• Tidak ada hasil yang ditemukan

DAILY RESEARCH. Market Preview. Kamis, 15 Januari 2015

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "DAILY RESEARCH. Market Preview. Kamis, 15 Januari 2015"

Copied!
10
0
0

Teks penuh

(1)



Fed: Harga minyak anjlok memukul perekonomian AS.



Pendapatan MAPI Rp 11,8 triliun tumbuh 22% yoy.



Pemerintah ingin rilis SUN Rp 308 T di kuartal I.



WTON mulai mengeruk batu split bulan ini.

DAILY RESEARCH

Statistics

Highlight

Opening Today Nikkei AORD

 Change  

 

 

Market Preview

A

ksi beli kemarin tertahan

setelah

pasar

merespon

negatif perkembangan kawasan

dan domestik. IHSG gagal

melanjutkan penguatan tertahan di

resisten 5225 dan akhirnya ditutup

terkoreksi hingga 54,691 poin (1%),

terbesar harian sejak perdagangan

17 Desember lalu, di 5159,668.

Tekanan jual terutama terjadi di

saham

pertambangan

yang

dimotori aksi jual pemodal asing

yang kemarin mencatatkan nilai

penjualan bersih Rp623 miliar di

tengah nilai transaksi di Pasar

Reguler yang hanya Rp4,3 triliun.

Dari eksternal, sentimen negatif

dipengaruhi imbas pergerakan

pasar saham Asia yang umumnya

bergerak di teritori negatif

terutama merespon anjloknya harga sejumlah komoditas yang dipimpin oleh

harga tembaga yang kemarin di London anjlok 5,3% ke level terendah dalam 6

tahun terakhir di USD 5548/MT, sempat menyentuh USD5353,25/MT.

Anjloknya harga komoditas logam menyusul tren bearish harga minyak

dipicu respon atas diturunkannya proyeksi pertumbuhan ekonomi global

tahun ini oleh Bank Dunia menjadi hanya 3% dari perkiraan sebelumnya 3,4%.

Sementara Wall Street dan indeks saham utama di zona Euro kembali

bergerak di teritori negatif tadi malam. Indeks DJIA dan S&P di Wall Street

masing-masing terkoreksi 1% dan 0,6% ditutup di 17427,09 dan 2011,27.

Sedangkan indeks Eurostoxx di zona Euro terkoreksi 1,4%. Harga minyak tadi

malam di AS rebound hingga 5,7% di USD48,52/barel. Koreksi yang terjadi di

sejumlah bursa saham global terutama dipicu anjloknya harga komoditas

logam setelah Bank Dunia menurunkan proyeksi pertumbuhan tahun ini yang

membuat saham-saham tambang banyak dilepas. Angka penjualan ritel di AS

Desember lalu juga turun 0,9%, di luar ekspektasi yang memperkirakan naik

0,2%.

Kurang kondusifnya pergerakan pasar saham global, terutama dipicu

kekhawatiran merosotnya harga komoditas, akan berdampak pada

perdagangan saham hari ini. IHSG diperkirakan akan bergerak di teritori

negatif meskipun ada peluang rebound di saham berbasiskan energi seperti

batubara setelah harga minyak rebound tadi malam. IHSG diperkirakan akan

bergerak dengan support di 5125 dan resisten di 5175.

IHSG : S1 5125 S2 5110 R1 5175 R2 5200

IHSG 5,159.67

Change (54.69)

Change (%) (1.05)

Change (%/ytd) (1.29)

Total Value (IDR triliun) 5.567 Total Volume (miliar saham) 7.667 Net Foreign Buy (IDR miliar) (623.000)

Up: 86 Down: 378 Unchange: 89

Index Last Chg % DJIA  17427.09  (186.59)  (1.06)  S&P 500  2011.27  (11.76)  (0.58)  FTSE 100  6388.46  (153.74)  (2.35)  CAC 40  4223.24  (67.04)  (1.56)  DAX  9817.08  (123.92)  (1.25)  NIKKEI 225  16880.55  (91.46)  (0.54)  HANGSENG  24112.60  (103.37)  (0.43)  STI  3326.16  (14.91)  (0.45)  SHENZHEN  1445.86  (6.51)  (0.45)  SHANGHAI  3222.44  (12.86)  (0.40)  Commodities Price Chg % Oil (US$/barrel)  48.85  2.81   6.10   CPO (RM/M.T)  2344.00  (9.00)  (0.38)  Gold (USD/T.oz)  1231.30  (3.40)  (0.28)  Nikel (USD/M.T  14850.00  (180.00)  (1.20)  Timah (USD/M.T)  19595.00  90.00   0.46   Coal (USD/M.T)  56.45  (0.65)  (1.14)  Exchange Rates Chg % IDR/USD  12589.95  4.95   0.04   USD/EUR  1.177  0.00   0.01   JPY/USD  117.63  0.01   0.01   IDR/SGD  9445.93  9.49   0.10   IDR/AUD  10332.36  42.80   0.42   TLKM USD IDR Chg % TLK.NYSE  44.81  2821  (0.22)  (0.49) 

Top Gainers IDR % Chg

INVS‐W  87  16.00   12  PGLI  112  12.00   12  INPP  275  10.00   25  ASSA  148  9.60   13  YULE  86  8.90   7 

Top Losers IDR % Chg

MGNA‐W  31  (38.00)  (19) 

BBYB  157  (19.50)  (38) 

TRAM  210  (18.90)  (49) 

MCOR‐W2  23  (17.90)  (5) 

