• Tidak ada hasil yang ditemukan

PROSIDING SEMMAU 2017

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "PROSIDING SEMMAU 2017"

Copied!
13
0
0

Teks penuh

(1)
(2)

i |B u k u 3 , K u p a n g , 2 5 N o v e m b e r 2 0 1 7

Penulis,

Pemakalah SEMMAU 2017

Penerbit,

STIKOM UYELINDO KUPANG

(3)

ii |

KOMITE

Penulis:

Pemakalah Seminar Nasional & Konferensi Sistem Informasi, Informatika & Komunikasi (SEMMAU 2017)

ISBN : 978-602-73628-0-4 Komite Program:

Prof. Daniel Herman Fredy Manongga, M.Sc., Ph.D. (UKSW) Prof. Dr. Ir. Eko Sediyono, M. Kom (UKSW)

Prof. Mustafid (UNDIP)

Prof. Dr.Ir. Kuswara Setiawan, M.T. (UPH) Dr. Ir. Rila Mandala, M.Eng. (ITB)

Dr. Achmad Nizar, S. Kom., M.Kom. (UI) Ir. Dana Indra Sensuse, M.Lis., Ph.D. (UI) Penyunting:

Max ABR. Soleman Lenggu. S. Kom., M.T.

Skolastika Siba Igon, S. Kom., M.T Reza Hardi Nugroho

Henry Max Matchless Ratmo Fransiskus Xaverius Pey Tae Eko D. Rihibiha

Yohana Stefania Pipa Wea Imanuel M. Laka

Ritwan Banu Maissy P. Babar Frialdhy S. Ketty Maestryn A. Taeko Muhammad Bdariyadi Barnabas Sarbunan Desain Sampul:

Max Lenggu Redaksi :

Dapur Semmau

Lembaga Penelitian, Publikasi dan Pengembangan pada Masyarakat Jl. Perintis Kemerdekaan 1, Kayu Putih, Kupang, NTT, Indonesia.

Telp.(0380)8554501, Fax (0380) 8554501 Email : [email protected]

http://www.semmau.uyelindo.ac.id.

Penerbit :

Sekolah Tinggi Manajemen Informatika & Komputer (STIKOM) Uyelindo Kupang.

Jl. Perintis Kemerdekaan 1, Kayu Putih, Kupang, NTT, Indonesia.

Telp.(0380)8554501, Fax (0380) 8554501 Email : [email protected]

http://www.uyelindo.ac.id.

Cetakan ketiga November 2017 Hak Cipta di Lindungi Undang-undang

Dilarang memperbanyak karya tulis ini dalam bentuk dan dengan cara apapun tanpa ijin tertulis dari penerbit.

(4)

iii |B u k u 3 , K u p a n g , 2 5 N o v e m b e r 2 0 1 7

KATA PENGANTAR

Segala puji dan syukur selayaknya tercurah kehadirat Allah Yang Maha Kuasa yang tanpa henti mengucurkan rahmat dan karuniaNya, baik kurunia sehat, rejeki, kecerdasan, kemauan, dan bahkan juga karunia dalam bentuk kesadaran dan kemampuan bersyukur kepadaNya, dan dengan ijinnya Prosiding Seminar Nasional danKonferensi Sistem Informasi, Teknik Informatika, dan Komunikasi (SEMMAU) tahun 2017 dengan Tema “E-BUSSINES SEBAGAI DAYA DUKUNG INDUSTRI KREATIF” dapat kami terbitkan.

Buku Prosiding ini berisi sekumpulan Paper dari hasil penelitian ilmiah yang telah diseleksi, untuk dipresentasikan dalam kegiatan Seminar Nasional dan Konferensi Sistem Informasi, Teknik Informatika, dan Komunikasi (SEMMAU) tahun 2017 dan bertempat di Ballroom Swiss Belinn Kristal Hotel Kupang Nusa Tenggara Timur pada tanggal 25 November 2017, kegiatan ini diikuti oleh peserta pemakalah yang berasal dari berbagai perguruan tinggi yang tersebar di kawasan Nusa Tenggara Timur (NTT), maupun di luar NTT, yang terdiri dari 26 makalah dari para peserta pemakalah.

