Pergilah, Imanmu Telah Menyelamatkan Engkau

Teks penuh

(1)

25 Oktober 2015 Tahun VI – No.43

“Pergilah, Imanmu Telah

Menyelamatkan Engkau”

Bacaan-bacaan Kitab

Suci hari

Minggu ini

mengarahkan

kita pada

pribadi Yesus

sebagai

satu-satunya

keselamatan

kita. Penginjil

Markus

mengisahkan Perjalanan Yesus bersama para murid-Nya

melewati kota Yerikho. Ketika itu ada seorang pengemis

bernama Bartimeus. Orang ini mungkin sudah lama

mendengar tentang Yesus maka dia memiliki pencarian

tersendiri. Sayangnya, dia seorang buta dan banyak orang

yang mengikuti Yesus menghalangi dia untuk bertemu

dengan Yesus.

Apa yang dilakukan Bartimeus untuk mewujudkan

pencariannya? Ketika ia mendengar Yesus lewat di dekatnya,

ia berseru dengan sapaan Yesus sebagai manusia: “Yesus,

Anak Daud, kasihanilah aku!”(Mrk10:47). Ketika ditegur

orang banyak, Bartimeus menyapa tanpa menyebut “Yesus”

tetapi hanya “Anak Daud, kasihanilah Aku.” Lihatlah

pergeseran pengenalan dan sapaannya terhadap Yesus.

Orang buta ini punya keyakinan istimewa bahwa Yehosua,

artinya “Allah yang menyelamatkan” adalah Anak Daud

JADWAL MISA

Misa Harian:

Senin s/d Jumat 06.00 wib

Hari Sabtu :

17.00 wib

Hari Minggu :

06.30 - 09.00 - 17.00 wib

Misa Jumat Pertama :

06.00 - 12.00 - 19.30 wib

Adorasi Ekaristi :

Setiap hari Senin 15.00 s/d 22.00 di Kapel ditutup pukul 22.00 dengan ibadat penutup (completorium)

PENYELIDIKAN KANONIK

(dengan perjanjian) Hari Senin, 17.00 – 18.30 wib

Romo A.S. Gunawan, Pr. Hari Kamis, 17.00 – 18.30 wib

Romo Anton Baur, Pr.

PELAYANAN MISA REQUIEM DI GEREJA

Dapat diselenggarakan pada hari Senin hingga Jumat. Hubungi Sekretariat Paroki.

Website:

www.parokisanmare.or.id

Facebook Group:

SanMaRe

Kontribusi artikel, pengumuman, iklan: komsos@parokisanmare.or.id

(2)

maka Ia pasti akan memperhatikannya. Ketika mendapat halangan dari banyak orang, Ia

menyapa dengan lebih akrab lagi, “Anak Daud kasihanilah Aku”. Bartimeus merasa bahwa Ia

sangat membutuhkan Yesus lagi pula mereka sama-sama keturunan Daud.

Sikap Yesus sangat positif. Ia peka dengan penderitaan manusia, apalagi dengan saudara

seketurunan Daud. Ia pun memanggil orang buta itu. Orang banyak yang mengikuti Yesus

berubah perilakunya kepada Bartimeus dan berkata, “Kuatkanlah hatimu! Berdirilah, Ia

memanggil engkau.” Bartimeus tahu dirinya sebagai orang yang tidak sempurna maka cara

ia menjawab ajakan Yesus adalah dengan meninggalkan jubahnya, setelah itu pergi dan

memohon untuk disembuhkan dan dapat melihat: “Rabunni, semoga aku dapat melihat”.

Yesus memahami pencarian Bartimeus dan imannya yang besar kepada-Nya. Ia berkata

kepada Bartimeus, “Pergilah, imanmu telah menyelamatkan engkau” (Mrk10:52). Dampak

kesembuhan Bartimeus adalah dengan mata terbuka, ia melihat Yesus.

