• Tidak ada hasil yang ditemukan

ANALISIS QUALITY CONTROL PEMERIKSAAN HEMOGLOBIN PADA ALAT HEMATOLOGY ANALYZER

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "ANALISIS QUALITY CONTROL PEMERIKSAAN HEMOGLOBIN PADA ALAT HEMATOLOGY ANALYZER"

Copied!
7
0
0

Teks penuh

(1)

23 ANALISIS QUALITY CONTROL PEMERIKSAAN HEMOGLOBIN PADA ALAT

HEMATOLOGY ANALYZER

Titi Purnama 1,Yulli Fety 2, Atri 3

[email protected]1, [email protected],2[email protected]3 D-IV TLM Fakultas Sains dan Teknologi

Universitas Mandala Waluya

Quality control merupakan suatu rangkai pemeriksaan analitik untuk mendeteksi kesalahan dan memastikan bahwa sistem mutu yang dilaksanakan berjalan dengan benar serta menjamin hasil. Alat Hematology Analyzer merupakan alat yang digunakan untuk mengetahui hasil cepat tetapi masih ada alat yang tidak melakukan quality control dengan baik sehingga membuat hasil tidak akurat dan dipertanyakan kebenarannya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa quality control pada pemeriksaan hemoglobin menggunakan kontrol laboratorium. Jenis penelitian ini adalah desain penelitian deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian yaitu bahan kontrol level low, level normal dan level high.

Hasil penelitian quality control pemeriksaan hemoglobin level low dengan nilai target 5,5 g/dL didapatkan hasil analisa rata-rata 5.43 g/dL dengan standar deviasi (SD) 0.06 , koefisien variasi (KV) 1.21 dan bias -0.01 %. Hasil analisa level normal dengan nilai target 12 g/dL didapatkan hasil rata-rata 12 g/dL dengan standar deviasi (SD) 0,14, koefisien variasi (KV) 1,16 dan bias 0,00. Hasil analisa level high dengan nilai target 15,8 g/dL didapatkan analisa rata-rata 15,63 g/dL dengan standar deviasi (SD) 0,08, koefisien variasi (KV) 0,56 dan bias -0,01.

Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa dalam pengawasan Quality control pemeriksaan hemoglobin di UPTD Puskesmas Abeli kota kendari didapatkan hasil akurasi dan presisi yang baik. Pada westgrad multirule tidak ada angka quality control yang melewati batas aturan westgard multirule sehingga quality control pemeriksaan hemoglobin memenuhi target pelayanan analisa sampel pasien.Diharapkan dapat dilanjutkan pelaksanaan quality control ini agar dapat menjadi tolak ukur keberhasil pelayanan laboratorium.

Kata Kunci : quality control, hematology analyzer , hemoglobin

(2)

23 PENDAHULUAN

Pemeriksaan hematologi sangat penting,digunakan dalam pemeriksaan penapsiran kesehatan.Pemeriksaan jumlah leukosit,hematokrit, hitung jumlah eritrosit, hemoglobin, jumlah trombosit, retikulosit.

Salah satu pemeriksaan hematologi rutin diantaranya yaitu parameter hemoglobin.

Pemeriksaan parameter hemoglobin untuk memantau kadar hemoglobin dalam sel darah merah dan mendiagnosis anemia (Kumala,2010). Hemoglobin merupakan molekul eritrosit dengan fungsi mengangkut O2. Kualitas darah ditentukan oleh Hemoglobin. Fungsi mengangkut O2 dari paru-paru ke jaringan tubuh dan membawa CO2 Kembali ke paru-paru dari jaringan tubuh.kadar hemoglobin normal pada laki- 14-16 g/dl dan perempuan12-14 g/dl (Hoffbran,2012)

Pemeriksaan hemoglobin dimana saat ini banyak pemeriksaan tersebut menggunakan alat otomatis hematology

analyzer. Pemeriksaan dengan alat otomatis

akan diperoleh hasil yang sangat cepat.

Untuk menjamin ketelitian dan ketepatan pemeriksaan laboratorium, maka perlu dilakukan quality control. Quality control suatu proses atau didalam prosedur yang dilakukan untuk mengevaluasi proses pengujian, dengan tujuan untuk memastikan bahwa sistem mutu berjalan dengan benar serta dilakukan untuk menjamin hasil pemeriksaan laboratorium, mengetahui dan meminimalkan penyimpangan serta mengetahui sumber dari penyimpangan.

(Jemani & Kurniawan,2019)

Pemantapan mutu internal suatu sistem pengontrolan yang dilaksanakan oleh laboratorium sendiri setiap hari. Tujuan pelaksanaan pemantapan mutu internal laboratorium adalah mengendalikan hasil pemeriksaan laboratorium agar segera diperbaiki. Hasil laboratorium yang kurang tepat akan menyebabkan kesalahan dan penatalaksanaannya pada penggunaan

(3)

24 laboratorium. Kepercayaan yang tinggi

dengan hasil laboratorium membawa pengaruh besar pada moral karyawan yang pada akhirnya akan meningkatkan disiplin kerja dilaboratorium tersebut (Syifak,2011).

