CV. BERKAH ALAM
SKRIPSI
OLEH :
RISKY ALFIAN
NPM : 0735010004
PROGRAM STUDI SISTEM INFORMASI
FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRY
UNIVERSITAS PEMBANGUNAN NASIONAL “VETERAN”
J AWA TIMUR
CV. BERKAH ALAM
SKRIPSI
Diajukan Untuk Memenuhi Sebagai Per syaratan Dalam Memperoleh Gelar Sarjana Komputer
Pr ogram Studi Sistem Informasi
OLEH :
RISKY ALFIAN
NPM : 0735010004
PROGRAM STUDI SISTEM INFORMASI
FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRY
UNIVERSITAS PEMBANGUNAN NASIONAL “VETERAN”
J AWA TIMUR
YAYASAN KESEJAHTERAAN PENDIDIKAN DAN PERUMAHAN UNIVERSITAS PEMBANGUNAN NASIONAL “VETERAN” JAWA TIMUR
FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI Program Studi : Sistem Informasi
Telah mengerjakan revisi skripsi dengan judul :
“SISTEM INVENTORY STOCK BARANG DI CV. BERKAH ALAM”.
Oleh karena mahasiswa tersebut diatas dinyatakan bebas revisi skripsi dan dinyatakan untuk membuat skripsi dengan judul tersebut.
Surabaya, 14 Desember 2012 Dosen penguji yang memperintahkanrevisi :
Tim penguji :
1.) Pr of. Dr. Ir .H. AkhmadFauzi, MMT { }
NIP. 19651109 199103 1 002
2.) Pr iza Panduna ta, S.Kom, M.sc { }
NPT. 383010602121
3.) Fa jar Annas Susanto, S.Kom, M.Kom { } NPT.
Mengetahui, Mengetahui,
Dosen Pembimbing I Dosen Pembimbing II
SKRIPSI
SISTEM I NVENTORY STOCK BARANG DI
CV. BERKAH ALAM
Disusun Oleh : RISKY ALFIAN
0735010004
Telah diper taha nkan dihada pan dan diter ima oleh tim penguji skr ipsi Pr ogram Studi Sistem Infor ma si Fakultas Teknologi Industr i
Univer sitas Pembanguna n Nasional “ Vetera n” J awa Timur Pada Tanggal : 14 Desember 2012
Pembimbing: Tim Penguji :
1. 1.
Fa jar Annas Susanto, S.Kom, M.Kom NPT.
Mengetahui
Dekan Fakulta s Teknologi Industr i
Univer sitas Pembanguna n Nasional “ Vetera n” J awa Timur Sur abaya
LEMBAR PENGESAHAN
SISTEM I NVENTORY STOCK BARANG DI
CV. BERKAH ALAM
Disusun Oleh : RISKY ALFIAN
0735010004
Tela h disetujui mengikuti Ujia n Negara Lisa n Gelomba ng VI Ta hun Akademik 2012
Menyetujui,
Pembimbing Utama Pembimbing Pendamping
Pr of. Dr.Ir . H. Akhmad Fa uzi, MM Eka Dyar Wahyuni S.Kom NIP. 19651109 199103 1 002 NPT. 0701128403
Mengeta hui,
Ketua Pr ogram Studi Sistem Infor ma si Fakulta s Teknologi Industr i
Univer sitas Pembanguna n Nasional “ Vetera n” J awa Timur
Dengan memanjatkan puji dan syukur atas Tuhan Yang Maha Esa, sehingga penyusun dapat menyelesaikan laporan tugas akhir ini.
Tugas ini untuk memenuhi persyaratan untuk menempuh wisuda pada Fakultas Teknologi Industri Program Studi Sistem Informasi Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur. Laporan ini disusun berdasarkan data – data yang diperoleh di UD. Berkah Alam.
Dengan selesainya tugas akhir dan laporan ini, tak lupa penyusun mengucapkan terima kasih yang sebesar – besarnya, pada :
1. Bapak Ir. Sutiyono, MT selaku dekan Fakultas Teknologi Industri UPN “Veteran” Jawa Timur.
2. Bapak Nur Cahyo Wibowo, S.Kom, M.Kom, selaku Ketua Program Studi Sistem Informasi FTI Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur dan juga Dosen Pembimbing.
3. Bapak Prof. DR. Ir. H. Akhmad Fauzi, MMT, dan Ibu Eka Dyar Wahyuni, S.Kom selaku pembimbing pertama dan kedua dari tugas akhir ini
4. Ibu dan Bapak kami yang telah banyak memberikan dukungan moril dan materiil.
5. Teman-teman Mahasiswa Sistem Informasi 2007 yang turut memberi masukkan dan dukungan.
Akhir kata semoga laporan ini dapat memberikan manfaat bagi semua pihak yang berkepentingan dan Tuhan Yang Maha Esa memberikan balasan kepada semua pihak yang telah memberikan bantuan.
Surabaya, 21 Desember 2012
Halaman
1.5. Manfaat Penelitian ... 4
1.6. Sistematika Penulisan ... 4
BAB II TINJAUAN PUSTAKA ... 7
2.1. Pengertian Sistem Informasi ... 7
2.1.1 Komponen Dalam Sistem Informasi ... 9
2.1.2 Klasifikasi Sistem ... 10
2.1.3 Jenis – Jenis Sistem ... 12
2.2. Pengembangan Sistem ... 12
2.2.1 HTML ... 15
2.2.2 Jquery ... 18
2.2.3 CSS ... 18
2.2.4 PHP ... 18
2.6. Pengertian Framework ... 26
2.7. Data Flow Diagram ... 29
2.7.1 Pengenalan Flowchart ... 30
2.7.2 Komponen Data Flow Diagram ... 31
2.7.3 Entity Relationship Diagram ... 32
2.8. Sekilas Tentang Dreamweaver... 34
BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM... 36
3.1. Pengumpulan Materi ... 36
3.2. Analisa Permasalahan ... 36
3.3. Analisa Kebutuhan ... 38
3.4. Identifikasi User…. ... 38
3.5. Analisa Sistem…………. ... 39
3.5.1. Perancangan Sistem ... 39
3.5.2. Desain Sistem DFD ... 40
3.5.2.1. Contex Diagram ... 42
3.5.2.2. DFD Level 1 ... 41
3.5.2.3. DFD Level 2 Pada Transaksi ... 43
3.5.2.4. DFD Level 2 Pada Data Master ... 44
3.6. Perancangan Database ... 44
3.6.1. ERD ... 45
3.6.2. CDM ... 46
3.6.3. PDM ... 47
4.1. Kebutuhan Sistem ... 52
4.2. Implementasi ... 54
4.2.1. Halaman Login ... 54
4.2.2. Halaman Home Admin... 55
4.2.3. Halaman Purchase ... 55
4.2.4 Halaman Order... 57
4.2.5. Halaman Distributor ... 59
4.2.6 Halaman Supplier... 62
4.2.7. Halaman Home Manager... 63
4.2.8. Halaman Index ... 64
4.2.9. Halaman Print ... 65
BAB V UJI COBA DAN EVALUASI ... 66
5.1. Uji Coba ... 66
5.1.1. Uji Coba Sistem ... 66
5.2. Uji Coba Login ... 67
5.3. Uji Coba Input Menu Purchase ... 69
5.4. Uji Coba Menu Order ... 70
5.5. Uji Coba Menu Distributor ... 72
5.6. Uji Coba Menu Supplier ... 73
5.7. Uji Coba Login Manager ... 74
6.2. Saran ... 80
ABSTRAK
Design dan implementasi ini di khususkan bagi penyimpanan data secara valid diperusahaan sehingga CV berkah alam dapat mengetahui rate dari penjualan dan pembelian berdasarkan grafik dan laporan yang ada pada excel. Sistem ini dikembangkan dengan menggunakan paket software XAMPP yang meliputi bahasa pemrograman CodeIgniter, database server MySQL 5.0.45, serta web server Apache 2.2.4 dan Browser Google chrome.Aplikasi yang telah diuji cukup bermanfaat dalam memberikan layanan, sehingga membantu pengguna mendapat informasi yang valid mengenai ketersediaaan stok.
