Lambang Kabupaten Banyuasin
Teks penuh
(2) Lambang Kabupaten Banyuasin. i.
(3) PETA ADMINISTRASI KABUPATEN BANYUASIN. Profil Daerah Kabupaten Banyuasin Tahun 2013. ii.
(4) YAN ANTON FERDIAN, SH Bupati Banyuasin Periode 2013-2018 Profil Daerah Kabupaten Banyuasin Tahun 2013. iii.
(5) Ir. S.A Supriono, MM Wakil Bupati Banyuasin Periode 2013-2018 Profil Daerah Kabupaten Banyuasin Tahun 2013. iv.
(6) ARTI DAN MAKNA LAMBANG KABUPATEN BANYUASIN. Makna Warna Warna Biru : Menghimpun Warna Hijau : Subur Makmur Warna Kuning : Tentram Warna Putih : Suci Pertumbuhan. 1. Lambang Perisai – Bertuliskan Banyuasin Perisai adalah lambang perlindungan sebagai pertahanan, perisai tertuang pada logo, dibagi 6 area melambangkan Kabupaten Banyuasin dilindungi 6 unsur Bagian Pertahanan Negara. 1. AU 2. AL 3. AD 4. Kepolisian 5. Sipil 6. Kabupaten Baru. 2. Bintang Melambangkan agamis : meskipun Banyuasin terdiri dari berbagai agama tetapi tetap saling menghargai dan Berketuhanan Yang Maha Esa.. 3. Sawit, Minyak, Karet Melambangkan Potensi Sumber Daya Alam yang berpotensi Daerah Banyuasin terdapat Sumber Kekayaan Alam yang patut ditumbuh kembangka dimasa mendatang.. 4. Gelombang Biru Melambangkan Kabupaten Banyuasin memiliki potensi Kelautan.. 5. Tudung Adat (Tudung Saji) = SK Berdirinya Kabupaten Banyuasin Melambangkan Suatu Badan Adat yang berperan Sebagai Pelindung dan sebagai tempat Musyawarah dan mufakat Warna Merah melambangkan masyarakat Banyuasin berkemauan keras semangat dan tekat untuk membangun atau menyelesaikan permasalahan.. 6. 5 Rantai Kiri dan Kanan Melambangkan pengikat hubungan masyarakat dan falsafah antara dulang dan tudung saling mengikat tidak terpisahkan sebagai pemersatu masyarakat Banyuasin.. 7. Dulang Melambangkan Wadah Pemersatu dan Kekeluargaan Masyarakat Banyuasin.. 8. Tangkai Buah Padi dan Sekuntum Bunga Kapas Melambangkan kesejahteraan bagi masyarakat Banyuasin.. 9. 9 (Sembilan) Garis Biru Melambangkan di Kabupaten Banyuasin mengalir sungai sebanyak 9 anak sungai.. 10. Moto Sedulang Setudung Sedulang Setudung adalah Bahasa Daerah yang melambangkan bahwa Masyarakat Banyuasin dalam membangun Daerah didasari tekad kebersamaan, pita putih melambangkan kesetiaan dan keluhuran.. 11. Tulisan Kata Banyuasin Menyatakan Nama Daerah. Profil Daerah Kabupaten Banyuasin Tahun 2013. v.
(7) VISI “BANYUASIN TERDEPAN, BERDAYA SAING DAN MANDIRI”. Profil Daerah Kabupaten Banyuasin Tahun 2013. vi.
(8) MISI. 1. Meningkatkan pembangunan infrastruktur wilayah dan kawasan sebagai penunjang pembangunan dan pengembangan ekonomi kerakyatan. 2. Memantapkan iklim investasi yang kondusif dengan menjamin keamanan dan kepastian hukum serta kemudahan lainnya untuk mewujudkan daya saing daerah. 3. Membangun tatanan ekonomi daerah berdasarkan keunggulan kompetitif sektor pertanian, peternakan, perkebunan, perikanan, kelautan dan sektor pertambangan dan energi menuju Banyuasin Sejahtera. 4. Menyediakan akses layanan pendidikan (IPTEK dan IMTAQ) berkualitas dan terjangkau demi mutu sumber daya manusia yang unggul yang di dukung oleh peningkatan sistem layanan kesehatan yang murah, berkualitas dan merata melalui investasi layanan Puskesmas. 5. Mewujudkan tata pemerintahan yang baik dan bersih dengan meningkatkan kemampuan Pemerintah Daerah yang Amanah, Profesional dan berwibawa untuk pembangunan berkelanjutan berwawasan lingkungan. Profil Daerah Kabupaten Banyuasin Tahun 2013. vii.
(9) Sambutan BUPATI BANYUASIN Puji syukur senantiasa selalu kita panjatkan Kehadirat Allah SWT, karena atas Ridho dan Karunia-Nya jugalah akhirnya penyusunan buku Profil Daerah Kabupaten Banyuasin Tahun 2013 telah selesai dilaksanakan. Sejak terbentuknya Kabupaten Banyuasin berdasarkan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2002 dengan ibu kota Pangkalan Balai, telah membawa kemajuan diberbagai bidang pembangunan berkat kerjasama semua pihak. Berbagai kemajuan pembangunan ini sudah seharusnya kita syukuri dan perlu disebarluaskan melalui berbagai sarana. Terbitnya Buku Profil Daerah Kabupaten Banyuasin ini diharapkan dapat menjadi sarana informasi sekaligus promosi untuk memperkenalkan Kabupaten Banyuasin lebih luas lagi terutama dikalangan masyarakat dunia usaha. Data dan informasi yang terhimpun dalam buku ini secara garis besar dibagi ke dalam 4 (empat) kelompok yaitu, kelompok informasi yang berkaitan dengan birokrasi pemerintahan, kelompok pembangunan sumber daya manusia dan sumber daya alam, kelompok informasi sosial kependudukan dan lingkungan hidup serta kelompok data/informasi perekonomian dan infrastruktur. Akhirnya kepada semua pihak yang telah berperan serta dalam penyusunan publikasi ini diucapkan terima kasih, dan semoga bermanfaat bagi kita semua. Pangkalan Balai, Oktober 2014 BUPATI BANYUASIN,. YAN ANTON FERDIAN, SH Profil Daerah Kabupaten Banyuasin Tahun 2013. viii.
(10) Kata Pengantar KEPALA BAPPEDA DAN PM KABUPATEN BANYUASIN. Atas Ridho dan karunia Tuhan Yang Maha Esa, akhirnya Pemerintah Kabupaten Banyuasin melalui BAPPEDA dan PM Kabupaten Banyuasin dapat menyelesaikan penyusunan Buku ” Profil Daerah Kabupaten Banyuasin Tahun 2013 ”. Berbagai kebijakan pembangunan yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup sumber daya manusia telah dan sedang ditempuh oleh Pemerintah Kabupaten Banyuasin, dan publikasi ini seyogyanya dapat dijadikan media untuk memberikan data dan informasi tentang kondisi terkini hasil-hasil pembangunan di Kabupaten Banyuasin. Penyusunan Buku Profil ini sudah tentu akan terus mengalami perbaikan, baik yang terkait dengan cakupan informasi maupun akurasi informasi. Oleh karenanya sangat diharapkan adanya kritik maupun masukan lainnya yang bersifat membangun dari berbagai pihak. Akhirnya kepada semua pihak yang terlibat dalam penyusunan buku ini kami mengucapkan terima kasih, dan semoga bermanfaat adanya. Pangkalan Balai, KEPALA BADAN,. Oktober 2014. Ir. H. ALI IMRON BAMIN, M.Si NIP. 19561128 198303 1 004. Profil Daerah Kabupaten Banyuasin Tahun 2013. ix.
(11) DAFTAR ISI Lambang Kabupaten Banyuasin..................................................................... Peta Administrasi Kabupaten Banyuasin........................................................ Foto Bupati.................................................................................................... Foto Wakil Bupati.......................................................................................... Arti dan Lambang Kabupaten Banyuasin....................................................... Visi Kabupaten Banyuasin............................................................................. Misi Kabupaten Banyuasin............................................................................. Sambutan Bupati Banyuasin.......................................................................... Kata Pengantar Kepala BAPPEDA dan LITBANG Kabupaten Banyuasin.......... Daftar Isi ………………………………………………………………………................... Daftar Tabel ………………………………………………………………….................. Daftar Gambar ……………………………………………………………….................... i ii iii iv v vi vii viii ix x xiii xviii. BAB I. SEJARAH, GEOGRAFI DAN IKLIM Sejarah Pembentukan Kabupaten Banyuasin....……………............ Letak Geografis..……………………………………………………………... Topografi Wilayah.......................................................................... Iklim............................................................................................... 1 1 3 4 5. BAB II. PENDUDUK DAN TENAGA KERJA Penduduk Menurut Kelompok Umur ………………………................. Penduduk Menurut Tingkat Pendidikan .…………………................. Ketenagakerjaan…………………………………………………….............. Penduduk Miskin ……………………..…………………………............... Etnis …………………………………………………………….................... 7 11 13 14 15 16. Profil Daerah Kabupaten Banyuasin Tahun 2013. x.
(12) BAB III. PEMERINTAHAN POLITIK DAN KEAMANAN Organisasi Pemerintahan ………………………………………….............. Aparatur Pemerintah, Politik dan Keamanan ………………................ Politik dan Keamanan...................………………………………............... Pelayanan Perizinan Terpadu............................................................ Kartu Tanda Penduduk..................................................................... Kerjasama Antar Pemerintah Daerah................................................ Good Governance............................................................................... 17 17 21 26 29 31 33 37. BAB IV. PEREKONOMIAN DAN KEUANGAN DAERAH Perekonomian dan Keuangan Daerah................................................. Pertumbuhan Ekonomi ………………..…………………………................ Struktur Ekonomi …………………………………………………................ Pendapatan Perkapita ..……………………………………………............... APBD dan Pendapatan Asli Daerah (PAD).……………………................ Koperasi, Usaha Kecil, Industri dan Perdagangan.........…................... 39 39 39 42 44 45 47. BAB V. POTENSI DAERAH Pertanian ………………………………................................................... Peternakan …………………………………………………………................. Perkebunan …………………………………………………………................. Perikanan dan Kelautan .……………………………………….................. Pertambangan .…...................……………………………………............... Pariwisata ……….……………………………………………….…................... 51 52 55 57 59 60 61. Profil Daerah Kabupaten Banyuasin Tahun 2013. xi.
(13) BAB VI. INFRASTRUKTUR WILAYAH Tranportasi Darat …………………………………………………... Tranportasi Sungai………………………………………………….. Listrik dan Telekomukasi ………………………………………… Air Minum dan Sanitasi ………………………………………….. 64 64 68 71 76. BAB VII. SOSIAL BUDAYA Pendidikan …………………………….……………………………. Kesehatan...............………………………………………………... 80 80 88. Profil Daerah Kabupaten Banyuasin Tahun 2013. xii.
(14) DAFTAR TABEL 1.1 1.2. Luas Wilayah Kabupaten Banyuasin Dirinci Per Kecamatan ….… Jarak Ibukota Kabupaten ke Ibu Kota Kecamatan di Kabupaten Banyuasin....................................................................................... 3 5. 2.1. Jumlah Penduduk, Rumah Tangga, Luas dan Kepadatan Menurut Kecamatan di Kabupaten Banyuasin Tahun 2013........................... Jumlah Penduduk dan Rasio Jenis Kelamin Tahun 2013................ Jumlah Penduduk Berdasarkan Kelompok Umur Tahun 2013........ Jumlah Penduduk dan Ijazah Tertinggi yang dimiliki di Kabupaten Banyuasin Tahun 2013...............................................…….……..….. 8. 2.2 2.3 2.4 3.1 3.2 3.3 3.4 3.5. Jumlah Pegawai Negeri Sipil Pemerintah Kabupaten Banyuasin Menurut Golongan/Ruang dan Jenis Kelamin, 2013....................... Jumlah Pegawai Negeri Sipil Pemerintah Kabupaten Banyuasin Menurut Pendidikan Formal dan Jenis Kelamin, 2013.................... Jumlah Pegawai Negeri Sipil per Kecamatan di Kabupaten Banyuasin Menurut Golongan dan Jenis Kelamin........................... Jumlah Sekdes PNS per Kecamatan di Kabupaten Banyuasin Menurut Golongan dan Jenis Kelamin............................................ Daftar Parpol dan Jumlah Kursi di DPRD Kabupaten Banyuasin Hasil Pemilu Legislatif Tahun 2009.................................................. Profil Daerah Kabupaten Banyuasin Tahun 2013. 10 12 13. 21 23 25 25 27 xiii.
