Fed: Harga minyak anjlok memukul perekonomian AS.
Pendapatan MAPI Rp 11,8 triliun tumbuh 22% yoy.
Pemerintah ingin rilis SUN Rp 308 T di kuartal I.
WTON mulai mengeruk batu split bulan ini.
DAILY RESEARCH
Statistics
Highlight
Opening Today Nikkei AORD
Change
Market Preview
A
ksi beli kemarin tertahan
setelah
pasar
merespon
negatif perkembangan kawasan
dan domestik. IHSG gagal
melanjutkan penguatan tertahan di
resisten 5225 dan akhirnya ditutup
terkoreksi hingga 54,691 poin (1%),
terbesar harian sejak perdagangan
17 Desember lalu, di 5159,668.
Tekanan jual terutama terjadi di
saham
pertambangan
yang
dimotori aksi jual pemodal asing
yang kemarin mencatatkan nilai
penjualan bersih Rp623 miliar di
tengah nilai transaksi di Pasar
Reguler yang hanya Rp4,3 triliun.
Dari eksternal, sentimen negatif
dipengaruhi imbas pergerakan
pasar saham Asia yang umumnya
bergerak di teritori negatif
terutama merespon anjloknya harga sejumlah komoditas yang dipimpin oleh
harga tembaga yang kemarin di London anjlok 5,3% ke level terendah dalam 6
tahun terakhir di USD 5548/MT, sempat menyentuh USD5353,25/MT.
Anjloknya harga komoditas logam menyusul tren bearish harga minyak
dipicu respon atas diturunkannya proyeksi pertumbuhan ekonomi global
tahun ini oleh Bank Dunia menjadi hanya 3% dari perkiraan sebelumnya 3,4%.
Sementara Wall Street dan indeks saham utama di zona Euro kembali
bergerak di teritori negatif tadi malam. Indeks DJIA dan S&P di Wall Street
masing-masing terkoreksi 1% dan 0,6% ditutup di 17427,09 dan 2011,27.
Sedangkan indeks Eurostoxx di zona Euro terkoreksi 1,4%. Harga minyak tadi
malam di AS rebound hingga 5,7% di USD48,52/barel. Koreksi yang terjadi di
sejumlah bursa saham global terutama dipicu anjloknya harga komoditas
logam setelah Bank Dunia menurunkan proyeksi pertumbuhan tahun ini yang
membuat saham-saham tambang banyak dilepas. Angka penjualan ritel di AS
Desember lalu juga turun 0,9%, di luar ekspektasi yang memperkirakan naik
0,2%.
Kurang kondusifnya pergerakan pasar saham global, terutama dipicu
kekhawatiran merosotnya harga komoditas, akan berdampak pada
perdagangan saham hari ini. IHSG diperkirakan akan bergerak di teritori
negatif meskipun ada peluang rebound di saham berbasiskan energi seperti
batubara setelah harga minyak rebound tadi malam. IHSG diperkirakan akan
bergerak dengan support di 5125 dan resisten di 5175.
IHSG : S1 5125 S2 5110 R1 5175 R2 5200
IHSG 5,159.67
Change (54.69)
Change (%) (1.05)
Change (%/ytd) (1.29)
Total Value (IDR triliun) 5.567 Total Volume (miliar saham) 7.667 Net Foreign Buy (IDR miliar) (623.000)
Up: 86 Down: 378 Unchange: 89
Index Last Chg % DJIA 17427.09 (186.59) (1.06) S&P 500 2011.27 (11.76) (0.58) FTSE 100 6388.46 (153.74) (2.35) CAC 40 4223.24 (67.04) (1.56) DAX 9817.08 (123.92) (1.25) NIKKEI 225 16880.55 (91.46) (0.54) HANGSENG 24112.60 (103.37) (0.43) STI 3326.16 (14.91) (0.45) SHENZHEN 1445.86 (6.51) (0.45) SHANGHAI 3222.44 (12.86) (0.40) Commodities Price Chg % Oil (US$/barrel) 48.85 2.81 6.10 CPO (RM/M.T) 2344.00 (9.00) (0.38) Gold (USD/T.oz) 1231.30 (3.40) (0.28) Nikel (USD/M.T 14850.00 (180.00) (1.20) Timah (USD/M.T) 19595.00 90.00 0.46 Coal (USD/M.T) 56.45 (0.65) (1.14) Exchange Rates Chg % IDR/USD 12589.95 4.95 0.04 USD/EUR 1.177 0.00 0.01 JPY/USD 117.63 0.01 0.01 IDR/SGD 9445.93 9.49 0.10 IDR/AUD 10332.36 42.80 0.42 TLKM USD IDR Chg % TLK.NYSE 44.81 2821 (0.22) (0.49)
Top Gainers IDR % Chg
INVS‐W 87 16.00 12 PGLI 112 12.00 12 INPP 275 10.00 25 ASSA 148 9.60 13 YULE 86 8.90 7
Top Losers IDR % Chg
MGNA‐W 31 (38.00) (19)
BBYB 157 (19.50) (38)
TRAM 210 (18.90) (49)
MCOR‐W2 23 (17.90) (5)
MREI 3,255 (16.60) (650) Top Value IDR % (miliar)