Pada sistem aplikasi ini diharapkan lebih mengoptimalkan informasi stock barang yang ada pada database. Sehingga terjadi pemerataan dalam penyampaian informasi data yang tepat dan modern. Pada aplikasi yang berbasis sistem informasi ini, penulis menggunakan metode secara langsung melalui proses wawancara. Diharapkan sasaran utama dengan pembuatan aplikasi stock barang ini adalah untuk mempermudah karyawwan dan pimpinan perusahaan mengetahui barang yang masuk dan keluar secara akurat.
Membuat aplikasi sistem inventory stock barang dapat menampilkan data barang dan laporan bulanan secara detail, dimana admin dapat menginputkan data barang dan dapat juga menghapus data barang yang sudah ada.
1.1 Latar Belakang
Pada Era komputerisasi ini kebutuhan manusia akan informasi memacu pesatnya perkembangan teknologi di bidang informasi dan teknologi telekomunikasi. Teknologi yang semakin meningkat didukung dengan sarana dan prasarana yang memadai, membuktikan bahwa kini informasi telah menjadi kebutuhan pokok dalam kehidupan manusia. Sistem informasi dan teknologi informasi berfungsi sebagai pendukung untuk mengambil keputusan yang tepat berdasarkan informasi yang tersedia. Pada perkembangan teknologi informasi yang ada saat ini dapat melakukan pengolahan data dengan mudah, dapat menghasilkan suatu informasi yang di butuhkan dengan akurat dan mengefektifkan waktu, serta biaya yang di keluarkan lebih efesien
Sistem Informasi Manajemen Penyimpanan barang ini akan menampung semua data dan informasi tentang barang-barang tersebut. Data dan informasi ini nantinya akan terakumulasi dan tersimpan (diarsipkan) secara terpusat pada suatu database. Dengan terpusatnya data dan informasi ini, maka jelas akan mempermudah pengelolaan barang. Pekerjaan seperti pencarian data dan status barang akan lebih cepat, mudah, dan efisien. Database ini bersifat digital, sehingga akurasi data dan informasi yang diberikan tentu sangat tinggi, karena tidak melibatkan faktor kesalahan manusia. Akurasi ini bukan semata dalam hal penyajian data tetapi dalam hal penyimpanannya. Akan tetapi akurasi ini juga bergantung pada proses input data. semakin baik data input akan semakin tinggi akurasi data yang tersimpan dalam database, dan sebaliknya, bila data input kurang baik jangan berharap akurasi data dapat diandalkan. Keuntungan lain bilamana data ini telah tersimpan dalam database, secara periodik dan kontinyu, maka akan dapat digunakan untuk sarana evaluasi dan analisis. Sehingga dapat diambil data secara statistik barang-barang, sehingga dapat digunakan untuk forecasting kebutuhan dan penyediaan barang-barang.
1.2 Rumusan Masalah
Berdasarkan beberapa alasan yang telah dipaparkan di atas, maka beberapa masalah perlu dijawab dalam penelitian ini. Adapun permasalahan tersebut adalah
a. Bagaimana agar aplikasi dapat mengontrol item barang yang masuk di simpan di CV. Berkah Alam ?
b. Bagaimana agar aplikasi dapat mencetak form excel secara langsung dan tepat sehingga dapat menjadi acuan dalam perhitungan sitematik. c. Bagaimana agar system dapat menampilkan data dalam bentuk
grafik penjualan dan pembelian dalam tiap bulannya.
d. Bagaimana agar aplikasi bisa menghasilkan report item barang yang masuk dan keluar, sehingga data akan diteruskan ke dalam pengolahan data ?
1.3 Batasan Masalah
Berdasarkan permasalahan yang timbul di atas maka perlu adanya batasan yang jelas dalam penelitian ini, yaitu :
a. System informasi inventory ini berorientasi pada buah dan sayuran. b. System informasi ini tidak mengatur tentang hubungan management
dan hubungan pemasaran.
c. System informasi ini bersifat sebagai management stok barang.
1.4 Tujuan Penelitian
a. Agar dapat mengontrol item barang yang masuk disimpan di CV. Berkah Alam.
b. Agar mempermudah karyawan dalam menentukan tugas yang akan dikerjakan agar sesuai dengan kebijakan perusahaan.
c. Agar dapat menghasilkan report item barang yang masuk dan keluar. d. Agar mempermudah karyawan untuk mengetahui stok barang yang
dimiliki.
1.5 MANFAAT
1. Meningkatkan pelayanan terhadap pihak-pihak yang berkaitan dengan CV. Berkah Alam.
2. Sebagai evaluasi hasil penjualan dan pembayaran. 3. Semua data yang diperoleh lebih akurat.
4. Menyajikan informasi yang lebih cepat mengenai stok buah dan sayur yang ada didalam inventory.
1.6 Sistematika Penulisan
BAB I PENDAHULUAN
Bab ini berisi latar belakang, perumusan masalah, batasan masalah, tujuan penelitian, manfaat penelitian, dan sistematika penulisan pembuatan tugas akhir ini.
BAB II TINJ AUAN PUSTAKA
Pada bab ini menjelaskan tentang teori-teori pemecahan masalah yang berhubungan dan digunakan untuk mendukung dalam pembuatan tugas akhir ini.
BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM
Bab ini menjelaskan tentang tata cara metode perancangan sistem yang digunakan untuk mengolah sumber data yang dibutuhkan sistem antara lain: Data Flow Diagram (DFD).
BAB IV IMPLEMENTASI SISTEM
Pada bab ini menjelaskan implementasi dari program yang telah dibuat meliputi lingkungan implementasi, implementasi proses dn implementasi antarmuka.
BAB V UJ I COBA DAN EVALUASI
desain sistem dan tahap penerapan sistem atau implementasi. Sasaran dari ujicoba program adalah untuk menemukan kesalahn-kesalahan dari program yang mungkin terjadi sehingga dapat diperbaiki.
BAB VI PENUTUP
Bab ini berisi kesimpulan dan saran dari penulis untuk pengembangan sistem.
DAFTAR PUSTAKA
BAB II
TINJ AUAN PUSTAKA
2.1 Pengertian Sistem Infor masi
Sistem informasi merupakan suatu sistem yang tujuannya memberikan informasi. Informasi adalah data yang diolah menjadi bentuk yang berguna bagi para pemakainya. Agar informasi tersebut berguna, maka informasi harus di dukung oleh 3 pilar yaitu tepat kepada orangny atau relevan (relevance), tapat waktu (timeliness) dan tepat nilainya atau akurat (accurate). Output yang tidak didukung oleh ketiga pilar ini tidak dapat dikatakan sebagai informasi yang berguna, tetapi merupakan sampah (garbage)
Tugas sistem informasi adalah untuk melakukan siklus pengolahan data dimana untuk melakukan siklus ini terdapat 3 macam komponen yaitu komponen
input, komponen model, dan komponen output. Data yang masih belum diolah
BA
SI
S DA
T
A
Gambar 2.1 Extended Data Procesing Life Cycle
2.1.1 Komponen Dalam Sistem infor masi
Sistem informasi terdiri dari komponen-komponen yang disebut blok bangunan (building block) yang terdiri dari komponen input, komponen model, komponen output, komponen teknologi, komponen hardware, komponen
software, komponen basis data dan komponen kontrol semua komponen tersebut
saling berinteraksi satu dengan yang lainnya membentuk suatu kesatuan untuk mencapai sasaran. Adapun penjelasan terhadap setiap komponen adalah sebagai berikut :
a. Komponen input : input merupakan data yang masuk ke dalam sistem informasi.
c. Komponen output : output informasi yang berkualitas dan dokumentasi yang berguna untuk semua tingkatan manajemen serta semua pemakai sistem. d. Komponen teknologi : teknologi merupakan "tool box" dalam sistem
informasi, Teknologi digunakan untuk menerima input, menjalankan model meyimpan dan pengakses data, menghasilkan dan mengirimkan keluaran dan membantu pengendalian secara kesuluruhan.
e. Komponen hardware : sebagai media penyimpanan vital bagi sistem informasi. Yang berfungsi sebagai tempat untuk menampung database atau lebih mudah dikatakan dengan sumber data dan informasi untuk mempelancar dan mempermudah kerja dari sistem informasi.
f. Komponen software : sebagai tempat untuk mengolah, menghitung dan memanipulasi data yang diambil dari hardware untuk menciptakan suatu informasi
g. Komponen basis data : merupakan kumpulan data yang saling berhubungan yang tersimpan didalam komputer dengan menggunakan software database h. Komponen control : Pengendalian yang dirancang untuk menanggulangi
gangguan terhadap sistem informasi.
