ERZALDI Tidak Mau Tuntut Balik

Teks penuh

(1)

PANGKALPINANG- Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman menanggapi tudingan sejumlah aparatur sipil negara (ASN) yang merasa dipermalukan kemudian melaporkannya ke Polda Babel.

Dia merasa tidak mempermalukan ASN dan menegaskan bahwa pelan-tikan dan mutasi yang dilakukan terhadap pejabat eselon III dan IV itu sudah sesuai mekanisme.

"Saya tidak mau berkomentar ba-nyak. Tanya ada nggak sanksinya kalau saya menyudutkan mereka," kata Erzaldi kepada wartawan di gedung DPRD Babel, Rabu (7/8/2019).

Disinggung laporan

ERZALDI

Tidak

Mau

Tuntut Balik

Gubernur tak

Bisa Naikkan

Harga Lada

PANGKALPINANG- Harga lada putih di Provinsi Bangka Belitung (Babel) kian hari semakin anjlok. Bahkan saat ini, harga lada tak sampai Rp50.000 lagi yakni berada di kisaran Rp 48.000 - Rp 49.000 per kilogram.

Gubernur Kepulauan Babel, Erzaldi Rosman, mengatakan dirinya tidak bisa menaikkan harga lada. Soal harga lada anjlok bukan lagi masalah Provinsi Babel atau Indonesia semata. Menurutnya, harga lada dipengaruhi oleh pasar dunia.

"Harga ini ditentukan pasar global, langkah yang diambil sudah jelas. Kita melakukan berbagai upaya, tapi pasar bergantung supplay demand di pasaran dunia," kata Erzaldi kepada wartawan, Rabu (7/8/2019).

Pemprov Babel, sebutnya sudah berupaya dengan menaikan level lada dan mencari pembeli langsung melalui sistem resi gudang yang langsung berhubung dengan buyer. Namun, kata dia, belum semua petani menggunakan sistem resi gudang.

Pelantikan Sesuai

Mekanisme

ke Hal 11 Kol 1

"Tidak membedakan, hanya

saja memang ada barisan

yang ada di sebelah kiri

dan kanan, tetapi bukan

untuk membedakan,

hanya berbaris seperti

biasa saja,"

ke Hal 11 Kol 5

RAKYAT POS

Rakyat Pos online:

KLIK

www.rakyatpos.com HARGA Rp. 3.000,-

Dari Rakyat Untuk Rakyat

C

M

Y

K

C

M

Y

K

C

M

Y

K

C

M

Y

K

EDISI 4498, TAHUN XVI KAMIS, 8 AGUSTUS 2019

cerudik

ASN Dinonjob Curhat ke Ketua DPRD Gak perlu berlebihan

Satu Jam, 50 Kg Cabai Ludes Terjual Gak heran kalau orang Babel bicaranya pedas

PANGKALPINANG- Kesekretariat DPRD Bangka Belitung (Babel) mulai kebut persiapan pelantikan anggota dewan terpilih hasil Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 yang direncanakan akan berlangsung pada pertengahan September mendatang.

Salah satu persiapan tersebut, kata Sekretaris DPRD Babel Syaifuddin, yakni jas dan seragam

hingga pin DPRD yang akan dikenakan oleh masing-masing anggota dewan pelantikan mendatang. Dengan mendatangkan penjahit dari Jakarta, Rabu (7/8/2019), masing-masing dewan terpilih datang ke gedung DPRD Babel untuk mengukur seragam yang akan dikenakannya nanti.

Kepada wartawan, Syaifuddin mengatakan dalam anggaran tersebut nilai untuk satu setel jas dan seragam dewan tersebut ditaksir mencapai kurang lebih Rp2,6 juta. "Sebenarnya ada

Mayat Riyan Ditemukan

Mengapung PPN

Korban Mengidap Penyakit Epilepsy

TANJUNGPANDAN

-Riyan Hidayat (26) warga Jalan Pak Tahau Desa Air Saga Kecamatan Tanjungpandan Kabupaten Belitung ditemukan mengapung di Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN)

Tanjungpandan, Selasa malam (06/08/2019) pukul 21.30 WIB.

Riyan Hidayat yang bekerja sebagai pengurus kapal di pelabuhan memang sempat dicari oleh

PANGKALPINANG- Penyidik Subdit Gakkum Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara Polda Kepulauan Bangka Belitung (Ditpolairud Polda Babel), hingga saat ini masih menunggu berkas terduga pelaku yang melakukan penangkapan ikan dengan meng-gunakan bahan peledak/bom ikan di Perairan Provinsi Kepulauan Babel, dinyatakan lengkap atau P21 oleh pihak kejaksaan.

Demikian diutarakan oleh Kasubdit Gakkum Ditpolairud Polda Babel, Kompol Nuryono mewakili Direktur Polairud (Dirpolairud), Kombes Pol M. Zainul saat dihubungi Rakyat Pos via ponselnya, Rabu (7/8/2019) siang.

Ia menuturkan, terduga pelaku yang melakukan penangkapan ikan dengan menggunakan bom ikan tersebut, juga masih mendekam di sel Rutan Ditpolairud Polda Babel.

"Tersangka masih kita tahan, belum dilimpahkan karena belum P21. Nanti, setelah P21, baru kita limpahkan bersama barang buktinya," ulasnya.

Lebih lanjut

Pengebom

Perairan

Terancam

Hukuman

Berat

Penyidik Lengkapi Berkas

Tersangka

ke Hal 11 Kol 1

Dilengkapi Pin Emas 24 Karat

Dewan Terpilih Ukur Baju Pelantikan

ke Hal 11 Kol 1

ke Hal 11 Kol 5

Aset Lampu Jalan

yang Dicuri Rp80 Juta

Hibah Kementrian ESDM RI

SUNGAILIAT- Sebanyak

16 lampu jalan tenaga surya di Desa Rebo Kecamatan Sungai-liat Kabupaten Bangka hilang dan rusak oleh oknum warga tidak bertanggung jawab.

Dari 16 lampu yang hilang,

14 panel surya ikut dicuri. Selain itu lima aki, dua kontrol dan dua lampu juga ditemukan hilang oleh Dinas PUPRP Kabupaten Bangka beberapa hari lalu.

K a b i d ke Hal 11 Kol 5

Kasubdit Gakkum Ditpolairud Polda Babel, Kompol Nuryono memberikan keterangan pers terkait kasus enangkapan ikan menggunakan bahan peledak/bom ikan di Perairan Babel yang terdapat terumbu karang. (foto: Bambang Irawan)

(2)

LOWONGAN KERJA

DIBUTUHKAN SEGERA

Tukang Alumunium/

Kitchen Set.

Diutamakan yang

berpengalaman.

Hubungi

No. HP. 081367501142.

2

Berita Kota

RAKYAT POS - Kamis, 8 Agustus 2019

KEHILANGAN

TELAH HILANG

Surat Tanah Atas nama Marfa’i

Desa Pagarawan Kecamatan Merawang. Luas tanah 1,26 hektar No hp : 081271336780.

+-Ketua dan Anggota DPRD

dari PDIP Harus Action!



PDIP Bakal Bekali Caleg Terpilih

PA NG KA LPINANG -DPD Partai Demokrasi Indo-nesia Perjuangan (PDIP) Bangka Belitung (Babel) akan memberi pembekalan bagi calegnya yang terpilih pada Pemilu 2019. Pembekalan tersebut bertujuan untuk me-mantapkan tugas dan fungsi caleg saat menjalankan tugas-nya sebagai wakil rakyat.

Demikian hal itu disampai-kan Ketua DPD PDIP Babel, Didit Srigusjaya kepada sejum-lah wartawan, Rabu (7/8/ 2019). Dia mengutarakan pem-bekalan internal tersebut akan diselenggarakan dalam waktu dekat ini dibantu narasumber lokal.

“Pembekalan ini baik untuk calon ketua DPRD-nya dan juga anggota. Namun saya lebih menekankan ke calon ketua DPRD-nya, karena alham-dulillah tujuh kabupaten dan kota Babel kursi ketua se-muanya dari PDIP,” ung-kapnya.

Dia pun menekankan, agar seluruh anggota dewan terpilih dari PDIP tidak hanya sebagai simbol ketika duduk sebagai wakil rakyat di lembaga legis-latif tanpa ada action dalam menangani masalah kepen-tingan masyarakat.

“Apalagi ketuanya, jangan hanya bisa naik mobil BN 2 saja, saya enggak mau begitu, malu!

saya juga enggak mau anggota DPRD-nya yang dipercaya masyarakat se-Babel ini hanya sebagai simbol, artinya kita harus kerja dan kerja kepada rakyat. Harus action. Jangan sampai kalau ada rakyat masalah ketua DPRD-nya kabur,” ujarnya.

Oleh karenanya, dia ber-harap kader PDIP yang duduk di legislatif dapat berbuat ba-nyak untuk kepentingan ma-syarakat. “Jadi saya tekankan jangan buat malu partai. Siapa-pun bisa jadi ketua dan anggota DPRD, tapi bisa tidak melak-sanakan tugasnya benar-benar untuk kepentingan masya-rakat,” pungkasnya. Dukung Megawati Kembali Jadi Ketum

Dalam kesempatan itu, Didit juga mengutarakan keinginan DPD PDIP Babel untuk meng-hantarkan kembali Megawati Soekarno Putri untuk kembali menjabat sebagai Ketua Umum PDIP. Hal itu akan disampaikan Didit pada Kongres PDIP di Bali pada 8-10 Agustus ini.

“Bukan mencalonkan, tapi kita ingin menghantarkan bah-kan meminta beliau untuk menjadi ketua umum PDIP selanjutnya,” kata Didit.

Sebelumnya, Didit pernah mengungkapkan bahwa ke-inginan ini sudah berdasarkan hasil Rakerdasus DPD PDIP

Caleg terpilih dari PDIP, Rina Tarol saat mengukur baju di Ruang Sekretaris DPRD Babel, Rabu (7/8/2019).(foto: Roni Bayu)

Caleg Terpilih Mulai Ukur Baju

PANGKALPINANG

-Sejumlah caleg terpilih yang unggul dalam Pemilu 2019 untuk DPRD Provinsi Kepu-lauan Bangka Belitung (Babel), Rabu ((7/8/2019) terlihat mulai mengukur baju di Ruang Se-kretaris DPRD Babel.

Adapun baju yang akan dike-nakan calon wakil rakyat ini untuk prosesi pelantikan anggota DPRD Babel 2019-2024 yang diperkirakan akan digelar pada 24 September mendatang.

Salah satu caleg terpilih Rina Tarol usai mengukur baju ber-harap kehadiran dia untuk sekian kalinya di lembaga legis-latif akan menambah warna yang ada guna menyuarakan suara-suara rakyat, minimal mencarikan solusinya.

