TUGAS BESAR
SISTEM INVENTORY CONTROL
PADA PERUSAHAAN KONSTRUKSI BANGUNAN
Diajukan untuk memenuhi persyaratan kelulusan Dalam pengambilan mata kuliah tingkat I
Disusun oleh :
Kelompok 5
Ivan Pradana
0320110011
Okky Marita Sari
0320110018
Tommy Wisnu W
0320110026
JENJANG DIPLOMA III
PROGRAM STUDI MANAJEMEN INFORMATIKA
POLITEKNIK MANUFAKTUR ASTRA
LEMBAR PENGESAHAN
SISTEM INVENTORY CONTROL
PADA PERUSAHAAN KONSTRUKSI BANGUNAN
Disusun oleh : Kelompok 5
Ivan Pradana 0320110011 Okky Marita Sari 0320110018 Tommy Wisnu W 0320110026
Telah lulus dan disidangkan pada tanggal ... Disetujui oleh Pembimbing pada tanggal ...
Jakarta, ... Agustus 2012
Pembimbing Akademik Pembimbing Akademik MK : Rekayasa Perangkat Lunak I MK : Basis Data
Wiwik Wijayanti, S.Kom. Herru Damarjati, S.Kom., M.Ti
Pembimbing Akademik Pembimbing Akademik MK : Pemrograman 2 MK : Pemrograman 3
KATA PENGANTAR
Puji dan syukur kehadirat allah SWT karena berkat, rahmat dan hidayahnya kami dapat menyelesaikan tugas besar yang berjudul “SISTEM INVENTORY CONTROL PADA PERUSAHAAN KONSTRUKSI BANGUNAN” dengan sebaik mungkin. Tujuan dari pembuatan tugas besar ini sebagai salah satu syarat kelulusan dalam pengambilan mata kuliah tingkat satu.
Atas terselesaikannya tugas besar ini, tidak lupa kami mengucapkan banyak terima kasih kepada:
1. Para Dosen Pembimbing yang selalu kami sibukan untuk konsultasi project kami.
2. Orang tua yang selalu memberikan doa restunya.
3. Kelompok 5 sebagai kelompok project yang paling solid walaupun banyak rintangan tapi tetap semangat demi mencapai satu tujuan.
4. Politeknik Manufaktur Astra yang menyediakan sarana dan prasarana. 5. Teman-teman yang selalu setia membantu kami jika ada kesulitan dan
selalu bersedia memberi masukan.
Semoga Allah SWT membalas semua bantuannya. Kiranya Allah SWT memberikan kebaikan yang lebih banyak dari yang mereka berikan. Amin.
Dengan tersusunnya tugas besar ini kami berharap kiranya ini akan menjadi salah satu sumber pembelajaran untuk ke depan khususnya untuk kami dan mudah-mudahan berguna juga untuk pembaca lain. Disamping itu kami mengharapkan bahwa tugas besar ini tidak hanya sebagai pelengkap tugas besar
saja, akan tetapi dapat disebut sebagai sebuah karya yang setidaknya dapat dipelihara, dirawat, seperti layaknya buku resmi yang bermanfaat bagi mahasiswa-mahasiswa lainnya.
Tiada gading yang tak retak, begitu pula dengan tugas besar ini. Kami menyadari bahwa masih banyak kesalahan, dan kekurangan yang terdapat dalam tugas besar ini. Oleh karena itu, kami berharap kepada para pembaca agar bersedia memberikan kritik dan saran yang membangun demi kesempurnaan tugas besar ini. Akhir kata, semoga tugas besar yang masih banyak kekuranganya ini dapat diterima dengan baik dan dapat memberikan masukan bagi pembaca dan penulis.
DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR ... iii
DAFTAR TABEL ... vi
DAFTAR GAMBAR ... vii
DAFTAR SIMBOL ... viii
BAB 1 PENDAHULUAN ... 1
1.1 Latar Belakang ... 1
1.2 Tujuan ... 1
1.3 Batasan Masalah ... 2
BAB 2 ANALISIS UMUM SISTEM ... 3
2.1 Deskripsi Umum ... 3
2.2 Keadaan Saat Kini (Current Business Process) ... 5
BAB 3 PERANCANGAN SISTEM ... 11
3.1 Deskripsi Fungsional ... 11
3.1.1 Context Diagram ... 11
3.1.2 Data Flow Diagram ... 12
3.2 Analisis Kebutuhan Data ... 22
3.2.1 E-R Diagram ... 22
3.2.2 Relasi ... 23
3.2.3 Kamus Data ... 24
BAB 4 DESKRIPSI PERANCANGAN SISTEM ... 25
4.1 Deskripsi Data... 25
4.1.1 Conceptual Data Model... 25
4.1.2 Physical Data Model ... 26
4.1.3 Deskripsi Tabel ... 27
4.2 Deskripsi Layar ... 34
BAB 5 KESIMPULAN DAN SARAN ... 40
5.1 Kesimpulan ... 40
DAFTAR TABEL
Tabel 3-1 Kamus Data ERD ... 23
Tabel 4-1 Table Username ... 26
Tabel 4-2 Table Supplier ... 27
Tabel 4-3 Table Material ... 27
Tabel 4-4 Table True Role ... 28
Tabel 4-5 Table Trans Out ... 28
Tabel 4-6 Table Trans In ... 29
Tabel 4-7 Table Shelf ... 29
Tabel 4-8 Table Role ... 30
Tabel 4-9 Table Employee ... 31
Tabel 4-10 Table Detail Trans Out ... 31
Tabel 4-11 Table Detail Trans In ... 32
DAFTAR GAMBAR
Gambar 2.1 Flowchart page satu ... 7