2.1.2 Klasifikasi Sistem
Sistem informasi merupakan suatu bentuk integrasi antara satu komponen dengan komponen yang lain karena sistem memiliki sasaran yang berbeda untuk setiap kasus yang terjadi yang ada di dalam sistem tersebut.
a. Sistem abstrak dan sistem fisik
Sistem fisik adalah sistem yang berupa pemikiran atau ide-ide yang tidak tampak secara fisik (sistem teologia). Sedangkan sistem fisik adalah merupakan sistem yang ada secara fisik misalnya sistem komputer, sistem akuntansi, sistem produksi dsb.
b. Sistem alamiah dan sistem buatan
Sistem alamiah adalah sistem yang terjadi melalui proses alam mis sistem luar angkasa. Sedangkan sistem buatan sistem yang dirancang oleh manusia, sistem buatan melibatkan manusia berinteraksi dengan mesin misalnya sistem informasi.
c. Sistem tertentu (deterministic system) dan tak tentu.
Sistem tertentu adalah sistem yang beroperasi dengan tingkah laku yang sudah dapat diprediksi. Interaksi bagian-bagiannya dapat dideteksi dengan pasti sehingga keluaran dari sistem dapat diramalkan misalnya sistem komputer. Sedangkan sistem tak tentu sistem yang kondisi masa depannya tidak dapat diprediksi karena mengandung unsur probabilitas.
d. Sistem terbuka (deterministic system) dan tertutup
2.1.3 J enis-J enis Sistem [abdulsyah.blogspot.net]
Sistem informasi dikembangkan untuk tujuan yang berbeda-beda tergantung pada kebutuhan bisnis. Sistem informasi dapat dibagi menjadi beberapa bagian yaitu
a. Sistem Pemrosesan Transaksi (Transaction Processing Sytems-TPS) TPS merupakan hasil perkembangan dari pembentukan kantor elektronik, dimana sebagian dari pekerjaan rutin diotomatisasi termasuk untuk pemrosesan transaksi. Pada TPS, data yang dimasukkan merupakan data-data transaksi yang terjadi.
b. Sistem Informasi Manajemen (SIM)
SIM adalah sebuah kelengkapan pengelolaan dari proses-proses yang menyediakan informas untuk manajer guna mendukung operasi-operasi dan pembuatan keputusan dalam sebuah organisasi. Pada SIM masukan yang diberikan berupa data transaksi yang telah diproses, beberapa data yang asli, model-model pengolahan data.Kemudian data-data pengolahan data.Kemudian data-data. Proses yang terjadi berupa pembuatan laporan-laporan yang ringkas, keputusan-keputusan yang rutin dan jawaban dari query yang diberikan.
c. Sistem Pendukung Keputusan (SPK)
SPK merupakan peningkatan dari SIM dengan penyediaan prosedur-prosedur khusus dan pemodelan yang unik karena akan membantu manajer dalam memperoleh alternative keputusan.
d. Sistem Informasi e-Business
e. Decision Support System + Strategic Planning System
Sistem yang memproses transaksi organisasi secara harian dan membantu para manajer mengambil keputusan, mengevaluasi dan menganalisa tujuan organisasi. Digunakan untuk sistem penggajian, sistem pemesanan, sistem akuntansi dan sistem produksi. Biasanya berbentuk paket statistik, paket pemasaran dll. Sistem ini tidak hanya merekam dan menampilkan data tetapi juga fungsi-fungsi matematik, data analisa statistik dan menampilkan informasi dalam bentuk grafik (tabel, chart) sebagaimana laporan konvensional.
f. Knowledge-based system
Program komputer yang dibuat mendekati kemampuan dan pengetahuan seorang pakar. Umumnya menggunakan perangkat keras dan perangkat lunak khusus seperti LISP dan PROLOG.
2.2 Pengembangan Sistem
Pengembangan sistem (System development) dapat berarti menyusun suatu sistem yang baru untuk menggantikan sistem yang lama secara keseluruhan atau memperbaiki sistem yang telah ada. Sistem yang lama perlu diperbaiki atau diganti disebabkan karena beberapa hal, yaitu sebagai berikut :
a. Adanya permasalahan (Problems) yang timbul di sistem yang lama. Permasalahan yang timbul dapat berupa : ketidakberesan pada sistem yang lama dan menyebabkan sistem yang lama tidak dapat beroperasi sesuai dengan yang diharapkan, pertumbuhan organisasi yang menyebabkan harus disusunnya sistem yang baru.
c. Adanya instruksi-instruksi (Directives)
Karena adanya permasalahan, kesempatan dan instruksi, maka sistem yang baru perlu dikembangkan untuk memecahkan permasalahan yang timbul, meraih kesempatan yang ada atau memenuhi instruksi yang diberikan.
Dengan telah dikembangkannya sistem yang baru, maka diharapkan akan terjadi peningkatan-peningkatan di sistem yang baru. Peningkatan ini berhubungan dengan kemudahan sistem itu sendiri, diantaranya :
a. Performance (Kinerja), Kinerja dapat diukur dari Throughput dan Response Time. Throughput adalah jumlah dari pekerjaan yang dapat dilakukan suatu
saat tertentu. Response Time adalah rata-rata waktu yang tertunda diantara dua transaksi.
b. Information (Informasi), peningkatan terhadap kualitas informasi yang
disajikan.
c. Economy (Ekonomis), peningkatan terhadap manfaat-manfaat atau keuntungan-keuntungan dan penurunan biaya yang terjadi.
d. Control (Pengendalian), peningkatan terhadap pengendalian untuk mendeteksi
dan memperbaiki kesalahan-kesalahan.
e. Efficiency (Efisisensi), peningkatan terhadap efisiensi operasi.
f. Service (Pelayanan), peningkatan terhadap pelayanan yang diberikan oleh
2.2.1 HTML (Hyper Text Markup Language) [www.kamusilmiah.com]
HTML bisa disebut bahasa yang digunakan untuk menampilkan dan mengelola hypertext. Hypertext dalam HTML berarti bahwa kita dapat menuju suatu tempat, misalnya website atau halaman homepage lain, dengan cara memilih link yang biasanya digarisbawahi atau diwakili oleh suatu gambar. Selain link ke website atau homepage halaman lain, hypertext ini juga mengizinkan kita untuk menuju ke salah satu bagian dalam satu teks itu sendiri.
HTML terdiri dari sejumlah perintah dimana kita bisa men-set judul, garis, table, gambar dan lain- lain yang disebut tag. Setiap tag masih dapat dilengkapi lagi oleh sejumlah attribute. Dibawah ini sebagian contoh tag dan attributenya:
<html>
<head>
<title>cuma nyoba aja</title>
</head>
<body bgcolor=”r ed”>
<font face=”arial black” color =”yellow” size=”5″ >Ngung Xi Yuk Choi</font>
</body>
SEJ ARAH HTML
Konsep HTML diciptakan pertama kali oleh IBM pada tahun 1980 pada saat tercetus ide untuk meletakkan elemen-elemen yang menandai bagian suatu dokumen seperti judul, alamat dan isi dokumen. Lalu, pada akhirnya elemen-elemen itu menjadi suatu program untuk melakukan pemformatan dokumen secara otomatis.
Bahasa pemprograman untuk melakukan tugas tersebut disebut markup language, atau lebih lengkapnya IBM menamai program tersebut sebagai Generalized Markup Language (GML).
Konsep ini pada tahun 1986 disetujui oleh ISO (International Standard Organization) sebagai standar bagi pembuatan dokumen-dokumen dengan keluarnya ISO 8879. ISO menamai GML ini menjadi SGML (Standard Generalized Markup Language).
SGML ke HTML
HTML – yang juga menggunakan teknologi markup language – dulu merupakan salah satu bagian dari SGML ini. Seorang peneliti yang bernama Tim Berners-Lee dari CERN – yang kini menjadi direktur W3C (World Wide Web
Consortium) mengemukakan suatu ide tentang pembuatan suatu skrip bahasa pemprograman dandokumen yang bisa diakses oleh seluruh komputer tanpa melihat jenis platform-nya apakah Windows, Unix, dan sebagainya. Semenjak itu HTML lebih populer daripada SGML.