Dilaboratorium puskesmas Abeli kota kendari pada alat otomatisn Hematology Analyzer perlu dilakukan quality control

sehingga untuk menjamin hasil pemeriksaan laboratorium, dimana pada pemeriksaan hemoglobinadalah pemeriksaan hemaoglobin adalah pemeriksaan darah rutin yang berfungsi memantau suatu penyakit seperti anemi,infeksi penyakit lainnya. Kontrol level yang dipakai yaitu tiga level kontrol yaitu kontrol level Low,Level Normal dan Level High hal tersebut untuk evaluasi sehingga tidak terjadi keslahana acaka yang tidak terdeteksi.

Mutu hasil pemeriksaan laboratorium dapat diketahui dengan mutu pelayanan labaoratorium yang dilakukan audit pada laboratoriu klinis sebagai proses review dan

penilaian kinerja laboratorium. Tujuan audit mningkatkan kinerja laboratorium serta pengguna sumber daya yang lebih baik.

Mutu pelayanan didasari penialian hasil pelayanan laboratorium secara keseluruhan dan salah satu titik penting terletak pada mutu pemeriksaan atau parameter yang diperiksa. Pemeriksaan akan melalui proses.

Pemeriksaan akan melalui proses kompleks dan panjang sebelum dikeluarkan hasil oleh laaboratorium. Proses yang akan dilalui dapat dibagi menjadi pra analitik, analitik dan paska analitik. Ada pun hal yang dipengaruhi oleh bahan alat dan metode dan hal yang terkait. Permasalahannya yang masih dihadapi adalah belum meratanya mutu kesehatan khusus laboratorium klinik dalam memberikan hasil pemeriksaan yang cepat akurat dan teliti (Rukman,2014).

Berdasarkan uraian diatas maka perlu dilakukan penelitian untuk menganalisis quality control pemeriksaan hemoglobin pada alat Hematology Analyzer

METODE PENELITIAN

(4)

25 Jenis penelitian ini adalah penelitian

deskriptif dengan pendekatan cross sectional untuk menganalisi quality control pemeriksaan hemoglobin pada alat Hematology Analyzer dilaboratorium Puskesmas Abeli Kota Kendari. Populasi dalam penelitian ini adalah bahan kontrol pemerikaan hemoglobin pada alat Hematology Analyzer. Sampel dalam penelitian ini adalah data quality control (QC) bahan kontrol Level Low, Level Normal dan Level High pemeriksaan darah rutin hemoglobin pada alat Hematology Analyzer Laboratorium Puskemas Abeli Kota Kendari dijadikan sebagai data untuk di analisis.

HASIL

Penelitian Hasil data analisis quality control Hemologi menggunakan Hematology Analyzer pada pemeriksaan Hemoglobin pada Level Low ,Level Normal dan Level High.

Hasil Quality control Hemoglobin pada Level Low selama 30 Hari

Tabel 1.Quality Control Hemoglobin Level Low

Nama Satuan

Rata-rata 5,43

SD 0,06

CV 1,21

d% -0,01

TE% 2,44

Batas TEa 7%

Berdasarkan tabel 1 dapat dilihat pemeriksaan bahan kontrol level Low parameter hemoglobin rata rata nilai rata- rata 5,43 mg/dL, standar deviasi (SD) 0,06, koefisien variasi (CV) 1,21 maka dapat dikatakan mempunyai akurasi yang baik, hasil presisi tidak angka yang melewati sebaran angka didapatkan tidak ada yang melebihi dari batas penilaian batas aturan Westgard maka dapat dikatakan memiliiki nilai presisi yang baik sehingga hasil pemeriksaan kontro hemoglobin Level Low dengan menggunakan alat Automatic Hematology Analyzer mempunyai akurasi dan presisi yang baik dan dapat digunakan sebagai dasar pemeriksaan sampel.

Tabel 2.Quality Control Hemoglobin Level Normaal

Nama Satuan

Rata-rata 12,00

SD 0,14

CV 1,16

d% 0,00

TE% 2,34

Batas TEa 7%

Berdasarkan tabel 2 dapat dilihat pemeriksaan bahan kontrol level Low parameter hemoglobin rata rata nilai rata- rata 12,00 mg/dL standar deviasi (SD) 0,14,

(5)

26 koefisien variasi (CV) 1,16 maka dapat

dikatakan mempunyai akurasi yang baik, hasil presisi tidak angka yang melewati sebaran angka didapatkan tidak ada yang melebihi dari batas penilaian batas aturan Westgard maka dapat dikatakan memiliiki nilai presisi yang baik sehingga hasil pemeriksaan kontro hemoglobin Level Low dengan menggunakan alat Automatic Hematology Analyzer mempunyai akurasi dan presisi yang baik dan dapat digunakan sebagai dasar pemeriksaan sampel.