“Mungkin selama ini war-nanya tak terlalu banyak, jadi kembali Rina kesini akan me-nyuarakan suara suara rakyat yang masih belum tersuarakan,” ungkapnya seraya mengatakan dalam fungsi pengawasan DPRD jangan terkesan diam. (ron/10)

Babel yang diselenggarakan pada Juni lalu. Sebab, kata Didit, kepemimpinan putri mantan Presiden pertama RI itu, membawa dampak yang cukup

baik bagi PDIP.

“Karena sejak beliau (Megawati-red) memimpin roda organisasi baik, meskipun kami dihantam, difitnah dan

segala macam, tapi dengan keyakinan, kerjasama serta kerja keras Alhamdulillah kami bisa menang dipemilu 2019,” ujar Didit.(ron/10)

Belanja Daerah Pemprov

Naik Rp142 Miliar

P A N G K A L P I N A N G -Pemerintah Provinsi Kepu-lauan Bangka Belitung (Babel) menyampaikan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Be-lanja Daerah (APBD) Peru-bahan Tahun Anggaran 2019. Dalam rancangan ini, pen-dapatan dan belanja Pemprov Babel mengalami kenaikan dibandingkan APBD induk.

“RAPBD perubahan ini de-ngan komponen pokok belanja pendapatan dan pembiayaan, memperhatikan KUA tahun 2019, keadaan yang menye-babkannya pergeseran, silpa dan keadaan darurat atau luar biasa yang digunakan sebagai dasar KUPA dan PPAS,” kata Gubernur Babel, Erzaldi Ros-man dalam penyampaian RAPBD di Ruang Paripurna DPRD Babel, Rabu (7/8/2019). Dalam rancangan perubahan ini, dia menyebutkan penda-patan Pemprov Babel ditarget-kan sebesar Rp 2,7 triliun, naik

Rp 52 miliar. Sementara untuk belanja daerah ditargetkan Rp3,06 triliun atau mengalami kenaikan Rp 142 miliar (4,84 persen) dari semula Rp 2,9 triliun.

“APBD perubahan ini wujud pengelolaan keuangan negara yang dilaksanakan secara ter-buka dan bertanggung jawab, berdasarkan urusan pemerin-tahan daerah,” imbuhnya.

Wakil Ketua DPRD Babel, Hendra Apollo menyebutkan DPRD akan melakukan pem-bahasan terhadap RAPBD yang diajukan dan dalam waktu dekat akan segera disetujui serta disahkan.

“RAPBD ini akan segera kami bahas bersama-sama dan akan disahkan sehingga kegiatan dapat segera dilaksanakan,” tutupnya.

Rapat paripurna ini dihadiri Wagub Babel, Abdul Fatah, unsur muspida terkait dan tamu undangan lainnya.(nov)

Pemkot Berencana Bakal

Bangun Pasar Selindung

PANGKALPINANG

-Pemerintah Kota Pangkal-pinang akan membangun pasar di kawasan Terminal Selindung. Hal ini diungkapkan Plt Kepala Dinas Perhubungan Pangkal-pinang, Ubaidi.

Menurutnya, selama ini Ter-minal Selindung tidak lagi bero-perasi karena beberapa hal. Untuk itu, pemerintah daerah akan melakukan langkah konkrit guna mengembangkan kawsan tersebut.

“Setelah lama tidak berfungsi terminal itu akan dihidupkan kembali seiring dengan rencana pembangunan pasar,” kata Ubaidi kepada wartawan, Rabu (7/8/2019).

Menurutnya, selama ini Terminal Selindung tidak lagi beroperasi karena beberapa hal. Salah satunya adalah akses

jalan arah masuk terminal terlalu kecil dan jarak masuk terminal ke jalan raya yang cukup jauh.

“Strategi kita untuk meng-hidupkan kembali Terminal Selindung dengan membangun pasar dan kebetulan di daerah tersebut memang belum me-miliki pasar. Kita harapkan bisa mendongkrak keramaian di lokasi itu,”jelasnya.

Dengan dibangunnya pasar, dia meyakini akan mendapat dukungan dari masyarakat. Namun, katanya rencana pem-bangunan pasar masih dalam pengkajian.

“Untuk rencana pemba-ngunan pasar tersebut masih dalam kajian Bappeda. Jika memang bisa maka akan segera direalisasikan,” kata Ubaidi. (bum/10)

Pelatih Babel United, I Putu Gede (kanan) usai konferensi pers di Stadion Depati Amir, Kota Pangkalpinang, Rabu (7/8/2019). (foto: istimewa)

Demi Listrik Nyala, Petugas PLN Rela Tak Tidur

PANGKALPINANG -Bekerja sebagai pelayan masya-rakat, harus siap dengan ber-bagai risiko yang ditanggung, termasuk kurang tidur dan tetap bekerja walaupun hari libur.

Tak jarang, para pekerja yang langsung berhubung dengan pelayanan masyarakat ini, me-ngabaikan waktu bersama ke-luarga, termasuk libur lebaran.

Hal inilah yang dialami oleh petugas PLN Unit Induk Wila-yah Bangka Belitung (Babel) yang melakukan pemantauan, pemeriksaan dan pemeliharaan terhadap jaringan listrik di PLTU Air Anyir Bangka dan pembangkit lainnya.

“Petugas kami standby 24 jam disini, malam hari pun mereka tetap memantau proses pengaliran listrik ke pelanggan, setiap detik,” kata General Manager PLN UIW Babel, Abdul Mukhlis, Rabu (7/8/ 2019).

Di PLTU Bangka, sebutnya, ada ruangan pemantau yang dipenuhi komputer dengan sistem yang terhubung ke ber-bagai lokasi, ruangan ini dise-but-sebut sebagai kokpit-nya PLN.

“Dari ruangan ini, petugas akan melihat apakah ada keru-sakan, pemadaman atau ada gangguan, jadi selalu termonitor selama 24 jam dengan 13 orang petugas yang terbagi dalam tiga shift,” jelasnya.

Bekerja sebagai petugas lis-trik, diakui Mukhlis memang tak mudah, karena disaat orang terlelap menikmati dinginnya ruangan AC di rumah, petugas PLN masih harus bekerja.

Saat ini, sebutnya, PLN se-dang melakukan perawatan rutin terhadap satu turbin dari dua turbin yang dimiliki PLTU Air Anyir. Perawatan ini meru-pakan perawatan berat yang dilakukan dalam kurun waktu 2-3 tahun sekali.

“Setelah beroperasi sekitar 2-3 tahun atau 8.000 jam, pem-bangkit, mesin turbin ini harus dibongkar, diperbaiki, pera-watan rutinlah, agar tetap ter-jaga kehandalannya, ini mem-butuhkan waktu 40 hari,” jelas-nya disela peninjauan proses perawatan turbin.

Perawatan ini, sebutnya, masih menyisakan waktu 26 hari kedepan, dimana petugas yang memperbaiki adalah petugas teknis dari Jawa-Bali, yang memang betugas mela-kukan perawatan terhadap turbin.

“Kalau enggak dipelihara itu akan sangat berbahaya, karena dampaknya akan sangat besar, makanya kita rawat agar tidak mengalami kerusakan,” tandas Mukhlis.

Pemeliharaan dilakukan se-cara menyeluruh (overhaul), mulai dari turbin, boiler, gene-rator, trafo dan alat bantu seperti pompa, pipa, kompresor dan sebagainya.

Untuk memelihara PLTU kapasitas 2x30 MW ini PLN menerjunkan 200 personil yang terdiri dari berbagai bidang keahlian. Seperti mekanik, listrik, instrumen dan tenaga-tenaga ahli lainnya.

Semua kegiatan harus dila-kukan sesuai dengan standar keamanan dan keselamatan kerja (K3). Selain itu, proses masing-masing tahap harus mematuhi standart operating procedure (SOP) yang begitu ketat.

Umumnya, proses mulai dari start up hingga pembangkit masuk kembali ke dalam sistem diperlukan waktu kurang lebih delapan jam. “Mudah-muda-han berajalan lancar, kita upa-yakan terus dengan mengacu pda SOP yang ada” imbuhnya. Dalam masa pemeliharaan ini ada sebagian kecil daerah yang memerlukan penghentian sementara aliran listrik di ru-mah pelanggan selama 2-3 jam.

Adapun jadwal pemadaman, telah diumumkan di sosial me-dia dan meme-dia cetak/radio.

Kendatj demikian, ia ber-harap tidak terjadi pemadaman listrik di pelanggan, jikapun ada pemadaman ini selain peme-liharaan juga dikarenakan gang-guan teknis lainnya diluar prediksi.

“Mudah-mudahan enggak padam, karena yang dirawat ini 1x20 MW kita masih punya satu lagi 1x20 MW yang beroperasi, dan ditambah dengan sumber listrik lainnya, baik dari PLTD, biomas biogas, PLTG kita juga punya untuk mensuplai listrik kepada pelanggan,” bebernya. Pada kesempatan ini, ia juga menjelaskan proses dari batubara hingga menjadi listrik yang dinikmati pelanggan setiap hari selama 24 jam.

“Listrik yang kita nikmati setiap hari itu ada di PLTU Air Anyir ini, beberapa hari ini kita sedang dipelihara, kalau sedang beroperasi disana suaranya kenceng sekali, karena sedang tidak beroperasi makanya kita melihat bagaimana proses per-baikan disana,” ulas Mukhlis.

Dari pembangkit inilah, listrik disuplai hingga ke pulau Lepar dan sebagainya. Dimana diawali dengan proses pemanasan batubara oleh air yang yang sudah difilter, di dalam boiler, baru kemudian dijadikan uap

dan didorong ke dalam turbin untuk diproses.

“Dari PLTU ini, listrik harus dirubah dulu tegangannya di gardu induk, tegangan yang rendah dinaikan lagi, dari gardu induk bisa langsung ke industri dan memlaui proses lagi baru ke rumah tangga,” jelasnya.

Kondisi di Babel, sebutnya, sering terjadi petir yang meng-ganggu sistem kelistrikan, di-mana jaringan sering tersambar oleh petir, namun sejak bebe-rapa bulan terakhir PLN me-masang Isolated Ground Shield Wire (I-GSW) untuk penangkal petir.

“PLTU ini, yang menjadi catatan untuk menghidupkan ini perlu waktu lama dalam proses pemanasan air menjadi uap itu, manasin batubara dan air bisa 6-8 jam, makanya kita jaga bener agar tahapan ini berlangsung terus menerus agar pelanggan bisa menikmati listrik 24 jam,” sebutnya.