(15) 3.6 3.7. 3.8. 4.1 4.2 4.3 4.4 4.5 4.6 4.7. Jumlah Perizinan yang Diterbitkan oleh BPT Kabupaten Banyuasin Tahun 2012-2013.......................................................... Jumlah Izin Mendirikan Bangunan (IMB) yang Ditrerbitkan Berdasarkan Jenis Bangunan oleh BPT Kabupaten Banyuasin Tahun 2012-2013........................................................................... Jumlah Penduduk Wajib Kartu Tanda Penduduk (KTP), Pemilik KTP Per Jiwa, dan Pemilik Kartu Keluarga (KK) Menurut Kecamatan Di Kabupaten Banyuasin, 2013.................................... Perkembangan PDRB Kabupaten Banyuasin Dari Tahun 2010-2013 (Juta Rupiah)................................................................ Laju Pertumbuhan Ekonomi Kabupaten Banyuasin Menurut Sektor (Atas Dasar Harga Konstan 2000)........................................ Struktur Ekonomi Kabupaten Banyuasin Tahun 2010-2013........... Pendapatan Perkapita Kabupaten Banyuasin Atas Dasar Harga Berlaku Tahun 2010-2013.............................................................. Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Banyuasin Tahun 2010-2013 Serta Perbandingannya Dengan APBD............................................ Perkembangan Jumlah Kpoeras dan UMKM di Kabupaten Banyuasin Tahun 2010-2013.......................................................... Perkembangan Jumlah Pasar, Industri Kecil, Menengah dan Besar di Kabupaten Banyuasin Tahun 2010-2013..................................... Profil Daerah Kabupaten Banyuasin Tahun 2013. 30. 30. 32 40 41 43 45 46 48 50. xiv.
(16) 5.1 5.2 5.3 5.4 5.5 6.1 6.2 6.3 6.4 6.5 6.6 6.7. Produktifitas Pertanian Tanaman Pangan di Kabupaten Banyuasin. Produktifitas Pertanian Tanaman Pangan di Kabupaten Banyuasin. Perkembangan Populasi Ternak dan Unggas di Kabupaten Banyuasin...................................................................................... Produktifitas Perkebunan di Kabupaten Banyuasin......................... Perkembangan Produksi Perikanan di Kabupaten Banyuasin (dalam Ton).................................................................................... Perkembangan Jalan Kabupaten Banyuasin Tahun 2009-2013 (dalam Km)..................................................................................... Jumlah Unit Jembatan di Kabupaten Banyuasin Tahun 2009-2013 (dalam unit).................................................................................... Panjang Jembatan di Kabupaten Banyuasin Tahun 2009-2013 (dalam meter)................................................................................. Perkembangan Sarana dan Prasarana Perhubungan Sungai Kabupaten Banyuasin..................................................................... Jumlah Sarana Angkutan Sungai Menurut Jenisnya di Kabupaten Banyuasin Tahun 2009-2013.......................................................... Jumlah Desa/Kelurahan yang Telah Dialiri Listrik di Kabupaten Banyuasin Tahun 2013................................................................... Jumlah Desa/Kelurahan yang Telah Terjangkau Layanan Internet Statis di Kabupaten Banyuasin Tahun 2013.................................... Profil Daerah Kabupaten Banyuasin Tahun 2013. 54 54 56 58 59 65 67 67 69 70 73 75 xv.
(17) 6.8 6.9 6.10 6.11 6.12 6.13 7.1 7.2 7.3 7.4. Jumlah Kepala Keluarga (KK) Yang Mendapat Akses Air Bersih............................................................................................. Data Pelanggan PDAM Tirta Betuah Kabupaten Banyuasin Sampai Dengan Tahun 2013....................................................................... Data Kapasitas Instalasi Pengelola Air PDAM Tirta Betuah Kabupaten Banyuasin Sampai Dengan Tahun 2013....................... Data Jumlah Instalasi Pengelola Air PDAM Tirta Betuah Kabupaten Banyuasin Sampai Dengan Tahun 2013........................ Data Cakupan Air Bersih Dalam Kabupaten Banyuasin Sampai Dengan Tahun 2013....................................................................... Kecamatan di Kabupaten Banyuasin yang Telah Dialiri Ari Bersih PDAM Tahun 2013.......................................................................... Jumlah Sarana Pendidikan Formal di Kabupaten Banyuasin Tahun 2013.................................................................................... Jumlah Madrasah Diniyah dan Pondok Pesantren di Kabupaten Banyuasin...................................................................................... Total Jumlah Guru PNS di Kabupaten Banyuasin Menurut Golongan/Ruang Dan Jenis Kelamin Tahun 2009-2013.................. Total Jumlah Guru PNS Kabupaten Banyuasin Menurut Golongan/Ruang dan Jenis Kelamin Tahun Sampai Dengan 2013... Profil Daerah Kabupaten Banyuasin Tahun 2013. 78 78 78 79 79 79 83 84 84 85 xvi.
(18) 7.5. Total Jumlah Guru PNS Bersertifikasi di Kabupaten Banyuasin Menurut Golongan/Ruang dan Jenis Kelamin Sampai Dengan Tahun 2013..................................................................................... 7.6. Total Jumlah Guru PNS Bersertifikasi di Kabupaten Banyuasin Menurut Golongan/Ruang dan Jenis Kelamin Tahun 2009-2013..... 7.7. 86. Jumlah Guru Non PNS Bersertifikasi di Kabupaten Banyuasin Menurut Jenis Kelamin 2009 Sampai Dengan 2013......................... 7.8. 85. 87. Jumlah Puskesmas, Puskesmas Pembantu, Rumah Bersalin, Poliklinik dan Polindes di Kabupaten Banyuasin Tahun 2013.......... 89. Jumlah Tenaga Kesehatan di Kabupaten Banyuasin Tahun 2013.... 91. 7.10 Usia Harapan Hidup Kabupaten Banyuasin Tahun 2009-2013......... 93. 7.9. Profil Daerah Kabupaten Banyuasin Tahun 2013. xvii.
(19) DAFTAR GAMBAR 1.1 1.2 1.3. Peta Kabupaten Banyuasin Di Sumatera Selatan................................ Luas Wilayah Kabupaten Banyuasin Dirinci Per Kecamatan................ Topografi Kabupaten Banyuasin........................................................... 6 4 4. 2.1 2.2. Piramida Penduduk Tahun 2013......................................................... Pie Gambar Pekerja Menurut Lapangan Usaha Tahun 2013................. 12 14. 4.1. Grafik PDRB Kabupaten Banyuasin Tahun 2010-2013 (Atas Dasar Harga Konstan 2000)...…………………………………………………………... Struktur Ekonomi Kabupaten Banyuasin Tahun 2013 Menurut Sektor ……………………………………………........................................... 4.2. Profil Daerah Kabupaten Banyuasin Tahun 2013. 41 43. xviii.
(20) SEJARAH, GEOGRAFI DAN IKLIM Sejarah Pembentukan Kabupaten Banyuasin Kabupaten Banyuasin merupakan daerah otonomi baru hasil pemekaran dari Kabupaten induk Musi Banyuasin yang dasar hukum pembentukannya adalah Undang-Undang No. 6 Tahun 2002 yang diresmikan tanggal 2 Juli 2002 oleh Menteri Dalam Negeri an. Presiden Republik Indonesia dengan Ibukota Pangkalan Balai melalui Keputusan Mendagri Nomor : 131.26.255 Tahun 2002, dengan luas wilayah 11.832,99 km² atau 12,18 % dari luas wilayah Provinsi Sumatera Selatan. Pada saat terbentuknya Kabupaten Banyuasin ini terdiri dari 11 Kecamatan yang terbagi atas 241 Desa dan 8 Kelurahan. Sejalan dengan berlakunya Undang-Undang No. 27 Tahun 2007 tentang Pengelolaan Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil dan Peraturan Daerah No.28 Tahun 2012 Tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Banyuasin Tahun 2012 - 2032, luas Kabupaten Banyuasin termasuk perairan dan (pulau kecil) menjadi 13.754,00 km² atau bertambah sekitar 16% dari luas awal yang terdiri dari daratan seluas 11.832,99 km² dan lautan/perairan seluas 192.10 km².. Profil Daerah Kabupaten Banyuasin Tahun 2013. 1.
(21) SEJARAH, GEOGRAFI DAN IKLIM Sejalan dengan kemajuan pembangunan dan tuntutan pertumbuhan, penduduk Kabupaten Banyuasin terus mengalami perkembangannya termasuk perkembangan wilayah administrasi Kecamatan, Desa/Kelurahan. Kondisi terakhir jumlah Kecamatan, Desa dan Kelurahan mengalami penambahan menjadi 19 Kecamatan, 16 Kelurahan dan 288 Desa. Disamping itu Kabupaten Banyuasin memiliki panjang pantai sekitar 275 km yang membentang dari perbatasan Provinsi Jambi hingga perbatasan Kabupaten Ogan Komering Ilir yang berhadapan dengan Selat Bangka. Kabupaten Banyuasin juga berbatasan langsung dengan Kota Palembang yang merupakan Ibukota Provinsi Sumatera Selatan sehingga Kabupaten Banyuasin menjadi daerah penyanggah bagi perkembangan Kota Palembang dan daerah sekitarnya. Wilayah Perairan laut Kabupaten Banyuasin merupakan jalur transportasi yang strategis karena merupakan pintu gerbang penghubung lalu lintas laut Provinsi Sumatera Selatan dengan Pulau Bangka dan merupakan bagian dari alur pelayaran kapal nasional dan internasional dari negara-negara Asia Tenggara, sehingga dari sisi geografis daerah ini sangat potensial untuk berkembang.. Profil Daerah Kabupaten Banyuasin Tahun 2013. 2.
