PERATURAN DAERAH KABUPATEN LAMANDAU NOMOR 05 TAHUN 2005
TENTANG
PEMBENTUKAN KECAMATAN BULIK TIMUR, KECAMATAN MENTHOBI RAYA, KECAMATAN SEMATU JAYA, KECAMATAN BELANTIKAN RAYA
DAN KECAMATAN BATANGKAWA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA
BUPATI LAMANDAU, Menimbang Mengingat : : a. b. c. 1. 2. 3. 4.
bahwa Undang-undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah Bab II, bagian kesatu tentang Pembentukan Daerah pasal 5 ayat (1), (3), (4) dan ayat (5) sebagai syarat terbentuknya suatu daerah;
bahwa dengan perkembangan dan kemajuan Wilayah Kecamatan-Kecamatan di Kabupaten Lamandau baik dibidang Ekonomi, Sosial Politik, Sosial Budaya, Jumlah Penduduk, Jumlah Desa/Kelurahan Luas Wilayah serta adanya aspirasi yang berkembang dalam masyarakat, dipandang perlu meningkatkan, efisiensi dan efektifitas Penyelenggaraan Pemerintahan, pelaksanaan Pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat;
bahwa, berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud huruf a dan b diatas, perlu menetapkan Peraturan Daerah tentang Pembentukan Kecamatan Bulik Timur, Kecamatan Menthobi Raya, Kecamatan Sematu Jaya, Kecamatan Belantikan Raya dan Kecamatan Batangkawa di Kabupaten Lamandau.
Undang-Undang RI Nomor 24 Tahun 1992 tentang Tata Ruang (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1992 Nomor 115, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3501);
Undang-undang Nomor 5 Tahun 2002 tentang pembentukan Kabupaten Katingan, Kabupaten Seruyan, Kabupaten Sukamara, Kabupaten Lamandau, Kabupaten Gunung Mas, Kabupaten Pulang Pisau, Kabupaten Murung Raya, Kabupaten Barito Timur di Propinsi Kalimantan Tengah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2002 Nomor 18 Tambahan Lembaran Negara Nomor 4180);
Undang-undang Nomor 10 Tahun 2004 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-Undangan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 53, Tambahan Lembaran Negara
5. 6. 7. 8. 9. 10. 11. 12. 13.
Republik Indonesia Nomor 4389);
Undang-undang RI Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 125, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4437);
Undang-Undang RI Nomor 33 Tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan Antara Pemerintah Pusat dan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 126, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4438);
Peraturan Pemerintah Nomor 25 Tahun 2000 tentang Kewenangan Pemerintah dan Kewenangan Propinsi sebagai Daerah Otonom ( Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2000 Nomor 54, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3952 );
Peraturan Pemerintah Nomor 129 Tahun 2000 tentang Persyaratan Pembentukan dan Kriteria Pemekaran, Penghapusan dan Penggabungan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2000 Nomor 233, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4036);
Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2003 tentang Pedoman Organisasi Perangkat Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 14, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4262 );
Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 4 Tahun 2000 tentang Pedoman Pembentukan Kecamatan;
Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 21 Tahun 2001 tentang Teknik Penyusunan dan Materi Muatan Produk-produk Hukum Daerah;
Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 22 Tahun 2001 tentang Bentuk Produk-produk Hukum Daerah;
Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 23 Tahun 2001 tentang Prosedur Penyusunan Produk Hukum Daerah;
Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 24 Tahun 2001 tentang Lembaran Daerah dan Berita Daerah;
Peraturan Daerah Kabupaten Lamandau Nomor 03 Tahun 2004 tentang Kelembagaan Struktur Organisasi, Tugas Pokok dan Tata Kerja Perangkat Daerah Kabupaten Lamandau (Lembaran Daerah Tahun 2004 Nomor : 02 Seri : D) sebagaimana telah
diubah pertama kali dengan Peraturan Daerah Kabupaten Lamandau Nomor 12 Tahun 2004 (Lembaran Daerah Kabupaten Lamandau Tahun 2004 Nomor 4 Seri C).
