimal tiga buah e- mail sebagai berikut :
[root@otkelmo src]# cd ~alias/
[root@otkelmo alias]# echo [email protected] > .qmail-root [root@otkelmo alias]# echo [email protected] > .qmail-postmaster [root@otkelmo alias]# echo [email protected] > .qmail-mailer-daemon
13 Membangun Mailserver menggunakan qmail
Silakan ganti [email protected] dengan email yang bertanggung jawab terhadap server e-mail tersebut (misalkan account). Kadang kala dibutuhkan akses ke wrapper sendmail (misalnya script cgi) atau Mail User Agent (MUA) yang menggunakan wrapper sendmail (misalnya mutt, pine dll), oleh karena itu lakukan symlink ke binari qmail untuk wrapper sendmail.
[root@otkelmo src]# ln -s /var/qmail/bin/sendmail /usr/sbin/sendmail [root@otkelmo src]# ln -s /var/qmail/bin/sendmail /usr/bin/sendmail
14 Membangun Mailserver menggunakan qmail
3.1. Instalasi vpopmail
Langkah pertama adalah mengekstrak semua source vpopmail, kemudian buat group dan root yang nantinya berfungsi untuk meng-handle vpopmail.
[root@otkelmo src]# tar -xzvf vpopmail-5.2.1.tar.gz [root@otkelmo src]# cd vpopmail-5.2.1
[root@otkelmo vpopmail-5.2.1]# groupadd vchkpw
[root@otkelmo vpopmail-5.2.1]# useradd -g vchkpw vpopmail
Opsi --enable-default-domain di bawah ini (pada saat kompilasi vpopmail) digunakan untuk mengeset pada saat pengambilan e-mail melalui protokol pop3. Jika memasukkan format user saja tanpa user@domain maka vpopmail akan menganggap sebagai user@domain-default- tersebut, disini misalkan netlab.com sebagai default domain.
[root@otkelmo vpopmail-5.2.1]# ./configure --enable-default-domain=netlab.com
Lalu compile dan install.
[root@otkelmo vpopmail-5.2.1]# make [root@otkelmo vpopmail-5.2.1]# make install
Kemudian pindah ke direktori /home/vpopmail/bin untuk menambah virtual domain. Harap diingat, password postmaster ini nanti akan digunakan jika menggunakan qmailadmin untuk administrasi sebuah virtual domain dengan menggunakan web browser.
[root@otkelmo vpopmail-5.2.1]# cd /home/vpopmail/bin [root@otkelmo bin]# ./vadddomain netlab.com
Please enter password for postmaster:
enter password again:
Setelah itu coba untuk membuat sebuah alamat e-mail.
[root@otkelmo bin]# ./vadduser [email protected] Please enter password for [email protected]:
enter password again:
3.
INSTALASI DAN KONFIGURASI PAKET PENDUKUNG
15 Membangun Mailserver menggunakan qmail
Kemudian buatlah direktori dan file script supervise untuk menjalankan qmail-pop3d (pop server).
[root@otkelmo root]# mkdir -p /var/qmail/supervise/qmail-pop3d [root@otkelmo root]# vi /var/qmail/supervise/qmail-pop3d/run Isinya :
#!/bin/sh
PATH=$PATH:/usr/local/bin:/var/qmail/bin export PATH
MAXPOP3D=30
exec /usr/local/bin/softlimit -m 5000000 \
tcpserver -H -v -c "$MAXPOP3D" 0 110 qmail-popup www.netlab.com /home/vpopmail/bin/vchkpw \ qmail-pop3d Maildir/ 2>&1
Silakan sesuaikan variabel MAXPOP3D dan hostname www.netlab.com dengan konfigurasi yang sesuai dengan kondisi mail server.
Selanjutnya buatlah file script supervise untuk menjalankan log qmail-pop3d.
[root@otkelmo root]# mkdir -p /var/qmail/supervise/qmail-pop3d/log [root@otkelmo root]# vi /var/qmail/supervise/qmail-pop3d/log/run
Isinya :
#!/bin/sh
exec /usr/local/bin/setuidgid qmaill /usr/local/bin/multilog t s1048576 /var/log/qmail/pop3d
Kemudian buatlah direktori log qmail-pop3d dan set-lah file script tersebut menjadi file yang bisa dieksekusi.