MREI  3,255  (16.60)  (650)  Top Value IDR % (miliar)

PGAS  5,450  (3.10)  623 B  BBRI  11,750  (0.60)  378 B  TRAM  210  (18.90)  360 B  BMRI  10,725  (0.20)  323 B  PWON  469  (2.10)  273 B 

Top Volume IDR % (juta)

BUMI  102  (10.50)  1,718.865  CPRO  115  (12.90)  1,698.503  TRAM  210  (18.90)  1,499.135  PWON  469  (2.10)  571.988 

(2)

News Update

2



Fed: Harga minyak anjlok memukul perekonomian AS. Sejumlah petinggi the Federal Reserve mengemukakan keprihatinan mereka terkait dampak dari anjloknya harga minyak dunia terhadap perekonomian AS. Hal ini tersirat dalam laporan "Beige Book" teranyar bank sentral AS tersebut. Buku yang berisi tentang review ekonomi AS ini merefleksikan harapan akan pertumbuhan ekonomi yang lebih baik. Namun, the Fed juga menyebut sejumlah tantangan yang dihadapi sejumlah distrik. Penurunan harga minyak dilihat sebagai sebuah keuntungan tersendiri bagi para pelanggan, namun tidak demikian halnya dengan perusahaan energi. The Fed bagian Dallas melaporkan, perusahaan-perusahaan energi di Dallas memproyeksikan pemecatan dan merumahkan karyawan seiring turunnya permintaan minyak sekitar 15% hingga 40%. Di wilayah Kansas City, aktivitas pengeboran minyak dan belanja modal perusahaan energi diprediksi akan menurun. Sejumlah perusahaan bahkan mengaku sulit mendapatkan kredit perbankan. Sedangkan di kawasan Atlanta, ada laporan tingginya cadangan minyak. Meski demikian, distrik Kansas City melaporkan pertumbuhan yang tipis pada Desember. Di luar sektor energi, the Fed mencatat penurunan anggaran belanja saat musim libur di kota New York. Hal ini terkonfirmasi dari rilis laporan penjualan ritel yang menunjukkan penurunan 0,9% untuk bulan Desember. Sisi positifnya, laporan tersebut menunjukkan bahwa the Fed optimistis pertumbuhan ekonomi AS masih akan pesat seiring naiknya tingkat upah dan meningkatnya permintaan kredit. The Fed sendiri masih tetap mempertahankan target suku bunga yang mendekati nol dalam enam tahun terakhir, yakni sejak krisis finansial melanda di tahun 2008. Pelaku pasar memprediksi the Fed akan segera menaikkan suku bunga acuannya tahun ini. Padahal, the Fed berulang kali menegaskan, kebijakan suku bunga sangat tergantung pada data ekonomi AS. (Kontan Online)



Pendapatan MAPI Rp 11,8 triliun tumbuh 22% yoy. PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) berpeluang membukukan pendapatan Rp 11,8 triliun. Pencapaian ini naik 22% year on year (yoy) menjadi Rp 11,8 triliun. Kenaikan pendapatan MAPI ini merupakan berkat penambahan gerai anyar. Tahun lalu, MAPI telah membuka 93 outlet baru dengan total luas 18.700 m². Dan pada dua bulan terakhir, MAPI telah membuka 41 outlet baru. MAPI juga cukup gemar memberi diskon ke pelanggan. Penjualan Desember saja, berkontribusi 11,2% dari total pendapatan MAPI. Pertumbuhan penjualan MAPI sejalan dengan prediksi maupun konsensus. Namun, banyak faktor negatif yang mengikis laba bersih MAPI. Matthew menyebutkan, pembukaan 41 outlet baru pada dua bulan terakhir tahun bakal membebani kinerja outlet yang ada. Sementara pada saat sama, belanja konsumen turun akibat kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM). Tingkat persediaan (inventory) masih tinggi. Di kuartal III-2014 tingkat persediaan MAPI 176 hari. MAPI menargetkan inventory turun menjadi 165 hari di akhir 2014 dan turun kembali menjadi 155 hari di pertengahan tahun ini. Sebelumnya, MAPI berencana menggelar diskon hingga akhir tahun 2014 untuk mengurangi tingkat inventory. (Kontan Online)



Pemerintah ingin rilis SUN Rp 308 T di kuartal I. Memakai asumsi penerbitan surat utang negara (SUN) sepanjang 2015 memakai Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2015, target penerbitan SUN sepanjang kuartal I sebesar Rp 78,5 triliun. Namun, pemerintah ingin menambah jumlah penerbitan obligasi. Dalam Rancangan APBN-Perubahan (RAPBN -P) 2015 yang akan diajukan ke Dewan Perkailan Rakyat (DPR), pemerintah berencana menambah alokasi penerbitan netto SUN 2015 sebesar Rp 31 triliun menjadi Rp 308 triliun. Direktur Surat Utang Negara Direktorat Jenderal Pengelolaan Utang (DJPU), Kementerian Keuangan, Loto Srinaita Ginting mengatakan dengan adanya penambahan tersebut, target penerbitan SUN kuartal I-2015 bisa meningkat dari rencana sebelumnya. Pemerintah menggunakan strategi front loading, yaitu agresif menerbitkan Surat Utang Negara (SUN) sepanjang kuartal I dibanding periode selanjutnya di tahun ini. Dengan target baru itu, realisasi penerbitan SUN kuartal I ini berpotensi 3 kali lipat lebih dibanding nilai jatuh tempo. Nilai SUN jatuh tempo sepanjang 2015 ini sebesar Rp 25,76 triliun. (Kontan Online)