PGAS 5,450 (3.10) 623 B BBRI 11,750 (0.60) 378 B TRAM 210 (18.90) 360 B BMRI 10,725 (0.20) 323 B PWON 469 (2.10) 273 B
Top Volume IDR % (juta)
BUMI 102 (10.50) 1,718.865 CPRO 115 (12.90) 1,698.503 TRAM 210 (18.90) 1,499.135 PWON 469 (2.10) 571.988
News Update
2
Fed: Harga minyak anjlok memukul perekonomian AS. Sejumlah petinggi the Federal Reserve mengemukakan keprihatinan mereka terkait dampak dari anjloknya harga minyak dunia terhadap perekonomian AS. Hal ini tersirat dalam laporan "Beige Book" teranyar bank sentral AS tersebut. Buku yang berisi tentang review ekonomi AS ini merefleksikan harapan akan pertumbuhan ekonomi yang lebih baik. Namun, the Fed juga menyebut sejumlah tantangan yang dihadapi sejumlah distrik. Penurunan harga minyak dilihat sebagai sebuah keuntungan tersendiri bagi para pelanggan, namun tidak demikian halnya dengan perusahaan energi. The Fed bagian Dallas melaporkan, perusahaan-perusahaan energi di Dallas memproyeksikan pemecatan dan merumahkan karyawan seiring turunnya permintaan minyak sekitar 15% hingga 40%. Di wilayah Kansas City, aktivitas pengeboran minyak dan belanja modal perusahaan energi diprediksi akan menurun. Sejumlah perusahaan bahkan mengaku sulit mendapatkan kredit perbankan. Sedangkan di kawasan Atlanta, ada laporan tingginya cadangan minyak. Meski demikian, distrik Kansas City melaporkan pertumbuhan yang tipis pada Desember. Di luar sektor energi, the Fed mencatat penurunan anggaran belanja saat musim libur di kota New York. Hal ini terkonfirmasi dari rilis laporan penjualan ritel yang menunjukkan penurunan 0,9% untuk bulan Desember. Sisi positifnya, laporan tersebut menunjukkan bahwa the Fed optimistis pertumbuhan ekonomi AS masih akan pesat seiring naiknya tingkat upah dan meningkatnya permintaan kredit. The Fed sendiri masih tetap mempertahankan target suku bunga yang mendekati nol dalam enam tahun terakhir, yakni sejak krisis finansial melanda di tahun 2008. Pelaku pasar memprediksi the Fed akan segera menaikkan suku bunga acuannya tahun ini. Padahal, the Fed berulang kali menegaskan, kebijakan suku bunga sangat tergantung pada data ekonomi AS. (Kontan Online)
Pendapatan MAPI Rp 11,8 triliun tumbuh 22% yoy. PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) berpeluang membukukan pendapatan Rp 11,8 triliun. Pencapaian ini naik 22% year on year (yoy) menjadi Rp 11,8 triliun. Kenaikan pendapatan MAPI ini merupakan berkat penambahan gerai anyar. Tahun lalu, MAPI telah membuka 93 outlet baru dengan total luas 18.700 m². Dan pada dua bulan terakhir, MAPI telah membuka 41 outlet baru. MAPI juga cukup gemar memberi diskon ke pelanggan. Penjualan Desember saja, berkontribusi 11,2% dari total pendapatan MAPI. Pertumbuhan penjualan MAPI sejalan dengan prediksi maupun konsensus. Namun, banyak faktor negatif yang mengikis laba bersih MAPI. Matthew menyebutkan, pembukaan 41 outlet baru pada dua bulan terakhir tahun bakal membebani kinerja outlet yang ada. Sementara pada saat sama, belanja konsumen turun akibat kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM). Tingkat persediaan (inventory) masih tinggi. Di kuartal III-2014 tingkat persediaan MAPI 176 hari. MAPI menargetkan inventory turun menjadi 165 hari di akhir 2014 dan turun kembali menjadi 155 hari di pertengahan tahun ini. Sebelumnya, MAPI berencana menggelar diskon hingga akhir tahun 2014 untuk mengurangi tingkat inventory. (Kontan Online)