[root@otkelmo root]# mkdir /var/log/qmail/pop3d [root@otkelmo root]# chown qmaill /var/log/qmail/pop3d
[root@otkelmo root]# chmod 755 /var/qmail/supervise/qmail-pop3d/run [root@otkelmo root]# chmod 755 /var/qmail/supervise/qmail-pop3d/log/run
Perhatian : Sebelum melakukan symlink, pastikan tidak ada daemon pop3 yang sedang berjalan di server. Bisa memeriksa dengan menggunakan perintah netstat atau lsof, juga periksa kembali konfigurasi (x)inetd.
Kemudian masukkan script supervise qmail-pop3d ke dalam /service.
[root@otkelmo root]# ln -s /var/qmail/supervise/qmail-pop3d /service
16 Membangun Mailserver menggunakan qmail
Untuk memeriksa apakah servis pp3 server sudah bekerja atau belum, silakan gunakan perintah ps.
[root@otkelmo root]# ps ax | grep tcpserver
1057 ? S 0:00 tcpserver -H -R -v -x /etc/tcp.smtp.cdb -c 30 -u 503 1061 ? S 0:00 tcpserver -H -v -c 30 0 110 qmail-popup www.netlab.com Untuk sekedar memastikan, bisa mencoba telnet ke localhost port 110 : [root@otkelmo root]# telnet localhost 110
Trying 127.0.0.1...
Connected to localhost.
Escape character is '^]'.
+OK <[email protected]>
Setelah itu, buatlah InitScript qmail dengan nama file-nya qmailctl.
[root@otkelmo src]# vi qmailctl
Isi dari file qmailcstl adalah:
#!/bin/sh
# For Red Hat chkconfig
# chkconfig: - 80 30
# description: the qmail MTA
# sumber asli http://www.lifewithqmail.org/lwq.html
# ditambah untuk pop3d ([email protected])
PATH=/var/qmail/bin:/bin:/usr/bin:/usr/local/bin:/usr/local/sbin export PATH
QMAILDUID=`id -u qmaild`
NOFILESGID=`id -g qmaild`
case "$1" in start)
echo "Starting qmail"
if svok /service/qmail-send ; then svc -u /service/qmail-send else
echo qmail-send supervise not running fi
if svok /service/qmail-smtpd ; then svc -u /service/qmail-smtpd else
echo qmail-smtpd supervise not running fi
17 Membangun Mailserver menggunakan qmail
if svok /service/qmail-pop3d ; then svc -u /service/qmail-pop3d else
echo qmail-pop3d supervise not running fi
if [ -d /var/lock/subsys ]; then touch /var/lock/subsys/qmail fi
;;
stop)
echo "Stopping qmail..."
echo " qmail-smtpd"
svc -d /service/qmail-smtpd echo " qmail-send"
svc -d /service/qmail-send echo " qmail-pop3d"
svc -d /service/qmail-pop3d if [ -f /var/lock/subsys/qmail ]; then rm /var/lock/subsys/qmail fi
;;
stat)
svstat /service/qmail-send svstat /service/qmail-send/log svstat /service/qmail-smtpd svstat /service/qmail-smtpd/log svstat /service/qmail-pop3d svstat /service/qmail-pop3d/log qmail-qstat
;;
doqueue|alrm|flush)
echo "Flushing timeout table and sending ALRM signal to qmail-send."
/var/qmail/bin/qmail-tcpok svc -a /service/qmail-send ;;
queue) qmail-qstat qmail-qread ;;
reload|hup)
echo "Sending HUP signal to qmail-send."
18 Membangun Mailserver menggunakan qmail
svc -h /service/qmail-send ;;
pause)
echo "Pausing qmail-send"
svc -p /service/qmail-send echo "Pausing qmail-smtpd"
svc -p /service/qmail-smtpd echo "Pausing qmail-pop3d"
svc -p /service/qmail-pop3d ;;
cont)
echo "Continuing qmail-send"
svc -c /service/qmail-send echo "Continuing qmail-smtpd"
svc -c /service/qmail-smtpd echo "Continuing qmail-pop3d"
svc -c /service/qmail-pop3d ;;
restart)
echo "Restarting qmail:"
echo "* Stopping qmail-smtpd."
svc -d /service/qmail-smtpd
echo "* Sending qmail-send SIGTERM and restarting."
svc -t /service/qmail-send echo "* Restarting qmail-smtpd."
svc -u /service/qmail-smtpd echo "* Restarting qmail-pop3d."
svc -t /service/qmail-pop3d ;;
cdb)
tcprules /etc/tcp.smtp.cdb /etc/tcp.smtp.tmp < /etc/tcp.smtp chmod 644 /etc/tcp.smtp.cdb
echo "Reloaded /etc/tcp.smtp."