WTON mulai mengeruk batu split bulan ini. Keinginan PT Wijaya Karya Beton Tbk (Wika Beton) menjaga stabilitas pasokan bahan baku hampir mendekati kenyataan. Rencananya, pada 29 Januari 2014 nanti, anak perusahaan PT Wijaya Karya Tbk ini akan meresmikan pembukaan tambang terbuka (quarry), batu-batuan (split). Split adalah salah satu bahan baku produksi beton pra cetak (precast), selain semen dan pasir. Sementara quarry merupakan sitem tambang terbuka yang diterapkan untuk mengeruk bahan tambang seperti galian industri atau mineral industri. Nah, tambang terbuka split ini berlokasi di Cigudeg, Bogor, Jawa Barat. Pertambangan ini memiliki kapasitas produksi sebanyak 35 ton split per jam. Kelak jika pertambangan tersebut sudah dibuka, Wika Beton tak perlu repot membeli banyak split lagi. Perusahaan ini akan memproduksi split di Cigudeg untuk memasok kebutuhan bahan baku produksi di wilayah Jabodetabek dan Jawa Barat. Selain jaminan pasokan, pengoperasian tambang dam pemanfaatan split produksi sendiri berpotensi mengecilkan biaya operasional. Manajemen Wika Beton menyebutkan, selama ini harga split dari pemasoknya terpengaruh kondisi makro ekonomi. Antara lain harga bahan bakar minyak (BBM) dan tarif dasar listrik (TDL). (Kontan Online)

(3)

Stock Picks

3

UNVR 32200-33700.

Harga saham Unilever Indonesia Tbk (UNVR) kemarin sempat melanjutkan penguatan

namun ditutup di teritori negatif menyusul kurang kondusifnya sentimen pasar. Harga sahamnya kemarin

ditutup di Rp32650 terkoreksi 1%. Sejak awal Januari tahun ini harga saham UNVR bergerak dalam tren

bullish setelah berhasil break resisten kuat di Rp32200. Sebelumnya depresiasi rupiah terhadap dolar AS

telah menekan pertumbuhan laba perseroan mengingat ketergantungan akan impor bahan baku/antara

untuk produk perseroan. Dari sisi kinerja, untuk mengimbangi kenaikan biaya, tahun lalu perseroan telah

menaikan harga jualnya dua kali masing-masing sekitar 5% yakni di Maret dan September. Tahun lalu

penjualan bersih diperkirakan tumbuh 16,9% mencapai Rp35,97 triliun. Sedangkan laba bersih diperkirakan

hanya tumbuh 7,5% (yoy) mencapai Rp5,75 triliun karena marjin turun dari 17,7% menjadi 16%. EPS 2014

diperkirakan Rp753,60. Sedangkan pertumbuhan penjualan bersih tahun ini diperkirakan bisa mencapai 14%

atau Rp41,02 triliun. Laba bersih dengan marjin 17,4% diperkirakan mencapai Rp7,14 triliun atau tumbuh

24% (yoy). EPS tahun ini diperkirakan mencapai Rp935,55. Saham UNVR saat ini di Rp32650 ditransaksikan

dengan PE 43,3x (E/14) dan PE 34,9 (E/15). Saat ini PE industri sebesar 45x. Harga sahamnya diperkirakan

berpeluang ditransaksikan dengan PE 43x atau mencapai Rp40228. Dengan harga saat ini di Rp32650

memiliki ruang penguatan 23%. Secara technical pergerakan harga saham UNVR berpeluang mencapai

Rp33700 dengan support di kisaran Rp32200 hingga Rp32600. Trading Buy, SL 32000

(4)

Stock Picks

4

GJTL 1265-1325.

Hampir sepekan terakhir harga saham Gajah Tunggal Tbk (GJTL) bergerak konsolidasi di

area downtrend. Kemarin harga sahamnya berusaha rebound menembus resisten sederhana di Rp1325

namun masih gagal ditutup di Rp1295 menyusul buruknya kondisi pasar. Secara technical peluang rebound

terbuka karena posisi harganya berada di area oversold. Pergerakan harga sahamnya kemarin membentuk

pola doji di area downtrend mengindikasikan sinyal reversal trend. Volume transaksi sahamnya juga mulai

meningkat kemarin mencapai 5,64 juta saham dibandingkan rata-rata hariannya dalam sebulan terakhir yang

mencapai 5,46 juta saham. Level support saat ini di Rp1265 hingga Rp1275 dengan resisten sederhana di

Rp1325 dimana apabila berhasil break akan menuju resisten di Rp1375. Tahun ini dengan dukungan

redahnya tekanan inflasi dan peluang bank sentral menurunkan bunga akan mendorong industri otomotif

domestik yang pada gilirannya juga akan membuat industri ban domestik bertumbuh. Turunnya harga

minyak dunia juga akan berdampak positif bagi industri ban domestik karena biaya bahan baku seperti karet

sintetis dan benang ban akan cenderung turun. Biaya distribusi juga akan turun. Begitu juga dengan tren

penurunan harga karet alam saat ini akan memberikan keuntungan bagi industri ban. Penjualan bersih

perseroan tahun lalu diperkirakan tumbuh 6,22% (yoy) menjadi Rp13,12 triliun dari 2013 Rp12,35 triliun.