Pengalaman Yesus dalam Injil juga pernah dialami oleh Yeremia. Yeremia menggambarkan

bagaimana Umat Tuhan di Babel mengalami kegelapan dan putus harapan tetapi ia masih

percaya bahwa Tuhan tidak akan melupakan anak-anakNya. Tuhan berfirman kepada

Yeremia, “Bersorak-soralah bagi Yakub dengan sukacita, bersukarialah dengan pemimpin

bangsa. Tuhan telah menyelamatkan umat-Nya, yakni sisa-sisa Israel”(Yer31:7). Tuhan

berniat mengumpulkan semua orang dari ujung bumi: orang-orang buta dan lumpuh,

perempuan hamil pun dikumpulkan Tuhan. Mereka menangis karena menderita tetapi

Tuhan punya kuasa untuk mengumpulkan mereka. Kebesaran Tuhan terlihat dalam

perhatianNya kepada orang-orang yang menderita. Sikap Tuhan ini membuat kita bertanya

dalam hati kita, apakah kita juga peka terhadap sesama yang menderita?

Mengapa Tuhan mau berempati dengan manusia yang menderita? Tuhan Allah berempati

dengan umat-Nya yang menderita sengsara karena mereka juga diciptakan sewajah

dengan-Nya. Mereka juga biji mata-dengan-Nya. Mereka berharga di mata Tuhan! Yesus berempati dengan si

buta dan kaum penderita yang lain karena Dialah imam Agung. Penulis surat kepada umat

Ibrani dalam bacaan kedua menulis, “Setiap imam agung yang dipilih dari antara manusia,

ditetapkan bagi manusia dalam hubungan mereka dengan Allah supaya ia

mempersembahkan kurban karena dosa”. Imam agung memiliki tugas memperhatikan

semua orang termasuk orang jahil dan sesat. Maka ketika mempersembahkan kurban, ia

juga memperuntukkan bagi umat dan dirinya. Yesus adalah imam Agung yang diangkat oleh

Allah sendiri. Dia melebihi segalanya dan mempersembahkan diri-Nya untuk keselamatan

manusia. Dialah imam Agung selamanya menurut tata cara Melkizedek.

Sabda Tuhan hari ini sangat inspiratif untuk mempersatukan

kita dengan Tuhan sendiri. Kadang-kadang kita buta di

hadapan Tuhan dan sesama. Kadang-kadang kita tidak peka

terhadap penderitaan dan kebutuhan sesama. Kita lebih

melihat diri kita, bahkan menghalangi orang lain yang mau

bersatu dengan Tuhan. Mari kita berbenah diri dan berkata

juga kepada Yesus, “Rabunni, semoga saya dapat melihat”

Diambil dari artikel P. John Laba SDB di

http://pejesdb.com/2012/10/28/homili-hari-minggu-biasa-ke-xxxb

(3)

-Romo, saya mau bertanya. Kalau tidak

salah pada Malam Paskah itu, kerap kali

dinyanyikan nama-nama Santo-Santa.

Apakah makna di balik nyanyian itu?

Mengapa kita harus menyanyikannya?

Terima kasih untuk pertanyaannya. Doa yang menyebut atau menyanyikan nama Santo-Santa atau para kudus itu disebut sebagai doa Litani Orang Kudus atau Litani Agung. Dalam Puji Syukur, kita jumpai doa ini pada nomor 128. Doa ini merupakan serangkaian doa dengan menyebutkan nama Santo-Santa atau para orang kudus.

Litani orang kudus ini merupakan bagian dari liturgi. Biasanya, didoakan pada perayaan liturgi penting, seperti Malam Paskah, pembaptisan, dan tahbisan imamat. Kadang kala pun, doa ini dapat didoakan secara kelompok atau pribadi dalam kesempatan ziarah, atau doa-doa lainnya. Lalu maknanya apa? Kalau memperhatikan doa itu secara seksama, disebutkan nama Santo-Santa satu persatu, lalu kita menjawab serentak, “doakanlah kami” (teks latin: ora pro nobis). Artinya, kita memohon perantaraan doa dari orang-orang kudus kepada Bapa di surga. Kita tidak berdoa kepada Santo-Santa, tetapi kita mohon doa dari mereka agar kita diarahkan selalu pada Allah. Selain itu, dengan menyebut nama Santo Santa, kita juga ingin bersama-sama meneladan ketangguhan dan kesetiaan imannya kepada Yesus Kristus. Makna rohani ini kita persatukan dengan makna liturgisnya. Kita bersama mengimani bahwa sebelum menghadap Allah, Gereja menggabungkan diri dengan Kristus dan para orang kudus-Nya.

