Asuhan Keperawatan Pada Pasien Tn. B. T Dengan Tumor Paru Di Ruangan Kelimutu Rsud Prof. Dr. W. Z Johannes Kota Kupang
Teks penuh
Garis besar
Dokumen terkait
Intervensi keperawatan pada Ny, M dengan diagnosa kedua nyeri akut berhubungan dengan agen cedera biologi maka goal dari diagnosa ini yaitu setelah dilakukan tindakan
pada diagnosa keperawatan sesuai dengan diagnosa ketidakefektifan perfusi jaringan perifer, ketidakseimbangan nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh dan intoleransi aktivitas,
1) Ketidakefektifan bersihan jalan napas berhubungan dengan penumpukan sekret berlebih yang ditandai dengan DS : pasien mengatakan merasa sesak napas , batuk
Implementasi yang dilakukan pada Tn S.W berdasarkan intervensi yang ditetapkan, pada diagnosa ketidakefektifan perfusi jaringan serebral berhubungan dengan infark jaringan
Diagnosa keperawatan 1: Diagnosa Keperawatan 1: Nyeri akut berhubungan dengan agen cedera fisik 08.00 Melakukan pengkajian Nyeri yang komprehensif,(PQRST) Provokatif
pada diagnosa keperawatan ini dipakai sebagai intervensi untuk menyelesaikan masalah keperawatan nyeri akut berhubungan dengan agens cedera fisik pada pasien Nn.
Hari ketiga dilakukan pada tanggal 17 Juli 2019 yaitu: Diagnosa keperawatan 1: Nyeri akut berhubungan dengan agens cedera biologis (iskemia) Implementasi: 1) Melakukan pengkajian
Senin, 27 Mei 2019 Diagnosa keperawatan nyeri akut berhubungan dengan agen cedera biologis. Tindakan keperawatan yang telah dilakukan: 1) Jam 10:00 melakukan pengkajian