Sedangkan di bottom line, diperkirakan laba bersih 2014 bisa mencapai Rp301,78 miliar atau tumbuh 150%

(yoy) dari 2013 lalu Rp120,33 miliar. EPS 2014 diperkirakan Rp86,60. Tahun 2015 ini kami perkirakan

penjualan bersih tumbuh moderat 7,5% mencapai Rp14,10 triliun. Sedangkan di bottom line, dengan marjin

diasumsikan mencapai 4% membuat laba bersih tumbuh 87% mencapai Rp564,21 miliar. EPS tahun ini

diperkirakan Rp162. Pada harga saat ini di Rp1295 saham GJTL ditransaksikan dengan PE 14,9x (E/14) dan PE

8x (E/15). Saham perseroan berpeluang ditransaksikan dengan PE 14x atau mencapai Rp2268 atau punya

ruang penguatan 75% dari harga saat ini. Maintain Buy, SL 1240

(5)

5

Stock Picks

CPIN 3800-3900.

Penguatan harga saham Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) pada perdagangan

kemarin tertahan akibat kurang kondusifnya sentimen pasar. Harga sahamnya sempat mencapai Rp3940

namun ditutup di Rp3845. Sentimen negatif yang melanda pergerakan harga saham pakan ternak tersebut

selama sebulan terakhir dipicu sejumlah faktor seperti tren penurunan harga DOC akibat suplai yang berlebih

dan tren pelemahan rupiah atas dolar AS yang sempat menembus level Rp12700 membuat membengkaknya

biaya impor bahan baku pakan ternak seperti jagung. Tahun lalu penjualan bersih diperkirakan tumbuh

melambat hanya 15% dibandingkan 2013 yang tumbuh 20,4% menjadi Rp29,51 triliun. Pertumbuhan

penjualan bersih tersebut lebih rendah dari proyeksi sebelumnya 20%. Sedangkan di bottom line, laba bersih

tahun lalu diperkirakan hanya mencapai Rp2,36 triliun atau turun 6,6% dari 2013 sebesar Rp2,53 triliun. EPS

2014 lalu diperkirakan Rp144 turun dari proyeksi sebelumnya Rp174,65. Sedangkan tahun ini dengan

pertumbuhan moderat 20% maka penjualan bersih mencapai Rp30,79 triliun. Sedangkan laba bersih dengan

asumsi marjin 9% mencapai Rp2,77 triliun atau tumbuh 17,4%. EPS proyeksi 2015 sebesar Rp169. Harga

saham CPIN di Rp3845 ditransaksikan dengan PE 26,7x (E/14) dan PE 22,7x (E/15). Setahun terakhir saham

CPIN ditransaksikan dengan rata-rata PE 27x (E/14). Pada PE 27x saham CPIN berpeluang mencapai Rp4563

atau punya ruang penguatan 18,7% dari harga saat ini. Secara technical peluang penguatan akan kembali

menguji resisten di kisaran Rp3900 hingga Rp3950. Sedangkan level support saat ini di Rp3750 hingga

Rp3800. Buy on Weakness, SL 3700

Kamis, 15 Januari 2015

Saham Pilihan :

ASII 7000-7225 TB, SL 6900

PGAS 5400-5700 TB, SL 5350

BMRI 10700-11000 TB, SL 10600

UNTR 17300-18000 Buy, SL 16800

ADRO 930-990 Buy, SL 900

BBTN 1100-1160 BoW, SL 1080

BISI 890-950 TB, SL 880

(6)

Stock View

6

Kamis, 15 Januari 2015

EMITEN LAST R1 R2 S1 S2 REV Q1 2014 G (%) EPS Q1 14 G (%) PE

IHSG 

5159.67  5203.24  5246.80  5137.89  5116.10 

               PERKEBUNAN AALI  24900  25,633.33  26,366.67  24,533.33  24,166.67  3,725,866.00  36.80  485.51  114.55  12.82  BWPT  376  385.33  394.67  370.33  364.67                LSIP  1940  1,990.00  2,040.00  1,910.00  1,880.00  1,279,973.00  40.33  32.78  122.48  14.80  SGRO  1940  2,003.33  2,066.67  1,903.33  1,866.67  649,627.93  10.94  29.32  141.04  16.54  SIMP  710  723.33  736.67  698.33  686.67  3,171,052.00  2.40  12.14  92.44  14.62  UNSP  50  50.00  50.00  50.00  50.00  659,213.38  36.97  21.64  ‐571.51  0.58 

PERTAMBANGAN BATU BARA

ADRO  945  961.67  978.33  936.67  928.33  9,632,947.40  33.83  45.68  269.20  5.17  BORN  52  55.00  58.00  50.00  48.00                BRAU  74  80.33  86.67  70.33  66.67                BUMI  102  112.00  122.00  97.00  92.00  9,572,406.53  4.50  191.78  ‐751.57  0.13  DEWA  50  50.00  50.00  50.00  50.00  631,292.51  8.52  ‐0.52  ‐77.95  ‐23.93  HRUM  1735  1,740.00  1,745.00  1,730.00  1,725.00  1,460,386.97  ‐32.82  45.54  81.61  9.53  ITMG  14975  15,508.33  16,041.67  14,608.33  14,241.67  5,742,974.57  5.02  968.54  ‐299.21  3.87  PTBA  11200  11,483.33  11,766.67  11,058.33  10,916.67  3,093,648.00  11.39  232.76  8.74  12.03  PTRO  920  928.33  936.67  913.33  906.67  929,699.70  5.15  23.76  ‐67.39  9.68 