Pemerintah ingin rilis SUN Rp 308 T di kuartal I. Memakai asumsi penerbitan surat utang negara (SUN) sepanjang 2015 memakai Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2015, target penerbitan SUN sepanjang kuartal I sebesar Rp 78,5 triliun. Namun, pemerintah ingin menambah jumlah penerbitan obligasi. Dalam Rancangan APBN-Perubahan (RAPBN -P) 2015 yang akan diajukan ke Dewan Perkailan Rakyat (DPR), pemerintah berencana menambah alokasi penerbitan netto SUN 2015 sebesar Rp 31 triliun menjadi Rp 308 triliun. Direktur Surat Utang Negara Direktorat Jenderal Pengelolaan Utang (DJPU), Kementerian Keuangan, Loto Srinaita Ginting mengatakan dengan adanya penambahan tersebut, target penerbitan SUN kuartal I-2015 bisa meningkat dari rencana sebelumnya. Pemerintah menggunakan strategi front loading, yaitu agresif menerbitkan Surat Utang Negara (SUN) sepanjang kuartal I dibanding periode selanjutnya di tahun ini. Dengan target baru itu, realisasi penerbitan SUN kuartal I ini berpotensi 3 kali lipat lebih dibanding nilai jatuh tempo. Nilai SUN jatuh tempo sepanjang 2015 ini sebesar Rp 25,76 triliun. (Kontan Online)
WTON mulai mengeruk batu split bulan ini. Keinginan PT Wijaya Karya Beton Tbk (Wika Beton) menjaga stabilitas pasokan bahan baku hampir mendekati kenyataan. Rencananya, pada 29 Januari 2014 nanti, anak perusahaan PT Wijaya Karya Tbk ini akan meresmikan pembukaan tambang terbuka (quarry), batu-batuan (split). Split adalah salah satu bahan baku produksi beton pra cetak (precast), selain semen dan pasir. Sementara quarry merupakan sitem tambang terbuka yang diterapkan untuk mengeruk bahan tambang seperti galian industri atau mineral industri. Nah, tambang terbuka split ini berlokasi di Cigudeg, Bogor, Jawa Barat. Pertambangan ini memiliki kapasitas produksi sebanyak 35 ton split per jam. Kelak jika pertambangan tersebut sudah dibuka, Wika Beton tak perlu repot membeli banyak split lagi. Perusahaan ini akan memproduksi split di Cigudeg untuk memasok kebutuhan bahan baku produksi di wilayah Jabodetabek dan Jawa Barat. Selain jaminan pasokan, pengoperasian tambang dam pemanfaatan split produksi sendiri berpotensi mengecilkan biaya operasional. Manajemen Wika Beton menyebutkan, selama ini harga split dari pemasoknya terpengaruh kondisi makro ekonomi. Antara lain harga bahan bakar minyak (BBM) dan tarif dasar listrik (TDL). (Kontan Online)Stock Picks
3UNVR 32200-33700.
Harga saham Unilever Indonesia Tbk (UNVR) kemarin sempat melanjutkan penguatan
namun ditutup di teritori negatif menyusul kurang kondusifnya sentimen pasar. Harga sahamnya kemarin
ditutup di Rp32650 terkoreksi 1%. Sejak awal Januari tahun ini harga saham UNVR bergerak dalam tren
bullish setelah berhasil break resisten kuat di Rp32200. Sebelumnya depresiasi rupiah terhadap dolar AS
telah menekan pertumbuhan laba perseroan mengingat ketergantungan akan impor bahan baku/antara
untuk produk perseroan. Dari sisi kinerja, untuk mengimbangi kenaikan biaya, tahun lalu perseroan telah
menaikan harga jualnya dua kali masing-masing sekitar 5% yakni di Maret dan September. Tahun lalu
penjualan bersih diperkirakan tumbuh 16,9% mencapai Rp35,97 triliun. Sedangkan laba bersih diperkirakan
hanya tumbuh 7,5% (yoy) mencapai Rp5,75 triliun karena marjin turun dari 17,7% menjadi 16%. EPS 2014
diperkirakan Rp753,60. Sedangkan pertumbuhan penjualan bersih tahun ini diperkirakan bisa mencapai 14%
atau Rp41,02 triliun. Laba bersih dengan marjin 17,4% diperkirakan mencapai Rp7,14 triliun atau tumbuh
24% (yoy). EPS tahun ini diperkirakan mencapai Rp935,55. Saham UNVR saat ini di Rp32650 ditransaksikan
dengan PE 43,3x (E/14) dan PE 34,9 (E/15). Saat ini PE industri sebesar 45x. Harga sahamnya diperkirakan
berpeluang ditransaksikan dengan PE 43x atau mencapai Rp40228. Dengan harga saat ini di Rp32650
memiliki ruang penguatan 23%. Secara technical pergerakan harga saham UNVR berpeluang mencapai
Rp33700 dengan support di kisaran Rp32200 hingga Rp32600. Trading Buy, SL 32000
Stock Picks
4
GJTL 1265-1325.