Gambar 2.2 Flowchart page dua ... 8
Gambar 2.3 Flowchart page tiga ... 9
Gambar 3.1 DFD Context ... 10
Gambar 3.2 DFD Level 1 ... 11
Gambar 3.3 DFD Penerimaan Tender Level 2... 12
Gambar 3.4 DFD Perhitungan Material Level 2 ... 13
Gambar 3.5 DFD Pendataan Material Level 2 ... 14
Gambar 3.6 DFD Master Employee Level 3 ... 15
Gambar 3.7 DFD Master Supplier Level 3 ... 16
Gambar 3.8 DFD Master Material dan Transaksi Input Level 3 ... 17
Gambar 3.9 DFD Transaksi Output Level 3 ... 18
Gambar 3.10 DFD Transaksi Rak Material Level 3 ... 19
Gambar 3.11 DFD DFD Master Kategori Level 3 ... 20
Gambar 3.12 ERD ... 21
Gambar 3.13 Relasi ERD ... 22
Gambar 4.1 CDM ... 24
Gambar 4.2 PDM ... 25
Gambar 4.3 Link Antar Layar Manager ... 33
Gambar 4.4 Link Antar Layar Finance ... 34
Gambar 4.5 Link Antar Layar Administrator Warehouse ... 35
Gambar 4.6 Link Antar Layar Official Warehouse ... 36
Gambar 4.7 UI Master Semua Form ... 37
Gambar 4.8 UI Login ... 37
Gambar 4.9 UI Transasksi Input dan Output ... 38
DAFTAR SIMBOL
Bussiness Process
Simbol Nama Uraian
Process Digunakan untuk menggambarkan proses yang
terkomputerisasi.
Manual Process Digunakan untuk menggambarkan proses yang
dilakukan secara manual.
Document Digunakan untuk menggambarkan document
yang mengalir.
Archive Digunakan untuk menggambarkan
penyimpanan dokumen.
Flow Digunakan untuk menggambarkan arah proses
pengelolahan data.
Data Flow Diagram
Simbol Nama Uraian
Process Digunakan untuk menggambarkan proses yang
terkomputerisasi.
External Entity Digunakan untuk menggambarkan external
entity.
Data Store Digunakan untuk menggambarkan database
yang digunakan dalam sistem.
Duplicate Data Store
Digunakan untuk menggambarkan database yang penggambarannya ditampilkan lebih dari satu kali dalam satu halaman.
Flow Digunakan untuk menggambarkan arah proses
pengelolahan data.
Entity Relational Diagram
Simbol Nama Uraian
Entity Digunakan untuk menggambarkan suatu
entitas.
Relational Digunakan untuk menggambarkan suatu relasi
dari entitas.
1..1 1..N One To Many
Digunakan untuk menggambarkan kardinalitas antara entitas yangmempunyai hubungan one
to many.
1..1 1..1 One To One
Digunakan untuk menggambarkan kardinalitas antara entitas yangmempunyai hubungan one
to one.
1..N 1..N
Many To Many
Digunakan untuk menggambarkan kardinalitas antara entitas yang mempunyai hubungan
many to many.
Conceptual Data Model dan Physical Data Model
Simbol Nama Uraian
PK Primary Key
Digunakan untuk menggambarkan atribut yang membedakan semua data (row) dalam table secara unik.
FK Foreign Key Digunakan untuk menggambarkan atribut yang
menjadi turunan dari table lain.
One To Many
Digunakan untuk menggambarkan kardinalitas antara entitas yangmempunyai hubungan one
to many.
One To One
Digunakan untuk menggambarkan kardinalitas antara entitas yangmempunyai hubungan one
to one.
Many To Many
Digunakan untuk menggambarkan kardinalitas antara entitas yangmempunyai hubungan many
BAB 1 PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Semakin berkembangnya dunia industri terutama dalam bidang pembangunan gedung yang menjadi salah satu ciri dari suatu negara yang sedang berkembang dan menjadikan dasar untuk diteliti lebih lanjut mengenai proses yang terjadi pada perusahaan tersebut. Permasalahan yang terjadi saat ini adalah, masih banyak perusahaan yang menggunakan cara manual dalam pelaksanaannya.
Contohnya pada perusahaan yang memiliki Warehouse, mereka masih menggunakan cara manual dalam proses inventory control. Tools yang mereka gunakan adalah Microsoft Excel. Dimana pada pelaksanaannya mereka melakukan manipulasi data dengan cara mengganti data secara langsung, sehingga mereka tidak memiliki data yang akurat untuk mengetahui perkembangan data yang keluar masuk pada Warehouse tiap bulannya. Mereka membutuhkan suatu system informasi yang dapat membantu mereka dalam melakukan manipulasi data dan keakuratan suatu data.
Maka dari itu hal ini menjadi topic yang menarik untuk dibuat system informasi dari perusahaan konstruksi bangunan dalam ruang lingkup pergudangannya.