Dengan Persetujuan Bersama
DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH KABUPATEN LAMANDAU
dan
BUPATI LAMANDAU M E M U T U S K A N :
Menetapkan : PERATURAN DAERAH KABUPATEN LAMANDAU TENTANG PEMBENTUKAN KECAMATAN BULIK TIMUR, KECAMATAN MENTHOBI RAYA, KECAMATAN SEMATU JAYA, KECAMATAN BELANTIKAN RAYA DAN KECAMATAN BATANGKAWA DI KABUPATEN LAMANDAU.
BAB I
KETENTUAN UMUM Pasal 1
Dalam Peraturan Daerah ini yang dimaksud dengan : 1. Daerah adalah Kabupaten Lamandau;
2. Pemerintah Daerah adalah Bupati dan Perangkat Daerah sebagai unsur penyelenggaraan Pemerintah Daerah Kabupaten Lamandau;
3. Pemerintahan Daerah adalah penyelenggaraan urusan pemerintahan oleh Pemerintah Daerah dan DPRD menurut asas otonomi dan tugas pembantuan dengan prinsif otonomi seluas-luasnya dalam sistem dan prinsif Negara Kesatuan Republik Indonesia sebagaimana dimaksud dalam Undang-undang Dasar Negara RI Tahun 1945;
4. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah yang selanjutnya disebut DPRD adalah Lembaga Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Lamandau sebagai unsur penyelenggara Pemerintahan Daerah;
5. Kecamatan adalah sebagai Perangkat Daerah Kabupaten Lamandau yang dipimpin oleh Camat;
6. Camat adalah Kepala Kecamatan;
7. Desa atau yang disebut dengan nama lain, selanjutnya disebut Desa adalah kesatuan masyarakat hukum yang memiliki batas-batas wilayah yang berwenang untuk mengatur dan mengurus kepentingan masyarakat setempat, berdasarkan asal usul dan adat istiadat setempat yang diakui dan dihormati dalam sistem Pemerintahan Negara Kesatuan RI.
PEMBENTUKAN, BATAS WILAYAH DAN IBU KOTA KECAMATAN
Pasal 2
Dengan Peraturan Daerah ini dibentuk Kecamatan Bulik Timur, Kecamatan Menthobi Raya, Kecamatan Sematu Jaya, Kecamatan Belantikan Raya Dan Kecamatan Batangkawa di wilayah Kabupaten Lamandau.
Pasal 3
Kecamatan Bulik Timur berasal dari sebagian Wilayah Kecamatan Bulik yang terdiri dari : 1. Desa Merambang;
2. Desa Batu Tunggal; 3. Desa Nanga Kemujan; 4. Desa Sepondam; 5. Desa Toka;
6. Desa Nanga Koring; 7. Desa Sungkup;
8. Desa Nanga Palikodan; 9. Desa Nuangan;
10. Desa Pedongatan; 11. Desa Suka Maju; 12. Desa Bukit Jaya;
Pasal 4
Kecamatan Menthobi Raya berasal dari sebagian wilayah Kecamatan Bulik yang terdiri dari : 1 Desa Melata;
2 Desa Nanuah; 3 Desa Topalan; 4. Desa Batu Ampar; 5. Desa Lubuk Hiju; 6. Desa Bukit Makmur; 7. Desa Bukit Raya; 8. Desa Modang Mas; 9. Desa Mukti Manunggal; 10. Desa Sumber Jaya; 11. Desa Bukit Harum;
(1) Kecamatan Sematu Jaya berasal dari sebagian wilayah Kecamatan Bulik yang terdiri dari :
1. Desa Bina Bhakti; 2. Desa Tri Tunggal; 3. Desa Jangkar Prima; 4. Desa Mekar Mulya; 5. Desa Wonorejo; 6. Batu Hambawang
(2) Dusun Batu Hambawang yang sebelumnya merupakan wilayah administrasi Desa Kujan Kecamatan Bulik Kabupaten Lamandau, dengan ditetapkannya Peraturan Daerah ini maka Dusun Batu Hambawang menjadi wilayah administrasi Kecamatan Sematu Jaya Kabupaten Lamandau.