PERTAMBANGAN MINYAK & GAS BUMI

BIPI  117  118.67  120.33  115.67  114.33  999,850.63  1,185.87  4.39  5,114.26  6.66  ELSA  615  633.33  651.67  603.33  591.67  918,296.00  ‐12.25  7.42  56.06  20.72  ENRG  104  108.67  113.33  101.67  99.33  2,210,590.04  27.13  4.86  2,610.69  5.35  ESSA  2690  2,790.00  2,890.00  2,600.00  2,510.00  126,590.83  22.89  42.71  28.12  15.75  MEDC  3030  3,141.67  3,253.33  2,971.67  2,913.33  2,303,371.50  7.08  122.83  131.12  6.17 

PERTAMBANGAN LOGAM DAN MINERAL LAINNYA

ANTM  1070  1,090.00  1,110.00  1,060.00  1,050.00                INCO  3375  3,475.00  3,575.00  3,325.00  3,275.00  2,430,306.44  ‐3.23  20.62  ‐33.11  40.93  TINS  1180  1,193.33  1,206.67  1,163.33  1,146.67                SEMEN INTP  24375  24,658.33  24,941.67  24,233.33  24,091.67  4,499,774.00  6.65  289.47  ‐7.03  21.05  SMCB  2125  2,148.33  2,171.67  2,113.33  2,101.67  2,356,126.00  9.11  42.23  75.57  12.58  SMGR  15925  16,108.33  16,291.67  15,833.33  15,741.67  6,177,992.74  11.44  219.66  5.39  18.12 

LOGAM DAN SEJENISNYA

GDST  97  99.67  102.33  94.67  92.33  333,609.60  28.88  2.97  59.01  8.16  JPRS  245  247.00  249.00  243.00  241.00  158,603.63  98.78  6.50  ‐0.37  9.42  KRAS  467  477.00  487.00  461.00  455.00  5,240,035.36  ‐12.47  ‐33.57  ‐698.77  ‐3.48  PAKAN TERNAK CPIN  3845  3,908.33  3,971.67  3,813.33  3,781.67  6,719,521.00  19.02  40.34  ‐7.84  23.83  JPFA  925  943.33  961.67  913.33  901.67  5,674,518.00  14.33  4.97  ‐72.07  46.57 

OTOMOTIF DAN KOMPONENNYA

ASII  7050  7,133.33  7,216.67  7,008.33  6,966.67  49,821,000.00  6.73  116.76  9.68  15.09  GJTL  1295  1,320.00  1,345.00  1,275.00  1,255.00  3,199,668.00  5.32  96.23  ‐2.66  3.36 

INDUSTRI BARANG KONSUMSI

ICBP  12700  12,783.33  12,866.67  12,633.33  12,566.67  7,355,089.00  21.44  0.12  6.96  24.94  INDF  7425  7,450.00  7,475.00  7,400.00  7,375.00  16,365,578.00  27.30  156.42  90.13  11.87  MYOR  21000  21,316.67  21,633.33  20,816.67  20,633.33  3,498,158.85  30.25  133.69  ‐45.72  39.27  ROTI  1275  1,301.67  1,328.33  1,261.67  1,248.33  464,595.48  27.03  12.10  9.45  26.34  GGRM  59775  60,458.34  61,141.67  59,383.34  58,991.67  15,670,252.00  23.99  736.58  35.34  20.29  INAF  336  349.00  362.00  329.00  322.00  155,073.95  25.62  ‐12.39  250.04  ‐6.78  KAEF  1325  1,343.33  1,361.67  1,313.33  1,301.67  867,027.74  8.45  4.21  ‐4.38  78.73  KLBF  1785  1,801.67  1,818.33  1,776.67  1,768.33  4,066,502.64  16.52  10.52  11.04  42.42 

KOSMETIK DAN BARANG KEPERLUAN RUMAH TANGGA

(7)

7

EMITEN LAST R1 R2 S1 S2 REV Q1 2014 G (%) EPS Q1 14 G (%) PE

PROPERTI DAN REAL ESTAT

APLN  412  423.33  434.67  405.33  398.67  1,165,134.03  1.99  14.43  20.67  7.14  ASRI  575  590.00  605.00  565.00  555.00  871,134.65  ‐3.40  15.77  ‐23.45  9.11  BKSL  112  118.33  124.67  108.33  104.67                BSDE  1960  1,980.00  2,000.00  1,950.00  1,940.00  1,254,119.10  ‐39.62  27.93  ‐60.73  17.55  COWL  610  620.00  630.00  605.00  600.00  64,709.78  ‐6.38  1.59  ‐30.99  95.65  CTRA  1360  1,400.00  1,440.00  1,335.00  1,310.00  1,202,303.51  ‐10.35  15.01  5.45  22.65  CTRP  825  845.00  865.00  815.00  805.00  251,211.60  ‐58.80  4.89  ‐84.29  42.17  CTRS  2965  2,983.33  3,001.67  2,933.33  2,901.67  347,893.21  27.73  66.20  25.74  11.20  ELTY  50  50.00  50.00  50.00  50.00                KIJA  297  303.00  309.00  290.00  283.00  725,835.40  ‐3.64  15.03  51.33  4.94  MDLN  515  533.33  551.67  498.33  481.67                KONSTRUKSI BANGUNAN ADHI  3465  3,565.00  3,665.00  3,400.00  3,335.00  1,439,602.33  5.83  9.01  40.67  96.10  DGIK  178  180.67  183.33  175.67  173.33  480,924.22  52.77  1.81  ‐44.42  24.59  PTPP  3685  3,770.00  3,855.00  3,620.00  3,555.00  1,999,368.48  55.72  12.69  44.39  72.62  SSIA  1075  1,090.00  1,105.00  1,055.00  1,035.00  918,070.21  ‐17.06  2.64  ‐93.80  101.86  TOTL  1100  1,136.67  1,173.33  1,081.67  1,063.33  547,807.36  ‐6.30  11.12  ‐20.80  24.73  WIKA  3550  3,625.00  3,700.00  3,510.00  3,470.00  2,791,666.54  6.24  27.28  6.78  32.53 

