Perspektif Hukum Islam terhadap Penjualan Jasa Layanan Perjalanan Umrah / Haji Plus: studi kasus di PT Arminereka perdana Surabaya
Teks penuh
Dokumen terkait
Berdasarkan beberapa faktor yang dapat mempengaruhi loyalitas jamaah dan berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh peneliti terdahulu, maka saat ini peneliti akan
Bulan Juni itu juga dilakukan penandatanganan pedoman kerja penegakan hukum dengan Polri sebagai tindaklanjut dari Nota Kesepahamanan antara Kemenag dengan Polri Nomor D/152/2013
Penjualan Langsung Berjenjang Syariah (syariah direct selling, al-taswiq al-syabaki, al-taswiq al-harami, al-taswiq al- thabaqi, atau al-taswiq al-tijari) --selanjutnya disingkat
Peneliti melihat adanya urgensi untuk me neliti persoalan jasa dana talangan umrah lebih dalam, sehingga didapatkan keterangan-keterangan yang dapat dipegang sebagai
Jika peneliti analisis dari keempat akad penentuan tarif layanan jasa PT. Ojek Syar’i Indonesia di atas, ada beberapa konsumen yang merasa dirugikan dengan penerapan tarif
Arminareka Perdana disarankan untuk melakukan pengawasan kepada setiap mitra yang berada di berbagai daerah, karena meskipun praktik yang dilakukan pada perusahaan ini telah
Berdasarkan hasil wawancara dengan informan di atas, peneliti menemukan bahwa Mina Wisata Islami memiliki kendala dalam urusan penawaran harga dari travel yang
Beranjak dari permasalahan tersebut mengenai akad kerjasama, kemudian yang menyangkut hak dan kewajiban antara pihak panitia dan calon jamaah haji serta implementasi dari akad yang