Pasal 6
Kecamatan Belantikan Raya berasal dari sebagian wilayah Kecamatan Lamandau dan Kecamatan Bulik yang terdiri dari :
1. Desa Bayat;
2. Desa Nanga Belantikan; 3. Desa Sungai Buluh; 4. Desa Belibi;
5. Desa Karang Besi; 6. Desa Benuatan; 7. Desa Kahingai; 8. Desa Nanga Matu; 9. Desa Petarikan; 10. Desa Sumber Cahaya; 11. Desa Bintang Mangalih; 12. Desa Tangga Batu.
Pasal 7
Kecamatan Batangkawa berasal dari sebagian wilayah Kecamatan Delang yang terdiri dari : 1. Desa Kinipan;
2. Desa Ginih;
3. Desa Batu Tambun; 4. Desa Benakitan; 5. Desa Liku;
6. Desa Mangkalang; 7. Desa Karang Mas; 8. Desa Kina;
Pasal 8
Dengan terbentuknya Kecamatan Bulik Timur, Kecamatan Menthobi Raya, Kecamatan Sematu Jaya, Kecamatan Belantikan Raya sebagaimana dimaksud dalam pasal 3, 4, 5, dan 6 maka luas wilayah Kecamatan Bulik berkurang oleh wilayah Kecamatan Bulik Timur, Kecamatan Menthobi Raya dan Kecamatan Sematu Jaya.
Pasal 9
Dengan terbentuknya Kecamatan Belantikan Jaya sebagaimana dimaksud dalam pasal 6 maka luas wilayah Kecamatan Lamandau berkurang oleh wilayah Kecamatan Belantikan Raya.
Pasal 10
Dengan terbentuknya Kecamatan Batang Kawa sebagaimana dimaksud dalam pasal 7 maka luas wilayah Kecamatan Delang berkurang oleh wilayah Kecamatan Batang Kawa.
Pasal 11
Wilayah Kecamatan Sematu Jaya, Kecamatan Menthobi Raya, Kecamatan Bulik Timur, Kecamatan Belantikan Raya Dan Kecamatan Batangkawa merupakan bagian dan satu kesatuan dari wilayah Kabupaten Lamandau Provinsi Kalimantan Tengah .
Pasal 12
(1) Kecamatan Bulik Timur mempunyai batas-batas wilayah : Sebelah Utara berbatasan dengan Kabupaten Seruyan;
Sebelan Timur berbatasan dengan Kecamatan Menthobi Raya; Sebelah Selatan berbatasan dengan Kecamatan Bulik;
Sebelah Barat berbatasan dengan Kecamatan Belantikan Jaya.
(2 ) Kecamatan Menthobi Raya mempunyai batas-batas wilayah : Sebelah Utara berbatasan dengan Kabupaten Seruyan;
Sebelah Timur berbatasan dengan Kabupaten Kotawaringin Barat; Sebelah Selatan berbatasan dengan Kecamatan Bulik;
( 3 ) Kecamatan Sematu Jaya Mempunyai batas-batas wilayah : Sebelah Utara berbatasan dengan Kecamatan Bulik;
Sebelah Timur berbatasan dengan Kabupaten Kotawaringin Barat; Sebelah Selatan berbatasan dengan Kabupaten Kotawaringin Barat; Sebelah Barat berbatasan dengan Kecamatan Bulik.