1.2 Tujuan (mau dicari di perpus)
2. Observasi nyata dalam dunia kerja.
3. Belajar membuat suatu Sistem Informasi yang terkomputerisasi.
1.3 Batasan Masalah
Batasan inventory hanya membahas bagaimana proses awalnya ada proyek, supply material dari supplier, barang masuk dari supplier, pengolahan dibagian gudang dan proses barang keluar dari gudang.
BAB 2 ANALISIS UMUM SISTEM
2.1 Deskripsi Umum
Dalam sistem inventory control yang terdapat di Perusahaan Konstruksi Bangunan, bagian-bagian yang terlibat dalam sistem ini, diantaranya yaitu terdapat Manager, Finance, Administrator Warehouse atau yang sering dikenal sebagai kepala gudang dan Official Warehouse yang dikenal sebagai karyawan gudang. Setiap bagian memiliki role job yang berbeda antara satu dengan yang lainnya, dimana dalam prosesnya pada sistem inventory control ini akan dijelaskan role jobnya masing-masing.
Manager bertindak sebagai kepala project dan bertanggung jawab penuh akan project yang sedang ditanganinya serta memilih karyawan yang akan mengerjakan project tersebut. Manager juga berwenang untuk mengurus karyawan masuk dan keluar, dimana manager dapat melakukan input, edit, delete serta search karyawan pada perusahaannya.
Finance bertindak sebagai bagian yang mencari relasi dengan supplier, dimana supplier inilah yang akan menyediakan stok material yang akan digunakan dalam project tersebut.
Administrator Warehouse bertindak sebagai orang yang paling bertanggung jawab untuk pergudangan, dalam sistem inventory control ini administrator menangani input material masuk yang merupakan bagian dari transaksi input, penempatan material, pengelompokan material dan transaksi output material.
Administrator Warehouse memiliki bawahan yang akan membantu pekerjaannya, bagian yang membantu administrator warehouse di pergudangan adalah Official Warehouse, bagian inilah yang akan menangani pergudangan dengan batasan yang telah ditentukan. Official Warehouse menangani transaksi input sebatas material yang telah ada digudang sebagai penambahan stok material dan jika terdapat suatu kondisi dimana yang diinputkan adalah material baru, maka disini administrator yang harus meng-handle, karena administrator yang akan menginputkan penempatan material baru dan pengelompokan material baru tersebut. Official Warehouse juga menangani transaksi output yaitu pendataan material keluar hingga bukti pengeluaran material berupa Surat Jalan yang akan diberikan kepada karyawan yang berada di project lapangan.
2.2 Keadaan Saat Kini (Current Business Process)
Dalam melakukan pekerjaan pada perusahaan konstruksi bangunan (perusahaan kontraktor), perusahaan kontraktor harus mendapatkan proyek terlebih dahulu, untuk mendapatkan proyek tersebut dilakukan sistem tender yang memiliki aturan dimana perusahaan kontraktor yang menang tender tersebut akan mendapatkan proyek dari owner (perusahaan pemiliki proyek). Owner akan memberikan SPK (Surat Perintah Kerja) dan Schedule yang telah ditentukan dalam menyelesaikan proyek tersebut. Owner juga akan memberikan Design Drawing kepada perusahaan kontraktor untuk digambarkan agar sesuai dengan detail, spesifikasi dan lain sebagainya.
Pada perusahaan kontaktor, Divisi Engineering akan menggambarkan Design Drawing dari Owner dalam bentuk gambar teknik (Shop Drawing) dari proyek yang akan dibuat. Setelah selesai Shop Drawing tersebut akan dicek oleh bagian Pengecekan Gambar, jika Shop Drawing terdapat ketidaksesuaian maka Shop Drawing tersebut akan dikembalikan ke Divisi Engeering untuk direvisi dan jika Shop Drawing telah sesuai maka akan diapprove dan diberikan kepada Owner untuk mendapat persetujuan dari gambar yang telah dibuat, jika tidak sesuai dengan permintaan Owner maka akan direvisi kembali oleh Divisi Engineering dan jika telah sesuai, Owner akan mengapprove dan mengarsipkan Shop Drawing.
Shop Drawing yang telah sesuai dengan Owner, pada Divisi Engineering akan memberikan Shop Drawing tersebut kepada bagian Estimator untuk buatkan Estimasi (pengelompokan material yang dibutuhkan dalam Shop Drawing
tersebut). Estimator akan menyusun material yang akan dibeli sesuai dengan kebutuhan proyek yaitu dalam bentuk PR (Purchas Request) yaitu dalam bentuk list kebutuhan material lalu diapprove oleh bagian Estimator dan Project Manager. PR (Purchas Request) tersebut akan diberikan kepada bagian Finance untuk dicek ulang, jika terdapat ketidaksesuaian maka akan dikembalikan untuk direvisi oleh Estimator jika telah sesuai maka Finance akan mencari Supplier yang sesuai dengan tiga kriteria perusahaan, yaitu :
1. Harga bersaing.
2. Sistem pembayaran (mingguan, bulanan, berapa kali cicil). 3. Waktu pengiriman barang.
Jika perusahaan kontraktor telah mendapatkan Supplier makan Finance akan mengubah PR (Purchase Request) menjadi PO (Purchase Order). PO (Purchase Order) tersebut akan diarsipkan diperusahaan kontraktor, PO (Purchase Order) juga akan diberikan kepada Wherehouse, dan juga diberikan kepada Supplier-supplier untuk mengetahui pengiriman material ke Warehouse perusahaan kontraktor.