Seminar Nasional yang bertemakan “E-BUSSINES SEBAGAI DAYA DUKUNG INDUSTRI KREATIF” ini menghadirkan pembicara utama berkelas nasional yakni Prof. Dr.

Ir. Eko Sediyono, M. Kom.

Ucapan terima kasih kami sampaikan kepada Reviewer Paper dan pihak-pihak yang telah membantu penyelenggaraan Seminar Nasional dan Konferensi Sistem Informasi, Teknik Informatika, dan Komunikasi (SEMMAU) tahun 2017 ini. Semoga prosiding ini dapat bermanfaat dan dapat digunakan dengan sebaik-baiknya.

Akhir kata, jika ada yang kurang berkenan selama penyelenggaraan kegiatan seminar maupun dalam penerbitan buku prosiding ini mohon dimaafkan. Semoga apa yang telah kita lakukan ini bermanfaat bagi kemajuan bangsa dan negara dimasa depan. Amin.

Kupang, November 2017 Panitia,

Sumarlin

(5)

iv |

DAFTAR ISI

Halaman

OPTIMALISASI PEMAHAMAN MATERI TEKNOLOGI INFORMASI DAN

KOMUNIKASI DENGAN KONTEN BERBASIS MULTIMEDIA (STUDI KASUS PADA SMP SATU ATAP MORO– ENDE).

Agustinus Lambertus Suban.

394 - 399

APLIKASI PENILAIAN DOSEN DAN STAF PADA STIKOM ARTHA BUANA KUPANG BERBASIS ANDROID.

Ahmad Haidaroh, Fajar Riski Maulidan.

400 - 408

PETA RUTE ANGKUTAN UMUM KOTA KUPANG BERBASIS MOBILE GEOGRAPHIC INFORMATION SYSTEM

Benyamin Jago Belalawe, Benediktus Yoseph Bhae, Petrus Katemba.

409 - 413

ANALISIS POPULARITAS WEBSITE PEMERINTAH KOTA DI SUMATERA SELATAN.

Dien Novita, Lisa Amelia Fransen

414 -419

E-COMMERCE SEBAGAI UPAYA PENGEMBANGAN USAHA KECIL DAN MENENGAH DALAM PEMASARAN KERIPIK HASIL INOVASI DI KOTA BOYOLALI.

Donna Setiawati.

420 - 427

SISTEM INFORMASI PUBLIK RUMAH TANGGA MISKIN PADA KABUPATEN SUMBA TIMUR.

Edwin Ariesto Umbu Malahina, Emanuel Safirman Bata

428 - 435

CARA PEMBERANTASAN HAMA TANAMAN KAKAO DENGAN METODE MULTIMEDIA DEVELOP LIFE CYCLE GUNA MENINGKATKAN PRODUKSI TANAMAN KAKAO BERBASIS ANDROID.

Febriyanti Alwisye Wara, Imelda Dua Reja.

436 - 439

PERANCANGAN SISTEM INFORMASI PELINTAS BATAS WILAYAH NEGARA RI DAN RDTL.

Fransiskus M.H. Tjiptabudi, Skolastika S. Igon.

440 - 446

SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN UNTUK PENENTUAN MINAT DENGAN METODE ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS.

Gregorius William Meno, Dony M. Sihotang, Tiwuk Widiastuti.

447 - 452

APLIKASI ANDROID SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN KARDIOVASKULER PADA PEREDARAN DARAH MANUSIA.

Imelda Dua Reja, Febriyanti Alwisye Wara, Bastian Texaniwin Nakoda.

453 - 458

PEMANFAATAN APLIKASI PEMBELAJARAN BUDAYA TIMOR TENGAH SELATAN SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN RASA CINTA TANAH AIR.

Mardhalia Saitakela, Skolastika S. Igon.

459– 462

(6)

v |B u k u 3 , K u p a n g , 2 5 N o v e m b e r 2 0 1 7 PENGARUH PENERAPAN SISTEM INFORMASI AKUNTANSI TERHADAP

KINERJA INDIVIDU PEGAWAI DI KOPERASI PEGAWAI NEGERI SIPIL BHAKTI HUSADA.

