• Tidak ada hasil yang ditemukan

SURAT EDARAN. Nomor : 020/943/PBJ-TU.P/III/2021. Tentang :

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "SURAT EDARAN. Nomor : 020/943/PBJ-TU.P/III/2021. Tentang :"

Copied!
7
0
0

Teks penuh

(1)

1. Sendawar, 06 Maret 2021 Kepada Yth. (Daftar Terlampir) Di – Sendawar SURAT EDARAN Nomor : 020/943/PBJ-TU.P/III/2021 Tentang :

PELAKU PENGADAAN YANG DAPAT DITETAPKAN DALAM PERANGKAT DAERAH DI LINGKUNGAN PEMERINTAH KABUPATEN KUTAI BARAT

Sehubungan dengan ditetapkannya Undang-Undang Nomor 11 tahun 2020 tentang Cipta Kerja, maka berpengaruh terhadap pelaksanaan tata kelola Pemerintahan Daerah yang Sehubungan dengan ditetapkannya Undang-Undang Nomor 11 tahun 2020 tentang Cipta Kerja, maka berpengaruh terhadap pelaksanaan tata kelola Pemerintahan Daerah yang wajib mengikuti norma, standar, prosedur, dan kriteria yang mengacu atau mengadopsi praktik yang baik (good practices) berbentuk Peraturan Perundangan yang ditetapkan Pemerintah Pusat, untuk hal tersebut maka perlu disampaikan beberapa hal terkait yaitu :

1. Bahwa dalam Pengelolaan Keuangan APBD terdapat Peraturan Pemerintah Nomor 12 tahun 2019 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah (PP 12/2019) dengan satu kesatuan cakupan yang diatur dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri, salah satunya adalah Peraturan Menteri Dalam Negeri 77 tahun 2020 tentang Pedoman Teknis Pengelolaan Keuangan Daerah yang melaksanakan amanat PP 12/2019;

2. Kedudukan PP 12/2019 sebagai Peraturan Pengelolaan Keuangan Daerah sejajar dengan Peraturan Pemerintah Nomor 50 tahun 2018 tentang Perubahan atas Peraturan Pemerintah Nomor 45 tahun 2013 tentang Tata Cara Pelaksanaan APBN (PP 50/2018) yang dengan satu kesatuan diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan, dalam hal ini baik PP 50/2018 maupun PP 12/2019 memiliki kedudukan lebih tinggi dari Peraturan Presiden, termasuk di dalamnya dalam pelaksanaan kedua Peraturan Pemerintah tersebut terdapat Peraturan Menteri yang menjalankan amanat dari masing-masing Peraturan Pemerintah wajib dipatuhi terlebih dahulu sebelum melaksanakan Peraturan yang lebih rendah hirarkinya secara tidak bertentangan;

3. Bahwa dalam PP 50/2018 beserta Peraturan Menteri Keuangan terkait dalam tata kelola APBN menghadirkan keberadaan Pejabat Pembuat Komitmen sebagaimana Peraturan Presiden Nomor 12 tahun 2021 tentang Perubahan atas Peraturan Presiden Nomor 16 tahun

PEMERINTAH KABUPATEN KUTAI BARAT

SEKRETARIAT DAERAH

Komplek Perkantoran Kabupaten Kutai Barat 75576. Telepon (0545) 4043841 – 4043704

Fax (0545) 4043843. Website : www.kutaibaratkab.go.id

(2)

2018 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah, hal ini dalam PP 12/2019 jo. Permendagri 77/2020 diatur sedikit berbeda bagi Pemerintah Daerah, dalam hal melakukan Perikatan PA/KPA bertindak sebagai Pejabat Pembuat Komitmen.