Mukhlis menyebutkan, kapasitas listrik di Babel saat ini 180 MW, dimana yang digu-nakan sekitar 140-150 MW, sehingga masih ada sisa daya listrik. Kendati demikian, pihaknya tetap merencanakan pembangunan jangka panjang, dengan membangun 2x30 MW PLTU lagi untuk antisipasi kebutuhan listrik 3-4 tahun ke depan.(nov/10)

Keok Lawan Persita, Babel United

Tatap Laga Kontra Sriwijaya

PANGKALPINANG -Hasil tak memuaskan diraih Babel United saat menjamu Persita Tangerang di Stadion Depati Amir, Kota Pangkal-pinang, Rabu (7/8/2019). Meski menguasai jalannya pertan-dingan, Agus Indra Cs dipaksa menyerah 0-1 dari Laskar Pen-dekar Cisadane (julukan Persita). Pada pertandingan ini,

satu-satunya gol dicetak bomber Persita Sirvi Arfani di menit 20. Babel United sebenarnya mampu tampil dominan. Ba-nyak peluang tercipta, namun gagal dikonversi menjadi gol.

Di menit ke-26 sundulan Agi Pratama sedikit melebar di gawang Persita. Begitu pula dengan tendangan keras Nur Akbar Jawara Munir,

me-nyamping di kanan gawang Persita yang dijaga Annas Fitranto.

Memasuki babak kedua, Babel United berusaha keras mengejar ketinggalan. Striker Muhammad Irvan dimasukkan coach I Putu Gede, menggan-tikan gelandang tengah, Agus Indra. Menit 74, Putu Gede kembali memasukkan penye-rang Samsudin menggantikan Chrystna Bhahascara.

Namun apa daya. Sejumlah peluang emas yang tercipta masih urung menjadi gol. Dewi fortuna belum berpihak kepada Babel United. Hingga wasit Sigit Budiyanto meniup peluit pan-jang, skor 0-1 bagi keunggulan tim tamu.

Pelatih Babel United, I Putu Gede usai laga mengatakan kehilangan Saddam Hi Tenang yang terkena akumulasi ikut mempengaruhi performa tim. Secara keseluruhan, katanya, meski Babel United menguasai jalannya pertandingan, namun hasil akhirlah yang menentukan. “Kita kehilangan satu pemain karena akumulasi. Bhagascara bermain bagus namun tak seba-gus ketika dia bermain di posisi aslinya. Tapi di kompetisi sebe-narnya tidak perlu bermain bagus. Yang penting menang,” ujarnya. Atas hasil kurang memuaskan melawan Persita, mantan pe-main Arema Malang ini me-minta pemainnya untuk segera melupakan dan bersiap mena-tap laga selanjutnya melawan Sriwijaya FC di Jakabaring, Palembang pada 14 Agustus mendatang.

“Kita bertekad bisa mencuri poin di sana. SFC di kandang juga kesulitan mengumpulkan poin. Ini kesempatan kita,” kata I Putu Gede.(rev/rls/10)

Pegawai PLN Babel saat melakukan perawatan rutin turbin di PLTU Air Anyir, Bangka, Rabu (7/8/2019).(foto: Nurul Kurniasih)

(3)

banyaknya pelajar yang kecan-duan bermain game online di warung internet (warnet). Dia mengaku prihatin banyak pe-lajar yang bermain game di warnet hingga tengah malam.

“Karena kita prihatin sekali, saat ini kondisinya diwarung warung internet dimana jam operasionalnya tidak terkendali lagi dan kita lihat diatas jam 11 malam anak -anak sekolah masih bermain di warnet,” Kata Mukhsin saat dikonfirmasi, Rabu (7/8/2019).

Dia meminta kepada pe-ngusaha warnet untuk dapat mengatur jam operasional ter-masuk membatasi waktu khu-sus kepada anak usia sekolah. Jika pemilik warnet membe-rikan kebebasan, menurutnya akan membuat pelajar malas untuk sekolah.

“Pemerintah daerah sudah mengambil sikap dengan

me-3

Berita Bangka

RAKYAT POS - Kamis, 8 Agustus 2019

Pj Sekda Minta

Operasional

Warnet Dibatasi

SUNGAILIAT - Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Kabu-paten Bangka, Achmad Mukh-sin sepertinya gerah dengan

ngirim surat kepada pengelola warnet untuk membatasi wak-tu bermain warnet kepada pelajar. Pengelola juga kita minta membatasi dan menga-wasi apa yang dilakukan anak di warnet,” katanya.

Selain peran pemerintah daerah, menurut Mukhsin, yang tak kalah penting adalah peran serta sekolah serta orangtua untuk mengawasi dan mengontrol kegiatan sehari-hari pelajar. Dia mengajak orangtua dapat membekali anaknya de-ngan ilmu agama.

“Kita mengimbau seluruh orangtua untuk mengikut-sertakan anak anak mereka lewat program magrib me-ngaji. Karena lewat pendidikan agama sejak dini dapat mem-persempit peluang anak anak ini untuk berbuat hal-hal yang tidak sewajarnya dilakukan oleh mereka,” katanya. (2nd/10)

Achmad Mukhsin

Chef Desi Mengajar Masakan

Indonesia di Kanada

SUNGAILIAT- Juru masak hotel asal Sungailiat Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Desi Trisnawati diundang mengajar masakan khas Indonesia berbahan baku tempe disalah satu kampus juru masak bernama George Brown College, Kanada.

“Saya diundang oleh KJRI To-ronto Canada untuk acara

Kemer-dekaan RI ke-74 sekaligus men-dapat kepercayaan mengajar masakan khas Indonesia dengan bahan baku tempe disalah satu kampus juru masak bernama Geor-ge Brown ColleGeor-ge,” katanya di Sungailiat, Selasa melalui siaran pers.

Pemegang gelar Master Chef In-donesia ini mengatakan, di kampus

tersebut terdapat “chef -chef” ternama dunia juga mengajar karena kampus itu masuk dalam 10 kampus kuliner terbaik di Canada. “Kepercayaan mengajar di kam-pus Internasional merupakan anu-grah dari Tuhan, yang tidak diba-yangkan sebelumnya karena bera-sal dari anak kampung,” katanya.

Dia mengatakan,akan meng-angkat “street food” Indonesia yakni salah satu bahanya adalah tempe, sebagai makanan khas In-donesia termasuk masakan sesuai permintaan untuk membuat menu nasi goreng, soto dan cendol.

“Intinya ini semua adalah menu yang mudah ditemukan di Indone-sia. Saya juga akan membawa terasi dan lada putih dari Bangka sebagai pelengkap bahan yang akan dipakainya untuk mengajar masakan. Pokoknya seru deh kalo urusan kuliner, Ga ada abisnya.” katanya.

Untuk mengembangkan kuliner bagi masyarakat di Bangka mem-berikan ruang untuk belajar di “Novilla Cooking Club” yang sudah banyak peminatnya dan diadakan setiap Sabtu dan Minggu.

“NCC menjadi sarana pembekalan untuk ibu ibu dan generasi muda dilatih untuk maju dan kreatif di bidang kuliner sehingga wawasan kuliner mereka semakin terbuka. Mari kita Sukseskan kuliner Indone-sia,” kata Desi Trisnawati.(antara)

Peserta Bimtek Jurnalistik bagi Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) di Hotel Sunjaya, Sungailiat, Selasa (6/8/2019). (foto: istimewa)

Dinkominfotik Bangka Gelar Bimtek Jurnalistik bagi KIM

SUNGAILIAT - Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Dinkominfotik) Kabu-paten Bangka menggelar Bim-bingan Teknis (Bimtek) Jur-nalistik bagi Kelompok Infor-masi Masyarakat (KIM) di Hotel Sunjaya, Sungailiat, Selasa (6/8/2019).

Bimtek yang diperuntukkan bagi pengurus KIM di beberapa desa dan kelurahan di Kabupaten Bangka tersebut dibuka oleh Staf Ahli Bupati

Bidang Perekonomian, Sya-farudin.

Dalam sambutannya, Syafa-rudin mengatakan bimbingan teknis jurnalistik bagi ke-lompok informasi masyarakat mencakup perkembangan teknologi yang sangat cepat, agar informasi sampai ke masyarakat merupakan infor-masi yang baik dan positif.

“Dengan mengikuti bimtek ini kalau membuat berita sesuai dengan real (kenyataan-red)

jangan direkayasa atau hoaks,” jelas Syafarudin.

Dia menambahkan, di era globalisasi dan situasi infor-masi global, keberadaan ke-lompok informasi masya-rakat sangat diperlukan ka-rena merupakan penghubung langsung komunikasi antara pemerintah daerah dengan masyarakat.

“KIM adalah suatu lembaga layanan publik yang di bentuk dan dikelola dan untuk

ma-syarakat yang secara khusus berorientasi pada layanan infor-masi dan pemberdayaan ma-syarakat sesuai dengan kebutu-hannya,”jelasnya.

Syafarudin mengimbau kepada seluruh peserta bimtek jurnalistik mengikuti kegiatan dengan baik, dapat menyi-mak, mendengarkan dan me-mahami materi yang dibe-rikan oleh narasumber dan jangan malu bertanya atau berdiskusi.(dinkominfotik)

Kader PMII Komitmen Jalankan Tugas Organisasi

SUNGAILIAT- Kader Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kabupaten Bangka berkomitmen menja-lani tugas organisasi setelah menjalani Pelatihan Kader Lan-jutan (PKL) di Palembang bebe-rapa waktu lalu.

Ketua Tim PKL Bangka, Mursalim mengatakan ia ber-sama 14 kader lainnya akan menjalani tugas organisasi de-ngan berpegade-ngan pada ideologi PMII yaitu Ahlussunah Walja-ma’ah dan berasaskan Pancasila serta siap mengawal pemerin-tahan di Bangka Belitung.

Kaderisasi yang dilakukan PMII adalah untuk memben-tuk pribadi muslim Indonesia yang bertakwa kepada Allah SWT, berbudi luhur, berilmu, cakap dan bertanggung jawab dalam mengamalkan ilmunya serta komitmen memperjuang-kan cita cita kemerdekaan indonesia.

“Kader-kader PMII meru-pakan agen untuk menyebar-kan ideologi islam ahlussunnah wal jama’ah (aswaja) yang di dalamnya terdapat nilai nilai-nilai tawassuth (moderat), tasa-muh (toleransi), tawazun (ke-adilan), dan ta’addul (keadilan). Para kader PMII harus mampu menyebarkan visi ke- Islaman yang inklusif, toleran dan mo-derat,” ungkap pria yang akrab disapa Manau, Rabu (7/8/2019). Dia juga mengatakan bahwa kehadiran PMII untuk me-ngembangkan kapasitas maha-siswa serta memiliki kemam-puan dalam organisasi dan managerial yang baik.