Semoga dengan memahami maknanya, kita tidak lagi bertanya “mengapa kita harus mendoakan atau menyanyikan Litani Orang Kudus”. Tetapi, pertanyaan itu diubah menjadi sebuah gerakan hati untuk berdoa Litani Orang Kudus dalam perayaan liturgi Gereja ataupun doa-doa pribadi kita. Mari kita berdoa dan kita teladani kesalehan hidup dari Santo-Santa. Semoga kita pun selalu dikuduskan sebagai orang-orang yang beriman dan setia kepada Kristus.

Diasuh oleh Romo Anton Baur, Pr

Pertanyaan silakan dikirimkan ke: umatbertanya@parokisanmare.or.id

umat bertanya

gembala menjawab

(4)

Minggu Misi BIA 2015 se-Dekenat Tangerang

“Anak-anak Adalah Lonceng Gereja”

Perayaan yang pada tahun ini diadakan di Gereja St. Laurensius, Alam Sutera, jatuh pada hari Minggu, 18 Oktober 2015 yang lalu. Perayaan ini diadakan dengan penuh sukacita oleh Bina Iman Anak (BIA) se-Dekenat Tangerang. Anak-anak BIA ikut serta

berpartisipasi di dalam perayaan misa, seperti petugas koor, sampai lektris/or, pemazmur, perarakan dengan baju adat, dan

persembahan.

BIA Paroki SanMare pun ikut memeriahkan acara tersebut dengan mengirim anak-anak BIA yang diwakili dari wilayah 1 & 2, begitu pun para pembina dan pendamping dari kedua wilayah ini. Pada kesempatan kali ini Paroki SanMare ikut berpartisipasi dalam pelayanan pemazmur dan perarakan dengan baju adat yang mewakili dari daerah Padang. Tidak lupa persiapan oleh Paroki SanMare untuk membuat pohon doa yang berisi doa-doa dari anak-anak BIA Paroki SanMare untuk dibawa di dalam Gereja St. Laurensius pada saat misa

berlangsung.

Diawali dengan Perayaan Ekaristi Kudus pada pukul 08.30 oleh Romo H. Sri Danto Aribowo,Pr. petugas lektor dan lektris, pemazmur, paduan suara dari Paroki St. Barnabas Pamulang serta persembahan yang sangat unik (anak-anak BIA) mengantar perarakan memasuki gereja. Di dalam khotbahnya Romo H. Sri Danto Aribowo, Pr. berpesan : “Dengan mengambil tema Anak-anak adalah Lonceng gereja diharapkan anak-anak dapat berpartisipasi penuh dalam kehidupan meng-gereja, seperti layaknya lonceng yang berbunyi di gereja sebagai penanda untuk setiap umat berkumpul & berdoa bersama di gereja”. Jadi kalau anak-anak lihat mama, papa, kakak, atau adiknya malas ke gereja jangan lupa untuk ajak ke gereja ya, karena Tuhan sudah menunggu kita disana. “Siapa yang mau jadi lonceng di keluarganya untuk bertemu Tuhan di gereja?” serentak dijawab oleh anak-anak BIA dengan meriah “sayaaa...”” Tentunya harapan dari Romo H. Sri Danto Aribowo, Pr. Juga akan menggelitik nurani kita “maukah kita juga menjadi lonceng gereja kepada orang-orang di lingkungan hidup kita?” semoga ya...

Dan Misa ditutup pada jam 09.45 dan dilanjutkan dengan pembagian konsumsi dan buah tangan pembatas buku doa Bapa Kami dan Salam Maria (dalam bahasa inggris) kepada setiap anak-anak BIA serta umat yang juga ikut serta dalam misa tersebut.***

KABAR UMAT

Sie Bina Iman Anak (BIA) SanMaRe – Jovita W

(5)

-Lingkungan Santa Agatha dan Santa Maria Ratu Rosari – Wilayah V

MISA SYUKUR PEMEKARAN LINGKUNGAN

Sabtu, 17 Oktober lalu, lingkungan St.

Agatha dan Sta. Maria Ratu Rosari yang

merupakan bagian dari Wilayah V

menggelar misa pemekaran lingkungan

yang dipimpin oleh Rm. Anton Baur, Pr.

Pada misa yang dihadiri sekitar 100 umat

kedua lingkungan tersebut, Romo Anton

juga memberkati pengurus baru

Lingkungan Sta. Agatha & Sta. Maria Ratu

Rosari. Kesempatan ini menjadi ajang

perkenalan pengurus baru untuk

mempermudah komunikasi antar umat.