;;
help)
cat <<HELP
stop -- stops mail service (smtp connections refused, nothing goes out) start -- starts mail service (smtp connection accepted, mail can go out)
pause -- temporarily stops mail service (connections accepted, nothing leaves) cont -- continues paused mail service
stat -- displays status of mail service
19 Membangun Mailserver menggunakan qmail
cdb -- rebuild the tcpserver cdb file for smtp
restart -- stops and restarts smtp, sends qmail-send a TERM & restarts it doqueue -- schedules queued messages for immediate delivery
reload -- sends qmail-send HUP, rereading locals and virtualdomains queue -- shows status of queue
alrm -- same as doqueue flush -- same as doqueue hup -- same as reload HELP
;;
*)
echo "Usage: $0 {start|stop|restart|doqueue|flush|reload|stat|pause|cont|cdb|queue|help}"
exit 1 ;;
esac
exit 0
Setelah selesai, pindahkan file qmailctl ke /var/qmail/bin/qmailctl dan ubah file tersebut sehingga bisa dieksekusi.
[root@otkelmo src]# mv qmailctl /var/qmail/bin/qmailctl [root@otkelmo src]# chmod 755 /var/qmail/bin/qmailctl [root@otkelmo src]# ln -s /var/qmail/bin/qmailctl /usr/bin
Jika tidak memakai Redhat based style, bisa langsung ke Start-Stop qmail : [root@otkelmo src]# ln -s /var/qmail/bin/qmailctl /etc/rc.d/init.d/qmail
[root@otkelmo src]# ln -s /etc/rc.d/init.d/qmail/qmail /etc/rc.d/rc0.d/K30qmail [root@otkelmo src]# ln -s /etc/rc.d/init.d/qmail/qmail /etc/rc.d/rc1.d/K30qmail [root@otkelmo src]# ln -s /etc/rc.d/init.d/qmail/qmail /etc/rc.d/rc2.d/S80qmail [root@otkelmo src]# ln -s /etc/rc.d/init.d/qmail/qmail /etc/rc.d/rc3.d/S80qmail [root@otkelmo src]# ln -s /etc/rc.d/init.d/qmail/qmail /etc/rc.d/rc4.d/S80qmail [root@otkelmo src]# ln -s /etc/rc.d/init.d/qmail/qmail /etc/rc.d/rc5.d/S80qmail [root@otkelmo src]# ln -s /etc/rc.d/init.d/qmail/qmail /etc/rc.d/rc6.d/K30qmail
Untuk Start-Stop qmail bisa lakukan perintah berikut : [root@otkelmo src]# qmailctl stop
Stopping qmail...
qmail-smtpd qmail-send qmail-pop3d
20 Membangun Mailserver menggunakan qmail
[root@otkelmo src]# qmailctl start Starting qmail
Kemudian coba mengetest mengirim e-mail misalnya dari [email protected] ke [email protected] , dari perintah tail -f /var/log/qmail/current didapat log seperti berikut :
[root@otkelmo root]# tail -f /var/log/qmail/current
@400000003db6657501bc540c new msg 224662
@400000003db6657501bc6b7c info msg 224662: bytes 906 from <[email protected]> qp 995 uid 503
@400000003db6657501e995fc starting delivery 1: msg 224662 to local [email protected]
@400000003db6657501eb3fc4 status: local 1/10 remote 0/20
@400000003db6657504fac1e4 delivery 1: success: did_0+0+1/
@400000003db6657504fad954 status: local 0/10 remote 0/20
@400000003db6657504fd8cbc end msg 224662
Jika mengubah hasil format log dari unix timestamps ke format yang lebih mudah dibaca, dapat ping dengan menggunakan tai64nlocal.