(22) SEJARAH, GEOGRAFI DAN IKLIM Letak Geografis Kabupaten Banyuasin secara geografis memiliki letak yang strategis, yaitu terletak dijalur lintas Sumatera yang menghubungkan lalu lintas berbagai Kabupaten/Kota dalam Provinsi Sumatera Selatan maupun antar Provinsi yang ada di Pulau Sumatera. Secara administratif Kabupaten Banyuasin mempunyai batas-batas wilayah sebagai berikut : Sebelah Utara berbatasan dengan Kabupaten Tanjung Jabung Timur Provinsi Jambi dan Kabupaten Bangka Barat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Sebelah Timur berbatasan dengan Kecamatan Pampangan dan Air Sugihan Kabupaten Ogan Komering Ilir. Sebelah Selatan berbatasan dengan Kecamatan Jejawi Kabupaten Ogan Komering Ilir, Kota Palembang, Kecamatan Sungai Rotan dan Talang Ubi Kabupaten Muara Enim. Sebelah Barat berbatasan dengan Kabupaten Musi Banyuasin. Profil Daerah Kabupaten Banyuasin Tahun 2013. Tabel 1.1. Luas Wilayah Kabupaten Banyuasin Dirinci Per Kecamatan NO. KECAMATAN. JUMLAH KELURAHAN. JUMLAH DESA. LUAS KECAMATAN. 21. Km 556,91. % 4,70. 2. 9. 354,41. 2,99. Suak Tape. -. 11. 312,70. 2,64. Pulau Rimau. -. 29. 888,64. 7,50. Tungkal Ilir. -. 14. 648,14. 5,47. 6. Banyuasin III. 5. 21. 294,20. 2,48. 7. Sembawa. -. 11. 196,14. 1,65. 8. Talang Kelapa. 6. 6. 439,43. 3,71. 9. Tanjung Lago. -. 15. 802,42. 6,78. 10. Banyuasin I. 2. 11. 186,69. 1,57. 11. Air Kumbang. -. 16. 328,56. 2,77. 12. Rambutan. -. 19. 450,04. 3,80. 13. Muara Padang. -. 15. 917,60. 7,75. 14. Muara Sugihan. -. 22. 696,40. 5,88. 15. Makarti Jaya. 1. 11. 300,28. 2,53. 16. Air Saleh. -. 14. 311,57. 2,63. 17. Banyuasin II. -. 17. 3.632,40. 30,69. 18. Muara Telang. -. 16. 341,57. 2,88. 19. Sumber Marga Telang. -. 10. 174,89. 1,47. 16. 288. 11.832,99. 100. 1. Rantau Bayur. -. 2. Betung. 3 4 5. JUMLAH. Sumber : Bagian Pemerintahan Umum, Sekretariat Daerah. 3.
(23) SEJARAH, GEOGRAFI DAN IKLIM Gambar 1.2. Luas Wilayah Kabupaten Banyuasin Dirinci Per Kecamatan 3.632,40 311.57. 341.57. 174.89 556.91. 300.28. 354.41 312.7. 696.4 888.64 917.6. 648.14. 450.04 439.43 328.56. 802.42 186.69. 294.2 196.14. Rantau Bayur Betung Suak Tape Pulau Rimau Tungkal Ilir Banyuasin III Sembawa Talang Kelapa Tanjung Lago Banyuasin I Air Kumbang Rambutan Muara Padang Muara Sugihan Makarti Jaya Air Saleh Banyuasin II Muara Telang Sumber Marga Telang. Topografi Wilayah Kondisi topografi Kabupaten Banyuasin didominasi oleh daerah yang relatif datar atau sedikit bergelombang, yaitu terdiri dari 80% luas dataran rendah basah berupa pesisir pantai, rawa pasang surut dan lebak serta 20% luasan merupakan dataran berombak sampai bergelombang dengan kisaran ketinggian 0 – 60 meter di atas permukaan laut. Profil Daerah Kabupaten Banyuasin Tahun 2013. Gambar 1.3. Topografi Kabupaten Banyuasin. Jarak Kota Pangkalan Balai selaku Ibu Kota Kabupaten Banyuasin dengan Ibu Kota 19 (sembilan belas) Kecamatan di Kabupaten Banyuasin, dapat dilihat pada tabel berikut :. 4.
(24) SEJARAH, GEOGRAFI DAN IKLIM Tabel 1.2 Jarak Ibukota Kabupaten ke Ibu Kota Kecamatan di Kabupaten Banyuasin NO 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19. KECAMATAN Rantau Bayur Betung Suak Tape Pulau Rimau Tungkal Ilir Banyuasin III Sembawa Talang Kelapa Tanjung Lago Banyuasin I Air Kumbang Rambutan Muara Padang Muara Sugihan Makarti Jaya Air Saleh Banyuasin II Muara Telang Sumber Marga Telang. IBUKOTA KECAMATAN. JARAK (KM). Pengumbuk Betung Lubuk Lancang Teluk Betung Sido Mulyo Pangkalan Balai Sembawa Sukajadi Tanjung Lago Mariana Cinta Manis Baru Rambutan Muara Padang Tirta Harja Makarti Jaya Saleh Mukti Sungsang Telang Jaya. 18 23 10 37 145 0,5 20 35 73 60 80 85 150 183 100 110 115 85 100. Muara Telang. Iklim Kabupaten Banyuasin termasuk wilayah yang beriklim tropis basah dengan suhu 0 0 rata-rata 26,10 – 27,40 celcius serta kelembaban rata-rata dan kelembaban relatif 69,4% - 85,5% dengan rata-rata curah hujan 2.723 mm/tahun.. Sumber : Bagian Pemerintahan Umum, Sekretariat Daerah. Profil Daerah Kabupaten Banyuasin Tahun 2013. 5.
(25) SEJARAH, GEOGRAFI DAN IKLIM Gambar 1.1. Peta Kabupaten Banyuasin di Sumatera Selatan.. Profil Daerah Kabupaten Banyuasin Tahun 2013. 6.
(26) PENDUDUK DAN TENAGA KERJA Salah satu modal dasar pembangunan suatu daerah disamping kekayaan sumber daya alam dan kebudayaan juga sumber daya manusianya. Penduduk merupakan sumber tenaga kerja dan angkatan kerja, perkembangan penduduk baik ditinjau dari segi kualitas maupun kuantitasnya ikut mempengaruhi tenaga kerja dan angkatan kerja. Pengertian penduduk yang digunakan oleh Badan Statistik yaitu semua orang yang berdomisili di wilayah geografis tertentu selama 6 bulan atau lebih atau mereka yang berdomisili kurang dari 6 bulan namun bertujuan tetap. Secara alami penduduk mengalami perubahan baik dari segi struktur maupun distribusinya, perubahan struktur terlihat dari perubahan struktur penduduk menurut umur, jenis kelamin dan tingkat pendidikan yang ditamatkan. Sementara perubahan distribusi dapat dilihat menurut kota dan desa, perubahan tersebut dipengaruhi oleh berbagai faktor antara lain transisi demografi, mobilitas penduduk yang makin meningkat serta perubahan dibidang ekonomi, sosial maupun budaya masyarakat. Berdasarkan sumber data BPS Kabupaten Banyuasin jumlah penduduk pada tahun 2013 adalah sejumlah 788.286 jiwa dengan pertumbuhan sebesar 0,78 % pertahun dengan kepadatan penduduk sebanyak 63,41 jiwa/km², sebagaimana tergambar pada tabel berikut.. Profil Daerah Kabupaten Banyuasin Tahun 2013. 7.
(27) PENDUDUK DAN TENAGA KERJA Tabel 2.1 Jumlah Penduduk, Rumah Tangga, Luas dan Kepadatan Menurut Kecamatan di Kabupaten Banyuasin Tahun 2013. NO 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19. KECAMATAN Rantau Bayur Betung Suak Tape Pulau Rimau Tungkal Ilir Banyuasin III Sembawa Talang Kelapa Tanjung Lago Banyuasin I Air Kumbang Rambutan Muara Padang Muara Sugihan Makarti Jaya Air Saleh Banyuasin II Muara Telang Sumber Marga Telang Total. JUMLAH PENDUDUK 40.270 53.894 17.281 40.409 24.465 59.888 29.835 129.467 37.498 52.044 23.391 42.074 31.269 38.852 27.318 35.821 42.198 38.187 24.125 788.286. JUMLAH RUMAH TANGGA 9.918 13.772 4.452 12.064 6.774 14.375 7.095 29.454 9.339 11.363 4.811 8.683 7.869 11.713 7.165 8.983 10.188 9.320 5.901 193.194. LUAS WILAYAH 530,55 338,86 329,70 911,30 690,16 322,42 223,10 465,35 829,40 226,94 365,21 480,66 944,60 723,40 327,28 338,57 3.707,40 435 242,05 11.832,99. KEPADATAN RATA – RATA 75,90 159,04 52,41 44,34 35,45 185,75 133,73 278,21 45,21 229,33 64,05 87,53 33,10 53,71 83,47 105,80 11,38 87,78 99,67 63,41. RATA-RATA ANGGOTA RUMAH TANGGA 4,06 3,89 3,88 3,35 3,61 4,17 4,21 4,40 4,02 4,58 4,86 4,85 3,97 3,32 3,81 4,01 4,14 4,10 4,09 4,08. Sumber : Badan Pusat Statistik Kabupaten Banyuasin, 2014. Profil Daerah Kabupaten Banyuasin Tahun 2013. 8.
(28) PENDUDUK DAN TENAGA KERJA Jumlah penduduk Kabupaten Banyuasin yang tersebar di 19 Kecamatan, 288 Desa dan 16 Kelurahan, yang terbanyak jumlah penduduknya terdapat di Kecamatan Talang Kelapa sebanyak 129.467 jiwa. Daerah Kecamatan ini merupakan wilayah yang bersentuhan langsung dengan Kota Palembang yang merupakan Ibu Kota Provinsi Sumatera Selatan.. Selanjutnya jumlah penduduk dan rasio jenis kelamin pada tahun 2013 tercatat 402.493 jiwa penduduk laki-laki dan 385.793 jiwa penduduk perempuan atau dengan sex rasio 104,33 %.. Sebaliknya wilayah Kabupaten Banyuasin yang terendah jumlah penduduknya terdapat di Kecamatan Suak Tape yang merupakan Kecamatan hasil pemekaran dari Kecamatan induk yakni Kecamatan Betung dengan jumlah penduduk sebanyak 17.281 jiwa. Profil Daerah Kabupaten Banyuasin Tahun 2013. 9.
(29) PENDUDUK DAN TENAGA KERJA TABEL 2.2 JUMLAH PENDUDUK DAN RASIO JENIS KELAMIN TAHUN 2013 Kecamatan 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19. Rantau Bayur Betung Suak Tape Pulau Rimau Tungkal Ilir Banyuasin III Sembawa Talang Kelapa Tanjung Lago Banyuasin I Air Kumbang Rambutan Muara Padang Muara Sugihan Makarti Jaya Air Saleh Banyuasin II Muara Telang Sumber Marga Telang Jumlah/Total. Penduduk Laki-laki Perempuan 20.209 20.061 27.653 26.241 8.784 8.497 21.008 19.401 12.750 11.715 29.953 29.935 14.976 14.859 65.873 63.594 19.339 18.159 26.375 25.669 12.046 11.345 21.354 20.720 16.206 15.063 20.125 18.727 13.954 13.364 18.325 17.496 21.745 20.453 19.615 18.572 12.203 11.922 402.493 385.793. Jumlah 40.270 53.894 17.281 40.409 24.465 59.888 29.835 129.467 37.498 52.044 23.391 42.074 31.269 38.852 27.318 35.821 42.198 38.187 24.125 788.286. Sex Rasio (%) 100,74 105,38 103,38 108,28 108,83 100,06 100,79 103,58 106,50 102,75 106,18 103,03 107,59 107,46 104,41 104,74 106,32 105,62 102,36 104,33. Sumber : Badan Pusat Statistik Kabupaten Banyuasin, 2014. Profil Daerah Kabupaten Banyuasin Tahun 2013. 10.
(30) PENDUDUK DAN TENAGA KERJA Penduduk Menurut Kelompok Umur Distribusi penduduk Kabupaten Banyuasin pada tahun 2013 menurut kelompok umur 0-14 tahun yang dikategorikan sebagai kelompok penduduk berusia muda berjumlah 237.699 jiwa (30,16 %). Selanjutnya penduduk dalam kelompok umur 15-64 tahun yang dikategorikan sebagai penduduk usia produktif berjumlah 519.393 jiwa (65,88 %). Dari distribusi penduduk berdasarkan dua kelompok umur di atas maka terlihat jumlah penduduk dalam kelompok umur 65 tahun keatas yang disebut sebagai kelompok umur dengan angka beban tanggungan (Dependency Ratio) sebesar 31.194 jiwa (3,96 %). Profil Daerah Kabupaten Banyuasin Tahun 2013. Dilihat dari komposisi penduduk Kabupaten Banyuasin, maka tergambarkan bahwa mayoritas penduduk Kabupaten Banyuasin merupakan penduduk dengan usia produktif, sebagaimana tergambar dalam tabel dan gambar piramida di bawah ini :. 11.