Maria Florentina Rumba, Yosafat Pati Koten

463– 467

SISTEM TEMU BALIK INFORMASI DOKUMEN TEKS MENGGUNAKAN VECTOR SPACE MODEL.

Mariam Fatima Somu, Paulina Aliandu, Paskalis Andi Nani.

468– 473

PENENTUAN LARVA TIRAM MUTIARA TERBAIK SEBAGAI PENGHASIL MUTIARA UNGGUL DENGAN LOGIKA FUZZY.

Marselina Dorce Tlaan, Marinus I.J. Lamabelawa.

474– 481

PEMETAAN TEMPAT WISATA KABUPATEN ROTE NDAO BERBASIS WEB GIS.

Menhya Snae, Max ABR S Lenggu, Benediktus Y. Bhae.

482– 486

DETEKSI CALON KREDITUR MOTOR DENGAN NAÏVE BAYES CLASSIFIER (STUDI KASUS: PT. FIF CABANG KUPANG).

Miransyah Koroh, Marlinda Vasty Overbeek.

487– 494

PENERAPAN GOOGLE MAPS DALAM MENENTUKAN LOKASI-LOKASI WIFI CORNER DI KOTA KUPANG BERBASIS ANDROID.

Muhammad Harits Ardiyanto, Yohanes Suban Belutowe.

495– 498

SISTEM TEMU BALIK DOKUMEN TEKS MENGGUNAKAN METODE BOOLEAN DAN TERM WEIGHT TF.IDF.

Ni Putu Anggi Yuliani, Paulina Aliandu, Paskalis Andi Nani.

499– 504

PENERAPAN METODE SMART (SIMPLE MULTI ATTRIBUTE RATING TECHNIQUE) DAN ALGORITMA K-NN (K-NEAREST NEIGHBOR) DALAM PENENTUAN STATUS KESEHATAN BAYI BARU LAHIR DI RUMAH SAKIT BHAYANGKARA KUPANG

Omar Bilham Tamonob, Kornelis Letelay, Sebastianus Mola.

505– 511

SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PENENTUAN CALON PENERIMA BEASISWA PADA PROGRAM STUDI TEKNIK INFORMATIKA UNIVERSITAS NUSA NIPA MENGGUNAKAN METODE AHP.

Petrus Wolo, Stefania Memen Tupen, Yosep P. Minggo.

512– 515

FUTURE COMPUTING PROFESSION.

Raul Bernardino, Hasibun Asikin

516– 522

INFORMASI LOKASI DAERAH PENGHASIL KOMODITI UNGGULAN DI KABUPATEN KUPANG BERBASIS ANDROID.

Remerta Noni Naatonis, Skolastika S. Igon.

523– 527

PENERAPAN CUSTOMER RELATIONSHIP MANAGEMENT PADA APLIKASI PEMASARAN KAIN TENUN IKAT KHAS FLORES BERBASIS ANDROID.

Sumarlin, Dewi Anggraini.

528– 534

(7)

vi |

DESAIN MODEL INFORMASI DANA DESA BERBASIS WEB (STUDI KASUS DESA TANINI KECAMATAN TAKARI KABUPATEN KUPANG).

Yohanes Payong, Antonio Suares, Venansius A. K. Ga’a

535– 543

ANALISA CITRA UNTUK KLASIFIKASI KAYU BANGUNAN.

Yohanes Suban Belutowe

544– 547

IMPLEMENTASI METODE SIMPLE ADDITIVE WEIGHTING UNTUK SELEKSI PENERIMAAN BEASISWA BIDIK MISI DI POLITEKNIK NEGERI SAMARINDA.

Yusni Nyura, Damar Nurcahyono.

