• Tidak ada hasil yang ditemukan

TA SPIG 1306899 Chapter 5

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "TA SPIG 1306899 Chapter 5"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

Asep Lukmanul Hakim, 2016

Pengukuran Stake-Out dalam Pembaharuan Peta Pipa Uap di PT Pertamina Geothermal Energy Area Kamojang

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

BAB V

KESIMPULAN DAN SARAN

5.1 Kesimpulan

Berdasarkan uraian diatas maka dapat disimpulkan :

Pengukuran stake out merupakan salah satu metode yang digunakan dalam perencanaan rencana pembuatan jalur pipa uap, tahapan pengukurannya yaitu yang pertama harus ada dua titik acuan (BM), setelah itu pasang alat pada BM 1 kemudian centering alat, pasang target set/prisma box pada BM2 kemudian

centering alat, setelah alat center maka selanjutnya melakukan setting backsight

ke BM2 dengan cara arahkan alat ke BM2 lalu input nama titik, tinggi alat dan koordinat , kemudian input koordinat BM1 dan juga koordinat BM2 (backsight) selanjutnya tekan “set” maka setting backsight sudah selesai. Setelah setting

backsight maka langkah selanjutnya masuk ke menu “stake” kemudian input

koordinat yang akan di cari, maka akan muncul sketsa arahan titik dan arahkan alat ke titik tersebut. Untuk titik - titik selanjutnya lakukan tahapan diatas.

(2)

Asep Lukmanul Hakim, 2016

Pengukuran Stake-Out dalam Pembaharuan Peta Pipa Uap di PT Pertamina Geothermal Energy Area Kamojang

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

5.2 Saran

Sebelum melakukan pengukuran maka sebaiknya terlebih dahulu melakukan persiapan-persiapan mendasar yaitu dengan mempersiapkan alat ukur sarta pengecekan alat, untuk memastikan alat ukur dalam kondisi baik dan siap untuk digunakan. Kemudian pengumpulan data pendukung dalam pengukuran, seperti peta topografi lokasi serta list koordinat titik stake out.

Referensi

Dokumen terkait

Kemudian, siswa diminta membuat alat sederhana untuk mengetahui peredaran darah pada tubuh manusia..  Setelah selesai melakukan percobaan membuat alat sederhana

 Titik referensi basis harus memenuhi standar pengukuran bila menggunakan polygon maka syarat geometris harus memenuhi standar dan bila menggunakan gps

Setelah pengumpulan data selesai, tahap ketiga adalah melakukan pengolahan dan analisis pada data yang diperoleh dengan pendekatan alat analisis yang telah dipilih, yaitu model

penggambaran peta. j) Kamera satu unit, untuk dokumentasi saat pengambilan data lapangan. k) Cat Kuning, jumlah cat disesuaikan dengan alur jalan yang telah.

Pemetaan Rencana Alur Jalan Sebagai Prasarana Hutan di Kawasan Hutan Pinus Kecamatan Sagaranten Kabupaten Sukabumi.. Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu |

Pembuatan Peta Perencanaan Jalur Jalan Area Kelompok Hutan Cirumput Kabupaten Sukabumi. Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu

Untuk menentukan titik kontrol pemetaan fotogrametri secara efisien yaitu dengan cara penentuan posisi dengan GPS geodetik dual frekuensi menggunakan metode statik singkat

Langkah selanjutnya dalam pengolahan data yaitu peneliti melakukan pengolahan postur kerja setelah perbaikan dengan metode WERA menggunakan alat yang dirancang