Supplier akan mengirimkan material sesuai dengan PO (Purchase Order) kepada Warehouse perusahaan kontraktor. Dalam proses masuknya material kebagian Warehouse, material akan dicatat dengan BPM (Bukti Penerimaan Material) untuk dicatat material yang telah diterima, jika terdapat ketidaksesuaian antara material yang terdapat di PO (Purchase Order) maka supplier akan
mengambil kembali dan mengirimkan kembali ke Warehouse, jika telah sesuai maka akan langsung dicatat di BPM (Bukti Penerimaan Material).
Material yang masuk Warehouse ada yang akan dipabrikasi untuk diolah terlebih dahulu sebelum dikirimkan ke proyek lapangan dan ada juga yang disimpan untuk dikirim saat material dibutuhkan di proyek lapangan. Material yang masuk Warehouse akan dibuatkan Kartu Stock agar selalu terkontrol jumlah barang yang terdapat di Warehouse. Jika proyek lapangan telah membutuhkan material untuk dikirimkan, maka Warehouse akan membuatkan Surat Jalan untuk mengantarkan material dan mengarsipkan Surat Jalan tersebut di Warehouse dan perusahaan kontraktor. Material yang keluar dari Warehouse dan Pabrikasi harus segera diupdate di Kartu Stock agar jumlah material yang ada akan terus terkontrol perkembangannya.
Material sisa dari proyek yang telah selesai dikerjakan maka akan menjadi stock material di Warehouse untuk nantinya dapat digunakan di proyek yang lain, sehingga tidak perlu membeli banyak material ke supplier.
Gambar 2.1 Flowchart page satu PROSES PROJECT PADA PERUSAHAAN KONSTRUKSI BANGUNAN
Owner Project Manager Divisi Engineering Divisi Estimator
P h as e Preparation (List Perusahaan, Desain, Budget, dll) Start Pemilihan Design Drawing Surat Perintah Kerja Daftar Perusahaan Tender Schedule Design Drawing Schedule Divisi Engineering A Daftar Perusahaan Tender Design Drawing Schedule Surat Perintah Kerja
Pembagian Per Divisi
Schedule Divisi Engineering Schedule Divisi Estimator Design Drawing Schedule Divisi Estimator
Gambar 2.2 Flowchart page dua PROSES PROJECT PADA PERUSAHAAN KONSTRUKSI BANGUNAN
Divisi Engineering Divisi Checking Owner Divisi Estimator Project Manager Finance Warehouse
P h as e A Design Drawing Pembuatan Gambar Teknik Shop Drawing Shop Drawing 1 Pemeriksaaan Apakah Sudah Sesuai? Approval Shop Drawing Approve tahap awal
1
Shop Drawing Approve tahap awal
Pemeriksaaan
Apakah sudah sesuai?
Approval
Shop Drawing Approve tahap akhir
1 (Copy) Shop Drawing Estimasi Purchase Request Purchase Request Approve tahap 1 2 Purchase Request Approve tahap 1 Pemeriksaaan Apakah sudah sesuai? Purchase Request Approve tahap 2 2 Purchase Request Approve tahap 2 Pemeriksaaan Apakah sudah sesuai budget? Approval Purchase Request Approve tahap 3 2 B
Surat Perintah Kerja (Budget) Pembuatan Purchase Order Purchase Request Approve tahap 3 Penyalinan Shop Drawing Approve tahap akhir
(Copy) Shop Drawing Shop Drawing Approve tahap akhir
Belum Sudah Belum Sudah Approval Belum Approval
Sudah Sudah Belum
Purchase Request Approve tahap 3 Pemeriksaan Kartu Stok Laporan Stok Purchase Request Approve tahap 3 Kartu Stok Laporan Stok Purchase Request Approve tahap 3
PROSES PROJECT PADA PERUSAHAAN KONSTRUKSI BANGUNAN
Finance Supplier Warehouse Proyek Lapangan
Material B
Pemilihan Supplier
Purchase Order Daftar PerusahaanSupplier
Type Pembayaran Purchase Order Kontrak Transaksi Kontrak transaksi Purchase Order 3 Pengesahan Kontrak transaksi (Approval) Kontrak transaksi (Approval) Pembayaran Kontrak transaksi (Approval) Bukti Pembayaran Penyalinan Purchase Order (copy) 3 Purchase Order (copy) Purchase Order (copy) Pemilihan Material Material Material Pemeriksaan Apakah sudah sesuai? 4 4 Purchase Order Pencatatan Material Bukti Pembayaran Purchase Order (copy) Sudah Bukti Penerimaan Material Pemeriksaan Kartu Stok Form Permintaan Form Permintaan Update Kartu Belum Bukti Penerimaan Material Penyalinan Bukti Penerimaan Material Bukti Penerimaan Material Apakah sudah memiliki kartu? Belum Pembuatan Kartu Kartu Stok