548– 554

(8)

482

PEMETAAN TEMPAT WISATA KABUPATEN ROTE NDAO BERBASIS WEB GIS

Menhya Snae1, Max ABR S Lenggu2, Benediktur B.Bae3 STIKOM UYELINDO KUPANG

1[email protected],2[email protected],3benediktus @yahoo.com

Abstrak

Pada penelitian ini dikembangkan suatu website yang memberikan informasi tentang obyek wisata dalam bentuk Sistem Informasi Georafisdan peta wisata. Informasi mengenai obyek wisata diperoleh dari Dinas Pariwisata Kabupaten Rote Ndao, peta diambil dari google Maps, selanjutnya dikembangkan untuk menghasilkan sebuah rute perjalanan wisata. Hasil dari penelitian berupa Sistem Informasi Georafis yang ditampilkan dalam bentuk web. Informasi yang akan ditampilkan berupa penjelasan tempat wisata, peta dan rute menuju tempat wisata, tempat penginapan, dan kuliner.

Kata kunci: berbagi pengetahuan, edmodo, SECI, socialization

1. PENDAHULUAN

Bidang pariwisata diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, karena sektor pariwisata merupakan salah satu sektor pembangunan dibidang ekonomi. Kegiatan pariwisata merupakan salah satu sektor non-migas yang diharapkan dapat memberikan kontribusi yang cukup besar terhadap perekonomian Negara. Usaha mengembangkan dunia pariwisata ini didukung dengan UU No 10 Tahun 2009 yang menyebutkan bahwa keberadaan obyek wisata pada suatu daerah akan sangat menguntungkan, antara lain meningkatnya Pendapatan Asli Daerah (PAD), meningkatnya taraf hidup masyarakat dan memperluas kesempatan kerja mengingat semakin banyaknya pengangguran saat ini, meningkatkan rasa cinta lingkungan serta melestarikan alam dan budaya setempat.

Provinsi Nusa Tenggara Timur, merupakan salah satu wilayah yang berada pada perbatasan antara negara Indonesia dan Negara Timor Leste.

Pada Tahun 2012 pemerintah daerah mencanangkan NTT menjadi destinasi wisata dunia. NTT menawarkan berbagai macam obyek wisata baik obyek wisata alam, wisata pantai, maupun wisata budayanya,. Salah satu daerah tujuan wisata di NTT adalah Kabupaten Rote Ndao.

Kabupaten Rote Ndao adalah salah satu kabupaten di provinsi Nusa Tenggara Timur dan merupakan daerah pemekaran dari Kabupaten Kupang yang dibentuk pada tanggal 2 Juli 2002 berdasarkan Undang-Undang Nomor 9 Tahun 2002.

Ibukota kabupaten Rote Ndao terletak di Ba’a.

Kabupaten ini memiliki luas wilayah 1.280,10 yang terdiri dari 96 pulau dimana 6 pulau

berpenghuni yaitu pulau Rote (97.854 Ha), pulau Usu (1.940 Ha), pulau Nuse (566 Ha), pulau Ndao (863 Ha), pulau Landu (643 Ha) dan kabupaten ini juga berpenduduk sebanyak 120.861 jiwa (2010).

Secara geografis wilayah Kabupaten Rote Ndao terletak antara

dengan batas-batas wilayah antara lain, sebelah utara berbatasan dengan laut sawu, sebelah timur berbatasan dengan selat pukuafu, sebelah barat berbatasan dengan laut sawu dan sebelah selatan berbatasan dengan samudera hindia. Kabupaten Rote Ndao memiliki 10 kecamatan antara lain Rote Timur, Pantai Baru, Rote Tengah, Rote Selatan, Lobalain, Rote Barat Laut, Rote Barat Daya, Rote Barat, Ndao Nuse, dan Landu Leko. Saat ini Kabupaten Rote Ndao melalui Dinas Pariwisata sedang mencanangkan pulang Rote dengan memaksimalkan promosi melalui media cetak dan elektronik. Namun pada kenyataannya belum semua tempat wisata diketahui oleh wisatawan yang berkunjung ke Kabupaten Rote Ndao. Masalah yang muncul adalah belum ada media yang secara tetap mempromosikan atau menginformasikan tempat-tempat wisata kepada wisatawan. Masalah berikutnya adalah penyebaran tempat wisata yang memerlukan sebuah teknologi yang mampu memberikan informasi kepada calon wisatawan yang akan berkunjung ke Kabupaten Rote Ndao.