PERKEMBANGAN HTML
disetujui dulu oleh W3C untuk dievaluasi secara ketat.
Setiap terjadi perkembangan suatu versi HTML, maka mau tak mau browser pun harus memperbaiki diri agar bisa mendukung kode-kode HTML yang baru tersebut. Sebab jika tidak, browser tak akan bisa menampilkan HTML tersebut.
HTML versi 1.0
Kemampuan yang dimiliki versi 1.0 ini antara lain heading, paragraph, hypertext, list, serta cetak tebal dan miring pada teks. Versi ini juga mendukung peletakan image pada dokumennya tanpa memperbolehkan meletakkan teks disekelilingnya (wrapping).
HTMl ver si 2.0
Pada versi ini, penambahan kualitas HTML terletak pada kemampuannya untuk menampilkan suatu form pada dokumen. Dengan adanya form ini, maka kita dapat memasukkan nama, alamat, serta saran/kritik. HTML versi 2.0 ini merupakan pionir dari adanya homepage interaktif.
HTML versi 3.0
HTML versi 3.0 menambahkan beberapa fasilitas baru seperti table. Versi ini yang disebut juga sebagai HTML+ tidak bertahan lama dan segera digantikan HTML versi 3.2
HTML versi 4.0
Perubahan ini terjadi di hampir segala perintah-perintah HTML seperti table, image, link, text, meta, imagemaps, form, dan lain- lain.
2.2.2 J quer y [ wikipedia ]
jQuery dapat di artikan sebagai Javascript Library atau kumpulan kode/fungsi Javascript siap pakai,sehingga mempermudah dan mempercepat kita dalam membuat kode Javascript. secara standar, apabila kita membuat kode Javascript, maka diperlukan kode yang cukup panjang, bahkan terkadang sangat sulit untuk dipahami. Pengertian JQuery sendiri adalah sebuah framework berbasiskan Javascript
2.2.3 CSS (Cascading Style Sheets)
CSS adalah suatu bahasa stylesheet yang digunakan untuk mengatur tampilan suatu website, baik tata letak, jenis huruf, warna, dan semua yang berhubungan dengan tampilan atau gaya suatu web. Cascading Style Sheets ( Bahasa lembar Gaya ). CSS merupakan bahasa yang digunakan untuk mengatur tampilan suatu dokumen yang ditulis dalam bahasa markup / markup language. Jika kita berbicara dalam konteks web, bisa di artikan secara bebas
2.2.4 PHP [ hakim ]
akan memberikan hasil pada web browser, tetapi prosesnya secara keseluruhan dijalankan di server. Pada prinsipnya server akan bekerja apabila ada permintaan dari client. Dalam hal ini client menggunakan kode-kode PHP untuk mengirimkan permintaan ke server (dapat dilihat pada gambar dibawah). Ketika menggunakan PHP sebagai server-side embedded script language maka server akan melakukan hal-hal sebagai berikut :
Membaca permintaan dari client/browser a) Mencari halaman/page di server
b) Melakukan instruksi yang diberikan oleh PHP untuk melakukan modifikasi pada halaman/page.
c) Mengirim kembali halaman tersebut kepada client melalui internet atau intranet.
Gambar 2.2 Kode PHP untuk mengirimkan permintaan ke server
a) Bahasa pemrograman PHP adalah sebuah bahasa script yang tidak melakukan sebuah kompilasi dalam penggunaanya.
b) Web Server yang mendukung PHP dapat ditemukan dimana - mana dari mulai apache, IS, Lighttpd, hingga Xitami dengan konfigurasi yang relatif mudah.
c) Dalam sisi pengembangan lebih mudah, karena banyaknya milis - milis dan developer yang siap membantu dalam pengembangan.
d) Dalam sisi pemahamanan, PHP adalah bahasa scripting yang paling mudah karena memiliki referensi yang banyak.
e) PHP adalah bahasa open source yang dapat digunakan di berbagai mesin (Linux, Unix, Macintosh, Windows) dan dapat dijalankan secara runtime melalui console serta juga dapat menjalankan perintah-perintah system.
2.3 PhpMyAdmin
PhpMyAdmin, Pengelolaan database dengan MYSQL harus dilakukan
Dengan PhpMyAdmin kita dapat membuat tabel, mengisi data dan lain-lain dengan mudah tanpa harus hafal perintahnya. Untuk mengaktifkan PhpMyAdmin langkah-langkahnya adalah : yang pertama setelah XAMPP kita terinstall, kita harus mengaktifkan web server Apache dan MySQL dari control panel XAMPP. Yang kedua, jalankan browser kesayangan Anda (IE, Mozilla Firefox atau Opera) lalu ketikkan alamat web berikut: http://localhost/PhpMyAdmin/ pada address bar lalu tekan Enter. Langkah ketiga apabila telah nampak interface (tampilan antar muka) PhpMyAdmin anda bisa memulainya dengan mengetikkan nama database, nama tabel dan seterusnya.
2.4 SQL
Menurut Kadir (2008:33), SQL (Structured Query Language) adalah sebuah bahasa yang dipergunakan untuk mengakses data dalam basis data relasional. Bahasa ini secara de facto merupakan bahasa standar yang digunakan dalam manajemen basis data relasional. Saat ini hampir semua server basis data yang ada mendukung bahasa ini untuk melakukan manajemen datanya. Sebagai database server yang memiliki konsep database modern, MySQL memiliki banyak sekali keistemewaan antara lain:
a) Portabilitas, dapat berjalan stabil pada berbagai sistem operasi, seperti
Windows, Linux, MacOS, dan lain-lain.
c) Multiuser, dapat digunakan oleh beberapa user dalam waktu yang bersamaan
tanpa mengalami masalah.
d) Performance Tuning, memiliki kecepatan yang menakjubkan dalam
menangani query yang sederhana, dapat memproses lebih banyak SQL per satuan waktu.
e) Security, memiliki beberapa lapisan sekuritas seperti level subnet mask, nama
host, izin akes user dengan sistem perizinan yang mendetail serta password yang terenskripsi.
f) Scalability and Limits, mampu menangani database dalam skala besar, dengan
jumlah record lebih dari 50 juta dan 60 ribu tabel serta 5 miliar baris. Selain itu batas indeks yang dapat ditampung mencapai 32 indeks pada tiap tabelnya.
g) Connectivity, dapat melakukan koneksi dengan client menggunakan protocol
TCP/IP, Unix socket (Unix), atau Named pipes (NP).
h) Localisation, dapat mendeteksi pesan kesalahan pada client dengan
mengunakan lebih dari 20 bahasa.
i) Interface, memiliki antarmuka (interface) terhadap beberapa aplikasi dan
bahasa pemrograman dengan menggunakan fungsi API (Application Programming Interface).
j) Clients and Tools, dilengkapi dengan berbagai tool yang dapat digunakan
untuk administrasi database, dan pada setiap tool yang ada disertakan petunjuk online.
Standarisasi
dengan SQL86. Standar tersebut kemudian diperbaiki pada tahun 1989 kemudian diperbaiki lagi pada tahun 1992. Versi terakhir dikenal dengan SQL92. Pada tahun 1999 dikeluarkan standar baru yaitu SQL99 atau disebut juga SQL99, akan tetapi kebanyakan implementasi mereferensi pada SQL92.
Saat ini sebenarnya tidak ada server basis data yang 100% mendukung SQL92. Hal ini disebabkan masing-masing server memiliki dialek masing-masing.
Pemakaian dasar
Secara umum, SQL terdiri dari dua bahasa, yaitu Data Definition
Language (DDL) dan Data Manipulation Language (DML). Implementasi DDL
dan DML berbeda untuk tiap sistem manajemen basis data (SMBD), namun secara umum implementasi tiap bahasa ini memiliki bentuk standar yang ditetapkan ANSI. Artikel ini akan menggunakan bentuk paling umum yang dapat digunakan pada kebanyakan SMBD.