(31) PENDUDUK DAN TENAGA KERJA TABEL 2.3 JUMLAH PENDUDUK BERDASARKAN KELOMPOK UMUR TAHUN 2013 Kelompok Umur. Jumlah Penduduk Laki-laki. Perempuan. PEREMPUAN. Jumlah. 42.202. 40.401. 82.603. 10,48. 5–9. 40.599. 39.000. 79.599. 10,10. 75.497. 9,58. 38.799. 36.698. 65+. 15,197. %. 0-4. 10-14. GAMBAR 2.1 PIRAMIDA PENDUDUK TAHUN 2013. 60-64. 9,597 12,897 17,097 21,299. LAKI-LAKI. 15,997 10,596. 55-59. 13,897. 50-54. 17,899. 45-49. 21,900. 15-19. 37.003. 35.002. 72.005. 9,13. 20-24. 36.903. 35.102. 72.005. 9,13. 25-29. 36.498. 35.099. 71.597. 9,08. 30-34. 33.099. 32.701. 65.800. 8,35. 35-39. 30.299. 29.802. 60.101. 7,62. 35,099. 25-29. 36,498. 40-44. 26.802. 25.901. 52.703. 6,69. 35,102. 20-24. 36,903. 45-49. 21.900. 21.299. 43.199. 5,48. 35,002. 15-19. 37,003. 50-54. 17.899. 17.097. 34.996. 4,44. 55-59. 13.897. 12.897. 26.794. 3,40. 60-64. 10.596. 9.597. 20.193. 2,56. 65+. 15.997. 15.197. 31.194. 3,96. 402.493. 385.793. 788.286. 100. Jumlah. 40-44. 25,901. 35-39. 29,802. 33,099. 10-14. 36,698. 38,799. 5–9. 39,000. 40,599. 0-4. 40,401 40,000. 30,299. 30-34. 32,701. 60,000. 26,802. 20,000. 0. 42,202 0. 20,000. 40,000. 60,000. Sumber : Badan Pusat Statistik, 2014. Profil Daerah Kabupaten Banyuasin Tahun 2013. 12.
(32) PENDUDUK DAN TENAGA KERJA Penduduk Menurut Tingkat Pendidikan Berdasarkan data dari BPS Kabupaten Banyuasin, taraf pendidikan penduduk di Kabupaten Banyuasin tahun 2013; 25,38% tidak tamat SD, 41,41% tamat SD/MI sederajat, 15,56% tamat SLTP/MTs sederajat, 14,67% tamat SLTA/MA sederajat, 1,37% tamat Diploma/Sarjana Muda dan 1,61% tamat D4/S1/S2/S3. Data yang disajikan berdasarkan Banyuasin Dalam Angka 2013 dari BPS Kabupaten Banyuasin terdapat sebanyak 596.767 jiwa penduduk Banyuasin yang berumur 10 tahun ke atas yang dapat membaca dan menulis. Sedangkan angka penduduk Kabupaten Banyuasin yang berumur 10 tahun ke atas yang tidak dapat membaca dan atau menulis sebanyak 29.317 jiwa. Dengan demikian terdapat 4,68 persentase penduduk Banyuasin yang berumur 10 tahun ke atas yang buta huruf. Profil Daerah Kabupaten Banyuasin Tahun 2013. TABEL 2.4 JUMLAH PENDUDUK DAN IJAZAH TERTINGGI YANG DIMILIKI DI KABUPATEN BANYUASIN TAHUN 2013 NO 1 2 3. URAIAN. Laki-laki. Perempuan. Jumlah. %. Tidak/ Belum Tamat SD. 80.016. 78.907. 158.923. 25,38. 125.239 53.966. 133.993 43.472. 259.232 97.438. 41,41 15,56. 52.552. 39.301. 91.853. 14,67. 3.812. 4.764. 8.576. 1,37. 4.107 319.692. 5.955 306.392. 10.062 626.084. 1,61 100. SD/MI/Sederajat SLTP/MTs/ Sederajat 4 SLTA/MA/ Sederajat 5 Diploma / Sarjana Muda 6 D4/S1/S2/S3 JUMLAH. Sumber : Badan Pusat Statistik Kabupaten Banyuasin. 13.
(33) PENDUDUK DAN TENAGA KERJA Gambar 2.2 Pie Diagram Pekerja menurut Lapangan Berdasarkan Data BPS Kabupaten Usaha Tahun 2013 Banyuasin Tahun 2013, Penduduk usia kerja (penduduk yang berusia Lapangan Usaha 15 tahun keatas) di Kabupaten Banyuasin berjumlah 550.587 Jiwa Pertanian atau 69,85 % dari total penduduk Pertambangan 124 yang berjumlah 788.286 jiwa, 56 163 sedangkan angkatan kerja yang ada 851 Industri Pengolahan di Kabupaten Banyuasin berjumlah 3381 1408 218 Listrik, Gas, dan Air 349.237 jiwa sementara yang Bersih bekerja sebanyak 326.553 jiwa Bangunan 408 (93,51%). Dengan demikian Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Perdagangan, Hotel 7332 dan Restoran sebesar 22.684 jiwa (6,49%). Pengangkutan & Sebagian besar tenaga kerja Komunikasi bergerak di sektor industri Keuangan, Persewaan pengolahan diikuti dengan sektor & Jasa Perusahaan pertanian dan sektor bangunan. Jasa-jasa Untuk lebih jelasnya dapat dilihat Sumber : Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kanupaten Banyuasin pada gambar berikut : Ketenagakerjaan. Profil Daerah Kabupaten Banyuasin Tahun 2013. 14.
(34) PENDUDUK DAN TENAGA KERJA Penduduk Miskin Berdasarkan data Badan Pusat Statistik Kabupaten Banyuasin, jumlah penduduk miskin di Kabupaten Banyuasin tahun 2006 sebesar 149.900 jiwa dengan tingkat kemiskinan 19,81 %. Menurut sumber yang sama kemiskinan di Kabupaten Banyuasin terus mengalami penurunan dimana sampai dengan data terakhir tahun 2012 jumlah penduduk miskin sebesar 87.600 jiwa dengan tingkat kemiskinan menjadi sebesar 11,27 %. Penurunan signifikan jumlah penduduk miskin terjadi pada tahun 2010, hal ini dikarenakan oleh membaiknya kondisi makro ekonomi Banyuasin ditandai dengan tingginya tingkat pertumbuhan ekonomi yang mencapai 7,88 % dan inflasi sebesar 5,96 % sehingga mampu mendorong daya beli masyarakat serta ditunjang dengan penurunan laju pertumbuhan jumlah penduduk pada tahun 2010 sebesar 1,40 %. Sejak tahun 2006 persentase tingkat kemiskinan di Kabupaten Banyuasin mengalami penurunan dari tahun ke tahun sampai dengan tahun 2012 menjadi sebesar 11,27 % atau sebesar 87.600 jiwa penduduk miskin. Jumlah penduduk miskin di Kabupaten Banyuasin banyak tersebar di wilayah Kecamatan Perairan seperti di Kecamatan Muara Telang, Kecamatan Tanjung Lago, Kecamatan Makarti Jaya, Kecamatan Banyuasin II, Kecamatan Muara Padang dan Kecamatan Pulau Rimau. Kecenderungan ini terjadi karena di wilayah perairan masih relatif terbatas tersedianya fasilitas, sarana dan prasarana serta mayoritas penduduknya masih bertumpu pada mata pencaharian sebagai seorang petani dan nelayan. Profil Daerah Kabupaten Banyuasin Tahun 2013. 15.
(35) PENDUDUK DAN TENAGA KERJA Etnis Kabupaten Banyuasin sebagai salah satu dari 17 Kabupaten/Kota yang ada di Provinsi Sumatera Selatan merupakan Kabupaten yang memiliki letak yang sangat strategis sehingga mengundang daya tarik bagi penduduk dari daerah lain untuk bekerja dan menetap di Kabupaten Banyuasin. Dengan daya tarik tersebut maka Kabupaten Banyuasin menjadi daerah yang sangat heterogen di huni oleh berbagai suku dan etnis, seperti : Melayu, Bugis, Jawa, Bali, Batak, Sunda, Madura, Keturunan Etnis Tionghoa dan daerah-daerah lainnya di Indonesia. Maka tidak berlebihan apabila Banyuasin di pandang sebagai Kabupaten Mininya Indonesia. Masyarakat Kabupaten Banyuasin sangat menghargai perbedaan dan hidup rukun dan toleran dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia, ini terbukti tidak pernah terjadinya konflik horizontal antar suku di Kabupaten Banyuasin. Dan hal ini merupakan modal dasar yang solid bagi persatuan bangsa yang perlu dipelihara dan ditumbuh kembangkan secara dinamis.. Profil Daerah Kabupaten Banyuasin Tahun 2013. 16.
(36) PEMERINTAHAN POLITIK DAN KEAMANAN Organisasi Pemerintahan Kabupaten. Banyuasin. sebagai. daerah. otonomi. memiliki. hak,. wewenang dan kewajiban untuk mengatur dan mengurus sendiri urusan pemerintahan dan kepentingan masyarakat setempat sesuai dengan peraturan perundang-undangan. Dalam rangka implementasi dari otonomi daerah, maka untuk menjalankan roda pemerintahan diperlukan adanya organisasi pemerintahan berupa organisasi perangkat daerah. Berpedoman pada Peraturan Pemerintah Nomor 41 Tahun 2007 Tentang organisasi perangkat daerah, pemerintah Kabupaten Banyuasin membentuk. organisasi. Satuan. Kerja. Pemerintah. Daerah. (SKPD). yang. berbentuk Sekretariat, Dinas, Badan dan Kantor, yang terdiri dari :. Profil Daerah Kabupaten Banyuasin Tahun 2013. 17.
(37) PEMERINTAHAN POLITIK DAN KEAMANAN A. Sekretariat : 1. Sekretariat DPRD 2. Sekretariat Daerah B. Dinas Daerah : 1. Dinas PU Pengairan 2. Dinas PU Cipta Karya 3. Dinas PU Bina Marga 4. Dinas Kesehatan 5. Dinas Pendidikan 6. Dinas Pertanian dan Peternakan 7. Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika 8. Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian, dan Perdagangan 9. Dinas Pertambangan dan Energi 10. Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi 11. Dinas Perikanan dan Kelautan 12. Dinas Kehutanan dan Perkebunan 13. Dinas Sosial 14. Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah. Profil Daerah Kabupaten Banyuasin Tahun 2013. 18.
(38) PEMERINTAHAN POLITIK DAN KEAMANAN B. Dinas Daerah : 15. Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil 16. Dinas Pariwisata, Seni, Budaya, Pemuda dan Olahraga 17. Dinas Pengelolaan Pasar 18. Dinas Kebersihan, Pertamanan dan Pemakaman C. Badan dan atau Lembaga Teknis Daerah : 1. Inspektorat 2. BAPPEDA dan PM 3. Badan Ketahanan Pangan 4. Badan Kepegawaian dan Diklat Daerah 5. Badan Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana 6. Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa 7. Badan Lingkungan Hidup 8. Badan Perpustakaan, Arsip Daerah dan Dokumentasi 9. Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Kesatuan Bangsa dan Politik 10. Rumah Sakit Umum Daerah 11. Badan Pelaksana Penyuluh Pertanian, Perikanan dan Kehutanan 12. Badan Perizinan Terpadu. Profil Daerah Kabupaten Banyuasin Tahun 2013. 19.