Penelitian ini akan menghasilkan SIG berbasis web yang studi kasusnya dilakukan pada Dinas Pariwisata Kabupaten Rote Ndao. Dengan demikian melalui website ini wisatawan tidak lagi mengalami kesulitan untuk mencapai obyek wisata karena telah

(9)

483

ada petunjuk yang jelas untuk mencapai lokasi obyek wisata termasuk rute yang harus di tempuh.

2. KAJIAN LITERATUR 2.1 Landasan Teori

Sistem Informasi Geografis (SIG) adalah sistem informasi untuk mengoleksi, menyimpan, menganalisa, dan menampilkan data geografis.

Sistem informasi ini mengintegrasikan database query dan analisis data dengan visualisasi yang menarik serta analisis geografik yang lebih baik.

Kemampuan inilah yang membedakan SIG dari sistem yang lain dan membuatnya berguna untuk banyak kepentingan seperti penentuan rute berdasarkan metode tertentu dari suatu titik asal ke suatu titik tujuan. Data SIG merepresentasikan obyek nyata (bangunan, pulau, ketinggian tanah, dan lainnya) dalam bentuk digital [2]. Jenis data dikelompokkan menjadi dua yaitu data vektor dan data raster. Peta tipe vektor menyimpan data spatial dalam bentuk titik, garis, poligon. Format peta vektor paling umum adalah shapefile. Tipe vektor digunakan untuk menyimpan data yang bersifat diskrit, seperti bangunan, sungai, pulau, dan lain-lain. Peta raster disimpan dalam bentuk matriks/grid yang terdiri dari banyak sel. Tipe raster digunakan untuk menyimpan data yang bersifat kontinyu (seperti ketinggian tanah, curah hujan, dan lain-lain).

Terdapat 3 proses penting yang dilakukan dalam menyusun sebuah sistem informasi geografis berkaitan dengan data yaitu input, output, dan penyimpanan. Pertama, data input yang digunakan pada GIS yang terpenting adalah peta digital. Peta digital ini digabungkan dengan informasi dari data yang lain dan dilakukan proses analisis untuk memberikan suatu output atau informasi. Kedua, data output dapat berupa hardcopy atau softcopy yang berisi tentang peta informasi dari hasil analisis yang telah dilakukan. Hardcopy yang dimaksud adalah hasil dari analisis GIS dicetak ke dalam selembar kertas. Sedangkan untuk softcopy hasil dari analisis ditransfer ke dalam image file. Ketiga, teknik penyimpanan data geografis dalam GIS dilakukan dengan sistem layer (Gambar 1). Misalnya untuk menyimpan informasi tentang keadaan tanah disimpan di layer tersendiri, kemudian untuk produktivitas lahan disimpan pada layer tersendiri.

Gambar 1. Sistem Layer Pada GIS [2].

3. GOOGLE MAPS DAN GOOGLE MAPS API

3.1 Google Maps

Google Maps adalah layanan aplikasi peta online yang disediakan oleh Google secara gratis.

Layanan peta Google Maps secara resmi dapat diakses melalui situs http://maps.google.com [3].

Google Map menyediakan peta dan gambar satelit untuk seluruh dunia. Layanan ini dibuat interaktif,

karena di dalamnya peta dapat digeser sesuai keinginan pengguna, mengubah level zoom, serta mengubah tampilan jenis peta. Fasilitas lain yang disediakan antara lain adalah pencarian lokasi dengan memasukkan kata kunci, kata kunci yang dimaksud seperti nama tempat, kota, atau jalan, fasilitas lainnya yaitu perhitungan rute perjalanan dari satu tempat ke tempat lainnya.