Lingkungan Sta. Agatha dimekarkan menjadi dua lingkungan dengan Sta. Maria Ratu Rosari

sebagai lingkungan baru. Di Wilayah V, pemekaran juga dilakukan pada lingkungan Sta. Beatrix

yang menyambut kehadiran lingkungan baru, Sta. Angela.

Memekarkan lingkungan yang sudah terbangun dengan baik dan kompak memang bukan

perkara mudah. Sebab, masing-masing lingkungan harus kembali membentuk kepengurusan

masing-masing dan mengisi pos-pos pelayanan yang perlu dilengkapi demi memberikan

reksa-pastoral yang baik serta lebih menjangkau lebih banyak umat lingkungan.

Nyatanya, pemekaran berhasil

menarik ‘wajah-wajah baru’ yang

punya semangat muda dan

dedikasi tinggi dalam pelayanan

gereja, sebuah hal yang mungkin

sulit terjadi apabila kedua

lingkungan ini tidak dimekarkan.

Pengalaman di Lingkungan Sta.

Agatha & Sta. Maria Ratu Rosari

menunjukkan bahwa pemekaran

perlu diimani sebagai jalan yang

ditunjukkan Tuhan untuk

membuat kita semakin peka

terhadap keberadaan umat

Katolik di sekitar kita.

Sie Komsos SanMaRe – Edo Karensa

KABAR UMAT

(6)

PENERIMAAN KOMUNI PERTAMA

Dibuka pendaftaran Bimbingan Komuni Pertama, untuk anak2 usia 10 tahun keatas

dan/atau kelas IV SD pada bulan Mei 2016. Pendaftaran dibuka mulai 25 Oktober 2015

sampai dengan 9 Januari 2016. Formulir dapat diambil di sekretariat Paroki.

Formulir yang sudah diisi dan ditandatangani Ketua

Lingkungan dapat dikembalikan ke Sekretariat Paroki dengan

melampirkan: FC Surat Baptis anak, FC Kartu Keluarga Gereja.

Pertemuan orang tua akan dilaksanakan pada tanggal 16

Januari 2016 dan Perayaan Komuni Pertama akan dilaksanakan

pada tgl 29 Mei 2016.

Untuk Keterangan lebih lanjut dapat menghubungi :

• Ibu Lia (0812 1975 6573 dan 0857 7996 4899)

• Ibu Vivien (08777 1635 333)

(7)

- JADWAL LITURGI 

MINGGU HARI RAYA SEMUA ORANG KUDUS, 1 November

Bacaan: Why. 7:2-4,9-14; Mzm. 24:1-2,3-4ab,5-6;

Ul:6; 1 Yoh. 3:1-3; Mat. 5:1-12a

Saran

Lagu: PS 616, 618, 641, 642, 643, 700, 841, 956

MINGGU BIASA XXXII, 8 November

Bacaan: 1Raj. 17:10-16; Mzm. 146:7,8-9a,9c-10; Ul:1;

Ibr. 9:24-28; Mrk. 12:38-44

Saran

Lagu: PS 321, 381, 421, 481, 557, 646 atau 656,

674 atau 675, 863, 957

Sabtu, 31 Oktober, pukul 17.00

Koor dan Tatib: St. Ignatius

Lektor: Jacinta Dewi iswanto / Maria Agustine

Tri Mardikowati

Putra/i Altar: Patricia Dias R., Jonathan Mark, M.

Kiara Anindita, Josephine Marie Yohana, Andreas Widiatmoko Prabowo, Ignatius Prayogo, T. Aurora Rosarian Adliana, Gabriella Putri, Stevanus Winata, Laurentius Melvin Pratama, Elisabeth Anggitasari H.

Prodiakon: Yuliana Yelly, Agnes A. Sayan

Rampisela, Albertus Sugianto S., Wahid Gunawan, Saras Damai Susetyo, Yohannes Pudjiastoto, Agustono Widjaja, Helfina M. Tisnakusuma

Sabtu, 7 November, pukul 17.00 Koor dan Tatib: OMK

Lektor: Henrica Nugraheni / Lily Parengkuan

Putra/i Altar: Euginia Puspa Pitaloka, YM Jonathan

Glenn Paskalis, Florentina HarlyKusnadi, DeBritto Maurizt Angara Sitorus, Anselmus Abimayung Prayudi, Antonius Rangga Hapsoro W, Petrus Jason Bhaskara, PaulusWinton F. Tambunan, Albertus A. Goenawan, Immanuel Xestospongiamura

Prodiakon: Paul August Liqui, Soetojo Dharmadi, Tjhong

Vincentius, Yohannes Pudjiastoto, Gatot Kusumo Atmojo, Bayu Rajasa, Arden Andreas Barus, Fifi Amaliawaty

Minggu, 1 November, pukul 06.30

Koor dan Tatib: Beata Teresa

Lektor: Francisca Wulandari / Maria F.