INFRASTRUKTUR, UTILITAS DAN TRANSPORTASI

PGAS  5450  5,575.00  5,700.00  5,375.00  5,300.00                JALAN TOL, PELABUHAN, BANDARA DAN SEJENISNYA

CMNP  2950  2,956.67  2,963.33  2,946.67  2,943.33  262,850.17  17.13  53.83  8.63  13.70  JSMR  7000  7,075.00  7,150.00  6,950.00  6,900.00  2,079,705.80  ‐13.14  55.30  16.71  31.64  TELEKOMUNIKASI BTEL  50  50.00  50.00  50.00  50.00  471,133.26  ‐31.12  6.89  ‐316.19  1.81  EXCL  4420  4,470.00  4,520.00  4,385.00  4,350.00  5,512,751.00  9.78  44.41  20.12  24.88  ISAT  4340  4,405.00  4,470.00  4,290.00  4,240.00  5,773,177.00  ‐0.26  147.24  ‐1,224.62  7.37  TLKM  2825  2,838.33  2,851.67  2,818.33  2,811.67  21,250,000.00  8.71  36.20  4.95  19.51  TRANSPORTASI GIAA  610  618.33  626.67  603.33  596.67  9,206,681.81  17.35  ‐82.55  469.78  ‐1.85  MBSS  945  981.67  1,018.33  926.67  908.33  435,871.55  21.78  59.94  3.87  3.94  WINS  645  678.33  711.67  623.33  601.67  518,942.64  36.32  23.63  53.05  6.82 

KONSTRUKSI NON BANGUNAN

INDY  500  507.00  514.00  496.00  492.00  2,753,426.38  52.84  17.64  3.30  7.09  BANK BBCA  12925  12,991.67  13,058.33  12,891.67  12,858.33  10,261,849.00  32.93  148.65  26.73  21.74  BBKP  750  756.67  763.33  746.67  743.33  1,641,517.00  15.99  27.33  9.08  6.86  BBNI  6100  6,166.67  6,233.33  6,066.67  6,033.33  7,526,634.00  26.65  128.30  15.63  11.89  BBRI  11750  11,850.00  11,950.00  11,700.00  11,650.00  17,099,293.00  28.06  240.57  16.71  12.21  BBTN  1120  1,153.33  1,186.67  1,103.33  1,086.67  3,123,112.00  28.06  32.29  2.24  8.67  BDMN  4590  4,636.67  4,683.33  4,566.67  4,543.33  5,612,922.00  17.40  91.25  ‐13.01  12.58  BJBR  810  825.00  840.00  800.00  790.00  2,124,681.00  12.48  33.55  ‐12.29  6.04  BMRI  10725  10,908.33  11,091.67  10,633.33  10,541.67  14,313,290.00  25.54  211.05  10.27  12.70  BNGA  830  840.00  850.00  820.00  810.00  4,883,839.00  15.02  43.71  4.22  4.75 

PERDAGANGAN BESAR BRANG PRODUKSI

AKRA  4530  4,576.67  4,623.33  4,506.67  4,483.33  5,630,170.96  3.52  46.44  14.36  24.38  INTA  259  263.00  267.00  257.00  255.00  398,931.00  ‐48.89  37.27  87.86  1.74  UNTR  17450  17,625.00  17,800.00  17,350.00  17,250.00  13,901,385.00  11.66  42.26  39.66  103.22  PERDAGANGAN ECERAN MAPI  5450  5,500.00  5,550.00  5,400.00  5,350.00  2,675,101.00  26.32  27.42  ‐27.88  49.69  RALS  765  771.67  778.33  761.67  758.33  1,184,904.00  9.45  5.73  ‐2.88  33.40 

ADVERTISING, PRINTING DAN MEDIA

MNCN  2765  2,845.00  2,925.00  2,725.00  2,685.00  1,496,466.00  9.55  27.61  ‐7.99  25.04  PERUSAHAAN INVESTASI

BRMS  265  278.33  291.67  258.33  251.67  55,860.54  ‐9.06  ‐5.88  94.31  ‐11.28  BNBR  50  50.00  50.00  50.00  50.00  2,503,679.10  190.79  7.10  1,526.00  1.76 

(8)

Corporate Action

8

RUPS

EMITEN

JENIS

TANGGAL

TEMPAT

BBNI  

Bank Negara Indonesia 

(Persero) Tbk.  

AGM  

06/03/2014  

The Ballroom ‐ Four Season Hotel Jakarta   

MTFN  

Capitalinc Investment Tbk.  

EGM  

10/03/2014  

  

SRIL  

Sri Rejeki Isman Tbk  

EGM  

10/03/2014  

Gd. Serbaguna ‐ Diamond Hotel, Jl. Slamet Riyadi No. 392 

Solo   

BNII  

Bank Internasional Indonesia 

Tbk.  

EGM  

12/03/2014  

Function Room ‐ Sentral Senayan III Lt. 28, Jl. Asia Afrika No. 