Tabel 3.Quality Control Hemoglobin Level Normaal

Nama Satuan

Rata-rata 15,63

SD 0,08

CV 0,56

d% -0,01

TE% 1,14

Batas TEa 7%

Berdasarkan tabel 3 dapat dilihat pemeriksaan bahan kontrol level Low parameter hemoglobin rata rata nilai rata- rata 15,63 mg/dL, standar deviasi (SD) 0,08, koefisien variasi (CV) 0,56 maka dapat dikatakan mempunyai akurasi yang baik, hasil presisi tidak angka yang melewati sebaran angka didapatkan tidak ada yang melebihi dari batas penilaian batas aturan Westgard maka dapat dikatakan memiliiki nilai presisi yang baik sehingga hasil

pemeriksaan kontro hemoglobin Level Low dengan menggunakan alat Automatic Hematology Analyzer mempunyai akurasi dan presisi yang baik dan dapat digunakan sebagai dasar pemeriksaan sampel.

PEMBAHASAN

Dalam mendapatkan hasil pemeriksaan laboratorium kesehatan bermutu dilakukan suatu kegiatan mutu laboratorium kesehatan yang bertujuan dalam menjamin ketelitian dan ketepatan hasil pemeriksaan laboratorium pada hasil ketelitian dan ketepatan pemeriksaan laboratorium. Hasil penelitian dengan kontrol parameter hemoglobin ketepatan nilai kontrol didapatkan dari pihak yang memproduksi bahan kontrol peoduksi sri sysmex xp-100 Hematology Analyzer.

Berdasarkan data hasil Quality control alat Hematology Analyzer sysmex xp-100 selama 30 hari dilakukan pemeriksaa yaitu hasil Quality Control pada level Low diperoleh nilai akurasi dilihat dari nilai bias -0,01 , nilai bias level Normal 0,00 dan nilai bias Level High -0,01 sehingga akurasi dari tiga level kntrol dikatakan baik. Pada pemeriksaan presisi dilihat dari nilai koefisien variasi pada level Low 1,21, level Normal 1,16 dan Level High 0,58 hasil ini dikatakan memiliki presisi yang baik dimana

(6)

27 semakin kecil nilai bias dan koefisien variasi

semakin akurat dan teliti hasil pemeriksaan.

Analisis data parameter hemoglobin Quality control untuk melihat akyrasi dan presisi. Dimana akurasi dan presisi pemeriksaan kontrol Hemoglobin dilaboratorium Puskemas Abeli Kota Kendari selama 30 hari. menunjukkan hasil yang sangat baik dan tidak nilai yang keluar dari batas ketentuan aturan Westgard ± 1SD,

± 2SD dan ± 3SD hal ini disebabkan alat yang dgunakan spesifikasi full Automatic sehingga mencaga Human error serta pemeliharaan alat dan bahan kontrol secara berkala dapat menunjukkan kualitas dan mutu suatu alat.

Pelakasaan quality control termasuk dalam pemantapan mutu internal pemeriksaan bahan kontrol hemoglobin UPTD Puskesmas Abeli Kota Kendari menggunakan alat Automatic Hematology Analyzer didapatkan kontrol yang baik sehingga memenuhi target pelayanan analisa sampel pasien secara teknis dapat dijadikan sebagai dasar pemeriksaan terhadap sampel pemeriksaan.

KESIMPULAN

hasil penelitian yang telah dilaksanakan disimpulkan sebagai berikut:

1. Akurasi dan presisi quality control pada level Low, level Normal dan level High didapatkan hasil akurasi dan presisi yang baik

2. Pada rule aturan westgard multrules semua nilai quality control tidak ada yang melewati ± 1SD, ± 2SD dan ± 3SD sehingga nilai quality control selama 30 hari dikatakan baik pada alat hematology analyzer xp-100 yang ada di UPTD puskesmas Abeli.

SARAN

Untuk petugas laboratorium agar diberikan pelatihan tentang analisi kontrol kualitas suatu pemeriksaan agar dapat menjadi tolak ukur keberhasilan pelayanan pemeriksaan laboratorium pada hemoglobin.

Pada laboratorium agar lebih memperhatikan quality control yang dilakukan sehari-hari agar dievaluasi kontrol yang dilaksanakan pada hari sebelumnya setiap akan melakukan suatu pemeriksaan

DAFTAR PUSTAKA

Hoffbrand, A.V, Pettit. Moss. (2012).

Hematologi. edisi 4. Jakarta: EGC Jemani, & Kurniawan, M. R. (2019). Analisa

Quality Control Hematologi di Laboratorium Rumah Sakit An-Nisa Tangerag. Binawan Student Journal,

(7)

28 1(2), 80–85.

Kumala, F,Dewi, (2010) Pemeriksaan Laboratorium hematologi .Jakarta.

Rukman, Kiswar.2014. Hematology dan Transfusi. Bandung: Erlangga

Syifak.2011. Hubungan Pemantapan Mutu Internal Terhadap Mutu Hasil Analisa Laboratorium Kimia Klinik Dengan Parameter Kolestrol dan SGPT. Jurnal Penelitian Semarang:

Universitas Muhammadiyah Semarang.

Referensi

Dokumen terkait