( 4 ) Kecamatan Belantikan Raya mempunyai batas-batas wilayah : a. Sebelah Utara berbatasan dengan Kabupaten Seruyan;
b. Sebelah Timur berbatsan dengan Kecamatan Bulik Timur; c. Sebelah Selatan berbatasan dengan Kecamatan Lamandau; d. Sebelah Barat berbatasan dengan Kecamatan Batangkawa.
( 5 ) Kecamatan Batangkawa mempunyai batas-batas wilayah : Sebelah Utara berbatasan dengan Propinsi Kalimantan Barat; Sebelah Timur berbatasan dengan Kecamatan Belantikan Raya; Sebelah Selatan berbatasan dengan Kecamatan Lamandau; Sebelah Barat berbatasan dengan Kecamatan Delang.
( 6 ) Batas wilayah sebagaimana dimaksud ayat ( 1 ), ( 2 ) , ( 3 ) , ( 4 ) dan ( 5 ) diatas digambarkan dalam peta yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari Peraturan Daerah ini .
Pasal 13
( 1 ) Ibukota Kecamatan Bulik Timur berkedudukan di Merambang; ( 2 ) Ibukota Kecamatan Menthobi Raya berkedudukan di Melata; ( 3 ) Ibukota Kecamatan Sematu Jaya berkedudukan di Purwareja; ( 4 ) Ibukota Kecamatan Belantikan Raya berkedudukan di Bayat; ( 5 ) Ibukota Kecamatan Batangkawa berkedudukan di Kinipan.
Pasal 14
( 1 ) Dengan terbentuknya Kecamatan Bulik Timur, Kecamatan Menthobi Raya, Kecamatan Sematu Jaya, Kecamatan Belantikan Jaya Dan Kecamatan Batang Kawa, Pemerintah Kabupaten Lamandau menetapkan Rencana Tata Ruang Wilayah Kecamatan Bulik Timur, Kecamatan Menthobi Raya, Kecamatan Sematu Jaya, Kecamatan Belantikan Raya Dan Kecamatan Batangkawa sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku;
( 2 ) Penetapan Rencana Tata Ruang Wilayah sebagaimana dimaksud ayat (1), Kecamatan Bulik Timur, Kecamatan Menthobi Raya, Kecamatan Sematu Jaya, Kecamatan
Belantikan Raya Dan Kecamatan Batangkawa dilaksanakan dengan memperhatikan Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Lamandau;
( 3 ) Rencana Tata Ruang Wilayah Kecamatan Bulik Timur, Kecamatan Menthobi Raya, Kecamatan Sematu Jaya, Kecamatan Belantikan Raya Dan Kecamatan Batangkawa ditetapkan dengan Peraturan Daerah tersendiri.
BAB III
LUAS WILAYAH DAN JUMLAH PENDUDUK Pasal 15
Luas Wilayah dan Jumlah Penduduk :
Kecamatan Bulik Timur Luas Wilayah 1.074,27 Km2, dengan jumlah Penduduk 6.056 jiwa; Kecamatan Menthobi Raya Luas Wilayah 620,88 Km2, dengan jumlah Penduduk 9.631 jiwa; Kecamatan Sematu Jaya Luas Wilayah 113,85 Km2, dengan Jumlah Penduduk 8.351 jwa Kecamatan Belantikan Raya Luas Wilayah 1.785,00 Km2, dengan Jumlah Penduduk 5.100
jiwa;
Kecamatan Batangkawa Luas Wilayah 685,00 Km2, dengan Jumlah Penduduk 3.130 jiwa.
BAB IV
KEWENANGAN KECAMATAN Pasal 16
Kewenangan Kecamatan Bulik Timur, Kecamatan Menthobi Raya, Kecamatan Sematu Jaya, Kecamatan Belantikan Raya Dan Kecamatan Batangkawa mencakup seluruh kewenangan bidang pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan yang dilimpahkan oleh Pemerintah Daerah sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
BAB V
PEMERINTAH KECAMATAN Pasal 17
Untuk menyelenggarakan pemerintahan di Kecamatan Bulik Timur, Kecamatan Menthobi Raya, Kecamatan Sematu Jaya, Kecamatan Belantikan Raya Dan Kecamatan Batangkawa dipimpin oleh seorang Camat yang diangkat oleh Bupati dari Pegawai Negeri Sipil yang memenuhi syarat sesuai dengan ketentuan Peraturan Perundang-undangan yang berlaku.