4. Dalam Pasal 11 ayat (3) Peraturan Presiden Nomor 12 tahun 2021 tentang Perubahan atas Peraturan Presiden Nomor 16 tahun 2018 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah disebutkan “Dalam hal tidak ada penetapan PPK pada Pengadaan Barang/Jasa yang menggunakan anggaran belanja dari APBD, PA/KPA menugaskan PPTK untuk melaksanakan tugas PPK sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf a sampai dengan huruf m.”, pernyataan tersebut dimaknai sebagai hal yang telah ditetapkan dalam Peraturan yang memiliki hirarki lebih tinggi, dan bukan dikarenakan “Dalam hal tidak ada penetapan PPK oleh PA/KPA pada Pengadaan barang/Jasa yang menggunakan anggaran belanja dari APBD”, sehingga tidak disarankan bagi PA APBD di Lingkungan Perangkat Daerah Pemerintah Kabupaten Kutai Barat untuk menetapkan Pejabat Pembuat Komitmen; 5. Penetapan Pejabat Pembuat Komitmen yang dilakukan oleh PA akan mengakibatkan

ketidakcakapan dalam Pasal 1320 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata dan dapat mengakibatkan keabsahan berkontrak tidak berlaku;

6. Disarankan kepada PA yang bertindak sebagai PPK menggunakan kewenangan untuk : - Menetapkan tim teknis;

- Menetapkan tim pendukung;

- Menetapkan tim ahli atau tenaga ahli.

Dalam melaksanakan kegiatan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah yang perikatannya dilaksanakan oleh PA yang bertindak sebagai PPK.

7. Disarankan kepada PA yang bertindak sebagai PPK menggunakan kewenangan untuk : - Menetapkan tim pendukung;

- Menetapkan tim ahli atau tenaga ahli.

Dalam melaksanakan kegiatan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah yang perikatannya dilaksanakan oleh KPA yang bertindak sebagai PPK.

8. Sesuai aturan yang berlaku maka PPTK yang memiliki kompetensi PPK dapat melaksanakan tugas untuk membantu tugas PA/KPA yang bertindak sebagai PPK, dalam hal ini PPTK bukan ditetapkan sebagai PPK dan hanya membantu PA/KPA yang bertindak sebagai PPK untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 11 ayat (3) Peraturan Presiden Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah;

9. Agar proses Pengadaan Barang/Jasa dapat terlaksana sesuai tujuan, kebijakan, prinsip, dan etika Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah, maka Pengguna Anggaran selaku Kepala Perangkat Daerah bertanggung-jawab untuk senantiasa mendorong :

- Melaksanakan Konsolidasi Pengadaan;

- Mendorong Sumber Daya Manusia yang tersedia untuk menjadi Pejabat Fungsional Pengelola Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah dan keikutsertaan pada pelatihan Penjenjangan;

- Mendorong Sumber Daya Manusia yang tersedia untuk mengikuti Pelatihan dan Ujian Kompetensi Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah tingkat Dasar dengan ketersediaan Anggaran Perangkat Daerah;

- Mendorong Sumber Daya Manusia yang tersedia untuk mengikuti Pelatihan dan Ujian Kompetensi Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah tingkat Lanjutan dengan ketersediaan Anggaran Perangkat Daerah;

- Dalam kaitannya pada Pengadaan terkait pada Pekerjaan Konstruksi maka senantiasa mendorong untuk mengikuti Pelatihan dan Ujian Kompetensi yang selaras dengan Kebijakan Pengadaan Konstruksi dan Keselamatan Kerja Konstruksi (K3) dengan ketersediaan Anggaran Perangkat Daerah.

(3)

10. Dalam kaitannya pada pengembangan SDM dan Kompetensi Teknis selain mendayagunakan Anggaran Perangkat Daerah, para Kepala Perangkat Daerah dapat melakukan koordinasi pada Perangkat Daerah yang membidangi pelatihan Kompetensi Teknis agar menjadi dasar identifikasi kebutuhan pelatihan Kompetensi Teknis.