(Update) Kartu Stok
Pembuatan form request material Sudah Form Permintaan Approve Approval Pengambilan Material Material Kartu Stok Form Permintaan Approve Material Request Kartu Stok (Update) Pembuatan Surat Jalan 5 Surat Jalan Material Request Surat Jalan Material Request Pemakaian Bahan Material Apakah terdapat sisa material? Tidak End 5 Ya Shop Darwing Kebutuhan Material lapangan
BAB 3 PERANCANGAN SISTEM
3.1 Deskripsi Fungsional 3.1.1 Context Diagram Gambar 3.1 DFD Context LEVEL 0 SISTEM INFORMASI INVENTORY CONTROL SISTEM INFORMASI INVENTORY CONTROL SUPPLIER SUPPLIER ESTIMATOR ESTIMATOR DIVISI ENGINEERING DIVISI ENGINEERING OWNER OWNER 1. SPK 2. SCHEDULE 3. DESIGN DRAWINGSHOP DRAWING APPROVE
SHOP DRAWING 1. DESIGN DRAWING 2. SCHEDULE DIVISI ENGINEERING SHOP DRAWING FINANCE FINANCE PURCHASE REQUEST
1. PURCHASE REQUEST APPROVE 2. LIST SUPPLIER
1. LIST SUPPLIER APPROVE 2. PURCHASE ORDER PURCHASE ORDER PURCHASE ORDER SUPPLIER PROJECT MANAGER PROJECT MANAGER
1. SCHEDULE DIVISI ENGINEERING 2. SCHEDULE DIVISI ESTIMATOR 3. LIST EMPLOYEE 1. SPK 2. SCHEDULE 3. DESIGN DRAWING 4. PURCHASE REQUEST APPROVE
3.1.2 Data Flow Diagram 1 PEMBERIAN PROYEK 1 PEMBERIAN PROYEK 3 PENGERJAAN GAMBAR 3 PENGERJAAN GAMBAR 4 ANALISIS GAMBAR 4 ANALISIS GAMBAR 5 PERHITUNGAN MATERIAL 5 PERHITUNGAN MATERIAL PURCHASE REQUEST PURCHASE ORDER PURCHASE ORDER 6 PENDATAAN MATERIAL 6 PENDATAAN MATERIAL DATA SUPPLIER DATA SUPPLIER TRANSAKSI OUTPUT TRANSAKSI OUTPUT DATA EMPLOYEE *
DATA EMPLOYEE * MATERIAL
STOCK MATERIAL STOCK DESIGN DRAWING SHOP DRAWING SCHEDULE DIVISI ENGINEERING SCHEDULE DIVISI ESTIMATOR 2 PENERIMAAN PROYEK 2 PENERIMAAN PROYEK DATA EMPLOYEE DATA EMPLOYEE SURAT PERINTAH KERJA DESIGN DRAWING SCHEDULE LIST PERUSAHAAN SCHEDULE PER DIVISI TRANSAKSI INPUT TRANSAKSI INPUT 7 PEMBUATAN LAPORAN 7 PEMBUATAN LAPORAN SURAT JALAN RAK MATERIAL RAK MATERIAL KATAGORI MATERIAL KATAGORI MATERIAL PURCHASE ORDER SUPPLIER PURCHASE ORDER WAREHOUSE REQUEST MATERIAL LIST EMPLOYEE LIST SUPPLIER Gambar 3.2 DFD Level 1 LEVEL 1
2.2 PEMBUATAN SCHEDULE 2.2 PEMBUATAN SCHEDULE SCHEDULE DIVISI ENGINEERING 2.1 PENDATAAN EMPLOYEE 2.1 PENDATAAN EMPLOYEE DATA EMPLOYEE DATA EMPLOYEE LIST EMPLOYEE SCHEDULE DIVISI ESTIMATOR DESIGN DRAWING
SURAT PERINTAH KERJA
SCHEDULE
Gambar 3.3 DFD Penerimaan Tender Level 2
PENERIMAAN TENDER LEVEL 2
Gambar 3.4 DFD Perhitungan Material Level 2 PERHITUNGAN MATERIAL LEVEL 2 5.1 PENDATAAN SUPPLIER 5.1 PENDATAAN SUPPLIER 5.2 PEMBUATAN PURCHASE ORDER 5.2 PEMBUATAN PURCHASE ORDER LIST SUPPLIER
LIST SUPPLIER APPROVE
PURCHASE REQUEST PURCHASE ORDER SUPPLIER PURCHASE ORDER PURCHASE ORDER DATA SUPPLIER DATA SUPPLIER PURCHASE ORDER WAREHOUSE
Gambar 3.5 DFD Pendataan Material Level 2 PENDATAAN MATERIAL LEVEL 2 6.1 PENDATAAN MATERIAL MASUK 6.1 PENDATAAN MATERIAL MASUK 6.2 PENDATAAN MATERIAL KELUAR 6.2 PENDATAAN MATERIAL KELUAR PURCHASE ORDER SUPPLIER MATERIAL STOCK MATERIAL STOCK TRANSAKSI OUTPUT TRANSAKSI INPUT DATA EMPLOYEE DATA EMPLOYEE 6.3 PENEMPATAN MATERIAL 6.3 PENEMPATAN MATERIAL 6.4 PENGELOMPO KAN MATERIAL 6.4 PENGELOMPO KAN MATERIAL RAK MATERIAL RAK MATERIAL KATAGORI MATERIAL KATAGORI MATERIAL REQUEST MATERIAL
Gambar 3.6 DFD Master Employee Level 3 MASTER EMPLOYEE 2.1.1 INPUT EMPLOYEE 2.1.1 INPUT EMPLOYEE 2.1.2 EDIT EMPLOYEE 2.1.2 EDIT EMPLOYEE LIST EMPLOYEE DATA EMPLOYEE DATA EMPLOYEE 2.1.3 DELETE EMPLOYEE 2.1.3 DELETE EMPLOYEE 2.1.4 SEARCH EMPLOYEE 2.1.4 SEARCH EMPLOYEE
5.1.1 INPUT SUPPLIER 5.1.1 INPUT SUPPLIER 5.1.2 EDIT SUPPLIER 5.1.2 EDIT SUPPLIER LIST SUPPLIER DATA SUPPLIER DATA SUPPLIER 5.1.3 SEARCH SUPPLIER 5.1.3 SEARCH SUPPLIER
Gambar 3.7 DFD Master Supplier Level 3
MASTER SUPPLIER LEVEL 3