Pasal 18
Untuk kelengkapan penyelenggaraan pemerintahan Kecamatan Bulik Timur, Kecamatan Menthobi Raya, Kecamatan Sematu Jaya, Kecamatan Belantikan Jaya dan Kecamatan Batang Kawa, dibentuk Perangkat Kecamatan Bulik Timur, Kecamatan Menthobi Raya, Kecamatan Sematu Jaya, Kecamatan Belantikan Raya Dan perangkat Kecamatan Batangkawa sesuai dengan ketentuan peraturan Perundang-undangan yang berlaku.
Pasal 19
Peresmian Kecamatan Bulik Timur, Kecamatan Menthobi Raya, Kecamatan Sematu Jaya, Kecamatan Belantikan Raya Dan Kecamatan Batangkawa serta Pelantikan Camat Bulik Timur, Camat Menthobi Raya, Camat Sematu Jaya, Camat Belantikan Raya Dan Camat Batangkawa dilakukan oleh Bupati Lamandau paling lambat 3 (tiga) bulan setelah Peraturan Daerah ini diundangkan.
BAB VI
P E M B I A Y A A N Pasal 20
Biaya penyelenggaraan pemerintahan, pelaksanaan pembangunan dan pembinaan kemasyarakatan di Kecamatan Bulik Timur, Kecamatan Menthobi Raya, Kecamatan Sematu Jaya, Kecamatan Belantikan Raya dan Kecamatan Batangkawa dibebankan kepada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Lamandau terhitung sejak peresmian Kecamatan Bulik Timur, Kecamatan Menthobi Raya, Kecamatan Sematu Jaya, Kecamatan Belantikan Jaya dan Kecamatan Batangkawa.
BAB VII
KETENTUAN PERALIHAN Pasal 21
Untuk kelancaran penyelenggaraan Pemerintahan Kecamatan Bulik Timur, Kecamatan Menthobi Raya, Kecamatan Sematu Jaya,Kecamatan Batangkawa, Camat Bulik,Camat Lamandau dan Camat Delang sesuai Kode menginvetarisasi dan mengatur penyerahan kepada Kecamatan Bulik Timur, Kecamatan Menthobi Raya dengan Kecamatan Sematu Jaya yang meliputi :
a. Barang milik/ Kekayaan Negara/ Daerah berupa tanah, bangunan, barang bergerak, dan barang tidak bergerak yang dimiliki, dikuasai dan atau dimanfaatkan oleh Pemerintah Kecamatan Bulik.Kecamatan Lamandau dan Kecamatan Delang yang berada dalam wilayah Kecamatan Bulik Timur, Kecamatan Menthobi Raya, Kecamatan Sematu Jaya; b. Dokumen dan arsip yang karena sifatnya diperlukan oleh Kecamatan Bulik Timur,
Pasal 22
Untuk kelancaran penyelenggraan Pemerintah Kecamatan Belantikan Jaya Camat Lamandau menginvetarisasikan dan mengatur penyerahan kepada Kecamatan Belantikan Raya hal-hal sebagai berikut :
a. Barang milik/ Kekayaan Negara/ Daerah berupa tanah, bangunan, barang bergerak, dan barang tidak bergerak yang dimiliki, dikuasai dan atau dimanfaatkan oleh Pemerintah Kecamatan Lamandau yang berada dalam wilayah Kecamatan Belantikan Jaya;
b. Dokumen dan arsip yang karena sifatnya diperlukan oleh Kecamatan Belantikan Raya.