“Aktivitas politik yang dila-kukan PMII di kampus adalah semata-mata untuk kepen-tingan kaderisasi. Politik adalah alat, kaderisasi adalah segala-nya. Kehadiran PMII juga bertujuan untuk mengem-bangkan kapasitas mahasiswa

serta memiliki kemampuan organisasi dan manajerial yang baik sehingga lahir kader-kader yang mumpuni untuk me-ngabdi pada agama dan negara,” terangnya.

Manau juga mengatakan bahwa pengkaderan ini meru-pakan fase untuk membangun basis serta keterampilan para kader sehingga mampu me-ngembangkan kualitas kepe-mimpinan.

“Pengkaderan formal PKL merupakan fase untuk mem-bangun dan memperkuat basis pengetahuan serta keterampilan para kader, jadi para kader mujtahid diharapkan dapat mengembangkan kualitas kepemimpinan pergerakan, merancang strategi gerakan jangka pendek dan panjang, punya kematangan dalam pe-ngetahuan, sikap dan perilaku organisasi serta memiliki ke-mampuan mengidentifikasi ruang gerak dirinya saat ini dan di masa yang akan datang,” tambahnya.

“PMII cabang Bangka akan terus mengawal terus kebijakan pemeritntah daerah maupun provinsi karena peran kami disini sebagai penyambung lidah dari rakyat ke pemerintah, kami

juga hadir untuk membela hak raykat luas, khusunya masya-rakat di Bangka Belitung,” tutup Manau.

Sementara itu, Ketua Umum PMII Cabang Bangka, Masyadi mendukung sepenuhnya apa yang menjadi niat baik para peserta yang baru saja selesai pelatihan tersebut.

“Kami dari pengurus cabang selalu mendukung dan siap bersama-sama apa yang men-jadi niat para kader-kader ini,” ungkapnya.

Dia berharap para kader tersebut dapat berkembang dengan melaksanakan apa yang harus menjadi tanggung jawab-nya sebagai aktivis.

“Terkait dengan selesai ke-giatan PKL yang di adakan di palembang kemarin, kita selaku pengurus cabang di bangka berharap besar setelah ini saha-bat-sahabati (panggilan khusus PMII) bisa berkembang dan melakukan yang seharus di lakukan aktivis yang sebenar-nya,” sambungnya.

“Maka dari sepulangnya kader PMII cabang Bangka ini, kami berharap adanya perubahan baik dari diri sendiri maupun di organisasi,” harap Masyadi.(mla/10)

Lurah dan Kades Diminta

Data Anak Putus Sekolah

SUNGAILIAT - Peme-rintah Daerah Kabupaten Bangka meminta seluruh lurah dan perangkat desa untuk pro-aktif melakukan pendataan anak putus sekolah di daerah itu. “Saya minta pak lurah, kepala desa mengerahkan aparat yang ada di bawah untuk melakukan pendataan anak putus sekolah,” kata Pj Sekretaris Daerah Kabu-paten Bangka, Achmad Muksin saat dikonfirmasi wartawan, belum lama ini.

Dengan pendataan dapat diketahui jumlah anak putus sekolah sehingga bisa dilakukan tindakan lebih lanjut. Dia ber-harap anak usia sekolah dapat menyelesaikan pendidikan hingga tamat SMA salah satu-nya lewat paket A, B hingga C. “Misalnya untuk tingkat SD,

nantinya kita salurkan me-ngikuti paket A, tingkat SMP mengikuti paket B dan tingkat SMA kita salurkan untuk mengikuti paket C sehingga tidak ada lagi anak anak kesehariannya tidak sekolah,” katanya.

Selain dukungan pemerintah, Mukhsin juga berharap kepada para orangtua berperan aktif mendorong anak yang putus sekolah untuk menyelesaikan jenjang pendidikannya lewat program paket.

“Tak cuma itu saja, para orangtua juga diminta mem-berikan pengertian tentang sekolah kepada anak masing masing sehingga nantinya anak anak bisa menjadi orang yang berguna bagi nusa dan bangsa,” ujarnya.(2nd/10)

(4)

4

Lintas Babel

RAKYAT POS - Kamis, 8 Agustus 2019

Stop Bakar Hutan Kalau

tidak Mau Masuk Penjara

Desa Puput.

“Spanduk larangan yang ber-tuliskan “Dilarang Membakar Hutan dan Lahan Kalau Tidak Mau Masuk Penjara” di setiap desa yang berada di wilayah hukum Polsek Simpang Katis,” ujar Kapolsek Simpang Katis AKP. Raden Hasir, Rabu (07/ 08/2019).

Dikatakannya, sosialisasi ke-pada masyarakat itu untuk mengantisipasi dan mencegah terjadinya kebakaran hutan pada musim kemarau saat ini.

“Larangan itu agar masyarakat tidak membuka lahan dengan cara membakar, karena hal itu bisa menimbulkan terjadinya kebakaran hutan,” ungkapnya.

Selain memasang spanduk, pihaknya pula melakukan so-sialisasi melalui Bhabinkam-tibmas yang bertugas di desa-desa. Menurutnya, hal itu sangat

efktif dan sampai saat ini tidak ditemukan titik api.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada para kepala desa dan masyarakat yang telah bekerja sama dengan baik da-lam menjaga lingkungan dan hutan. Semoga tidak terjadi kebakaran hutan di wilayah Simpang Katis,” ucapnya.

Ia mengajak kelompok pe-muda meliputi Karang Taruna, komunitas pencinta hutan Mangkol dan masyarakat Ke-camatan Simpang Katis untuk ikut berperan serta dalam men-jaga lingkungan dan hutan.

“Ayo sama-sama kita jaga lingkungan dan hutan karena hutan ini merupakan paru-paru dunia yang harus kita jaga bersama, jangan sampai kita mewariskan kerusakan hutan kepada anak cucu,” seru dia.

(ran/3).



Ajak Kelompok Pemuda jaga

Lingkungan & Hutan

SIMPANG KATIS

-Polsek Simpang Katis mema- sang sejumlah spanduk him-bauan larangan membakar

hutan diwilayah kawasan hutan dan areal pembukaan lahan. Sejumlah titik spanduk yang dipasang oleh Babinkamtibmas itu tepatnya di Jalan Desa Teru, Terak, Simpang Katis, dan Jalan

Spanduk larangan membakar hutan di kawasan Kecamatan Simpang Katis, Bangka Tengah, telah perpampang lebar. Tampak Anggota Babinkamtibmas Polsek Simpang Katis memperlihatkan spanduk larangan membakar hutan, Rabu (07/08/2019).(foto: tamimi).

Polres dan Belapun Bateng Ngopi Bareng

Jajaran Polres dan Komunitas Jurnalis ‘Belapun’ Bangka Tengah ngopi bareng di Gubuk Kopi, Kecamatan

Koba, Rabu (07/08/2019).(foto: tamimi).

KOBA- Kemitraan antara Polres dengan Komunitas Jur-nalis ‘Belapun’ Bangka Tengah (Bateng) terus terjalin. Kedua sedang membahas kondisi Ke-amanan dan Ketertiban Ma-syarakat (Kamtibmas) sekaligus

kemitraan dalam giat Ngopi Bareng (Ngobar) di Gubuk Kopi Berok, Rabu (09/08/2019).

Ngobar institusi dengan kuli tinta itu, dihadiri langsung oleh Kapolres AKBP. Edison Ludy Bard Sitanggang, Wakapolres

Kompol Syahbaini, Kabag Ops AKP. Adi Purwanto, Kasat Reskrim AKP. Robby Ansyari, Kasat Narkoba Iptu Antoni Saputra, dan Kasat Intelkam Iptu Reynaldi Guzel.

Kapolres AKBP. Edison Ludy

Bard Sitanggang menyampai-kan beberapa program yang menjadi prioritas Polres Bangka Tengah, salah satunya program peningkatkan pelayanan ke-pada masyarakat.

“Kita berharap hubungan antara Polres Bangka Tengah dan Belapun terus terjalin. Namun yang utama adalah bagaimana kita meningkatkan pelayanan kepada masyarakat menjadi lebih baik lagi kedepan,” ujarnya da-lam pertemuan itu.

Bukan pelayanan saja yang ditingkatkan, sosialisasi pun digencarkan untuk mencegah dan merawat Kamtibmas yang sudah kondusif di masyarakat. “Kesuksesan polisi bukan dilihat dari seberapa banyak mengungkapkan kasus. Namun diukur juga dari bagaimana upaya polisi untuk melakukan pola pencegahan agar tidak terjadi tindakan kriminal yang puncaknya mengganggu Kam-tibmas itu sendiri,” ungkapnya. Ketua Jurnalis ‘Belapun’ Bangka Tengah Muhammad

Tamimi mengungkapkan, ba-nyak sekali program Belapun yang melibatkan Polres Bangka Tengah dalam giat kampanye Kamtibmas, seperti lomba gaple, turnamen mancing Se- Bangka Belitung, olahraga futsal, bola kaki, Ngobar, diskusi buka puasa bersama dan kegiatan lainnya.

“Beragam kegiatan kemi-traan yang bekerjasama dengan Polres Bangka Tengah. Apre-siasi kami haturkan dalam kerja-sama itu untuk satu tujuan yakni menjaga Kamtibmas dan menyampaikan informasi ke-pada publik,” ujarnya.

Ia berharap kedepannya sinergitas antara Polres Bangka Tengah dan Belapun terus berlanjut bukan saja di meja kopi, tetapi juga dipanggung lain, seperti seminar, olahraga, lomba dan wisata.

“Mudah-mudahan kerja-sama ini, terus kita pupuk untuk meraih tujuan masing-masing dalam rangka menjaga Kam-tibmas diwilayah ini,” tukasnya.

(ran/3).

Tim Jasmani Korem

Tes Kesamaptaan

Calon Taruna Dishub

Tim Jasmani Militer Korem 045/Gaya melaksanakan tes kesamaptaan bagi calon Taruna-Taruni Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung di Lapangan Makorem, Desa Jelutung, Kecamatan Namang, Kabupaten Bangka Tengah, Rabu (7/8/2019). (foto: istimewa).

NAMANG- Tim Jasmani Militer Korem 045/Gaya me-laksanakan tes kesamaptaan bagi calon Taruna-Taruni Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung di Lapangan Makorem, Desa Jelutung, Kecamatan Namang, Kabupaten Bangka Tengah, Rabu (7/8/2019).

Kepala Bidang Hubungan Darat Disnas Perhubungan Babel, Marhamzah mengata-kan, ada 45 orang peserta me-ngikuti tes ini yang terdiri dari 14 calon wanita dan sisanya peserta laki-laki.