[root@otkelmo root]# tail -f /var/log/qmail/current | tai64nlocal 2002-10-23 16:01:31.029119500 new msg 224662
2002-10-23 16:01:31.029125500 info msg 224662: bytes 906 from <[email protected]> qp 995 uid 503 2002-10-23 16:01:31.032085500 starting delivery 1: msg 224662 to local [email protected] 2002-10-23 16:01:31.032194500 status: local 1/10 remote 0/20
2002-10-23 16:01:31.083542500 delivery 1: success: did_0+0+1/
2002-10-23 16:01:31.083548500 status: local 0/10 remote 0/20 2002-10-23 16:01:31.083725500 end msg 224662
Lalu periksa apakah e-mail tersebut sudah masuk ke dalam mailbox [email protected], bisa menggunakan POP3 client, misalnya Eudora. Karena domain netlab.com merupakan default domain, bisa menggunakan user saja misalnya tjevs atau format user@domain misalnya [email protected] sebagai account name atau username untuk authentikasi ke server POP tersebut, atau juga bisa melalui old-fashioned-way, telnet port 110 di localhost.
[root@otkelmo root]# telnet localhost 110 Trying 127.0.0.1...
Connected to localhost.
Escape character is '^]'.
+OK <[email protected]>
user [email protected] +OK
pass 123 +OK
21 Membangun Mailserver menggunakan qmail
list +OK 1 988 . quit +OK
Connection closed by foreign host.
Disitu terlihat e-mail sudah masuk dengan sukses ke alamat yang dituju. Untuk menambahkan virtual domain yang lain (misalnya labjar.net), tinggal menuju ke /home/vpopmail/bin kemudian ./vadddomain labjar.net misalnya :
[root@otkelmo src]# cd /home/vpopmail/bin [root@otkelmo bin]# ./vadddomain labjar.net
3.2. Instalasi qmail admin (serta ezmlm+ezmlm-idx dan autoresponder)
Langkah pertama adalah mengekstrak semua source-nya.
[root@otkelmo src]# tar -xzvf ezmlm-0.53.tar.gz [root@otkelmo src]# tar -xzvf ezmlm-idx-0.40.tar.gz [root@otkelmo src]# tar -xzvf autorespond-2.0.2.tar.gz [root@otkelmo src]# tar -xzvf qmailadmin-1.0.4.tar.gz
[root@otkelmo src]# tar -xzvf quotafix-patch.1.0.4-03-LINUX.tar.gz
Lalu install ezmlm+ezmlm-idx.
[root@otkelmo src]# mv ezmlm-idx-0.40/* ezmlm-0.53/
[root@otkelmo src]# cd ezmlm-0.53
[root@otkelmo ezmlm-0.53]# patch < idx.patch
Jika menggunakan glibc versi 2.3 keatas (misalnya Redhat 9), silakan patch ezmlm(-idx).
[root@otkelmo ezmlm-0.53]# patch -p1 < ../ezmlm-idx-0.53.400.unified_41.patch
Kemudian compile dan install ezmlm-(idx).
[root@otkelmo ezmlm-0.53]# make [root@otkelmo ezmlm-0.53]# make man [root@otkelmo ezmlm-0.53]# make setup
22 Membangun Mailserver menggunakan qmail
Setelah itu install autoresponder-nya.
[root@otkelmo ezmlm-0.53]# cd ../autorespond-2.0.2 [root@otkelmo autorespond-2.0.2]# make
[root@otkelmo autorespond-2.0.2]# make install
Dan terakhir, silakan install qmailadmin-nya.
[root@otkelmo autorespond-2.0.2]# cd ../qmailadmin-1.0.4
[root@otkelmo qmailadmin-1.0.4]# patch -p1 < ../quotafix-patch/quotafix-patch.diff [root@otkelmo qmailadmin-1.0.4]# ./configure \
--enable-htmldir=/usr/local/httpd/htdocs \ --enable-cgibindir=/usr/local/httpd/cgi-bin [root@otkelmo qmailadmin-1.0.4]# make [root@otkelmo qmailadmin-1.0.4]# make install
Jika sukses, coba cek akan terdapat file qmailadmin pada direktori /usr/local/httpd/cgi-bin dengan perintah ls.