Pasal 23
Untuk kelancaran penyelenggraan Pemerintah Kecamatan Batang Kawa Camat Delang menginvetarisasikan dan mengatur penyerahan kepada Kecamatan Batangkawa hal-hal sebagai berikut :
a. Barang milik/ Kekayaan Negara/ Daerah berupa tanah, bangunan, barang bergerak, dan barang tidak bergerak yang dimiliki, dikuasai dan atau dimanfaatkan oleh Pemerintah Kecamatan Delang yang berada dalam wilayah Kecamatan Batangkawa;
b. Dokumen dan arsip yang karena sifatnya diperlukan oleh Kecamatan Batang Kawa.
BAB VIII
KETENTUAN PENUTUP Pasal 24
Hal-hal yang belum diatur dalam Peraturan Daerah ini sepanjang mengenai pelaksanaannya akan diatur lebih lanjut dengan Keputusan/Peraturan Bupati Lamandau.
Pasal 25
Peraturan Daerah ini mulai berlaku pada tanggal diundangkan.
Agar setiap orang mengetahuinya, memerintahkan pengundangan Peraturan Daerah ini dengan penempatannya dalam Lembaran Daerah Kabupaten Lamandau.
Ditetapkan di : Nanga Bulik Pada Tanggal : 1 Agustus 2005
BUPATI LAMANDAU, ttd
BUSTANI DJ. MAMUD
Diundangkan di Nanga Bulik Pada Tanggal 1 Agustus 2005
Plt. SEKRETARIS DAERAH KABUPATEN LAMANADAU
ttd
Ir. MARUKAN NIP. 131 480 087
LEMBARAN DAERAH KABUPATEN LAMANDAU TAHUN 2005 NOMOR 05 SERI : D
PENJELASAN ATAS
PERATURAN DAERAH KABUPATEN LAMANDAU NOMOR 05 TAHUN 2005
PEMBENTUKAN KECAMATAN BULIK TIMUR,
KECAMATAN MENTHOBI RAYA, KECAMATAN SEMATU JAYA, KECAMATAN BELANTIKAN RAYA DAN KECAMATAN BATANGKAWA
I. UMUM
Kabupaten Lamandau merupakan salah satu Kabupaten pemekaran diwilayah Provinsi Kalimantan Tengah berdasarkan Undang-undang Nomor 5 Tahun 2002 tentang Pembentukan Kabupaten Katingan, Kabupaten Seruyan, Kabupaten Sukamara, Kabupaten Lamandau, Kabupaten Gunung Mas, Kabupaten Pulang Pisau, Kabupaten Murung Raya, Kabupaten Barito Timur di Provinsi kalimantan Tengah dalam Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2002 Nomor 18, Tambahan Lembaran Negara Nomor 4180.
Kabupaten Lamandau yang mempunyai luas wilayah 6.414 Km2. Pada umumnya Kabupaten Lamandau terdiri dari tiga Kecamatan yaitu Kecamatan Bulik, Kecamatan Lamandau dan Kecamatan Delang dimana telah menunjukkan kemajuan dalam penyelenggaraan Pemerintahan, pelaksanaan Pembangunan dan pelayanan masyarakatan yang dalam perkembangannya perlu ditingkatkan sesuai dengan potensi Daerah, luas Daerah dan kebutuhan pada masa mendatang.