Data Definition Language
Data Manipulation Language
DML digunakan untuk memanipulasi data yang ada dalam suatu tabel. Perintah yang umum dilakukan adalah:
a) SELECT untuk menampilkan data
b) INSERT untuk menambahkan data baru
c) UPDATE untuk mengubah data yang sudah ada
d) DELETE untuk menghapus data
Contoh query SQL (Structure Query Language) :
INSERT
Untuk menyimpan data dalam tabel dipergunakan sintaks:
INSERT INTO [NAMA_TABLE] ([DAFTAR_FIELD]) VALUES ([DAFTAR_NILAI])
Contoh:
INSERT INTO TEST (NAMA, ALAMAT, PASSWORD) VALUES ('test', 'alamat', 'pass');
UPDATE
Untuk mengubah data menggunakan sintax:
UPDATE [NAMA_TABLE] SET [NAMA_KOLOM]=[NILAI] WHERE [KONDISI]
Contoh:
UPDATE Msuser set password="123456" where username="abc"
DELETE
DELETE FROM [nama_table] Where [KONDISI]
Contoh:
DELETE FROM TEST WHERE NAMA='test';
2.5 Code Igniter
Code Igniter adalah aplikasi open source yang berupa framework dengan model MVC (Model, View, Controller) untuk membangun website dinamis dengan menggunakan PHP. CodeIgniter memudahkan developer untuk membuat aplikasi web dengan cepat dan mudah dibandingkan dengan membuatnya dari awal.
PHP adalah sebuah bahasa pemrograman web yang popular, tangguh dan dapat di peroleh secara gratis. Untuk mempermudah dan mempercepat pengembangan aplikasi dengan PHP, banyak bermunculan framework PHP, satu di antaranya adalah Code Igniter.
Jquery merupakan salah satu ajax framework yang cukup populer. Daripada membangun sistem ajax dari awal (create from scratch) PHP libchart adalah sebuah library untuk membuat sebuah chart pada PHP berbasis GD.
2.6 Pengertian Framewor k
Framework secara sederhana dapat diartikan kumpulan dari fungsi-fungsi/prosedur-prosedur dan class-class untuk tujuan tertentu yang sudah siap digunakan sehingga bisa lebih mempermudah dan mempercepat pekerjaan seorang pemrograman, tanpa harus membuat fungsi atau class dari awal. Framework bisa diartikan sebagai alat yang digunakan untuk membantu pekerjaan. Karena untuk pembuatan website maka framework disini dapat diartikan sebagai alat yang dapat digunakan untuk mempermudah pembuatan website. Jika dengan menggunankan CMS (Content Management System) maka hanya dengan menjalankan saja tidak perlu lagi memikirkan untuk menulis kode program, tetapi tidak demikian dengan framework. Menggunakan framework masih harus menulis kode, bedanya kode-kode yang ditulis harus menyesuaikan dengan lingkungan framework yang digunakan.
tersebut terkadang merupakan pengembangan atau penyesuaian fungsi asli PHP agar lebih mudah digunakan atau agar lebih sesuai dengan kebutuhan pengguna.
Ada beberapa alasan mengapa menggunakan Framework:
a. Mempercepat dan mempermudah pembangunan sebuah aplikasi web.
b. Relatif memudahkan dalam proses maintenance karena sudah ada pola tertentu dalam sebuah framework (dengan syarat programmer mengikuti pola standar yang ada)
c. Umumnya framework menyediakan fasilitas-fasilitas yang umum dipakai sehingga kita tidak perlu membangun dari awal (misalnya validasi, ORM, pagination, multiple database, scaffolding, pengaturan session, error handling, dll
d. Lebih bebas dalam pengembangan jika dibandingkan CMS
pengertian VMC (Model View Controller).
Model View Controller merupakan suatu konsep yang cukup populer dalam pembangunan aplikasi web, berawal pada bahasa pemrograman Small Talk, MVC memisahkan pengembangan aplikasi berdasarkan komponen utama yang membangun sebuah aplikasi seperti manipulasi data, user interface, dan bagian yang menjadi kontrol aplikasi. Terdapat 3 jenis komponen yang membangun suatu MVC pattern dalam suatu aplikasi yaitu :
merepresentasikan data kepada user. Bagian ini tidak memiliki akses langsung terhadap bagian model.
b. Model, biasanya berhubungan langsung dengan database untuk memanipulasi data (insert, update, delete, search), menangani validasi dari bagian controller, namun tidak dapat berhubungan langsung dengan bagian view.
c. Contr oller, merupakan bagian yang mengatur hubungan antara bagian model dan bagian view, controller berfungsi untuk menerima request dan data dari user kemudian menentukan apa yang akan diproses oleh aplikasi.
Dengan menggunakan prinsip MVC suatu aplikasi dapat dikembangkan sesuai dengan kemampuan developernya, yaitu programmer yang menangani bagian model dan controller, sedangkan designer yang menangani bagian view, sehingga penggunaan arsitektur MVC dapat meningkatkan maintenance ability dan organisasi kode. Walaupun demikian dibutuhkan komunikasi yang baik antara programmer dan designer dalam menangani variabel-variabel yang akan ditampilkan..
Ada beberapa kelebihan CodeIgniter (CI) dibandingkan dengan Framework PHP lain :
bisa dibilang codeigniter merupakan framework yang paling cepat dibanding framework yang lain.
b. Konfigurasi yang sangat minim (nearly zero configuration) : tentu saja untuk menyesuaikan dengan database dan keleluasaan routing tetap diizinkan melakukan konfigurasi dengan mengubah beberapa file konfigurasi seperti database.php atau autoload.php, namun untuk menggunakan codeigniter dengan setting standard, anda hanya perlu merubah sedikit saja file pada folder config.
c. Banyak komunitas: dengan banyaknya komunitas CI ini, memudahkan kita untuk berinteraksi dengan yang lain, baik itu bertanya atau teknologi terbaru.
d. Dokumentasi yang sangat lengkap : Setiap paket instalasi codeigniter sudah disertai user guide yang sangat bagus dan lengkap untuk dijadikan permulaan, bahasanya pun mudah dipahami.
2.7 Data Flow Diagr am (DFD)
Flow Diagram (DFD) yang berfungsi memetakan model lingkungan, yang di
presentasikan dengan lingkaran tunggal yang mewakili keseluruhan sistem.
DFD ini adalah salah satu alat pembuatan model yang sering digunakan, khususnya bila fungsi-fungsi sistem merupakan bagian yang lebih penting dan kompleks dari pada data yang dimanipulasi oleh sistem. Dengan kata lain, DFD adalah alat pembuatan model yang memberikan penekanan hanya pada fungsi sistem.
DFD ini merupakan alat perancangan sistem yang berorientasi pada alur data dengan konsep dekomposisi dapat digunakan untuk penggambaran analisa maupun rancangan sistem yang mudah dikomunikasikan oleh profesional sistem kepada pemakai maupun pembuat program.
2.7.1 Pengenalan Flowchart
Menurut Faried (2003:22), Flowchart adalah representasi grafik dari langkah – langkah yang harus diikuti dalam menyelesaikan suatu permasalahan yang terdiri atas sekumpulan simbol, dimana masing – masing simbol merepresentasikan suatu kegiatan tertentu.
Tabel 2.1 Tabel Simbol – Simbol Flowchart
LAMBANG NAMA KETERANGAN
Input
Digunakan untuk menuliskan
input yang diperlukan pada suatu
Proses
Menuliskan operasi – operasi yang dikenakan pada input dan operasi lainnya.
Output
Digunakan untuk menuliskan semua output yang harus ditampilkan oleh program.
Percabangan
Digunakan untuk melambangkan keadaan yang harus di penuhi, hasil dari simbol berupa Yes atau No.
Garis Alir Digunakan untuk menghubungkan setiap langkah dalam flowchart.
Terminator Berfungsi untuk menandai awal dan akhir dari suatu flowchart.
Konektor
(Off)
Digunakan untuk menghubungkan suatu langkah dengan langkah lain dari flowchart dalam halaman yang berbeda.
Konektor
(On)
Digunakan untuk menghubungkan suatu langkah dengan langkah lain dari flowchart dalam 1 halaman.