[root@otkelmo qmailadmin-1.0.4]# ls -la /usr/local/httpd/cgi-bin/qmailadmin
-rwsr-sr-x 1 vpopmail vchkpw 277728 Feb 28 18:12 /usr/local/httpd/cgi-bin/qmailadmin
Kemudian bisa menggunakan web browser untuk mulai melakukan administrasi, URL nya tergantung dari konfigurasi apache, misalnya berdasarkan contoh diatas adalah http://www.netlab.com/cgi-bin/qmailadmin kemudian masukkan domain yang akan dikelola beserta password dari user postmaster.
3.3. Instalasi Courier Imap
Pertama-tama ekstrak semua source-nya dan kompilasi.
[root@otkelmo src]# tar -xzvf courier-imap-1.7.1.tar.gz [root@otkelmo src]# cd courier-imap-1.7.1
[root@otkelmo courier-imap-1.7.1]# ./configure --disable-root-check \
--without-authdaemon --with-authpam --enable-workarounds-for-imap-client-bugs [root@otkelmo courier-imap-1.7.1]# make
[root@otkelmo courier-imap-1.7.1]# make install
Tidak dibutuhkan modul authentikasi yang lain, jadi modul dari courier-imap dihapus saja.
[root@otkelmo courier-imap-1.7.1]# rm -rf /usr/lib/courier-imap/libexec/authlib/*
23 Membangun Mailserver menggunakan qmail
Kemudian silakan salin modul authvchkpw yang telah dikompilasi diatas ke direktori modul authentikasi untuk imap server-nya.
[root@otkelmo courier-imap-1.7.1]# cp authlib/authvchkpw \ /usr/lib/courier-imap/libexec/authlib/
Salin file konfigurasi standar dari courier-imap.
[root@otkelmo courier-imap-1.7.1]# cp /usr/lib/courier-imap/etc/imapd.dist \ /usr/lib/courier-imap/etc/imapd
[root@otkelmo courier-imap-1.7.1]# cp /usr/lib/courier-imap/etc/imapd-ssl.dist \ /usr/lib/courier-imap/etc/imapd-ssl
Selanjutnya edit file /usr/lib/courier-imap/etc/imapd, karena courier imap ini hanya digunakan untuk webmail. Ganti pada baris ADDRESS=0 menjadi ADDRESS=127.0.0.1. Jika webmail adalah webmail yang sibuk, bisa menaikkan variabel MAXDAEMONS dan MAXPERIP, yang terpenting adalah ganti pada AUTHMODULES="authdaemon" menjadi AUTHMODULES="authvchkpw".
[root@otkelmo courier-imap-1.7.1]# vi /usr/lib/courier-imap/etc/imapd
Coba start daemon courier-imap.
[root@otkelmo courier-imap-1.7.1]# /usr/lib/courier-imap/libexec/imapd.rc start
Untuk memeriksa apakah servis courier-imap sudah berjalan semestinya, gunakan perintah ps.
[root@otkelmo courier-imap-1.7.1]# ps ax | grep imap
2049 ? S 0:00 /usr/lib/courier-imap/libexec/couriertcpd -address=12 2052 ? S 0:00 /usr/lib/courier-imap/libexec/courierlogger imapd
Dan perintah dibawah ini adalah agar setiap reboot daemon courier-imap dijalankan secara otomatis.
[root@otkelmo courier-imap-1.7.1]# echo "/usr/lib/courier-imap/libexec/imapd.rc start" >> /etc/rc.local
24 Membangun Mailserver menggunakan qmail
3.4. Instalasi Squirrelmail
Pertama-tama ekstraklah semua paket squirrelmail.
[root@otkelmo src]# tar -xzvf squirrelmail-1.4.2.tar.gz
Tentukanlah letak direktori squirrelmail, misalnya disini diletakkan di direktori /usr/local/httpd/htdocs/mail sehingga akan bisa diakses melalui http://www.netlab.com/mail.
[root@otkelmo src]# mv squirrelmail-1.4.2 /usr/local/httpd/htdocs/mail
Kemudian silakan tentukan user dan group yang menjalankan proses apache.