6.1.1 INPUT MATERIAL 6.1.1 INPUT MATERIAL 6.1.2 EDIT MATERIAL 6.1.2 EDIT MATERIAL PURCHASE ORDER SUPPLIER
MATERIAL STOCK MATERIAL STOCK 6.1.3 DELETE MATERIAL 6.1.3 DELETE MATERIAL TRANSAKSI INPUT TRANSAKSI INPUT 6.1.4 SEARCH MATERIAL 6.1.4 SEARCH MATERIAL 6.1.5 SEARCH MATERIAL MASUK 6.1.5 SEARCH MATERIAL MASUK
Gambar 3.8 DFD Master Material dan Transaksi Input Level 3
MASTER MATERIAL DAN TRANSAKSI INPUT LEVEL 3
6.2.1 INPUT MATERIAL KELUAR 6.2.1 INPUT MATERIAL KELUAR REQUEST MATERIAL TRANSAKSI OUTPUT TRANSAKSI OUTPUT MATERIAL STOCK MATERIAL STOCK
Gambar 3.9 DFD Transaksi Output Level 3
TRANSAKSI OUTPUT LEVEL 3
6.3.1 INPUT RAK 6.3.1 INPUT RAK RAK MATERIAL RAK MATERIAL 6.3.2 EDIT RAK 6.3.2 EDIT RAK MATERIAL STOCK MATERIAL STOCK 6.3.3 SEARCH RAK 6.3.3 SEARCH RAK
Gambar 3.10 DFD Transaksi Rak Material Level 3
MASTER RAK MATERIAL LEVEL 3
6.4.1 INPUT KATAGORI 6.4.1 INPUT KATAGORI KATAGORI MATERIAL KATAGORI MATERIAL 6.4.2 EDIT KATAGORI 6.4.2 EDIT KATAGORI MATERIAL STOCK MATERIAL STOCK 6.4.3 SEARCH KATAGORI 6.4.3 SEARCH KATAGORI
Gambar 3.11 DFD Master Kategori Level 3
MASTER KATAGORI MATERIAL LEVEL 3
3.2 Analisis Kebutuhan Data 3.2.1 E-R Diagram
3.2.2 Relasi
Gambar 3.13 Relasi ERD
SupplierID
Supplier SupplierName Address
TransactionInput TransInID SupplierID EmployeeID
(Receiver)
Material MaterialID
TransactionOutput TransOutID EmployeeID (Giver)
Employee EmployeeID FirstName
Shelf ShelfID Description
Category CategoryID CategoryName
LastName Title City DateOfReceipt Region EmployeeID (Receiver) Phone Description Region Phone Fax
MaterialName UnitInStok CategoryID Status
DateOfRelease
PONumber
Status
ContactPerson
Status
3.2.3 Kamus Data
Supplier
SupplierID, SupplierName, Address, City, Region, Phone, Fax, ContactPerson
TransactionInput
TransInID, SupplierID, EmployeeID (ReceiverID), DateOfReceipt, PONumber, Status
Shelf ShelfID, Description
Material
MaterialID, MaterialName, UnitInStok, ShelfID, CategoryID, Status
Category CategoryID, CategoryName, Description
TransactionOutput
TransOutID, EmployeeID (GiverID), EmployeeID (ReceiverID), DateOfRealease
Employee
EmployeeID, FirstName, LastName, Title, BirthDate, HireDate, Address, City, Region, Phone, Status
BAB 4 DESKRIPSI PERANCANGAN SISTEM
4.1 Deskripsi Data
4.1.1 Conceptual Data Model
4.1.2 Physical Data Model
4.1.3 Desrkripsi Tabel A.1 Spesifikasi Tabel Username Nama tabel : Username Deskripsi Isi : Data Username Primary Key : Username
Reference : (table di database berhubungan dengan table apa saja) Volume :
Daftar Field
Nama Field Deskripsi Isi Type & Length Boleh Null Default Keterangan Lain Username Menampung Username Varchar (10) Tidak - Primary Key Password Menampung Password Varchar (15) Tidak - Tabel 4-1 Table Username A.2 Spesifikasi Tabel Suppliers
Nama tabel : Suppliers Deskripsi Isi : Data Suppliers Primary Key : SupplierID
Reference : (table di database berhubungan dengan table apa saja) Volume :
Daftar Field
Nama Field Deskripsi Isi Type & Length Boleh Null Default Keterangan Lain SupplierID Menampung SupplierID Varchar (10) Tidak - Primary Key SupplierName Menampung SupplierName Varchar (15) Tidak - Address Menampung Address Varchar (50) Boleh - City Menampung City Varchar (15) Boleh - Region Menampung Varchar Boleh -
Region (15) Phone Menampung Phone Varchar (13) Boleh - Fax Menampung Fax Varchar (13) Boleh - ContactPerson Menampung ContactPerson Varchar (15) Boleh - Tabel 4-2 Table Supplier A.3 Spesifikasi Tabel Material
Nama tabel : Material Deskripsi Isi : Data Material Primary Key : MaterialID
Reference : (table di database berhubungan dengan table apa saja) Volume :
Daftar Field
Nama Field Deskripsi Isi Type & Length Boleh Null Default Keterangan Lain MaterialID Menampung MaterialID Varchar (10) Tidak - Primary Key MaterialName Menampung MaterialName Varchar (50) Tidak - CategoryID Menampung CategoryID Varchar (10) Boleh - UnitInStock Menampung