8 Senayan Gelora Bung Karno Jakarta 10270   

ADHI  

Adhi Karya (Persero) Tbk.  

AGM  

14/03/2014  

Ruang Rapat PT. Adhi Karya Tbk, Jl. Raya Pasar Minggu Km. 

18, Jakarta selatan   

ARNA  

Arwana Citramulia Tbk.  

AGM  

14/03/2014  

Plant 2 ‐ PT Arwana Citramulia Tbk., Jl. Raya Gorda RT 004 

RW 003 Kibin ‐ Cikande, Serang 42186   

WSKT  

Waskita Karya (Persero) Tbk  

AGM  

18/03/2014  

Ruang Serbaguna Gd. Waskita Lt. 11, Jl. MT Haryono Kav. 10 

Jakarta   

CNKO  

Exploitasi Energi Indonesia 

Tbk  

EGM  

19/03/2014  

Hotel Redtop ‐ Pecenongan   

BLTA  

Berlian Laju Tanker Tbk  

AGM  

19/03/2014  

Ruang Seminar I‐II, Gedung BEI Tower II Lantai I, Jl. Jend. 

Sudirman Kav. 52‐53, Jakarta   

BTPN  

Bank Tabungan Pensiunan 

Nasional Tbk.  

AGM  

20/03/2014  

  

GIAA  

Garuda Indonesia (Persero) 

Tbk  

EGM  

24/03/2014  

  

MITI  

Mitra Investindo Tbk.  

EGM  

24/03/2014  

Ruang Serbaguna BEI   

BBRM  

Pelayarang Nasional Bina 

Buana Raya Tbk  

AGM  

25/03/2014  

  

BBRM  

Pelayarang Nasional Bina 

Buana Raya Tbk  

EGM  

25/03/2014  

  

BJBR  

Bank Pembangunan Daerah 

Jawa Barat dan B  

AGM  

26/03/2014  

Ballroom Hotel Hilton, Jl. HOS Tjokroaminoto No. 41‐43 

Bandung   

BJBR  

Bank Pembangunan Daerah 

Jawa Barat dan B  

EGM  

26/03/2014  

Ballroom Hotel Hilton, Jl. HOS Tjokroaminoto No. 41‐43 

Bandung   

BJTM  

Bank Pembangunan Daerah 

Jawa Timur Tbk  

AGM  

26/03/2014  

Isyana Ballroom Hotel Bumi Surabaya   

BBRI  

Bank Rakyat Indonesia 

(Persero) Tbk.  

AGM  

26/03/2014  

  

INAF  

Indofarma Tbk.  

AGM  

26/03/2014  

  

ITMA  

Sumber Energi Andalan Tbk  

EGM  

27/03/2014  

  

WIKA  

Wijaya Karya (Persero) Tbk.  

AGM  

27/03/2014  

Gd. WIKA ‐ Ruang Serbaguna Lt. 11, Jl. DI Panjaitan Kav. 9 

Jakarta Timur   

BNGA  

Bank CIMB Niaga Tbk  

AGM  

27/03/2014  

Soehanna Hall ‐ The Energy Building Lt. 2, Jl. Jend Sudirman 

Kav. 52‐53 SCBD Lot 11 A, Jakarta   

AGRO  

Bank Rakyat Indonesia 

Agroniaga Tbk  

AGM  

27/03/2014  

  

DEWA  

Darma Henwa Tbk  

AGM  

28/03/2014  

Ballroom 2 Lt. 1 ‐ JS Luwansa Hotel, Jl. HR Rasuna Said Kav. C

‐22 Jakarta 12940   

DEWA  

Darma Henwa Tbk  

EGM  

28/03/2014  

Ballroom 2 Lt. 1 ‐ JS Luwansa Hotel, Jl. HR Rasuna Said Kav. C

‐22 Jakarta 12940   

IGAR  

Champion Pacific Indonesia 

Tbk  

AGM  

28/03/2014  

Gd. Pasadenia, Jl. Pacuan Kuda Raya No. 27 Jakarta   

Kamis, 15 Januari 2015

(9)