[root@otkelmo src]# egrep '^(User|Group)' /usr/local/httpd/conf/httpd.conf User www
Group www
Dari perintah di atas diperoleh user www dan group www, kemudian silakan ganti kepemilikan direktori /usr/local/httpd/htdocs/mail/data menjadi user www dan group www.
[root@otkelmo src]# chown -R www.www /usr/local/httpd/htdocs/mail/data/
Setelah itu salin file konfigurasi standar ke file konfigurasi squirrelmail.
[root@otkelmo src]# cp /usr/local/httpd/htdocs/mail/config/config_default.php \ /usr/local/httpd/htdocs/mail/config/config.php
Edit file tersebut dari $imap_server_type = 'cyrus';menjadi $imap_server_type = 'courier'; : [root@otkelmo src]# vi /usr/local/httpd/htdocs/mail/config/config.php
Atau jika mengalami kesulitan dalam mengkonfigurasi squirrelmail secara manual, bisa menggunakan script perl yang disertakan oleh squirrelmail, pada direktori config.
[root@otkelmo src]# cd /usr/local/httpd/htdocs/mail/config [root@otkelmo config]# ./conf.pl
Kemudian silakan dicoba dengan browser, misalnya http://www.netlab.com/mail, kemudian masukkan user yang telah dibuat, misalnya tjevs kemudian bisa mengganti Personal Information atau Folder Preferences dari menu Options.
25 Membangun Mailserver menggunakan qmail
Perbandingan langsung antara ketiga server e-mail yaitu sendmail, qmail, dan postfix akan ditampilkan disini secara langsung. Perbandingan yang ditampilkan ini tidak hanya menyangkut masalah pengamanan, tetapi juga masalah kemudahan, keandalan (reliability), ketersediaan (availability) dan kekonsistenan (integrity).
4.1 . Migrasi
Sendmail merupakan e-mail server yang paling awal dan paling banyak dipakai saat ini. Tetapi, banyaknya lubang-lubang pengamanan yang terdapat dalam sendmail menyebabkan host lebih memilih alternatif lain seperti postfix dan qmail. Migrasi dari sendmail ke postfix dan qmail merupakan topik menarik untuk diperbandingkan.
qmail dan postfix adalah dua pesaing yang masing-masing mengatakan bahwa merekalah yang paling bagus dalam menggantikan sendmail. Kenyataannya, qmail tidaklah sebanyak drop-in replacement seperti halnya postfix sehingga proses migrasi dari sendmail ke postfix lebih mudah daripada ke qmail.
4.2 . Konfigurasi
Konfigurasi sendmail lebih sulit daripada qmail atau postfix. Hal ini disebabkan sendmail adalah sebuah program besar dengan fungsi-fungsi tertentu. Untuk menjalankan sendmail, semua fungsi yang ada ini harus diatur. Berbeda dengan qmail dan postfix, dimana fungsi- fungsi yang ada terdapat dalam program-program kecil terpisah yang tidak memiliki ketergantungan antarprogram. Dengan demikian, konfigurasi hanya dilakukan bila fungsi dalam program kecil dibutuhkan.
Disamping itu, sendmail memiliki konfigurasi file yang tersembunyi. Konfigurasi ini sering hanya bisa dilakukan oleh administrator sistem yang sudah pernah menggunakan tool konfigurasi M4 tingkat tinggi.
4. PERBANDINGAN SENDMAIL, QMAIL DAN POSTFIX
26 Membangun Mailserver menggunakan qmail
4.3 . Performansi (Kinerja)
Performansi sendmail lebih rendah daripada qmail atau postfix. Performansi yang rendah ini muncul karena sendmail harus mengaktifkan semua fungsinya saat server e-mail ini digunakan. qmail dan postfix karena terdiri dari program-program kecil terpisah, maka saat digunakan hanya akan mengaktifkan fungsi-fungsi tertentu saja sesuai dengan yang diinginkan, tidak semuanya.
Program yang besar dan digunakan oleh banyak orang untuk mengirim dan menerima e- mail tentu akan memakan bandwidth yang banyak. Inilah yang memperlambat kinerja sendmail.
4.4 . Ketersediaan Fitur
Sendmail memiliki fitur yang lebih banyak daripada postfix dan postfix lebih banyak daripada qmail. Fitur ini tersedia karena sendmail adalah sebuah program besar, bukan program- program kecil yang terpisah. Untuk postfix dan qmail, keberadaan fitur pada postfix yang lebih banyak daripada qmail disebabkan oleh lebih banyaknya drop-in replacement pada postfix.