UnitInStock Int Tidak - ShelfID Menampung ShelfID Varchar (10) Tidak - Status Menampung Status Varchar (6) Boleh -
Tabel 4-3 Table Material A.4 Spesifikasi Tabel TrueRole
Nama tabel : TrueRole Deskripsi Isi : Data TrueRole
Volume : Daftar Field
Nama Field Deskripsi Isi Type & Length Boleh Null Default Keterangan Lain Username Menampung Username Varchar
(10) Tidak - Primary Key
RoleID Menampung RoleID Varchar (10) Tidak - Status Menampung Status Varchar (6) Boleh -
Tabel 4-4 Table True Role A.5 Spesifikasi Tabel TransOut
Nama tabel : TransOut Deskripsi Isi : Data TransOut Primary Key : TransOutID
Reference : (table di database berhubungan dengan table apa saja) Volume :
Daftar Field
Nama Field Deskripsi Isi Type & Length Boleh Null Default Keterangan Lain TransOutID Menampung TransOutID Varchar (10) Tidak - Primary Key MaterialID Menampung MaterialID Varchar (10) Tidak - Primary Key GiverID Menampung GiverID Varchar (10) Tidak - ReceiverID Menampung ReceiverID Varchar (10) Tidak - DateOfRelease Menampung
DateOfRelease Datetime Tidak - Tabel 4-5 Table Trans Out A.6 Spesifikasi Tabel TransIn
Nama tabel : TransIn Deskripsi Isi : Data TransIn
Primary Key : TransInID
Reference : (table di database berhubungan dengan table apa saja) Volume :
Daftar Field
Nama Field Deskripsi Isi Type & Length Boleh Null Default Keterangan Lain TransInID Menampung TransOutID Varchar (10) Tidak - Primary Key MaterialID Menampung MaterialID Varchar (10) Tidak - Primary Key SupplierID Menampung GiverID Varchar (10) Tidak - ReceiverID Menampung ReceiverID Varchar (10) Tidak - DateOfReceipt Menampung
DateOfRelease Datetime Tidak - Status Menampung
Status
Varchar
(10) Tidak - Tabel 4-6 Table Trans In A.7 Spesifikasi Tabel Shelf
Nama tabel : Shelf Deskripsi Isi : Data Shelf Primary Key : ShelfID
Reference : (table di database berhubungan dengan table apa saja) Volume :
Daftar Field
Nama Field Deskripsi Isi Type & Length Boleh Null Default Keterangan Lain ShelfID Menampung ShelfID Varchar
(10) Tidak - Primary Key
Description Menampung Description
Varchar
(50) Tidak - Tabel 4-7 Table Shelf
Nama tabel : Role Deskripsi Isi : Data Role Primary Key : RoleID
Reference : (table di database berhubungan dengan table apa saja) Volume :
Daftar Field
Nama Field Deskripsi Isi Type & Length Boleh Null Default Keterangan Lain RoleID Menampung RoleID Varchar
(10) Tidak - Primary Key
RoleName Menampung RoleName
Varchar
(50) Tidak -
Tabel 4-8 Table Role A.9 Spesifikasi Tabel Employees
Nama tabel : Employees Deskripsi Isi : Data Employees Primary Key : EmployeeID
Reference : (table di database berhubungan dengan table apa saja) Volume :
Daftar Field
Nama Field Deskripsi Isi Type & Length Boleh Null Default Keterangan Lain EmployeeID Menampung EmployeeID Varchar (10) Tidak - Primary Key FirstName Menampung Name Awal Varchar (10) Tidak - LastName Menampung Name Akhir Varchar (10) Tidak - Title Menampung JobLevel Varchar (15) Tidak - BirthDate Menampung
BirthDate Datetime Tidak - HireDate Menampung
HireDate Datetime Tidak - Address Menampung Varchar Tidak -
Phone (50) City Menampung Alamat Kota Varchar (15) Tidak - Region Menampung Alamat Regional Varchar (15) Tidak - Phone Menampung Phone Varchar (13) Tidak - Tabel 4-9 Table Employee A.10 Spesifikasi Tabel DetailTransOut
Nama tabel : DetailTransOut Deskripsi Isi : Data DetailTransOut Primary Key : TransOutID, MaterialID
Reference : (table di database berhubungan dengan table apa saja) Volume :
Nama Field Deskripsi Isi Type & Length Boleh Null Default Keterangan Lain TransOutID Menampung TransOutID Varchar (10) Tidak - Primary Key MaterialID Menampung MaterialID Varchar (10) Tidak - Primary Key Quantity Menampung