Menurutnya, tes kesamap-taan ini sebagai persyaratan utama yang harus diikuti oleh seluruh peserta untuk menge-tahui sejauh mana kesehatan dan kemampuan fisik para calon.

Sedangkan Korem

045/Ga-ruda Jaya menyiapkan tujuh orang personel dibawah pim-pinan Plh Kajasrem Kapten Inf Hasan untuk melakukan tes kepada 45 orang calon Taruna-Taruni tersebut.

Kapten Hasan menyampai-kan bahwa menjadi panitia tes kesamaptaan bagi calon Taruna-Taruni atas permintaan dari Dishub Babel.

Ia memaparkan tes kesa-maptaan yang diujikan meliputi tes kesamaptaan A dan B. “Untuk tes kesamaptaan A, yaitu lari selama 12 menit mengelilingi lapangan dan yang dinilai adalah jarak tempuh yang didapat calon sesuai waktu tersebut. Test kesamaptaan B hanya Push Up dan Sit up, sedangkan Pul Up dan test renang tidak dilakukan,” pung-kas Hasan. (bis/3)

Pemkab Bateng Berikan Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya

LUBUK BESAR- Peme-rintah Kabupaten (Pemkab) Bangka Tengah (Bateng) kem-bali memberikan Bantuan Sti-mulan Perumahan Swadaya

kepada 75 warga Lubuk Besar, Bangka Tengah.

Kegiatan yang dilaksanakan di Gedung Serbaguna Keca-matan Lubuk Besar tersebut,

dihadiri Bupati Ibnu Saleh, Kepala Dinas Perumahan, Ka-wasan Pemukiman dan Per-hubungan, Camat Lubuk Besar, perwakilan Bank BNI 46, dan perwakilan Kementrian PUPR Bangka Belitung.

“Sebanyak 75 orang yang mendapatkan BSPS itu tersebar di Desa Perlang 35 orang, Lu-buk Besar 25 orang, dan Kulur Ilir 15 orang,” ujar Bupati Bang-ka Tengah Ibnu Saleh disela-sela menyerahkan bantuan itu, Rabu (07/08/2019).

Ia mengungkapkan, bantuan yang diberikan sebesar Rp17.500.000 terbagi dua bagian yakni sebesar Rp15.000.000 untuk bahan bangunan dan sebesar Rp2.500.000 untuk biaya tukang.

“Masyarakat yang mendapat bantuan ini bisa gotong-royong dalam membangun rumah se-cara bergiliran. Tolong

meno-long wajib antar sesama warga, sehingga kebersamaan dan kekompakan tetap terjaga. Semoga bantuan ini bermanfaat dan bisa meringankan dalam membangun rumah tinggal,” tuturnya.

Bantuan Pupuk dan Kapur untuk Petani Lada

Selain itu, Pemkab Bateng juga memberikan bantuan pupuk dan kapur pertanian untuk 200 petani lada di Kantor Desa Lubuk Besar.

“Satu orang petani menerima dua karung pupuk dan dua karung kapur pertanian. Ban-tuan itu bersumber dari ang-garan Desa Lubuk Besar sebesar 30 persen untuk pemberda-yaan masyarakat desa,” ujar Kapala Desa Lubuk Besar Mar-dianto, Rabu (07/08/2019).

Bupati Bangka Tengah, Ibnu Saleh mengapresiasi program

Desa Lubuk Besar untuk men-ciptakan ekonomi kerakyatan. “Apresiasi untuk Pak Kades yang memberikan perhatian kepada masyarakat khususnya petani lada. Bagi penyuluh harus diberikan lagi penghargaan mengingat beratnya tugas penyuluh dalam membina para petani lada, sehingga usahanya berhasil,” ungkapnya.

Ia menambahkan, pada Bulan Agustus ini akan di bangun pabrik MA11 di Kecamatan Pangkalan Baru, dan kecamatan lainnya di Bangka Tengah.

“Bulan Agustus ini akan kita bangun pabrik MA 11 di Pang-kalan Baru, dan tahun depan wacananya di beberapa keca-matan di Bangka Tengah. Se-moga adanya pabrik ini bisa membantu masyarakat dalam mendapatkan pupuk dan kebutuhan lainnya,” tukasnya.

(ran/3).

Bupati Ibnu Saleh menyerahkan Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) kepada 75 warga Lubuk Besar di Gedung Serbaguna Kecamatan Lubuk Besar, Rabu (07/08/2019).(foto: tamimi).

Lanud Hanandjoeddin Berencana

Gelar Pertunjukkan Udara

PANGKALPINANG- Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Ba-bel), Erzladi Rosman, Rabu (7/8/ 2019) pagi, menerima kunjungan Danlanud H.A.S Hanandjoeddin yang baru, Letkol Nav Sunardi.

Kedatangan mantan Kepala Dinas Operasi Lanud Husein Sastra Negara Bandung di Ruang Kerja Gubernur Babel di Air Itam Pang-kalpinang itu, dalam rangka sila-turahmi dan perkenalan sebagai Danlanud Hanandjoeddin yang baru. “Saya asli orang Aceh, Istri saya oran g Yogyakarta. Saya beren-cana untuk Babel ini ada static show, dimana akan adanya per-tunjukan udara bagi adik - adik kita dan para siswa - siswi kita, agar bisa melihat langsung dan me-nyaksikan kekuatan udara kita, khususnya di Babel,” kata Letkol Sunardi.

Selain itu, dan dikatakan Letkol Sunardi, pihaknya saya juga akan membuat Perpustakaan dan Basar-nas untuk kepentingan masyarakat di Babel.

Ia mengayampaikan terima kasih kepad a Gub ern ur Erzaldi yang sudah bersedia menerima keda-tang an nya. “Saya seb elumnya bertug as d i Band un g sebagai Kepala Dinas Operasi di Lanud

Bandung,” tutup Letkol Nav Sunardi. Gubernur Erzaldi menyampaikan selamat datang kepada Letkol Nav Sunardi di Babel. “Selamat Ber-tugas,” ucap Gubernur.

Dukungan terhadap rencana -rencana Danlanud Hanandjoeddin yang baru ini juga disampaikan Gubernur Erzaldi.

“Saya mempersilakan TNI dan Po lri un tu k masuk d alam satu komp lek, dan disana akan ada perumahan, dimana anggota boleh membeli untuk menetap di Bangka,” ujar Gubernur.

Hanya saja, kata Gubernur, agar bangunan didaerah komplek ter-sebut tetap herritage-kan. “Misal-nya saya membuat mess perwira disini, nanti supaya ada pesawat yang bisa stay di Pulau Bangka u n tu k Sh o w Pariwisata kita,” ungkap Gubernur.

Dalam pertemuan itu, dibawah kepemimpinan Danlanud yang baru, rencanananya akan dibuat Apron, yaitu bangunan di bandara lama yang bisa digunakan untuk transit kruw AU dari Belitung.

Kemudian, akan ada home base TNI AU, dan setiap 1 tahun sekali bisa membina generasi muda me-numbuhkan cinta kedirgantaraan.

(rell/3).

Pemprov Dukung Pengelolaan

Kawasan Hutan di Kotawaringin

PANGKALPINANG– Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Ba-bel), Erzaldi Rosman, mengatakan, Pemerintah Provinsi (Pemp rov) Babel mendukung rencana Pe-ngelolaan Kawasan Hutan yang ada di Kotawaringin, Kabupaten Bangka, untuk tanaman Jagung oleh PT. W ira Hutan Bangka.

Hanya saja, kata Gubernur, saat beraudiensi dengan Direktur PT. Wira Hutan Bangka, Manish Nathani b eserta ro mb on g an , d i Ruan g Tanjung Pendam Kantor Gubernur Babel, di Air Itam, Pangkalpinang, Rabu (7/8/2019), proses penga-juan ke Kementerian Kehutanan harus diselesaikan terlebih dahulu. “Saya ingin proses pengajuan ke Kemen terian Kehu tan an dapat dipercepat oleh Dinas Kehutanan,“ kata Gubernur.

Sebelumnya, kepada Gubernur Erzaldi, Direktur PT. W ira Hutan

Bangka, Manish mengungkapkan, pengelolaan hutan yang berada di Kotawaringin Kabupaten Bangka tersebut telah disetujui oleh ma-syarakat untuk dikelola.

Dalam p eng elo laan kawasan h u tan itu , d ik a tak an n ya, ak an d it a n a m i J a g u n g , s e r t a a k a n men gik u tisertak an masyarak at s e t e m p a t d a l a m p e n g e lo la -an n ya, d im-an a lah -an ak -an d i-k elo la o leh BUMDes setempat s e b e s a r 2 0 p e r s e n d a r i lu a s lah an yang ada.

Manish menyebutkan, investasi dalam penanaman Jagung di ka-wasan hutan yang ada di Kota-waringin Kabupaten Bangka dalam tahap awal senilai 30 miliar rupiah. Menurut Manish, hasil produksi Jagung nantinya akan dijual ke Ban g ka, d an seleb ih n ya ak an dikirim ke Lampung dan beberapa wilayah lainnya.(Sentosa/3).

(5)

5

Lintas Babel

RAKYAT POS - Kamis, 8 Agustus 2019

BKPSDM Pastikan Penerimaan

CPNS Oktober 2019



Usulan CPNS yang Diajukan 355 Orang

MANGGAR- Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten

Belitung Timur (Beltim) memastikan penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Pe-merintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) akan dilaksanakan di Bulan Oktober 2019 ini.

Jumlah usulan CPNS yang diajukan oleh Kabupaten Beltim mencapai 355 orang. Dengan rincian, untuk tenaga teknis 209 formasi, kese-hatan 88 formasi dan guru 58 formasi. Sedangkan untuk P3K diberikan kuota 93 orang, dengan formasi tenaga teknis 13 orang, kesehatan 31 orang dan guru 49 orang.

Kepala BKPSDM Kabupaten Bel-tim, Yuspian menyatakan jumlah usulan untuk CPNS dan P3K itu berdasarkan alokasi kuota yang diberikan dari Kementerian Pen-dayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB). Dalam artian, kepastian jumlah

kuota yang untuk seleksi CPNS dan P3K masih harus menunggu per-setujuan dan verifikasi lebih lanjut dari KemenPAN-RB dan Badan Kepegawaian Negara (BKN).

“Jumlah itu belum fix, bisa saja berubah. Itu adalah usulan awal kita sesuai dengan jumlah kuota usulan yang diberikan oleh KemenPAN-RB,” kata Yuspian saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (7/8/2019).

Didampingi Kepala Bidang Pe-ngadaan, Pemberhentian dan Infor-masi Aparatur, Sulastini, Yuspian mengungkapkan, awalnya peng-ajuan dari setiap OPD mencapai kurang lebih 950 formasi CPNS. Namun setelah diinput melalui e-formasi jumlah yang disetujui se-mentara hanya 355 formasi.