Kecamatan Bulik mempunyai luas wilayah 2.412 Km2. Dalam rangka membantu tugas Pemerintahan, pelaksanaan Pembangunan dan pelayanan Kemasyarakatan, perlu dibentuk Kecamatan Bulik Timur yang terdiri atas 12 (dua belas) Desa yaitu : Desa Merambang, Batu Tunggal, Nanga Kemujan, Sepodam, Toka, Nanga Koring, Sungkup, Nuangan, Suka Maju, Bukit Jaya , Pedongatan dan Nanga Palikodan dengan luas wilayah keseluruhan 1.074,27 Km2. Kecamatan Menthobi Raya yang terdiri dari 11 (sebelas) Desa yaitu : Desa Melata, Nanuah, Topalan, Batu Ampar, Lubuk Hiju, Modang Mas, Mukti Manunggal, Bukit Harum, Sumber Jaya, Bukit Raya, Bukit Makmur dengan luas wilayah keseluruhan 620,88 Km2. Kecamatan Sematu Jaya yang terdiri dari 6 (enam) Desa yaitu : Desa Purwareja, Jangkar Prima, Wonorejo, Mekar Mulya, Tri Tunggal, Bina Bhakti dan Batu Hambawang RT. IV Desa Kujan dengan luas wilayah keseluruhan 113,85 Km2. Dan Kecamatan Lamandau dengan luas wilayah 2.588 Km2 hanya dimekarkan menjadi satu Kecamatan yaitu Kecamatan Belantikan Raya yang terdiri atas 12 (dua belas) Desa yaitu : Desa Bayat, Karang Besi, Benuatan, Kahingai, Nanga Matu,
Petarikan, Bintang Mangalih, Belibi, Tangga Matu, Sungai Buluh, Sumber Cahaya, Nanga Belantikan dengan luas wilayah keseluruhan 1.785,00 Km2 dan Kecamatan Delang dengan luas wilayah 1.370 Km2 dimekarkan menjadi 1 (satu) Kecamatan yaitu Kecamatan Batangkawa yang terdiri dari atas 9 (sembilan) Desa yaitu : Desa Kinipan, Batu Tamban, ginih, Benaitan, Liku, Mengkalang, Karang Mas, Kina, Jemuat dengan luas wilayah keseluruhan 685,00 Km2.
Secara geografis Kecamatan-Kecamatan tersebut diatas mempunyai kedudukan yang strategis jika ditinjau dari segi politik, ekonomi, sosial budaya telah menunjukkan perkembangan dan kemajuan yang cukup pesat dan pertambahan jumlah penduduk yang
cepat yang mengakibatkan semakin bertambahnya beban tugas dan volume kerja dalam rangka penyelenggaraan Pemerintahan, pelaksanaan Pemerintahan dan pelayanan kemasyarakatan.
Berdasarkan hal-hal tersebut diatas dan memperhatikan aspirasi masyarakat yang berkembang dan selanjutnya secara formal tertuang dalam Undang-undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah dalam BAB II, bagian Kesatu tentang Pembentukan Daerah pasal 5 ayat (1), (3), (4) dan ayat (5) yang merupakan syarat terbentuknya suatu Daerah. Khususnya pemekaran Kecamatan yang ada di Kabupaten Lamandau yang dulunya berjumlah 3 (tiga) Kecamatan Bertambah 5 (lima) Kecamatan sehingga menjadi 8 (delapan) Kecamatan yang tujuannya untuk lebih meningkatkan daya guna serta hasil guna penyelenggaraan Pemerintahan, pelaksanaan Pembangunan dan pelayanan kemasyarakatan dan untuk lebih meningkatkan peran aktif masyarakat maka dipandang perlu wilayah Kabupaten Lamandau memekaran Kecamatan yang pada saat pemekaran Kabupaten terdiri dari tiga Kecamatan, dimekarkan menjadi 8 Kecamatan yang artinya bertambah 5 (lima) Kecamatan seperti yang telah diuraikan diatas, sebagaimana disyaratkan Undang-undang Nomor 32 Tahun 2005 tentang Pemerintahan Daerah pasal 5, ayat 1,3,4 dan ayat 5.