(39) PEMERINTAHAN POLITIK DAN KEAMANAN. D. Kantor dan Kecamatan : 1. Kantor Satuan Polisi Pamong Praja 2. Kecamatan : - Kecamatan Rantau Bayur - Kecamatan Betung - Kecamatan Suak Tape - Kecamatan Pulau Rimau - Kecamatan Tungkal Ilir - Kecamatan Banyuasin III - Kecamatan Sembawa - Kecamatan Talang Kelapa - Kecamatan Tanjung Lago - Kecamatan Banyuasin I - Kecamatan Air Kumbang - Kecamatan Rambutan - Kecamatan Muara Padang - Kecamatan Muara Sugihan - Kecamatan Makarti Jaya - Kecamatan Air Saleh - Kecamatan Banyuasin II - Kecamatan Muara Telang - Kecamatan Sumber Marga Telang. Profil Daerah Kabupaten Banyuasin Tahun 2013. 20.
(40) PEMERINTAHAN POLITIK DAN KEAMANAN Aparatur Pemerintah, Politik dan Keamanan Memasuki usianya yang menginjak tahun ke 12 Kabupaten Banyuasin telah memiliki 52 Satuan Kerja Pemerintah Daerah (SKPD) dan 19 diantaranya berupa SKPD Kecamatan dengan aparatur pemerintah sebanyak 8.323 pegawai. Aparatur pemerintah sebanyak itu bila ditinjau dari sisi golongan/kepangkatan, maka PNS yang dimiliki oleh Pemerintah Kabupaten Banyuasin dapat dikelompokkan sebagai berikut : Golongan I sebanyak 61 orang (0,73%), Golongan II sebanyak 1.707 orang (20,51%), Golongan III sebanyak 4.688 orang (56,33%) dan Golongan IV sebanyak 1.867 orang (22,43%). Dengan demikian menunjukkan bahwa bagian terbesar jumlah PNS Kabupaten Banyuasin terletak pada Golongan III yakni sebanyak 4.688 orang atau 56,33 %. Tabel 3.1 Jumlah Pegawai Negeri Sipil Pemerintah Kabupaten Banyuasin Menurut Golongan/Ruang dan Jenis Kelamin, 2013 Golongan. Golongan I / Level I Golongan II / Level II Golongan III / Level III Golongan IV / Level IV Jumlah. · Jenis Kelamin Laki-Laki Perempuan 59 2 758 949 2.137 2.551 808 1.059 3.762 4.561. Profil Daerah Kabupaten Banyuasin Tahun 2013. ·Jumlah. %. 61 1.707 4.688 1.867 8.323. 0,73 20,51 56,33 22,43 100. 21.
(41) PEMERINTAHAN POLITIK DAN KEAMANAN Aparatur Pemerintah, Politik dan Keamanan Ditinjau dari tingkat pendidikan formal yang dimiliki oleh PNS maka tergambar bahwa berdasarkan data tahun 2013 pendidikan formal yang dimiliki oleh PNS dapat digambarkan sebagai berikut : SD berjumlah 12 orang atau 0,14 %, SMP berjumlah 70 orang atau 0,84 %, SLTA berjumlah 2.270 orang atau 27,28 %, tamat DI/DII berjumlah 1.542 orang atau 18,53 %, DIII berjumlah 530 orang atau 6,37 %, SI/DIV berjumlah 2.958 orang atau 35,54 % dan S2 berjumlah 420 orang atau 5,50 %. Dengan demikian dari segi pendidikan formal maka data menunjukkan, bahwa jumlah PNS yang berpendidikan SLTA/Sederajat adalah jumlah terbesar dari PNS yang dimiliki Pemerintah Kabupaten Banyuasin. Ditinjau dari sisi yang lain PNS yang dimiliki Pemerintah Kabupaten Banyuasin dilihat dari kemampuan teknis atau fungsional dan struktural tergambarkan bahwa PNS yang bekerja sebagai tenaga pendidik berjumlah 4.677 orang (56,19%), tenaga kesehatan 642 orang (7,71%), serta tenaga teknis lainnya sejumlah 2.662 orang (31,98%) dan struktural sebanyak 970 orang (11,65%). Dari data ini terlihat bahwa PNS yang bekerja sebagai tenaga pendidik merupakan PNS yang jumlahnya terbesar di Kabupaten Banyuasin.. Profil Daerah Kabupaten Banyuasin Tahun 2013. 22.
(42) PEMERINTAHAN POLITIK DAN KEAMANAN Aparatur Pemerintah, Politik dan Keamanan Demikian juga apabila jumlah PNS ini ingin kita kaji berdasarkan gender/jenis kelamin, maka PNS yang berjenis kelamin perempuan merupakan jumlah yang terbesar yakni sejumlah 4.561 pegawai (54,80%) bila dibandingkan dengan PNS yang berjenis kelamin laki-laki sebanyak 3.762 pegawai (45,20%). Tabel 3.2 Jumlah Pegawai Negeri Sipil Pemerintah Kabupaten Banyuasin Menurut Pendidikan Formal dan Jenis Kelamin, 2013 Jenis Kelamin. Jumlah. %. Tingkat Pendidikan. Laki-Laki. Perempuan. SD SLTP SLTA DI/DII DIII DIV/SI. 9 64 1.147 478 151 1.706. 3 6 1.123 1.064 379 1.882. 12 70 2.270 1.542 530 3.588. 0,14 0,84 27,28 18,53 6,37 35,54. 291. 129. 420. 5,50. S2. Profil Daerah Kabupaten Banyuasin Tahun 2013. 23.
(43) PEMERINTAHAN POLITIK DAN KEAMANAN Aparatur Pemerintah, Politik dan Keamanan Sebagaimana telah dimaklumi bahwa aparatur pemerintah yang dimiliki Pemerintah Kabupaten Banyuasin tersebar diberbagai SKPD baik SKPD di level Kabupaten maupun SKPD di level Kecamatan. Aparatur pemerintah Kabupaten Banyuasin yang mengabdi di Kantor SKPD Kecamatan berjumlah 292 pegawai yang tersebar di 19 (sembilan belas) kantor Kecamatan. Disamping tersebar di 19 kantor Kecamatan, aparatur pemerintah yang dimiliki Pemerintah Kabupaten Banyuasin ada juga yang bekerja sebagai Sekretaris Desa (Sekdes) PNS. Sekdes yang berstatus PNS ini bekerja dan tersebar di kantor-kantor kades dalam 19 wilayah Kecamatan di Kabupaten Banyuasin. Berdasarkan data Sekdes yang telah diangkat oleh Pemerintah menjadi PNS sebanyak 172 orang. Yang terdiri dari Golongan I sebanyak 23 orang, Golongan II sebanyak 139 orang dan Golongan III sebanyak 10 orang.. Profil Daerah Kabupaten Banyuasin Tahun 2013. 24.
(44) PEMERINTAHAN POLITIK DAN KEAMANAN Aparatur Pemerintah, Politik dan Keamanan Tabel 3.4 Jumlah Sekdes PNS per Kecamatan di Kabupaten Banyuasin Menurut Golongan dan Jenis Kelamin. Tabel 3.3 Jumlah Pegawai Negeri Sipil per Kecamatan Di Kabupaten Banyuasin Menurut Golongan dan Jenis Kelamin Golongan dan Jenis Kelamin No. Kecamatan. Golongan I. Golongan II. Golongan III. Golongan dan Jenis Kelamin Golongan IV. Jumlah. No. Kecamatan. L. P. L. P. L. P. L. P. 1. Rantau Bayur. -. -. 3. 2. 13. 3. 1. -. 22. 1. Rantau Bayur. 2. Betung. -. -. 1. 3. 6. 3. 1. -. 14. 2. 3. Suak Tapeh. -. -. -. -. 8. 2. 1. -. 11. 3. 4. Pulau Rimau. -. -. 2. 1. 8. 1. 2. -. 14. 5. Tungkal Ilir. -. -. 2. -. 6. -. 1. -. 6. Banyuasin III. -. -. 2. -. 6. 4. -. 7. Sembawa. -. -. 2. 1. 7. 5. 8. Talang Kelapa. -. -. 3. 5. 8. 9. Tanjung Lago. -. -. 1. -. 10. Banyuasin I. -. -. 1. 11. Rambutan. 2. -. 12. Muara Padang. -. 13. Muara Sugihan. 3. 14. Makarti Jaya. -. 15. Air Saleh. 16. Golongan I. Golongan II. Golongan III. Golongan IV. Jumlah. L. P. L. P. L. P. L. P. -. -. 8. -. -. -. -. -. 8. Betung. -. -. 4. -. -. -. -. -. 4. Suak Tapeh. 2. -. 5. -. -. -. -. -. 7. 4. Pulau Rimau. 2. -. 18. 1. -. -. -. -. 21. 9. 5. Tungkal Ilir. 1. -. 5. 1. -. -. -. -. 7. -. 12. 6. Banyuasin III. -. -. 15. 2. -. -. -. -. 17. 1. -. 16. 7. Sembawa. -. -. 3. -. -. -. -. -. 3. 11. 3. -. 30. 8. Talang Kelapa. -. -. 2. 1. -. -. -. -. 3. 8. 4. -. -. 13. 9. Tanjung Lago. 4. -. 5. -. -. -. -. -. 9. 2. 7. 6. 1. -. 17. 10. Banyuasin I. 2. -. 3. 1. -. -. -. -. 6. 5. 2. 10. 5. 1. -. 25. 11. Rambutan. 3. -. 9. 1. -. -. -. -. 13. -. -. -. 7. -. 2. -. 9. 12. Muara Padang. -. -. 10. -. -. -. -. -. 10. 1. 11. -. 5. -. 1. -. 21. 13. Muara Sugihan. 3. 1. 11. -. -. -. -. -. 15. -. 1. 1. 4. 2. 1. -. 9. 14. Makarti Jaya. 1. -. 5. -. -. -. -. -. 6. 2. -. 3. 1. 6. -. 2. -. 14. 15. Air Saleh. 2. -. 3. -. -. -. -. -. 5. Banyuasin II. -. -. 2. -. 7. 1. 2. -. 12. 16. Banyuasin II. 1. -. 5. 1. -. -. -. -. 7. 17. Muara Telang. -. -. 10. 1. 7. 3. -. -. 21. 17. Muara Telang. -. -. 10. 1. 8. 2. -. -. 21. 18. Air Kumbang. -. -. 3. -. 7. -. -. -. 10. 18. Air Kumbang. -. -. 4. -. -. -. -. -. 4. -. 1. 4. 1. 6. 1. -. -. 13. 19. Sumber Marga Telang. -. 1. 4. 1. -. -. -. -. 6. 7. 2. 56. 20. 136. 51. 20. 0. 292. 21. 2. 129. 10. 8. 2. 0. 0. 172. 19. Sumber Marga Telang Jumlah Total. Profil Daerah Kabupaten Banyuasin Tahun 2013. Jumlah Total. 25.
(45) PEMERINTAHAN POLITIK DAN KEAMANAN Politik dan Keamanan Kabupaten Banyuasin setelah memekarkan diri dari Kabupaten Induk Musi Banyuasin pada tahun 2002 telah 3 (tiga) kali melaksanakan Pilkada Bupati dan terakhir Pilkada Bupati yang ketiga kalinya dilaksanakan pada bulan Juli Tahun 2013 yang lalu. Dari tiga kali pilkada Bupati Banyuasin tersebut semuanya terselenggara dengan aman dan tanpa halangan yang berarti, ini merupakan indikasi bahwa sejauh ini situasi keamanan di Kabupaten Banyuasin yang terkenal dengan semboyan Bumi Sedulang Setudung relatif kondusif. Kondisi aman dan kondusif ditunjukkan pula dalam kehidupan demokrasi yang terus tumbuh dan berkembang antara lain dengan dilaksanakannya pemilu legislatif pada tahun 2009 yang lalu dimana terdapat 13 partai politik yang memperoleh kursi dengan menempatkan wakilnya di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Banyuasin sebagaimana data pada tabel berikut ini :. Profil Daerah Kabupaten Banyuasin Tahun 2013. 26.
