KAJIAN KARAKTERISTIK FISIKOKIMIA DAN SENSORIS FRUIT LEATHER PISANG KEPOK (Musa paradisiaca F.) DAN BUAH NAGA MERAH (Hylocereus polyrhizus) DENGAN PENAMBAHAN KARAGENAN
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
pembuatan fruit leather adalah buah yang memiliki kematangan yang cukup,.. berkadar air rendah, mengandung serat yang tinggi, dan memiliki
Hasil penelitian pembuatan selai kulit pisang kepok ( Musa paradisiaca formatypica) dengan penambahan konsentrasi buah naga merah ( Hylocereus polyrhizus) yang
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perbandingan kulit buah naga dan buah strawberry serta jenis penstabil dalam pembuatan produk mix fruit leather
Perbedaan konsentrasi CMC berpengaruh nyata terhadap kadar air dan aktivitas air fruit leather pisang kepok merah.. Konsentrasi CMC yang semakin banyak menurunkan nilai
bahwa kadar abu fruit leather pisang raja nangka lebih tinggi dari fruit leather pisang ambon hijau dan kepok putih, walaupun berdasarkan analisis
Perbedaaan konsentrasi karagenan yang ditambahkan dalam pembuatan fruit leather salak pondoh memberikan pengaruh nyata terhadap sifat fisikokimia fruit leather salak pondoh, yaitu kadar
Nilai kesukaan tekstur fruit leather kering dengan perlakuan proporsi buah apel : buah naga P dan konsentrasi asam sitrat S, P1= 75%:25% P2=50%:50%, P3= 25%:75%, S1=0%, S2=
Nilai kesukaan warna fruit leather kering kering perlakuan proporsi buah apel:buah naga P dan konsentrasi asam sitrat S, P1= 75%:25% P2=50%:50%, P3= 25%:75%, S1=0%, S2= 0,1%