11. Selain ketentuan PPK diatas yang dilaksanakan oleh PA/KPA juga telah dihapuskannya PjPHP/PPHP maka pada Perangkat Daerah di Pemerintah Daerah hanya dapat ditetapkan Pelaku Pengadaan sebagai berikut:

a. PA; b. KPA;

c. Pejabat Pengadaan;dan d. Penyelenggara Swakelola;

12. Peran Pejabat Pembuat Komitmen dilaksanakan oleh PA dan/atau Kuasa Pengguna Anggaran dengan dibantu Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) yang telah memiliki kompetensi PPK, Tim Teknis, Tim Pendukung, Tim Ahli, dan/atau Tenaga Ahli.

13. Peraturan Pelaksanaan dari Peraturan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah yang masih tetap berlaku tetap dilaksanakan sesuai dengan Pasal II Peraturan Presiden Nomor 12 tahun 2021 tentang Perubahan Peraturan Presiden Nomor 16 tahun 2018 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah.

Demikian disampaikan untuk dapat menjadi perhatian, dilaksanakan, dan menjadi Pedoman. SEKRETARIS DAERAH

AYONIUS, S.Pd,.M.M NIP. 19660215 199501 1 002

Tembusan Kepada Yth :

1. Bupati Kab. Kutai Barat di- SENDAWAR (Sebagai Laporan) 2. Wakil Bupati Kab. Kutai Barat di- SENDAWAR (Sebagai Laporan) 3. Arsip.

(4)

Daftar Penerima : Surat Edaran Sekretaris Daerah tentang Pelaku Pengadaan Yang Dapat Ditetapkan Dalam Perangkat Daerah Di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Kutai Barat Nomor 020/943/PBJ-TU.P/III/2021 Tanggal 08 Maret 2021

No Perangkat Daerah / Unit Organisasi

1. Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah 2. Badan Kesatuan Bangsa dan Politik

3. Badan Keuangan dan Aset Daerah 4. Badan Penanggulangan Bencana Daerah 5. Badan Pendapatan Daerah

6. Badan Perencanaan Penelitian dan Pengembangan Daerah 7. Bagian Ekonomi Sekretariat Daerah

8. Bagian Hukum Sekretariat Daerah

9. Bagian Humas dan Protokol Sekretariat Daerah 10. Bagian Kesejahteraan Rakyat dan Sosial

11. Bagian Organisasi Sekretariat Daerah 12. Bagian Pembangunan Sekretariat Daerah 13. Bagian Pemerintahan Sekretariat Daerah 14. Bagian Pengadaan Barang Dan Jasa

15. Bagian Sumber Daya Alam Sekretariat Daerah 16. Bagian Umum Sekretariat Daerah

17. Dinas Arsip Dan Perpustakaan

18. Dinas Kependudukan Dan Pencatatan Sipil 19. Dinas Kesehatan

20. Dinas Kesehatan UPT Puskesmas Barong Tongkok 21. Dinas Kesehatan UPT Puskesmas Belusuh

22. Dinas Kesehatan UPT Puskesmas Besiq 23. Dinas Kesehatan UPT Puskesmas Damai

(5)

No Perangkat Daerah / Unit Organisasi

25. Dinas Kesehatan UPT Puskesmas Lambing

26. Dinas Kesehatan UPT Puskesmas Linggang Bigung 27. Dinas Kesehatan UPT Puskesmas Long Iram 28. Dinas Kesehatan UPT Puskesmas Melak

29. Dinas Kesehatan UPT Puskesmas Muara Kedang 30. Dinas Kesehatan UPT Puskesmas Muara Pahu 31. Dinas Kesehatan UPT Puskesmas Penyinggahan 32. Dinas Kesehatan UPT Puskesmas Tanjung Isuy 33. Dinas Kesehatan UPT Puskesmas Tering Seberang 34. Dinas Kesehatan UPT Puskesmas Dempar

35. Dinas Kesehatan UPT Puskesmas Sekolaq Darat 36. Dinas Kesehatan UPT Puskesmas Dilang Puti 37. Dinas Kesehatan UPT Puskesmas Jambuk 38. Dinas Kesehatan UPT Puskesmas Resak 39. Dinas Ketahanan Pangan