Hampir sepekan terakhir harga saham Gajah Tunggal Tbk (GJTL) bergerak konsolidasi di
area downtrend. Kemarin harga sahamnya berusaha rebound menembus resisten sederhana di Rp1325
namun masih gagal ditutup di Rp1295 menyusul buruknya kondisi pasar. Secara technical peluang rebound
terbuka karena posisi harganya berada di area oversold. Pergerakan harga sahamnya kemarin membentuk
pola doji di area downtrend mengindikasikan sinyal reversal trend. Volume transaksi sahamnya juga mulai
meningkat kemarin mencapai 5,64 juta saham dibandingkan rata-rata hariannya dalam sebulan terakhir yang
mencapai 5,46 juta saham. Level support saat ini di Rp1265 hingga Rp1275 dengan resisten sederhana di
Rp1325 dimana apabila berhasil break akan menuju resisten di Rp1375. Tahun ini dengan dukungan
redahnya tekanan inflasi dan peluang bank sentral menurunkan bunga akan mendorong industri otomotif
domestik yang pada gilirannya juga akan membuat industri ban domestik bertumbuh. Turunnya harga
minyak dunia juga akan berdampak positif bagi industri ban domestik karena biaya bahan baku seperti karet
sintetis dan benang ban akan cenderung turun. Biaya distribusi juga akan turun. Begitu juga dengan tren
penurunan harga karet alam saat ini akan memberikan keuntungan bagi industri ban. Penjualan bersih
perseroan tahun lalu diperkirakan tumbuh 6,22% (yoy) menjadi Rp13,12 triliun dari 2013 Rp12,35 triliun.
Sedangkan di bottom line, diperkirakan laba bersih 2014 bisa mencapai Rp301,78 miliar atau tumbuh 150%
(yoy) dari 2013 lalu Rp120,33 miliar. EPS 2014 diperkirakan Rp86,60. Tahun 2015 ini kami perkirakan
penjualan bersih tumbuh moderat 7,5% mencapai Rp14,10 triliun. Sedangkan di bottom line, dengan marjin
diasumsikan mencapai 4% membuat laba bersih tumbuh 87% mencapai Rp564,21 miliar. EPS tahun ini
diperkirakan Rp162. Pada harga saat ini di Rp1295 saham GJTL ditransaksikan dengan PE 14,9x (E/14) dan PE
8x (E/15). Saham perseroan berpeluang ditransaksikan dengan PE 14x atau mencapai Rp2268 atau punya
ruang penguatan 75% dari harga saat ini. Maintain Buy, SL 1240
5
Stock Picks
CPIN 3800-3900.
Penguatan harga saham Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) pada perdagangan
kemarin tertahan akibat kurang kondusifnya sentimen pasar. Harga sahamnya sempat mencapai Rp3940
namun ditutup di Rp3845. Sentimen negatif yang melanda pergerakan harga saham pakan ternak tersebut
selama sebulan terakhir dipicu sejumlah faktor seperti tren penurunan harga DOC akibat suplai yang berlebih
dan tren pelemahan rupiah atas dolar AS yang sempat menembus level Rp12700 membuat membengkaknya
biaya impor bahan baku pakan ternak seperti jagung. Tahun lalu penjualan bersih diperkirakan tumbuh
melambat hanya 15% dibandingkan 2013 yang tumbuh 20,4% menjadi Rp29,51 triliun. Pertumbuhan
penjualan bersih tersebut lebih rendah dari proyeksi sebelumnya 20%. Sedangkan di bottom line, laba bersih
tahun lalu diperkirakan hanya mencapai Rp2,36 triliun atau turun 6,6% dari 2013 sebesar Rp2,53 triliun. EPS
2014 lalu diperkirakan Rp144 turun dari proyeksi sebelumnya Rp174,65. Sedangkan tahun ini dengan
pertumbuhan moderat 20% maka penjualan bersih mencapai Rp30,79 triliun. Sedangkan laba bersih dengan
