UJI VERIFIKASI PERHITUNGAN AWAL WAKTU SALAT KH. ZUBAIR UMAR AL-JAILANI DALAM KITAB AL-KHULASAH AL-WAFIYAH SKRIPSI
Teks penuh
Dokumen terkait
Musyayyadah, Studi Analisis Metode Penentuan Awal Waktu Salat Dengan Jam Istiwa’ Dalam Kitab Syawariq Al-Anwar, Skripsi, Fakultas Syariah IAIN Walisongo
Setelah itu, dalam konteks awal waktu salat Zuhur, maka fenomena alam yang menjadi tanda adalah pada batas dulûk al-syams yang awal, yaitu zawâl al-syams (bergesernya matahari) dari
Adapun proses perhitungan awal waktu salat selain salat Zuhur (Asar, Magrib, Isya dan Subuh) baik Syawâriq al-Anwâr maupun Anfa’ al-Wasîlah, untuk mencari sudut
Diantara beberapa metode penentuan awal waktu salat yang ada, yang cukup menarik adalah metode yang terdapat dalam kitab ad-Durus al-Falakiyyah. Karena metode ini masih
Beberapa hal yang membedakan atau menjadi ciri khusus dari kitab ini adalah pertama dalam perhitungan waktu salat pada kitab Tibyān al- Murīd menggunakan data
Persamaannya adalah rumus yang digunakan dalam menghitung sudut waktu matahari pada awal waktu-waktu salat tidak berbeda dengan metode kontemporer (ephemeris) karena kitab
Kitab al-Durus al-Falakiyyah memuat dua macam perhitungan waktu salat, yaitu perhitungan waktu salat menggunakan rubu’ mujayyab dan daftar logaritma. Perbedaan keduanya tidak
Dari beberapa jadwal awal waktu salat di atas dapat diambil kesimpulan bahwa kesemua waktu salat masih benbentuk fenomena alam atau belum ditentukan oleh