(46) PEMERINTAHAN POLITIK DAN KEAMANAN TABEL 3.5 DAFTAR PARPOL DAN JUMLAH KURSI DI DPRD KABUPATEN BANYUASIN HASIL PEMILU LEGISLATIF TAHUN 2009 Partai. Jenis Kelamin. ·. Jumlah Kursi. Laki- Laki. Perempuan. Partai Golongan Karya. 7. 2. 9. Partai Demokrat. 6. 1. 7. PDI- Perjuangan. 7. -. 7. Partai Hanura. 3. 1. 4. Partai Amanat Nasional. 3. 1. 4. Partai Keadilan Sejahtera. 2. 1. 3. Partai Persatuan Pembangunan. 2. 2. 4. PBR. 2. -. 2. Partai Bulan Bintang. 1. -. 1. PKPB. 1. -. 1. PPNUI. 1. -. 1. Partai Gerindra. 1. -. 1. PPI. 1. -. 1. 37. 8. 45. Jumlah Sumber : Sekretariat DPRD Kabupaten Banyuasin. Profil Daerah Kabupaten Banyuasin Tahun 2013. 27.
(47) PEMERINTAHAN POLITIK DAN KEAMANAN Sejalan dengan otonomi daerah Kabupaten Banyuasin sebagai daerah otonom memiliki hak dan kewenangan untuk mengatur sendiri rumah tangga dan jalannya roda pemerintahan dalam rangka untuk membangun dan memajukan daerahnya. Sebagai implementasi dari daerah otonom maka pemerintah. Kabupaten. Banyuasin. menerbitkan. berbagai. peraturan. perundang-undangan baik berupa Peraturan daerah dan Peraturan Kepala Daerah. Peraturan perundang-undangan yang dihasilkan selama kurun waktu tahun 2012 telah dihasilkan sebanyak 16 Peraturan Daerah dan sebanyak 56 Peraturan Kepala Daerah. Begitu juga pada tahun 2013 telah dihasilkan sebanyak 5 Peraturan Daerah dan 50 Peraturan Kepala Daerah. Diantara sekian banyak Peraturan Daerah yang dihasilkan terdapat diantaranya Peraturan Daerah yang sangat strategis yaitu Peraturan Daerah tentang. Rencana. Tata. Ruang. Wilayah. Kabupaten. Banyuasin. Tahun. 2012-2032 Nomor 28 Tahun 2012.. Profil Daerah Kabupaten Banyuasin Tahun 2013. 28.
(48) PEMERINTAHAN POLITIK DAN KEAMANAN Pelayanan Perizinan Terpadu Bahwa dalam rangka untuk lebih meningkatkan pelayanan kepada masyarakat di bidang perizinan dan non perizinan berdasarkan prinsip pelayanan yang sederhana, terbuka, lancar, tepat, lengkap, wajar dan terjangkau, maka perlu dibentuk adanya lembaga yang tupoksinya mengurus masalah pelayanan dan perizinan yang dibutuhkan oleh masyarakat dan kalangan dunia usaha. Melalui Peraturan Daerah Nomor 17 Tahun 2008 Tanggal 04 April Tahun 2008 dibentuklah organisasi Badan Pelayanan Terpadu yang merupakan organisasi Satuan Kerja Pemerintah Daerah (SKPD). Seiring dengan kebutuhan dan perkembangan pembangunan yang menuntut lebih maksimalnya kualitas dan kuantitas dibidang pelayanan dan perizinan maka ditingkatkanlah Badan Pelayanan Terpadu menjadi Badan Perizinan Terpadu yang dasar hukum pembentukannya adalah Peraturan Daerah Kabupaten Banyuasin Nomor 05 Tahun 2009 Tanggal 01 Juli Tahun 2009. Antusiasme masyarakat dan kalangan dunia usaha sangat apresiatif atas kehadiran lembaga Badan Perizinan Terpadu ini, dan terbukti dengan banyaknya usulan perizinan dengan berbagai jenisnya yang diajukan dan yang diterbitkan. Jumlah dan jenis perizinan yang diterbitkan sampai akhir tahun 2013 sebagaimana tabel berikut ini :. Profil Daerah Kabupaten Banyuasin Tahun 2013. 29.
(49) PEMERINTAHAN POLITIK DAN KEAMANAN TABEL 3.6 JUMLAH PERIZINAN YANG DITERBITKAN OLEH BPT KAB. BANYUASIN TAHUN 2012 -2013 No 1. JENIS IZIN. Izin Mendirikan Bangunan (IMB) 2 Izin Gangguan (HO) / SITU 3 Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP) 4 Tanda Daftar Perusahaan (TDP) 5 Surat Izin Perusahaan Konstruksi (SUIPK) 6 Tanda Daftar Gudang (TDG) 7 Tanda Daftar Industri (TDI) / Izin Usaha Industri (IUI) 8 Reklame 9 Pariwisata 10 Izin Kesehatan 11 Izin Kursus TOTAL. JUMLAH IZIN YANG DITERBITKAN 2012 2013 1.749 3.930 998 649. 840 571. 580. 603. 53. 23. 15 18. 20 37. 18 54 4 4.138. 15 162 92 6.293. Sumber : BPT. Profil Daerah Kabupaten Banyuasin Tahun 2013. TABEL 3.7 JUMLAH IZIN MENDIRIKAN BANGUNAN (IMB) YANG DITERBITKAN BERDASARKAN JENIS BANGUNAN OLEH BPT KAB. BANYUASIN TAHUN 2012 -2013 No. JENIS IZIN. 1 Bangunan 2 Ruko 3 Lainnya TOTAL. JUMLAH IZIN YANG DITERBITKAN 2012 2013 1.184 3.113 476 816 89 1 1.749 3.930. Sumber : BPT. 30.
(50) PEMERINTAHAN POLITIK DAN KEAMANAN Kartu Tanda Penduduk Untuk pelayanan administrasi kependudukan antara lain dalam hal pemberian Kartu Tanda Penduduk (KTP), Kabupaten Banyuasin melalui Dinas Kependudukan. dan. Pencatatan. Sipil. telah. menjalankan. administrasi. kependudukan melalui mekanisme sistem administrasi kependudukan (SIAK). Sistem ini sejalan dengan kebijakan nasional tentang Penerapan Kartu Tanda Penduduk Berbasis Nomor Induk kependudukan secara Nasional, maka sejak tahun. 2012. telah. dimulai. pelaksanaan. perekaman. data. dan. informasi. kependudukan bagi warga yang telah berhak untuk memperoleh E-KTP bagi penduduk di wilayah-wilayah kecamatan yang tersebar dalam 288 desa dan 16 kelurahan. Berdasarkan data dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Banyuasin dari 678.082 penduduk yang wajib memiliki KTP sudah 88,08% yang sudah memiliki E-KTP yakni sejumlah 597.285 jiwa.. Profil Daerah Kabupaten Banyuasin Tahun 2013. 31.
(51) PEMERINTAHAN POLITIK DAN KEAMANAN Tabel 3.8 Jumlah Penduduk Wajib Kartu Tanda Penduduk (KTP), Pemilik KTP per Jiwa, dan Pemilik Kartu Keluarga (KK) menurut Kecamatan di Kabupaten Banyuasin, 2013 No. Kecamatan. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18. Rantau Bayur Betung Suak Tapeh Pulau Rimau Tungkal Ilir Banyuasin III Sembawa Talang Kelapa Tanjung Lago Banyuasin I Air Kumbang Rambutan Muara Padang Muara Sugihan Makarti Jaya Air Saleh Banyuasin II Muara Telang. 19. Sumber Marga Telang Jumlah. Jumlah Penduduk Wajib KTP. Pemilik KTP/Jiwa. Pemilik Kartu Keluarga. 49.390 35.071 50.240 100.368 38.307 24.298 22.437 31.275 46.605 44.352 31.332 31.337 32.570 32.676 27.085 15.304 25.604 18.556. 45.811 29.433 46.520 91.724 33.518 20.410 21.911 26.896 37.782 36.951 29.061 28.015 30.263 28.004 22.925 13.822 23.925 14.339. 16.831 9.648 17.742 31.172 9.613 6.837 6.440 9.898 16.039 9.588 9.532 10.134 9.566 9.372 8.320 4.093 9.573 7.085. 20.675. 16.025. 8.221. 678.082. 597.285. 209.074. Profil Daerah Kabupaten Banyuasin Tahun 2013. 32.
(52) PEMERINTAHAN POLITIK DAN KEAMANAN Kerjasama Antar Pemerintah Daerah Sudah menjadi kenyataan bahwa dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia otonomi daerah telah memberikan ruang bagi masing-masing daerah otonom untuk mengatur sendiri rumah tangga dan masyarakatnya dalam rangka memajukan taraf kehidupan ekonomi masyarakat di masing-masing daerah otonomi. Dalam rangka untuk meningkatkan taraf hidup masyarakatnya masing-masing daerah otonom tidak dapat melepaskan dirinya dari ketergantungan dan kerjasama dengan daerah lainnya. Kabupaten Banyuasin sebagai daerah otonomi yang letak geografisnya berdampingan langsung dengan daerah Kabupaten/Kota lainnya, maka dari sisi kebutuhan pembangunan terutama di daerah perbatasan dengan Kabupaten/Kota lainnya sangat membutuhkan adanya kerjasama antara Pemerintah Kabupaten Banyuasin dengan Pemerintah Kabupaten/Kota perbatasan.. Profil Daerah Kabupaten Banyuasin Tahun 2013. 33.
(53) PEMERINTAHAN POLITIK DAN KEAMANAN Kerjasama Antar Pemerintah Daerah Berdasarkan kenyataan tersebut di atas lalu pemerintah Kabupaten Banyuasin melalui Tim Koordinasi Kerjasama Daerah (TKKSD) telah pula merintis dan melakukan kerjasama dengan Kabupaten/Kota perbatasan. Pada tanggal 25 Februari Tahun 2011 Pemerintah Kabupaten Banyuasin telah melakukan kerjasama dengan Pemerintah Kota Palembang. Kerjasama antara kedua daerah otonom ini telah dituangkan kedalam Nota Kesepahaman/MoU Nomor 03/SPJ/I/2011 dan Nomor 12/Mou/VII/2011. Tentang Kesepakatan Bersama Pembangunan di Wilayah Perbatasan Kota Palembang dan Kabupaten Banyuasin antara Bupati Banyuasin Ir. H. Amiruddin Inoed dengan Wali Kota Palembang Ir. H. Eddy Santana Putra, MT.. Profil Daerah Kabupaten Banyuasin Tahun 2013. 34.
(54) PEMERINTAHAN POLITIK DAN KEAMANAN Kerjasama Antar Pemerintah Daerah Adapun ruang lingkup dari kerjasama tersebut meliputi 19 (sembilan belas) bidang yaitu : 1. Bidang Perencanaan Pembangunan; 17. Bidang Pariwisata; 2. Bidang Infrastruktur; 18. Bidang Lingkungan Hidup; 3. Bidang Kesehatan; 19 Bidang Pertanian, Peternakan, 4. Bidang Pendidikan; Perikanan dan Kelautan 5. Bidang Penanggulangan Bencana; 6. Bidang Industri dan Perdagangan; 7. Bidang Batas Wilayah; 8. Bidang Kependudukan; 9. Bidang Pertambangan dan Energi; 10.Bidang Pertanian; 11.Bidang Perhubungan dan Transportasi; 12.Bidang Kesejahteraan Sosial; 13.Bidang Kebersihan; 14.Bidang Perizinan; 15.Bidang Air Bersih; 16.Bidang Ketentraman dan Ketertiban;. Profil Daerah Kabupaten Banyuasin Tahun 2013. 35.