asumsi marjin 9% mencapai Rp2,77 triliun atau tumbuh 17,4%. EPS proyeksi 2015 sebesar Rp169. Harga
saham CPIN di Rp3845 ditransaksikan dengan PE 26,7x (E/14) dan PE 22,7x (E/15). Setahun terakhir saham
CPIN ditransaksikan dengan rata-rata PE 27x (E/14). Pada PE 27x saham CPIN berpeluang mencapai Rp4563
atau punya ruang penguatan 18,7% dari harga saat ini. Secara technical peluang penguatan akan kembali
menguji resisten di kisaran Rp3900 hingga Rp3950. Sedangkan level support saat ini di Rp3750 hingga
Rp3800. Buy on Weakness, SL 3700
Kamis, 15 Januari 2015
Saham Pilihan :
ASII 7000-7225 TB, SL 6900
PGAS 5400-5700 TB, SL 5350
BMRI 10700-11000 TB, SL 10600
UNTR 17300-18000 Buy, SL 16800
ADRO 930-990 Buy, SL 900
BBTN 1100-1160 BoW, SL 1080
BISI 890-950 TB, SL 880
Stock View
6
Kamis, 15 Januari 2015
EMITEN LAST R1 R2 S1 S2 REV Q1 2014 G (%) EPS Q1 14 G (%) PE
IHSG
5159.67 5203.24 5246.80 5137.89 5116.10
PERKEBUNAN AALI 24900 25,633.33 26,366.67 24,533.33 24,166.67 3,725,866.00 36.80 485.51 114.55 12.82 BWPT 376 385.33 394.67 370.33 364.67 LSIP 1940 1,990.00 2,040.00 1,910.00 1,880.00 1,279,973.00 40.33 32.78 122.48 14.80 SGRO 1940 2,003.33 2,066.67 1,903.33 1,866.67 649,627.93 10.94 29.32 141.04 16.54 SIMP 710 723.33 736.67 698.33 686.67 3,171,052.00 2.40 12.14 92.44 14.62 UNSP 50 50.00 50.00 50.00 50.00 659,213.38 36.97 21.64 ‐571.51 0.58PERTAMBANGAN BATU BARA
ADRO 945 961.67 978.33 936.67 928.33 9,632,947.40 33.83 45.68 269.20 5.17 BORN 52 55.00 58.00 50.00 48.00 BRAU 74 80.33 86.67 70.33 66.67 BUMI 102 112.00 122.00 97.00 92.00 9,572,406.53 4.50 191.78 ‐751.57 0.13 DEWA 50 50.00 50.00 50.00 50.00 631,292.51 8.52 ‐0.52 ‐77.95 ‐23.93 HRUM 1735 1,740.00 1,745.00 1,730.00 1,725.00 1,460,386.97 ‐32.82 45.54 81.61 9.53 ITMG 14975 15,508.33 16,041.67 14,608.33 14,241.67 5,742,974.57 5.02 968.54 ‐299.21 3.87 PTBA 11200 11,483.33 11,766.67 11,058.33 10,916.67 3,093,648.00 11.39 232.76 8.74 12.03 PTRO 920 928.33 936.67 913.33 906.67 929,699.70 5.15 23.76 ‐67.39 9.68
PERTAMBANGAN MINYAK & GAS BUMI
BIPI 117 118.67 120.33 115.67 114.33 999,850.63 1,185.87 4.39 5,114.26 6.66 ELSA 615 633.33 651.67 603.33 591.67 918,296.00 ‐12.25 7.42 56.06 20.72 ENRG 104 108.67 113.33 101.67 99.33 2,210,590.04 27.13 4.86 2,610.69 5.35 ESSA 2690 2,790.00 2,890.00 2,600.00 2,510.00 126,590.83 22.89 42.71 28.12 15.75 MEDC 3030 3,141.67 3,253.33 2,971.67 2,913.33 2,303,371.50 7.08 122.83 131.12 6.17
PERTAMBANGAN LOGAM DAN MINERAL LAINNYA
ANTM 1070 1,090.00 1,110.00 1,060.00 1,050.00 INCO 3375 3,475.00 3,575.00 3,325.00 3,275.00 2,430,306.44 ‐3.23 20.62 ‐33.11 40.93 TINS 1180 1,193.33 1,206.67 1,163.33 1,146.67 SEMEN INTP 24375 24,658.33 24,941.67 24,233.33 24,091.67 4,499,774.00 6.65 289.47 ‐7.03 21.05 SMCB 2125 2,148.33 2,171.67 2,113.33 2,101.67 2,356,126.00 9.11 42.23 75.57 12.58 SMGR 15925 16,108.33 16,291.67 15,833.33 15,741.67 6,177,992.74 11.44 219.66 5.39 18.12
LOGAM DAN SEJENISNYA
GDST 97 99.67 102.33 94.67 92.33 333,609.60 28.88 2.97 59.01 8.16 JPRS 245 247.00 249.00 243.00 241.00 158,603.63 98.78 6.50 ‐0.37 9.42 KRAS 467 477.00 487.00 461.00 455.00 5,240,035.36 ‐12.47 ‐33.57 ‐698.77 ‐3.48 PAKAN TERNAK CPIN 3845 3,908.33 3,971.67 3,813.33 3,781.67 6,719,521.00 19.02 40.34 ‐7.84 23.83 JPFA 925 943.33 961.67 913.33 901.67 5,674,518.00 14.33 4.97 ‐72.07 46.57