Fitur-fitur yang ada pada qmail dan postfix adalah fitur-fitur yang hanya diperlukan oleh host.
Jika ada fitur baru yang mau dimasukkan, maka tinggal di-patch saja. Di satu sisi, penggunaan sumber daya tentu sesuai dengan kebutuhan sehingga kinerja bisa cepat. Tetapi di sisi lain, miskin fitur karena bisa jadi setiap kali dibutuhkan, harus di-patch dahulu. Contohnya adalah backends pendukung dimana untuk qmail ldap dan mysql harus di-patch, sedangkan untuk postfix sudah ada. sendmail sendiri hanya memiliki ldap saja.
4.5 . Sekuriti (Pengamanan)
qmail adalah server e-mail yang paling aman jika dibandingkan dengan sendmail atau postfix.
sendmail adalah yang paling rawan karena sebagai sebuah program besar, maka jika ada kerentanan pada sebuah bagian, maka bagian lain akan dengan mudah dirusak/dimasuki.
Sedangkan postfix dibangun oleh program-program kecil terpisah. Kelemahannya, program kecil ini yang menjalankan suatu fungsi bersifat semi-resident sehingga jika program kecil ini sudah tidak diperlukan lagi dalam menjalankan fungsi maka program itu memiliki kemungkinan untuk tetap ada dalam proses dan jika program sudah dimasuki oleh kode-kode jahat, maka kode jahat itu sudah berhasil masuk ke dalam sistem.
qmail memiliki keunggulan karena untuk menjalankan fungsi, program-program kecil berada dalam urutan yang tetap dan jika sudah tidak digunakan dalam proses maka program itu
27 Membangun Mailserver menggunakan qmail
dibuang dalam urutan. Dengan demikian, jika terjadi kerentanan pada suatu program kecil, maka program kecil itu akan disisihkan setelah digunakan
4.6 . SMTP (Simple Mail Transfer Protocol)
Perbandingan SMTP terbagi dalam hal autentikasi (keaslian) dan SMTP atas SSL/TLS dan POP sebelum SMTP. Untuk autentikasi, postfix dan sendmail memiliki protokol transfer mail yang asli dengan menggunakan SASL sedangkan qmail harus di-patch.
Untuk perbandingan SMTP atas SSL/TLS, postfix dan sendmail tidak memilikinya. qmail memiliki program kecil ini, tetapi harus di-patch. Mengenai POP sebelum SMTP, postfix mempunyai fitur ini, sendmail tidak dan qmail berupa addon.
4.7. Perbandingan
Perbandingan lain meliputi hal-hal seperti format mailbox, quota support, mailing list manager dan lain-lain. Perbandingan-perbandingan ini bisa dilihat pada tabel di bawah ini:
Tabel Perbandingan Lain
Perbandingan SendMail Qmail Postfix Format mailbox Mailbox Maildir/Mailbox Maildir/Mailbox Quota support Tidak ada Di-patch Di-patch/addon Mailing list manager Belum ada Ezmlm Belum ada Dokumentasi Bagus Bagus, tetapi kadang
membingungkan Sedang
Kestabilan Tinggi Sedang Sedang
Server POP Tidak ada Ada Tidak ada
28 Membangun Mailserver menggunakan qmail
5.1 . Sumber Buku
Prakoso, Samuel dkk, Panduan Praktis Menggunakan E-Mail Server qmail, Elex Media Komputindo, 2003
Suryatmoko, Setiawan, Membangun Server E-Mail Berbasis Web, Elex Media Komputindo, 2003
5.2 . Sumber Internet
www.qmail.org
http://people.cakraweb.com/~asfik/
http://www.jamalinux.com/?open=writing=qmail
5.3 . Tutorial
Anonim, Tutorial Instalasi Q-Mail dan Pendukungnya
Diawan, Study Perbandingan Tingkat Keamanan Server E-Mail Menggunakan: sendmail, qmail, dan postfix
Tim Peserta Ujian GUCC Networking 2004, Konfigurasi Server E-Mail Menggunakan MTA qmail