2.7.2 Komponen Data Flow Diagr am (DFD)
Terminator Proses Data Store Alur Data Gambar 2.3 Komponen DFD Menurut Yourdan dan DeMarco
2. Menur ut Gene dan Serson
Proses Terminator Data Store Alur Data Gambar 2.4 Komponen DFD Menurut Gone dan Serson
2.7.3 Entity Relationship Diagram (ERD)
Menurut Faried (2003:10), ERD merupakan notasi grafis dalam pemodelan data konseptual yang mendeskripsikan hubungan antara penyimpanan. ERD digunakan untuk memodelkan struktur data dan hubungan antar data, karena hal ini relatif kompleks. Dengan ERD kita dapat menguji model dengan mengabaikan proses yang harus dilakukan, dan dengan ERD kita mencoba menjawab pertanyaan seperti ; data apa yang kita perlukan? Bagaimana data yang satu berhubungan dengan yang lain?
ERD merupakan sejumlah notasi dan simbol untuk menggambarkan
struktur dan hubungan antar data, pada dasarnya ada 3 macam simbol yang digunakan yaitu :
a. Entity
dibedakan antara entiti sebagai bentuk umum dari deskripsi tertentu dan isi entiti seperti A dan B dalam contoh diatas, Entity digambarkan dalam bentuk persegi empat.
Gambar 2.5 Entitas
b. Atribut
Entity mempunyai elemen yang disebut atribut dan berfungsi mendeskripsikan karakter entiti, misalnya atribut nama pekerja dari entiti pekerja. Setiap ERD bisa digambarkan lebih dari satu atribut, atribut digambarkan dalam bentuk elips.
c. Hubungan
Relationship sebagaimana halnya entity maka dalam hubungan pun harus
dibedakan antara hubungan atau bentuk hubungan antar entiti dengan isi dari hubungan itu sendiri. Misalnya dalam kasus hubungan antar entiti siswa dan entiti mata_ kuliah adalah mengikuti, sedangkan isi hubungannya dapat berupa nilai_ujian. Relationship digambarkan dalam bentuk intan / diamond.
Pekerja
Item
Warna _item
Ukuran _item
Deskripsi _ item
Gambar 2.7 Hubungan (relasi)
2.8 Sekilas Tentang Dreamweaver
Menurut Nugroho (2011:16), pengertian Macromedia Dreamweaver adalah sebuah software HTML editor profesional yang digunakan untuk mendesain secara visual dan mengelola situs web maupun halaman web. Bilamana kita menyukai untuk berurusan dengan kode-kode HTML secara manual atau lebih menyukai bekerja dengan lingkungan secara visual dalam melakukan editing, Dreamweaver membuatnya menjadi lebih mudah dengan menyediakan tools yang sangat berguna dalam peningkatan kemampuan dan pengalaman kita dalam mendesain web.
Dreamweaver 8 dalam hal ini digunakan untuk web desain. Dreamweaver 8 mengikutsertakan banyak tools untuk kode-kode dalam halaman web beserta fasilitas-fasilitasnya, antara lain : Referensi HTML, CSS dan Javascript, Javascript debugger, dan editor kode ( tampilan kode dan Code inspector) yang
Siswa mengikuti Mata
mengizinkan kita mengedit kode Javascript, XML, dan dokumen teks lain secara langsung dalam Dreamweaver.
Teknologi Dreamweaver Roundtrip HTML mampu mengimpor dokumen HTML tanpa perlu memformat ulang kode tersebut dan kita dapat menggunakan Dreamweaver pula untuk membersihkan dan memformat ulang HTML bila kita menginginkannya. Selain itu Dreamweaver juga dilengkapi kemampuan manajemen situs, yang memudahkan kita mengelola keseluruhan elemen yang ada dalam situs. Kita juga dapat melakukan evaluasi situs dengan melakukan pengecekan broken link, kompatibilitas browser, maupun perkiraan waktu download halaman web.
Evolusi Macromedia DreamWeaver diantaranya sebagai berikut:
a) DreamWeaver 3 : merupakan versi lamanya yaitu web authoring terbaik pada tahun 2000
b) DreamWeaver 4 : merupakan software yang lebih baik lagi dan lebih canggih pada tahun 2002
c) Macromedia DreamWeaver MX: pertama kali di tampilkan pada tahun 2004, selain software untuk mendesain web, juga bisa untuk menyunting kode dan untuk membuat aplikasi web dengan menggunakan bahasa pemrograman JPS, PHP, ASP atau Coldfusion. Di lengkapi dengan fasilitas yang cukup lengkap untuk manajemen situs.
Untuk membuat aplikasi pada proyek akhir ini terlebih dahulu dilakukan analisa sistem, kemudian analisa kebutuhan dan perancangan sistem dan terakhir perancangan antarmuka. Analisa sistem berguna untuk mengetahui data apa saja yang dibutuhkan dalam proses yang dikerjakan. Analisa kebutuhan berguna untuk melakukan identifikasi user dan menentukan variabel kebutuhan untuk input dan output user. Perancangan sistem berguna untuk mengintegrasikan semua proses yang terjadi kemudian dilakukan perancangan database. Sedangkan perancangan antarmuka bertujuan untuk digunakan sebagai jembatan antara pengguna dengan sistem aplikasi yang dibuat, sehingga pengguna dapat mengoperasikan aplikasi yang dibuat.
3.1 Pengumpulan Materi
Pengumpulan materi dalam penyusunan laporan ini dilakukan dengan survei di CV Berkah Alam itu sendiri, dan dengan membaca buku-buku yang berhubungan dengan bidang database dan perancangan tabel administrasi.
3.2 Analisa Per masalahan
a. Belum adanya aplikasi dapat mengontrol item barang yang masuk di simpan dan keluar di perusahaan tersebut.
b. Belum adanya laporan barang masuk dan keluar dalam inventory
3.3 Analisa Kebutuhan
Dari masalah masalah yang telah disebutkan penulis mencoba menemukan sebuah kesimpulan sistem yang mungkin dapat memberi solusi bagi masalah masalah tersebut, yaitu :
a. aplikasi dapat mengontrol item barang yang masuk di simpan dan keluar di CV Berkah Alam
b. Adanya aplikasi yang dapat menghasilkan report item barang yang masuk dan keluar, sehingga data akan diteruskan ke dalam pengolahan dalam pihak management
3.4 Identifikasi User
Sebenarnya setiap jemaat dapat menjadi user di sistem ini, tetapi dapat dibedakan menjadi dua kategori, yaitu :
a. Administrator
Administrator memiliki hak akses penuh dengan keseluruhan sistem,
b. Manager
Manager memiliki hak akses untuk melihat data laporan yang ada
dalam inventory.
3.5 Analisa Sistem
Sistem administrasi ini dirancang untuk mempermudah alur kerja, ataupun pengaturan barang masuk dan barang keluar dalam inventory. Sistem administrasi ini dirancang sesederhana mungkin sehingga mudah dimengerti penggunaannya dan juga dapat menyediakan informasi sebaik mungkin.
Dalam perancangan sistem administrasi ini, penulis akan melakukan langkah secara berurut didasarkan atas metode waterfall, dimulai dari pengumpulan materi, analisa kebutuhan, membuat DFD dan ERD yang termasuk dalam perancangan sistem dan rancangan desain sistem.
3.5.1 Perancangan Sistem
3.5.2 Desain Sistem DFD (Data Flow Diagram)
DFD (Data Flow Diagram) adalah suatu diagram yang menggunakan notasi untuk menggambarkan arus dari data sistem, yang penggunaannya sangat membantu untuk memahami sistem secara logika, tersruktur dan jelas.
DFD dibagi kedalam beberapa level-level yang lebih rendah untuk membatasi agar diagram tidak menjadi terlalu detail dan sulit dibaca. Hanya dengan empat simbol DFD dapat menggambarkan sebuah system, baik secara fisik maupun konseptual. Empat symbol DFD yaitu sumber/tujuan data, proses, penyimpanan data, dan arus data.