OTOMOTIF DAN KOMPONENNYA
ASII 7050 7,133.33 7,216.67 7,008.33 6,966.67 49,821,000.00 6.73 116.76 9.68 15.09 GJTL 1295 1,320.00 1,345.00 1,275.00 1,255.00 3,199,668.00 5.32 96.23 ‐2.66 3.36
INDUSTRI BARANG KONSUMSI
ICBP 12700 12,783.33 12,866.67 12,633.33 12,566.67 7,355,089.00 21.44 0.12 6.96 24.94 INDF 7425 7,450.00 7,475.00 7,400.00 7,375.00 16,365,578.00 27.30 156.42 90.13 11.87 MYOR 21000 21,316.67 21,633.33 20,816.67 20,633.33 3,498,158.85 30.25 133.69 ‐45.72 39.27 ROTI 1275 1,301.67 1,328.33 1,261.67 1,248.33 464,595.48 27.03 12.10 9.45 26.34 GGRM 59775 60,458.34 61,141.67 59,383.34 58,991.67 15,670,252.00 23.99 736.58 35.34 20.29 INAF 336 349.00 362.00 329.00 322.00 155,073.95 25.62 ‐12.39 250.04 ‐6.78 KAEF 1325 1,343.33 1,361.67 1,313.33 1,301.67 867,027.74 8.45 4.21 ‐4.38 78.73 KLBF 1785 1,801.67 1,818.33 1,776.67 1,768.33 4,066,502.64 16.52 10.52 11.04 42.42
KOSMETIK DAN BARANG KEPERLUAN RUMAH TANGGA
7
EMITEN LAST R1 R2 S1 S2 REV Q1 2014 G (%) EPS Q1 14 G (%) PE
PROPERTI DAN REAL ESTAT
APLN 412 423.33 434.67 405.33 398.67 1,165,134.03 1.99 14.43 20.67 7.14 ASRI 575 590.00 605.00 565.00 555.00 871,134.65 ‐3.40 15.77 ‐23.45 9.11 BKSL 112 118.33 124.67 108.33 104.67 BSDE 1960 1,980.00 2,000.00 1,950.00 1,940.00 1,254,119.10 ‐39.62 27.93 ‐60.73 17.55 COWL 610 620.00 630.00 605.00 600.00 64,709.78 ‐6.38 1.59 ‐30.99 95.65 CTRA 1360 1,400.00 1,440.00 1,335.00 1,310.00 1,202,303.51 ‐10.35 15.01 5.45 22.65 CTRP 825 845.00 865.00 815.00 805.00 251,211.60 ‐58.80 4.89 ‐84.29 42.17 CTRS 2965 2,983.33 3,001.67 2,933.33 2,901.67 347,893.21 27.73 66.20 25.74 11.20 ELTY 50 50.00 50.00 50.00 50.00 KIJA 297 303.00 309.00 290.00 283.00 725,835.40 ‐3.64 15.03 51.33 4.94 MDLN 515 533.33 551.67 498.33 481.67 KONSTRUKSI BANGUNAN ADHI 3465 3,565.00 3,665.00 3,400.00 3,335.00 1,439,602.33 5.83 9.01 40.67 96.10 DGIK 178 180.67 183.33 175.67 173.33 480,924.22 52.77 1.81 ‐44.42 24.59 PTPP 3685 3,770.00 3,855.00 3,620.00 3,555.00 1,999,368.48 55.72 12.69 44.39 72.62 SSIA 1075 1,090.00 1,105.00 1,055.00 1,035.00 918,070.21 ‐17.06 2.64 ‐93.80 101.86 TOTL 1100 1,136.67 1,173.33 1,081.67 1,063.33 547,807.36 ‐6.30 11.12 ‐20.80 24.73 WIKA 3550 3,625.00 3,700.00 3,510.00 3,470.00 2,791,666.54 6.24 27.28 6.78 32.53
INFRASTRUKTUR, UTILITAS DAN TRANSPORTASI
PGAS 5450 5,575.00 5,700.00 5,375.00 5,300.00 JALAN TOL, PELABUHAN, BANDARA DAN SEJENISNYA
CMNP 2950 2,956.67 2,963.33 2,946.67 2,943.33 262,850.17 17.13 53.83 8.63 13.70 JSMR 7000 7,075.00 7,150.00 6,950.00 6,900.00 2,079,705.80 ‐13.14 55.30 16.71 31.64 TELEKOMUNIKASI BTEL 50 50.00 50.00 50.00 50.00 471,133.26 ‐31.12 6.89 ‐316.19 1.81 EXCL 4420 4,470.00 4,520.00 4,385.00 4,350.00 5,512,751.00 9.78 44.41 20.12 24.88 ISAT 4340 4,405.00 4,470.00 4,290.00 4,240.00 5,773,177.00 ‐0.26 147.24 ‐1,224.62 7.37 TLKM 2825 2,838.33 2,851.67 2,818.33 2,811.67 21,250,000.00 8.71 36.20 4.95 19.51 TRANSPORTASI GIAA 610 618.33 626.67 603.33 596.67 9,206,681.81 17.35 ‐82.55 469.78 ‐1.85 MBSS 945 981.67 1,018.33 926.67 908.33 435,871.55 21.78 59.94 3.87 3.94 WINS 645 678.33 711.67 623.33 601.67 518,942.64 36.32 23.63 53.05 6.82
KONSTRUKSI NON BANGUNAN