Corporate Action

9

EMITEN

JUMLAH

DIVIDEN

CUM DIVIDEN RECORDING DATE

PEMBAYARAN

DIVIDEN

KETERANGAN

NELLY  4  01/09/2014  02/09/2014  18/09/2014     ACST  40  29/08/2014  01/09/2014  17/09/2014     JAWA  2  29/08/2014  01/09/2014  17/09/2014     RDTX  105  22/08/2014  25/08/2014  10/09/2014     DGIK  3  12/08/2014  15/08/2014  22/08/2014     RUIS  8  12/08/2014  13/08/2014  29/08/2014     KIAS  2  12/08/2014  13/08/2014  29/08/2014     SMAR  5  08/08/2014  11/08/2014  27/08/2014     TPMA  11  07/08/2014  08/08/2014  26/08/2014     GGRM  800  06/08/2014  07/08/2014  25/08/2014     LMSH  200  06/08/2014  07/08/2014  25/08/2014     LION  400  06/08/2014  07/08/2014  25/08/2014     DART  28  06/08/2014  07/08/2014  25/08/2014     MDRN  2  04/08/2014  05/08/2014  21/08/2014     ETWA  2  04/08/2014  05/08/2014  21/08/2014     GEMA  7  04/08/2014  05/08/2014  21/08/2014     DPNS  20  04/08/2014  05/08/2014  21/08/2014     PANR  8  04/08/2014  05/08/2014  21/08/2014     MASA  1  25/07/2014  04/08/2014  20/08/2014     BFIN  0  02/07/2014  02/07/2014  02/07/2014  1(satu) saham akan memperoleh  Rp.122.21 Rasio Final akan di informa‐ sikan pada saat Recording Date  TSPC  75  24/07/2014  25/07/2014  19/08/2014     ASBI  25  23/07/2014  24/07/2014  19/08/2014     PEGE  10  22/07/2014  23/07/2014  15/08/2014     ASDM  57  18/07/2014  21/07/2014  12/08/2014     ULTJ  12  18/07/2014  02/07/2014  02/07/2014     ALDO  2  17/07/2014  18/07/2014  12/08/2014     FORU  10  17/07/2014  18/07/2014  12/08/2014     PWON  5  17/08/2014  18/07/2014  22/08/2014     CLPI  0  17/07/2014  18/07/2014  12/08/2014  USD0.0018  GPRA  2  17/07/2014  18/07/2014  12/08/2014     FAST  30  15/07/2014  16/07/2014  05/08/2014     INDF  142  14/07/2014  15/07/2014  07/08/2014     MFIN  20  14/07/2014  15/07/2014  07/08/2014     DYAN  3  14/07/2014  15/07/2014  06/08/2014     AMFG  80  11/07/2014  14/07/2014  24/07/2014     KBLI  4  10/07/2014  11/07/2014  25/07/2014    

(10)

Disclaimer : Laporan ini dibuat dari opini analis hanya sebagai informasi untuk membantu investor dalam memahami pasar saham Indonesia dan bukan ditujukan untuk memberikan rekomendasi kepada siapa pun untuk membeli atau menjual suatu efek tertentu. Informasi yang ada pada laporan ini diambil dari sumber yang dianggap bisa dipercaya. Namun demikian PT. First Asia Capital tidak menjamin dan bertanggung jawab atas kebenaran dan keakuratan dari informasi dan pendapat yang ada pada laporan ini.

Branch Office

Jakarta:

Thamrin

Gedung Jaya Lt. 2 Suite L02-05

Jl. M. H. Thamrin No. 12

Jakarta 10340

Phone : +62 21 3193 1811

Taman Palem

Ruko Mall Taman Palem No.32

Jl. Kamal Raya, Outer Ring Road Cengkareng

Jakarta 11730

Phone : +62 21 5437 6266

Latumenten

Jl.Terusan Bandengan Utara No.89F

Jakarta 14450

Phone : +62 21 662 9496

Pantai Indah Kapuk

The Centro Metro Broadway

Blok A No. 28 Lt. 2

Jl. Pantai Indah Utara 2

Jakarta 14460

Phone : +62 21 3001 0315

Serpong:

Ruko Golden 8

Blok F No.6

Jl. Ki Hadjar Dewantara

Gading Serpong - Tangerang

Banten 15810

Phone : +62 21 2923 8930

Yogyakarta:

Fakultas Ekonomi Universitas Sarjanawiyata

Tamansiswa Yogyakarta

Jl. Kusumanegara 121 - Yogyakarta 55165

Phone : 0274-543944

Solo:

Jl. Dr. Radjiman No. 314 Q

Surakarta 57141

Phone : +62 271 743 498

Makasar :

Jl. Gunung Bawakareng No. 71

Makassar 90157

Phone : +62 411 361 3122

Sampit :

Universitas Darwan Ali

Jl. Batu Berlian No. 10

Kalimantan Tengah 74322

Phone : +62 531 31992

Panin Bank Centre

3rd Floor Jl. Jend. Sudirman No. 1

Jakarta 10270, Indonesia

Phone

: +62 21 726 3969

Fax

: +62 21 571 0895

CS

: +62 21 726 2757

Web

: www.firstasiacapital.com

E-mail :

[email protected]

First Asia Research Team :

Ivan Kurniawan ([email protected])

David Nathanael ([email protected])

Referensi

Dokumen terkait

Tujuan dari penelitian ini untuk memperoleh bukti empiris tentang pengaruh positif faktor kompetisi politik, ukuran, leverage, kekayaan pemerintahan daerah, serta pengaruh

1) Kelayakan Teknik (Technical Feasibility) menunjukkan apakah sistem yang diusulkan dapat dikembangkan dan diterapkan dengan menggunakan teknologi yang ada atau

Rekomendasi industri alat kesehatan adalah persetujuan tertulis yang diberikan kepada perorangan, yayasan atau badan hukum lainnya untuk menyelenggarakan pembuatan

Keadaan ini juga menunjukkan bahwa inokulasi metaserkaria iradiasi dapat menstimulasi tanggap kebal dalam tubuh, sehingga dapat memberikan perlindungan terhadap infeksi tantangan

Sedangkan hewan percobaan dari kelompok K(+) mengalami hambatan dalam pertumbuhannya, yaitu sejak minggu ke-11 pasca infeksi sampai akhir pengamatan tidak mengalami kenaikan

Gambaran hati normal pada kelompok kambing yang diinfeksi metaserkaria iradiasi (kelompok 3 dan 5) menunjukkan ballwa iradiasi mampu menunmkan patogenitas F. gigantica

Masih dari Jepang, sebagai kelanjutan studi tentang Pinanga, dibahas aspek modifikasi protokol isolasi DNA dari jaringan daun yang dikeringkan dengan silica gel. Hasil penelitian

Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa sapi Madura memberi respon jumlah cacing dan jumlah telur cacing dalam tinja yang lebih rendah daripada