“Kan menyesuaikan dengan ke-mampuan Keuangan Negara dan daerah. Kalau kita sih ingin keko-songan formasi sesuai Anjab/ABK yang di seluruh OPD,” jelas Yuspian.

Mantan Kabag Humas dan Pro-tokol Setda Beltim itu mengatakan, Pemkab Beltim lebih banyak me-nerima CPNS dikarenakan kondisi di lapangan. Meski khusus di tahun 2019 ini, Pemerintah Pusat membuat kebijakan alokasi penerimaan pe-gawai Negara 70 persen dari P3K dan 30 persen dari CPNS.

“Keadaan di lapangannya gak sesederhana itu, kita lebih mem-butuhkan CPNS. Apalagi P3K ini kan punya keterbatasan kontrak selama 5 tahun,” ujar Yuspian.

Selain itu, Yuspian menambahkan hingga saat ini aturan teknis me-ngenai P3K belum ada.

“Gaji P3K ini mau dari APBD atau APBN belum jelas. Yang jelas kalau dari APBD akan menambah beban keuangan daerah. Selain itu pola kariernya seperti apa, apakah boleh ikut diklat sama kayak PNS, maka-nya kita tunggu PermanPAN- RB,” pungkasnya.(yan/kmf/3)

Defisit Signifikan

Disebabkan Pengurangan

Bantuan Provinsi



Bangka Selatan Defisit Rp32, 8 Miliar

TOBOALI- Rapat Badan Anggaran yang menyam-paikan struktur APBD Per-ubahan Bangka Selatan (Ba-sel) secara umum disebutkan pendapatan daerah dengan target pendapatan daerah AP BD Ind uk Rp 976.498.678.828,00 dan di-proyeksikan pada Pendapat-a n DPendapat-a erPendapat-ah Pe ru bPendapat-a hPendapat-a n 943.674.036.143,00 atau terjadi defisit sebesar kurang lebih Rp32.824.542.685,00.

Sedangkan APBD Induk penerimaan pembiayaan se-besar Rp42.583.689.269,00 mengalami penurunan pada proyeksi di angka Rp. 26,515.724.267,00

Anggota Banggar DPRD Basel, Samsir menjelaskan, Defisit yang paling significan disebabkan adanya pengu-rangan pos belanja bantuan keuangan Provinsi Babel yang pada APBD Induk di-proyeksikan sebesar Rp30 Milia r dikurang i se besar Rp11.253.000.000,00 men-jadi Rp18.747 Miliar. Pe-ngurangan bantuan provinsi ini dengan alasan terjadi defisit pada APBD Provinsi.

“Selain itu, terjadi pemo-tongan pada dana perimb-angan pada sektor Dana Bagi Hasil pajak dan Bukan Pajak karena kelebihan salur pada tahun - tahun sebelumnya, dan penundaan pencairan dana Bagi Hasil Pajak dan bukan pajak pada Triwulan ke empat total Rp 40.405 Miliar,” ujar Samsir kepada wartawan Rabu (7/8/2019).

Ia mengatakan, terjadi kenaikan target realisasi Pendapatan Asli Daerah pada Pajak Daerah sebesar Rp1,2 Miliar dan Retribusi Daerah Rp3,48 Miliar ke-naikan pada Pendapatan Asli Daerah yang sah sebesar Rp1.171 Miliar.

Di sisi lain, Samsir

meng-harapkan intesifikasi sumber pendapatan daerah diopti-malkan pada sektor pajak sarang burung wallet. “Wajib pajak yang terus bertambah saat ini, ada 100 Wajib Pajak, tetapi yang memenuhi ke-wajibannya hanya sekitar 24 Wajib Pajak, Retribusi IMB juga belum dimaksimalkan sampai tingkat desa. Pajak parkir dan retribusi parkir pun belum menampakkan hasil yang optimal dalam menggali pendapatan daerah,” ujara politisi PKS ini.

Ia menambahkan, seperti Ijin Mendirikan Bangunan ( IMB ) jika diberlakukan sampai ke desa dengan memaksimalkan fungsi Paten yang ada di setiap Kecamatan, maka secara kasar bisa diasum-sikan potensi Retribusi IMB berapa dalam 1 tahun.

“Jika dalam 1 tahun setiap desa ada 10 rumah baru dengan IMB paling rendah Rp500.000,00 saja, sudah bisa dihitung berapa potensi pendapatan dari sektor re-tribusi IMB, yaitu di angka Rp265 juta potensinya. Ini belum dari SPT pajak PBB perkotaan pedesaan yang 5 tahun terakhir belum di-update. Jika 1 tahun ada 10 rumah baru dari 50 desa dan 3 kelurahan, maka sudah loses potensinya Rp53 juta. Dan belum lagi potensi dari sektor Pajak Sarang Burung walet dengan total 100 wajib pajak,” pungkasnya.

Samsir menuturkan, de-ngan produksi 4 x dalam sebulan dengan produksi 1 kg saja perpanen dengan harga Rp15 juta per kg dengan pajak 10 %, maka potensi pen-dapatan daeranya sebesar Rp 600 juta dalam 1 tahun. Sekarang hanya ditarget Rp45 juta,” katanya.

Ia juga menyinggung untuk belanja yang perlu didalami lagi adalah adanya penam-bahan Belanja Langsung dalam kegiatan Pelayanan Ad minitra si Pe rkantoran sebesar Rp4,5 Miliar patut dipertanyakan, karena ini banyak untuk belanja barang habis pakai yang rentan untuk bisa dimanipulasi seperti penggandaan, fhoto copy dan percetakan.Kita akan telisik lagi, selain untuk belanja honor diharapkan tidak ada penambahan biaya rutin seperti pembelian ATK dan lain - lain sebagainya,” pung-kasnya.(raw/3)

Humas Gabung ke Diskominfo, Protokol ke Biro Umum

Daya Mineral, serta Dinas Perindustrian dan Perdagangan,” tuturnya.

Selain membahas strukturisasi OPD, rapat juga membahas rencana penggabungan strukturisasi merampingkan sejumlah jabatan eselon 3 dan eselon 4 pada biro-biro dan dinas-dinas tersebut, dan dibahas pula inventarisasi masalah rencana strukturisasi perangkat daerah dengan perubahan peraturan daerah.

Gubernur Babel, Erzaldi Rosman usai mendengarkan paparan dari Biro Organisasi Setda Babel dan dengar pendapat dengan sejumlah OPD terkait mengatakan, hari ini (Rabu-red) akan memfinalisasikan Res-trukturisasi Rencana Perangkat Daerah Tertentu di lingkungan Pemprov Babel.

Restrukturisasi Rencana Perampingan Perangkat Daerah yang akan di bahas ini, lanjut Gubernur, harus dibagi dua, mana yang menggunakan Pergub mana yang meng-gunakan Perda, dan begitu disepakati Restrukturisasi Rencana Perampingan Perangkat Daerah, maka akan disepakati anggaran 2020 dirubah juga, termasuk rencana perubahan Perdanya.

“Jadi, di 2020 sudah bisa dipakai oleh organisasi perangkat daerah yang baru,” jelas Gubernur. Menanggapi adanya peramping-an sejumlah OPD dalam rapat tersebut, Gubernur menyetujui jika sudah sesuai hasil evaluasi, dengan mengandung asas efisiensi, efektifitas dan tata kerja dan mengenai ada beberapa eselon 4 dan 3 yang terkena dampak perampingan akan diinventarisir.

“Ini yang menjadi perhatian kita semua. Para pejabat tersebut nanti akan kita inventarisir,” ujarnya. Kepala BKPSDMD Babel Sahirman menambahkan, nanti akan disesuaikan dengan jumlah pensiun yang berada di lingkungan OPD Pemprov Babel. “Kita lihat jumlah pensiun dan disesuaikan nantinya,” tuturnya.(Mislam/3)

Launching Penyaluran Dana

KUR ke Petani Singkong

SEMENTARA ITU,Gubernur Babel Erzaldi Rosman, bersama Kepala Kantor Wilayah Bank BNI Regional Sumbangsel, Dodi Widja-janto, dan Dirut PT. Sinarbatu Rusa Prima, Irwan Suswanto Samsudin, melaunching Penyaluran Kredit Budidaya Tanaman Singkong Tapio-ko, dari Bank BRI ke Petani Kemin-traan PT. Sinar Baturusa Prima.

Launching dilaksanakan Rabu (7/ 8/2019) siang, di halaman PT. Sinar Baturusa Prima, Desa Puding Besar, Kecamatan Puding Besar, Kabupaten Bangka, ditandai dengan Penggun-tingan Pita oleh Gubernur Erzaldi.

Selain gunting pita, Gubernur juga menyaksikan penandata-nganan penyaluran KUR antara Petani dengan Bank BNI dan PT. Sinarbatu Rusa Prima. Dilanjutkan dengan penyerahan secara simbolis penerima kredit budidaya tanaman singkong dari Gubernur kepada para Petani Singkong kemintraan PT. Sinar Baturusa Prima.

Gubernur Erzaldi Rosman meng-harapkan kepada para Petani penerima dana Kredit dari Bank BNI agar menjaga kepercayaan kepada pihak perbankan dan perusahaan PT. Sinar Baturusa Prima, guna terus berjalannya penanaman pohon singkong.

“Kepercayaan oleh bank BNI dan PT. Sinar Baturusa Prima ini jangan didustakan. Kepada para Petani,

jaga kepercayaan ini dengan Bank BNI dan perusahaan PT. Sinarbatu Rusa Prima. Jangan sampai nanti sudah di bina, dikasih kredit Petani tidak melaksanakan dengan baik,” ujar Gubernur.

Gubernur juga mengingatkan Petani, jika sudah berjalan dan membuahkan hasil, jangan lupa membayar hutangnya kepada pihak bank, dan menjualnya kepada PT. Sinar Baturusa Prima selaku mitra Petani Singkong. “Yang terpenting ambil pinjamannya, lakukan pe-nanamannya, lakukan panennya dan bayar hutangnya dan ambil untungnya,” kata Gubernur.

Dijelaskan Gubernur, kehadiran PT. Sinar Baturusa Prima, guna membantu para Petani Singkong. Sebab, pada waktu itu singkong tidak ada harganya, dan masyarakat selalu bertanya kepada pemerintah. Dengan adanya perusahaan pengelolaan singkong ini, lanjut Gubernur, diharapkan dapat mem-bantu para Petani Singkong dalam menjual hasil pertaniannya, se-hingga memiliki dampak pereko-nomian bagi para Petani Singkong itu sendiri.