INDY 500 507.00 514.00 496.00 492.00 2,753,426.38 52.84 17.64 3.30 7.09 BANK BBCA 12925 12,991.67 13,058.33 12,891.67 12,858.33 10,261,849.00 32.93 148.65 26.73 21.74 BBKP 750 756.67 763.33 746.67 743.33 1,641,517.00 15.99 27.33 9.08 6.86 BBNI 6100 6,166.67 6,233.33 6,066.67 6,033.33 7,526,634.00 26.65 128.30 15.63 11.89 BBRI 11750 11,850.00 11,950.00 11,700.00 11,650.00 17,099,293.00 28.06 240.57 16.71 12.21 BBTN 1120 1,153.33 1,186.67 1,103.33 1,086.67 3,123,112.00 28.06 32.29 2.24 8.67 BDMN 4590 4,636.67 4,683.33 4,566.67 4,543.33 5,612,922.00 17.40 91.25 ‐13.01 12.58 BJBR 810 825.00 840.00 800.00 790.00 2,124,681.00 12.48 33.55 ‐12.29 6.04 BMRI 10725 10,908.33 11,091.67 10,633.33 10,541.67 14,313,290.00 25.54 211.05 10.27 12.70 BNGA 830 840.00 850.00 820.00 810.00 4,883,839.00 15.02 43.71 4.22 4.75
PERDAGANGAN BESAR BRANG PRODUKSI
AKRA 4530 4,576.67 4,623.33 4,506.67 4,483.33 5,630,170.96 3.52 46.44 14.36 24.38 INTA 259 263.00 267.00 257.00 255.00 398,931.00 ‐48.89 37.27 87.86 1.74 UNTR 17450 17,625.00 17,800.00 17,350.00 17,250.00 13,901,385.00 11.66 42.26 39.66 103.22 PERDAGANGAN ECERAN MAPI 5450 5,500.00 5,550.00 5,400.00 5,350.00 2,675,101.00 26.32 27.42 ‐27.88 49.69 RALS 765 771.67 778.33 761.67 758.33 1,184,904.00 9.45 5.73 ‐2.88 33.40
ADVERTISING, PRINTING DAN MEDIA
MNCN 2765 2,845.00 2,925.00 2,725.00 2,685.00 1,496,466.00 9.55 27.61 ‐7.99 25.04 PERUSAHAAN INVESTASI
BRMS 265 278.33 291.67 258.33 251.67 55,860.54 ‐9.06 ‐5.88 94.31 ‐11.28 BNBR 50 50.00 50.00 50.00 50.00 2,503,679.10 190.79 7.10 1,526.00 1.76
Corporate Action
8
RUPS
EMITEN
JENIS
TANGGAL
TEMPAT
BBNI
Bank Negara Indonesia
(Persero) Tbk.
AGM
06/03/2014
The Ballroom ‐ Four Season Hotel Jakarta
MTFN
Capitalinc Investment Tbk.
EGM
10/03/2014
SRIL
Sri Rejeki Isman Tbk
EGM
10/03/2014
Gd. Serbaguna ‐ Diamond Hotel, Jl. Slamet Riyadi No. 392
Solo
BNII
Bank Internasional Indonesia
Tbk.
EGM
12/03/2014
Function Room ‐ Sentral Senayan III Lt. 28, Jl. Asia Afrika No.
8 Senayan Gelora Bung Karno Jakarta 10270
ADHI
Adhi Karya (Persero) Tbk.
AGM
14/03/2014
Ruang Rapat PT. Adhi Karya Tbk, Jl. Raya Pasar Minggu Km.
18, Jakarta selatan
ARNA
Arwana Citramulia Tbk.
AGM
14/03/2014
Plant 2 ‐ PT Arwana Citramulia Tbk., Jl. Raya Gorda RT 004
RW 003 Kibin ‐ Cikande, Serang 42186
WSKT
Waskita Karya (Persero) Tbk
AGM
18/03/2014
Ruang Serbaguna Gd. Waskita Lt. 11, Jl. MT Haryono Kav. 10
Jakarta
CNKO
Exploitasi Energi Indonesia
Tbk
EGM
19/03/2014
Hotel Redtop ‐ Pecenongan
BLTA
Berlian Laju Tanker Tbk
AGM
19/03/2014
Ruang Seminar I‐II, Gedung BEI Tower II Lantai I, Jl. Jend.
Sudirman Kav. 52‐53, Jakarta
BTPN
Bank Tabungan Pensiunan
Nasional Tbk.
AGM
20/03/2014
GIAA
Garuda Indonesia (Persero)
Tbk
EGM
24/03/2014
MITI
Mitra Investindo Tbk.
EGM
24/03/2014
Ruang Serbaguna BEI
BBRM
Pelayarang Nasional Bina
Buana Raya Tbk
AGM
25/03/2014
BBRM
Pelayarang Nasional Bina
Buana Raya Tbk
EGM
25/03/2014
BJBR
Bank Pembangunan Daerah
Jawa Barat dan B
AGM
26/03/2014
Ballroom Hotel Hilton, Jl. HOS Tjokroaminoto No. 41‐43
Bandung
BJBR
Bank Pembangunan Daerah
Jawa Barat dan B
EGM
26/03/2014
Ballroom Hotel Hilton, Jl. HOS Tjokroaminoto No. 41‐43
Bandung
BJTM
Bank Pembangunan Daerah
Jawa Timur Tbk
AGM
26/03/2014
Isyana Ballroom Hotel Bumi Surabaya
BBRI
Bank Rakyat Indonesia
(Persero) Tbk.