3.5.2.1 Context Diagram
Level tertinggi dalam DFD disebut Context Diagram. Context Diagram memberikan gambaran besar tentang sebuah system serta lingkungan eksternalnya, dari mana input system itu berasal dan output system itu akan dikirim ke mana. Setiap Context Diagram hanya mewakili satu proses yang mewakili seluruh system. Bila proses yang ada dinilai perlu untuk digambarkan secara detail lagi, maka detil tesebut akan digambarkan pada diagram level selanjutnya. Level –level setelah Context Diagram dinomori secara urut dari level 0, 1, 2, dan seterusnya.
input bulan laporan per bulan
Login
data inventori yang telah di kelolah data inventori Login
manager 1
sistem inventori Admin
Gambar 3.1 Data flow diagram context
3.5.2.2 DFD Level 1
DFD level 1 ada DFD lanjutan dari DFD context yang telah dilakukan
decompose pada DFD level context agar dapat membuat analisa proses sistem
data distributor sebelumnya telah dijelaskan dengan cara decompose, kemudian dibuat beberapa proses yang kesemua proses tersebut masih merupakan bagian dari proses inti yaitu proses sistem informasi inventory CV Berkah Alam. Pada DFD level ini dapat lebih menjelaskan darimana asal data sehingga memuculkan sebuah data
3.5.2.3 DFD Level 2 pada pr oses tr ansaksi
DFD Level 2 menjelaskan lebih lanjut mengenai proses-proses yang terjadi pada DFD Level 1. Pada DFD Level 2 ini terdapat proses memasukkan data, up date data, dan menghapus data oleh admin.
data barang masuk
3.5.2.4 DFD Level 2 Admin pada proses data master
DFD Level 2 menjelaskan lebih lanjut mengenai proses-proses yang terjadi pada DFD Level 1. Pada DFD Level 2 ini terdapat proses memasukkan data, up date data, dan menghapus data oleh admin.
data distributor
Gambar 3.4 DFD Level 2 Admin
3.6 Perancangan Database
Disini dirancang sebuah susunan kerangka database dan sebagai awalnya dibuat Conceptual Data Model (CDM) setelah itu diubah menjadi Pysical Data
3.6.1 ERD (Entity Relation Diagram)
Entity Relation Diagaram adalah merupakan suatu model untuk
menjelaskan hubungan antar data dalam basis data berdasarkan objek-objek dasar data yang mempunyai hubungan antar relasi. ERD untuk memodelkan struktur data dan hubungan antar data, untuk menggambarkannya digunakan beberapa notasi dan simbol. Pada dasarnya ada tiga simbol yang digunakan.
a. Entiti
Entiti merupakan objek yang mewakili sesuatu yang nyata dan dapat dibedakan dari sesuatu yang lain. Simbol dari entiti ini biasanya digambarkan dengan persegi panjang.
b. Atribut
Setiap entitas pasti memiliki elemen yang disebut atribut yang berfungsi untuk mendeskripsikan karakteristik dari entitas tersebut. Isi dari atribut memiliki sesuatu yang dapat mengidentifikasikan isi elemen dengan yang lain. Gambar atribut diwakili oleh simbol elips.
c. Hubungan / Relasi
3.6.2 Conceptual Data Model (CDM)
Conceptual data model adalah kerangka awal dari penyusunan database
dengan mebuat tabel – tabel yang dibutuhkan oleh sistem sesuai dengan data flow
diagram (DFD) yang ada.
3.6.3 Pysical Data Model (PDM)
Pysical data model merupakan hasil generate dari conceptual data model
dan komposisinya tidak jauh berbeda jika dilihat dari susunan tabel dan relasi – relasinya, hanya saja komposisi jumlah atribut dari tabel mengalami sedikit perubahan.
3.6.4 Daftar Tabel
Berikut ini adalah database relational berdasarakan struktur tabel yang telah di generate dari pysical data model yang telah dibuat:
a. Tabel User
Pada tabel 3.1 tabel user terdapat enam entitas dari tabel tersebut, diantaranya adalah id_user yang berfungsi sebagai primary key dan entitas yang lainnya sebagai entitas biasa.
Tabel 3.1 Tabel User
Nama kolom Batasan Data Type
Id PK Varchar (2)
Nama Varchar (200)
User name Varchar (200)
Status Varchar (10)
Password Varchar (100)
Email Text
b. Tabel Supplier
Tabel 3.2 Tabel Supplier
Nama Kolom Bat asan Dat a Type Id PK Int eger (4) Nama_supplier Varchar2 (100) Alamat _supplayer Text
phone Varchar (100)
c. Tabel detail transaksi
Pada tabel 3.3 tabel masuk terdapat enam entitas yaitu id_masuk yang berfungsi sebagai primary key dan entitas lainnya adalah no_transaksi, nama barang, jumlah, harga, dan status.
Tabel 3.3 Tabel detail transaksi
Nama kolom Batasan Data Type
Id PK Varchar (10)
No_transaksi Varchar (100)
Nama_barang Varchar (200)
Jumlah Integer (20)
Harga Integer (20)
Status Varchar (100)
d. Tabel Kategori
Tabel 3.4. Tabel Kategori
Nama Kolom Bat asan Dat a Type id_kat egori PK Int eger (4) Nama_kat egori Varchar (100)
e. Tabel Transaksi
Pada tabel 3.5 tabel keluar terdapat enam entitas yaitu id_keluar yang berfungsi sebagai primary key dan entitas yang lainnya adalah entitas biasa.
Tabel 3.5 Tabel Transaksi
Nama Kolom Bat asan Dat a Type Id PK Int eger (100) t gl Int eger (5) bln Int eger (5) t ahun Int eger (5) Nama_supplayer Varchar (100) Nama_dist ributor Varchar (100)
f. Tabel Barang
Tabel 3.6 Tabel Barang
Nama Kolom Bat asan Dat a Type Id PK Int eger (10) Nama Varchar2 (200) Kat egori Varchar2 (100) st ok Varchar2 (200)
g. Tabel distributor
Pada tabel 3.7 tabel distributor terdapat empat entitas yaitu Id_distributor yang berfungsi sebagai primary key, nama_distributor, alamat, dan phone berfungsi sebagai entitas entitas biasa
Tabel 3.7 tabel distributor
Nama Kolom Bat asan Dat a Type Id PK Int eger (10) Nama_dist ributor Varchar (100)
Berdasarkan hasil analisis yang telah dijelaskan pada bab sebelumnya mengenai Sistem Informasi Inventory, maka pada bab ini akan dibahas lebih lanjut mengenai disain program yang merupakan implementasi dari sistem tersebut.
4.1 Kebutuhan Sistem
Untuk implementasi aplikasi Sistem Informasi Inventory CV. Berkah Alam memerlukan perangkat lunak (software) dan perangkat keras (hardware) pendukung, Agar sistem dapat berjalan sesuai dengan yang diharapkan.
a. Sistem Operasi Microsoft Windows 7 Ultimate
b. Database untuk pengolahan data menggunakan MySql Versi 5.1.30 c. Aplikasi pengembang menggunakan Macromedia Dreamweaver 8,
Xampp 1.7.0, PhpMyadmin, Sybase PowerDesigner 12.5, dan Google Crome
Perangkat keras (hardware) yang dapat digunakan untuk mendukung perangkat lunak diatas yaitu:
a. Toshiba Portege M 300 Notebook Laptop, intel centrino b. Memori 1 GB
4.2 Implementasi
Pada sub bab Implementasi aplikasi desain antarmuka ini, menjelaskan apa saja yang terlibat dalam sistem yang telah dibuat bedasarkan perancangan yang telah di bahas pada bab III. Pada sistem ini terdapat beberapa menu utama dari Sistem Informasi Inventory CV. Berkah Alam antara lain yaitu:
a. Halaman tampilan utama website CV. Berkah Alam b. Halaman Purchase
c. Halaman Order d. Halaman Distributor e. Halaman Supplier
4.2.1 Halaman Login
Pada halaman utama dari aplikasi ini, hanya tedapat from untuk melakukan login. Seperti pada Gambar 4.1 dan berikut adalah tampilan utama dari aplikasi:
4.2.2 Halaman Home Untuk Admin
Pada halaman home, merupakan tampilan awal setelah user berhasil melakukan login. Seperti pada Gambar 4.2 dan berikut adalah Halaman Home:
Gambar 4.2 Tampilan Halaman Home
4.2.3 Halaman Purchase
Pada halaman purchase terdapat jenis barang yang tersedia di dalam inventory. Seperti pada Gambar 4.3 dan berikut adalah gambar dari halaman
Gambar 4.3 Tampilan Halaman Purchase
Selain itu dalam menu purchase terdapat menu tambah purchase yang berfungsi untuk menambahkan data item barang. Seperti yang tampak pada gambar 4.4 dibawah ini:
4.2.4 Halaman Order
Pada halaman order merupakan halaman untuk mengetahui barang yang keluar inventory. Seperti pada Gambar 4.5 dan berikut adalah tampilan dari halaman order yang berfungsi untuk mengetahui penjualan barang.