(55) PEMERINTAHAN POLITIK DAN KEAMANAN Kerjasama Antar Pemerintah Daerah Keinginan Pemerintah Kabupaten Banyuasin untuk merintis dan menjalin kerjasama dengan pemerintah daerah lainnya terutama dengan daerah perbatasan terus dirintis. Lalu pemerintah Kabupaten Banyuasin melakukan penandatanganan Nota Kesepahaman/MoU Nomor 184/MoU/VIII/2012 dan Nomor 415.4/18/1.06.01/2012 tentang Kerjasama Pembangunan antara Pemerintah Kabupaten Banyuasin dengan Kabupaten Bangka Barat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Adapun bidang yang dikerjasamakan antara kedua Kabupaten bertetangga ini meliputi13 (tiga belas) bidang : 1. Bidang Perencanaan Pembangunan; 10. Bidang Kehutanan 2. Bidang Perhubungan dan Transportasi; dan Perkebunan; 3. Bidang Pariwisata; 11. Bidang Ketahanan 4. Bidang Pertanian dan Peternakan; Pangan; 5. Bidang Perikanan dan Kelautan; 12. Bidang Kecipta 6. Bidang Perindustrian dan Perdagangan; Karyaan; 7. Bidang Pertambangan dan Energi; 13. Bidang Kesehatan. 8. Bidang Pendidikan 9. Bidang Diklat dan Kepegawaian; Profil Daerah Kabupaten Banyuasin Tahun 2013. 36.
(56) PEMERINTAHAN POLITIK DAN KEAMANAN Good Governance Good Governance atau Tata Pemerintahan yang Baik, Bersih dan Berwibawa merupakan tuntutan masyarakat yang menginginkan adanya penyelenggaraan pemerintahan yang akuntabel dan transparan berdasarkan norma hukum dan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Sesuai amanat peraturan perundang-undangan, salah satu upaya untuk mewujudkan Good Governance tersebut dan sekaligus dalam rangka untuk mendukung kelancaran jalannya administrasi pemerintahan sebagai komitmen untuk memberikan pelayanan yang prima kepada masyarakat dan stakeholders, pemerintah Kabupaten Banyuasin sejak tahun 2009 telah melakukan proses administrasi pemerintahan secara elektronik (e-Gov) dengan memanfaatkan jaringan infrastruktur teknologi informasi dan komunikasi (TIK) yang telah dibangun, untuk itu pemerintah Kabupaten Banyuasin sudah memiliki website yaitu www.banyuasinkab.go.id.. Profil Daerah Kabupaten Banyuasin Tahun 2013. 37.
(57) PEMERINTAHAN POLITIK DAN KEAMANAN Sejak tahun 2011 telah dirintis secara bertahap proses pelaksanaan pengadaan barang dan jasa melalui sistem e-procurement, dan pada tahun 2012 pengadaan barang dan jasa bernilai lebih dari 300 milyar telah dilakukan secara full e-procurement sesuai dengan Peraturan Presiden Nomor 45 Tahun 2010, juncto Peraturan Presiden Nomor 70 Tahun 2012. Disamping itu dalam rangka mencapai tertib administrasi dalam manajemen keuangan dan aset daerah, maka seluruh proses pengelolaan keuangan dan aset daerah telah dilakukan secara elektronik (SIMDA) sehingga diharapkan pelaksanaan pengelolaan keuangan dan aset daerah menjadi singkat, cepat dan akuntabel. Merujuk Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2004 Tentang Pemeriksaan Pengelolaan dan Tanggung Jawab Keuangan Negara dan Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2006 Tentang Badan Pemeriksa Keuangan, berdasarkan hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh Tim Audit dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) dalam 3 (tiga) tahun terakhir sejak tahun anggaran 2011 sampai tahun anggaran 2013, Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Kabupaten Banyuasin telah memperoleh Opini sebagai berikut: 1. Berdasarkan LHP LKPD Tahun Anggaran 2011 No. 39.e/LHP/XVIII.PLG/05/2012 Tanggal 28 Mei 2012 Menyatakan bahwa opini LKPD Kabupaten Banyuasin Tahun Anggaran 2011 adalah Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). 2. Berdasarkan LHP LKPD Tahun Anggaran 2012 No. 8.a/LHP/XVIII.PLG/05/2013 Tanggal 24 Mei 2013 Menyatakan bahwa opini LKPD Kabupaten Banyuasin Tahun Anggaran 2012 adalah Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). 3. Berdasarkan LHP LKPD Tahun Anggaran 2013 No. 28.a/LHP/XVIII.PLG/05/2014 Tanggal 26 Mei 2014 Menyatakan bahwa opini LKPD Kabupaten Banyuasin Tahun Anggaran 2013 adalah Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).. Profil Daerah Kabupaten Banyuasin Tahun 2013. 38.
(58) PEREKONOMIAN DAN KEUANGAN DAERAH Perekonomian dan Keuangan Daerah Tujuan dari proses pelaksanaan pembangunan adalah terwujudnya suatu keadaan masyarakat yang sejahtera. Proses pembangunan yang selama ini dilaksanakan lebih menitikberatkan pada pembangunan di bidang ekonomi dengan pendekatan pertumbuhan ekonomi, karena secara kuantitas pertumbuhan ekonomi suatu daerah adalah sebagai gambaran tentang tingkat keberhasilan kegiatan pembangunan di daerah yang bersangkutan. Secara kuantitatif pertumbuhan ekonomi dapat dilihat melalui angka PDRB dan pendapatan per kapita, komposisi sektor-sektor yang menggambarkan struktur ekonomi, laju pertumbuhan ekonomi, serta kondisi keuangan daerah itu sendiri, yang dapat digambarkan melalui tingkat perdapatan serta sumber-sumbernya dan juga pengeluaran atau belanja daerah tersebut. Pertumbuhan Ekonomi Pertumbuhan ekonomi suatu daerah ditandai oleh indikator Produk Domestik Regional Bruto Atas Dasar Harga Konstan. Sedang PDRB Atas Dasar Harga Berlaku lebih digunakan untuk melihat pergeseran dari struktur ekonomi. Pertumbuhan ekonomi Kabupaten Banyuasin dari tahun 2010-2013 dengan migas berturut-turut sebesar 6,10 % (2010), 6,13 % (2011), 6,19 % (2012), 6,18 % (2013) sedangkan tanpa migas berturut-turut sebesar 7,93 % (2010), 7,36 % (2011), 7,35 % (2012), 7,26 % (2013). Total nilai PDRB Atas Dasar Harga Berlaku pada tahun 2013 sebesar Rp. 16.918.721 (juta rupiah) atau meningkat sebesar 42 % dibandingkan tahun 2010 yang sebesar 11.928.617 (juta rupiah).. Profil Daerah Kabupaten Banyuasin Tahun 2013. 39.
(59) PEREKONOMIAN DAN KEUANGAN DAERAH Sedangkan PDRB Atas Dasar Harga Konstan pada tahun 2013 sebesar Rp. 5.689.739 (juta rupiah) atau meningkat sebesar 20 % dari tahun 2010 yang sebesar Rp. 4.754.731 (juta rupiah). Perkembangan PDRB dari tahun 2010–2013 dapat dilihat pada tabel berikut :. TABEL 4.1 PERKEMBANGAN PDRB KABUPATEN BANYUASIN DARI TAHUN 2010-2013 (Juta Rupiah). TAHUN. PDRB Kabupaten Banyuasin ADHB. ADHK. 2010. 11.928.617. 4.754.731. 2011r). 13.542.122. 5.046.226. 2012*). 15.123.734. 5.358.498. 2013**). 16.918.721. 5.689.739. Catatan : -r) : Angka Revisi -*) : Angka Sementara -**) : Angka Sangat Sementara -SUMBER : BPS KAB. BANYUASIN. Profil Daerah Kabupaten Banyuasin Tahun 2013. Laju pertumbuhan ekonomi Kabupaten Banyuasin pada tahun 2012 dan 2013 ditinjau dari 9 (sembilan) sektor, ternyata sektor bangunan merupakan sektor yang mengalami laju pertumbuhan yang relatif tinggi, kemudian disusul oleh sektor angkutan dan komunikasi serta sektor listrik, gas dan air bersih. Sedangkan sektor yang mengalami pertumbuhan yang rendah adalah sektor pertambangan dan penggalian. Terkait dengan sektor bangunan yang mengalami pertumbuhan yang relatif tinggi adalah tidak terlepas dari banyaknya bangunan berupa rumah toko (RUKO) dan Rumah Kantor (RUKAN) yang dibangun disepanjang jalan lintas Sumatera yang berada diwilayah Kecamatan Talang Kelapa, Kecamatan Sembawa. Kecamatan Banyuasin III dan Kecamatan Betung. Perkembangan laju pertumbuhan ekonomi Kabupaten Banyuasin per sektor sejak tahun 2010-2013 dapat dilihat pada tabel 4.2 dan gambar 4.1.. 40.
(60) PEREKONOMIAN DAN KEUANGAN DAERAH GAMBAR 4.1 GRAFIK PDRB KABUPATEN BANYUASIN TAHUN 2010 -2013 (Atas Harga Konstan 2000). TABEL 4.2 LAJU PERTUMBUHAN EKONOMI KABUPATEN BANYUASIN MENURUT SEKTOR (Atas Dasar Harga Konstan 2000) Lapangan Usaha. 2010. 2011r). 2012*). 2013**). 1. Pertanian. 5,37. 6,07. 5,80. 5.49. 2. Pertambangan & Penggalian. 5,41. 0,90. 1,01. 0,94. 3. Industri Pengolahan. 5,01. 5,62. 5,53. 5,88. 4. Listrik, Gas & Air Bersih. 6,90. 9,74. 9,87. 9,52. 5. Bangunan. 8,74. 10,42. 11,17. 11,18. 6. Perdagangan, Hotel & Restoran. 7,22. 8,25. 8,33. 8,30. 7. Pengangkutan & Komunikasi. 11,86. 8. Keuangan, Persewaan & Jasa Perusahaan. 7,74. Jasa-jasa. 8,06. 8,63. 8,34. 8,21. Laju Pertumbuhan Ekonomi (PDRB Dengan Migas). 6,10. 6,13. 6,19. 6,18. 9. 14 Pertanian 12 Pertambangan & Penggalian. 10. 12,10. 7,79. 13,01. 7,95. Ind. Pengolahan 8. Listrik, Gas &Air Bersih. 6. Bangunan. 4. Perdagangan, Hotel &Restoran. 10,62. 7,96. Pengangkuatn &Komunikasi. 2. Keuangan, Persewaan &Jasa Perusahaan. 0 2010. 2011. 2012. 2013. Jasa-jasa. Catatan : -r) : Angka Revisi -*) : Angka Sementara -**) : Angka Sangat Sementara -SUMBER : BPS KAB. BANYUASIN. Profil Daerah Kabupaten Banyuasin Tahun 2013. 41.