AGM
26/03/2014
INAF
Indofarma Tbk.
AGM
26/03/2014
ITMA
Sumber Energi Andalan Tbk
EGM
27/03/2014
WIKA
Wijaya Karya (Persero) Tbk.
AGM
27/03/2014
Gd. WIKA ‐ Ruang Serbaguna Lt. 11, Jl. DI Panjaitan Kav. 9
Jakarta Timur
BNGA
Bank CIMB Niaga Tbk
AGM
27/03/2014
Soehanna Hall ‐ The Energy Building Lt. 2, Jl. Jend Sudirman
Kav. 52‐53 SCBD Lot 11 A, Jakarta
AGRO
Bank Rakyat Indonesia
Agroniaga Tbk
AGM
27/03/2014
DEWA
Darma Henwa Tbk
AGM
28/03/2014
Ballroom 2 Lt. 1 ‐ JS Luwansa Hotel, Jl. HR Rasuna Said Kav. C
‐22 Jakarta 12940
DEWA
Darma Henwa Tbk
EGM
28/03/2014
Ballroom 2 Lt. 1 ‐ JS Luwansa Hotel, Jl. HR Rasuna Said Kav. C
‐22 Jakarta 12940
IGAR
Champion Pacific Indonesia
Tbk
AGM
28/03/2014
Gd. Pasadenia, Jl. Pacuan Kuda Raya No. 27 Jakarta
Kamis, 15 Januari 2015
Corporate Action
9
EMITEN
JUMLAH
DIVIDEN
CUM DIVIDEN RECORDING DATE
PEMBAYARAN
DIVIDEN
KETERANGAN
NELLY 4 01/09/2014 02/09/2014 18/09/2014 ACST 40 29/08/2014 01/09/2014 17/09/2014 JAWA 2 29/08/2014 01/09/2014 17/09/2014 RDTX 105 22/08/2014 25/08/2014 10/09/2014 DGIK 3 12/08/2014 15/08/2014 22/08/2014 RUIS 8 12/08/2014 13/08/2014 29/08/2014 KIAS 2 12/08/2014 13/08/2014 29/08/2014 SMAR 5 08/08/2014 11/08/2014 27/08/2014 TPMA 11 07/08/2014 08/08/2014 26/08/2014 GGRM 800 06/08/2014 07/08/2014 25/08/2014 LMSH 200 06/08/2014 07/08/2014 25/08/2014 LION 400 06/08/2014 07/08/2014 25/08/2014 DART 28 06/08/2014 07/08/2014 25/08/2014 MDRN 2 04/08/2014 05/08/2014 21/08/2014 ETWA 2 04/08/2014 05/08/2014 21/08/2014 GEMA 7 04/08/2014 05/08/2014 21/08/2014 DPNS 20 04/08/2014 05/08/2014 21/08/2014 PANR 8 04/08/2014 05/08/2014 21/08/2014 MASA 1 25/07/2014 04/08/2014 20/08/2014 BFIN 0 02/07/2014 02/07/2014 02/07/2014 1(satu) saham akan memperoleh Rp.122.21 Rasio Final akan di informa‐ sikan pada saat Recording Date TSPC 75 24/07/2014 25/07/2014 19/08/2014 ASBI 25 23/07/2014 24/07/2014 19/08/2014 PEGE 10 22/07/2014 23/07/2014 15/08/2014 ASDM 57 18/07/2014 21/07/2014 12/08/2014 ULTJ 12 18/07/2014 02/07/2014 02/07/2014 ALDO 2 17/07/2014 18/07/2014 12/08/2014 FORU 10 17/07/2014 18/07/2014 12/08/2014 PWON 5 17/08/2014 18/07/2014 22/08/2014 CLPI 0 17/07/2014 18/07/2014 12/08/2014 USD0.0018 GPRA 2 17/07/2014 18/07/2014 12/08/2014 FAST 30 15/07/2014 16/07/2014 05/08/2014 INDF 142 14/07/2014 15/07/2014 07/08/2014 MFIN 20 14/07/2014 15/07/2014 07/08/2014 DYAN 3 14/07/2014 15/07/2014 06/08/2014 AMFG 80 11/07/2014 14/07/2014 24/07/2014 KBLI 4 10/07/2014 11/07/2014 25/07/2014Disclaimer : Laporan ini dibuat dari opini analis hanya sebagai informasi untuk membantu investor dalam memahami pasar saham Indonesia dan bukan ditujukan untuk memberikan rekomendasi kepada siapa pun untuk membeli atau menjual suatu efek tertentu. Informasi yang ada pada laporan ini diambil dari sumber yang dianggap bisa dipercaya. Namun demikian PT. First Asia Capital tidak menjamin dan bertanggung jawab atas kebenaran dan keakuratan dari informasi dan pendapat yang ada pada laporan ini.