Google Map dibuat dengan menggunakan kombinasi dari gambar peta, database, serta obyek- obyek interaktif yang dibuat dengan bahasa pemrograman HTML, Javascript dan AJAX, serta beberapa bahasa pemrograman lainnya. Gambar yang muncul pada peta merupakan hasil komunikasi dengan database pada web server Google untuk menampilkan gabungan dari potongan-potongan gambar yang diminta. Keseluruhan citra yang ada diintegrasikan ke dalam database pada Google Server, yang dapat dipanggil sesuai kebutuhan permintaan. Bagian- bagian gambar map merupakan gabungan dari potongan gambar-gambar bertipe PNG yang disebut tile yang berukuran 256 x 256 pixel seperti pada Gambar 2. Tiap-tiap potongan pada Gambar 2 mewakili gambar tertentu dalam longitude, latitude dan zoom level tertentu. Kode Javascript yang digunakan untuk menampilkan peta Google Maps diambil dari link URL. Jadi untuk menampilkan peta suatu lokasi yang diinginkan, dapat dengan cara mengirimkan URL yang diinginkan.

4. METODELOGI

Metode perancangan sistem merupakan suatu cara untuk meghasilkan sistem yang sesuai dengan kasus yang ditangani. Tahapan dalam perancangan sistem ini meliputi:

1. Use Case Diagram

Perancangan sistem menggunakan perancangan berbasis obyek pada gambar.3. use case diagram akan terlihat sebagai berikut:

Gambar.1. Use Case Diagram 2. Arsitektur Sistem

Arsitektur Sistem Informasi Geografis Berbasis Web Untuk Pemetaan Tempat Wisata Kabupaten Rote Ndao, akan terlihat seperti pada gambar.4. Pada gambar.4 dapat dijelaskan sebagai berikut:

(10)

484

1. Pada Proses 1. Terlihat Aktor [ADMIN]

Memasukan data wisata Kabupaten Rote Ndao, menambahkan informasi mengenai tempat wisata. Dan membuat peta dan rute baru yang disesuaikan dengan kondisi yang sebenarnya sesuai survei.

2. Proses 2. Sistem Informasi Geografis yang telah dimasukan peta wisata kabupaten Rote Ndao akan menerima permintaan dari pengguna, selanjutnya memproses sesuai kata kunci rute dan jarak dan menampilkan di web sebagai acuan informasi.

3. Pada Proses 3. Terlihat bahwa Aktor wisatawan melihat informasi tempat wisata, serta melihat peta dan rute menuju tempat wisata

Gambar.2. Arsitektur SIG Tempat Wisata 5. HASIL DAN IMPLEMENTASI

Berikut ini akan ditampilkan tempat-tempat wisata yang akan bisa dilihat dalam tabel

Tabel 1. Statistik Penginapan Kabupaten Rote Ndao

Tabel 2. Jumlah Kunjungan Wisata

Tabel 3. Statistik Jalan

STATISTIK JALAN DIKABUPATEN ROTE NDAO

URAIAN 2014 2015

JENIS JALAN

NEGARA - 56.7

PROVINSI 79.01 42.94

KABUPATEN 459.83 459.83

PERMUKAAN JALAN

DIASPAL 311.86 319.63

KERIKIL 215.17 228.02

TANAH 11.81 11.82

KONDISI JALAN

BAIK 309.86 283.52

SEDANG 215.17 36.66

RUSAK 13.81 239.29

Sumber: kab. Rote ndao dalam angka 2016

Tabel 4. Daftar Tempat Wisata Kabupaten Rote Ndao.

KECAMATAN

NAMA TEMPAT

WISATA

KETERANGAN

ROTE BARAT LAUT

Pantai tasilo Wisata bahari

Pantai tolaman Wisata bahari

Pantai litianak Wisata bahari Pantai pulau

dengka

Wisata bahari

Hus nde’o Wisata budaya

JUMLAH WISATAWAN MANCANEGARA DAN DOMESTIK KE KABUPATEN

(11)

485

ROTE BARAT Pantai nembrala Wisata bahari Pantai bo’a Wisata bahari Pantai oeseli Wisata bahari

Ume manek ti Wisata budaya LOBALAIN Oemaulain Wisata alam

Tiang bendera Wisata sejarah Gereja mokdale Wisata religi

ROTE TENGAH

Batu Termanu Wisata Alam Pantai Sosadale Wisata Bahari Pantai Namodale Wisata Bahari Pantai Inaoe Wisata Bahari