“Saya melihat semangat menanam Pohon Singkong, dan banyak pe-luang bagi para Petani Singkong untuk menanam Singkong. Saya melihat itu, dan langsung meminta Dinas Perta-nian dimana lahan yang kosong,

dari-pada tanam pohon yang tingi-tingi lebih baik tanam singkong, misalnya saja tanam Pohon Singkong di sepanjang jalan Provinsi,” ungkap Gubernur.

Pada kesempatan sama, Dirut PT. Sinar Baturusa Prima Irwan Sus-wanto Samsudin, mengatakan, dengan adanya bantuan dari Bank BNI ini, dapat membantu dan mem-perlancar para Petani dalam me-nanam Pohon Singkong.

“Kami berharap jangan ragu-ragu bank menyalurkan bantuan-nya, sebab yang dibantu ekonomi masyarakat bawah, yang mana ekonomi dasar adalah masyarakat kalangan bawah,” tuturnya.

Sebelumnya, Kepala Kantor Wilayah Bank BNI Regional Sum-bangsel, Dodi mengatakan, di Lampung BNI sudah melakukan pembiayaan kemintraan kepada para Petani Singkong.

Namun di Babel sendiri program ini baru, dan prospek pertanian Singkong ini sangat bagus, sebab permintaan Singkong sangat tinggi, dengan begitu sangat baik sekali kedepannya.

“Kami dari BNI target utama kami karena BNI bank pembiayaan untuk mensejahterakan masyarakat, wu-judnya melalui kerdit usaha rakyat dengan berbiaya rendah. Dan Kerja sama ini dari waktu-waktu diharapkan terus berkembang,” harapnya.(Mislam/3)

Gubernur Saksikan Tanam & Panen Singkong Otomatis

PUDING BESAR- Gu-bernur Kepulauan Bangka Be-litung (Babel), Erzaldi Rosman didampingi Kepala Dinas Per-tanian Provinsi Babel, Juaidi dan Kepala Dinas Kehutanan Babel, Marwan, menyaksikan secara langsung proses pena-naman pohon Singkong dengan cara modern.

Proses penanaman Singkong dilakukan oleh mesin, berikut

proses pemanenan buah Sing-kong juga secara otomatis de-ngan mesin pengolahan Sing-kong, yang diperagakan oleh Pegawai PT. Sinarbatu Rusa Prima di lahan seluas satu hektar, di Desa Puding Besar, Keca-matan Puding Besar, Kabupaten Bangka, Rabu (7/8/2019) siang. Usai melihat langsung ragaan penanaman dan pe-manenan otomatis, Gubernur

mengatakan, mekanisasi per-tanian dengan menggunakan mesin ini, akan menjadi contoh bagi para Petani Singkong untuk melakukan mekanisasi dengan keuntungan, akan me-ngefisienkan waktu penanam-an dpenanam-an pempenanam-anenpenanam-an Singkong, sehingga nilai tukar petani nantinya akan tinggi.

“Hari ini, saya melihat meka-nisasi pertanian yang sudah

dilakukan PT. Sinarbatu Rusa Prima ini sangat baik. Nanti, ini, akan menjadi motivasi dan contoh bagi para Petani di Babel,” kata Gubernur Erzaldi. Irwan Suswanto Samsudin selaku Dirut PT. Sinarbatu Rusa Prima menegaskan prospek menjadi Petani Singkong sangat baik, sebab Singkong jika dijadi-kan Tepung Tapioka, itu sudah menjadi komoditi dunia, selain menjadi pakanan ternak bisa juga menjadi bumbu masak.

Untuk mempercepat pena-naman Pohon Singkong dan pemanenanya, dikatakan Ir-wan, mesin penanaman dan pemanenan singkong ini sangat baik, karena mensin ini bisa menanam dan memupuk se-kaligus. Dengan jarak tanam sesama pohon bisa diatur, begitu juga kedalaman tanaman po-honnya, sehingga tenaga yang dikeluarkan dan waktu pena-naman menjadi efesien.

“Di Indonesia sangat kurang hasil pertanian Singkong Ta-pioka, dan kita juga untuk memenuhi itu harus impor dari Thailand. Babel masih minim pasokan singkongnya. Harapan kita para Petani di Babel makin sejahtera, dan satu atau tiga tahun ke depan akan berkem-bang industri pertanian Sing-kong. Jika dilihat alat-alat ini sangat umum di negara Thai-land,” imbuhnya.(Mislam/3)

Gubernur Babel Erzaldi Rosman memberikan respon dan harapan ketika menyaksikan langsung proses penanaman dan panen pohon singkong menggunakan mesin di Desa Puding Besar, Kecamatan Puding Besar, Kabupaten Bangka, Rabu (7/8/2019). (foto: istimewa)



BKPSDM Babel akan Pisah dengan Diklat



Rapat Lanjutan Restrukturisasi PD Pemprov

PANGKALPINANG- Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel) Erzaldi Rosman, didampingi Wakil Gubernur (Wagub) Babel H. Abdul Fatah, Rabu (7/8/2019) pagi, memimpin Rapat Lanjutan, Hasil Paparan Restrukturisasi Perangkat Daerah (PD) Tertentu di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Babel.

Rapat yang berlangsung di Ruang Rapat Gubernur, di Air Itam Pangkalpinang, bertujuan untuk melakukan perampingan OPD di lingkungan Pemprov Babel tersebut,

dihadiri Pj. Sekda Babel, Yulizar, Kepala Bapeda Ferry Insani, Kepala Inspektorat Babel Susanto, Kepala BKPSDM Babel Sahirman, Kepala Biro Hukum Setda Babel Maskupal, dan Kepala Biro Organisasi Setda Babel Harry Patriadi.

Kepala Biro Organisasi Setda Babel, Harry Patriadi dalam paparannya mengatakan, akan ada perampingan OPD di lingkungan Pemprov Babel, diantaranya Biro Pem-bangunan digabung dengan Biro Ekonomi, Biro Humas dan Protokol akan di gabung ke

Kominfo dan Biro Umum Setda Babel, BKPSDMD Babel akan di pisah dengan Diklat. “Terdapat tiga asas yang menjadi dasar dilakukan evaluasi terhadap perangkat daerah yang sudah dibentuk, diantaranya asas efisiensi, efektifitas dan tata kerja yang jelas,” katanya.

Dijelaskan Harry Patriadi, hasil dari evaluasi perangkat daerah yang berkaitan dengan asas tersebut, antara lain adanya tumpang tindih tugas pokok dan fungsi, beban kerja terlalu kecil, serta mengacu pada peraturan perundang-undangan yang menghendaki perubahan.

“OPD di luar sekretariat daerah meliputi Dinas Pendidikan, Dinas Energi Sumber

Gubernur Babel Erzaldi Rosman, didampingi Wakil Gubernur Abdul Fatah, Rabu (7/8/2019) pagi, memimpin Rapat Lanjutan, Hasil Paparan Restrukturisasi Perangkat Daerah Tertentu di lingkungan Pemprov Babel. .(foto: istimewa)

(6)

Ekonomi & Bisnis

6

RAKYAT POS - Kamis, 8 Agustus 2019

Cabai Naik Berdampak

Kepada Industri Makanan

JAKARTA- Ketua Umum Perhimpunan Hotel dan Res-toran Indonesia (PHRI) Hari-yadi Budi Santoso mengatakan hotel-hotel mengalami “over booked” atau kelebihan sewa kamar ketika pemadaman listrik skala besar pada Minggu (4/8).

“Kami ketiban untung juga sebenarnya, karena permintaan sewa kamar meningkat sampai 100 persen saat listrik padam itu, namun beberapa justru over booked,” kata Hariyadi di Jakarta, Rabu (7/8).

Over booked tersebut dise-babkan banyaknya tamu yang memilih hotel untuk menginap karena keadaan di rumah me-reka masih mati lampu dan kesulitan air.

Namun, karena banyaknya permintaan, ada beberapa ken-dala di mana pelanggan banyak

JAKARTA - Fenomena meningkatnya harga cabai membuat sejumlah pengusaha di bidang makanan di berbagai daerah menjadi waswas karena hal tersebut dinilai juga dapat berdampak kepada beban bia-ya operasional produk makan-an ymakan-ang menggunakmakan-an cabai.

Wakil Ketua GAPMMI (Ga-bungan Asosiasi Pengusaha Makanan dan Minuman

Indo-nesia) Rachmat Hidayat dalam rilis di Jakarta, Rabu (7/8), mengatakan dengan harga ca-bai tinggi, tentu saja penge-luaran modal bagi pengusaha yang menggunakan cabai juga akan semakin besar.

Menurut dia, jika kondisinya terus seperti ini, tidak menutup kemungkinan ada industri ma-kanan yang bisa merugi atau tergulung usahanya.

“Kita berharap tidak lama dan tinggi karena bisa membaha-yakan secara keseluruhan. Ma-syarakat akan terpukul duluan berikutnya industri,” ujarnya.

Ia mengungkapkan, peng-usaha umumnya tidak membeli langsung dari kebun tetapi menyetok untuk proses penge-ringan dan sebagainya sehingga perlu diwaspadai bila stok habis. Di kesempatan terpisah, ang-gota Komisi IV Andi Akmal Pasludin mengatakan, harusnya pemerintah menugaskan Bulog untuk melakukan manajemen komoditi agar harga cabai tidak meroket.

“Misalnya teknologi penyim-panan cabai. Cabai ini tidak bisa lama. Tetapi harusnya Bulog bisa berfungsi membina petani ketika menjelang hari raya. Bisa kerjasama dengan petani de-ngan harga yang disepakati di awak. Kalau tidak ada kesepa-katan di awal, petani juga malas menanam cabai,” katanya.

Andi juga meminta perintah bertanggungjawab

me-lindungi petani dan konsumen. Menurut dia, saat ini pihak yang dirugikan adalah konsumen karena harganya melonjak.

Sementara itu, Pakar Perta-nian dari IPB, Dwi Andreas Santosa menilai tahun 2019 ini memang terjadi anomali ter-hadap produksi cabai dalam negeri karena lazimnya pada tahun-tahun lalu mulai bulan Mei, justru harga cabai me-landai turun dan kemudian akan naik pada September dan Oktober.

“Ada faktor kesalahan kebi-jakan terkait tata kelola cabai, jaringan tani kami menerima bantuan untuk penanaman cabe di Januari, saat itu ditanam cabai ya hancur-hancuran, karena masih musim hujan, dan sampai Maret dan April masih sisa hujan,” ujarnya.

Ia juga memprediksi total produksi cabai 2019 akan me-nurun dibandingkan tahun lalu. Sebelumnya, pengamat kebi-jakan publik Trubus Rahadian-syah juga mengamati minimnya

produksi cabai membuat me-lonjaknya harga, baik di tingkat petani maupun pasar.