(61) PEREKONOMIAN DAN KEUANGAN DAERAH Struktur Ekonomi Struktur Ekonomi dari suatu daerah merupakan gambaran tentang kontribusi dan peranan dari masing-masing sektor (lapangan usaha) dalam pembentukan PDRB di daerah yang bersangkutan. Dalam kurun waktu tahun 2010 sampai 2013 struktur ekonomi Kabupaten Banyuasin secara umum tidak mengalami perubahan. Sebagai daerah pertanian struktur ekonomi Kabupaten Banyuasin masih mengandalkan pemanfaatan sumber daya alam sebagai basis perekonomian. Hal ini dapat dilihat dari dominannya peranan sektor primer dalam kontribusi pembentukan PDRB dibanding dengan sektor sekunder dan sektor tersier. Pada tahun 2013 sumbangan yang diberikan sektor primer terhadap pembentukan PDRB Kabupaten Banyuasin adalah sebesar 44,03% sementara sektor sekunder sebesar 33,86% dan sektor tersier sebesar 22,12%. Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik Kabupaten Banyuasin kontribusi sektor primer pada tahun 2013 sebesar 44,03% mengalami penurunan dibanding tahun 2012 sebesar 45,01%. Sumbangan yang terbesar dari sektor primer adalah berasal dari sektor pertanian yakni mencapai 30,54% terhadap perekonomian Banyuasin. Sementara itu kontribusi sektor sekunder terhadap pembentukan PDRB Kabupaten Banyuasin pada tahun 2013 adalah sebesar 33,86% yang berarti mengalami penurunan sedikit dibanding tahun 2012 sebesar 33,96%, kontribusi terbesar dari sektor sekunder ini terhadap pembentukan PDRB Kabupaten Banyuasin tahun 2013 berasal dari sektor industri pengolahan yakni sebesar 24,13%. Sedangkan peranan dari sektor tersier terhadap pembentukan PDRB Kabupaten Banyuasin merupakan sektor yang relatif rendah atau kecil sumbangannya. Pada tahun 2013 sumbangannya terhadap pembentukan PDRB Kabupaten Banyuasin adalah sebesar 22,12% dan ini mengalami kenaikan sedikit bila dibandingkan tahun 2012 sebesar 21,04%. Pembentukan PDRB Kabupaten Banyuasin baik tahun 2012 maupun 2013 dari sektor tersier ini yang terbesar berasal dari sektor perdagangan, hotel dan restoran. Untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada tabel 4.3 dan gambar 4.2 berikut ini. Profil Daerah Kabupaten Banyuasin Tahun 2013. 42.
(62) PEREKONOMIAN DAN KEUANGAN DAERAH GAMBAR 4.2 STRUKTUR EKONOMI KABUPATEN BANYUASIN TAHUN 2013 MENURUT SEKTOR. TABEL 4.3 STRUKTUR EKONOMI KABUPATEN BANYUASIN TAHUN 2010-2013 Lapangan Usaha SEKTOR PRIMER. 2010. 2011r). 2012*). 2013**). 45,65. 46,27. 45,01. 44,03. Pertanian. 1. Pertanian. 30,48. 31,01. 30,61. 30,54. 0.77. 2. Pertambangan. 15,17. 15,26. 14,40. 13,49. 0.71. SEKTOR SEKUNDER. 35,25. 34,02. 33,96. 33,86. 27,11. 25,54. 24,77. 24,13. 3. Industri Pengolahan. 4. Listrik, Gas & Air Bersih. 0,04. 0,04. 0,04. 0,05. 5. Bangunan. 8,10. 8,44. 9,15. 9,68. 19,10. 19,72. 21,04. 22,12. 11,97. 12,34. 12,99. 13,67. 0,58. 0,61. 0,66. 0,71. 0,73. 0,72. 0,74. 0,77. 5,82. 6,05. 6,65. 6,97. 100. 100. 100. 100. SEKTOR TERSIER 6 7 8 9. Perdagangan, Hotel & Restoran Pengangkutan & Komunikasi Keuangan, Persewaan & Jasa Perusahaan Jasa-jasa Jumlah. Pertambangan 6.97. Industri Pengolahan 30.54. 13.67. Listrik, Gas & Air Bersih Bangunan. 9.68. Perdagangan, Hotel dan Restoran. 0.05 13.49 24.13. Pengangkutan & Komunikasi Keuangan, Persewaan & Jasa Perusahaan Jasa-jasa. Catatan : -r) : Angka Revisi -*) : Angka Sementara -**) : Angka Sangat Sementara -SUMBER : BPS KAB. BANYUASIN. Profil Daerah Kabupaten Banyuasin Tahun 2013. 43.
(63) PEREKONOMIAN DAN KEUANGAN DAERAH Pendapatan Perkapita Pendapatan Perkapita adalah besarnya pendapatan yang dinikmati oleh rata-rata penduduk di suatu wilayah (negara atau daerah). Lazimnya angka pendapatan perkapita ini sering dijadikan tolak ukur untuk menilai tingkat kesejahteraan masyarakat di suatu wilayah. Secara umum semakin tingkat pendapatan perkapita suatu daerah maka semakin tinggi pula tingkat kesejahteraan masyarakat daerah tersebut, atau dengan kata lain apabila pendapatan perkapita suatu daerah naik maka berarti tingkat kesejahteraan penduduk akan meningkat juga. Perkembangan pendapatan perkapita penduduk Kabupaten Banyuasin dari tahun ke tahun terus mengalami peningkatan. Pada tahun 2010 pendapatan perkapita penduduk Kabupaten Banyuasin (Atas Dasar Harga Berlaku Dengan Migas) sebesar Rp. 12.940.394, dan angka ini untuk tahun 2011 meningkat menjadi sebesar Rp. 14.456.268. Seiring dengan perkembangan pembangunan beserta hasil-hasilnya, kesejahteraan yang dirasakan oleh masyarakat Kabupaten Banyuasin terus mengalami peningkatan, ini dibuktikan dengan naiknya angka pendapatan perkapita pada tahun 2013 sebesar Rp. 17.513.249 atau meningkat sebesar 10,18% dari pendapatan perkapita pada tahun 2012 sebesar Rp. 15.895.074. Untuk jelasnya dapat dilihat pada tabel berikut.. Profil Daerah Kabupaten Banyuasin Tahun 2013. 44.
(64) PEREKONOMIAN DAN KEUANGAN DAERAH TABEL 4.4 PENDAPATAN PERKAPITA KABUPATEN BANYUASIN ATAS DASAR HARGA BERLAKU TAHUN 2010 -2013 Tahun. Atas Dasar Harga Berlaku (Dalam Rupiah) Dengan Migas Tanpa Migas. 2010. 12.940.394. 10.311.523. 2011r). 14.456.268. 11.755.566. 2012*). 15.895.074. 13.307.511. 2013**). 17.513.249. 15.011.396. Catatan : -r) : Angka Revisi -*) : Angka Sementara -**) : Angka Sangat Sementara -SUMBER : BPS KAB. BANYUASIN. APBD dan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Dalam Struktur Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) suatu daerah di dalamnya tergambar sumber-sumber pendapatan yang diperoleh oleh daerah yang bersangkutan sebagai modal untuk melaksanakan program-program/kegiatan pembangunan yang akan dilaksanakan. Sumber-sumber pendapatan daerah yang tercermin dalam struktur Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) setiap tahunnya diperoleh dari: Pendapatan Asli Daerah (PAD), Dana Perimbangan dan Lain-lain Pendapatan yang Sah. Dari sumber pendapatan tersebut, Dana Alokasi Umum (DAU) yang merupakan komponen pendapatan daerah yang berasal dari Pemerintah Pusat (Dana Perimbangan) memberikan kontribusi terbesar bagi total pendapatan dalam struktur APBD Kabupaten Banyuasin secara keseluruhan.. Profil Daerah Kabupaten Banyuasin Tahun 2013. 45.
(65) PEREKONOMIAN DAN KEUANGAN DAERAH Dari tabel berikut ini dapat dilihat bahwa pendapatan daerah Kabupaten Banyuasin selama periode tahun anggaran 2010-2013 menunjukkan adanya peningkatan baik untuk post Pendapatan Asli Daerah (PAD) maupun yang berasal dari post Dana Perimbangan dan Lain-lain Pendapatan Daerah Yang Sah. TABEL 4.5 PENDAPATAN ASLI DAERAH KABUPATEN BANYUASIN TAHUN 2010-2013 SERTA PERBANDINGANNYA DENGAN APBD NO. TAHUN. APBD. 1. 2010. Rp. 832.060.380.192,80. 2. 2011. Rp. 3. 2012. 4. 2013. PAD Rp.. 22.497.332.614. 1.061.894.584.347,13. Rp. 29.781.071.267. Rp. 1.392.637.607.969,96. Rp. 67.767.207.260. Rp. 1.663.679.789.250,24. Rp. 81.364.386.883. Profil Daerah Kabupaten Banyuasin Tahun 2013. 46.
(66) PEREKONOMIAN DAN KEUANGAN DAERAH Koperasi, Usaha Kecil, Industri dan Perdagangan Secara umum perkembangan koperasi di Kabupaten Banyuasin dalam kurun waktu 4 (empat) tahun terakhir yakni tahun 2010 sampai 2013 relatif cukup baik. Secara kuantitas jika ditinjau dari pertumbuhan koperasi non KUD dari tahun 2010 sampai 2013 menunjukkan adanya peningkatan. Pada tahun 2010 jumlah koperasi non KUD tercatat berjumlah 218 koperasi dan jumlah ini dari tahun ke tahun terus mengalami pertumbuhan menjadi 261 koperasi non KUD pada tahun 2013. Disamping koperasi, industri kecil sebagai salah satu penggerak roda perekonomian Kabupaten Banyuasin juga menunjukkan perkembangan yang relatif menggembirakan. Perkembangan ini tidak terlepas dari hasil pembinaan dan pengawasaan yang terus dilakukan oleh pihak pemerintah Kabupaten Banyuasin terhadap keberadaaan usaha kecil tersebut. Pada tahun 2010 jumlah usaha kecil yang ada di Kabupaten Banyuasin adalah sejumlah 726 dan jumlah ini seiring dengan hasil pembinaan dan pengawasan yang telah dilakukan terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun dan pada tahun 2013 menjadi berjumlah1.361 usaha kecil. Untuk jelasnya dapat dilihat pada tabel berikut :. Profil Daerah Kabupaten Banyuasin Tahun 2013. 47.
(67) PEREKONOMIAN DAN KEUANGAN DAERAH TABEL 4.6 PERKEMBANGAN JUMLAH KOPERASI DAN UMKM DI KABUPATEN BANYUASIN TAHUN 2010-2013 NO 1. URAIAN. 2010. 2011. 2012. 2013. 89. 89. 89. 89. 218. 234. 242. 261. 85. 108. 120. 231. Klasifikasi A. 9. 11. 15. 18. Klasifikasi B. 18. 21. 23. 26. Klasifikasi C. 15. 18. 20. 22. 97.180. 97.550. 98.650. 97.135. a. Koperasi Unit Desa (KUD) b. Non KUD. 2. Koperasi Aktif. 3. Koperasi sdh Diklasifikasi. 4. Anggota Koperasi Aktif. 5. Usaha Kecil. 726. 986. 1.219. 1.361. 6. Tenaga Kerja. 11657. 11.895. 12.644. 13.102. Sumber Dinas Koperasi, Perindustrian Dan Perdagangan Kabupaten Banyuasin. Profil Daerah Kabupaten Banyuasin Tahun 2013. 48.
Dokumen terkait
Selain itu, bedasarkan penelitan-penelitian sebelumnya, belum ada yang menggunakan variabel ISO 14001 sebagai variabel moderating, dan bedasarkan penelitian yang
Sehubungan dengan Tahap Pembukaan dan Evaluasi Penawaran File I: Administrasi dan Teknis E-Lelang Terbatas Pengadaan Pekerjaan dimaksud di atas, kami sampaikan
Menyebutkan satu dampak positif kemajuan teknologi di lingkungan sekitar (akses informasi sangat cepat,dapat bekomunikasi dengan teman yang jauh tanpa tatap muka dengan
Kreativitas dapat berkembang jika ada “press” atau pendorong, baik dari dalam atau lingkungan psikis (dorongan internal, keinginan, motivasi atau hasrat yang kuat dari diri sendiri)
a) Untuk mengetahui implementasi Good Corporate Governance dari aspek akuntabilitas dalam pengelolaan ZIS pada BAZNAS Kabupaten Jepara. b) Untuk mengidentifikasi
Untuk peningkatan kompetensi seorang Inspektur Migas atau juga juru las bidang industri Migas perlu lebih banyak mengetahui bagaimana pengelasan yang baik dan
Peran pemerintah desa dalam meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pembangunan di Desa Takisung Kecamatan Takisung Kabupaten Tanah Laut berdasarkan hasil kuesioner
Upaya penyelesaian sebelum putusan hakim adalah upaya yang dilakukan oleh Majelis Hakim yang bertujuan untuk menentukan bentuk dan jumlah nafkah Isteri yang harus