40. Dinas Komunikasi Dan Informatika 41. Dinas Lingkungan Hidup

42. Dinas Pariwisata

43. Dinas Pariwisata UPT Taman Budaya Sentawar 44. Dinas Pariwisata UPT Museum Etnografi Sendawar 45. Dinas Pekerjaan Umum Dan Penataan Ruang 46. Dinas Pemuda Dan Olahraga

47. Dinas Penanaman Modal Dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu 48. Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan

49. Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan UPT Sanggar Kegiatan Belajar

50. Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak

51. Dinas Perdagangan Koperasi Usaha Kecil Dan Menengah

(6)

No Perangkat Daerah / Unit Organisasi 53. Dinas Perhubungan

54. Dinas Perhubungan UPT Pengelola Pelabuhan

55. Dinas Perhubungan UPT Pengujian Kendaraan Bermotor 56. Dinas Perikanan

57. Dinas Perikanan UPT Balai Benih Ikan

58. Dinas Permberdayaan Masyarakat Dan Kampung 59. Dinas Pertanian

60. Dinas Pertanian UPT Agrobisnis Pertanian 61. Dinas Pertanian UPT Revitalisasi Perkebunan

62. Dinas Perumahan Kawasan Permukiman Dan Pertanahan

63. Dinas Pupr UPT Laboratorium Konstruksi Kabupaten Kutai Barat 64. Dinas Pupr UPT Pemeliharaan Jalan Dan Jembatan

65. Dinas Sosial

66. Dinas Tenaga Kerja Dan Transmigrasi 67. Inspektorat Daerah

68. Kecamatan Barong Tongkok 69. Kecamatan Bentian Besar 70. Kecamatan Bongan 71. Kecamatan Damai 72. Kecamatan Jempang

73. Kecamatan Linggang Bigung 74. Kecamatan Long Iram 75. Kecamatan Melak

76. Kecamatan Mook Manaar Bulatn 77. Kecamatan Muara Lawa

78. Kecamatan Muara Pahu 79. Kecamatan Nyuatan 80. Kecamatan Penyinggahan 81. Kecamatan Sekolaq Darat

(7)

No Perangkat Daerah / Unit Organisasi 82. Kecamatan Siluq Ngurai

83. Kecamatan Tering

84. Kelurahan Barong Tongkok 85. Kelurahan Melak Ilir 86. Kelurahan Melak Ulu 87. Kelurahan Simpang Raya 88. RSUD Harapan Insan Sendawar 89. Satuan Polisi Pamong Praja

90. Sekretariat Dewan Pengurus Korpri 91. Sekretariat DPRD

Referensi

Dokumen terkait

pada Peraturan Presiden Nomor 70 Tahun 2012 tentang Perubahan Kedua Peraturan Presiden Nomor 54 Tahun 2010 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah dan Peraturan

Peraturan Presiden Nomor O4 Tahun 2015 Tentang Perubahan Keempat Atas Peraturan Presiden Nomor 54 Tahun 2O1O Tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah Pasal 25 ayat

Berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 4 Tahun 2015 tentang Perubahan Keempat Peraturan Presiden Nomor 54 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah Pasal 109 ayat (7)

bahwa untuk melaksanakan ketentuan Pasal 7 Peraturan Presiden Nomor 16 Tahun 2018 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah dan Pasal 25 ayat (1) dan ayat (2) Peraturan LKPP Nomor

Peraturan Presiden Nomor 12 Tahun 2021 tentang Perubahan atas Peraturan Presiden Nomor 16 Tahun 2018 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah;4. Peraturan Menteri

Barang/Jasa Pemerintah sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Presiden Nomor 12 Tahun 2021 tentang Perubahan Atas Peraturan Presiden Nomor 16 Tahun 2018 Tentang Pengadaan

Merujuk kepada Perpres (maksud Perpres dalam tulisan ini adalah Peraturan Presiden Nomor 12 Tahun 2021 tentang Perubahan Atas Peraturan Presiden Nomor 16 Tahun 2018 tentang

Peraturan Presiden Nomor 16 Tahun 2018 sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 2021 tentang Perubahan Atas Peraturan Presiden Nomor 16 Tahun