Quantity Integer Tidak - Tabel 4-10 Table Detail Trans Out A.11 Spesifikasi Tabel DetailTransIn
Nama tabel : DetailTransIn Deskripsi Isi : Data DetailTransIn Primary Key : TransInID, MaterialID
Reference : (table di database berhubungan dengan table apa saja) Volume :
MaterialID Menampung MaterialID Varchar (10) Tidak - Primary Key Quantity Menampung
Quantity Integer Tidak - Tabel 4-11 Table Detail Trans In A.12 Spesifikasi Tabel Category
Nama tabel : Category Deskripsi Isi : Data Category Primary Key : CategoryID
Reference : (table di database berhubungan dengan table apa saja) Volume :
Nama Field Deskripsi Isi Type & Length Boleh Null Default Keterangan Lain CategoryID Menampung TransOutID Varchar (10) Tidak - Primary Key CategoryName Menampung MaterialID Varchar (15) Tidak - Description Menampung Description Varchar (50) Boleh - Tabel 4-12 Table Category
4.2 Deskripsi Layar
4.2.1 Link Layar Manager
Gambar 4.3 Link Antar Layar Manager
LOGIN
FRM_EMPLOYEE FRM_INPUT
FRM_EDIT
FRM_DELETE FRM_SEARCH
Click Search Click Update
Click Delete
Click LoginClick Logout
Click New
4.2.2 Link Layar Finance
Gambar 4.4 Link Antar Layar Finance
LOGIN
FRM_SUPPLIER FRM_INPUT
FRM_EDIT FRM_SEARCH
Click Search Click Update
Click LoginClick Logout
Click New
4.2.3 Link Layar Administrator Warehouse
Gambar 4.5 Link Antar Layar Administrator Warehouse
LOGIN
Click Logout Click Login
Click Shelf
Click Material Click Category
FRM_TRANS IN FRM_INPUT FRM_VIEW FRM_SEARCH Click New Click Save Click View Click Search
FRM_TRANS OUT FRM_INPUT
FRM_VIEW FRM_SEARCH Click New Click Save Click View Click Search REPORT Click Report Click Trans In Click Trans Out
FRM_CATEGORY FRM_INPUT
FRM_EDIT FRM_SEARCH
Click Search Click Update Click New
Click Save FRM_SUPPLIER FRM_INPUT
FRM_EDIT FRM_SEARCH
Click Search Click Update Click New
Click Save FRM_MATERIAL FRM_INPUT
FRM_EDIT FRM_DELETE FRM_SEARCH
Click Search Click Update Click Delete
Click New
4.2.4 Link Layar Official Warehouse LOGIN FRM_TRANS IN FRM_INPUT FRM_VIEW FRM_SEARCH
Click Login Click Logout
Click Trans Out Click Trans In
Click New
Click Save
Click View
Click Search
FRM_TRANS OUT FRM_INPUT
FRM_VIEW FRM_SEARCH Click New Click Save Click View Click Search REPORT Click Report
4.2.5 User Interface File Help
Search
Gambar 4.7 UI Master Semua Form
File Help
File Help
Gambar 4.9 UI Transaksi Input dan Output
File Help
BAB 5 KESIMPULAN DAN SARAN
5.1 Kesimpulan
Sistem Inventory Control pada Perusahaan Konstruksi Bangunan merupakan sistem yang digunakan untuk memanajemen kebutuhan material yang diperlukan dalam sebuah proyek yang sedang ditangangi oleh perusahaan, dari kebutuhan material yang diperlukan, mencari relasi dengan supplier, employee yang bekerja dalam proyek tersebut, transaksi material yang masuk ke warehouse perusahaan, penempatan dan pengelompokan material di warehouse, manajemen material yang keluar dari material sesuai kebutuhan yang diperlukan. Sistem ini membantu bagian warehouse dalam pembuatan laporan material keluar dan control material yang masuk dan keluar dari perusahaan.
5.2 Saran
Sistem Inventory Control pada Perusahaan Konstruksi Bangunan saat ini mengalami perubahan system dari system yang manual menjadi system yang terkomputerisasi. Dalam hal ini, ada beberapa hal yang masih harus dilakukan, antara lain :
1. Sebelum menggunakan aplikasi system inventory taking, disarankan untuk mempelajari bisnis proses terlebih dahulu agar mengetahui alur aplikasi tersebut,
2. Disarankan perlu diadakan training user sehingga user dengan mudah memahami penggunaan aplikasi tersebut,
3. Disarankan membaca userguide agar dapat mengerti function dari setiap button yang ada di aplikasi.
4. Disarankan melakukan simulasi penggunaan aplikasi sebelum aplikasi ini benar-benar dijalankan, sehingga akan terlihat proses secara nyata.