Kristiono

Putra/i Altar: Paulus Winton F. Tambunan, Santos

F. Tambunan, Aurelia Yashodara N., Jessica Nadia Agustin, Jonatahan Stevandhy, Kevin Stevandhy, Dylan A. Christanto, Margaretha Velicia, Katarina Sari Kusuma Dewi Mursito, Michael Rama A. S.

Prodiakon Marcus B. Samosir, Maryono Suwargo,

Romualdus Ponidjan, Hesti Purbaningsih, Yasinta Fatmawati, Yustinus F. Irjayanto

Minggu, 8 November, pukul 06.30

Koor dan Tatib: Sta. Monika

Lektor: Alphonsus R. Seto Adi Wicaksono / Angelina

Wardhani E

Putra/i Altar: Michael Rama A. S., Margaretha Velicia,

Aurelia A. Herputri, Katarina Sari Kusuma Dewi Mursito, Kristina Irmadani Darwin, Davianna Inez Halim, Robertus Darren Radyan, Theresia Prabandari Ayu, Dylan A. Christanto, Jonatahan Stevandhy, Kevin Stevandhy

Prodiakon Florentina Ratna Supeni H., Grace Theresia

Supit, I. Y. Supriyanto, Saly Listiyadhi, Ingewati Kusuma, Didi Hartanto

Minggu, 1 November, pukul 09.00

Koor dan Tatib: St. Bartolomeus

Lektor: Maria Magdalena Yuniati / Cicilia Nina

Putra/i Altar: Benigno Areli Siswoko, Benedicto

Siswoko, Claudia Michelle Ivane, Stefani Nathania Sanchia, YM Jonathan Glenn Paskalis, Timothy Luke Lumy, Anselmus Abimayung Prayudi, Debritto Maurizt Angara Sitorus, Mikael Josafat, Ivana Permata Ariesta

Prodiakon: Agnes Bertha Tabarani, Alfonsus

Haryanto, Anna Retno Hapsari, Josz Juswanto, Franciscus Xaverius Andri, Probel Gultom, Johanes Sumardi, Cynthia Catharina, Prima Widi Hatmi, Ronald C. Sampayan, Thomas Erwin Kurniawan, Yohanes Budi Purwanto, Yustinus T. Mudjihardjo, Agustinus Darmawan, Metty Suprapti, Agung Wahyu Wibowo, Fransiskus P. Narendra,

Minggu, 8 November, pukul 09.00 Koor dan Tatib: RICCI 2 & Sta. Theresia Lektor: Anastasia Agnes / Theresia Priscylla

Putra/i Altar: Maria Lilin K.R, Benedicto Siswoko,

Alleandra Luwina Nugroho, Clara L. O. Emmanuella, Jeanne Atlanta Andieani Ati Puspita, Elisabeth Lovisia Eva Karensa, Fransiskus Arya Kusuma Aji, Margareta Sheren Angela Asroyo, Vincentius Adrian Laurens Nestya Pradhana, Vincentius Kevin Anggoro R. M., Catarina Jennifer Juwana, Efrem Kriste Prana P. M.

Prodiakon: Yosep Yendi, Rudyanto G, Dwi Respati,

Bambang Sulistyo P., F. A. Soedjarno, Donanta Octaviardi, Noegroho Tjiptorahardjo, Joachim S., Kamilus Arifin, M. Yoke Edna, Petrus Lazarus M., Hendrawan Thiodorus, Y. Martahan Sitorus, George Pangemanan, Ferry Kodrat, Gunawan Gunarso, Didik Wiryawan AP,

(8)

Heribertus Darno, Agus Munandar, Esther Meinelsa

Manurung, Rinto Setiono, Royandi Ernestus DP Floribertus Rismantoro, G. Suyanto Utomo, Joannes Suharno, Lucas Hanifa N., Yadi Djuhand