Trubus Rahadiansyah ber-pendapat bahwa kasus mi-nimnya produksi sektor per-tanian yang kerap berulang seharusnya dapat diatasi melalui pembinaan kepada petani, serta penciptaan inovasi bibit-bibit unggul yang disesuaikan de-ngan kondisi alam di Indonesia, baik geografis maupun cuaca.

Menurut dia, lemahnya pembinaan dan dorongan ke-pada petani untuk terus me-ningkatkan produksi, menye-babkan kasus-kasus tersebut selalu berulang.

Sedangkan Direktur Jenderal Hortikultura Kementan Pri-hasto Setyanto berpendapat bahwa hambatan produksi terjadi antara lain karena ada pengaruh sempat jatuhnya harga cabai beberapa waktu lalu sehingga membuat petani tidak memanen tanaman ter-sebut yang berdampak produk-sinya menjadi berkurang.(ant)

Pemadaman Listrik

Pengusaha Hotel Alami “Over Booked”

yang memesan melalui aplikasi penyedia hotel, sedangkan kon-disi hotel yang dituju masih off line atau belum bisa melayani melalui jaringan internet karena listrik padam.

Sedangkan, banyak tamu juga yang memesan secara konven-sional langsung datang ke hotel, sehingga ada kendala peme-sanan ganda.

“Beberapa hotel mengalami kendala itu, namun akhirnya bisa juga diselesaikan masing-masing,” katanya.

Hari ini, Rabu, Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) dan Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) hari ini menandatangani nota kesepahaman atau memoran-dum of understanding (MoU) tentang Kerja Sama Pemanfa-atan Gas Bumi dan Penyediaan

Information and Communi-cation Technology.

Penandatanganan MoU dila-kukan oleh Direktur Strategi

Kadin Minta Pemerintah

Atur Investasi yang Masuk

“BKPM harus

bedakan investasi

itu. Dulu zaman Pak

Harto yang ditarik

adalah investasi

berorientasi ekspor.

Yang sekarang ini

investasinya yang

eksploitasi pasar

semua,”

Pengembangan Bisnis PGN Syahrial Mukhtar dan Ketua Umum PHRI Hariyadi Budi Santoso Sukamdani serta

disaksikan oleh Direktur Utama PGN, manajemen PGN dan perwakilan PHRI di Hotel Grand Sahid Jaya Jakarta.(ant)

vestasi itu. Dulu zaman Pak Harto yang ditarik adalah investasi berorientasi ekspor. Yang sekarang ini investasinya yang eksploitasi pasar semua,” katanya.

Didik mengingatkan agar ada penataan mengenai in-vestasi yang masuk ke Indo-nesia. Pasalnya, dengan jumlah penduduk yang besar, Indo-nesia menjadi pasar yang meng-giurkan untuk digarap banyak investor.

“Maka perlu ditata dan perlu strategi,investasi itu harus yang (berorientasi) ekspor,” katanya.

Plt Deputi Pengembangan Iklim Penanaman Modal BKPM Yuliot menjelaskan se-lama ini pemerintah terus men-dorong masuknya investasi yang berkualitas dan berorien-tasi ekspor guna mendorong daya saing Indonesia.

Ia juga menyebut ada in-vestasi prioritas, yakni inin-vestasi yang memberikan nilai tam-bah bagi dalam negeri dan investasi di kawasan pari-wisata.

“Kami mendorong agar ba-sis produksi ada di dalam ne-geri. Ini juga termasuk kebi-jakan insentif di mana itu diberikan jika ada nilai tambah di dalam negeri,” katanya.

(ant) JAKARTA - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia meminta peme-rintah mengatur investasi yang masuk agar tidak semata ha-nya mengeksploitasi pasar dalam negeri.

Ketua Lembaga Pengkajian, Penelitian dan Pengembangan Ekonomi (LP3E) Kadin Indo-nesia Didik J Rachbini dalam diskusi bertajuk “Dampak Operasional dan Kepemilikan Saham E-Commerce terhadap Ketahanan Ekonomi Nasio-nal” di Jakarta, Rabu (7/8), mengatakan hal itu menjadi tugas Badan Koordinasi Pe-nanaman Modal (BKPM).

“BKPM harus bedakan

in-ubahan),” ujarnya. Pernyataan tersebut me-nyusul wacana penghapusan skema diskon tarif LCC yang diucapkan Menteri Koor-dinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution.

Menurut Darmin, masih banyak aspek yang bisa dicari untuk solusi mahalnya tiket pesawat ini dan tidak mem-berikan diskon pada hari serta jam tertentu.

Pemerintah mewajibkan maskapai LCC untuk menu-runkan harga tiket sebesar 50 persen dari tarif batas atas pada Selasa, Kamis dan Sabtu mulai pukul 10.00 hingga 14.00 waktu setempat.

Diskon tersebut hanya ber-laku untuk 30 persen dari total kursi yang tersedia dalam satu pesawat.

Untuk itu, Darmin menga-takan lebih baik mencari solusi yang lebih berkelanjutan dan harga tiket masih bisa ditu-runkan.

Sementara itu, semenjak kewajiban pemberian diskon, tiket pesawat Citilink dan Lion Air terpantau turun, misalnya untuk rute Jakarta-Surabaya yang sebelumnya sekitar Rp1 juta, sementara setelah ada diskon harga turun mencapai Rp800.000.(ant) JAKARTA - Direktur

Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Polana B Pramesti menegas-kan bahwa kebijamenegas-kan diskon tarif pesawat untuk pener-bangan berbiaya murah (LCC) hanya jangka pendek.

“Itu ‘kan kebijakan jangka pendek,” kata Polana saat ditemui di Seminar Kebang-saan di Gelora Bung Karno, Jakarta, Rabu (7/8).

Untuk itu, dia mengatakan pihaknya akan mengkaji ke-mungkinan ada skema baru yang lebih berjangka panjang terkait tiket pesawat. “Kami sedang mengkaji untuk kebi-jakan jangka panjang. Nanti kita bicarakan lagi,” katanya. Sebelumya Menteri Perhu-bungan Budi Karya Sumadi membantah ada perubahan skema pemberian diskon tiket pesawat LCC.

“Enggak (tidak ada

per-Dirjen: Diskon Tiket Pesawat

Hanya Jangka Pendek

Diskon tersebut

hanya berlaku

untuk 30 persen

dari total kursi yang

tersedia dalam satu

pesawat

Pemerintah Bahas

Finalisasi Perpres

Mobil Listrik

nyatakan komitmen untuk investasi di industri kendaraan bertenaga listrik.

Airlangga mengungkap se-jumlah perusahaan itu me-nargetkan untuk mulai pro-duksi kendaraan bertenaga listrik pada 2022.

Rapat itu berlangsung ter-tutup. Sejumlah menteri lain yang hadir antara lain Menteri ESDM Ignasius Jonan, Menteri Perhubungan Budi Karya Su-madi, Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara, Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Trans-migrasi Eko Putro Sandjojo, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, dan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Thomas Lembong.(ant) JAKARTA- Pemerintah

melakukan pembahasan fi-nalisasi peraturan presiden tentang kendaraan berbasis elektrik, salah satunya me-ngenai Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN).

“Jadi keseluruhan perkem-bangan teknologi sudah di-adopsi dan regulasi ini akan berlaku di 2021. Artinya kita berikan waktu kepada industri 2-3 tahun dalam melakukan investasi,” kata Menteri Per-industrian Airlangga Hartarto di Istana Negara, Jakarta pada Rabu (7/8) sore.

Sejumlah menteri telah me-nemui Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka, Jakarta melakukan rapat terbatas me-ngenai kendaraan bertenaga listrik.

Menurut Airlangga, dalam peraturan presiden itu juga diatur mengenai Tingkat Komponen Dalam Negeri mobil listrik yakni sebesar 35 persen.

Menperin mengatakan in-dustri akan diberikan kesem-patan untuk mengimpor da-lam bentuk completely build up (CBU) kendaraan berbasis listrik dalam periode tertentu. “Karena dalam waktu tiga tahun sudah diminta untuk ‘local content’ 35 persen,” ujar Airlangga.

Saat ini sebanyak tiga hingga empat perusahaan sudah

me-Konflik Dagang AS-China

Reda, Rupiah Menguat

JAKARTA- Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Rabu (7/8) sore, menguat setelah meredanya konflik perdagang-an perdagang-antara Amerika Serikat dperdagang-an China serta kawalan ketat dari Bank Indonesia di pasar uang.

Rupiah menguat 52 poin atau 0,36 persen menjadi Rp14.225 per dolar AS dari sebelumnya Rp14.277 per dolar AS.

“Perselisihan antara dua eko-nomi terbesar dunia ini kembali mereda dari sebelumnya dan pasar kembali bergairah me-ngoleksi rupiah walaupun dolar menguat, di samping adanya pengawalan ketat dari BI,” kata Direktur Utama PT Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi di Jakarta, Rabu.

Menurut Ibrahim, pelaku pasar saat ini boleh lega karena masih ada harapan AS dan China kembali ke meja pe-rundingan. Kedua negara me-mang menyepakati pertemuan di Washington awal bulan depan.

Penasihat Ekonomi Gedung Putih Lawrence ‘Larry’ Kudlow mengungkapkan rencana per-temuan dengan China masih ada di atas meja. Bahkan kalau ada perkembangan positif da-lam dialog, AS bisa saja meng-ubah kebijakan bea masuknya. Di sisi lain, apa yang disang-kakan oleh AS terhadap China yang disebut mulai melancar-kan perang mata uangnya, hari ini tidak terbukti karena mata uang yuan kembali menguat.

Yuan sengaja dilemahkan agar ekspor China tetap kompetitif dan sebagai sarana untuk meng-gertak AS.

Ini semua terjadi karena akhir pekan lalu AS menebar ancam-an akancam-an menerapkancam-an bea ma-suk 10 persen bagi importasi produk-produk buatan China senilai 300 miliar dolar AS. Kebijakan ini rencananya ber-laku mulai 1 September 2019. “Balasan China ternyata lebih pedih. China ‘memainkan’ nilai tukar yuan agar produk China

tetap menarik di pasar global, termasuk di AS,” ujar Ibrahim. Rupiah pada pagi hari dibuka melemah Rp14.265 dolar AS. Sepanjang hari, rupiah berge-rak di kisaran Rp14.215 per dolar AS hingga Rp14.292 per dolar AS.

Sementara itu, kurs tengah Bank Indonesia pada Rabu ini menunjukkan, rupiah mele-mah menjadi Rp14.275 per dolar AS dibanding hari sebe-lumnya di posisi Rp14.344 per dolar AS.(ant)

Figur

Memperbarui...

Referensi

Memperbarui...

Related subjects :