PANTAI BARU LAUT MATI Wisata Bahari ROTE TIMUR Mulut Seribu Wisata Bahari

IMPLEMENTASI SiGIS Rote Ndao

Sistem Informasi Geografi Wisata Kabupaten Rote Ndao sudah bisa diakses melalui www.wisatarotendao.com. Selanjtunya tampilan dapat di lihat seperti gambar berikut:

Gambar.3. Antar muka beranda

Gambar 4. Layout antarmuka lokasi wisata

Gambar.5. Layout antarmuka lokasi perjalanan

Gambar 6. Layout antarmuka lokasi penginapan 6. KESIMPULAN

Berdasarkan hasil yang dicapai, untuk semntara dapat disimpulkan bahwa dengan diterapkannya Sistem Informasi Geografis pada wisata kabupaten

(12)

486

Rote Ndao, dapat memberikan kontribusi kepada wisatawan yang berkunjung ke Kabupaten Rote Ndao. Untuk melengkapi data yang dimasukan kedalam aplikasi SiGIS R-N maka perlu melengkapi data pemeraan.

REFERENSI

[1]. Budiyanto, Eko. 2002. Sistem Informasi Geografis Menggunakan ArcView GIS. Andi.

Yogyakarta.

[2]. ELCOM. 2013. Adobe Dreamwever SC6.

Andi. Yogyakarta.

[3]. Fathurrahman, S.Pd. 2014. Membuat Website Mudah Dan Praktis Dengan Weebly. PT. Elex Media Komputindo. Jakarta.

[4]. Fatkhurrozzaq. 2013. Perancangan dan Pembuatan Sistem Informasi Pariwisata Kabupaten Aceh Singkil Berbasis Web.

STMIK U’budyah Indonesia. Banda Aceh.

[5]. Hanif, Al-Fatta. 2007. Analisis dan Perancangan Sistem Informasi. Andi.

Yogyakarta.

[6]. Indayudha, Fery. 2008. Jago Merakit Dan Memperbaiki Komputer. Cetakan Pertama.

MEDIAKOM. Yogyakarta.

[7]. Jogiyanto. 2005. Analisis Dan Desain Sistem.

Andi. Yogyakarta.

[8]. Kadir, Abdul. 2010. Mudah Mempelajari Database MySQL.Andi. Yogyakarta.

(13)

Gambar

Gambar 1. Sistem Layer Pada GIS [2].
Tabel 2. Jumlah Kunjungan Wisata
Gambar 4. Layout antarmuka lokasi wisata

Referensi

Dokumen terkait

(3) Harga Satuan Standar BATAN yang berfungsi sebagai estimasi sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf b merupakan besaran biaya yang dapat dilampaui dalam

Pada penelitian ini akan diterapkan model waterfall dengan tujuan untuk menghasilkan sebuah perancangan sistem informasi yang nantinya hasil pembangunannya akan diterapkan

f) menerapkan tindakan yang perlu untuk mencapai hasil yang direncanakan dan peningkatan berkelanjutan dari proses tersebut. Proses-proses itu harus dikelola oleh

Penelitian ini bertujuan membangun representasi pengetahuan berbasis fuzzy ontology pada kasus penyakit demam berdarah dengue.Data berupa manajemen penanganan deman

Convolutional code dengan batas panjang ( constraint length ) nA terdiri dari m tingkat shift register , n penjumlah modulus dua dan multiplekser untuk

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh board size, kualitas audit, ukuran perusahaan terhadap nilai perusahaan yang merujuk dari penelitian yang

Generasi Millenial yang berjiwa Qur’ani adalah generasi yang bisa menjiwai dan mengamalkan isi yang ada dalam al-Qur’an. Mengapa al- qur’an harus ada dalam jiwa manusia

Menetapkan : PERATURAN BUPATI ROTE NDAO TENTANG STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR (SOP) PELAYANAN PERIZINAN PADA KANTOR PELAYANAN PERIZINAN TERPADU KABUPATEN ROTE