Minggu, 1 November, pukul 17.00

Koor dan Tatib: Emmanuel Lektor: Yena Hidayat / Sofie

Putra/i Altar: Gregorius Rio Alfrian, Christina

Simamora, Estherania N, Margareta Yosilia Paskalovana, Maria Carolina Itu Leba, Yohanna Emarina, Brigitta Stephanie, Helena Keren Imanuela, Alvin Kindy Setiawan, Peter Bradley

Prodiakon: Gunawan Wibowo, Agustinus Fadjar

AS, Bambang Tedjo N., Haryono Widarta, Daniel Bala Batti, Lily Irene Tantra, Hartawan Makmur, Heru Santosa, Georgino Godong, Temmy Royani

Minggu, 8 November, pukul 17.00 Koor dan Tatib: St. Fransiskus Maria Lektor: Rere / Anastasia Tri Wulansari

Putra/i Altar: Giacinta Maretha Prita Pradita, Helena

Keren Imanuela, Benedict Matthew Sukieche, Brigitta Stephanie, Yohanna Emarina, Margaretha Yosilia Paskalovana, Timothy Luke Lumy, Mikael Josafat, Fransiska Wahyuni Novita Kristiyani Br.M, Estherania N

Prodiakon: Ping Julianto Widjaja, Willem Dagi, Yuliana

Yelly, Agnes A. Sayan Rampisela, A. Sugianto Supriadi, Wahid Gunawan, Saras Damai Susetyo, Agustono Widjaja, Helfina M. Tisnakusuma, Marcus B. Samosir

 PENGUMUMAN 

1. Legio Maria Yunior “Ratu Para Malaikat” mengajak partisipasi umat untuk bergabung pada setiap hari Kamis pk. 16.30 – 18.00 bertempat di Kapel PA. Abhimata, Jl. Mertilang IV Blok. KA II No. 31 -37 Bintaro Jaya Sektor 9 Tangerang Selatan.

2.

Misa HUT Perkawinan bulan Oktober akan diadakan pada hari Sabtu, tanggal 31 Oktober 2015, pukul

17.00 WIB. Pendaftaran dapat melalui Sekretariat Sanmare.

3.

Penutupan Bulan Rosario diadakan pada hari Sabtu 31 Oktober, pukul 19:00 diawali dengan doa

rosario di Gua Maria, dilanjutkan dengan Perayaan Ekaristi di Gereja.

4.

Misa peringatan arwah semua orang dirayakan pada hari Senin, 2 November, di Gereja Santa Maria

Regina. Anggota keluarga yang ingin mendoakan keluarga atau saudaranya dapat membawa foto dan

bunga tabur dan menaruhnya di sekitar Altar.

5.

Kursus Persiapan Perkawinan di Gereja SanMaRe diadakan pada hari Sabtu 28 November – Minggu

29 November. Pendaftaran kursus ada di sekretariat

.

6. Sehubungan dengan acara penerimaan Sakramen Perminyakan, maka jadwal Penyuluhan

Baptis Bayi diundur menjadi Minggu 29 November dan baptis bayi diadakan pada Minggu

6 Desember 2015.

7. Akan saling menerimakan Sakramen Pernikahan:

Pengumuman ke I

-

Netty Carolina Dameria Manungkalit dari Lingk. Sta. Yosephine Bakhita dengan Marco Angeloni

dari Paroki Sacro Cuore di Gesu – Italy

-

Laurensia Angrewwylani Hasugian dari Lingk. St. Fansiskus Xaverius dengan Ferry Richmond

Pandapotan Sihombing dari Meruyung – Depok – Jawa Barat

Akan dilaksanakan Pemberkatan Pernikahan:

Pengumuman ke III

-

Luisa de Marillac Paskalia dari Lingk. Theodorus dengan Sutopo dari Taman Puri Bintaro.

Barangsiapa mengetahui adanya halangan untuk perkawinan tersebut, wajib memberitahu Pastor Kepala Paroki.

Tingkatkan Penghasilan anda melalui aktivitas bergabung bersama kami sebagai Financial Consultant di Tokio Marine BSD, di bidang Investasi dan Asuransi, hub. kami : 087709928550, 082110660175, 08158852302

IKLAN BARIS – Wahana bagi umat yang ingin mengiklankan informasi lowongan pekerjaan atau mencari pekerjaan.

Materi iklan diserahkan ke sekretariat paroki setiap hari kerja atau email ke: sekretariat@parokisanmare.or.id 8

Figur

Memperbarui...

Referensi

Memperbarui...

Related subjects :