II. PASAL DEMI PASAL Pasal 1 Cukup jelas Pasal 2 Cukup jelas Pasal 3 Cukup jelas Pasal 4 Cukup jelas Pasal 5
a. Kecamatan Sematu Jaya merupakan pemekaran dari wilayah Kecamatan Bulik yang terdiri 6 (Enam) Desa dan 1 (satu) Dusun yaitu :
1. Desa Purwareja; 2. Desa Bina Bhakti; 3. Desa Tritunggal; 4. Desa Jangkar Prima; 5. Desa Mekar Mulya; 6. Desa Wonorejo
7. Dusun Batu Hambawang
b. Dusun Batu Hambawang adalah bagian dari wilayah Administrasi desa Kujan Kecamatan Bulik dan termasuk salah satu wilayah pemekaran dari Kecamatan
Sematu Jaya, mengingat letak maupun posisi georafis dan jarak tempuh apabila dibandingkan dengan Desa Kujan lebih dekat dengan Kecamatan Sematu Jaya. c. Mengingat batu Hambawang statusnya masih Dusun maka akan ditingkatkan
statusnya menjadi Desa dan sakan diatur kembali dalam Peraturan Daerah Perangkat Desa tersendiri.
Pasal 6 Cukup jelas Pasal 7 Cukup jelas Pasal 8 Cukup jelas Pasal 9 Cukup jelas Pasal 10 Cukup jelas Pasal 11 Cukup jelas Pasal 12 Cukup jelas Pasal 13
Kesepakatan semua desa se-Menthobi Raya tentang pembangunan semua pasilitas umum dan pemerintah terletak di simpang 3 (tiga) jalan ke Indo Kayu, jalan ke Trisetia dan jalan ke base Camp Perigi mengingat letak lokasi tersebut sangat strategis dilihat dari posisi, maupun letak georafisnya.
Pasal 14 Ayat (1)
Cukup jelas Ayat (2)
Rencana Tata Ruang Kabupaten Lamandau dibentuk berdasarkan Undang-undang Republik Indonesia Nomor 24 Tahun 1992 tentang Tata Ruang (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1992 Nomor 11, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3051.
Ayat (3)
Tata Ruang wilayah Kecamatan baru pemekaran akan diatur tersendiri dengan Peraturan Daerah Kabupaten Lamandau.
Cukup jelas Pasal 16
Kewenangan Kecamatan sebagaimana dimaksud dalam pasal 16 Peraturan Daerah ini adalah Kewenangan Pemerintah Daerah dan dalam pelaksanaannya harus berdasarkan dan sesuai apa yang diamanatkan dalam Undang-undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 125, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia 4437), BAB II tentang Pembentukan Daerah dan Kawasan Khusus, bagian Kesatu tentang Pembentukan Daerah, Pasal 5 ayat 1, 3, 4 dan ayat 5
Pasal 17
Dalam penyelenggaraan Pemerintahan di Kecamatan dipimpin oleh seorang Camat yang diangkat oleh Bupati dengan status Pegawai Negeri sipil yang memenuhi persyaratan serta memiliki kreditasi yang baik dan pemenuhan jabatan sesuai dengan Peraturan Perundang-undangan yang berlaku khususnya Undang-undang Nomor 43 Tahun 1999 tentang Perubahan atas Undang-undang Nomor 8 Tahun 1974 tentang pokok-pokok Kepegawaian.
Pasal 18 Cukup jelas Pasal 19 Cukup jelas Pasal 20 Cukup jelas
Pasal 21, 22 dan Pasal 23
Setiap Barang milik/ Kekayaan Negara/ Daerah berupa Tanah, bangunan, barang bergerak dan barang tidak bergerak dan dokumen/ arsip yang berkaitan dengan Kecamatan yang baru dimekarkan diserahkan sesuai dengan keperluan dan wewenang, atas wilayah yang diberikan pada masing-masing Kecamatan.
Pasal 24
Sebagai pelaksanaan Peraturan Daerah ini akan diterbitkan Keputusan Bupati Lamandau sebagai Pelaksanaannya.
Pasal 25
Cukup jelas
TAMBAHAN LEMBARAN DAERAH KABUPATEN LAMANDAU TAHUN 2005 NOMOR 05 SERI : D