Pada halaman order terdapat menu untuk tambah order. Seperti pada Gambar 4.6 dan berikut adalah tampilan dari halaman tambah order:
Gambar 4.6 Tampilan Halaman Tambah Order
kategori:
Gambar 4.7 Halaman Tambah Kategori
4.2.5 Halaman Distributor
Gambar 4.8 Tampilan Halaman Distributor
Gambar 4.9 Menu Edit Pada Halaman Distributor
4.2.6 Halaman Supplier
Pada halaman supplier berisi tentang data – data suplayer seperti nama suplayer, nomor telephone suplayer atau alamat lengkap suplayer yang ada dan yang ingin menambahkan nama supplier baru ke dalam inventory. Suplayer tersebut bisa berasal daerah lokal atau berasal dari luar kota. Seperti pada Gambar 4.11 dan berikut adalah tampilan halaman suplayer :
Gambar 4.11 Tampilan Halaman Customer
Gambar 4.12 Menu Edit Pada Halaman Supplier
Gambar 4.13 Halaman Tambah Supplier
4.2.7 Halaman Home Manager
Home:
Gambar 4.14 Halaman Home Manager
4.2.8 Halaman Index
Halaman Index berfungsi untuk mengetahui grafik penjualan dengan menggunakan grafik batang berdasarkan bulan. Seperti pada Gambar 4.15 dan berikut adalah tampilan dari halaman index.
4.2.9 Halaman Pr int
Pada halaman ini berfungsi untuk mencetak laporan yang ada yang terkoneksi dengan program excel. Seperti pada Gambar 4.16 dan berikut adalah tampilan halaman Print
UJ I COBA DAN EVALUASI
Pada bab ini akan membahas tentang uji coba dan evaluasi program aplikasi Sistem Informasi Inventory Pada CV. Berkah Alam yang telah dibuat dan selanjutnya akan dibuat evasluasi dari hasil uji coba tersebut. Uji coba dilaksanakan untuk mengetahui apakah aplikasi dapat berjalan dengan baik sesuai dengan perancangan yang dibuat. Evaluasi dilakukan untuk menetukan tingkat keberhasilan dari aplikasi yang dibuat.
5.1 Uji Coba
Uji coba ini bertujuan untuk memastikan bahwa aplikasi yang telah dibuat ini sesuai dengan kebutuhan atau tujuan yang diharapkan.
5.1.1 Uji Coba Sistem
Adapun uji coba didalam Sistem Informasi Inventory Pada CV. Berkah Alam yaitu uji coba halaman dari semua menu yang ada.
a. Uji coba Login
b. Uji coba input menu purchase c. Uji coba input order
d. Uji coba input menu distributor e. Uji coba input supplier
5.2 Uji Coba Login
Pada uji coba ini akan di uji cobakan dalam melakukan login admin pada sistem informasi inventory
a. Pada Gambar 5.1 menunjukkan halaman awal ketika Sistem Informasi Inventory Pada CV. Berkah Alam, form username dan password harus di isi sesuai dengan data yang valid.
b. Jika berhasil melakukan login sebagai admin, maka aka masuk ke dalam halaman admin, seperti pada Gambar 5.2 akan langsung menunjukkan halaman utama administrator aplikasi.
Gambar 5.2 Halaman Admin
Gambar 5.3 Peringatan
5.3 Uji Coba Input Menu Pur chase
Pada uji coba ini akan di uji cobakan untuk input barang masuk
a. Pada Gambar 5.4 adalah tampilan dari halaman untuk menambah barang masuk yang ada pada menu purchase
b. Setelah di inputkan, akan terlihat pada halaman purchase pada kolom bagian atas, pada Gambar 5.5 adalah tampilan halaman setelah melakukan inputan.
Gambar 5.5 Halaman Purchase Setelah Melakukan Inputan
5.4 Uji Coba Menu Order
Pada uji coba kali ini akan di uji cobakan halaman order
Gambar 5.6 Halaman Order
b. Setelah di inputkan, akan terlihat di kolom bawah pada halaman order, pada Gambar 5.7 adalah tampilan halaman setelah melakukan inputan.
5.5 Uji Coba Menu Distributor
Pada halaman ini akan di ujicobakan untuk menginput distributor
a. Pada Gambar 5.8 adalah tampilan dari halaman untuk menginputkan distributor. Jika ingin masuk, klik menu tambah distributor pada halaman distributor.
Gambar 5.8 Halaman Untuk Menambah distributor
Gambar 5.9 Halaman Distributor Setelah Melakukan Inputan
5.6 Uji Coba Menu Supplier
Pada halaman ini akan di ujicobakan untuk menginput supplier
b. Jika supplier yang ingin ditambahkan berhasil di inputkan akan terlihat di kolom bawah pada halaman distributor, seperti yang tampak pada Gambar 5.11
Gambar 5.11 Halaman supplier Setelah Melakukan Inputan
5.7 Uji Coba Login Manager
Pada uji coba ini akan di uji cobakan dalam melakukan login sebagai manager pada sistem informasi inventory
a. Pada Gambar 5.12 menunjukkan halaman awal ketika Sistem Informasi Inventory Pada CV. Berkah Alam, form username dan
Gambar 5.12 Form Login
Gambar 5.13 Halaman Manager
Gambar 5.14 Peringatan
5.8 Uji Coba Halaman Index Manager
Pada uji coba ini akan di uji cobakan dalam melihat grafik data penjualan yang ada dalam satu bulan.
Gambar 5.15 Halaman Index
b. Pada Gambar 5.16 akan menunjukkan grafik penjualan dari bulan yang ingin dilihat oleh manager.
BAB VI
PENUTUP
6.1 Kesimpulan
Setelah melakukan analisa, perancangan serta implementasi untuk website sistem informasi inventory pada CV. Berkah Alam, maka diperoleh kesimpulan sebagai berikut :
a. Membuat sistem informasi yang mana didalamnya terdapat sistem informasi inventory yang dapat mencatat barang masuk maupun barang keluar, juga dapat membuat laporan.
b. Pada sistem informasi ini disediakan grafik yang berfungsi untuk mengetahui perkembangan perusahaan dalam proses penjualan.
Dimana sasaran utama dengan pembuatan sistem informasi inventory pada CV. Berkah Alam adalah untuk mengontrol item barang yang masuk disimpan dan keluar di CV. Berkah Alam, Agar mempermudah karyawan dalam menentukan tugas yang akan dikerjakan agar sesuai dengan kebijakan perusahaan.
6.2 Sar an
a. Website ini dapat dikembangkan lagi berupa sms alert yang dapat
mengingatkan admin jika stok yang ada didalam gudang telah menipis. b. Aplikasi ini hanya memiliki satu admin saja yang mana sistemnya sudah
memiliki security cukup yaitu admin bisa memantau dan admin yang bisa sekaligus menghapus, namun jika ingin sistem ini lebih baik di tingkat
security maka ada baiknya memiliki admin untuk meng-handle
DAFTAR PUSTAKA
Sutarman, S.Kom. (2000). Membangun Aplikasi Web Dengan PHP dan MySQL. Bandung : Graha Ilmu.
Kendall & Kendall (2006). Analisis Dan Per ancangan Sistem (edisi ke 5). Jakarta : PT Indeks.
Ghazali,M, & Budi Hariyanto (2008). Konsep Sistem Infor masi - Sistem Infor masi Per usahaan. Bandung : TheONEmAn2480.
Joseph horid, (2009).HTML CSS basic road to programer. Surabaya :mambangun website secara efisien.PT andi publisher
Hakim, Lukamanul. (2009). Membongkar Trik Rahasia Para Master PHP. Yogyakarta : Lokomedia 2009.
Cryme gembel (2010). Membangun webite berbasis PHP manual sederhana: PT andi publisher.
Pribadi,Awan. (2010). Membangun Web Berbasis PHP Dengan Framework
Codeigniter. Yogyakarta : Lokomedia
Wiswarakama, Komang. (2010). 9 Langkah Menjadi Master Framework